Pengambilan sumpah Presiden AS Barack Obama diulang (hanya untuk memastikan) karena insiden di di hari inaugurasi Obama, 20 Januari lalu. Dalam insiden itu, Ketua MA John Roberts, seperti dilansir Washington Post, salah mengucapkan urut-urutan kata yang harus diucapkan Obama. Buntutnya, Obama pun bingung dan terbata-bata.

Bersumpah saat inagurasi (20 januari 2009)
Di depan jutaan orang yang menyaksikan, secara keseluruhan Obama mengucapkan sumpahnya demikian:
“I, Barack Hussein Obama, do solemnly swear that I will execute the office of president of the United States faithfully, and will to the best of my ability, preserve, protect, and defend the constitution of the United States. “So help me God.”
Mestinya, sesuai Konstitusi AS, sumpah tersebut harusnya berbunyi:
“I do solemnly swear that I will faithfully execute the office of president of the United States, and will to the best of my ability, preserve, protect, and defend the constitution of the United States. “So help me God.”
Kesalahan terjadi ketika Roberts harusnya menyebutkan kalimat:
“… that I will faithfully execute the office of president of the United States.”
Namun Roberts salah mengucapkan urutan kata-kata tersebut. Dia malah menyebutkan,
“…. that I will execute the office of president of the United States faithfully.”
Hal itu membuat Obama bingung. Obama sepertinya menyadari ada yang salah hingga dia mendadak berhenti pada kata “execute.” Menyadari ada yang keliru, Roberts pun kemudian mengulang kalimat tersebut. Namun lagi-lagi Roberts melakukan kesalahan. Dia memang mengucapkan kata “faithfully” sesuai urutan namun kata “execute” tidak diucapkannya.
Obama pun akhirnya mengulang kalimat awal versi keliru yang disebutkan Roberts:
“….the office of president of the United States faithfully.”

Di Map Room sumpah diulang
Ulangan bersumpah ini untuk memastikan secara administratif bahwa presiden telah efektif melaksanakan sumpah jabatan, sebagai pemenuhan unsur kehati-hatian. Di Map Room mereka mengulang sumpah.
“Apakah Anda siap untuk mengambil sumpah?” Tanya Roberts.
“Aku, dan kita akan melakukannya dengan pelan,” Obama menjawab.
Sumpah presiden diperlukan oleh konstitusi, dan harus menyatakan,
“Saya sungguh-sungguh bersumpah bahwa saya akan setia menjalankan kantor presiden Amerika Serikat, dan akan menjadi yang terbaik sesuai kemampuan saya, melestarikan, melindungi dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat. “
Hikmah yang perlu pelajari dan kita petik dari kejadian tersebut:
a. Presiden juga manusia, bisa juga berbuat salah, termasuk dalam bersumpah. Yang penting jangan berbuat kesalahan yang disengaja.
b. Obama memang belum pengalaman jadi presiden!. Bagi kita, perlu mewaspadai presiden yang sudah berpengalaman, tetapi tidak menjalankan sumpah serta amanat jabatannya secara baik dan benar.










