Satu Nusa Satu Bangsa Satu Bahasa Satu Harapan

Posts Tagged ‘diary’

Narsis!

In kEwarganegaraan on Thursday , 20 August 2009 at 12:19 PM

Pernah lihat orang yang sangat percaya diri dan bangga dengan dirinya sendiri? Atau mungkin Anda sendirilah yang seperti itu. Hati-hati, bisa jadi itu pertanda Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau penyakit narsis, bukan percaya diri. Dalam sebuah buku yang berjudul Malignant Self Love-Narcissism Revisited , kata Narsis berasal dari sebuah mitologi Yunani, tentang seorang pemuda tampan bernama Narsisus. Ia lebih tampan dari pria manapun di dunia ini sehingga banyak gadis memujanya, bahkan dia sendiri mencintai bayangan wajahnya. Tak urung dewi-dewi pun menyukainya termasuk salah seorang peri yang jatuh cinta padanya bernama Echos.

Ia mengabaikan cinta Echos, karena ia lebih mengagumi ketampanannya dengan berkaca pada sebuah sungai. Narsisus jatuh cinta pada bayangannya sendiri hingga akhirnya tenggelam. Berdasarkan mitos tersebut, kata narsis digunakan untuk menggambarkan orang yang mencintai dirinya sendiri. Akan tetapi menurut Sam Vaknin, penulis buku itu, konsep narsisisme kerap disalahartikan. Narsisus sebenarnya bukan mencintai dirinya sendiri, tetapi bayangannya.

Ada perbedaan besar antara diri yang sebenarnya dengan diri yang terlihat dari sebuah pantulan. Mencintai diri sendiri adalah hal yang normal dan sehat. Tapi yang terjadi pada seorang yang narsis adalah ia mencintai citra diri yang ditangkap oleh orang lain. Orang yang jatuh cinta pada bayangan tidak mampu mencintai sesamanya, juga dirinya sendiri. Untuk terus eksis, seorang narsis tergantung pada yang disebut sebagai Narcissistic Supply, yaitu pandangan orang-orang di sekitarnya yang menampilkan ilusi bahwa ia seorang yang penting, unik, dan istimewa.

Setiap orang pasti memiliki rasa kebanggaan terhadap diri sendiri, tidak ada yang salah dengan itu. Tapi jika sudah berlebihan, terutama kebanggaan terhadap fisik (body narsis), maka sudah menjadi penyakit. Narsis atau yang dalam istilah ilmiahnya Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah penyakit mental dimana seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.

Perasaan seperti itu harus dibedakan dengan rasa percaya diri. Orang yang memiliki percaya diri, mengetahui kualitas diri sendiri, tapi tidak tergantung pada pujian orang lain untuk merasa nyaman, serta lebih terbuka terhadap kritik dan saran. Narsis sebaliknya, mereka butuh dukungan dan perhatian serta pengakuan dari orang lain untuk menjaga kepercayaan dirinya. Namun jauh dalam hati mereka tersimpan jiwa yang sangat rapuh dan mereka menutupinya dengan menekankan betapa hebatnya mereka yang terbukti dari banyaknya pujian dari orang lain.

Dikutip dari US News, 20 Agustus 2009, dalam bukunya ‘The Narcissism Epidemic’, psikolog Jean Twenge and W. Keith Campbell dan rekannya di San Diego State University sangat banyak terjadi di kalangan mahasiswa dan anak muda, terutama para wanita. Mereka sangat yakin bahwa dirinya lebih unggul dan lebih baik dibanding yang lainnya dan biasanya memiliki rasa penghargaan yang rendah terhadap orang lain. Namun di balik semua itu tersimpan pribadi yang lemah dan mudah hancur ketika dikritik.

Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang terkena penyakit narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu. Penderita yang benar-benar dikategorikan narsis sebenarnya hanya sedikit, yaitu sekitar 1 persen saja. Sisanya munngkin sudah menunjukkan gejala yang sama tapi belum bisa dikategorikan sebagai penyakit narsis. Untuk menyembuhkannya, seseorang harus datang ke psikiater. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders serta American Psychiatric Association pun menyebutkan beberapa gejala dan kriteria penyakit narsis , diantaranya :

  • Mementingkan diri sendiri, melebih-lebihkan prestasi dan bakat yang dimiliki, berharap dikenal sebagai orang unggul tanpa ada hasil atau pencapaian tertentu.
  • Terlalu bangga dengan fantasinya dan memiliki tujuan yang tidak realistik tentang keberhasilan yang tiada batas, kekuatan, kepintaran, kecantikan atau kisah cinta yang ideal.
  • Percaya bahwa dirinya sangat spesial dan hanya bisa bergabung atau bergaul dengan orang-orang yang juga memiliki status tinggi.
  • Memerlukan pujian yang berlebih ketika melakukan sesuatu
  • Memiliki keinginan untuk diberi julukan tertentu
  • Bersikap egois dan selalu mengambil keuntungan dari setiap kesempatan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya
  • Tidak memiliki perasaan empati terhadap sesama
  • Selalu merasa iri hati dengan keberhasilan orang lain dan percaya bahwa orang lain juga iri padanya
  • Menunjukkan sifat arogan dan merendahkan orang lain
  • Mudah terluka, emosional dan memiliki pribadi yang lemah
  • Jadi, termasuk narsis atau percaya dirikah Anda?

    AMANAT BERSAMA #INDONESIAUNITE

    In country on Thursday , 20 August 2009 at 12:09 PM

    AMANAT BERSAMA #INDONESIAUNITE

    - Kami adalah generasi baru, pewaris sah Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

    - Kami adalah generasi baru, yang menolak untuk hidup dan tumbuh dengan rasa takut. Kami memilih menjadi pemberani.

    - Kami adalah generasi baru, yang percaya setiap kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan baru. Karena itu, kami akan berusaha untuk memutus rantai kekerasan melalui karya kemanusiaan di mana pun kami berada.

    - Kami adalah generasi baru, yang percaya penuh dengan prinsip demokrasi, kemanusiaan, kesetaraan, dan saling menghormati. Karena itu, kami menolak segala bentuk diskriminasi.

    - Kami adalah generasi baru, yang akan membangun sebuah bangsa dan negara yang bermartabat dan terhormat, mampu mempersatukan Indonesia, melindungi hak-hak individu, berdiri di atas semua golongan, serta memuliakan manusia-manusia yang menjadi rakyatnya.

    16 Agustus 2009
    #IndonesiaUnite

    ————————–—————–

    Amanat Bersama ini disusun melalui proses wiki di http://wiki.indonesiaunite.com dari tanggal 9 Agustus 2009 sampai dengan 14 Agustus 2009.

    Muslim Indonesia jadi contoh muslim di Amerika

    In indonesia on Monday , 10 August 2009 at 1:44 PM

    Pola interaksi umat Muslim di Indonesia menjadi contoh bagi para muslim di Amerika. Umat Muslim di Indonesia dinilai lebih maju karena terlatih dalam menghadapi pluralisme yang ada. Demikian diungkapkan oleh Koordinator Senior Program untuk Hubungan Publik di Interfaith Youth Core (IFYC), Zeenat Rahman Mustafa, dalam diskusi terbatas di Center for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC), Senin (10/8). “Islam di Indonesia sangat menakjubkan,” ujar Zeenat.

    Di Indonesia, umat Muslim sudah terbiasa dengan kehidupan plural yang ada di Indonesia. Sementara itu, umat Muslim di Amerika baru menyadari keberadaannya dan multukultural di Amerika itu setelah peristiwa 9/11. Meski banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal negara, Indonesia sebagai negara dengan jumlah Muslim terbanyak juga banyak memengaruhi umat Muslim di belahan negara lain untuk menghormati keberagaman dan hidup dalam kedamaian. “Muslim di Indonesia bisa jadi contoh pluralisme,” tandas Zeenat. Ref

    Memahami tanda-tanda serangan jantung ……….

    In hIdup on Thursday , 6 August 2009 at 12:19 PM

    Penyakit jantung koroner atau serangan jantung merupakan sakit yang paling banyak mengakibatkan kematian mendadak. Serangan jantung bikin bergidik karena prosesnya ada yang dalam hitungan detik saja. Ayo, pahami tanda-tanda serangan jantung? Penyakit jantung sendiri terdiri dari berbagai macam, seperti penyakit jantung koroner (serangan jantung), penyakit jantung hipertensi, penyakit jantung anemia, penyakit jantung tiroid serta penyakit jantung bawaan.

    Serangan jantung itu sendiri disebabkan oleh adanya atherosclerosis yaitu pengerasan pembuluh darah karena adanya kerak yang menempel. Kerak tersebut makin lama makin menumpuk yang bisa menyumbat saluran pembuluh darah koroner sehingga mengakibatkan orang menjadi cepat capek atau sesak nafas. “Kerak yang menumpuk tersebut suatu saat nanti bisa pecah dan menutupi saluran pembuluh darah itulah yang disebut dengan serangan jantung. Serangan jantung yang mengakibatkan kematian mendadak biasanya karena kerak tersebut menutupi seluruh pembuluh darah,” ujar Dr. Sally Aman Nasution, SpPD dalam jumpa pers di RSCM, Jakarta, 5 Agustus 2009. Dr. Sally mengatakan ada beberapa hal yang menunjukkan tanda-tanda serangan jantung, yaitu:

  • Nyeri di dada, nyeri yang dirasakan seperti diperas atau tertimpa benda berat. Nyeri ini terjadi pada tulang dada bagian tengah yang rasa sakitnya bisa menjalar ke lengan kiri, tulang punggung, rahang bawah atau juga ke ulu hati. Biasanya menyebabkan sesak nafas dan terjadi selama 10-15 menit.
  • Mengeluarkan keringat yang berlebihan.
  • Mual dan muntah.
  • Pemicu lainnyanya seperti olahraga yang berlebihan, marah yang mengeluarkan banyak emosi atau kegiatan lain yang tidak biasa dilakukan secara berlebihan.
  • Jika mengalami tanda-tanda tersebut segera beri pertolongan dengan membawa pasien ke rumah sakit agar cepat ditangani, karena jika serangan jantung yang terjadi masih ringan pasien masih bisa disembuhkan. Untuk itu sebaiknya setiap orang mengenali faktor risiko yang ada pada diri masing-masing atau keluarganya. Faktor risiko sendiri dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Faktor yang tidak bisa dimodifikasi, seperti usia, jenis kelamin laki-laki biasanya lebih sering, ada riwayat keluarga berpenyakit jantung dan menopause karena hormon estrogen sudah tidak bisa melindungi lagi.
  • Faktor yang bisa dimodifikasi, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol (kolesterol tinggi kerak makin tebal), merokok, gaya hidup buruk, obesitas dan kepribadian (sering stres, cemas atau emosional).
  • Beberapa hal yang menyebabkan serangan jantung tersebut berat atau ringan tergantung dari berapa pembuluh yang tersumbat, kondisi dasar jantungnya apakah memang sudah ada kelainan atau belum dan luasnya serangan,” ujar Dr. Sally dari Divisi Kardiologi Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM.

    Kematian akibat serangan jantung bisa mencapai 10 persen yang rata-rata disebabkan oleh keterlambatan pertolongan, beratnya serangan yang terjadi dan masalah keuangan. Untuk itu kenalilah apakah Anda atau orang terdekat sekitar Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung dan tanda-tandanya. Periksalah kesehatan seperti pemeriksaan kolesterol, gula darah dan pemeriksaan lainnya secara rutin setidaknya setahun sekali. Ref

    Rahasia di balik warna-warni makanan

    In hIdup on Thursday , 6 August 2009 at 12:01 PM

    Berbagai jenis warna dalam makanan ternyata memiliki banyak khasiat yang dapat melindungi manusia dari berbagai jenis penyakit. Warna pada makanan tidak sekedar membuat tampilannya jadi lebih hidup. Pernahkah terbesit dalam pikiran, mengapa apel berwarna merah, jeruk berwarna oranye, bayam berwarna hijau, anggur berwarna ungu, susu berwarna putih, atau cumi berwarna hitam? Warna-warna tersebut rupanya memberikan manfaat bagi tubuh.

    Berbagai macam warna pada makanan itu berasal dari senyawa alamiah (pigmen) yang merupakan senyawa fitokimia. Suatu bahan pangan sebenarnya terdiri dari berbagai jenis pigmen, namun warna yang akhirnya muncul adalah warna pigmen yang paling dominan diantara yang lainnya.

    Sebuah warna dihasilkan karena adanya kemampuan ikatan kimia suatu pigmen untuk menyeleksi gelombang cahaya yang diserap dan dipantulkan. Sebagai contoh, warna merah yang pada buah apel adalah warna yang dipantulkan oleh pigmen tersebut, sedangkan warna-warna lainnya hanya diserap saja, tidak dipantulkan.

    Bambang Nurhadi, STP Msc, dosen dan ahli Teknologi Pangan di Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran mengatakan selain sebagai pemanis tampilan, warna dalam makanan juga memiliki efek fungsional bagi tubuh. “Warna yang berasal dari pigmen pada makanan umumnya memang membawa efek kesehatan bagi tubuh dan bersifat sebagai antioksidan. Bahkan pigmen antosianin yang tergolong pigmen tidak bernutrisi pun masih memiliki sifat antioksidan yang berguna dalam menangkal radikal bebas dalam tubuh,” ujarnya.  Bambang pun menjelaskan bahwa pigmen terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang bernutrisi dan tidak bernutrisi. Pigmen yang bernutrisi artinya ia menyumbangkan zat yang dapat menyehatkan tubuh, seperti beta-karoten yang merupakan provitamin A dan akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.

    Sedangkan vitamin yang tidak bernutrisi artinya ia tidak menyumbang zat (vitamin), tetapi ia memiliki gugus polifenol yang bersifat sebagai antioksidan, contohnya pigmen antosianin. Namun kedua jenis pigmen tersebut sama-sama bermanfaat. Bagaimana sebuah warna dapat memberikan khasiat bahkan menyembuhkan penyakit pada tubuh kita? Orang-orang Mediterania misalnya percaya bahwa buah tomat dapat mengobati penyakit jantung. Kepercayaan mereka ternyata memang beralasan, pasalnya buah tomat mengandung pigmen berwarna merah (likopen) yang merupakan senyawa yang dapat memberikan efek antioksidan yang dapat mencegah oksidasi kolesterol buruk ‘LDL’.

    Sebuah penelitian yang dilansir dari health24 pun menyebutkan bahwa seseorang yang melakukan diet mediterania dengan mengonsumsi tomat sebanyak 1 kg (mengandung 60 mg likopen) setiap harinya selama 3 bulan, mengalami penurunan kolesterol LDL dalam darah sebanyak 14%. Selain itu, likopen juga berfungsi sebagai zat antikanker, mengendalikan kadar gula darah dan juga diketahui dapat meningkatkan aktivitas sperma. Likopen dapat ditemukan juga pada apel, pepaya, strawberry, semangka, bayam merah, paprika, daging kerang, ikan salmon, lobster, dan lainnya. Pigmen-pigmen pembentuk warna lainnya pun tak mau kalah menyumbangkan khasiatnya, diantaranya:

    Warna Jingga. Pigmen pembentuknya adalah karoten. Beta-karoten merupakan pigmen yang paling umum dan penting bagi tubuh karena merupakan provitamin A yang dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A. Beta-karoten sangat baik untuk kesehatan mata, sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas (anti kanker), antinyeri/peradangan. Karoten banyak terdapat pada wortel, mangga, jeruk, labu kuning, ubi merah, kangkung, bayam, dll.

    Warna Kuning. Pigmen pembentuknya adalah xanthophyll. Berfungsi mengurangi risiko kanker, tumor, mencegah kerusakan DNA, mencegah osteoporosis dan juga menjaga kesehatan mata. Xanthopyll banyak terdapat pada jeruk, nanas, melon, pir, timun suri, jagung, telur, kunyit, dll.

    Warna Hijau. Pigmen pembentuknya adalah klorofil. Klorofil dan hemoglobin memiliki struktur yang sama, sehingga sering disebut ‘darah hijau’ yang berfungi mentransportasikan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Berfungsi pula sebagai zat antibakteri, antikanker. Klorofil banyak terdapat pada alpukat, kiwi, anggur hijau, asparagus, bayam, brokoli, daun singkong, kacang polong, paprika hijau, sawi, dll.

    Warna Ungu. Pigmen pembentuknya adalah antosianin. Berfungsi mengobati kanker (payudara, prostat, kulit, pankreas, usus besar), diabetes mellitus, anti peradangan, antibakteri, dan kesehatan mata. Antosianin banyak terdapat pada anggur ungu, plum, manggis, terong ungu, kol ungu, dll.

    Warna Putih. Tidak memiliki pigmen yang memantulkan warna tertentu sehingga semua warna yang masuk ke dalam bahan tersebut dipantulkan semua sehingga terlihatlah warna putih. Berfungsi meningkatkan imunitas tubuh dan menyehatkan saluran pencernaan. Buah-buahan yang berwarna putih seperti leci, rambutan dan kengkeng kaya akan vitamin C, bahkan lebih tinggi daripada jeruk. Pangan lainnya yang berwarna putih yaitu susu, sawi putih, tauge, bawang putih, bawang bombay, dll

    Warna Hitam. Makanan yang berwarna hitam memang tidak terlalu banyak dijumpai. Cumi-cumi dan cincau hitam merupakan salah satunya. Cumi-cumi mengandung protein yang tinggi, mineral dan asam-asam amino esensial. Tinta cumi pun diiketahui dapat mengaktifkan sel-sel darah putih untuk memerangi kanker. Sedangkan cincau hitam merupakan sumber serat pangan, karbohidrat dan dipercaya dapat mengobati demam, sakit perut, mual, diare dan hipertensi. Selain karena pigmen yang terkandung dalam makan itu sendiri, warna juga sebenarnya dipengaruhi oleh karakteristik permukaan dan lingkungan. “Coba saja bandingkan warna pada apel yang kusam dengan apel yang sudah digosok, pasti warnanya berbeda,” ujar dosen yang menyelesaikan studi S2-nya di Universitas of New South Wales, Australia tersebut. “Warna juga berfungsi dalam proses-proses fisiologis pada hewan dan tumbuhan, seperti untuk menarik binatang (lawan jenis), mempertahankan diri (pada bunglon), proses penyerbukan, dan yang paling penting yaitu merupakan sumber awal dari sebuah makanan itu sendiri (klorofil untuk proses fotosintesis),” ujar Bambang.

    Setiap warna alami yang terdapat pada makanan memiliki fungsinya masing-masing. Oleh karena itu mengonsumsi makanan yang berwarna-warni sangat dianjurkan karena dapat mencegah bahkan mengobati kita dari berbagai penyakit. Bambang pun menyarankan agar kita memvariasikan konsumsi sayuran atau makanan yang berwarna dan menyesuaikannya dengan selera serta kemampuan ekonomi yang dimiliki. Satu pesan dari Bambang yang disampaikan yaitu, “Pilihlah buah-buahan atau sayuran sesuai dengan warna pada umumnya, maksudnya jika warna wortel itu adalah oranye, maka jangan mengonsumsi yang warnanya menyimpang“. Begitu banyak khasiat yang ditawarkan alam lewat bahan pangan, namun semuanya tergantung lagi pada pilihan hidup. Mau hidup sehat atau tidak? Ref

    Suka mengeluh kurang waktu? Tinggalkan kebiasaan buruk itu!

    In sumber daya on Thursday , 6 August 2009 at 11:49 AM

    Banyak orang yang merasa pekerjaannya terlalu banyak sementara waktu yang diberikan sedikit. Tak heran kerap terdengar keluhan tentang kurang waktu. Bukan waktunya yang kurang, tapi jangan-jangan memang Anda yang tidak bisa mengelola dengan baik. Keseharian kita menuntut lebih banyak waktu bekerja yang kadang membuat kita merasa tidak cukup waktu atau kecolongan waktu.

    Hilangkan kebiasaan mengeluh itu, bisa jadi karena memang Anda yang salah mengatur waktu. Waktu bagaikan pedang, pepatah yang sudah sering Anda dengar itu memang benar tapi mungkin sering dilupakan. Akibatnya, kita sering beralasan kurangnya waktu untuk mengerjakan tugas. Andaikan satu hari lebih dari 24 jam, apa yang akan Anda lakukan? Pertanyaan di atas sebenarnya tidak akan terjawab jika Anda selalu melakukan kebiasaan yang salah dalam mengatur waktu.

    Kegiatan yang Anda lakukan pun akan sama saja bahkan bisa jadi lebih banyak waktu yang akan Anda sia-siakan. Komputer dan internet yang seharusnya membuat hidup lebih mudah justru membuat orang semakin sibuk. Pikiran ‘kurangnya waktu’ tidak akan pernah menyelesaikan masalah, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengatur waktu agar lebih efektif dan lebih banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan.

    Dikutip dari eHow, 6 Agustus 2009, ini dia tips untuk mengatur waktu lebih baik lagi.

    1. Buatlah perencanaan sehari-hari. Tuliskan dalam notebook Anda dan buatlah target penyelesaiannya. Awalnya mungkin sulit bagi Anda yang terbiasa menjalani aktivitas sehari-hari dengan prinsip ‘mengalir begitu saja’, tapi paksakan diri Anda untuk mencobanya dan perhatikan perubahan apa yang terjadi selanjutnya.

    2. Kerjakan tugas ketika level semangat tinggi. Cobalah kerjakan tugas terutama pekerjaan yang sulit pada saat semangat Anda dalam level yang setinggi-tingginya. Jangan menundanya hingga esok hari ketika rasa malas mulai menghampiri Anda.

    3. Jadwalkan waktu pribadi dan orang lain. Membuat jadwal untuk orang lain termasuk Anda sendiri akan membuat waktu terasa sangat efektif. Jadwalkan bangun di pagi hari lebih awal setengah atau satu jam dari biasanya, tidur lebih cepat, rencanakan piknik bersama pasangan di akhir minggu atau aturlah makan siang bersama teman-teman.

    4. Buat prioritas. Prioritaskan apa yang seharusnya Anda selesaikan terlebih dahulu. Dalam prinsip ‘pareto’ dinyatakan bahwa 80 persen pencapaian datang dari 20 persen usaha, jadi berpikirlah strategis. Fokuslah pada usaha yang sekiranya mendapat pencapaian terbesar.

    5. Delegasikan pekerjaan. Jika Anda merasa kesulitan dalam memyelesaikan pekerjaan, ada baiknya mendelegasikannya pada orang lain yang sekiranya dapat membantu. Minta tolong pada istri, anak-anak, teman atau pasangan bisa meringankan beban dan membuat waktu lebih efisien.

    6. Belajar mengatakan ‘Tidak’. Gangguan bisa datang dari mana saja, belajarlah berkata ‘tidak’ untuk kegiatan-kegiatan tidak penting yang menyita waktu Anda. Jangan berbaik hati menjadi sukarelawan atau datang ke suatu acara jika Anda tidak memiliki waktu.

    7. Hindari Menjadi Seorang ‘Perfeksionis’ Jangan menyia-nyiakan waktu hanya karena terobsesi mengerjakan sesuatu sesempurna mungkin. Anda dapat melakukan sesuatu yang lebih baik dan lebih banyak lagi ketimbang memikirkan suatu pekerjaan yang menurut Anda tidak sempurna-sempurna.

    Salute kepada Pak CH atas peluncuran buku “Cat Rambut Orang Yahudi”, semoga sukses.

    In bLog on Saturday , 1 August 2009 at 4:00 AM

    “The Real Blogger” Chappy Hakim (mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara), meluncurkan buku hasil ngeblog di Kompasiana pada Hari Sabtu, 1 Agustus 2009. Acara peluncuran buku yang akan dilanjutkan dengan book signing ini digelar di Airman Planet Lounge, Hotel Sultan, Jakarta, mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Acaranya sendiri di-set untuk tidak kaku (rigid), dibuat secair mungkin. Bedah buku, misalnya, dilakukan tidak sambil duduk kaku, tetapi cukup berdiri saja dimana pembahas, khususnya Pak Chappy dan kemungkinan Effendy Ghazali akan membahasnya sambil “lalu-lalang” (kalau bisa), dan hadirin bisa langsung memotong pembicara dengan pertanyaan spontan.

    chappy-buku

    Wah, selamat Pak CH atas kreatifitasnya yang tiada akhir. Semoga sukses. Semoga semangat kreatif seumur hidup itu terus melaju dan menular deras ke generasi yang muda-muda. Sehingga pikiran-pikiran cemerlang semakin terekspose dan dapat mewarnai khasanah berfikir rakyat Indonesia, pejabat indonesia, terutama militer, khususnya TNI Angkatan Udara Indonesia. Dengan demikian, diharapkan ada kontribusi positif yang signifikan (sekecil apapun) untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia.

    Saya maunya hadir pada acara tersebut, namun sayang ada kendala waktu dan adanya acara lain. Salam dari Yogyakarta.

    Modal Pemimpin : Integritas, Percaya Diri dan Keterbukaan

    In kEpemimpinan on Friday , 31 July 2009 at 9:45 AM

    Saat hadir dalam acara makan malam bersama Kasau dan mantan Kasau dalam acara Sambung Rasa sebagai Rangkaian Peringatan Ke-62 Hari Bhakti TNI AU Tahun 2009 di Gedung Handrawina Akademi Angkatan Udara, tanggal 28 Juli 2009, ada ungkapan kata yang perlu disimak dari Mantan Kasau Marsekal TNI (Pur) Herman Prayitno, bahwa ada tiga hal yang harus dipegang oleh seorang pemimpin dalam berkarya agar sukses:

    1. Integritas (Integrity)

    2. Percaya Diri (Self Confidence)

    3. Keterbukaan (Full Disclosure)

    Memang, semestinya begitu. Tentu patut direnungkan lebih dalam, serta diaplikasikan secara lebih luas, bertingkat dan berlanjut di lingkungan kerja.

    Dengan Integritas tentu ada kontrol diri yang kuat mengenai kepatuhan terhadap norma-norma standar, yaitu norma hukum, norma etika, norma agama, dan norma profesi. Bahkan tanpa ada cara-cara penandatanganan Pakta Integritas pun, sang pemimpin itu akan tetap beraktivitas dan menjalankan tugasnya secara tertib aturan, kesadaran bahwa selalu ada yang mengontrol selain dirinya sendiri itulah yang akan menjadi filter terkuat kalau mau berbuat menyimpang.

    Dengan Percaya Diri, seorang pemimpin akan mengambil keputusan secara matang, dengan menggunakan dasar-dasar yang kuat, serta harus berani menghadapi resiko apapun yang terjadi akibat keputusannya itu. Untuk itu bagi seorang pemimpin agar tumbuh rasa percaya diri yang kuat, dia harus selalu mau belajar dengan baik dan benar terutama terkait dengan bidang/jabatan yang sedang dijalaninya dengan segala aspek yang melingkupinya. Dengan mengasah diri (membaca dan menulis) secara terus menerus, dengan meng-update informasi yang senantiasa berkembang secara dinamis, dengan mengembangkan analisis yang dipenuhi akal sehat, serta menjalankan strategi komunikasi intens dengan partner kerja, tentu rasa percaya diri akan terbangun secara maksimum. Adalah salah, kalau seorang pemimpin hanya mengandalkan stafnya secara total dalam membangun rasa percaya dirinya. Justru sang pemimpin itulah yang harusnya mampu mendayagunakan staf sekaligus membangun sumber-sumber pendorong munculnya rasa percaya diri secara terpadu.

    Dengan Keterbukaan, seorang pemimpin akan dapat bekerja secara tenang tanpa terganggu praduga-praduga yang negatif dari stafnya ataupun dari koleganya yang lain. Dalam batas-batas tertentu keterbukaan ini memang menjadi positif dalam meneguhkan kepemimpinannya, namun ada juga hal-hal yang terkait keterbukaan ini yang mestinya dikembangkan dan dijalankan secara proporsional sesuai levelering-nya. Keterbukaan bukanlah harus dimaknai semua orang harus tahu semuanya! Namun dengan niat yang baik, keterbukaan bisa juga diartikan mau menerima masukan konstruktif, kritik ataupun “protes” yang memang ada dasarnya, dari siapapun, tanpa melihat level yang memberi masukan, sepanjang disampaikan secara etis. Tidaklah jamannya mengklaim bahwa pemimpin pasti benar segalanya, nggak pernah salah. Namun selalu ada cara untuk “memperbaiki” hal ini dengan keterbukaan yang sinergis.

    Gaya hidup modern bikin otak gila?

    In sumber daya on Friday , 31 July 2009 at 8:55 AM

    Gaya hidup modern membuat orang harus terus mengaktifkan otaknya yang kadang membuat stres karena cepatnya perubahan yang terjadi. Otak yang terus mengalami tekanan bisa menjadi sumber kegilaan. “Kita terus dibombardir oleh informasi baik dari email, berita-berita tragis maupun tuntutan personal. Otak akan bereaksi terhadap stres dan jika ada pemicunya seperti infeksi berpotensi menyebabkan kerusakan otak di daerah-daerah kepala, dahi atau terjadi benjolan keras,” kata Stephen Ilardi, psikolog dari University of Kansas dan penulis buku “The Depression Cure: The 6-Step Program to Beat Depression without Drugs“, seperti dilansir Health, 31 Juli 2009.

    Para peneliti menemukan penyakit gangguan jiwa atau schizophrenia telah menjadi faktor utama yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Gaya hidup ala Amerika juga diduga menjadi penyebab gangguan kejiwaan. Dalam banyak hal gangguan mental adalah peradangan yang terjadi dalam tubuh yang jika parah kasusnya menjadi besar. Peradangan yang dialami tubuh sebenarnya adalah cara tubuh untuk melindungi diri. Namun jika kasusnya membesar menjadi sangat bahaya. Penyakit jantung, diabetes, schizophrenia, depresi, autis, gelisah diduga penyebabnya adalah karena terjadi peradangan di dalam tubuh. “Penyakit-penyakit ini terus meningkat dalam gaya hidup moderen saat ini,” kata Illardi.

    Apakah gaya hidup nenek moyang kita lebih baik?

    Memang para leluhur dulu tidak selamanya bebas dari stres tetapi nenek moyang kita memiliki banyak faktor yang bisa menghentikan tekanan stres. Menenun untuk membuat pakaian adalah salah satu pereda stres. Sementara saat ini bisnis fashion membuat semuanya gampang didapat. Contoh lain para leluhur dulu jika menghadapi binatang buas di jalan juga bisa frustasi dan berkata menemukan batu besar yang menghambat jalan sehingga butuh fisik kuat untuk menghindarinya. Tetapi saat ini para kaum urban yang terjebak kemacetan tidak dapat melakukan apa-apa kecuali marah.

    Banyak penyakit mental yang berhubungan dengan otak saat ini dirawat dengan obat-obat kimia. Tetapi cara seperti itu juga mengubah otak menjadi lebih sakit. Sementara beberapa kebiasaan primitif yang ditemukan para peniliti justru dapat mencegah otak sakit. Melihat pemandangan yang sejuk dapat mengubah perilaku menjadi lebih tenang dan terbukti lebih efektif menyembuhkan gangguan kejiwaan ketimbang memberikan obat-obatan kimia.

    Berikut beberapa cara untuk melindungi Anda dari kegilaan perilaku modern saat ini:

    Seimbangkan Kebutuhan Omega untuk Kesahatan otak. Konsumsi Omega yang ideal antara omega 6 dan omega 3 adalah satu banding satu. Sementara dalam pola diet Amerika perbandingannya sangat berlebihan 16 banding satu. Terlalu banyak Omega 6 justru akan mendorong terjadinya peradangan dalam tubuh, kerja darah dan otak yang semakin keras akan menyebabkan depresi. Sedangkan lemak Omega 3 yang banyak ditemukan di ikan salmon, dan kenari dapat membantu mengurangi peradangan yang bersiklus.

    Cukupkan Waktu Tidur. Satu abad yang lalu orang tidur malam selama 9 jam. Sementara hari ini menurut survei National Sleep Foundation banyak orang yang tidurnya kurang dari 7 jam, kecenderungan ini terkait dengan penurunan kesehatan mental. Usahakanlah tidur 8-10 jam tiap malam untuk membantu otak melakukan pemulihan secara sempurna.

    Perbanyaklah hubungan sosial. Para leluhur dahulu sangat senang jika menikmati buah atau makan bersama dengan 50-100 orang. Tapi kini dengan jumlah penduduk dunia yang sebanyak 6,5 miliar orang justru makin sedikit memiliki teman. Padahal sikap ego yang tinggi menjadi salah satu terganggunya kesehatan mental.

    Hentikan sejenak beban pikiran. Fokus pada masalah terbukti membantu memecahkan masalah lebih cepat. Carilah solusi yang tepat agar masalah segera tuntas sehingga otak tidak terus menerus berputar.

    Berolahragalah. Leluhur kita tidak cuma menghabiskan banyak waktu untuk gerakan aerobik yang mudah tapi juga melakukan angkat berat seperti menggali atau membangun pondok. Hanya 90 menit latihan per minggu bisa menjadi efektif sehingga tubuh dan otak tetap segar.

    Luangkan waktu untuk berjemur. Sinar matahari dapat mencegah penyakit. Sinarnya dalam jumlah cukup dan tidak berlebihan bisa memproduksi zat pembentuk Vitamin D. Seperti Omega 3, vitamin D adalah salah satu obat anti peradangan.

    Sedangkan penelitian mengenai hubungan antara agama dan kesehatan mental bisa menjadi salah satu cara untuk memahami dunia dan makna hidup baik secara filosofis atau ilmiah.

    Ingat-ingat : Rasa Berdosa

    In iSlam on Thursday , 30 July 2009 at 2:24 PM

    Apakah anda lagi terserang penyakit qolbu? Saya telah membaca tulisan di Republika ini, agaknya pantas kita simak dan kita telaah dalam-dalam …… semoga penyakit qolbunya jadi membaik, dan dapat beraktivitas lagi dengan lancar, sehingga kesuksesan menghinggapi kita semua.

    Kastrotul masaas yufqidul ihsaas, Ini adalah pepatah Arab yang artinya adalah sesuatu kalau sering disentuh akan berkurang rasanya. Pada sentuhan pertama kita akan merasakan rasanya sangat kuat tetapi pada sentuhan kedua, ketiga, dan seterusnya, rasa itu akan terus berkurang. Pertama kali manusia menembus angkasa dan mendarat di bulan, beritanya begitu menggemparkan. Tetapi, ketika ekspedisi kedua, ketiga, dan seterusnya gaung beritanya mulai berkurang.

    Begitu juga dengan diri kita terhadap dosa. Pertama kali berbuat dosa, diri yang fitri akan bergetar takut. Rasa takut ini akan berkurang apabila dosa yang sama diulang kedua kalinya. Dan, akan terus berkurang pada pengulangan ketiga, keempat, sampai akhirnya pekerjaan dosa itu menjadi biasa, menjadi adat dan kebiasaan.

    Imam Hasan Al Bashri berkata, ”Yang aku takutkan adalah apabila hati kita telah terbiasa dengan dosa-dosa. Hati adalah bagian yang sangat peka dalam diri manusia, tetapi kepekaan ini akan hilang dengan dosa yang berulang-ulang.”

    Dengan jelas Rasulullah saw juga telah menggambarkan hilangnya kepekaan hati. Hati itu, kata Rasulullah saw, pada awalnya ibarat kain putih tanpa noda. Bila seseorang melakukan dosa maka akan ada titik hitam pada hati itu. Jika dia bertobat, maka titik hitam itu akan dihapus dan hatinya kembali putih. Tapi, bila tidak dan dia kembali mengulang berbuat dosa maka titik hitam itu ditambah lagi sampai akhirnya hatinya menjadi hitam legam. Hati seperti ini tidak lagi peduli dengan kemungkaran dan tidak lagi mengenal kebajikan. Inilah hati yang disebut Alquran sebagai al Qulub al Qosiyah, yang lebih keras dari batu sekalipun.

    Secara lebih jelas dapat dirinci fase-fase hati menjadi qosiyah (keras membatu) sebagaimana dijelaskan Alquran. Pertama, dimulai dengan lupa dzikir kepada Allah karena dikuasai setan: ”Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah,” (QS 58:19). Kedua, karena lupa kepada Allah maka Allah lupakan mereka kepada diri mereka sendiri: ”Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri,” (QS.59:19). Ketiga, kemudian setan akan menjadi teman paling dekatnya: ”Barang siapa yang berpaling dari dzikrullah maka akan Aku jadikan setan sebagai teman yang selalu menyertainya,” (QS.43:36).

    Keempat, setan ini akan menghiasi semua perbuatan mungkar yang dilakukan sehingga nampak baik dan benar baginya: ”… Dan setan pun menghiasi bagi mereka perbuatan-perbuatan mereka,” (QS.29:38). Kelima, karena itu semua maka hati mereka mengeras bagai batu bahkan lebih keras daripada batu.

    Tetapi yang lebih berbahaya dari hilangnya kepekaan hati terhadap dosa adalah hilangnya kepekaan atas azab Allah. Sering orang tak tahu bahwa ia sedang diazab Allah karena dosanya. Azab ini bisa berbentuk musibah, bencana, krisis, dan sebagainya, tetapi juga bisa berbentuk kenikmatan duniawi.

    Ibnu Qoyim berkata, ”Ketahuilah sebesar-besar cobaan adalah kegembiraan karena berhasil berbuat dosa dan sebesar-besar azab adalah ketika manusia tidak merasa sedang diazab.’

    Seorang wanita Sudan diadili karena bercelana panjang. Kebangeten sekali!

    In country on Thursday , 30 July 2009 at 2:04 PM

    Seorang wanita Sudan akan diadili di pengadilan Khartoum dengan ancaman 40 cambukan karena MENGENAKAN CELANA PANJANG. Wanita bernama Lubna Hussein, mantan wartawan yang kini bekerja untuk PBB, mengundang wartawan dan peninjau ke persidangan. Dia ditahan di sebuah restoran di ibukota Sudan, Khartoum, bersama beberapa wanita lain awal bulan ini, karena mengenakan busana “tidak senonoh“.  Dia mengatakan, 10 wanita yang ditahan, termasuk yang non-muslim, kemudian dicambuk 10 kali dan dikenai denda $100.

    Empati berbasis HAM

    Empati berbasis HAM

    Hussein dan dua wanita lain meminta didampingi pengacara dan menangguhkan sidang kasus mereka. Kini, Hussein, mencetak 500 kartu undangan dan menyebarkan e-mail. Dia mengatakan dia ingin sebanyak mungkin orang menghadiri sidang pada hari Rabu. Dia mengatakan, dia tidak melanggar apa-apa berdasarkan hukum syariah, tapi bisa dinyatakan melanggar ketentuan dalam undang-undang pidana Sudan yang melarang orang mengenakan busana tidak senonoh. “Saya ingin mengubah undang-undang ini, sebab undang-undang ini tidak sesuai dengan konstitusi. Orang perlu tahu yang terjadi,” kata Hussein dalam undangan yang dia sebarkan. “Mereka akan mencambuk kami 40 kali, dan juga mendenda saya 250 pound sudan (sekitar Rp1 juta),” tambahnya. Wartawan BBC James Copnall di Khartoum mengatakan, Hussein bertekad untuk menggalang publisitas seluas mungkin atas kasusnya.

    Dalam perkembangan terkait, seorang wartawai yang menulis artikel yang kritis terhadap perlakuan atas Lubna Hussein didakwa mencemarkan nama baik polisi. Amal Habbani, wartawati tersebut, menghadapi hukuman denda besar jika dinyatakan bersalah, lapor kantor berita AFP.

    PESANNYA:

    1. Jaman begini, kok masih ada ya negara yang mengadili warganegaranya hanya karena memakai celana panjang (dianggap sebagai busana tidak senonoh), kebangeten, pasti negara ini nggak mau menghargai Hak Asasi Manusia (Wanita).

    2. Kalau wanita itu diadili karena jadi WTS, membunuh bayinya, menelantarkan anaknya, jualan narkoba, dan segala jenis kriminalitas yang merusak tatanan hidup, bolehlah dia diadili. Masak hanya karena bercelana panjang saja diadili, piciklah itu!

    3. Untuk WNI Nomor 1, khususnya kaum hawa, bersyukurlah kita hidup di Indonesia, negara dan bangsa yang telah menghargai Hak Asasi Manusia dan kesamaan gender. Maka cintailah negara dan bangsa Indonesia sepenuhnya, bangunlah jiwa kita, bangunlah badan kita, untuk Indonesia Raya, berikan sumbangsih terbaik untuk negara dan bangsa ini …… seraya menyongsong Peringatan ke-64 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2009 : MERDEKA!

    Makanlah makanan sesuai usia anda, sesuai pula dengan kadar kemanusiaan

    In damai on Monday , 27 July 2009 at 9:23 AM

    Menjelang usia 30, 40, dan 50-an tahun Anda harus sudah mulai memilih makanan yang tidak memberikan dampak buruk pada kesehatan. Pada usia tersebut stamina tidak lagi sekuat usia remaja atau 20-an, tapi kegiatan tetap tidak berkurang sehingga perlu makanan tepat untuk menjalaninya. Makan makanan yang terbaik adalah salah satu rahasia menjaga kebugaran tubuh dan menyiapkan segala perubahan yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia. Berikut jenis makanan yang harus diprioritaskan di usia 30, 40 dan 50-an tahun, adaptasi dari sebuah tulisan yang dipajang di Health, 27 Juli 2009.

    Usia 30-an

    Pada usia ini biasanya orang sudah mulai fokus pada pekerjaan setelah di usia 20-an biasanya masih terus mencari pekerjaan apa yang cocok buat Anda. Di usia ini biasanya seorang wanita karir juga harus menyeimbangkan kerja dan mengurus anak yang masih balita, masih aktif menjaga kebugaran dan bergaul dengan banyak teman. Mungkin di usia ini perempuan kerap dijuluki serba bisa alias multi tasking karena menyelesaikan banyak tugas baik di kantor maupun keluarga. Makanan yang harus tersedia adalah adalah yang banyak mengandung besi, folic acid dan kalsium. Anda perlu 18 mg besi setiap hari untuk menghindari anemia dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika Anda sedang berusaha untuk hamil cobalah perbanyak makanan yang mengandung folic acid. Mengkonsumsi 400 microgram folic acid per hari akan mencegah terjadinya cacat pada bayi.

    Kalsium juga sangat penting untuk menjaga tulang yang kuat karena setelah usia 35 tahun Anda akan banyak kehilangan massa tulang. Perempuan usia 19-50 tahun butuh 1.000 mg kalsium per hari, sayangnya lebih dari separuh populasi perempuan usia itu tidak bisa mencukupi kebutuhan kalsium itu. Makanan yang disarankan:
    1. Sereal komplit yang mengandung 100% besi dan folic acid dalam satu mangkung yang dimakan.
    2. Daging sapi dengan sedikit lemak dan kacang-kacangan juga kaya akan zat besi. Sedangkan folic acid bisa didapat dari jeruk, asparagus, sayuran hijau.
    3. Susu rendah lemak, keju, yogurt akan memberikan kalsium yang cukup.

    Usia 40-an

    Pekerjaan, anak, orang tua meminta perhatian yang lebih dari Anda. Pada usia ini aktivitas jalan juga mulai berkurang namun Anda tetap harus menjaga berat badan yang seimbang. Makanan yang harus tersedia adalah yang mengandung fiber (serat), kalium, kalsium, kaya nutrisi dan makanan rendah kalori.

    Di usia ini untuk wanita kerja metabolisme juga sudah mulai melambat, tingkat kolesterol dan tekanan darah bisa tiba-tiba tinggi karena menjelang menopause (berhentinya haid) dan munculnya risiko sakit jantung dan diabetes tipe 2. Anda butuh serat sedikitnya 25 mg per hari dan makanan yang kaya potasium sekitar 4.700 mg per hari, buah-buahan dan sayur-sayuran. Pasokan kalsium juga masih penting dengan tetap mengkonsumsi 1.000 mg per hari. Makanan yang disarankan:
    1. Perbanyak makanan dari gandum, beras merah, roti gandum, jagung atau havermut.
    2. Konsumsi sedikitnya 2,5 cangkir jus seperi pisang, strawberi.
    3. Mulai kurangi sodium dengan konsumsi paling banyak hanya 2.300 mg per hari untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Jagalah tulang tetap kuat dengan konsumsi brokoli, atau minuman dari kedelai.

    Usia 50-an

    Di usia ini seseorang sudah mulai benar-benar mengontrol apa yang dimakannya jika tidak tubuh akan lebih cepat bereaksi dan perlu waktu lama untuk pemulihan jika Anda sakit. Makanan yang harus dikonsumsi adalah makanan yang kaya vitamin B, antioksidan, kalsium dan vitamin D. Di usia ini juga tubuh akan mengalami perubahan-perubahan besar karena sudah menjalani masa menopause. Berkurangnya estrogen akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan osteoporosis. Maka itu penting untuk melindungi jantung dengan konsumsi vitamin B6 sebanyak 1,5 mg per hari dan B12 sebanyak 2,4 mg per hari. Nutrisi ini penting untuk mencegah penyakit-penyakit lain seperti katarak.

    Phytoestrogens juga dapat membantu menurunkan gejala menopause dan menurunkan dari risiko kanker payudara. Jangan lupa untuk terus mengonsumsi kalsium sebanyak 1.500 mg agar tulang tak mudah patah. Makanan yang disarankan:
    1. Pisang, kentang dan buah delima banyak mengandung B6. Sedangkan B12 terdapat di telur, ikan dan ayam. Beberapa sereal juga melengkapinya dengan vitamin ini.
    2. Makan sayur atau buah yang berwarna hijau gelap, kuning tua seperti jeruk, brokoli, dan kubis untuk mendapatkan antioksidan yang bisa melawan kanker.
    3. Jagung, apel, dan kedelai adalah makanan yang banyak mengandung Phytoestrogens untuk mengatasi gejala menopause.
    4. Lindungi mata dengan konsumsi lutein dan zeaxanthin yang terdapat dalam bayam.
    5. Dapatkan kalsium dari keju rendah lemak, almond dan brokoli. Makan pula makanan yang mengandung folic acid seperti jeruk, asparagus, susu rendah lemak, yogurt.

    Nah, apakah anda masih tergolong sebagai makhluk hidup pemakan segala? Sungguh kebangeten kalau ini terjadi. Kalau manusia masih makan segalanya, bagaimana dengan hak hidup makhluk hidup lainnya? Mau makan apa? Bayangkan saja, kalau manusia sudah mampu membuat dan mengolah produk makanan seperti Ikan duri lunak ataupun Ayam tulang lunak, terus duri dan tulang disantap manusia juga, jadinya anjing dan kucing lantas makan apa? Keserakahan manusia soal makan-makanan dapat menghadirkan aneka jenis penyakit dan gangguan kesehatan.

    Jadi, soal makanan, disamping sesuaikan dengan usia, jangan lupa bahwa masih ada makhluk hidup lainnya yang juga masih butuh makanan ….. makanya makanlah yang proporsional, sehat, baik untuk fisik, juga baik untuk hati. Artinya, makanlah makanan yang halalan toyyiban. Jangan serakah, ukuran daya tampung perut satu manusia dengan manusia lain nggak jauh berbeda. Selain itu, ingatlah jangan sekali-sekali membuang makanan atau membiarkan ada sisa makanan secara sia-sia, di lain tempat masih banyak manusia lain yang untuk memperoleh sekerat makanan saja sulitnya minta ampun …… berbagilah makanan dengan orang lain yang masih kekurangan ….

    SUARA (KU BERHARAP) by Hijau Daun

    In hIdup on Monday , 27 July 2009 at 8:44 AM

    Disini aku masih sendiri
    Merenungi hari-hari sepi
    Aku tanpamu
    Masih tanpamu

    Bila esok hari datang lagi
    Ku coba untuk hadapi semua ini
    Meski tanpamu meski tanpamu

    Bila aku dapat bintang yang berpijar
    Mentari yang tenang bersamaku disini
    Ku dapat tertawa menangis merenung
    Di tempat ini aku bertahan

    Suara dengarkanlah aku
    Apa kabarnya pujaan hatiku
    Aku di sini menunggunya
    Masih berharap di dalam hatinya

    Suara dengarkanlah aku
    Apakah aku slalu dihatinya
    Aku di sini menunggunya
    Masih berharap di dalam hatinya

    Kalau ku masih tetap disini
    Ku lewati semua yang terjadi
    Aku menunggumu Aku menunggu

    Suara dengarkanlah aku
    Apa kabarnya pujaan hatiku
    Aku di sini menunggunya
    Masih berharap di dalam hatinya

    Suara dengarkanlah aku
    Apakah aku ada dihatinya
    Aku di sini menunggunya
    Masih berharap di dalam hatinya

    Suara dengarkanlah aku

    PESANNYA: Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Kepastian adalah sesuatu yang melegakan. Menunggu kepastian adalah sesuatu yang penuh teka-teki sekaligus mendebarkan. Kesabaran adalah kunci menunggu kepastian, Kebesaran hati adalah cara menerima semua kemungkinan, suara menyenangkan atau menyakitkan.

    MASIH CINTA by Kotak

    In damai on Thursday , 23 July 2009 at 1:04 PM

    Tik,.,tik,.,.tik
    Waktu berdetik
    Tak mungkin bisa ku hentikan
    Maumu jadi mauku
    Pahitpun itu ku tersenyum

    Kamu tak tahu rasanya hatiku
    Saat berhadapan kamu

    Tik,.,tik,.,.tik,.,.
    Air mataku
    Biar terjatuh dalam hati
    Mau ku tak penting lagi
    Biar ku buat bahagiamu

    Kamu tak tahu rasanya hatiku
    Saat berhadapan kamu
    Kamu tak bisa bayangkan rasanya
    Jadi diriku, yang masih cinta

    Kamu tak tahu hancurnya hatiku
    Saat berhadapan kamu
    Kamu tak bisa bayangkan rasanya
    Jadi diriku, yang masih cinta

    Notes: Jangan kaget, bukan merubah ini blog jadi blog lagu atau kontak jodoh, postingan lagu ini sekadar hiburan, refreshing dan dengan harapan membuat hati sumpek jadi cerah, segar, sehingga bisa beraktivitas lagi dengan nyaman. Semoga.

    Memuji berlebihan bisa berakibat negatif

    In hIdup on Wednesday , 22 July 2009 at 1:13 PM

    Jika Anda mempunyai kebiasaan memuji seseorang terlalu berlebihan sebaiknya mulai dikurangi. Memuji yang terlalu berlebihan justru akan berakibat negatif pada kepercayaan diri seseorang.

    Anda yang tidak punya kepercayaan diri tinggi mungkin merasa aneh dan sangsi ketika dibilang sepintar Einstein atau setampan Brad Pitt,” ucap Joanne Wood dari University of Waterloo, seperti yang dikutip dalam penelitian Journal Psychological Science, 21 Juli 2009. Jurnal tersebut menyebutkan bahwa upaya membuat seseorang berpikiran positif justru memberi dampak yang berlawanan pada otak. Bahkan menunjukkan betapa tidak bahagianya orang tersebut.

    Ketika seseorang mendengar sesuatu yang tidak mereka percaya, mereka bukan hanya menjadi ragu, tapi juga melekat dengan kuat pada pikiran orang tersebut,” ucap Wood. Penelitian psikologis telah membuktikannya. Kebanyakan dari kita sering meragukan dan bertanya kembali pada diri sendiri jika sesuatu yang hebat terjadi pada kita. Dalam Journal of Personality and Social Psychology disebutkan bahwa jika seseorang mendapat timbal balik (feedback) yang dirasa terlalu habat dan berlebihan, mereka justru merasa payah, buruk dan tidak baik.

    Wood dan John Lee dari University of Waterloo mencoba meneliti tentang estimasi dan penghargaan pribadi seseorang terhadap 68 siswa. Para siswa disuruh menulis pemikiran dan perasaan mereka selama 4 menit. Setiap 15 detik, setiap orang dalam satu grup akan mendengar sebuah bel, kemudian mereka diminta untuk mengatakan pada diri sendiri, “Saya adalah orang yang sangat penyayang”.

    Dari survei tersebut, ternyata mereka yang punya penghargaan yang rendah pada dirinya pribadi,– yaitu mereka yang tidak merespons dengan baik feedback positif yang datang,– tidak merasa lebih baik setelah 16 kali. “Sangat paradoks”, ucap Wood. Melihat kenyataan tersebut, Wood dan Lee menyimpulkan bahwa pemikiran yang berlebihan atau tidak diharapkan oleh seseorang akan mengganggu pemikirannya.

    Terutama jika mereka tergolong orang yang memiliki estimasi pribadi yang rendah, sehingga setiap pikiran positif yang masuk ke mereka hanya akan menjadi pertanda betapa menyedihkannya mereka,” ujar Lee. Jadi memujilah sesuai kadarnya.

    Aduh, ada yang mau nitip “Cari Jodoh”, gimana ya …

    In bLog on Wednesday , 22 July 2009 at 12:43 PM

    Blog ini memang diarahkan menjadi sebuah blog khas untuk WNI NOMOR 1. Oleh sebab itu materi yang ditampilkan banyak terkait dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan berbasis konstitusi, Hak Asasi Manusia, hukum dan kultur Indonesia.

    Diluar itu, aksesorisnya ya bisa juga ada semacam hiburan dan selingannya, termasuk iklan-iklan persahabatan, artinya ada teman yang punya barang/produk nitip untuk ditawarkan/dipromosikan, ya nggak apalah, sekadar meramaikan tampilan blog.

    Nah, sekarang ada sedikit kesulitan bagi saya untuk memutuskan permintaan seorang pengunjung blog ini yang juga mau nitip “promosi” di blog saya. Apa itu? Yang bersangkutan menginginkan data dan fotonya ditampilkan di blog saya, dalam rangka cari jodoh. Jadi ingat CARI JODOH-nya WALI BAND. Saya yang jadi pusing nhi, ditampilkan apa nggak ya? Saya khawatir nanti blog saya “berubah” jadi rubrik Cari Jodoh ….. makin asyik nggak ya …. atau makin gimana gitu … kalau nggak ditampilkan dikira saya “nggak manusiawi” artinya nggak mau saling bantu dengan sesama warganegara ……

    Ada komentar dari anda, pecinta blog ini?

    MENUNGGU by Ridho Rhoma feat. Sonet 2 Band

    In kEnangan on Wednesday , 22 July 2009 at 11:19 AM

    Sekian lama aku menunggu
    Untuk kedatanganmu
    Bukankah engkau telah berjanji
    Kita jumpa di sini
    Datanglah, kedatanganmu kutunggu
    Telah lama, telah lama ‘ku menunggu

    Derita hidup yang kualami
    Duhai pahit sekali
    Pada siapa aku berbagi
    Kalau bukan padamu
    Datanglah, kedatanganmu kutunggu
    Telah lama, telah lama ‘ku menunggu

    Selain dirimu kasih
    Tiada yang lain lagi
    Tempat cintaku bersemi
    Mencurahkan isi hati

    Lama sekali aku menanti
    Kedatanganmu kekasih
    Betapa hati tidak ‘kan sedih
    Kau biarkan ku sendiri

    Sekian lama aku menunggu
    Untuk kedatanganmu
    Bukankah engkau telah berjanji
    Kita jumpa di sini
    Datanglah, kedatanganmu kutunggu
    Telah lama, telah lama ‘ku menunggu

    Notes : Dalam kejenuhan situasi dan kondisi kehidupan yang semakin padat, complicated, dan penuh ketegangan perlu sekadar hiburan dan jalan cerah menuju penyegaran. Tidak perlu salah persepsi, manusia perlu hiburan yang positif.

    Jumat Indah: Ibnu Al-Shatir, Sang Penemu Jam Astrolab

    In iSlam on Friday , 17 July 2009 at 5:00 AM

    Peradaban Barat kerap mengklaim Nicolaus Copernicus (1473 – 1543 M)  sebagai tokoh pencetus teori heliosentrisme Tata Surya.  Sejarawan astronomi menemukan fakta,  ide matematika antara buku Copernicus yang berjudul “De Revolutionibus” memiliki kesamaan dengan sebuah buku yang pernah ditulis seratus tahun sebelumnya oleh ilmuwan Muslim Arab, Ibnu Al-Shatir (1304-1375 M).

    Kitab yang menjadi rujukan Copernicus itu  bertajuk  “Kitab Nihayat Al-Sul Fi Tashih al-Usul”. Itu berarti, pemikiran  al-Shatir telah mempengaruhi Copernicus. Siapakah al-Shatir sebenarnya?  Ilmuwan Muslim itu bernama  Ala Al-Din Abu’l-Hasan Ali ibnu Ibrahim ibnu al-Shatir. Ia merupakan seorang astronomer Muslim Arab, ahli matematika, ahli mesin teknik dan penemu.

    Ibnu Al-Shatir merombak habis Teori Geosentris yang dicetuskan Claudius Ptolemaeus atau Ptolemy (90 SM– 168 SM). Secara matematis, al-Shatir memperkenalkan adanya epicycle yang rumit (sistem lingkaran dalam lingkaran). Al-Shatir mencoba menjelaskan bagaimana gerak merkurius jika bumi menjadi pusat alam semestanya dan merkurius bergerak mengitari bumi.

    Model bentuk Merkurius Ibnu al-Shatir menunjukkan penggandaan dari epicycle menggunakan Tusi-couple, sehingga menghilangkan eksentrik dan equant teori Ptolemaic. Menurut George Saliba dalam karyanya  A History of Arabic Astronomy: Planetary Theories During the Golden Age of Islam, Kitab Nihayat al-Sul fi Tashih al-Usul, merupakan risalah astronomi Ibnu Al-Shatir yang paling penting.

    “Dalam kitab itu,  secara drastis ia mereformasi model matahari, bulan, dan planet Ptolemic. Dengan memperkenalkan sendiri model non-Ptolemic yang menghapuskan epicycle pada model matahari, yang menghapuskan eksentrik dan equant. Dengan memperkenalkan epicycle ekstra pada model planet melalui model Tusi-couple, dan yang menghilangkan semua eksentrik/eccentric, epicycle dan equant di model bulan,” jelas Saliba.

    Sebelumnya, aliran Maragha hanya berpatokan pada model yang sama dengan model Ptolemaic. Model geometris Ibnu al-Shatir merupakan karya pertama yang benar-benar unggul daripada model Ptolemaic karena modelnya ini lebih baik sesuai dengan pengamatan empiris.

    Ibnu al-Shatir juga berhasil melakukan pemisahan filsafat alam dari astronomi dan menolak model empiris Ptolemic dibanding filsafat dasar. Tidak seperti astronomer sebelumnya, Ibnu al-Shatir tidak peduli dengan mempertahankan teori prinsip kosmologi atau filsafat alam (atau fisika Aristoteles), melainkan untuk memproduksi sebuah model yang lebih konsisten dengan pengamatan empiris.

    Modelnya menjadi lebih baik sesuai dengan pengamatan empiris daripada model-model sebelumnya yang diproduksi sebelum dia. Saliba menambahkan karyanya tersebut menjadi karya penting dalam astronomi, yang dapat dianggap sebagai sebuah “Revolusi ilmiah sebelum Renaissance”.

    Dalam membuat model barunya tersebut, Ibnu al-Shatir melakukan pengujian dengan melakukan pengamatan empiris. Tidak seperti astronomer sebelumnya, Ibnu al-Shatir umumnya tidak keberatan terhadap falsafah astronomi Ptolemaic, tetapi ia ingin menguji seberapa jauh teori Ptolemy cocok dengan pengamatan empirisnya.

    Dia menguji model Ptolemaic, dan jika ada yang tidak cocok dengan pengamatannya, maka ia akan merumuskan sendiri model non-Ptolemaic pada bagian yang tidak cocok dengan pengamatannya.  Pengamatannya yang akurat membuatnya yakin untuk menghapus epicycle dalam model matahari Ptolemaic.

    Ibnu al-Shatir juga merupakan astromer pertama yang memperkenalkan percobaan dalam teori planet untuk menguji model dasar empiris Ptolemaic. Saat menguji model matahari Ptolemaic, Ibnu al-Shatir memaparkan ”pengujian nilai Ptolemaic untuk bentuk dan ukuran matahari dengan menggunakan pengamatan gerhana bulan.”

    “Karyanya tentang percobaan dan pengamatannya memang telah musnah, namun buku  The Final Quest Concerning the Rectification of Principles adalah milik al-Shatir,” papar Saliba.

    Pengaruh Karya Ibnu Al-Shatir

    “Meskipun sistemnya merupakan geosentri yang kuat, dia telah menghapuskan equant dan accentric Ptolemaic dan rincian sistem matematikanya hampir serupa dengan karya  Copernicus’ De revolutionibus,” jelas V  Roberts and E. S. Kennedy dalam karyanya “The Planetary Theory of Ibn al-Shatir”.

    Menurut Saliba, model bulan Copernicus juga tidak berbeda dengan model Ibnu al-Shatir. Dengan demikian dapat percaya bahwa model Ibnu al-Shatir telah diadaptasi oleh Copernicus dalam model heliocentric.

    “Walaupun masih belum jelas bagaimana ini dapat terjadi, diketahui bahwa manuskrip Byzantine Yunani yang berisi  Tusi-couple tempat Ibnu al-Shatir bekerja telah mencapai Italia pada abad ke-15 M,” jtutur AI Sabra dalam karyanya  “Configuring the Universe: Aporetic, Problem Solving, and Kinematic Modeling as Themes of Arabic Astronomy”.

    Saliba menambahkan, diagram model heliocentric yang dikembangkan Copernicus, termasuk tanda-tanda dari poin,  hampir sama dengan diagram dan tanda-tanda yang digunakan Ibnu al-Shatir pada model geosentrisnya. “Sehingga sangat mungkin bahwa Copernicus terpengaruh karya Ibnu al-Shatir,” ujarnya.

    YM Faruqi dalam karyanya ” Contributions of Islamic scholars to the scientific enterprise”, mengungkapkan, “Teori pergerakan bulan Ibnu al-Shatir sangat mirip dengan yang dicetuskan Copernicus sekitar 150 tahun kemudian”.  Begitulah  Ilmuwan Muslim al-Shatir mampu memberi pengaruh bagi dunia Barat.

    Kontribusi Al-Shatir  dalam Bidang Teknik

    Jam Astrolab
    David A King dalam bukunya bertajuk  The Astronomy of the Mamluks menjelaskan bahwa Ibnu al-Shatir menemukan jam astrolabe pertama di awal abad ke-14 M.

    Jam Matahari
    Menurut catatan sejarah, sundial atau jam matahari merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Jam ini telah dikenal sejak tahun 3500 SM. Pembuatan jam matahari di dunia Islam dilakukan oleh Ibnu al-Shatir, seorang ahli Astronomi Muslim ( 1304-1375 M). “Ibnu al-Shatir merakit jam matahari yang bagus sekali untuk menara Masjid Umayyah di Damaskus,” ujar David A King dalam karyanya bertajuk  The Astronomy of the Mamluks.

    Berkat penemuannya itu, ia kemudian dikenal sebagai  muwaqqit (pengatur waktu ibadah) pada Masjid Umayyah di Damaskus, Suriah. Jam yang dibuat Ibnu al-Shatir itu masih tergolong jam matahari kuno yang didasarkan pada garis jam lurus. Ibnu al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim panas waktu lebih panjang. Jam mataharinya itu merupakan polar-axis sundial paling tua yang masih tetap eksis hingga kini.

    “Jam mataharinya merupakan jam tertua polar-axis sundial yang masih ada. Konsep kemudian muncul di Barat jam matahari pada 1446,” ungkap Jones, Lawrence dalam karyanya  “The Sundial And Geometry”.

    Kompas
    David A.King  mengatakan Ibnu al-Shatir juga menemukan kompas, sebuah perangkat pengatur waktu yang menggabungkan jam matahari dan kompas magnetis  pada awal abad ke-14 M.

    Instrumen Universal

    Ibnu al-Shatir menjelaskan instrumen astronomi lainnya yang ia disebut sebagai “instrumen universal”.  Penemuan al-Shatir ini kemudian dikembangkan  seorang astronomer dan rekayawasan legendaris di era kekhalifahan Turki  Usmani,  Taqi al-Din. Iinstrumen itu digunakandi observatorium al-Din Istanbul 1577-1580 M. Referensi

    Perhatikan: Hasil otopsi Jacko mengerikan

    In kEnangan on Wednesday , 1 July 2009 at 9:13 AM

    Perhatikan, hasil otopsi seorang idola, buka mata buka telinga ……

    Media terbitan Inggris, The Sun, mendapat “bocoran” hasil otopsi jenazah sang legenda musik pop Michael Jackson. “Rincian hasil otopsi yang mengerikan adalah penyanyi itu sebenarnya tinggal tulang –tidak ada makanan di perutnya kecuali pil – pil,” tulis The Sun.

    jacko-280_834607a

    Paha, pinggul, dan di bahunya ada bekas tusukan jarum suntik – yang diyakini sebagai injeksi narkotika penghilang nyeri. Suntikan itu diberikan tiga kali sehari dan sudah berlangsung bertahun-tahun. Terdapat juga banyak bekas pembedahan yang kemungkinan adalah hasil dari 13 kali operasi kosmetik. The Sun yang mengutip hasil otopsi itu menulis bahwa bintang dengan tinggi 5 kaki 10 inci (178,8cm) itu meninggal dalam keadaan “sangat kurus” yaitu sekitar 53 kg.

    Hasil otopsi juga menunjukkan sang bintang bisa dibilang tidak punya rambut lagi. Saat meninggal dia mengenakan wig dan tinggal sedikit helai rambut di kulit kepalanya. Kulit kepala di atas telinga kirinya sudah benar-benar botak dan ada bekas luka. Kemungkinan luka itu akibat kecelakaan tahun 1984 ketika rambut Michael Jackson terbakar saat pembuatan film iklan untuk Pepsi. Di jenazah itu juga terdapat patah tulang rusuk, kemunginan akibat dadanya terus ditekan-tekan saat orang-orang berusaha menolongnya dari gagal jantung.

    Ada empat bekas suntikan di sekitar jantung Jacko, julukan Michael Jackson. Kemungkinan suntikan itu berisi adrenalin yang diinjeksikan langsung ke jantung. Tiga suntikan itu menembus dinding jantung dan menyebabkan kerusakan. Satu suntikan lain meleset dan malah kena tulang rusuknya. Ada lebam di lutut Michael Jackson dan di dua tulang keringnya. Otopsi tidak berhasil menemukan penyebab luka tersebut. Terdapat pula luka benda tajam di punggungnya yang merupakan indikasi dia baru jatuh. “Raja musik pop” itu juga punya wajah yang penuh bekas sayatan bedah plastik.

    Seorang sumber yang dekat dengan Jackson mengatakan “dia tinggal kulit dan tulang, rambutnya sudah rontok dan saat meninggal di perutnya tidak ada makanan dan hanya pil-pil. Bekas suntikan di seluruh tubuhnya serta kerusakan akibat bertahun-tahun bedah plastik menunjukkan bahwa dia sudah dalam tahap akhir kemerosotan.” “Dokter-dokternya dan orang-orang di sekelilingnya menjadikan Michel Jackson menghancurkan diri sendiri. Harus ada yang dimintai pertanggungjawaban.”

    Pesannya: Kenalilah idolamu, luar dan dalam, antara prestasi, kepribadian dan kehidupan nyatanya. Ikutilah yang baik-baik dan terbaik untuk masuk dan diserap dalam kehidupanmu …. Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah ….

    Michael Jackson, legenda musik pop , meninggal pada usia 50 dan meninggalkan jadwal 50 konser

    In iNtermezo on Friday , 26 June 2009 at 9:39 AM

    Hidup dan mati ada waktunya. Ujung hidup adalah kematian. Sedahsyat apapun manusia ketika mati telah menjemput, siapapun tidak bisa menghindar. Idola adalah kesukaan dan kekaguman pada prestasi duniawi. Ketidakmampuan idola untuk menghindar dari jemputan kematian adalah kesadaran untuk memahami bahwa idola adalah seorang manusia belaka. Tak lebih dan tak kurang dari siapapun yang mengidolakannya. Ruang kesadaran ini mesti menghantarkan kita bahwa penghargaan, kesenangan dan loyalitas kepada seorang idola, atau tokoh manusia siapapun, sesungguhnya tidak tak terbatas. Ada ujung waktu, ada ujung kehidupan.

    michael_jackson

    Michael Jackson, the show-stopping singer whose best-selling albums — including “Off the Wall,” “Thriller” and “Bad” — and electrifying stage presence made him one of the most popular artists of all time, died Thursday, CNN has confirmed.

    He was 50.

    He collapsed at his residence in the Holmby Hills section of Los Angeles, California, about noon Pacific time, suffering cardiac arrest, according to brother Randy Jackson. He died at UCLA Medical Center.

    “Michael Jackson made culture accept a person of color,” the Rev. Al Sharpton said. “To say an ‘icon’ would only give these young people in Harlem a fraction of what he was. He was a historic figure that people will measure music and the industry by.”

    Jackson’s blazing rise to stardom — and later fall from grace — is among the most startling of show business tales. The son of a steelworker, he rose to fame as the lead singer of the Jackson 5, a band he formed with his brothers in the late 1960s. By the late ’70s, as a solo artist, he was topping the charts with cuts from “Off the Wall,” including “Rock With You” and “Don’t Stop ‘Til You Get Enough.”

    Lt. Fred Corral of the Los Angeles County Coroner’s Office said an autopsy would probably be done on the singer Friday, with results expected that afternoon.

    In 1982, he released “Thriller,” an album that eventually produced seven hit singles. An appearance the next year on a Motown Records 25th-anniversary special cemented his status as the biggest star in the country.

    For the rest of the 1980s, they came no bigger. “Thriller’s” follow-up, 1987’s “Bad,” sold almost as many copies. A new Jackson album — a new Jackson appearance — was a pop culture event.

    The pop music landscape was changing, however, opening up for rap, hip-hop and what came to be called “alternative” — and Jackson was seen as out of step.

    His next release, 1991’s “Dangerous,” debuted at No. 1 but “only” produced one top-ranking single — “Black or White” — and that song earned criticism for its inexplicably violent ending, in which Jackson was seen smashing car windows and clutching his crotch.

    And then “Dangerous” was knocked out of its No. 1 spot on the album charts by Nirvana’s “Nevermind,” an occurrence noted for its symbolism by rock critics.

    After that, more attention was paid to Jackson’s private life than his music career, which faltered. A 1995 two-CD greatest hits, “HIStory,” sold relatively poorly, given the huge expense of Jackson’s recording contract: about 7 million copies, according to Recording Industry of America certifications.

    A 2001 album of new material, “Invincible,” did even worse.

    In 2005, he went to trial on child-molestation charges. He was acquitted.

    In July 2008, after three years away from the spotlight, Jackson announced a series of concerts at London’s O2 Arena as his “curtain call.” Some of the shows, initially scheduled to begin in July, were eventually postponed until 2010.

    Rise to stardom

    Michael Jackson was born August 29, 1958, to Joe Jackson, a Gary, Indiana, steelworker, and his wife, Katherine. By the time he was 6, he had joined his brothers in a musical group organized by his father, and by the time he was 10, the group — the Jackson 5 — had been signed to Motown.

    He made his first television appearance at age 11.

    Jackson, a natural performer, soon became the group’s front man. Music critic Langdon Winner, reviewing the group’s first album, “Diana Ross Presents the Jackson 5,” for Rolling Stone, praised Michael’s versatile singing and added, “Who is this ‘Diana Ross,’ anyway?”

    The group’s first four singles — “I Want You Back,” “ABC,” “The Love You Save” and “I’ll Be There” — went to No. 1 on the Billboard pop chart, the first time any group had pulled off that feat. There was even a Jackson 5 cartoon series on ABC.

    In 1972, he hit No. 1 as a solo artist with the song “Ben.”

    The group’s popularity waned as the ’70s continued, and Michael eventually went solo full time. He played the Scarecrow in the 1978 movie version of “The Wiz,” and released the album “Off the Wall” in 1979. Its success paved the way for “Thriller,” which eventually became the best-selling album in history, with 50 million copies sold worldwide.

    At that point, Michael Jackson became ubiquitous.

    Seven of “Thriller’s” nine cuts were released as singles; all made the Top Ten. The then-new cable channel MTV, criticized for its almost exclusively white playlist, finally started playing Jackson’s videos. They aired incessantly, including a 14-minute minimovie of the title cut. (“Weird Al” Yankovic cemented his own stardom by lampooning Jackson’s song “Beat It” with a letter-perfect parody video.)

    On the Motown Records’ 25th-anniversary special — a May 1983 TV extravaganza with notable turns by the Temptations, the Four Tops and Smokey Robinson — it was Michael Jackson who stopped the show.

    Already he was the most popular musician in America, riding high with “Thriller.” But something about his electrifying performance of “Billie Jean,” complete with the patented backward dance moves, boosted his stardom to a new level.

    People copied his Jheri-curled hair and single-gloved, zippered-jacket look. Showbiz veterans such as Fred Astaire praised his chops. He posed for photos with Ronald and Nancy Reagan at the White House. Paul McCartney teamed with him on three duets, two of which — “The Girl Is Mine” and “Say Say Say” — became top five hits. Jackson became a Pepsi spokesman, and when his hair caught fire while making a commercial, it was worldwide news.

    It all happened very fast — within a couple years of the Motown special. But even at the time of the “Motown 25″ moonwalk, fame was old hat to Michael Jackson. He hadn’t even turned 25 himself, but he’d been a star for more than half his life. He was given the nickname the “King of Pop” — a spin on Elvis Presley’s status as “the King of Rock ‘n’ Roll” — and few questioned the moniker.

    Relentless attention

    But, as the showbiz saying has it, when you’re on top of the world, there’s nowhere to go but down. The relentless attention given Jackson started focusing as much on his eccentricities — some real, some rumored — as his music.

    As the Web site Allmusic.com notes, he was rumored to sleep in a hyperbaric chamber and to have purchased the bones of John Merrick, the “Elephant Man.” (Neither was true.) He did have a pet chimpanzee, Bubbles; underwent a series of increasingly drastic plastic surgeries; established an estate, Neverland, filled with zoo animals and amusement park rides; and managed to purchase the Beatles catalog from under Paul McCartney’s nose, which displeased the ex-Beatle immensely.

    In 1990s and 2000s, Jackson found himself pasted across the media for his short-lived marriages, the first to Elvis Presley’s daughter, Lisa Marie; his 2002 claim that then Sony Records head Tommy Mottola was racist; his behavior and statements during a 2003 interview with British journalist Martin Bashir done for a documentary called “Living With Michael Jackson;” his changing physical appearance; and, above all, the accusations that he sexually molested young boys at Neverland.

    The first such accusation, in 1993, resulted in a settlement to the 13-year-old accuser (rumored to be as high as $20 million), though no criminal charges were filed, Allmusic.com notes.

    He also fell deeply in debt and was forced to sell some of his assets. Neverland was one of many holdings that went on the block. However, an auction of material from Neverland, scheduled for April, was called off and all items returned to Jackson.

    Interest in Jackson never faded, however, even if some of it was prurient. In 2008, when he announced 10 comeback shows in London, beginning in July 2009, the story made worldwide news. The number of concerts was later increased to 50.

    Seventy-five thousand tickets sold in four hours when they went on sale in March.

    However, when the shows were postponed until 2010, rumors swept the Internet that Jackson was not physically prepared and possibly suffering from skin cancer.

    At the time, the president and CEO of AEG Live, Randy Phillips, said, “He’s as healthy as can be — no health problems whatsover.”

    Meninggalkan jadwal 50 konser

    Kematian Michael Jackson akan membuat ratusan ribu fansnya di London gigit jari. Penembang ‘Beat It’ itu rencananya akan menggelar 50 konser di London mulai 13 Juli 2009 mendatang. Konser berjudul ‘This is It’ rencananya akan berlangsung di O2 Arena, London, Inggris. Sejak Maret 2009, lebih dari 360 ribu tiket presale sudah laris diserbu fans pemilik Neverland Ranch tersebut.

    Tiket konser kembalinya Jacko ke panggung tersebut dijual mulai dari harga 115 pound atau hampir dua juta rupiah. Tak hanya itu, promotor juga menyediakan paket VIP yang dibandrol mulai harga 770 pound atau sekitar Rp 13 juta. Paket VIP ini termasuk undangan untuk pesta sebelum konser, minuman champagne pada saat kedatangan, dan pelayanan spesial lainnya.

    Dikutip dari situs resmi konser tersebut, michaeljacksonlive.com, raja pop itu akan memulai konser pertamanya tanggal 13 Juli 2009. Setelah itu Jacko akan terus memenuhi kewajibannya menggelar 50 konser sampai yang terakhir 6 Maret 2010. Tiket pertunjukan sampai bulan Februari tahun depan sudah habis terjual. Boyband lawas, New Kids on The Block bahkan dikabarkan ikut meramaikan aksi panggung sahabat Macaulay Culkin itu. Pihak promotor belum mengeluarkan pengumuman apapun di situs resmi mereka. Siapa sangka kalau Jacko akan berpulang di usia 50 dengan meninggalkan 50 hutang konser.

    Kisah dan kiprah lengkap, bisa dilihat disini.

    Pada masanya, saya pun pernah mengidolakan Jacko. Itulah penggalan waktu, yang pada waktu-waktu berikutnya memberikan kesadaran kepada diri saya, pengidolaan adalah moment sesaat yang terkadang menginspirasi perilaku kehidupan, membuyarkan pemahaman baik-benar, dan membutakan kesiapaan manusia sesungguhnya. Hitam putih tidaklah terlihat apa adanya, warna dan rona gerak penuh warna terkadang mengelabuhi jiwa.  Bahwa manusia dan kemanusian adalah tetap dalam ranah sisi dasar manusia. Ada batas, ada ketidakmampuan melewati kata “selalu”, karena ada “terkadang”, atau suatu kali …………. yang pasti, kematian akan menjemput siapapun, seorang idola ataupun orang yang mengidolakan. Itulah kenyataan, jangan melawan. Kesadaran ada Tuhan yang selalu dan selalu mengatur manusia harus diistimewakan.

    Makanan kesukaan saya?

    In bLog, global, hAm, hIdup, iNtermezo, indonesia, informasi, kEluarga, kEnangan, kelaparan, mAhasiswa, money, nUrani, pEndidikan, polusi on Wednesday , 28 January 2009 at 1:00 PM

    Ada yang tanya saya, apa makanan kesukaan saya? Gampang, nggak sukar menyebutkannya, murah dan mudah dicari. Apa? Biasanya, makanan kesukaan saya awalannya “Bak”, ada: Bakso, Bakmi, Bakpao, Ba(k)tagor, he he he …

    Itu makanan kesukaan saya dari dulu, sampai sekarang, wah sudah berapa tahun ya … entah sampai kapan bisa makan makanan tersebut … ya, sekadar tahu saja, saya saking sukanya dengan makanan tersebut, khususnya bakso, saya pernah menyantap 50 butir bakso dalam waktu singkat … ehm, bukan unjuk kerakusan lhooo, cuma waktu itu sengaja mencoba “tingkat kemampuan makan” makanan kesukaan saya ….

    Tapi saya tetap waspada, menghindari makan makanan tersebut dari penjual (orang-orang) jahil, yang mungkin menyisipkan boraks, pengawet, MSG, dan sejenisnya, …. ya biar tetap sehat.

    Selamat makan ....

    Selamat menikmati ....

    Anda juga suka khan?

    Lho kok DIARY-nya cuma begitu?

    In bLog, country, global, hAm, hIdup, indonesia, informasi, kEluarga, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, sumber daya, tEknologi iNformasi on Friday , 16 January 2009 at 8:36 AM

    Beberapa waktu lalu saya dapat email dari salah satu pengunjung blog saya yang mempertanyakan page DIARY saya. Kok cuma begitu?

    He he he …. apa isi DIARY saya harus lengkap? Mulai bangun tidur, kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi, …. , sampai tidur lagi ….

    Memang sekarang jaman transparan, keterbukaan alias glassnots, tapi khan nggak semua harus buka-bukaan …

    Kalau semua dibuka (alias ditulis detil di DIARY) justru itu akan melanggar hukum, karena buka-bukaan secara apa adanya itu porno, melanggar UU Pornografi, nggak boleh khan ….

    Lagian, itu juga terkait dengan profesionalisme, ada batas jelas yang harus diketahui publik dan tidak boleh diketahui publik, karena itu juga mencerminkan integritas pribadi terhadap kewajiban profesi, …. , misalnya soal materi rapat di kantor!

    DIARY saya memang hanya berisi kegiatan pribadi yang terkait publik, sosial ataupun pengajaran/kuliah, yang lain-lain ya nggak perlu/nggak harus ditulis dong!

    Makanya saya suka sedih dan sebel kalau acara-acara infotainment di TV sering memberitakan sisi lain publik figur (artis/pejabat) yang tidak terkait profesinya, malah cenderung merupakan masalah pribadi. Celakanya hal-hal pribadi yang negatif yang diekspose, kalau yang positif masih lumayanlah ada sisi yang bisa dipelajari oleh orang lain ….

    Jadi, kembali ke email pengunjung weblog saya itu, memang betul isi DIARY saya cuma begitu. Kalau lengkapnya kegiatan pribadi saya, ya biar saya saja yang tahu, he he he …. , eh, Allah SWT juga pasti tahu!

    Ok, apa DIARY anda dipajang lengkap di weblog anda? Pikirkan baik-baik, bila ada efek berlanjut hubungi dokter, eh, hubungi saya. Saya pasti menyarankan: nggak perlu itu DIARY di weblog harus lengkap!