Satu Nusa Satu Bangsa Satu Bahasa Satu Harapan

Archive for July 10th, 2009

Asyik, liburan lebaran dengan uang baru Rp.2.000,-

In aNak, anggaran on Friday , 10 July 2009 at 3:28 PM

Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan pecahan Rp 2.000 baru bergambarkan pangeran Antasari. Namun uang bernuansa abu-abu itu baru akan beredar luas di masyarakat menjelang Idul Fitri. Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) baru akan mendistribusikan 500 juta bilyet/lembar uang baru pecahan Rp 2000 kepada BI pada Juli 2009 dan Agustus 2009. Sektretaris Perusahaan Peruri, Toni Pandelaki mengatakan, Peruri akan mendistribusikan uang pecahan baru tersebut secara bertahap dengan jumlah nominal sebesar Rp 1 triliun.

Cocok untuk lebaran .....

Cocok untuk lebaran .....

Pada bulan Juli 2009, kita akan mendistribusikan kepada BI untuk disebarkan sebanyak 200 juta bilyet/lembar dan kemudian pada bulan Agustus 2009 sebanyak 300 juta bilyet/lembar,” ujar Toni dalam Media Gathering wartawan di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (10/07/2009). Ia menambahkan, uang pecahan Rp 2.000 itu diharapkan sudah bisa didistribusikan ke BI per 20 Juli 2009. “Nantinya sakaligus menyambut hari idul fitri, pecahan Rp 2000 sudah dapat tersebar ditangan masyarakat,” jelasnya.

Sebuah penghargaan untuk Sang Pahlawan

Sebuah penghargaan untuk Sang Pahlawan

Uang kertas baru pecahan Rp 2.000 berwarna dominan abu-abu dengan unsur pengaman berupa tanda air bergambar Pangeran Antasari dengan benang pengaman yang tertanam di kertas uang dan bertuliskan BI2000 berulang-ulang yang akan memendar merah di bawah sinar ultraviolet. Uang kertas pecahan baru ini juga mengakomodasi kebutuhan para tuna netra dengan menyediakan kode tertentu (blind code) di samping kanan bagian muka uang yaitu berupa kotak persegi panjang yang dicetak secara intaglio.

Soal uang, lama atau baru, jangan lupa 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang! Masih ingat khan?!

Menurut Bara Hasibuan, SBY pecahkan rekor Obama. Pentingkah itu? Yang lebih penting mewujudkan amanah rakyat sebaik-baiknya ….

In eKsekutif on Friday , 10 July 2009 at 10:43 AM

Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Bara Hasibuan, mengatakan Susilo Bambang Yudhoyono memecahkan rekor Presiden AS Barack Obama sebagai presiden yang dipilih paling banyak oleh rakyatnya secara langsung, jika sistem hitung cepat benar. “Tadi saya coba-coba hitung, jika hasil hitung cepat konsisten dengan hasil KPU, ada fakta yang menarik perhatian yakni (SBY) memecahkan rekor presiden yang dipilih secara langsung. Obama hanya dipilih oleh sekitar 69 juta rakyat AS,” kata Bara Hasibuan di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, jika hitung cepat itu benar, jumlah golput sekitar 20 persen dan jika suara tak sah 10 persen maka jumlah suara sah mencapai 70 persen. Sementara itu jumlah pemilih yang tercatat di daftar pemilih tetap sekitar 170 juta. Sehingga jumlah suara sah sekitar 119 juta suara. Jika SBY menang dengan persentase 60 persen maka total suara yang memilih SBY sebesar 71 juta, atau di atas Obama yang hanya 69 juta atau sekitar 52 persen dari jumlah pemilih AS. Kemenangan SBY, katanya, semakin berarti karena jumlah capres di AS hanya dua sementara di Indonesia tiga pasangan. Tidak hanya itu, jumlah pemilih di AS juga lebih besar dibanding dengan di Indonesia, katanya.

Bara mengatakan selain itu posisi SBY sebagai presiden bertahan (incumbent), memang memperoleh keuntungan, namun juga bukan merupakan hal yang mudah untuk menyakinkan rakyat bahwa pemerintah telah berbuat banyak hal untuk rakyat. “Sehingga juga menjadi ujian, apakah selama menjabat sudah melaksanakan janji,” katanya. Sehingga, katanya, SBY jauh lebih sulit dibanding dengan Obama untuk memperoleh suara rakyat karena harus membuktikan pemerintah telah melakukan yang terbaik. Sejumlah lembaga survei yang melakukan hitung cepat Pemilu Presiden 2009 menyebutkan perolehan pasangan Megawati-Prabowo sekitar 26-27 persen, Yudhoyono-Boediono sekitar 60-61 persen dan Jusuf Kalla-Wiranto sekitar 12 persen.

SBY memecahkan rekor Obama, seberapa pentingkah itu? Ada yang lebih penting, mewujudkan amanah rakyat sebaik-baiknya …. selamat bekerja ….

Hasil riset: Hati-hati, gara-gara SMS bisa sakit leher lho ….

In tEknologi iNformasi on Friday , 10 July 2009 at 9:58 AM

Dibalik kebiasaan menggunakan ibu jari untuk mengirim pesan singkat atau short message system (SMS) di telepon seluler (ponsel), ada risiko yang mengancam diantaranya menyebabkan rasa sakit di telapak tangan, lengan dan leher. Demikian diungkap sebuah penelitian terbaru. Namun, dimungkinkan jalan untuk menghindari ketidaknyamanan itu.

Golongan dewasa muda yang banyak mengirim pesan singkat dengan punggung membungkuk dan hanya menggunakan salah satu ibu jari mungkin memiliki lebih banyak masalah dengan tangan, leher dan lengan dibandingkan yang berdiri lurus serta menggunakan lebih banyak jari. “Mempertimbangkan semakin sering kita menggunakan keypad pada ponsel yang sangat kecil, maka sangat penting memahami bagaimana hal itu mempengaruhi tubuh,” ujar pemimpin penelitian sekaligus Ergonomist asal Sahlgrenska Academy Swedia, Ewa Gustafsson seperti dilansir healthday, baru-baru ini. “Kita perlu mengidentifikasi faktor terkait dengan penggunaan ponsel yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kemampuan bekerja,” ujar Ewa.

Beberapa alat komunikasi modern seringkali dihubungkan dengan sebagian rasa sakit berulang dan cedera saraf tertekan. Salah satunya disebut dengan siku ponsel atau cell phone elbow yang juga dikenal dengan cubital tunnel syndrome. Yang biasanya dirasakan dengan gejala kesemutan atau mati rasa pada tangan yang disebabkan penekanan berlebih pada saraf ulnar yaitu ketika siku dalam posisi rata saat berbicara di ponsel. Kemudian juga ada yang disebut guitar Hero wrist yaitu kelainan di bagian pergelangan tangan karena terlalu banyak memetik senar gitar. Kemudian muncul yang disebut Blackberry thumb yang disebabkan terlalu banyak menggunakan jari tangan saat mengetik pesan dari ponsel. “Perbedaan dari masa komputerisasi masa kini dan masa mesin tik zaman dulu adalah orang saat ini tidak pernah berhenti. Mereka mengetik hampir sepanjang hari,” ujar Dr. David Edelstein, orthopedic dan ahli bedah tangan di Maimonides Medical Center, New York.

Dia menambahkan, bahkan saat istirahat makan siang mereka tetap menggunakan mouse pada komputer dan mengetik pesan di ponsel. Demikian juga ketika sudah sampai di rumah, waktu untuk kegiatan semacam itu bahkan bisa bertambah banyak. “Dalam kasus yang paling serius, bengkak dan luka pada sendi basal di pangkal ibu jari dapat menyebabkan artritis,” tutur Edelstein. Artritis pada ibu jari dapat memicu rasa sakit pada tangan, sulit menelan serta penurunan kekuatan untuk bergerak. “Untuk setiap tekanan yang Anda lakukan pada ibu jari Anda, bisa jadi permulaan masalah. Seiring dengan waktu, hal itu bisa menimbulkan gangguan,” ujar Edelstein. Luka yang terjadi juga tidak hanya sekedar ibu jari, rasa sakit juga dapat menjalar ke leher dan punggung, menurut peneliti Swedia.

Para peneliti menganalisa teknik mengetik sms terutama dari sisi aktivitas muskular dan pergerakan ibu jari dengan sebuah alat yang disebut electrogoniometer yaitu alat elektrik yang mengukur fleksibilitas kepada 56 orang dewasa muda. Sebagian dari partisipan mengeluh gejala sakit pada leher, lengan atau tangan. Sebagian lain tidak merasakan apa-apa. Partisipan yang merasa kait biasanya mengetik dengan posisi tubuh menunduk yang memicu tekanan pada leher dan otot bagian punggung atas. “Saya pikir posisi Anda dalam mengetik sangat penting. Menunduk bukan merupakan posisi yang direkomendasikan,” terang Edelson. Partisipan penelitian yang merasakan sakit juga memiliki kebiasaan untuk menggunakan satu ibu jari saja dibandingkan kedua ibu jari.

Hand specialist dan occupational therapist dari william Beaumont Hospital, Heather Turkopp mengatakan, dia jarang melihat pasen dengan keluhan rasa sakit berkaitan dengan kebiasaan mengetik di ponsel. Meskipun dia meramalkan, hal itu bisa jadi berubah beberapa tahun mendatang. Cedera semacam itu membutuhkan waktu yang cukup lama. “Jika Anda melakukan sesuatu secara berulang, maka hal itu akan mengganggu jaringan, merusak dan menyebabkan rasa sakit. Para pegawai diminta semakin banyak bekerja dalam waktu yang semakin sedikit. Saya tidak akan terkejut jika semakin banyak melihat kasus sakit akibat terlalu banyak mengetik semacam itu,” tuturnya.

Lalu Tips menghadapi hal ini, bagaimana? Dari Health24 , rekomendasinya (terjemahkan sendiri ya, pakai Google bisa kok) :

  • Avoid sitting in the same position for extended periods. Get up and take breaks.
  • Pay attention to posture. When seated at a desk, your monitor should be at eye level, your arms should be bent at a 90-degree angle, your knees should be bent at 90 degrees and your feet should rest on the floor.
  • Many people hunch over when SMSing because they’re trying to see the tiny keyboard. To keep from putting added pressure on your neck and upper back, rest the mobile device on your desk and lean against the chair’s backrest.
  • Use both thumbs and give your thumbs a break when typing long messages.
  • Stay active. “People who are more active outside of work and have good circulation will heal better than those who are less active and have poorer circulation,” Turkopp said.
  • If you experience soreness, stop SMSting. Anti-inflammatory medications can also help.

Kota Bundanoon di Australia melarang penjualan air dalam botol plastik. Mau mengikuti?

In climate, country on Friday , 10 July 2009 at 9:13 AM

Sebuah kota kecil di Australia memutuskan secara bulat untuk melarang penjualan air minum botol karena khawatir akan dampaknya terhadap lingkungan. Para pegiat lingkungan mengatakan Kota Bundanoon di negara bagian New South Wales mungkin adalah kota pertama di dunia yang mengeluarkan larangan itu. Mereka mengatakan sumber daya dalam jumlah besar digunakan untuk mengambil, mengepak dan mengangkut air minum botol. Dan botol-botol plastik yang sudah digunakan kemudian menumpuk menjadi sampah atau diangkut ke tempat-tempat pembuangan sampah, demikian menurut pihak yang melakukan kampanye “Bundy on Tap“, yang bertujuan mendorong masyarakat agar minum air keran.

Mahal mana, airnya atau botolnya?

Mahal mana, airnya atau botolnya?

Lebih dari 350 warga datang untuk memberi suara mereka dalam sebuah pertemuan terbuka di balai kota. Hanya satu orang yang menentang larangan itu, bersama seorang wakil dari industri air minum botol, demikian dikabarkan ABC News.

Wartawan BBC Nick Bryant di Sydney mengatakan, penduduk setempat telah berjanji tidak akan memarahi pengunjung bila mereka tidak mematuhi larangan itu, tetapi para pengunjung akan dibujuk untuk mengisi kembali botol kosong mereka dengan air minum dari keran gratis yang disediakan di jalan utama. Seorang pegiat lingkungan John Dee mengatakan, pandangan penduduk setempat terdorong untuk melarang penjualan setelah sebuah perusahaan minuman besar mengumumkan rencana untuk mengambil air dari tempat penampungan air di bawah tanah kota itu.

Dampak lingkungan

Perusahaan itu selama ini berupaya untuk memompa air bersih di tempat ini, membotolkannya di Sydney dan mengembalikan air minum botol ke sini untuk dijual,” katanya. “Hal ini membuat warga setempat mengkaji lagi dampak lingkungan air minum botol dan masyrakat di sini sangat vokal mengenai masalah ini,” tambah John Dee.

Larangan itu juga didukung oleh para pemilik toko di kota itu yang berpenduduk sekitar 2.500 orang itu. “Kami percaya Bundanoon adalah kota pertama dunia yang berhasil mengajak pedagang air minum botol eceran melarang penjualan,” kata Dee. “Kami belum pernah mendengar larangan serupa di tempat lain.”

Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales Nathan Rees mendukung upaya ini, dan memerintahkan berbagai departemen pemerintah agar berhenti membeli air minum botol dan lebih sering mengkonsumsi air minum dari keran. Rees mengatakan hal itu akan menghemat uang pajak rakyat dan membantu menyelamatkan lingkungan.

Pesannya: Apakah anda dan pemerintah daerah anda terilhami gagasan dan kabar ini? Kalau iya itu baik dan benar ………….. karena saya secara pribadi setiap kali melihat air dalam botolan/gelasan seringkali menakar “sesungguhnya mahal mana ya antara harga airnya dengan wadah botol/gelasnya” ……. apalagi kalau melihat secara jangka panjang, buanyaknya sampah plastik botol/gelas bekas itu dan dampaknya terhadap lingkungan hidup kita ……………….

Mengingatkan daerah yang belum punya Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

In sumber daya on Friday , 10 July 2009 at 8:54 AM

Perlindungan terhadap perempuan dan anak telah diatur dalam sejumlah undang-undang, seperti UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi Korban, serta UU No 21 Tahun 2007 tentang Penghapusan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Namun banyak daerah di Indonesia belum memiliki Perda sebagai turunan dari UU tersebut, padahal Perda tersebut perlu antara lain karena perempuan dan anak merupakan kaum yang rentan dianiaya dan terampas haknya. Sampai saat ini hanya beberapa daerah (provinsi) di Indonesia yang telah mengesahkan Perda sejenis, antara lain Riau, Banten, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur. Implementasi perda tersebut yang paling penting adalah penegakan hukumnya.

Makanya, kalau sekarang Pemprov DKI Jakarta akan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan perempuan dan anak ke DPRD DKI pada tahun 2010 itu perlu diapresiasi. Sebab berdasarkan data Komite Nasional Anti Kekerasan Pada Perempuan (Komnas Perempuan) tahun 2008, DKI Jakarta menduduki peringkat keempat dari 33 provinsi di seluruh Indonesia dalam hal jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yaitu 1.448 kasus. Tahun 2007, DKI Jakarta menempati peringkat pertama, yaitu 1.583 kasus.

Sekarang coba anda cek, apakah daerah anda (Propinsi/Kota/Kabupaten) telah mempunyai Perda semacam ini?. Kalau belum ada (bahkan Raperdanya sekalipun) segeralah Pemda dan DPRD-nya dibangkitkan, terutama DPRD periode 2009-2014 segera mempersiapakannya …. fahamilah, kualitas dan perlindungan yang optimum bagi kaum perempuan dan anak akan sangat menentukan NASIB BANGSA kita masa depan ………….

Info gress untuk yang mau naik haji …. BPIH sudah ditetapkan.

In iSlam on Friday , 10 July 2009 at 8:37 AM

Pemerintah melalui Peraturan Presiden No.31 tahun 2009, menetapkan besaran Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2009/1430H, yaitu berdasarkan embarkasi :

Aceh 3.243 USD,

Medan 3.333 USD,

Batam 3.376 USD,

Padang 3.329 USD,

Palembang 3.377 USD,

Jakarta 3.444 USD,

Solo 3.407 USD,

Surabaya 3.512 USD,

Banjarmasin 3.508 USD,

Balikpapan 3.544 USD,

Makassar 3.575 USD.

Biaya BPIH seluruh embarkasi tersebut ditambah dengan komponen rupiah sebesar Rp 100.000,- untuk biaya asuransi jemaah haji.

BPIH 2009 mengalami kenakan pada komponen US dollar rata-rata 35 USD, dan mengalami penuruanan pada komponen Rupiah rata-rata 401.000,- Dengan demikian, penurunan rupiah ini dapat menutupi kenaikan BPIH dalam komponen US dollar.

Jika dibanding dengan BPIH tahun lalu, BPIH Aceh mengalami penurunan 15 USD, Medan naik 42 USD, Batam naik 84 USD, Padang naik 72 USD, Palembang turun 3 USD, Jakarta naik 14 USD, Solo naik 27 USD, Surabaya naik 83 USD, Banjarmasin turun 9 USD, Balikpapan naik 26 USD, dan Makassar naik 58 USD. Untuk komponen rupiah semua embarkasi tahun lalu Rp 501.000,- dan tahun ini hanya Rp 100.000,-, terjadi penurunan Rp 401.000,-

Calon jemaah haji yang mendapat porsi haji untuk berangkat tahun ini, dapat melunasi BPIH 2009 mulai tangga 13 Jul 2009 dan berakhir 12 Agustus 2009. Selama 22 hari kerja, pelunasan dilakukan pada bank penerima setoran (BPS) yang tersambung pada SISKOHAT, setiap hari kerja. Jemaah yang telah mendapat bukti setor lunas BPIH yang sah, agar segera mendaftar ulang ke kantor Dep.Agama Kabupuaten/kota tempat domisili selambat-lambatnya 7 hari setelah penyetoran lunas.

Menyangkut besaran BPIH Khusus atau yang dikenal dengan ONH Plus, BPIH khusus ditetapkan minimal 6000 US dollar ditambah Rp 400.000,- dengan waktu pelunasan 15 hingga 27 Juli 2009. Pembayaran pelunasan BPIH khusus sebesar 3000 US dollar ditambah Rp 400.000,- disetorkan ke rekening Menteri Agama yang telah memperoleh persetujuan Menteri Keuangan. Bagi jemaah yang telah melunasi dan membatalkan diri untuk berangkat, dikenakan biaya administrasi sebesar satu persen.

Vaksin Meningitis untuk mendapatkan Visa Haji

Menurut Menag, calon jemaah haji yang tidak divaksin meningitis tidak akan mendapatkan visa untuk melaksanakan haji. Pasalnya, penggunaan vaksin meningitis merupakan kewajiban yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi bagi seluruh calon jemaah haji dari penjuru dunia, termasuk asal Indonesia. Kebijakan ini diterapkan berhubung negara ini merupakan negara endemik meningitis. ”Isu enzim babi ini sudah bersih. Vaksin meningitis ini sudah ditetapkan di 77 negara peserta haji, termasuk Malaysia dan Arab Saudi,” papar Menag.

Menurutnya, bahan vaksin tersebut dibuat oleh sebuah perusahaan di Belgia. Bagi jemaah haji yang ragu Departemen Kesehatan akan memproduksi vaksin meningitis tahun depan tanpa menggunakan enzim babi. ”Jemaah haji yang ragu silakan turun untuk tahun berikutnya,” tegasnya. Menag menyatakan, semua jemaah harus menggunakan vaksin tersebut, jika tidak yang bersangkutan tidak akan mendapatkan visa untuk melaksanakan ibadah haji.