Satu Nusa Satu Bangsa Satu Bahasa Satu Harapan

Apakah ini bukti lalu lintas jogja makin “membahayakan”?

In aNak, bLog, kEluarga, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, nUrani on Wednesday , 7 January 2009 at 1:54 PM

Ketika pagi hari saya berjalan-jalan menelusuri perkampungan di Yogyakarta, lihatlah yang saya lihat ini:

Di perkampungan yogyakarta, terpampanglah papan peringatan untuk pemakai jalan, takut anaknya ketabrak?  ... sudah sedemikian parahkah lalu lintas di yogyakarta?

Pampangan papan peringatan untuk pemakai jalan ini mengekspresikan kondisi lalu lintas di yogyakarta yang kian parah dan membahayakan?

Anda juga merasakan? Mari kita tetap berhati-hati di jalanan Yogyakarta, kapanpun!

  1. Hahaha lucu itu pak!
    satu papan info, 2 hal yang disampaikan.
    pertama, Ada hati2 di jalan tersebut
    yang kedua, bahwa warga situ mengikuti anjuran pemerintah. KB. 2 anak cukup

  2. rekan akasagi,
    begitulah kultur yogya “menyelesaikan” masalah secara kreatif ….

  3. betul sekali Pak, selain sangat padat, pengguna lalin di Jogja saat ini sudah melupakan orang lain, mendahului seenaknya sendiri bahkan sudah lebih hebat dari Valentino Rossi, mengemudi sambil bertelepon atau ber-SMS,ckckckck.,termasuk pelanggaran HAM atau tidak Pak?

  4. rekan iqbal,
    1. mari kita semua tetap berhati-hati di jalanan yogyakarta, bagi yang sudah mematuhi aturan lalu lintas tetap waspada, soalnya bisa jadi korban orang lain yang “ngawur’ di jalanan ….
    2. pelanggaran HAM? wah perlu di lihat sejauh mana memenuhi kriteria pelanggaran HAM ya … yang jelas melanggar aturan berlalu-lintas dan membahayakan diri sendiri & orang lain. rossi & stoner saja nggak pernah saya lihat ber-HP ria sambil nyetir lho …

All comments are screened for appropriateness. Commenting is a privilege, not a right. Good comments will be cherished, bad comments will be deleted.