
Nobody’s perfect
I’m too
I’ve made a lot of mistakes to my family and my friends

Before entering the Ramadhan 2009
Please forgive me for everything what I’ve done

May Allah SWT blesses us in this holy month
Amien

Nobody’s perfect
I’m too
I’ve made a lot of mistakes to my family and my friends

Before entering the Ramadhan 2009
Please forgive me for everything what I’ve done

May Allah SWT blesses us in this holy month
Amien
Pernah lihat orang yang sangat percaya diri dan bangga dengan dirinya sendiri? Atau mungkin Anda sendirilah yang seperti itu. Hati-hati, bisa jadi itu pertanda Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau penyakit narsis, bukan percaya diri. Dalam sebuah buku yang berjudul ‘Malignant Self Love-Narcissism Revisited‘ , kata Narsis berasal dari sebuah mitologi Yunani, tentang seorang pemuda tampan bernama Narsisus. Ia lebih tampan dari pria manapun di dunia ini sehingga banyak gadis memujanya, bahkan dia sendiri mencintai bayangan wajahnya. Tak urung dewi-dewi pun menyukainya termasuk salah seorang peri yang jatuh cinta padanya bernama Echos.
Ia mengabaikan cinta Echos, karena ia lebih mengagumi ketampanannya dengan berkaca pada sebuah sungai. Narsisus jatuh cinta pada bayangannya sendiri hingga akhirnya tenggelam. Berdasarkan mitos tersebut, kata narsis digunakan untuk menggambarkan orang yang mencintai dirinya sendiri. Akan tetapi menurut Sam Vaknin, penulis buku itu, konsep narsisisme kerap disalahartikan. Narsisus sebenarnya bukan mencintai dirinya sendiri, tetapi bayangannya.
Ada perbedaan besar antara diri yang sebenarnya dengan diri yang terlihat dari sebuah pantulan. Mencintai diri sendiri adalah hal yang normal dan sehat. Tapi yang terjadi pada seorang yang narsis adalah ia mencintai citra diri yang ditangkap oleh orang lain. Orang yang jatuh cinta pada bayangan tidak mampu mencintai sesamanya, juga dirinya sendiri. Untuk terus eksis, seorang narsis tergantung pada yang disebut sebagai Narcissistic Supply, yaitu pandangan orang-orang di sekitarnya yang menampilkan ilusi bahwa ia seorang yang penting, unik, dan istimewa.
Setiap orang pasti memiliki rasa kebanggaan terhadap diri sendiri, tidak ada yang salah dengan itu. Tapi jika sudah berlebihan, terutama kebanggaan terhadap fisik (body narsis), maka sudah menjadi penyakit. Narsis atau yang dalam istilah ilmiahnya Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah penyakit mental dimana seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.
Perasaan seperti itu harus dibedakan dengan rasa percaya diri. Orang yang memiliki percaya diri, mengetahui kualitas diri sendiri, tapi tidak tergantung pada pujian orang lain untuk merasa nyaman, serta lebih terbuka terhadap kritik dan saran. Narsis sebaliknya, mereka butuh dukungan dan perhatian serta pengakuan dari orang lain untuk menjaga kepercayaan dirinya. Namun jauh dalam hati mereka tersimpan jiwa yang sangat rapuh dan mereka menutupinya dengan menekankan betapa hebatnya mereka yang terbukti dari banyaknya pujian dari orang lain.
Dikutip dari US News, 20 Agustus 2009, dalam bukunya ‘The Narcissism Epidemic’, psikolog Jean Twenge and W. Keith Campbell dan rekannya di San Diego State University sangat banyak terjadi di kalangan mahasiswa dan anak muda, terutama para wanita. Mereka sangat yakin bahwa dirinya lebih unggul dan lebih baik dibanding yang lainnya dan biasanya memiliki rasa penghargaan yang rendah terhadap orang lain. Namun di balik semua itu tersimpan pribadi yang lemah dan mudah hancur ketika dikritik.
Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang terkena penyakit narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu. Penderita yang benar-benar dikategorikan narsis sebenarnya hanya sedikit, yaitu sekitar 1 persen saja. Sisanya munngkin sudah menunjukkan gejala yang sama tapi belum bisa dikategorikan sebagai penyakit narsis. Untuk menyembuhkannya, seseorang harus datang ke psikiater. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders serta American Psychiatric Association pun menyebutkan beberapa gejala dan kriteria penyakit narsis , diantaranya :
Jadi, termasuk narsis atau percaya dirikah Anda?
AMANAT BERSAMA #INDONESIAUNITE
- Kami adalah generasi baru, pewaris sah Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
- Kami adalah generasi baru, yang menolak untuk hidup dan tumbuh dengan rasa takut. Kami memilih menjadi pemberani.
- Kami adalah generasi baru, yang percaya setiap kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan baru. Karena itu, kami akan berusaha untuk memutus rantai kekerasan melalui karya kemanusiaan di mana pun kami berada.
- Kami adalah generasi baru, yang percaya penuh dengan prinsip demokrasi, kemanusiaan, kesetaraan, dan saling menghormati. Karena itu, kami menolak segala bentuk diskriminasi.
- Kami adalah generasi baru, yang akan membangun sebuah bangsa dan negara yang bermartabat dan terhormat, mampu mempersatukan Indonesia, melindungi hak-hak individu, berdiri di atas semua golongan, serta memuliakan manusia-manusia yang menjadi rakyatnya.
16 Agustus 2009
#IndonesiaUnite
————————–—————–
Anda tidak percaya? Coba ikuti berita berikut ini.
Seorang mantan pegawai yang didakwa menggigit seorang petugas keamanan menolak minta maaf, Senin, 10 Agustus 2009. Ia malah mengatakan ingin kasus itu dibawa ke pengadilan sehingga ia bisa membeberkan masalah kolusi korupsi dan nepotisme (KKN) di PBB. Nicola Baroncini (35) dituduh melakukan penyerangan tingkat tiga dalam kejadian pada 22 Juni. Pengacaranya mengatakan kepada seorang hakim New York ia takkan menyatakan bersalah atas dakwaan melakukan gangguan. “Saya ingin kasus ini dibawa ke pengadilan sehingga saya dapat mengatakan dan memperlihatkan betapa banyak orang disewa di PBB,” kata Baroncini dilansir Reuters. Ditambahkannya, itu adalah “perkoncoan mencolok“.
Baroncini dituduh menggigit petugas keamanan PBB yang berusaha mengawal dia ke luar kantor. Saat itu Boroncini baru saja menyampaikan keluhan karena dilangkahi dalam penentuan jabatan dalam tindakan yang menguntungkan putri seorang pejabat tinggi PBB. Warga negara Italia tersebut mengatakan ia sedang membela diri dari tiga penjaga PBB yang menggunakan semprotan merica dan memukul dia. Baroncini mengatakan ia telah menyampaikan keluhan mengenai tindakan perkoncoan yang melibatkan Alan Doss, Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan utusan khusus untuk RepubliK Demokraik Kongo. Ia menyatakan bermaksud memperlihatkan kepada seorang pejabat lain PBB satu surat elektronik dari Doss yang digunakannya untuk memanfaatkan pengaruhnya guna melincinkan jalan bagi pengangkatan putrinya.
Juru bicara Program Pembangunan PBB, Stephane Dujarric, mengatakan dipekerjakannya putri Doss sedang diselidiki. Doss adalah pegawai lama UNDP tapi telah dipinjamkan ke departemen pemeliharaan perdamaian, bagian terpisah PBB, sejak 2001. Ia dipindahkan dari UNDP ke departemen pemeliharaan perdamaian pada 1 Juli, hari putrinya, Rebecca, memangku jabatan barunya sebagai pembantu khusus di UNDP. Baroncini, yang bekerja di UNDP dan memiliki akses ke surat elektronik bosnya, melihat satu surat elektronik dari Doss yang merujuk kepada lamaran di Rebecca untuk bekerja di badan itu, yang tidak secara resmi mempekerjakan anggota dari keluarga yang sama. “Saya telah meminta keluwesan, yang akan memungkinkan seorang anggota staf yang telah lama bertugas dan dipercaya di UNDP memperoleh peluang sebelum ia menunaikan tugas,” tulis Doss di dalam surat elektronik –yang salinannya dilihat oleh Reuters. Doss mengatakan ia tak bersedia berkomentar selama menunggu penyelidikan UNDP. Ref.
PESANNYA: KKN dimana-mana ……………… ampun deh. Sudah banyak manusia yang KKN, masa kita mau nambahi lagi? Jangan deh.
Seusai membuka Seminar Bisnis bertajuk ‘Prospek Pemulihan Krisis Ekonomi dan Implikasinya bagi Perkembangan Industri Jasa Persewaan Kendaraan‘ di Hotel Four Season Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2009, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sandiaga S Uno menyatakan:
a. Masih banyak peraturan daerah yang tumpang tindih sehingga memberatkan para pengusaha UMKM, termasuk pada usaha jasa rental kendaraan.
b. Perda tumpang tindih ini dinilai berperan besar dalam menurunkan daya saing produk jasa rental kendaraan. Ada beberapa daerah yang memberi masukan bahwa ada peraturan yang tidak seragam dan badan-badan yang membawahinya banyak.
c. Dicontohkan peraturan daerah mengenai rental kendaraan untuk pariwisata masing-masing berbeda di bawah Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian. Tentu saja, interaksi dengan badan-badan ini akan membengkakkan biaya.
d. Pengusaha rental kendaraan biasanya harus mengeluarkan biaya sekitar 5-10 persen lebih banyak akibat ekonomi biaya tinggi yang dilegalisasi, seperti pungli dan retribusi.
e. Diharapkan pemerintah melakukan sinkronisasi perda agar tidak memberatkan para pengusaha jasa rental kendaraan sehingga meningkatkan daya saing dan menekan harga sewa.
PESANNYA: Ini kenyataan yang sulit dipungkiri oleh siapapun, kecuali oleh pakar pungli dan birokrator kotor. Ekonomi biaya tinggi berbasis birokrasi, pungli, dan restribusi menjadi PR kita semua. Harus dihapuskan adagium populer sesama koruptor, “kalau bisa dipersulit mengapa dipermudah“, kalau bangsa/negara ini mau maju dan mampu bersaing dengan bangsa/negara lain.
Menteri Keuangan/Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi 2009 di Gran Melia, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2009 bicara tentang kualitas laporan keuangan kementerian dan lembaga Republik Indonesia:
Tahun 2004, jumlah temuan BPK pada laporan keuangan pemerintah pusat ada 57 temuan.
Tahun 2008, jumlah temuan BPK pada laporan keuangan pemerintah pusat ada 26 temuan.
PESANNYA:
Jumlah temuannya tampak menurun, namun nilai temuannya menurun nggak ya?
Menteri Keuangan/Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi 2009 di Gran Melia, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2009 menyatakan tentang Kekayaan Bersih Pemerintah RI:
Tahun 2004 : (minus) Rp 497,15 triliun (jumlah kewajiban lebih besar dibandingkan dengan total aset yang ada)
Tahun 2008 : (positif) Rp 378,01 triliun
PESANNYA:
Coba direnungkan, negara kaya raya seperti Indonesia ini Tahun 2004 kok bisa minus kekayaannya khan aneh bin ajaib. Lalu distribusi kekayaan yang buaaaaaaaaaaaaaaanyak itu kemana saja? Apa banyak yang masuk ke dalam aset pribadi pejabat ya? Legal atau Ilegal? Korupsi? Ogah ah!
Siapa yang tak ingin berumur panjang? Umur panjang berarti kesempatan menikmati hidup lebih lama. Mungkin Anda takkan menyangka, kebiasaan-kebiasaan kecil yang Anda lakukan sebenarnya menuntun Anda mencapai umur yang lebih panjang. Rata-rata manusia umumnya berumur hingga 60-80 tahun. Sangat jarang manusia yang bisa hidup hingga 90 atau 100 tahun lebih, namun bukan tidak mungkin Anda dapat mencapainya. Kemajuan teknologi, kesehatan, pendidikan, pencegahan penyakit serta penanganan-penanganan tertentu mungkin saja bisa memanipulasi dan membuat seseorang memiliki hidup yang lebih panjang. Namun Anda akan terkejut jika tahu bahwa semua itu bisa diraih hanya dengan kebiasaan-kebiasaan sederhana dan tidak begitu penting yang mungkin Anda lakukan setiap harinya.
Berdasarkan studi terbaru mengenai hidup lebih panjang yang dikutip dari Prevention, 10Agustus 2009, terdapat tanda-tanda seseorang yang kemungkinan akan mencapai umur panjang.
1. Anda dilahirkan ketika ibu Anda masih muda. Berdasarkan penelitian dari University of Chicago, ibu muda masih memiliki sel telur yang sangat baik untuk fertilisasi, yang memungkinkan untuk menghasilkan anak yang lebih sehat, kuat dan berumur lebih panjang.
2. Anda pecinta teh. Lebih dari 40.500 orang wanita maupun pria di Jepang yang terlibat studi tentang efek mengonsumsi teh terhadap kesehatan menunjukkan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsi teh.
3. Anda lebih suka jalan kaki ketimbang naik kendaraan. Orang-orang yang fit selalu mengutamakan jalan kaki, apakah itu hanya untuk makan siang atau pergi ke mall. Berjalan kaki 30 menit setiap harinya akan memperpanjang umur, berdasarkan studi terhadap 2.603 wanita dan pria.
4. Anda menghindari minuman-minuman bersoda. Para peneliti di Boston menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman soda setiap harinya meningkatkan risiko penyakit diabetes, jantung dan gangguan metabolik lainnya. Meminum jus akan lebih sehat untuk tubuh Anda.
5. Anda memiliki kaki yang kuat. Menurut Robert Butler, MD, dari International Longevity Center—USA in New York City, mereka yang memiliki otot-otot kaki yang lemah diperkirakan tidak akan berumur panjang karena mudah mengalami komplikasi pada tulangnya.
6. Anda mengonsumsi makanan berwarna ungu. Buah-buahan seperti anggur, blueberry dan makanan lainnya yang berwarna ungu kaya akan polifenol yang sangat baik untuk mengurangi penyakit jantung, Alzheimer dan meningkatkan kemampuan sel-sel otak..
7. Anda termasuk remaja dengan berat badan ideal dan sehat. Sebuah studi dalam Journal of Pediatrics yang melibatkan 137 orang Afrika dan Amerika menyebutkan bahwa mereka yang memiliki kelebihan berat badan pada usia 14 tahun ke atas memiliki risiko diabetes dua kali lipat pada saat dewasanya.
8. Anda menyukai teman-teman Anda dan sering berinteraksi dengan mereka. “Hubungan interpersonal yang baik bertindak sebagai pelawan stres dan penyeimbang hidup Anda,” ujar Micah Sadigh, PhD, seorang psikolog dari Cedar Crest College. Memiliki orang-orang yang mendukung Anda akan membuat Anda lebih sehat secara fisik dan mental. Mereka yang stres akan memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan bisa memperpendek umur hingga 4-8 tahun.
9. Anda menyukai tantangan. “Ketika Anda merasa tertantang mengerjakan sesuatu, perhatian Anda akan terfokus dan otak akan memiliki kekuatan yang lebih besar, dan hal itu bisa memperpanjang hidup Anda,” ujar Robert S. Wilson, PhD, profesor neurological sciences and psychology at Rush University Medical Center in Chicago.
10. Anda tidak memiliki pembantu di rumah. Berdasarkan studi terhadap 302 orang dewasa dengan umur 70 dan 80 tahun, hanya dengan mengepel, mencuci atau membersihkan jendela beberapa jam, seseorang dapat membakar 285 kalori dan menurunkan risiko kematian hingga 30 persen.
11. Anda tidak suka Burger.
12. Anda pecinta bunga.
13. Anda memelihara kesehatan.
14. Anda orang pembelajar.
Agar panjang umur cek saja sendiri ya, secara detil di sumbernya: Prevention
Berpuasa merupakan kewajiban setiap muslim. Nyatanya, manfat puasa memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan tubuh. Dunia medis sendiri mengakui, puasa merupakan momen yang tepat bagi tubuh mereparasi diri usai menjalani kegiatan berat selama setahun. Namun, bagaimana dengan pasien penderita penyakit akut seperti jantung, diabetes, hipertensi dan kanker? Bisakah mereka berpuasa layaknya orang sehat?
Seperti diketahui, banyak pasien yang ingin berpuasa namun terbentur dengan pengobatan yang dijalaninya. Akan tetapi, benturan itu bisa teratasi dengan kordinasi dokter dan pasien dalam menganalisis kemungkinan untuk berpuasa. Dengan begitu, dokter bisa menyalurkan aspirasi keinginan berpuasa pasien, dan pasien bisa menerima segala keputusan dokter tentang kemungkinan berpuasa.
Ahli Cerna Rumah sakit Asri, Jakarta , Dr. Agus Sudiro Waspodo menyatakan kegiatan berpuasa bagi pasien penyakit berat sangat mungkin dilakukan dengan catatan harus melalui kontrol ketat minimal dua minggu sebelum puasa. Dengan kontrol ketat itu, pasien dapat mengetahui bisa atau tidak menjalani kegiatan berpuasa. “Penderita penyakit yang terkontrol akan dimungkinkan menghindari efek perubahan pola saat berpuasa. Sementara bagi penderita yang belum menjalani kontrol diyakini akan mengalami kesulitan beradaptasi bahkan bisa tergolong membahayakan dirinya sendiri,” tutur dia kepada Republika Online, akhir pekan lalu.
Kontrol yang dimaksud menyangkut beberapa aspek seperti kandungan gula darah, tekanan darah dan kandungan kolesterol. Bila ketiga aspek tergolong aman maka dokter pun akan mengizinkan pasien berpuasa. Meski terbilang aman,pasien tetap disarankan waspada dan mengkontrol dirinya sendiri walau dokter turut pula memantau.
Terstruktur
Pendapat yang sama juga diutarakan Ahli Penyakit dalam Kardiovaskular, Rumah Sakit Asri, Jakarta, Dr. Kasim Rasjidi. Menurut Kasim, semua dokter sebenarnya menganjurkan pasien untuk berpuasa. Pasien yang berpuasa akan merasakan bagiamana membentuk sebuah pola gaya hidup yang baik dan terstruktur. Pola yang harusnya bisa dilakukan tidak hanya saat berpuasa tapi dalam keseharian. Kasim lantas mencontohkan penderita diabetes tipe 2. Puasa bagi penderita diabetes bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Tetap Dengan catatan, pasien harus melalui kontrol gula darah sebelum menjelang puasa guna menghindari resiko komplikasi macam hipoglokemia (kandungan kadar gula dalam darah rendah) dan hiperglokimia (kandungan kadar gula dalam darah rendah). Selain itu,kadar gula pada penderita diabetes disarankan dalam level tinggi.
Kasim menjelaskan, bila kondisi kadar gula dalam darah berada pada level rendah bisa berpotensi besar mengalami hipoglokemia dan berakibat fatal bila diteruskan berpuasa.”Otak kita memerlukan pasokan nutrisi berupa glukosa dalam darah. Bila pasokan berkurang maka berdampak pada kerusakan otak,” ungkapnya. Dia menekankan, penderita diabetes harus memperhatikan dua hal yaitu obat dan pola makan. Pola konsumsi obat disesuaikan dengan kondisi dimana obat berfungsi menjaga kadar gula tetap stabil. Sedangkan pola konsumsi pasien tidak berubah, tetap memperhatikan kandungan kalori dan gula dalam makanan. Pasien juga dianjurkan tidak mengkonsumsi makanan olahan yang mengandung gula langsung. “kebutuhan makanan disesuaikan dengan tubuh, Dengarkan tubuh kita. Setelah itu ikuti dengan pengobatan dan kebiasaan makan,” ujarnya. Kasim mencontohkan,pasien boleh mengkonsumsi nasi putih asalkan tetap memperhatikan kadar kalori dan gulanya.
Dikendalikan
Sama halnya dengan penderita diabetes, bagi penderita penyakit jantung dan kanker juga dimungkinkan berpuasa. Yang paling penting diperhatikan pada penyakit jantung korone yagn tercatat sebagai penyebab kematian nomor satu di dunia yaitu pengendalian faktor pencetus pada saat berpuasa. Faktor risiko yang bisa dikontrol atau diubah adalah pola makan, kebiasaan bergerak, merokok, kondisi hipertensi, status diabetes, dan kelebihan berat badan dimana faktor pencetusnya adalah stres dan alkohol. ”Dengan berpuasa, segala faktor pencetus dapat dihindari. Makan menjadi lebih teratur, kebiasaan merokok terkurangi, pikiran lebih tenang sehingga jauh dari stres,” tutur Kasim.
Dengan berpuasa, maka kelebihan berat badan sebagai salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner dapat dikurangi. Hasil dari berpuasa sehat bisa menyebabkan tekanan darah dan keseimbangan kadar kolesterol ataupun gula darah menjadi terkontrol. Demikian pula dengan penyakit kanker, khusus diluar penyakit yang menyerang pencernaan semisal kanker serviks dan payudara memang dimungkinkan berpuasa. Akan tetapi penggunaan obat dalam beberapa jenis kanker yang mengakibatkan efek muntah tentu menjadi pertimbangan untuk tidak berpuasa. Pada akhirnya, baik dari kedua dokter berpendapat apa yang diinginkan pasien untuk berpuasa tergantung dengan kondisi, niat dan kepatuhan pasien terhadap anjuran dokter. Dengan begitu ragam resiko bisa dihindari saat berpuasa.
Pola interaksi umat Muslim di Indonesia menjadi contoh bagi para muslim di Amerika. Umat Muslim di Indonesia dinilai lebih maju karena terlatih dalam menghadapi pluralisme yang ada. Demikian diungkapkan oleh Koordinator Senior Program untuk Hubungan Publik di Interfaith Youth Core (IFYC), Zeenat Rahman Mustafa, dalam diskusi terbatas di Center for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC), Senin (10/8). “Islam di Indonesia sangat menakjubkan,” ujar Zeenat.
Di Indonesia, umat Muslim sudah terbiasa dengan kehidupan plural yang ada di Indonesia. Sementara itu, umat Muslim di Amerika baru menyadari keberadaannya dan multukultural di Amerika itu setelah peristiwa 9/11. Meski banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal negara, Indonesia sebagai negara dengan jumlah Muslim terbanyak juga banyak memengaruhi umat Muslim di belahan negara lain untuk menghormati keberagaman dan hidup dalam kedamaian. “Muslim di Indonesia bisa jadi contoh pluralisme,” tandas Zeenat. Ref
biar saja ku tak seindah matahari
tapi selalu ku coba tuk menghangatkanmu
biar saja ku tak setegar batu karang
tapi selalu ku coba tuk melindungimu
biar saja ku tak seharum bunga mawar
tapi selalu ku coba tuk mengharumkanmu
biar saja ku tak seelok langit sore
tapi selalu ku coba tuk mengindahkanmu
ku pertahankan kau demi kehormatan bangsaku
ku pertahankan kau demi tumpah darah
semua pahlawan-pahlawanku
merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
ku akan selalu menjagamu
Hari Minggu lalu di kompleks perumahan kami mulai dilakukan pemasangan umbul-umbul dan bendera Merah Putih (MP) untuk menyambut dan menyemarakkan HUT Ke-64 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Lalu diantara warga kompleks kami ada yang menyatakan bahwa bendera MP yang terbuat dari plastik dilarang lho …. ada yang menyatakan dasarnya ada nggak? Yang bersangkutan nggak bisa menjawab, hanya dia mengatakan bahwa setahunya hal ini dari informasi penjual bendera dimana dia beli, di sebuah toko jaringan besar …….
Ada dasarnya nggak sih, pelarangan bendera MP dari bahan plastik? Supaya nggak bingung, mungkin kita perlu melihat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia. Pasal 2 jelas menyatakan “Bendera Kebangsaan yang dikibarkan : ….. dibuat dari kain yang kuat dan tidak luntur dan berukuran dua meter lebar dan tiga meter panjang.” Maksud dalam pasal ini lebih ditujukan untuk bendera yang dipasang di rumah-rumah dan gedung-gedung pejabat/perkantoran. Makanya kita perlu melihat Pasal 3 yang berbunyi “Bendera Kebangsaan yang dipasang di lain tempat daripada yang dimaksud dalam pasal 2, dapat dibuat dengan bahan dan ukuran yang lain, asal saja ukuran itu memenuhi syarat-syarat seperti yang ditentukan dalam pasal 1 dan diselaraskan dengan keadaan.“
Jadi kalau melihat aturan ini jelas sudah bahwa, yang harus betul-betul memperhatikan soal bahan dan ukuran bendera MP yaitu jika dipasang di rumah-rumah pejabat dan gedung-gedung kantor-kantor pemerintahan. Kalau yang dipasang di rumah-rumah penduduk yang harus diperhatikan terutama ukurannya. Soal bahan bendera dapat digunakan selain kain, artinya bahan bendera dari plastik pun nggak dilarang!
Lha, bagaimana dengan aturan perbaharuannya? Cobalah kita lihat: UU 24/2009 Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan
BAB II
BENDERA NEGARA
Bagian Kesatu
Umum
Pasal 4
(1) Bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.
(2) Bendera Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dari kain yang warnanya tidak luntur.
(3) Bendera Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dengan ketentuan ukuran:
a. 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan;
b. 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum;
c. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan;
d. 36 cm x 54 cm untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden;
e. 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di mobil pejabat negara;
f. 20 cm x 30 cm untuk penggunaan di kendaraan umum;
g. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kapal;
h. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kereta api;
i. 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di pesawat udara; dan
j. 10 cm x 15 cm untuk penggunaan di meja.
(4) Untuk keperluan selain sebagaimana dimaksud pada ayat (3), bendera yang merepresentasikan Bendera Negara dapat dibuat dari bahan yang berbeda dengan bahan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ukuran yang berbeda
dengan ukuran sebagaimana dimaksud pada ayat (3), dan bentuk yang berbeda dengan bentuk sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
Oke, jelas ya sekarang, yang aturan baru pun (UU 24/2009 Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan yang ditandatangani Presiden RI tanggal 9Juli 2009) juga relatif sama. Artinya bendera dari bahan plastik pun nggak masalah ….
Kalau saya, sesungguhnya bukan melihat pada aturan boleh tidaknya bahan dari plastik untuk bendera MP. Soal bahan plastik-nya itulah yang saya fokuskan (dan tentu anda juga yang pro lingkungan hidup lebih baik) yang mestinya menghindari pemakaiannya (sedapat mungkin). Kalau tentang memasang bendera MP, oke-oke sajalah, yang penting terkait erat dengan sifat dan perilaku nasionalisme sesungguh-sungguhnya, alias ada terlihat keinginan menjadi WNI NOMOR 1.
Indonesia berambisi menjadi negara industri baru di dunia pada tahun 2020. Beberapa upaya tengah dipersiapkan termasuk mengembangkan teknologi yang bisa mendukung sektor industri. Berdasarkan Perpres No.28 tahun 2008 mengenai Kebijakan Industri Nasional (KIN) hingga 2025 Indonesia bertekad menjadi negara industri tangguh yang diawali sebagai negara industri baru pada 2020. Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman mengatakan untuk menjadi negara industri baru maka Indonesia harus bekerja keras dan siap menganggarkan dana yang besar dalam mendukung sektor belanja industri. Ia mengatakan keinginan Indonesia sebagai industri baru merupakan pernyataan kualitatif. Pada tahun 1997 lalu Indonesia sudah berhasil dinyatakan oleh dunia menjadi negara yang berpotensi sebagai negara industri baru. “Kita belum bisa melepas kata potensial sampai sekarang, mesti buat beberapa upaya untuk melepas itu,” katanya dalam acara workshop perencanaan pengembangan teknologi dalam mencapai visi Indonesia sebagai negara Industri baru tahun 2020 di kantor Depperin, Jakarta, 6 Agustus 2009.
Terkait dengan komitmen pembiayaan bagi sektor industri dalam mendukung upaya Indonesia menjadi industri baru. Maka perlu komitmen dana yang harus dibelanjakan terhadap sektor industri dan komitmen pembiayaan jangka panjang. Ia menambahkan belanja investasi industri dari APBN terhadap PDB tahun 1993-1997 merupakan rasio yang tertinggi sampai sekarang yaitu mencapai 1,8% (belanja untuk industi terhadap PDB). Kemudian setelah itu mengalami penurunan terus menurus, rasio terkecil tercatat antara periode 2001-2004 hanya 0,8% kemudian sedikit naik dalam periode 2004-2009 sebesar 0,9%. “Jadi kalau mau jadi negara industri baru, berapa uang yang harus dibelanjakan untuk bidang industri. Kalau angkanya itu masih seperti sekarang, itu hanya menjadi mimpi saja,” ucapnya.
PESANNYA: Uang yang untuk dibelanjakan untuk bidang industri, memang darimana ya? Bukankah ini kait mengkait, industri dulu, baru datang uang, atau uang dulu baru datang industri? Yang jelas, yang manapun yang akan terjadi, faktor manusia disini menjadi penting! Bahkan sangat penting. Pertanyaaannya, betulkah manusia Indonesia sudah siap masuk dalam kancah negara industri? Dimana profesionalisme, kreativitas, persaingan dalam konteks efisiensi, produktivitas berlanjut dan memanfaatkan teknologi informasi secara efektif agak merupakan faktor yang perlu digarap terlebih dahulu …..
Banyak orang yang merasa pekerjaannya terlalu banyak sementara waktu yang diberikan sedikit. Tak heran kerap terdengar keluhan tentang kurang waktu. Bukan waktunya yang kurang, tapi jangan-jangan memang Anda yang tidak bisa mengelola dengan baik. Keseharian kita menuntut lebih banyak waktu bekerja yang kadang membuat kita merasa tidak cukup waktu atau kecolongan waktu.
Hilangkan kebiasaan mengeluh itu, bisa jadi karena memang Anda yang salah mengatur waktu. Waktu bagaikan pedang, pepatah yang sudah sering Anda dengar itu memang benar tapi mungkin sering dilupakan. Akibatnya, kita sering beralasan kurangnya waktu untuk mengerjakan tugas. Andaikan satu hari lebih dari 24 jam, apa yang akan Anda lakukan? Pertanyaan di atas sebenarnya tidak akan terjawab jika Anda selalu melakukan kebiasaan yang salah dalam mengatur waktu.
Kegiatan yang Anda lakukan pun akan sama saja bahkan bisa jadi lebih banyak waktu yang akan Anda sia-siakan. Komputer dan internet yang seharusnya membuat hidup lebih mudah justru membuat orang semakin sibuk. Pikiran ‘kurangnya waktu’ tidak akan pernah menyelesaikan masalah, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengatur waktu agar lebih efektif dan lebih banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan.
Dikutip dari eHow, 6 Agustus 2009, ini dia tips untuk mengatur waktu lebih baik lagi.
1. Buatlah perencanaan sehari-hari. Tuliskan dalam notebook Anda dan buatlah target penyelesaiannya. Awalnya mungkin sulit bagi Anda yang terbiasa menjalani aktivitas sehari-hari dengan prinsip ‘mengalir begitu saja’, tapi paksakan diri Anda untuk mencobanya dan perhatikan perubahan apa yang terjadi selanjutnya.
2. Kerjakan tugas ketika level semangat tinggi. Cobalah kerjakan tugas terutama pekerjaan yang sulit pada saat semangat Anda dalam level yang setinggi-tingginya. Jangan menundanya hingga esok hari ketika rasa malas mulai menghampiri Anda.
3. Jadwalkan waktu pribadi dan orang lain. Membuat jadwal untuk orang lain termasuk Anda sendiri akan membuat waktu terasa sangat efektif. Jadwalkan bangun di pagi hari lebih awal setengah atau satu jam dari biasanya, tidur lebih cepat, rencanakan piknik bersama pasangan di akhir minggu atau aturlah makan siang bersama teman-teman.
4. Buat prioritas. Prioritaskan apa yang seharusnya Anda selesaikan terlebih dahulu. Dalam prinsip ‘pareto’ dinyatakan bahwa 80 persen pencapaian datang dari 20 persen usaha, jadi berpikirlah strategis. Fokuslah pada usaha yang sekiranya mendapat pencapaian terbesar.
5. Delegasikan pekerjaan. Jika Anda merasa kesulitan dalam memyelesaikan pekerjaan, ada baiknya mendelegasikannya pada orang lain yang sekiranya dapat membantu. Minta tolong pada istri, anak-anak, teman atau pasangan bisa meringankan beban dan membuat waktu lebih efisien.
6. Belajar mengatakan ‘Tidak’. Gangguan bisa datang dari mana saja, belajarlah berkata ‘tidak’ untuk kegiatan-kegiatan tidak penting yang menyita waktu Anda. Jangan berbaik hati menjadi sukarelawan atau datang ke suatu acara jika Anda tidak memiliki waktu.
7. Hindari Menjadi Seorang ‘Perfeksionis’ Jangan menyia-nyiakan waktu hanya karena terobsesi mengerjakan sesuatu sesempurna mungkin. Anda dapat melakukan sesuatu yang lebih baik dan lebih banyak lagi ketimbang memikirkan suatu pekerjaan yang menurut Anda tidak sempurna-sempurna.
Usaha banding Gary McKinnon untuk diadili di Inggris akhirnya berakhir dengan kegagalan. Hacker pembobol sistem komputer NASA ini pun kini hanya bisa pasrah untuk diseret ke AS dengan konsekuensi akan dijebloskan ke penjara dengan keamanan maksimum. Putusan ini tentu saja mengecewakan tim pembela McKinnon. Bahkan diyakini, ada usaha dari pihak AS untuk menjadikan kliennya sebagai ‘contoh’ bagi para hacker lainnya yang coba-coba menyusup sistem komputer Negeri Paman Sam itu. Jika benar demikian, lanjut pengacara McKinnon, kliennya terancam hukuman maksimum dengan kurungan yang sangat lama, yakni mencapai 60 tahun.
Lelaki asal London ini sebelumnya berharap kasus yang didakwakan kepadanya dapat diselesaikan di pengadilan Inggris. Hanya saja harapan tinggal harapan, dan ia pun kini hanya bisa pasrah dan menunggu kasusnya digulirkan di pengadilan AS. McKinnon terseret ke meja hijau setelah pada 2001 dan 2002 dituduh telah membobol sistem komputer Pentagon dan NASA. ‘Uniknya’, McKinnon mengaku bahwa ia melakukan hal itu bukan untuk merusak atau mengobrak-abrik sistem komputer pemerintah AS. Menurut Vnunet, 3 Agustus 2009, alasan yang dikemukan pria 47 tahun ini adalah untuk mencari informasi-informasi rahasia tentang keberadaan extraterrestrial (ET) alias UFO.
PESANNYA: Meski TKP-nya AS – Inggris, dan pelakunya WN Inggris, kasus ini juga bisa sebagai Warning untuk kita semua, termasuk rekan-rekan Hacker Indonesia. Berhati-hatilah, terutama kalau untuk kepentingan pribadi. Kalau demi negara-bangsa, ya tetap demi negara dan bangsa Indonesia Nomer 1, apapun harus ditempuh/dilakukan, dengan segala resiko apapun yang mungkin akan terjadi. Mari kita tingkatkan kemampuan, skill dan pendalaman teknologi informasi, demi membela bangsa dan negara Indonesia agar terhormat di mata internasional. WNI Nomor 1 harus tetap survive dengan keberanian, kreativitas dan semangat nasionalisme, lewat perang informasi sekalipun!
Lewat sudah 2 minggu setelah pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton Jakarta.
Aparat keamanan sedang berusaha keras membongkar kasus bom itu. Ada baiknya kita juga turut sedikit membantu menerawang “kode” pengeboman 2 hotel tersebut, dengan melihat nomor kamar yang dipilih.
1. Nomor kamar yang diduga dijadikan “markas” sang bomber sebelum melakukan pengeboman adalah 1808. Punya makna apa nomer kamar ini? Tahukah anda, kejadian pengeboman adalah tanggal 17 Juli 2009 atau tanggal-bulannya adalah 17-07. Kalau nomor kamar itu diterawang punya makna kode “yang dekat” dengan tanggal kejadian: (18-01) dan (08-01) artinya 17-7 khan? Jadi, mereka sepertinya “sudah merancang” bahwa deadtime pengeboman adalah tanggal 17 juli 2009.
2. Masih terkait nomor kamar yang diduga dijadikan “markas” sang bomber. Coba perhatikan, kalau kita berfikir logika pasti kelompok pengebom itu benci sekali dengan Densus 88 yang tugasnya memang memerangi teroris. Nah, pemilihan nomor kamar itu, jangan-jangan juga sebagai kode perwujudan perlawanan terhadap Densus 88, karena nomor kamar itu yang diminta, nggak mau nomor kamar lain yang ditawarkan bagian resepsionis hotel. Tahukah anda, 1808 bisa dimaknai 1-TRUE dan 0-FALSE atau 1-TEMAN dan 0-MUSUH, sementara 88 merujuk pada organisasi anti teror punya Polri, Densus 88.
3. Nomor kamar 1808 punya arti lain juga, apa? Sepertinya pendeklarasian 1(I am)808(Bomber). Nah khan, klop juga?
4. Nomor kamar 1808 punya arti apa lagi? Sepertinya ingin menunjukkan bahwa memang ada 2 target hotel “berdekatan” yang diincar, terlihat dari angka 18 dan 08. Pernah ikut tes psikologi atau belajar matematika aljabar? Urutan angka lumrahkan: 08, terus 18, lalu 28, kemudian 38, dan seterusnya ….. 08 dan 18 benar-benar berdekatan!
5. Coba dibaca balikannya nomor kamar (1808) itu, jadi apa? 8081 bisa juga memeberi kesan mendalam tentang nama seseorang yang ingin “membuat sejarah”, yang mungkin panggilannya BOBI (BOBY atau BABY). Agak klop sedikitlah, toh polisi menduga pelaku juga masih tergolong anak-anak (16-17 tahun). Untuk anda yang bernama BOBY nggak boleh nervous-lah, ini logika saja dari semua kemungkinan yang bisa saja terjadi.
Ada lagi?
Tunggu saja “inspirasi” lanjutannya. Yang jelas anda boleh menganggap ini tulisan “main-main”, namun dapat juga anda menganggap tulisan ini “sense of logical“. Yang pasti, semua WNI NOMOR 1 mesti bersatu melawan TERORISME. Indonesia Unite.
Tidak mudah untuk meraih gelar sebagai Air Top Gunner (gelar keahlian menembak dengan menggunakan pesawat tempur supersonik). Seperti yang dilakukan Mayor Pnb Firman Dwi Cahyono, ia harus rajin berlatih dengan konsentrasi penuh, disiplin, dan melaksanakan evaluasi setiap usai latihan. Namun demikian, segala sesuatu yang dilakukan dengan serius didasari kedisiplinan tinggi tentu akan memperoleh hasil yang memuaskan pula. Sebagaimana latihan penembakan peluru Air to Air Taxan yang dilaksanakan oleh Wing 3 Lanud Iswahjudi pada tanggal 13 s.d. 22 Juli 2009, Mayor Firman berhasil menunjukkan hasil kerjanya selama ini.
Selama latihan berlangsung, melalui data yang diperoleh, maka dapat dikatakan bahwa Mayor Pnb Firman menjadi penembak paling jitu, dari 200 peluru yang ditembakkan, 198 buah mengenai sasaran, akurasinya hampir 100%. Tak pelak, Firman pun dapat dikatakan sebagai Air Top Gunner dalam latihan tersebut. Kelihaian Firman menembak sasaran di udara, tentunya tidak lepas dari usaha kerasnya selama berlatih dan bermanuver dengan pesawat F-16 / Fighting Falcon. Kerja kerasnya tidak sia-sia, Firmanpun menyandang gelar Air Top Gunner kali ini.
Mayor Pnb Firman DC adalah Alumnus AAU tahun 1996 yang saat ini menjabat sebagai Dan Flight Ops “C” Skadron Udara 3. Statusnya di pesawat F-16 dapat dikatakan lengkap yaitu Instruktur, Flight Leader dan juga sebagai Test Pilot pesawat F-16/Fighting Falcon. Bergabung di Skadron Udara 3, sejak tahun 1998 dan sampai saat ini sudah mengantongi 1300 jam terbang dengan pesawat F-16, sehingga Firman memiliki total 2150 jam terbang di berbagai jenis pesawat.
Letkol Pnb Fajar selaku Komandan Skadron Udara 3, merasa puas dan bangga atas prestasi yang telah diraih anak buahnya tersebut. “Firman menjadi Air Top Gunner kali ini, membuktikan bahwa jerih payahnya selama latihan tidak sia-sia. Saya memang membina dan menempa para penerbang F-16, dengan keras, penuh disiplin dan profesional. Jika mereka belum memenuhi standar, maka akan saya perintahkan untuk mengulangi bahkan tak segan-segan saya menghukum mereka. Itu semua demi profesionalisme penerbang yang muaranya adalah keselamatan terbang atau Safety“, Ujar Fajar. Letkol Pnb Fajar menegaskan bahwa latihan ini menyuguhkan penembakan peluru (air gunnery) 20 mm yang dimuntahkan dari dua jenis pesawat F-16 dan F-5 dengan sasaran Taxan yang berbentuk tetra plan seperti layang-layang berwarna merah yang ditarik oleh pesawat F-5. Di dalam badan Taxan ini terdapat Radio sensor dan transmiter yang berfungsi mendeteksi peluru yang masuk dalam radius 10 meter lalu memberikan datanya kepada petugas di bawah, sehingga berapa peluru yang mengenai sasaran bisa langsung diketahui saat itu juga.
Alat ini sangat membantu latihan para penerbang tempur di Lanud Iswahjudi, untuk meningkatkan kemampuannya bermanouver dan menembak sasaran di udara. Penerbang secara langsung dapat mengetahui berapa peluru yang ditembakkan tersebut, mengenai sasaran, semakin banyak peluru yang masuk, maka semakin jitu si Penerbang dalam menembak.
Selamat ya Fir, semoga sukses terus. Air Top Gunner itu “harganya” mahal lho, ati-ati dan jaga diri ….. Semoga dapat mempertahankan terus skill yang dimiliki, performance leadership-nya dan kepribadian yang terbaik, sehingga mampu mencapai puncak karir secara cemerlang pada masa mendatang ….. Kembangkan terus sayapmu, sayap SWA BHUWANA PAKSA.
Negara kita punya banyak pulau, mencapai sekitar 17.000 pulau. Ada yang sudah bernama (terdata) ada yang belum punya nama. Seringkali kita menyebut pulau paling depan (dekat perbatasan antar negara) sebagai pulau terluar. Ini memang aneh, wong pulau-pulau itu masuk halaman laut kita, kok disebut pulau terluar (memang pulau-pulau itu berada di luar Indonesia?). Mestinya, karena masih di dalam lautan kita, yang bener, panggilan terbaik ya PULAU-PULAU TERDEPAN, karena ini juga mengisyaratkan bahwa pulau-pulau itu merupakan etalase, sekaligus posisi pertahanan kita paling depan.
Lepas dari itu, semua pulau-pulau terdepan mestinya kita perhatikan perkembangan pembangunannya, agar masyarakat (kalau ada yang tinggal disitu) merasa betul-betul diperhatikan keberadaannya sebagai WNI, jangan sampai malah dibina orang asing. Pembangunannya yang lengkap, bukan hanya yang terkait langsung dengan pertahanan dan keamanan saja, namun dari sisi ekonomi, sosial, politik dan hukum. Media komunikasi/informasi asli Indonesia harus bisa masuk dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat di pulau-pulau terdepan.
Jadi, jangan lupa ya menyebut pulau-pulau kita yang deket perbatasan dengan sebutan PULAU-PULAU TERDEPAN.
“The Real Blogger” Chappy Hakim (mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara), meluncurkan buku hasil ngeblog di Kompasiana pada Hari Sabtu, 1 Agustus 2009. Acara peluncuran buku yang akan dilanjutkan dengan book signing ini digelar di Airman Planet Lounge, Hotel Sultan, Jakarta, mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Acaranya sendiri di-set untuk tidak kaku (rigid), dibuat secair mungkin. Bedah buku, misalnya, dilakukan tidak sambil duduk kaku, tetapi cukup berdiri saja dimana pembahas, khususnya Pak Chappy dan kemungkinan Effendy Ghazali akan membahasnya sambil “lalu-lalang” (kalau bisa), dan hadirin bisa langsung memotong pembicara dengan pertanyaan spontan.

Wah, selamat Pak CH atas kreatifitasnya yang tiada akhir. Semoga sukses. Semoga semangat kreatif seumur hidup itu terus melaju dan menular deras ke generasi yang muda-muda. Sehingga pikiran-pikiran cemerlang semakin terekspose dan dapat mewarnai khasanah berfikir rakyat Indonesia, pejabat indonesia, terutama militer, khususnya TNI Angkatan Udara Indonesia. Dengan demikian, diharapkan ada kontribusi positif yang signifikan (sekecil apapun) untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia.
Saya maunya hadir pada acara tersebut, namun sayang ada kendala waktu dan adanya acara lain. Salam dari Yogyakarta.
Anda sudah baca tulisan yang saya posting soal masalah “berbau rasis” yang menimpa seorang profesor Amerika Serikat yang ditangkap secara ngawur oleh polisi:
“Seorang Profesor kulit hitam ditangkap, Obama sebut polisi bodoh!” ?
Rupanya masalah itu diselesaikan oleh Presiden Barack Obama dengan gayanya yang khas dan disebut sebagai “teachable moment” (momen pembelajaran). Mereka yang terkait berkumpul di suatu taman, ada sang profesor yang ditangkap, ada sersan polisi yang menangkapnya, dan sang presiden. Seraya minum-minum, dan berkomunikasi penuh persahabatan. Lihatlah fotonya:

Momen Pembelajaran
Pelajaran apa yang bisa dipetik? Masalah berat yang “berbau ras” pun kalau mau diselesaikan, dipertemukan, diisi dengan niat baik, bisa dituntaskan secara terhormat. Hal ini akan berbuah manis, sepanjang semua manusia mau memahami bahwa di dunia adanya pluralisme dan multikulturisme tidak bisa dinafikan, harus diterima apa adanya. Semoga WNI Nomor 1 mau mempelopori bahwa kita hidup di Indonesia, yang sesungguhnya memang penuh warna, penuh suara dan penuh harapan.
Mau membaca selengkapnya kisah penyelesaian masalah ini? Klik saja disini Obama, Gates, policeman pledge to try and move on. Salam Indonesia.
Saat hadir dalam acara makan malam bersama Kasau dan mantan Kasau dalam acara Sambung Rasa sebagai Rangkaian Peringatan Ke-62 Hari Bhakti TNI AU Tahun 2009 di Gedung Handrawina Akademi Angkatan Udara, tanggal 28 Juli 2009, ada ungkapan kata yang perlu disimak dari Mantan Kasau Marsekal TNI (Pur) Herman Prayitno, bahwa ada tiga hal yang harus dipegang oleh seorang pemimpin dalam berkarya agar sukses:
1. Integritas (Integrity)
2. Percaya Diri (Self Confidence)
3. Keterbukaan (Full Disclosure)
Memang, semestinya begitu. Tentu patut direnungkan lebih dalam, serta diaplikasikan secara lebih luas, bertingkat dan berlanjut di lingkungan kerja.
Dengan Integritas tentu ada kontrol diri yang kuat mengenai kepatuhan terhadap norma-norma standar, yaitu norma hukum, norma etika, norma agama, dan norma profesi. Bahkan tanpa ada cara-cara penandatanganan Pakta Integritas pun, sang pemimpin itu akan tetap beraktivitas dan menjalankan tugasnya secara tertib aturan, kesadaran bahwa selalu ada yang mengontrol selain dirinya sendiri itulah yang akan menjadi filter terkuat kalau mau berbuat menyimpang.
Dengan Percaya Diri, seorang pemimpin akan mengambil keputusan secara matang, dengan menggunakan dasar-dasar yang kuat, serta harus berani menghadapi resiko apapun yang terjadi akibat keputusannya itu. Untuk itu bagi seorang pemimpin agar tumbuh rasa percaya diri yang kuat, dia harus selalu mau belajar dengan baik dan benar terutama terkait dengan bidang/jabatan yang sedang dijalaninya dengan segala aspek yang melingkupinya. Dengan mengasah diri (membaca dan menulis) secara terus menerus, dengan meng-update informasi yang senantiasa berkembang secara dinamis, dengan mengembangkan analisis yang dipenuhi akal sehat, serta menjalankan strategi komunikasi intens dengan partner kerja, tentu rasa percaya diri akan terbangun secara maksimum. Adalah salah, kalau seorang pemimpin hanya mengandalkan stafnya secara total dalam membangun rasa percaya dirinya. Justru sang pemimpin itulah yang harusnya mampu mendayagunakan staf sekaligus membangun sumber-sumber pendorong munculnya rasa percaya diri secara terpadu.
Dengan Keterbukaan, seorang pemimpin akan dapat bekerja secara tenang tanpa terganggu praduga-praduga yang negatif dari stafnya ataupun dari koleganya yang lain. Dalam batas-batas tertentu keterbukaan ini memang menjadi positif dalam meneguhkan kepemimpinannya, namun ada juga hal-hal yang terkait keterbukaan ini yang mestinya dikembangkan dan dijalankan secara proporsional sesuai levelering-nya. Keterbukaan bukanlah harus dimaknai semua orang harus tahu semuanya! Namun dengan niat yang baik, keterbukaan bisa juga diartikan mau menerima masukan konstruktif, kritik ataupun “protes” yang memang ada dasarnya, dari siapapun, tanpa melihat level yang memberi masukan, sepanjang disampaikan secara etis. Tidaklah jamannya mengklaim bahwa pemimpin pasti benar segalanya, nggak pernah salah. Namun selalu ada cara untuk “memperbaiki” hal ini dengan keterbukaan yang sinergis.
Webometrics menempatkan Universitas Gadjah Mada sebagai satu-satunya perguruan tinggi (PT) di Indonesia yang masuk daftar Top 100 Asia, yakni pada peringkat ke-72. Sementara tiga besar perguruan tinggi di Indonesia yang masuk pada daftar Top 100 Asia Tenggara adalah UGM, ITB, dan UI. Peringkat UGM pada Webometrics kali ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan posisi bulan Januari 2009, yang menempatkan UGM pada posisi 64. Penurunan ini dipandang cukup wajar mengingat peringkat di Webometrics memang fluktuatif.
Posisi UGM untuk Webometrics Top 100 Asia memang cukup dinamis. Pada tahun 2006 UGM berada pada posisi 100, tahun 2007 (95), Januari 2008 (57), Juli 2008 (74), dan Januari 2009 pada posisi 64. Untuk Top 100 Asia kali ini, UGM merupakan satu-satunya PT di Indonesia yang masuk dalam daftar, sementara untuk Top 100 Asia Tenggara, UGM menempati posisi 8, ITB 13, dan UI 21, disusul beberapa PT Indonesia lainnya seperti Universitas Kristen Petra, Universitas Gunadarma, dan UNS.
Pemeringkatan oleh Webometrics didasarkan pada keunggulan dalam publikasi elektronik (e-publication) yang terdapat dalam domain web masing-masing perguruan tinggi. Pengukurannya menggunakan 4 indikator: Size (S), yakni jumlah halaman publikasi elektronik yang terdapat dalam domain web PT; Visibility (V), atau jumlah halaman lain yang mencantumkan URL domain PT yang dinilai; Rich Files (RF), yakni relevansi sumber elektronik dengan kegiatan akademik dan publikasi PT tersebut; dan Scholar (Sc), yakni jumlah publikasi dan sitasi bermutu pada domain PT. Data yang dikumpulkan dengan empat indikator tersebut diolah dan digunakan untuk memeringkat lebih kurang 4.000 PT dari seluruh dunia. Daftar peringkat PT dikeluarkan dua kali setiap tahun, yakni bulan Januari dan Juli.
Bagi UGM, peringkat Webometrics sesungguhnya bukan menjadi tujuan yang hendak dicapai karena UGM saat ini lebih fokus pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendiseminasikan karya-karya sivitas akademikanya dalam rangka turut memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi bangsa. UGM akan senantiasa meningkatkan upload karya-karya dosen di website sehingga tidak hanya dibaca oleh banyak orang, tetapi juga dirujuk oleh para pakar dari Indonesia dan internasional. Sekali lagi ini menunjukkan bahwa publikasi elektronik di situs http://www.ugm.ac.id dinilai yang paling komprehensif dan paling kaya di negeri ini.
Selamat deh, buat sivitas akademika UGM keseluruhannya, semoga tetap terus berjaya sebagai Research University.
Gaya hidup modern membuat orang harus terus mengaktifkan otaknya yang kadang membuat stres karena cepatnya perubahan yang terjadi. Otak yang terus mengalami tekanan bisa menjadi sumber kegilaan. “Kita terus dibombardir oleh informasi baik dari email, berita-berita tragis maupun tuntutan personal. Otak akan bereaksi terhadap stres dan jika ada pemicunya seperti infeksi berpotensi menyebabkan kerusakan otak di daerah-daerah kepala, dahi atau terjadi benjolan keras,” kata Stephen Ilardi, psikolog dari University of Kansas dan penulis buku “The Depression Cure: The 6-Step Program to Beat Depression without Drugs“, seperti dilansir Health, 31 Juli 2009.
Para peneliti menemukan penyakit gangguan jiwa atau schizophrenia telah menjadi faktor utama yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Gaya hidup ala Amerika juga diduga menjadi penyebab gangguan kejiwaan. Dalam banyak hal gangguan mental adalah peradangan yang terjadi dalam tubuh yang jika parah kasusnya menjadi besar. Peradangan yang dialami tubuh sebenarnya adalah cara tubuh untuk melindungi diri. Namun jika kasusnya membesar menjadi sangat bahaya. Penyakit jantung, diabetes, schizophrenia, depresi, autis, gelisah diduga penyebabnya adalah karena terjadi peradangan di dalam tubuh. “Penyakit-penyakit ini terus meningkat dalam gaya hidup moderen saat ini,” kata Illardi.
Apakah gaya hidup nenek moyang kita lebih baik?
Memang para leluhur dulu tidak selamanya bebas dari stres tetapi nenek moyang kita memiliki banyak faktor yang bisa menghentikan tekanan stres. Menenun untuk membuat pakaian adalah salah satu pereda stres. Sementara saat ini bisnis fashion membuat semuanya gampang didapat. Contoh lain para leluhur dulu jika menghadapi binatang buas di jalan juga bisa frustasi dan berkata menemukan batu besar yang menghambat jalan sehingga butuh fisik kuat untuk menghindarinya. Tetapi saat ini para kaum urban yang terjebak kemacetan tidak dapat melakukan apa-apa kecuali marah.
Banyak penyakit mental yang berhubungan dengan otak saat ini dirawat dengan obat-obat kimia. Tetapi cara seperti itu juga mengubah otak menjadi lebih sakit. Sementara beberapa kebiasaan primitif yang ditemukan para peniliti justru dapat mencegah otak sakit. Melihat pemandangan yang sejuk dapat mengubah perilaku menjadi lebih tenang dan terbukti lebih efektif menyembuhkan gangguan kejiwaan ketimbang memberikan obat-obatan kimia.
Berikut beberapa cara untuk melindungi Anda dari kegilaan perilaku modern saat ini:
Seimbangkan Kebutuhan Omega untuk Kesahatan otak. Konsumsi Omega yang ideal antara omega 6 dan omega 3 adalah satu banding satu. Sementara dalam pola diet Amerika perbandingannya sangat berlebihan 16 banding satu. Terlalu banyak Omega 6 justru akan mendorong terjadinya peradangan dalam tubuh, kerja darah dan otak yang semakin keras akan menyebabkan depresi. Sedangkan lemak Omega 3 yang banyak ditemukan di ikan salmon, dan kenari dapat membantu mengurangi peradangan yang bersiklus.
Cukupkan Waktu Tidur. Satu abad yang lalu orang tidur malam selama 9 jam. Sementara hari ini menurut survei National Sleep Foundation banyak orang yang tidurnya kurang dari 7 jam, kecenderungan ini terkait dengan penurunan kesehatan mental. Usahakanlah tidur 8-10 jam tiap malam untuk membantu otak melakukan pemulihan secara sempurna.
Perbanyaklah hubungan sosial. Para leluhur dahulu sangat senang jika menikmati buah atau makan bersama dengan 50-100 orang. Tapi kini dengan jumlah penduduk dunia yang sebanyak 6,5 miliar orang justru makin sedikit memiliki teman. Padahal sikap ego yang tinggi menjadi salah satu terganggunya kesehatan mental.
Hentikan sejenak beban pikiran. Fokus pada masalah terbukti membantu memecahkan masalah lebih cepat. Carilah solusi yang tepat agar masalah segera tuntas sehingga otak tidak terus menerus berputar.
Berolahragalah. Leluhur kita tidak cuma menghabiskan banyak waktu untuk gerakan aerobik yang mudah tapi juga melakukan angkat berat seperti menggali atau membangun pondok. Hanya 90 menit latihan per minggu bisa menjadi efektif sehingga tubuh dan otak tetap segar.
Luangkan waktu untuk berjemur. Sinar matahari dapat mencegah penyakit. Sinarnya dalam jumlah cukup dan tidak berlebihan bisa memproduksi zat pembentuk Vitamin D. Seperti Omega 3, vitamin D adalah salah satu obat anti peradangan.
Sedangkan penelitian mengenai hubungan antara agama dan kesehatan mental bisa menjadi salah satu cara untuk memahami dunia dan makna hidup baik secara filosofis atau ilmiah.
Anda sudah baca Lawmaker urges regulations for file-sharing? Intinya Amerika Serikat mau menelurkan regulasi yang membatasi bahkan memblokir software file sharing semacam Lime Wire agar tidak disalahgunakan untuk mendistribusikan maupun membocorkan file-file yang berklasifikasi khusus. Bisakah itu? Kita tunggu saja. Ini pergulatan antara regulasi dan kemampuan pakar teknologi informasi, dibalut bagaimana internet security diterapkan secara adil tanpa mengeliminasi HAM.
Tetapi, apa sesungguhnya yang melatarbelakangi para pejabat AS itu mengusulkan legislati ini? Begini ceritanya.
Pemerintah Amerika Serikat jadi kalang kabut soal ini dikarenakan dokumen-dokumen sensitif miliknya bocor di internet, tepatnya di situs file sharing. Yang namanya dokumen sensitif pasti berisi hal-hal yang tidak seharusnya diketahui oleh publik. Dan memang benar, salah satu dokumen yang muncul ini berisi rencana evakuasi Presiden Obama jika ia berada dalam keadaan darurat, lengkap beserta rute yang harus ditempuh iring-iringan mobilnya.
Bagaimana sejumlah dokumen sensitif tersebut berhasil dibuka di tempat yang tidak seharusnya? Chairman House Oversight and Government Reform Committee Amerika, Edolphus Towns mengatakan bahwa dokumen-dokumen ini ditemukan melalui program file-sharing berbasis P2P, bernama LimeWire. Tak hanya itu, file-file dokumen lainnya yang tak kalah sensitif turut ditemukan. File-file yang ikut bocor ini terdiri dari file milik FBI, catatan kesehatan dan nomor-nomor keamanan sosial.
Mengetahui bahayanya program berbagi file yang sudah terbukti itu, pihak pemerintah AS pun berencana akan memberlakukan undang-undang baru. Melalui undang-undang ini, aksi pemblokiran terhadap software P2P (peer-to-peer) akan diberlakukan dari semua jaringan dan komputer milik pemerintah dan kontraktor. Program LimeWire ini sendiri memang tidak ’suci’. Pada Maret lalu, perusahaan intelegensi Tiversa pernah menemukan informasi terklasifikasi tentang Marine One, helikopter yang digunakan untuk mengangkut Obama.
Sesungguhnya bukan software file sharing yang harus dijadikan kambing hitam atas adanya kebocoran ini. Mestinya ya bagaimanakah tingkat pengamanan file-file berklasifikasi itulah yang diperdalam dan dipelajari. Jangan-jangan ada yang sengaja membocorkan … makanya harus ada internal security yang kuat, termasuk dalam hal lalu lintas informasi (file-file rahasia), bukan hanya pengamanan secara fisik saja yang diperkuat.
Apakah anda lagi terserang penyakit qolbu? Saya telah membaca tulisan di Republika ini, agaknya pantas kita simak dan kita telaah dalam-dalam …… semoga penyakit qolbunya jadi membaik, dan dapat beraktivitas lagi dengan lancar, sehingga kesuksesan menghinggapi kita semua.
Kastrotul masaas yufqidul ihsaas, Ini adalah pepatah Arab yang artinya adalah sesuatu kalau sering disentuh akan berkurang rasanya. Pada sentuhan pertama kita akan merasakan rasanya sangat kuat tetapi pada sentuhan kedua, ketiga, dan seterusnya, rasa itu akan terus berkurang. Pertama kali manusia menembus angkasa dan mendarat di bulan, beritanya begitu menggemparkan. Tetapi, ketika ekspedisi kedua, ketiga, dan seterusnya gaung beritanya mulai berkurang.
Begitu juga dengan diri kita terhadap dosa. Pertama kali berbuat dosa, diri yang fitri akan bergetar takut. Rasa takut ini akan berkurang apabila dosa yang sama diulang kedua kalinya. Dan, akan terus berkurang pada pengulangan ketiga, keempat, sampai akhirnya pekerjaan dosa itu menjadi biasa, menjadi adat dan kebiasaan.
Imam Hasan Al Bashri berkata, ”Yang aku takutkan adalah apabila hati kita telah terbiasa dengan dosa-dosa. Hati adalah bagian yang sangat peka dalam diri manusia, tetapi kepekaan ini akan hilang dengan dosa yang berulang-ulang.”
Dengan jelas Rasulullah saw juga telah menggambarkan hilangnya kepekaan hati. Hati itu, kata Rasulullah saw, pada awalnya ibarat kain putih tanpa noda. Bila seseorang melakukan dosa maka akan ada titik hitam pada hati itu. Jika dia bertobat, maka titik hitam itu akan dihapus dan hatinya kembali putih. Tapi, bila tidak dan dia kembali mengulang berbuat dosa maka titik hitam itu ditambah lagi sampai akhirnya hatinya menjadi hitam legam. Hati seperti ini tidak lagi peduli dengan kemungkaran dan tidak lagi mengenal kebajikan. Inilah hati yang disebut Alquran sebagai al Qulub al Qosiyah, yang lebih keras dari batu sekalipun.
Secara lebih jelas dapat dirinci fase-fase hati menjadi qosiyah (keras membatu) sebagaimana dijelaskan Alquran. Pertama, dimulai dengan lupa dzikir kepada Allah karena dikuasai setan: ”Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah,” (QS 58:19). Kedua, karena lupa kepada Allah maka Allah lupakan mereka kepada diri mereka sendiri: ”Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri,” (QS.59:19). Ketiga, kemudian setan akan menjadi teman paling dekatnya: ”Barang siapa yang berpaling dari dzikrullah maka akan Aku jadikan setan sebagai teman yang selalu menyertainya,” (QS.43:36).
Keempat, setan ini akan menghiasi semua perbuatan mungkar yang dilakukan sehingga nampak baik dan benar baginya: ”… Dan setan pun menghiasi bagi mereka perbuatan-perbuatan mereka,” (QS.29:38). Kelima, karena itu semua maka hati mereka mengeras bagai batu bahkan lebih keras daripada batu.
Tetapi yang lebih berbahaya dari hilangnya kepekaan hati terhadap dosa adalah hilangnya kepekaan atas azab Allah. Sering orang tak tahu bahwa ia sedang diazab Allah karena dosanya. Azab ini bisa berbentuk musibah, bencana, krisis, dan sebagainya, tetapi juga bisa berbentuk kenikmatan duniawi.
Ibnu Qoyim berkata, ”Ketahuilah sebesar-besar cobaan adalah kegembiraan karena berhasil berbuat dosa dan sebesar-besar azab adalah ketika manusia tidak merasa sedang diazab.’‘
Pernyataan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Saudi, Osama Nugali, 29 Juli 2009:
1. Negara berpengaruh di Timur Tengah, Arab Saudi, takkan mengakui Israel sampai negara Yahudi itu keluar dari tanah Arab yang didudukinya dan membuat komitmen ke arah penyelesaian dua negara dengan Palestina.
2. Kebijakan Israel sebagai menderita schirofrenia, dan mengatakan itu membahayakan semua upaya guna menghidupkan kembali pembicaraan perdamaian Timur Tengah dengan tujuan menciptakan negara Palestina merdeka. “Posisi kami sudah diketahui. Israel lah yang harus melakukan tindakan sungguh-sungguh ke arah proses perdamaian. Israel terus melakukan tindakan sepihak dengan mengubah fakta demokrafis dan geografis di lapangan, dengan membuat permukiman dan memperluas permukiman yang ada.“
3. “Gagasan perdamaian Arab sangat jelas. Bahwa Israel mesti mundur dari tanah Arab dan mengakhiri pendudukannya dan menyelesaikan masalah utama konflik.”
4. Masalah pembagian air, pengungsi Palestina, dan status masa depan Jerusalem sebagai ibukota kedua negara harus diselesaikan “guna mencapai perdamaian yang menyeluruh, adil dan langgeng yang dilandasi atas pembentukan negara Palestina yang merdeka dan mampu bertahan. Dalam normalisasi proses perdamaian muncul setelah tercapainya semua tujuan ini, bukan sebelumnya. Jadi, kita tak boleh merusak keteraturan.”
5. Perluasan permukiman Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan terus menghalangi kemajuan, dan pihak Palestina telah menolak untuk memulai lagi perundingan sampai Israel membekukan pembangunan. Tetapi Israel telah menolak seruan oleh pemerintah AS agar menghentikan kegiatan permukiman, yang mengarah kepada pertikaian terbuka paling buruk antara kedua sekutu dekat Amerika dalam beberapa tahun. “Kita telah menyaksikan kebijakan Israel yang menderita schirofrenia. Di satu sisi, Anda berbicara mengenai perdamaian dan kepentingan mereka untuk mencapai perdamaian, di sisi lain, mereka melakukan tindakan yang bertentangan dengan proses perdamaian yang membuatnya jadi rumit dan membahayakannya.“
PESANNYA: Yaa memang begitulah perilaku negara yang satu ini …. masak kita harus membiarkannya …
Seorang wanita Sudan akan diadili di pengadilan Khartoum dengan ancaman 40 cambukan karena MENGENAKAN CELANA PANJANG. Wanita bernama Lubna Hussein, mantan wartawan yang kini bekerja untuk PBB, mengundang wartawan dan peninjau ke persidangan. Dia ditahan di sebuah restoran di ibukota Sudan, Khartoum, bersama beberapa wanita lain awal bulan ini, karena mengenakan busana “tidak senonoh“. Dia mengatakan, 10 wanita yang ditahan, termasuk yang non-muslim, kemudian dicambuk 10 kali dan dikenai denda $100.

Empati berbasis HAM
Hussein dan dua wanita lain meminta didampingi pengacara dan menangguhkan sidang kasus mereka. Kini, Hussein, mencetak 500 kartu undangan dan menyebarkan e-mail. Dia mengatakan dia ingin sebanyak mungkin orang menghadiri sidang pada hari Rabu. Dia mengatakan, dia tidak melanggar apa-apa berdasarkan hukum syariah, tapi bisa dinyatakan melanggar ketentuan dalam undang-undang pidana Sudan yang melarang orang mengenakan busana tidak senonoh. “Saya ingin mengubah undang-undang ini, sebab undang-undang ini tidak sesuai dengan konstitusi. Orang perlu tahu yang terjadi,” kata Hussein dalam undangan yang dia sebarkan. “Mereka akan mencambuk kami 40 kali, dan juga mendenda saya 250 pound sudan (sekitar Rp1 juta),” tambahnya. Wartawan BBC James Copnall di Khartoum mengatakan, Hussein bertekad untuk menggalang publisitas seluas mungkin atas kasusnya.
Dalam perkembangan terkait, seorang wartawai yang menulis artikel yang kritis terhadap perlakuan atas Lubna Hussein didakwa mencemarkan nama baik polisi. Amal Habbani, wartawati tersebut, menghadapi hukuman denda besar jika dinyatakan bersalah, lapor kantor berita AFP.
PESANNYA:
1. Jaman begini, kok masih ada ya negara yang mengadili warganegaranya hanya karena memakai celana panjang (dianggap sebagai busana tidak senonoh), kebangeten, pasti negara ini nggak mau menghargai Hak Asasi Manusia (Wanita).
2. Kalau wanita itu diadili karena jadi WTS, membunuh bayinya, menelantarkan anaknya, jualan narkoba, dan segala jenis kriminalitas yang merusak tatanan hidup, bolehlah dia diadili. Masak hanya karena bercelana panjang saja diadili, piciklah itu!
3. Untuk WNI Nomor 1, khususnya kaum hawa, bersyukurlah kita hidup di Indonesia, negara dan bangsa yang telah menghargai Hak Asasi Manusia dan kesamaan gender. Maka cintailah negara dan bangsa Indonesia sepenuhnya, bangunlah jiwa kita, bangunlah badan kita, untuk Indonesia Raya, berikan sumbangsih terbaik untuk negara dan bangsa ini …… seraya menyongsong Peringatan ke-64 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2009 : MERDEKA!
Surat elektronik yang mengatasnamakan tokoh teroris yang menjadi buruan polisi, Noordin M Top, beredar di beberapa situs. Surat itu dapat ditemukan di sejumlah situsweb sejak sepekan lalu. Isi surat yang belum bisa dipastikan kebenarannya itu berupa ‘pernyataan resmi dan bentuk tanggung jawab’ orang yang mengatasnamakan dirinya Noordin M Top atas peledakan dua bom di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada 17 Juli lalu. Meski demikian, beberapa pihak meragukan kesahihan surat elektronik itu.
Berikut ini petikan lengkap surat elektronik dari orang yang mengatasnamakan Noordin M Top soal peledakan bom di dua hotel tersebut:

KETERANGAN RESMI TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH DI HOTEL JW. MARRIOT JAKARTA
اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِزِّ اْلإِسْلاَمِ بِنَصْرِه، وَمُذِلِّ الشِّرْكِ بِقَهْرِه، وَمُصَرِّف اْلأُمُور بِأَمْرِه، وَمُسْتَدْرِجِ اْلكَافِرِيْنَ بِمَكْرِه، اَلَّذِي قَدّرَ اْلأَيَّامَ دُولاً بِعَدْلِه، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مَنْ أَعْلَى اللهَُ مَنَارَ اْلإِسْلاَمِ بِسَيْفِه.
أمَّا بعد
Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo’idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel JW. MARRIOT Jakarta, pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap “KADIN Amerika” di Hotel tersebut.
Sesungguhnya telah sempurna pelaksanaan Amaliyat Istisyhadiyah dengan karunia Allah dan karomah-Nya setelah melakukan survey yang serius dan pengintaian yang mendalam terhadap orang-orang kafir sebelumnya.
Dan sungguh benar firman Allah :
“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui”. (QS. Al Anfal : 17).
Ini juga sesuai dengan firman Allah Ta’ala :
“Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman”. (QS. Attaubah : 14).
Agar ummat ini mengetahui bahwasanya Amerika, khususnya orang-orang yang yang berkumpul dalam majlis itu, mereka adalah para Pentolan Bisnisman dan Inteljen di dalam bagian ekonomi Amerika. Dan mereka mempunyai kepentingan yang besar dalam mengeruk harta negeri Indonesia dan pembiyaan tentara kafir (Amerika) yang memerangi Islam dan kaum muslimin. Dan kami akan menyampaikan kabar gembira kepada kalian wahai ummat Islam, bi idznillahi Ta’ala dengan mengeluarkan cuplikan-cuplikan film dari Amaliyat Istisyhadiyah ini insya Allah.
Dan kami beri nama Amaliyat Istisyhadiyah ini dengan : “SARIYAH DR. AZHARI”.
Kami ber-Husnu Dhon kepada Allah bahwa Allah akan menolong kami dan menolong kaum muslimin dalam waktu dekat ini.
الله أكبر ولله العزة ولرسوله والمؤمنون
Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia
Abu Muawwidz Nur Din bin Muhammad Top
Hafidzohullah
KETERANGAN RESMI DARI TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH DI HOTEL RIZT CALRTON JAKARTA
اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِزِّ اْلإِسْلاَمِ بِنَصْرِه، وَمُذِلِّ الشِّرْكِ بِقَهْرِه، وَمُصَرِّف اْلأُمُور بِأَمْرِه، وَمُسْتَدْرِجِ اْلكَافِرِيْنَ بِمَكْرِه، اَلَّذِي قَدّرَ اْلأَيَّامَ دُولاً بِعَدْلِه، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مَنْ أَعْلَى اللهَُ مَنَارَ اْلإِسْلاَمِ بِسَيْفِه.
أمَّا بعد
Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo’idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel Rizt Calrton Jakarta, pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap antek-antek Amerika yang berkunjung di Hotel tersebut.
Sesungguhnya Allah menganugerahkan kepada kami jalan untuk menyerang Hotel termegah yang dimiliki oleh Amerika di Ibukota Indonesia di Jakarta, yaitu Rizt Calrton. Yang mana penjagaan dan pengamanan di sana sungguh sangatlah ketat untuk dapat melakukan serangan seperti yang kami lakukan pada kali ini.
“Mereka membuat Makar dan Allah pun membuat Makar. Dan Allah itu Maha Pembuat Makar”. (QS. Ali Imron : 54).
Adapun sasaran yang kami inginkan dari amaliyat ini adalah :
1. Sebagai Qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia
2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini
3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia
4. Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala’ (Loyalitas) dan Baro’ (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola MANCESTER UNITED (MU) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Wala’nya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini
5. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia
Yang terakhir ….. bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah.
Dan kami beri nama Amaliyat Jihadiyah ini dengan : “SARIYAH JABIR”
الله أكبر ولله العزة ولرسوله والمؤمنون
Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia
Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top
Hafidzohullah
PESANNYA:
a. Asli atau tipu-tipu? Biarkan pihak yang berwajib yang membuktikan. Rakyat Indonesia mestinya tenang-tenang saja, namun tetap waspada. Ini abad informasi, begitu mudah bagi siapa saja untuk mengeluarkan informasi, mengacau informasi, memalsu informasi, mereduksi informasi, mengolah informasi, merekayasa informasi, memformulasikan informasi …. ya, namanya saja perang informasi.Untuk apa? Yang jelas, untuk mempengaruhi, secara fisik ataupun psikologis. Mungkin saja informasi ini benar, mungkin juga informasi ini sesat. Jangan terlalu mudah percaya informasi dari internet, jangan pula 100% mengabaikan informasi semacam ini, sikapilah dengan proporsional, seraya check & recheck informasi, sekaligus crosscheck informasi beginian.
b. Lepas dari benar atau tidak informasi ini, tetaplah rakyat Indonesia waspada secara terus menerus, jangan pernah lengah, apalagi tersesatkan! Jaman sekarang ini terlalu mudah bagi siapa saja untuk bikin tulisan dan menampilkannya di blog/website, oleh sebab itu, ada informasi pasti ada kontra informasi, begitu seterusnya.Kalau anda tahu ada yang nggak beres laporkan segera kepada pihak yang berwajib.
c. Dengan adanya, contents-contents keras, nakal, bahkan berbau agitatif yang berseliweran di berbagi blog/website dan tampaknya sulit dipertanggungjawabkan kebenarannya (setidaknya masih perlu dipertanyakan keasliannya), apakah ini berarti kita harus bereaksi keras dengan “mengunci” internet supaya nggak mudah bagi siapa saja memposting tulisan di blog/website, mengirim email, atau chatting? Ach, mestinya nggak harus sedrastis itulah. Zaman kebebasan informasi, yang menghantarkan rakyat Indonesia telah bebas menghirup udara Hak Asasi Manusia-nya dalam alam kebebasan memperoleh informasi dan mengeluarkan pendapat mestinya tetap dipertahankan, jangan mundur lagi. Aturan hukum dan undang-undang, serta penegakannya (secara adil dan beradab) mestinya yang diperkuat, disosialisasikan, diterapkan secara terukur dan selalu up to date dengan dinamikan perkembangan sosial, politik, hukum dan ekonomi kita. Tetapi tidak dalam kerangka “mengerangkeng” kebebasan masyarakat. Rakyat harus diedukasi dengan karakter sebagai manusia yang bertanggungjawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, termasuk dalam mengakses dan memanfaatkan internet!
d. Rakyat Indonesia harus bersatu melawan terorisme yang merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Indonesia Unite!
Terima kasih perlu saya ucapkan kepada para pengunjung blog saya, yang dengan setia “menyempatkan diri” untuk membaca tulisan-tulisan dan informasi ringan yang dipajang di blog ini. Sehingga hari ini, berdasarkan counter WordPress tercatat sudah 100.000 pengunjung (kalau counter dari pihak ketiga belum mencapai 100 ribu pengunjung, karena daftarnya belakangan) yang telah mengakses blog ini. Alhamdulillah, blog yang mulai diluncurkan 11 Maret 2008 dapat berjalan dengan lancar, meski terkadang tertatih-tatih juga saat harus mengisi materinya yang diharapkan sesuai dengan misi KEWARGANEGARAAN blog ini.
Semoga blog ini dapat terus eksis, sebagai wahana penyampaian pendapat dan penyebaran ide pribadi mengenai hal-hal kewarganegaraan, sehingga diharapkan dapat turut menyemaikan kemunculan puluhan bahkan ribuan WNI NOMOR 1 di kalangan bangsa dan negara Republik Indonesia yang tercinta. Jangka panjang diharapkan negeri ini akan semakin baik secara sosial, politik dan ekonomi, mendekati tujuan nasional yang telah telah ditetapkan konstitusi. Artinya, harapan terjauh adalah para penghuni rumah besar negeri Indonesia adalah pribadi-pribadi yang memiliki kecintaan tertinggi terhadap negara dan bangsanya. Semoga.
Thanks ya semuanya ….. jangan lupa kunjung-kunjung terus ……………
Taman Nasional Komodo berhasil menjadi finalis “New 7 Wonders of Nature”. “New 7 Wonders Foundation” mengumumkan pekan lalu, bersama 27 finalis lainnya, TNK berhasil menyisihkan sekitar 440 nomine dari 220 negara. “Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Republik Indonesia menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia yang telah mendukung Taman Nasional Komodo dalam kampanye New 7 Wonders of Nature Tahap I dan II, hingga tanggal 7 Juli 2009,” demikian pernyataan pers Debudpar, 27 JUli 2009.
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata yang bertindak sebagai “Komodo National Park Official Supporting Committee” akan mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan dunia untuk berpartisipasi aktif memilih (vote) kembali TNK dalam kampanye “New 7 Wonders of Nature”. Besar harapan, Taman Nasional Komodo terpilih sebagai salah satu dari “Tujuh Keajaiban Dunia bernuansa Alam” yang akan ditentukan pada tahun 2011. Pada tahap final kampanye “New 7 Wonders of Nature”, ke-28 finalis akan bersaing kembali tanpa memperhitungkan peringkat dan jumlah suara pada tahap sebelumnya. Dengan demikian, seluruh masyarakat Indonesia dan dunia yang telah memilih pada tahap I dan II (sebelum 7 Juli 2009), diharapkan untuk kembali menentukan pilihannya.
Ada dua cara menentukan pilihan pada tahap akhir ini:
Pertama, masyarakat dapat mengunjungi www.new7wonders.com dan memberikan suaranya langsung di situs itu. Pilih gambar ini di nomer satu pilihan anda:

Memang agak memakan waktu anda sedikit, tapi luangkanlah sobat, demi ikon negara dan bangsa kita. Oh ya, jangan lupa, siapkan email anda, karena ada isian dan konfirmasi yang perlu dilakukan. Nggak apalah friends, luangkan waktu sedikit, apa sih yang bisa kita lakukan untuk bangsa dan negara ini, kalau yang begini saja memberatkan ….. ok, segera klik www.new7wonders.com sekarang juga!
Kedua, pemilihan dapat dilakukan melalui saluran telepon internasional. Caranya, hubungi nomor +41 77 312 4041, setelah pesan selesai dan terdengar bunyi beep tekan kode 7717 untuk memilih Taman Nasional Komodo.
Ayo bergerak, kalau anda semua mengaku sebagai WNI NOMOR 1, kita dukung Taman Nasional Komodo agar terpilih sebagai salah satu dari “Tujuh Keajaiban Dunia bernuansa Alam” yang akan ditentukan pada tahun 2011. Informasikan hal ini ke teman-teman anda dan saudara-saudara anda. Rakyat Indonesia banyak, masak hanya untuk memberikan suara demi pemilihan ini tidak mampu. Ayo bagaimana caranya harus menang. Kalau kita bersatu pasti bisa. Dunia pariwisata kita makin menanjak dan pemasukan dari sisi ini akan meningkatkan pemasukan devisa/APBN. Pokoknya efek positifnya banyak, termasuk bidang ekonomi.
Aku memang terlanjur mencintaimu
Dan tak pernah ku sesali itu
Seluruh jiwa rela ku serahkan
Mengenang janji setiaku
Kumohon jangan jadikan semua ini
Alasan kau menyakitiku
Meskipun cintamu tak hanya untukku
Tapi cobalah sejenak mengerti
Bila rasaku ini rasamu
Sanggupkah engkau menahan sakitnya
Terkhianati cinta yang kau jaga
Coba bayangkan kembali
Betapa hancurnya hati ini kasih
Semua telah terjadi
Aku memang terlanjur mencintaimu
PESANNYA: Terlanjur mencintai Indonesia juga oke kok, nggak perlu ke lain negara/bangsa! Mau jadi WNI Nomor 1 saja. Semoga yang ngurus negara/bangsa ini juga mencintai rakyatnya/warganya sepenuh hati, tidak mendua hati!
Dari UU 22/2009 Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang telah disahkan tanggal 22 Juni 2009, kita bisa menelisik bagaimana pemberlakuan ketentuan lalu lintas dan angkutan jalan bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) :
Pasal 47
(2) Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dikelompokkan berdasarkan jenis:
e. kendaraan khusus.
Penjelasan Huruf e: Yang dimaksud dengan “kendaraan khusus” adalah Kendaraan Bermotor yang dirancang khusus yang memiliki fungsi dan rancang bangun tertentu, antara lain:
a. Kendaraan Bermotor Tentara Nasional Indonesia;
Pasal 59
(5) Penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai berikut:
b. lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah; dan
Pasal 72
(1) Registrasi Kendaraan Bermotor Tentara Nasional Indonesia diatur dengan peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia dan dilaporkan untuk pendataan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pasal 137
(4) Mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang, kecuali:
b. untuk pengerahan atau pelatihan Tentara Nasional Indonesia dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia; atau
Sedikit referensi ini semoga bermanfaat bagi kita semua, bagaimana berlaku di jalan dan berlalu lintas yang baik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bagaimana dengan Konvoi di jalanan yang kerapkali kita temui itu?
Pasal 134
Pengguna Jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut:
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. iring-iringan pengantar jenazah; dan
g. konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara
Republik Indonesia.
Dari Pasal 134 Ayat g ini kita bisa melihat bahwa untuk Konvoi TNI memang punya dasar kuat, karena termasuk dalam kepentingan tertentu (kepentingan alat pertahanan negara), petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia pasti memahami hal ini. Yang penting dalam pelaksanaan Konvoi diatur dengan tertib, mengikuti ketentuan/aturan lalu lintas umum yang berlaku, termasuk petugas pengatur yang di jalan/lapangan juga harus antisipasi dan merespon adanya Konvoi secara cekatan dan proaktif.
Selain itu, kalau soal Konvoi, harus selektiflah, ya jangan semua diberi ijin untuk konvoi dan dikawal dengan label kepentingan tertentu. Dilihat pantes-pantesnyalah!
Saat cinta memang harus diakhiri
Saat cinta takkan bisa dimengerti
Engkau tak lagi beri aku
Kesempatan lagi
Aku bukanlah malaikat
Juga bukan makhluk dari surga
Maafkanlah aku
Yang tak sempurna
Di hadapanmu
Hapus rasa hapus cinta hapus kisah
Kini engkau bukanlah milikku
Meski takkan mudah tuk dilupakan
Semua kenangan indah
Aku bukanlah malaikat
Juga bukan makhluk dari surga
Maafkanlah aku
Yang tak sempurna
Di hadapanmu
Saat cinta memang harus diakhiri
PESANNYA : Dengan cinta kita dipertemukan, dengan cinta kita dipisahkan. Oleh sebab itu, mengapa cinta mesti dipandang dari satu arah? Harus dua arah. Cinta bisa mengantarkan rasa bahagia, cinta juga bisa mengantarkan kesedihan mendalam. Apa maknanya? Biarkan cinta berlalu apa adanya. Dan, ingatlah bahwa cinta tidak mesti berarti hubungan satu individu dengan individu lainnya, karena cinta begitu luas. Cinta terhadap negara dan bangsa ini juga sesuatu yang indah kalau kita bisa memeliharanya, menjaganya dan mengaplikasikannya secara baik dan benar. Dengan cinta terhadap negara dan bangsa ini kita dilahirkan, dengan cinta terhadap negara dan bangsa ini kita mengarungi kehidupan, dengan cinta terhadap negara dan bangsa ini kita berbakti sampai menutup mata.
Menjelang usia 30, 40, dan 50-an tahun Anda harus sudah mulai memilih makanan yang tidak memberikan dampak buruk pada kesehatan. Pada usia tersebut stamina tidak lagi sekuat usia remaja atau 20-an, tapi kegiatan tetap tidak berkurang sehingga perlu makanan tepat untuk menjalaninya. Makan makanan yang terbaik adalah salah satu rahasia menjaga kebugaran tubuh dan menyiapkan segala perubahan yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia. Berikut jenis makanan yang harus diprioritaskan di usia 30, 40 dan 50-an tahun, adaptasi dari sebuah tulisan yang dipajang di Health, 27 Juli 2009.
Usia 30-an
Pada usia ini biasanya orang sudah mulai fokus pada pekerjaan setelah di usia 20-an biasanya masih terus mencari pekerjaan apa yang cocok buat Anda. Di usia ini biasanya seorang wanita karir juga harus menyeimbangkan kerja dan mengurus anak yang masih balita, masih aktif menjaga kebugaran dan bergaul dengan banyak teman. Mungkin di usia ini perempuan kerap dijuluki serba bisa alias multi tasking karena menyelesaikan banyak tugas baik di kantor maupun keluarga. Makanan yang harus tersedia adalah adalah yang banyak mengandung besi, folic acid dan kalsium. Anda perlu 18 mg besi setiap hari untuk menghindari anemia dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika Anda sedang berusaha untuk hamil cobalah perbanyak makanan yang mengandung folic acid. Mengkonsumsi 400 microgram folic acid per hari akan mencegah terjadinya cacat pada bayi.
Kalsium juga sangat penting untuk menjaga tulang yang kuat karena setelah usia 35 tahun Anda akan banyak kehilangan massa tulang. Perempuan usia 19-50 tahun butuh 1.000 mg kalsium per hari, sayangnya lebih dari separuh populasi perempuan usia itu tidak bisa mencukupi kebutuhan kalsium itu. Makanan yang disarankan:
1. Sereal komplit yang mengandung 100% besi dan folic acid dalam satu mangkung yang dimakan.
2. Daging sapi dengan sedikit lemak dan kacang-kacangan juga kaya akan zat besi. Sedangkan folic acid bisa didapat dari jeruk, asparagus, sayuran hijau.
3. Susu rendah lemak, keju, yogurt akan memberikan kalsium yang cukup.
Usia 40-an
Pekerjaan, anak, orang tua meminta perhatian yang lebih dari Anda. Pada usia ini aktivitas jalan juga mulai berkurang namun Anda tetap harus menjaga berat badan yang seimbang. Makanan yang harus tersedia adalah yang mengandung fiber (serat), kalium, kalsium, kaya nutrisi dan makanan rendah kalori.
Di usia ini untuk wanita kerja metabolisme juga sudah mulai melambat, tingkat kolesterol dan tekanan darah bisa tiba-tiba tinggi karena menjelang menopause (berhentinya haid) dan munculnya risiko sakit jantung dan diabetes tipe 2. Anda butuh serat sedikitnya 25 mg per hari dan makanan yang kaya potasium sekitar 4.700 mg per hari, buah-buahan dan sayur-sayuran. Pasokan kalsium juga masih penting dengan tetap mengkonsumsi 1.000 mg per hari. Makanan yang disarankan:
1. Perbanyak makanan dari gandum, beras merah, roti gandum, jagung atau havermut.
2. Konsumsi sedikitnya 2,5 cangkir jus seperi pisang, strawberi.
3. Mulai kurangi sodium dengan konsumsi paling banyak hanya 2.300 mg per hari untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Jagalah tulang tetap kuat dengan konsumsi brokoli, atau minuman dari kedelai.
Usia 50-an
Di usia ini seseorang sudah mulai benar-benar mengontrol apa yang dimakannya jika tidak tubuh akan lebih cepat bereaksi dan perlu waktu lama untuk pemulihan jika Anda sakit. Makanan yang harus dikonsumsi adalah makanan yang kaya vitamin B, antioksidan, kalsium dan vitamin D. Di usia ini juga tubuh akan mengalami perubahan-perubahan besar karena sudah menjalani masa menopause. Berkurangnya estrogen akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan osteoporosis. Maka itu penting untuk melindungi jantung dengan konsumsi vitamin B6 sebanyak 1,5 mg per hari dan B12 sebanyak 2,4 mg per hari. Nutrisi ini penting untuk mencegah penyakit-penyakit lain seperti katarak.
Phytoestrogens juga dapat membantu menurunkan gejala menopause dan menurunkan dari risiko kanker payudara. Jangan lupa untuk terus mengonsumsi kalsium sebanyak 1.500 mg agar tulang tak mudah patah. Makanan yang disarankan:
1. Pisang, kentang dan buah delima banyak mengandung B6. Sedangkan B12 terdapat di telur, ikan dan ayam. Beberapa sereal juga melengkapinya dengan vitamin ini.
2. Makan sayur atau buah yang berwarna hijau gelap, kuning tua seperti jeruk, brokoli, dan kubis untuk mendapatkan antioksidan yang bisa melawan kanker.
3. Jagung, apel, dan kedelai adalah makanan yang banyak mengandung Phytoestrogens untuk mengatasi gejala menopause.
4. Lindungi mata dengan konsumsi lutein dan zeaxanthin yang terdapat dalam bayam.
5. Dapatkan kalsium dari keju rendah lemak, almond dan brokoli. Makan pula makanan yang mengandung folic acid seperti jeruk, asparagus, susu rendah lemak, yogurt.
Nah, apakah anda masih tergolong sebagai makhluk hidup pemakan segala? Sungguh kebangeten kalau ini terjadi. Kalau manusia masih makan segalanya, bagaimana dengan hak hidup makhluk hidup lainnya? Mau makan apa? Bayangkan saja, kalau manusia sudah mampu membuat dan mengolah produk makanan seperti Ikan duri lunak ataupun Ayam tulang lunak, terus duri dan tulang disantap manusia juga, jadinya anjing dan kucing lantas makan apa? Keserakahan manusia soal makan-makanan dapat menghadirkan aneka jenis penyakit dan gangguan kesehatan.
Jadi, soal makanan, disamping sesuaikan dengan usia, jangan lupa bahwa masih ada makhluk hidup lainnya yang juga masih butuh makanan ….. makanya makanlah yang proporsional, sehat, baik untuk fisik, juga baik untuk hati. Artinya, makanlah makanan yang halalan toyyiban. Jangan serakah, ukuran daya tampung perut satu manusia dengan manusia lain nggak jauh berbeda. Selain itu, ingatlah jangan sekali-sekali membuang makanan atau membiarkan ada sisa makanan secara sia-sia, di lain tempat masih banyak manusia lain yang untuk memperoleh sekerat makanan saja sulitnya minta ampun …… berbagilah makanan dengan orang lain yang masih kekurangan ….
Disini aku masih sendiri
Merenungi hari-hari sepi
Aku tanpamu
Masih tanpamu
Bila esok hari datang lagi
Ku coba untuk hadapi semua ini
Meski tanpamu meski tanpamu
Bila aku dapat bintang yang berpijar
Mentari yang tenang bersamaku disini
Ku dapat tertawa menangis merenung
Di tempat ini aku bertahan
Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
Apakah aku slalu dihatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Kalau ku masih tetap disini
Ku lewati semua yang terjadi
Aku menunggumu Aku menunggu
Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
Apakah aku ada dihatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
PESANNYA: Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Kepastian adalah sesuatu yang melegakan. Menunggu kepastian adalah sesuatu yang penuh teka-teki sekaligus mendebarkan. Kesabaran adalah kunci menunggu kepastian, Kebesaran hati adalah cara menerima semua kemungkinan, suara menyenangkan atau menyakitkan.
Presiden AS Barack Obama menyebut polisi di Cambridge, Massachusetts bertindak bodoh dalam penangkapan seorang profesor kulit hitam di Harvard University pekan lalu. Profesor Henry Louis Gates Jr ditangkap di rumahnya di Massachusetts dengan tuduhan tidak mematuhi perintah polisi. “Saya tidak tahu, tidak berada di sana dan tidak melihat semua fakta apa yang terjadi. Tetapi saya kira adil mengatakan, pertama kita semua akan sangat marah, kedua polisi Cambridge bertindak bodoh menangkap seseorang yang telah membuktikan bahwa ia berada di rumahnya sendiri, dan ketiga ada sejarah panjang di negara ini tentang orang Afrika-Amerika dan Latin yang diperlakukan di depan hukum secara tidak proporsional,” kata Obama, Kamis (23/7).
Menurut Obama –presiden AS kulit hitam pertama– insiden itu menunjukkan perlakukan tidak proporsional tersebut masih terjadi di Amerika. Obama membenarkan sang profesor adalah temannya. Gedung Putih buru-buru membantah bahwa Obama menyebut polisi berkulit putih yang menangkap Gates bertindak bodoh. “Biar saya jelaskan, dia tidak menyebut polisi bodoh,” kata juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs.
Masalah itu bermula ketika seorang warga melaporkan kemungkinan terjadinya pencurian saat Gates dan seorang temannya terlihat memaksa masuk pintu rumahnya yang macet. Saat polisi datang, Gates di dalam rumah dan menunjukkan bukti bahwa dia pemilik rumah. Namun, dia tidak menuruti perintah ketika diminta keluar. Dan setelah saling berdebat, Gates akhirnya ditangkap. Tuduhan terhadap Gates akhirnya dibatalkan, Selasa (21/7). Namun, Gates menegaskan akan tetap melanjutkan kasus ini. “Ini bukan tentang saya, ini tentang mudahnya orang kulit hitam diserang di Amerika,” kata Gates kepada CNN.
Pesannya: JANGAN ASAL TANGKAP, BIAR NGGAK DISEBUT BODOH!
1. The JFK Assassination

This much we can stipulate: President John F. Kennedy was assassinated 45 years ago this week, on Nov. 22, 1963, struck by two bullets — one in the head, one in the neck — while riding in an open-topped limo through Dealey Plaza in Dallas. Lee Harvey Oswald was charged with killing him, and a presidential commission headed by Chief Justice Earl Warren found that Oswald acted alone.
That conclusion hasn’t passed muster with the public. A 2003 ABC News poll found that 70% of Americans believe Kennedy’s death was the result of a broader plot. The trajectory of the bullets, some say, didn’t square with Oswald’s perch on the sixth floor of the Texas School Book Depository. Others suggest a second gunman — perhaps on the grassy knoll of Dealey Plaza — participated in the shooting. Others believe in an even broader conspiracy. Was Kennedy killed by CIA agents acting either out of anger over the Bay of Pigs or at the behest of Vice President Lyndon Johnson? By KGB operatives? Mobsters mad at Kennedy’s brother for initiating the prosecution of organized crime rings? Speculation over one of history’s most famous political assassinations is such a popular parlor game that most people have taken the rumors to heart: just 32% of those polled by ABC believe Oswald carried out the killing on his own. Ref.
2. 9/11 Cover-Up

Not since the JFK assassination has there been a national tragedy so heavily imprinted in American minds — or that has given rise to quite as many alternative explanations. While videos and photographs of the two planes striking the World Trade Center towers are famous around the world, the sheer profusion of documentary evidence has only provided even more fodder for conspiracy theories.
A May 2006 Zogby poll found that 42% of Americans believed that the government and the 9/11 commission “concealed or refused to investigate critical evidence that contradicts their official explanation of the September 11th attacks.” Why had the military failed to intercept the hijacked planes? Had the government issued a “stand down” order, to minimize interference with a secret plan to destroy the buildings and blame it on Islamic terrorists? In 2005, Popular Mechanics published a massive investigation of similar claims and responses to them. The reporting team found that the North American Aerospace Defense Command (NORAD) did not have a history of having fighter jets prepped and ready to intercept aircraft that had gone off route. And while the team found no evidence that the government had planned the attacks, lack of proof has rarely stopped conspiracy theorists before. Ref.
3. Area 51 and the Aliens

We may have Tang thanks to the space program, but who gave us such innovations as the Stealth fighter and Kevlar? Aliens, of course. Conspiracy theorists believe that the remains of crashed UFO spacecrafts are stored at Area 51, an Air Force base about 150 miles from Las Vegas, where government scientists reverse-engineer the aliens’ highly advanced technology. Fodder for this has come from a variety of supposed UFO sightings in the area and testimony from a retired Army colonel who says he was given access to extraterrestrial materials gathered from an alien spacecraft that crashed in Roswell, New Mexico. Some also believe that the government studies time travel at Area 51, also known as Groom Lake or Dreamland.
The government has developed advanced aircraft and weapons systems at nearby Nellis Air Force Base, including Stealth bombers and reconnaissance planes. And the government’s official line — that the details of Area 51 are classified for purposes of national security — is only seen as further proof that the military is hiding aliens or alien spacecraft. Ref.
4. Paul Is Dead

Paul McCartney never wrote “Maybe I’m Amazed.” He never formed the band Wings. He never clashed with Yoko, became a vegetarian, or fathered any of his children. When Queen Elizabeth knighted him in 1997, she was actually knighting someone else. This is because, conspiracy-minded Beatlemaniacs say, Paul McCartney secretly died in 1966. Theorists claim the other Beatles covered up his death — hiring someone who looked like him, sang like him, and had the same jovial personality. But the guilt eventually got to them and they began hiding clues in their music. In the song “Taxman,” George Harrison gave his “advice for those who die,” meaning Paul. The entire Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band album was awash with Paul-is-dead clues: the Beatles had formed a “new” band featuring a fictional member named Billy Shears — supposedly the name of Paul’s replacement. The album contained John Lennon’s “A Day in the Life,” which had the lyrics “He blew his mind out in a car” and the recorded phrase “Paul is dead, miss him, miss him,” which only becomes evident when the song is played backward. Lennon also mumbled, “I buried Paul” at the end of “Strawberry Fields Forever” (in interviews, Lennon said the phrase was actually “cranberry sauce” and denied the existence of any backward messages).
Paul-is-dead believers think the Beatles accompanied these backward tape loops and veiled references to death with album covers that illustrated the loss of their friend. The original cover of 1966’s Yesterday and Today album featured the Beatles posed amid raw meat and dismembered doll parts — symbolizing McCartney’s gruesome accident. If fans placed a mirror in front of the Sgt. Pepper album cover, the words Lonely Hearts on the drum logo could be read as “1 ONE 1 X HE DIE 1 ONE 1.” And of course, there’s the Abbey Road cover, on which John, George and Ringo forwent all pretense and pretended to cross the street as a funeral procession. John wore all white, like a clergyman. Ringo, the mourner, dressed in black. George donned jeans, like a gravedigger. Paul wore no shoes (he didn’t need them, because he was dead) and walked out of step with the others.
If Paul is dead, then his imposter is still at large. He met and married Linda Eastman, with whom he had four children before losing her to breast cancer in 1998. He released a live album in 1993 called Paul Is Live (likely story), and produced more than 20 solo albums — and that’s not even counting the ones released by Wings. Then he endured a horrible divorce from Heather Mills, which may have made him wish he were dead — or, at least, were still Billy Shears. So who is the real McCartney? The world may never know. Ref.
5. Secret Societies Control the World

If you were really a member of the global elite, you’d know this already: the world is ruled by a powerful, secretive few. Many of the rest of us peons have heard that in 2004 both candidates for the White House were members of Yale University’s secretive Skull and Bones society, many of whose members have risen to powerful positions. But Skull and Bones is small potatoes compared with the mysterious cabals that occupy virtually every seat of power, from the corridors of government to the boardrooms of Wall Street.
Take the Illuminati, a sect said to have originated in 18th century Germany and which is allegedly responsible for the pyramid-and-eye symbol adorning the $1 bill: they intend to foment world wars to strengthen the argument for the creation of a worldwide government (which would, of course, be Satanic in nature). Or consider the Freemasons, who tout their group as the “oldest and largest worldwide fraternity” and boast alumni like George Washington. Some think that despite donating heaps of cash to charity, they’re secretly plotting your undoing at Masonic temples across the world. Or maybe, some theorize, the guys pulling the strings aren’t concealed in shadow at all. They might be the intelligentsia on the Council on Foreign Relations, a cadre of policy wonks who allegedly count their aims as publishing an erudite bimonthly journal and establishing a unified world government — not necessarily in that order. Ref.
6. The Moon Landings Were Faked

It’s now been nearly four decades since Neil Armstrong took his “giant leap for mankind” — if, that is, he ever set foot off this planet. Doubters say the U.S. government, desperate to beat the Russians in the space race, faked the lunar landings, with Armstrong and Buzz Aldrin acting out their mission on a secret film set, located (depending on the theory) either high in the Hollywood Hills or deep within Area 51. With the photos and videos of the Apollo missions only available through NASA, there’s no independent verification that the lunar landings were anything but a hoax.
The smoking gun? Film of Aldrin planting a waving American flag on the moon, which critics say proves that he was not in space. The flag’s movement, they say, clearly shows the presence of wind, which is impossible in a vacuum. NASA says Aldrin was twisting the flagpole to get the moon soil, which caused the flag to move. (And never mind that astronauts have brought back hundreds of independently verified moon rocks.) Theorists have even suggested that filmmaker Stanley Kubrick may have helped NASA fake the first lunar landing, given that his 1968 film 2001: A Space Odessey proves that the technology existed back then to artificially create a spacelike set. And as for Virgil I. Grissom, Edward H. White and Roger B. Chaffee — three astronauts who died in a fire while testing equipment for the first moon mission? They were executed by the U.S. government, which feared they were about to disclose the truth.
Far-fetched as the hoax theory may seem, a 1999 Gallup poll showed that it’s comparatively durable: 6% of Americans said they thought the lunar landings were fake, and 5% said they were undecided. Ref.
7. Jesus and Mary Magdalene

Jesus and Mary Magdalene might have been married, or so says the Gospel of Philip. Sure, it’s the basic plot of The Da Vinci Code (the thriller also wraps in conspiracy shibboleths like Opus Dei and the Knights Templar for good measure) — but the theory finds its basis in writings from the Gnostic Gospels, which were discovered in 1945 and whose authenticity religious experts still dispute. In the Gospel of Philip, Mary Magdalene, who is referred to as Jesus’ koinonos, a Greek term for “companion” or “partner,” is depicted as being closer to Jesus than any other apostle.
In an exchange between Peter and Mary, he admits to her that “the Saviour loved you above all other women” — a tense moment in the scripture that seems to portray the jealousy that the other apostles might have felt for Mary’s relationship with Jesus. The only other evidence used to support the theory is a mention of Jesus kissing Mary often, but some say kissing was the custom and it was typical of Jesus to practice it with those close to him. (Remember Judas?) Ref.
8. Holocaust Revisionism

Despite overwhelming evidence and an admission and apology from Germany decades ago, revisionists continue to claim that nearly 6 million Jews were not killed by Nazis during the Holocaust. Iranian President Mahmoud Ahmadinejad, for one, has called the Holocaust a “myth” and suggested that Germany and other European countries, rather than Palestine, provide land for a Jewish state.
Unlike Ahmadinejad, most revisionists do not deny that Jews were interned in prison camps during World War II; rather, they argue that the number of deaths was greatly exaggerated. Gas chambers are a particular sticking point: Holocaust deniers say they were purely a rumor or, if they indeed existed, were not powerful enough to kill — though evidence and history indicates otherwise. And the photographs of emaciated and dying Jews? Attorney Edgar J. Steele, a revisionist, says, “All those pictures of skinny people and bodies stacked like cordwood were actually of Czechs and Poles and Germans [who] died of typhus, which was rampant in the camps.” Ref.
9. The CIA and AIDS

Since the Centers for Disease Control and Prevention first reported the HIV/AIDS epidemic in 1981, rumors have persisted that the deadly virus was created by the CIA to wipe out homosexuals and African Americans. Even today, the conspiracy theory has a number of high-profile believers. South African President Thabo Mbeki once touted the theory, disputing scientific claims that the virus originated in Africa and accusing the U.S. government of manufacturing the disease in military labs. When she won the Nobel Peace Prize, Kenyan ecologist Wangari Maathai used the international spotlight to support that theory as well. Others insist that the government deliberately injected gay men with the virus during 1978 hepatitis-B experiments in New York, San Francisco and Los Angeles. Still others point to Richard Nixon, who combined the U.S. Army’s biowarfare department with the National Cancer Institute in 1971. Though the co-discoverers of HIV — Dr. Robert Gallo of the National Cancer Institute and Dr. Luc Montagnier of the Pasteur Institute in Paris — don’t agree on its origins, most members of the scientific community believe the virus jumped from monkeys to humans some time during the 1930s. Ref.
10. The Reptilian Elite

They are among us. Blood-drinking, flesh-eating, shape-shifting extraterrestrial reptilian humanoids with only one objective in their cold-blooded little heads: to enslave the human race. They are our leaders, our corporate executives, our beloved Oscar-winning actors and Grammy-winning singers, and they’re responsible for the Holocaust, the Oklahoma City bombings and the 9/11 attacks … at least according to former BBC sports reporter David Icke, who became the poster human for the theory in 1998 after publishing his first book, The Biggest Secret, which contained interviews with two Brits who claimed members of the royal family are nothing more than reptiles with crowns. (Picture Dracula meets Swamp Thing).
The conspiracy theorist and New Age philosopher, who wore only turquoise for a time and insisted on being called Son of God-Head, says these “Annunaki” (the reptiles) have controlled humankind since ancient times; they count among their number Queen Elizabeth, George W. Bush, Henry Kissinger, Bill and Hillary Clinton and Bob Hope. Encroaching on other conspiracy theorists’ territory, Icke even claims that the lizards are behind secret societies like the Freemasons and the Illuminati. Since earning the dubious title of “paranoid of the decade” in the late 1990s, Icke has written several books on the topic, including his latest work, The David Icke Guide to the Global Conspiracy, while operating his own website — complete with merchandise and advertisements. Ref.
Ditjen Pos dan Telekomunikasi melakukan langkah tegas kepada belasan penyelenggara jasa internet (internet service provider/ISP) yang dianggap tak serius menjalankan bisnisnya. Tak tanggung-tanggung, regulator langsung mencabut ‘nyawa’ mereka. ‘Nyawa’ yang dimaksud adalah izin untuk menjalankan layanan yang selama ini mereka pegang. Ada 11 ISP yang menjadi korban pencabutan izin dengan berbagai latar belakang yang merundungnya. Dikutip detikINET dari keterangan resmi Ditjen Postel, Kamis (23/7/2009):
1. Dua penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena tidak memenuhi kewajiban penyesuaian izin : PT Arus Nawala dan PT Quantum Aksesindo Nusantara.
2. Tiga penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena kelalaian memenuhi kewajiban menyampaikan laporan kinerja operasi tahun 2007 : PT Enciety Binakarya Cemerlang, PT Sae Plus, dan PT Gapura Global Komunikasi.
3. Lima penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena permohonan sendiri : PT Telesindo Media Utama, PT Subur Sakti Putra, PT Metrodata Global Akses, PT Dayamitra Telekomunikasi, serta PT Uninet Bhaktinusa.
4. Satu penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena tidak beroperasi : PT. Corbec Communication.
Kabag Humas dan Pusat Informasi Depkominfo mengatakan, data perizinan jasa multimedia yang terdapat di Ditjen Postel menunjukkan bahwa sampai dengan saat ini jumlah izin penyelenggaraan yang masih berlaku untuk ISP dimiliki oleh 172 perusahaan. “Sedangkan untuk jasa interkoneksi internet (NAP/Network Access Point) izinnya dimiliki oleh 40 perusahaan, untuk jasa internet teleponi untuk keperluan publik (ITKP) oleh 25 perusahaan, dan untuk sistem komunikasi data (Siskomdat) oleh 7 perusahaan,” pungkasnya.
Jika Anda mempunyai kebiasaan memuji seseorang terlalu berlebihan sebaiknya mulai dikurangi. Memuji yang terlalu berlebihan justru akan berakibat negatif pada kepercayaan diri seseorang.
“Anda yang tidak punya kepercayaan diri tinggi mungkin merasa aneh dan sangsi ketika dibilang sepintar Einstein atau setampan Brad Pitt,” ucap Joanne Wood dari University of Waterloo, seperti yang dikutip dalam penelitian Journal Psychological Science, 21 Juli 2009. Jurnal tersebut menyebutkan bahwa upaya membuat seseorang berpikiran positif justru memberi dampak yang berlawanan pada otak. Bahkan menunjukkan betapa tidak bahagianya orang tersebut.
“Ketika seseorang mendengar sesuatu yang tidak mereka percaya, mereka bukan hanya menjadi ragu, tapi juga melekat dengan kuat pada pikiran orang tersebut,” ucap Wood. Penelitian psikologis telah membuktikannya. Kebanyakan dari kita sering meragukan dan bertanya kembali pada diri sendiri jika sesuatu yang hebat terjadi pada kita. Dalam Journal of Personality and Social Psychology disebutkan bahwa jika seseorang mendapat timbal balik (feedback) yang dirasa terlalu habat dan berlebihan, mereka justru merasa payah, buruk dan tidak baik.
Wood dan John Lee dari University of Waterloo mencoba meneliti tentang estimasi dan penghargaan pribadi seseorang terhadap 68 siswa. Para siswa disuruh menulis pemikiran dan perasaan mereka selama 4 menit. Setiap 15 detik, setiap orang dalam satu grup akan mendengar sebuah bel, kemudian mereka diminta untuk mengatakan pada diri sendiri, “Saya adalah orang yang sangat penyayang”.
Dari survei tersebut, ternyata mereka yang punya penghargaan yang rendah pada dirinya pribadi,– yaitu mereka yang tidak merespons dengan baik feedback positif yang datang,– tidak merasa lebih baik setelah 16 kali. “Sangat paradoks”, ucap Wood. Melihat kenyataan tersebut, Wood dan Lee menyimpulkan bahwa pemikiran yang berlebihan atau tidak diharapkan oleh seseorang akan mengganggu pemikirannya.
“Terutama jika mereka tergolong orang yang memiliki estimasi pribadi yang rendah, sehingga setiap pikiran positif yang masuk ke mereka hanya akan menjadi pertanda betapa menyedihkannya mereka,” ujar Lee. Jadi memujilah sesuai kadarnya.
Blog ini memang diarahkan menjadi sebuah blog khas untuk WNI NOMOR 1. Oleh sebab itu materi yang ditampilkan banyak terkait dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan berbasis konstitusi, Hak Asasi Manusia, hukum dan kultur Indonesia.
Diluar itu, aksesorisnya ya bisa juga ada semacam hiburan dan selingannya, termasuk iklan-iklan persahabatan, artinya ada teman yang punya barang/produk nitip untuk ditawarkan/dipromosikan, ya nggak apalah, sekadar meramaikan tampilan blog.
Nah, sekarang ada sedikit kesulitan bagi saya untuk memutuskan permintaan seorang pengunjung blog ini yang juga mau nitip “promosi” di blog saya. Apa itu? Yang bersangkutan menginginkan data dan fotonya ditampilkan di blog saya, dalam rangka cari jodoh. Jadi ingat CARI JODOH-nya WALI BAND. Saya yang jadi pusing nhi, ditampilkan apa nggak ya? Saya khawatir nanti blog saya “berubah” jadi rubrik Cari Jodoh ….. makin asyik nggak ya …. atau makin gimana gitu … kalau nggak ditampilkan dikira saya “nggak manusiawi” artinya nggak mau saling bantu dengan sesama warganegara ……
Ada komentar dari anda, pecinta blog ini?
Sekian lama aku menunggu
Untuk kedatanganmu
Bukankah engkau telah berjanji
Kita jumpa di sini
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu
Derita hidup yang kualami
Duhai pahit sekali
Pada siapa aku berbagi
Kalau bukan padamu
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu
Selain dirimu kasih
Tiada yang lain lagi
Tempat cintaku bersemi
Mencurahkan isi hati
Lama sekali aku menanti
Kedatanganmu kekasih
Betapa hati tidak ‘kan sedih
Kau biarkan ku sendiri
Sekian lama aku menunggu
Untuk kedatanganmu
Bukankah engkau telah berjanji
Kita jumpa di sini
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu
Notes : Dalam kejenuhan situasi dan kondisi kehidupan yang semakin padat, complicated, dan penuh ketegangan perlu sekadar hiburan dan jalan cerah menuju penyegaran. Tidak perlu salah persepsi, manusia perlu hiburan yang positif.
Perubahan iklim ternyata berdampak pada sejumlah spesies di berbagai penjuru dunia, mulai dari beruang kutub di Arktik hingga terumbu karang di laut tropis. Dua perubahan ekologis yang tercatat adalah beberapa spesies—hewan ataupun tumbuhan—berpindah ketinggian juga berpindah derajat lintang mencari suhu yang sesuai. Perubahan lain yaitu siklus hidup sejumlah spesies berubah serta musim bunga dan migrasi burung-burung telah bergeser waktunya.
Sekarang ada perubahan ketiga, yaitu meningkatnya suhu bumi diiringi dengan mengecilnya ukuran organisme—baik ukuran komunitas maupun ukuran individu. Hal itu diungkapkan pemimpin tim peneliti Martin Daufresne dari Cemagref Aix-en-Provence, lembaga penelitian milik Pemerintah Perancis. Hasil studi ini akan dimuat di jurnal ilmiah Proceedings of the National Academy of Sciences.
Penelitian dilakukan jangka panjang pada komunitas di perairan, meliputi bakteri, fitoplankton serta ikan yang hidup di sungai, danau, dan lautan. Menurut Daufresne, kelompok ikan di sungai-sungai di Perancis berkurang jumlahnya lebih dari 60 persen dalam penelitian selama dua dekade. Referensi
Dua danau di Pulau Sulawesi direkomendasikan dikeruk akibat sedimentasi berat. Keduanya adalah Danau Limboto di Provinsi Gorontalo dan Danau Tempe di Provinsi Sulawesi Selatan.
Keduanya masuk Program Pengelolaan Danau Prioritas Tahun 2010-2014 yang total berjumlah 15 danau. Sebanyak 15 danau lainnya masuk prioritas program rehabilitasi tahun 2015-2019.
Selain dua danau dikeruk, juga dilakukan peningkatan kualitas air, peningkatan komitmen pemerintah, pemulihan kawasan terpadu, pengawasan pemanfaatan multifungsi danau, peningkatan pariwisata, dan program perubahan iklim.
”Kami butuh kerja sama departemen lain dan pemerintah daerah untuk memenuhi target itu,” kata Deputi III Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Masnellyarti Hilman kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/7).
Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KNLH) memprakarsai Konferensi Nasional Danau Indonesia: Pengelolaan Danau dan Antisipasi Perubahan Iklim di Bali, 13-15 Agustus 2009. Diperkirakan ada 700 peserta dari sembilan departemen dan kementerian serta pemerintah daerah.
Data KNLH menunjukkan, dari 22 sungai yang mengalir ke Danau Limboto, hanya dua sungai masih mengalir ketika musim kemarau. Kondisi hampir sama terjadi di Danau Tempe.
Selama 1972-2002 laju penyusutan luas Danau Limboto 50 hektar per tahun dan laju sedimentasi 1,5-50 sentimeter (cm) per tahun. Tanpa rehabilitasi kerusakan lahan dan pengendalian limbah domestik, tahun 2034 danau itu akan menjadi legenda.
Sementara itu, laju sedimentasi di Danau Tempe mencapai 1-3 cm per tahun. Tanpa intervensi rehabilitasi, Danau Tempe diperkirakan hilang setiap musim kering pada tahun 2018.
”Banyak lahan kritis, hutannya juga sedikit,” kata Asisten Deputi III Urusan Pengendalian Kerusakan Sungai dan Danau Antung D Radiansyah.
Menambah ironis
Masifnya kerusakan danau-danau di Indonesia menambah deret ironi kekayaan alam Tanah Air setelah pembabatan hutan dan eksploitasi sumber daya alam besar-besaran.
Dari data KNLH, ada 840 danau besar dan 735 danau kecil di Indonesia. Danau-danau itu menyediakan 72 persen suplai air permukaan di Indonesia.
Danau-danau juga dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik, wisata, irigasi, dan budidaya perikanan. Namun, daya dukungnya terus menyusut drastis akibat pola pembangunan dan pengelolaan yang mengabaikan fungsi penting dan daya tampungnya.
Salah satu contoh pengabaian perhitungan daya tampung danau adalah kematian massal ikan di Danau Maninjau, Sumatera Barat, pada akhir tahun 2008 lalu hingga mencapai 13.413 ton atau setara dengan Rp 150 miliar.
Kejadian serupa pernah terjadi di tempat lain dalam skala berbeda-beda. Namun, terus berulang dan merugikan para pembudidaya ikan.
”Waktunya mengubah pola pikir tentang pengelolaan dan peran danau dalam pembangunan,” kata Masnellyarti.
Sebagai langkah perubahan, setidaknya membutuhkan komitmen sembilan departemen dan kementerian untuk kesepakatan pengelolaan danau berkelanjutan. Sejumlah target sudah dibuat dan rencana pengelolaan berkelanjutan disusun untuk dibahas pada pertemuan di Bali pada Agustus 2009 mendatang.
Untuk mendanai program tersebut butuh dana besar. Untuk itu, KNLH akan mengajak semua departemen dan kementerian yang terlibat pengelolaan untuk turun tangan. Referensi
Memang tidak ada satu solusi pun yang benar-benar pas untuk melindungi hotel-hotel bintang lima dari ancaman bom. Perlindungan lebih baik difokuskan pada kegiatan pengecekan kemanan secara rutin dan terus menerus. Hal ini menjadi tantangan, baik manajer maupun pekerja, karena tugas macam itu kerapkali harus dilakukan berulang dan membosankan, demikian menurut kompilasi pengamatan sejumlah analis industri sekaligus pakar anti-teroris.

Bagaimana Cara Smart melakukan hal ini?
1. Memperketat check-in.
Menggunakan gaya pemeriksaan masuk ke bandara sepenuhnya mungkin bagian dari solusi. Pasang mesin pemindai, detektor, penggeledahan di badan, petugas pria dengan pakaian seragam apa adanya, pengamatan tiap personel dan anjing pelacak. Pertanyaannya, apakah tamu-tamu bisnis yang harus datang dan pergi beberapa kali sehari akan menoleransi penggeledahan berkali-kali semacam ini.
Hotel memang bukanlah bank atau pusat komando pertahanan. Mereka ada di wilayah bisnis menyenangkan orang. Jadi bagaimana penyambutan yang dirasakan jika tamu digeledah, dipindai dan diwawancara secara berkali-kali, ya, ini proses yang harus dijelaskan dengan etis dan secara menyenangkan untuk meyakinkan tamu. Toh, hal ini juga demi keamanan tamu itu sendiri.
Tamu bisa jadi diminta secara personal untuk mengidentifikasi barang bawaan ketika memasuki hotel, begitu pula pada kendaraan. Barang-barang bawaan seharusnnya melewati alat pemindai untuk mendeteksi gas atau bebauan dari bahan-bahan eksplosif. Tentu latihan rutin diberikan kepada para penjaga tentang penggunaan alat-alat deteksi merupakan keharusan. Prosedur yang ceroboh dan tidak sistematis cenderung merembet ke hal lain dan berisiko tinggi.
2. Desain Ulang.
Hotel-hotel kini perlu didesain jauh dari jalan utama, membuat jarak ‘awas’ lebih besar dari bom kendaraan. Rute masuk perlu dirancang secara matang sehingga setiap kendaraan mendekat di pintu masuk utama berjalan lambat dan dilakukan dalam tahap-tahap yang terkontrol.
Format gedung harus bebas dari lobi-lobi berpanel kaca. Restoran lantai dasar juga tidak lagi mesti berdampingan dengan tempat parkir. Hote-hotel lama–beberapa adalah hotel terbaik di dunia, merupakan bangunan bersejarah yang dekat dengan jalan–bila mengadaptasi desain baru di struktur lama, bisa sangat rumit. Hal lain tak kalah penting, memperhatikan seksama pintu masuk kedua di belakang gedung yang kurang dimonitor, lokasi ini dapat menjadi titik lemah, karena membiarkan ada akses masuk tak terdekteksi.
3. Staf
Menggunakan teknologi tingkat tinggi, bahkan terbaru sepertinya tidak bermanfaat tanpa kerja sama dengan ahli atau staff, demikian menurut analisis pakar. Hotel harus memastikan semua staff diberi kompensasi gaji dengan baik. Paling tidak itu meminimalkan resiko kolaborasi dengan penyerang yang didasarkan motif ekonomi. Para ahli merekomendasikan kepada pihak rekrutmen tenaga kerja melakukan pengecekan latar belakang pelamar. Bila perlu manajer harus memiliki data profil psikologis para pelamar dan karyawan.
4. Anti-Observasi dan Anti-skema serangan
Sekali serangan dijalankan, sangat hampir mustahil untuk menghentikan. Sehingga sejumlah pakar keamanan menyarankan para hotel untuk mengembangkan kemampuan mendeteksi kapan mereka tengah diamati oleh perencana serangan. Efek kemampuan itu membutuhkan ruang sayap yang sepenuhnya untuk operasi intelijen, kamera pemantau dan staf pengamat untuk mengidentifikasi perilaku mencurigakan dan mengumpulkan bukti, plus staf terlatih untuk menganalisais semua materi pengamatan dengan baik.
5. Apa yang tamu harus lakukan
Pelanggan dapat berperan besar dengan menuntut keamanan lebih besar dan bersiap membayar tinggi atas konsekuensi itu. Oleh karena itu, hotel bisa mengembangkan keamanan untuk insentif komersial. Beberapa ahli menyarankan kepada klien pengusaha yang berpergian untuk menghindari jaringan hotel bintang lima Barat ikonik. Argumen mereka, hotel-hotel tersebut mengundang serangan karena mereka menerima tamu Barat lebih banyak. Alih-alih, mereka disarankan memilih hotel butik yang tak begitu menyolok, yang tak begitu terkenal. Sementara yang tak setuju, mengatakan hotel lebih murah memiliki keamanan lebih rendah. Merekam menunjuk beberapa serangan terburuk pada 12 bulan terakhir, yang terjadi di hotel-hotel yang tidak dimiliki Barat. Tamu juga harus diedukasi dengan situasi hotel, agar mampu memproteksi diri apabila terjadi hal-hal yang tak terduga di lingkungan hotel. Informasi situasi dan kondisi menjadi hal penting.
6. Kemampuan mengembangkan perspektif
Serangan terbesar di hotel-hotel bukan tembakan, bukan terorisme, ujar para pakar. Pernyataan mereka berdasar fakta, banyak hotel di dunia minim–kalau tak bisa dibilang tak ada–sistem sprinkler dan evakuasi dari asap dan kebakaran. Gara-gara hal itu, banyak orang yang terkunci ketika penyelamatan saat kebakaran. Risiko lain adalah pencurian, invasi ke dalam ruang. Penyerang dapat menipu atau memaksa masuk ke dalam ruang dan merampok serta menyerang tamu. Teknologi terbaru dan tercanggih pun apabila diterapkan di lingkungan hotel kelas tinggi, mesti dibarengi dengan personel yang mumpuni, serta maintenance yang terjaga.
Notes: Dimanapun tingkat risiko nol itu tidak ada. Mungkin salah satu hal yang kita harus sangat hati-hati adalah, tidak bereaksi berlebihan terhadap kejadian-kejadian tersebut. Kewaspadaan dan kehati-hatianlah yang lebih diutamakan dalam menghadapi kondisi ini.
Membaca The New York Times tanggal 19 Juli 2009, ulasan mengenai ketidakbisaan HP Jepang mengglobal sungguh menarik. Mengapa ya?
Intinya ada beberapa hal yang membuat positioning HP Jepang di kancah internasional seperti itu. Apa saja hayo?
1. Nama (HP) Jepang sepertinya kena Sindroma Galapagos., mirip spesies endemik yang ditemukan Darwin di Kepulauan Galapagos. Memang ada Sony Ericsson, perpaduan teknologi jepang dan perusahaan Swedia. Tapi pasarnya awal tahun 2009 ini sungguh turun(tinggal 6.3%), kalah oleh pesaingnya.
2. Jepang sesungguhnya mengejutkan, sebab pertumbuhan HP Jepang memacu banyak inovasi di industri lainnya, semacam kapasitas email tahun 1999, camera phones tahun 2000, jaringan 3G tahun 2001, full music downloads tahun 2002, pembayaran electronik tahun 2004 dan digital TV tahun 2005. Jepang juga mempunyai 100 juta pengguna smartphones 3G, dua kali dari pengguna di Amerika Serikat. Rakyat Jepang lebih banyak akses internet lewat HP daripada PC. Namun yang terjadi adalah adanya isolasi negara atas pasar global.
3. Adanya problem sinkronisasi (data) yang sulit antara HP Jepang dengan PC. Karena adanya kustomisasi yang kuat dan mahal.
4. Ada juga masalah desain yang puritan.

Rekomendasinya produsen HP Jepang harus lebih fokus ke software, sedangkan lainnya harus mampu melihat kebutuhan dan pasar di luar negeri.
Pingin tahu lebih lengkap? Baca sendiri saja link terkait. HP anda sekarang nggak dari Jepang khan? Pasti juga bukan produk Indonesia ya? Ach, mana ya HP asli Indonesia yang populer dan mengglobal?
Sebagai upaya untuk menyelamatkan lingkungan dan terpeliharanya kelestarian lingkungan dari timbunan sampah dan limbah, dapat dilakukan dengan melaksanakan konsep 3R terhadap sisa-sisa yang tidak berguna secara konsisten dan berkesinambungan. Konsep 3R tersebut yakni:
Reduce (mengurangi)
Reuse (memanfaatkan kembali)
Recycling (daur ulang)

Untuk itu masyarakat perlu didorong untuk mengurangi pemanfaatan sumber daya dalam melaksanakan berbagai aktivitas pada kehidupan sehari-hari. Selain itu memanfaatkan kembali sisa-sisa yang tidak berguna menjadi benda yang bermanfaat. Masyarakat perlu dilibatkan secara langsung dalam melakukan upaya mengurangi, memanfaatkan kembali serta melakukan daur ulang terhadap barang-barang yang telah dimanfaatkan. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, menarik dan konsisten. Untuk itu program sosialisasi perlu mendapat perhatian serius secara khusus sebagai upaya merangkul masyarakat. Dalam memerdayakan masyarakat, sangat diperlukan keterlibatan tokoh masyarakat dan intelektual, agar mendukung terlaksananya konsep tersebut dengan baik.
Peringatan Isra Miraj merupakan momentum bagi umat Islam untuk membenahi shalat agar lebih bermanfaat, sehingga dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Dengan adanya peringatan Isra Miraj kita diingatkan untuk tidak hanya sekadar menjalankan shalat. Peringatan Isra Miraj merupakan momentum untuk mengingatkan umat Islam tentang shalat. Umat Islam diingatkan untuk membenahi shalat agar lebih baik. Isra Miraj merupakan perintah shalat yang menjadi kewajiban umat Islam dan harus ditaati. Seperti yang tercantum dalam Al Quran Surat Al-Ankabut ayat 45 disebutkan bahwa shalat dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar.
Shalat yang baik adalah shalat yang fungsional. Shalat fungsional adalah shalat yang ketika dilakukan mampu mengubah seseorang menjadi lebih bermakna dalam kehidupan pribadi dan sosial. Bagaimanakah seseorang dapat menjalankan shalat secara fungsional? Hal ini dapat diawali dengan sering bangun pada sepertiga malam untuk menunaikan shalat malam. Di saat sepertiga malam itulah, shalat yang dijalankan dapat menguatkan hati kita. Selain bangun di sepertiga malam shalat berjamaah juga perlu digiatkan, shalat berjamaah merupakan cerminan kebersamaan.

Jika seseorang mempunyai spiritualitas bagus, shalat yang dijalankan akan berdampak terhadap perbuatannya. Spiritualitas yang bagus itu sendiri dibangun dengan nilai-nilai shalat yang benar sesuai syariat Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Jika seseorang bisa meyakini dengan kehadiran Allah SWT, apa pun yang menimpa dirinya akan diterimanya, takdir baik atau takdir buruk semua disyukuri.
Adanya kejahatan maupun perbuatan buruk lainnya itu terjadi karena mereka tidak sejahtera dan tenteram, sehingga muncul pikiran untuk merampas hak orang lain. Shalat mempengaruhi kita untuk berbuat baik dengan saudara, tetangga, teman, dan kerabat sehingga pada akhirnya nanti akan berdampak mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar.
Facebook dikatakan melanggar hukum privasi Kanada dengan tetap menyimpan informasi personal orang yang telah menonaktifkan akunnya. Selain itu, Facebook juga dianggap membuat bingung user, misalnya tentang bagaimana cara menghapus akun. Telegraph
Nah, adakah diantara anda yang tahu, bagaimana sih cara menghapus akun di Facebook? Silakan di-sharing disini ya … soale kalau dicari-cari di setting-an yang ada cuma deactive …. bukan delete …. coba perhatikan ….

Apakah anda tahu tentang ini?
Ketika hari-hari ini berjalan dengan setengah keredupan, aku terpuruk dalam galau, bukan untuk pribadiku, namun mengingat Indonesiaku, apa yang terjadi, apa yang mesti kita lakukan, sebuah requiem hitam menyapaku, menyapa kita lagi : 17 juli 2009 ini ….. sebuah catatan ledakan menghampiri kita lagi …

Dalam suasana kekagetan ledakan di Hotel JW Mrriot dan Ritz Carlton, serta di Muara Angke Jakarta, dengan kegetiran yang menyayat aku ikut berduka, lalu kudengarkan dendang bangsaku …..
Ibu Pertiwi
kulihat ibu pertiwi
sedang bersusah hati
air matamu berlinang
mas intanmu terkenang
hutan gunung sawah lautan
simpanan kekayaan
kini ibu sedang susah
merintih dan berdoa
kulihat ibu pertiwi
kami datang berbakti
lihatlah putra-putrimu
menggembirakan ibu
ibu kami tetap cinta
putramu yang setia
menjaga harta pusaka
untuk nusa dan bangsa
Download: Ibu Pertiwi by Peterpan from Youtube
Aku ingin melihat Indonesia lebih baik, lebih indah, lebih nyaman, lebih aman, lebih bergairah, lebih sehat, lebih bersahabat, lebih bersatu, lebih bersahaja, lebih menjanjikan dan memberikan harapan masa depan. Kapan? Kita bisa menyumbang apapun dengan cara kita masing-masing untuk Indonesia yang lebih dan lebih!
Peradaban Barat kerap mengklaim Nicolaus Copernicus (1473 – 1543 M) sebagai tokoh pencetus teori heliosentrisme Tata Surya. Sejarawan astronomi menemukan fakta, ide matematika antara buku Copernicus yang berjudul “De Revolutionibus” memiliki kesamaan dengan sebuah buku yang pernah ditulis seratus tahun sebelumnya oleh ilmuwan Muslim Arab, Ibnu Al-Shatir (1304-1375 M).
Kitab yang menjadi rujukan Copernicus itu bertajuk “Kitab Nihayat Al-Sul Fi Tashih al-Usul”. Itu berarti, pemikiran al-Shatir telah mempengaruhi Copernicus. Siapakah al-Shatir sebenarnya? Ilmuwan Muslim itu bernama Ala Al-Din Abu’l-Hasan Ali ibnu Ibrahim ibnu al-Shatir. Ia merupakan seorang astronomer Muslim Arab, ahli matematika, ahli mesin teknik dan penemu.
Ibnu Al-Shatir merombak habis Teori Geosentris yang dicetuskan Claudius Ptolemaeus atau Ptolemy (90 SM– 168 SM). Secara matematis, al-Shatir memperkenalkan adanya epicycle yang rumit (sistem lingkaran dalam lingkaran). Al-Shatir mencoba menjelaskan bagaimana gerak merkurius jika bumi menjadi pusat alam semestanya dan merkurius bergerak mengitari bumi.
Model bentuk Merkurius Ibnu al-Shatir menunjukkan penggandaan dari epicycle menggunakan Tusi-couple, sehingga menghilangkan eksentrik dan equant teori Ptolemaic. Menurut George Saliba dalam karyanya A History of Arabic Astronomy: Planetary Theories During the Golden Age of Islam, Kitab Nihayat al-Sul fi Tashih al-Usul, merupakan risalah astronomi Ibnu Al-Shatir yang paling penting.
“Dalam kitab itu, secara drastis ia mereformasi model matahari, bulan, dan planet Ptolemic. Dengan memperkenalkan sendiri model non-Ptolemic yang menghapuskan epicycle pada model matahari, yang menghapuskan eksentrik dan equant. Dengan memperkenalkan epicycle ekstra pada model planet melalui model Tusi-couple, dan yang menghilangkan semua eksentrik/eccentric, epicycle dan equant di model bulan,” jelas Saliba.
Sebelumnya, aliran Maragha hanya berpatokan pada model yang sama dengan model Ptolemaic. Model geometris Ibnu al-Shatir merupakan karya pertama yang benar-benar unggul daripada model Ptolemaic karena modelnya ini lebih baik sesuai dengan pengamatan empiris.
Ibnu al-Shatir juga berhasil melakukan pemisahan filsafat alam dari astronomi dan menolak model empiris Ptolemic dibanding filsafat dasar. Tidak seperti astronomer sebelumnya, Ibnu al-Shatir tidak peduli dengan mempertahankan teori prinsip kosmologi atau filsafat alam (atau fisika Aristoteles), melainkan untuk memproduksi sebuah model yang lebih konsisten dengan pengamatan empiris.
Modelnya menjadi lebih baik sesuai dengan pengamatan empiris daripada model-model sebelumnya yang diproduksi sebelum dia. Saliba menambahkan karyanya tersebut menjadi karya penting dalam astronomi, yang dapat dianggap sebagai sebuah “Revolusi ilmiah sebelum Renaissance”.
Dalam membuat model barunya tersebut, Ibnu al-Shatir melakukan pengujian dengan melakukan pengamatan empiris. Tidak seperti astronomer sebelumnya, Ibnu al-Shatir umumnya tidak keberatan terhadap falsafah astronomi Ptolemaic, tetapi ia ingin menguji seberapa jauh teori Ptolemy cocok dengan pengamatan empirisnya.
Dia menguji model Ptolemaic, dan jika ada yang tidak cocok dengan pengamatannya, maka ia akan merumuskan sendiri model non-Ptolemaic pada bagian yang tidak cocok dengan pengamatannya. Pengamatannya yang akurat membuatnya yakin untuk menghapus epicycle dalam model matahari Ptolemaic.
Ibnu al-Shatir juga merupakan astromer pertama yang memperkenalkan percobaan dalam teori planet untuk menguji model dasar empiris Ptolemaic. Saat menguji model matahari Ptolemaic, Ibnu al-Shatir memaparkan ”pengujian nilai Ptolemaic untuk bentuk dan ukuran matahari dengan menggunakan pengamatan gerhana bulan.”
“Karyanya tentang percobaan dan pengamatannya memang telah musnah, namun buku The Final Quest Concerning the Rectification of Principles adalah milik al-Shatir,” papar Saliba.
Pengaruh Karya Ibnu Al-Shatir
“Meskipun sistemnya merupakan geosentri yang kuat, dia telah menghapuskan equant dan accentric Ptolemaic dan rincian sistem matematikanya hampir serupa dengan karya Copernicus’ De revolutionibus,” jelas V Roberts and E. S. Kennedy dalam karyanya “The Planetary Theory of Ibn al-Shatir”.
Menurut Saliba, model bulan Copernicus juga tidak berbeda dengan model Ibnu al-Shatir. Dengan demikian dapat percaya bahwa model Ibnu al-Shatir telah diadaptasi oleh Copernicus dalam model heliocentric.
“Walaupun masih belum jelas bagaimana ini dapat terjadi, diketahui bahwa manuskrip Byzantine Yunani yang berisi Tusi-couple tempat Ibnu al-Shatir bekerja telah mencapai Italia pada abad ke-15 M,” jtutur AI Sabra dalam karyanya “Configuring the Universe: Aporetic, Problem Solving, and Kinematic Modeling as Themes of Arabic Astronomy”.
Saliba menambahkan, diagram model heliocentric yang dikembangkan Copernicus, termasuk tanda-tanda dari poin, hampir sama dengan diagram dan tanda-tanda yang digunakan Ibnu al-Shatir pada model geosentrisnya. “Sehingga sangat mungkin bahwa Copernicus terpengaruh karya Ibnu al-Shatir,” ujarnya.
YM Faruqi dalam karyanya ” Contributions of Islamic scholars to the scientific enterprise”, mengungkapkan, “Teori pergerakan bulan Ibnu al-Shatir sangat mirip dengan yang dicetuskan Copernicus sekitar 150 tahun kemudian”. Begitulah Ilmuwan Muslim al-Shatir mampu memberi pengaruh bagi dunia Barat.
Kontribusi Al-Shatir dalam Bidang Teknik
Jam Astrolab
David A King dalam bukunya bertajuk The Astronomy of the Mamluks menjelaskan bahwa Ibnu al-Shatir menemukan jam astrolabe pertama di awal abad ke-14 M.
Jam Matahari
Menurut catatan sejarah, sundial atau jam matahari merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Jam ini telah dikenal sejak tahun 3500 SM. Pembuatan jam matahari di dunia Islam dilakukan oleh Ibnu al-Shatir, seorang ahli Astronomi Muslim ( 1304-1375 M). “Ibnu al-Shatir merakit jam matahari yang bagus sekali untuk menara Masjid Umayyah di Damaskus,” ujar David A King dalam karyanya bertajuk The Astronomy of the Mamluks.
Berkat penemuannya itu, ia kemudian dikenal sebagai muwaqqit (pengatur waktu ibadah) pada Masjid Umayyah di Damaskus, Suriah. Jam yang dibuat Ibnu al-Shatir itu masih tergolong jam matahari kuno yang didasarkan pada garis jam lurus. Ibnu al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim panas waktu lebih panjang. Jam mataharinya itu merupakan polar-axis sundial paling tua yang masih tetap eksis hingga kini.
“Jam mataharinya merupakan jam tertua polar-axis sundial yang masih ada. Konsep kemudian muncul di Barat jam matahari pada 1446,” ungkap Jones, Lawrence dalam karyanya “The Sundial And Geometry”.
Kompas
David A.King mengatakan Ibnu al-Shatir juga menemukan kompas, sebuah perangkat pengatur waktu yang menggabungkan jam matahari dan kompas magnetis pada awal abad ke-14 M.
Instrumen Universal
Ibnu al-Shatir menjelaskan instrumen astronomi lainnya yang ia disebut sebagai “instrumen universal”. Penemuan al-Shatir ini kemudian dikembangkan seorang astronomer dan rekayawasan legendaris di era kekhalifahan Turki Usmani, Taqi al-Din. Iinstrumen itu digunakandi observatorium al-Din Istanbul 1577-1580 M. Referensi
Bulan-bulan ini, hari-hari ini, menjelang penyusunan kabinet Pemerintahan Republik Indonesia 2009-2014, tersebarlah aneka isu dan gosip politik kelas tinggi. Terutama tentang penjabatan dan pejabat yang akan didudukmaniskan di jabatan bergengsi dalam kabinet. Ada isu mengenai darimanakah sumber muasal pejabatnya, dari partai politik atau profesional. Ada isu mengenai apakah harus dari parpol pendukung koalisi atau bisa dari parpol pesaing, sewaktu pilpres. Ada isu broker kabinet, meski sudah ditepis pemimpin bersangkutan. Wistalah, wuakeh isu ting sliweran …..
Soal kabinet, kenapa jadi bahan isu-isuan segala? Karena terbaca ada yang bernafsu, ada yang merasa perlunya teori dan praktek balas budi, ada yang merasa mampu dan hebat sehingga pantas dimasukkan dalam kabinet …. macam-macamlah …. meskipun bagi saya dan mungkin juga bagi sebagian rakyat kebanyakan hal itu nggak penting banget. Wong sejatinya untuk kabinet itu, pengisian pejabatnya merupakan HAK PREROGATIF presiden terpilih ….. mau ngomong apa saja, mau usul apa saja boleh saja, tapi penentu akhirnya tetap Presiden dan Wapres terpilih ….
Sedangkan bagi rakyat, tuntutan terhadap personal kabinet itu simple se-simple-simple-nya …. yang penting mereka sanggup bekerja untuk rakyat, untuk negara dan bangsa, dengan ukuran kemampuan dan ketrampilan sebagai pejabat tingkat kabinet yang dengan nyata dapat meningkatkan kualitas kehidupan rakyat (dunia dan akhirat nantinya), dalam bentuk peningkatan pendapatan, kemudahan cari kerja dan sekolah, ada rasa aman, ada harapan, ada masa depan yang lebih baik …. itu sajalah ….. nggak peduli mau dari parpol itu orang, atau dari profesional itu pejabat, atau dari langit sekalian, peduli amat deh …. yang penting mampu, mau dan mental/moralnya baik, demi bangsa dan negara.

Untuk itulah, bagi anda yang punya kualifikasi seperti yang saya tuliskan di atas, saya ingatkan untuk jangan pernah matikan HP anda. HP mode on, harus hidup 24 jam. Siapa tahu Presiden terpilih menelpon anda dan menawarkan posisi yang bergengsi …………………
X-Ray (Sinar-X) disamping digunakan untuk keperluan Rogten dalam rangka mengetahui organ dalam tubuh manusia, juga digunakan di dunia penerbangan. Dalam penerbangan X-Ray digunakan untuk mengetahui instrument pesawat yang mengalami kerusakan. Hasil dari penggunaan X-Ray ini memudahkan tehnisi pesawat untuk melakukan perawatan terhadap instrument pesawat yang mengalami kerusakan. Demikian yang disampaikan Kasubsirendal, Seksi Kamhanlan, Disops Lanud Iswahjudi, Kapten Tek Suwoto pada Briefing Pagi, Rabu (15/7).
Akan tetapi sinar X yang digunakan dalam penerbangan ini berkekuatan 10 kali lipat dari yang biasa digunakan untuk rongten di Rumah Sakit. Sementara menurut ketentuan medis, seseorang bisa melakukan rongten dalam jarak waktu 1 kali dalam tiga bulan. Melihat kekuatan sinar-X yang digunakan dalam penerbangan tersebut, sehingga hal ini sangat berbahaya bila sinar X tersebut mengenai tubuh manusia. Oleh karenanya operator yang menggunakan sinar-X harus ekstra hati-hati, agar dampak dari penggunaan sinar-X tidak mengenai tubuh manusia.
Dalam penjelasannya Kapten Tek Suwoto menyampaikan, bahwa sinar-X tersebut bila mengenai tubuh manusia akan menyebabkan jaringan kulit menjadi mengering, jaringan tulang akan keropos dan sel telor perempuan akan mati, sehingga menyebabkan mandul.
Menurutnya, radiasi dari sinar-X ini bukanlah penyakit, akan tetapi dampak radiasi ini akan menurunkan tingkat stamina dan kekebalan tubuh manusia, sehingga memudahkan penyakit masuk kedalam tubuh. Oleh karenanya bila seseorang terkena radiasi sinar-X disarankan segera mengkonsumsi makanan bergizi, minum susu dan kacang hijau agar sel-sel tubuh yang mati segera tergantikan oleh sel-sel yang baru.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk memonitor besaran radiasi tersebut terdapat tiga alat ukur radiasi yaitu survey meter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui apakah suatu lokasi dalam keadaan aman dari radiasi atau belum. Kedua, film Badge salah satu alat untuk memonitor seberapa banyak radiasi yang mengenai tubuh manusia atau operator. Ketiga Pocket docimeter salah satu alat untuk mengetahui seberapa besar radiasi yang ada dalam suatu lokasi sehingga sebelum alat ini dipakai harus dienolkan (O)/dinetralkan dulu. Referensi
Hari-hari ini saya gencar dapat undangan perkawinan. Memang lagi musim ya ….
Tetapi membaca berita tentang Kasus perceraian di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang dinilai cukup tinggi, tentu menjadi perhatian kita semua, terutama para calon pengantin, untuk dapat mempersiapkan biduk rumah tangganya secara lebih matang.
Berdasarkan data dari Pengadilan Agama Ponorogo, sepanjang tahun 2008, terdapat 1.331 kasus perceraian yang ditangani. Adapun, hingga Juni 2009, jumlah kasus perceraian yang telah masuk mencapai 651 kasus lebih.
Coba perhatikan rincian alasan perceraian:
* Tidak adanya tanggung jawab dari pasangan, 233 kasus.
* Ketidakharmonisan hubungan yang mencapai 237 kasus.
* Karena alasan ekonomi mencapai 85 kasus.
* Adanya gangguan pihak ketiga sebanyak 50 kasus.
* Cemburu dan kawin paksa masing-masing 14 kasus.
* Karena krisis akhlak, 13 kasus.
* Karena cacat biologis, 5 kasus.
* Kekerasan dalam rumah tangga, 4 kasus.
Nah, untuk yang mau menikah, atau yang sedang menjalani pernikahan, perhatikanlah rumah tangganya sendiri, apakah berpotensi menambah panjang daftar kasus perceraian seperti tersebut di atas? Kalau tanda-tandanya ada, wah lampu kuning tuh, waspadalah …..
Perlu disadari, di Indonesia pernikahan itu bukan sekadar perjumpaan fisik dengan fisik, pikiran dengan pikiran, hati dengan hati, namun lingkungan kehidupan yang kondusif juga menentukan ….
Pemberlakuan Peraturan Menteri No 5 Tahun 2008 mengenai Usaha Perikanan Tangkap membuktikan ketidakberpihakan pemerintah dalam hal ini Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) kepada nelayan tradisional dan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya dari sumber daya kelautan dan perikanan.
“Permen ini jelas bertentangan dengan tata laksana perikanan yang diatur Badan Pangan Dunia atau FAO dalam Code of Conduct for Responsible Fisheries. Pada pasal 6 secara eksplisit disebutkan bahwa negara harus melindungi, hak nelayan dan pekerja perikaan skala kecil atas sumber mata pencaharian yang aman dan layak, hak akses istimewa ke wilayah penangkapan dan sumber daya tradisional di dalam yurisdiksi perairan mereka,” jelas M Riza Damanik, Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) di Jakarta.
Pemberian surat izin usaha perikanan (SIUP) dalam satu klaster perikanan kepada perusahaan perikanan untuk lebih dari 30 tahun menunjukkan kesengajaan negara dalam meminggirkan hak-hak nelayan tradisional dan masyarakat pesisir.
“Permen ini memunculkan dua persoalan, yakni terbatasnya akses dan perlindungan terhadap nelayan tradisional. Pemerintah selalu berdalih bahwa nelayan dan perusahaan memiliki hak yang sama. Namun, mereka melupakan fakta bahwa hingga detik ini mayoritas nelayan kesulitan dalam “mengepulkan” asap dapur dan membiayai pendidikan bagi anak-anak mereka,” jelas Riza.
Keterbatasan keluarga nelayan ini mendasari keberpihakan FAO dengan menerbitkan Code of Conduct for Responsible Fisheries pada 1995. Hal penting lainnya yang menjadi titik pijak FAO adalah ketergantungan nelayan pesisir pada sumber daya kelautan dan perikanan.
” Sumber daya perikanan merupakan sumber daya privat. Hal itu menyalahi peruntkan dasar sumber daya kelautan dan perikanan milik umum khususnya nelayan tradisional dan masyarakat di sepanjang pesisir Indonesia,”kata Riza. Referensi
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengeluarkan public warning.
Kali ini yang dibidik adalah kemasan makanan. Salah satu di antara kemasan yang dianggap berbahaya adalah styrofoam. Kemasan jenis itu biasanya dipakai untuk membungkus makanan cepat saji. Begitu juga kemasan plastik berbahan polivinil klorida (PVC), polietilen (PE), dan polipropilen (PP) serta kresek.

hati-hati sama yang hitam
Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib mengatakan, penggunaan styrofoam sudah lama menjadi perhatian. Sebab, monomer stiren yang terkandung dalam styrofoam dapat lepas ke dalam makanan yang berlemak, berminyak, beralkohol, dan bersuhu panas. Memang, papar Husniah, sejauh ini belum ada satu pun negara di dunia yang melarang penggunaan styrofoam berdasar pertimbangan kesehatan. Sebab, menurut JECFA, monomer stiren tidak mengakibatkan gangguan kesehatan jika residu tidak melebihi 5.000 ppm. Karena itu, masyarakat tetap diminta berhati-hati.
Umumnya, kemasan makanan styrofoam dapat dikenali dengan logo segi tiga dan di tengahnya ada angka 6. Di bawah logo tersebut ada tulisan PS. Husniah mengimbau masyarakat tidak memakai kemasan styrofoam dalam microwave. ”Juga jangan gunakan styrofoam yang rusak atau berubah bentuk untuk mewadahi makanan berminyak dan berlemak, terutama yang panas,” jelasnya. Selain styrofoam, jelas Husniah, kemasan makanan dari plastik yang paling berbahaya adalah PVC. Sebab, PVC dibuat dari monomer vinil klorida (vinyl chloride monomer/VCM). Zat tersebut dapat lepas dalam makanan yang berminyak, berlemak, dan mengandung alkohol, juga kondisi panas. Apalagi, dalam pembuatan PVC kerap ditambahkan stabilisator, seperti senyawa timbal (Pb), cadmium (Cd), dan timah putih (Sn). Tujuannya, mencegah kerusakan PVC. Supaya PVC fleksibel, kadang ditambahkan senyawa ester ftalat dan ester adipat.
Residu VCM terbukti dapat mengakibatkan kanker hati. Senyawa Pb merupakan racun bagi ginjal dan saraf. Sedangkan Cd dapat mengakibatkan kanker paru. Demikian juga ester ftalat, dapat mengganggu sistem endokrin. ”Karena itu, agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan, masyarakat jangan memakai PVC untuk makanan panas, berlemak, dan berminyak,” jelasnya. Kemasan makanan tersebut biasanya dijumpai pada tutup kue tar transparan berbentuk silinder yang dilengkapi alas berwarna hitam berbentuk lingkaran. Selain PVC dan styrofoam, Husniah me-warning penggunaan kantong plastik atau kresek. Mayoritas kantong plastik berwarna, terutama hitam, merupakan produk daur ulang yang sering digunakan sebagai wadah makanan. Padahal, dalam proses daur ulang itu kerap tidak diketahui riwayat penggunaan bahan wadah tersebut. Bisa jadi, terang Husniah, bahannya adalah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, limbah logam berat. ”Dalam proses daur ulang itu juga sering ditambahkan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan,” papar dia. Menurut dia, di antara seluruh jenis kemasan untuk makanan tersebut, ada yang paling aman digunakan. Yakni, plastik PE dan PP.
Jenis plastik itu biasanya dipakai untuk botol minuman, minyak goreng, kecap, sambal, air mineral, kantong belanja (kresek), sedotan, maupun alat makan, seperti sendok, gelas, dan piring. ”PP dan PE paling sering dipakai dan paling aman,” ulasnya. Sementara itu, Direktur Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya BPOM Roland Hutapea menambahkan, perlu ada peraturan untuk persoalan label produk makanan. Menurut dia, tiap produk makanan wajb diberi label yang mencantumkan jenis kemasan. ”Apakah label itu jenis PVC, PE, PP, atau styrofoam. Termasuk kandungan bahan kimianya,” ujarnya. Persoalan tersebut, tutur dia, sejatinya sudah dibahas dalam pertemuan bersama Departemen Perdagangan. ”Sebab, peraturan itu penting bagi masyarakat,” ucapnya. Departemen Perdagangan harus memikirkan masalah tersebut. ”Sedangkan kami terus memonitor dari segi kesehatan,” tegasnya. Referensi
Pesannya: Mesti berhati-hati ya tentang hal ini ….. jangan sekadar mengejar murahnya kalau sudah begini. Apalagi bisa berakibat, murah membawa sengsara ….. karena kesehatan itu mahal!
Di ketinggian 10000 s/d 15000 feet para penerbang pesawat tempur Lanud Iswahjudi bermanuver di udara melaksanakan latihan penembakan “Air to Air TAXAN” dengan menggunakan secapem untuk meningkatkan profesionalisme penerbang tempur, Selasa, (13/7). Latihan penembakan “Air to Air’ dengan peluru GUN 20 mm dilaksanakan di atas laut selatan Pacitan mulai tanggal 13 Juli s.d. 22 Juli 2009 dengan menggunakan pesawat tempur F-16/ Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan F-5/Tiger dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi.
Latihan tersebut bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan penerbang tempur F-16 dan F-5 E Tiger, sebagai Pertahanan Udara (Hanud) yang dimiliki oleh TNI AU yang bertanggung jawab mempertahankan wilayah NKRI di udara.
Secapem merupakan benda yang digunakan sebagai sasaran tembak yang ditarik oleh pesawat lain saat di udara yang diasumsikan sebagai pesawat musuh dalam latihan penembakan “Air to Air TAXAN”.
Guna memperoleh hasil latihan yang maksimal, Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Bambang Samoedro S.Sos, selalu memonitor setiap pergerakan latihan yang dilakukan oleh pera penerbang maupun ground crew. Pada kesempatan hari pertama latihan (13/7) Danlanud Iswahjudi mengadakan peninjauan ke Skadaron Udara 14 mengenai kesiapan yang dilakukan sebelum para penerbang tersebut melaksanakan latihan penembakan Air to Air. Referensi

Perjuangan seorang wanita
Judge Sonia Sotomayor insisted on Tuesday, in the face of sometimes skeptical questioning from Republicans, that she would never allow her background or life experiences to determine the outcome of a case if she were elevated to the Supreme Court.
“It’s not a question of choosing to see some facts or another, senator,” Judge Sotomayor told Jeff Sessions of Alabama, the ranking minority member on the Senate Judiciary Committee, who made it clear he was not persuaded that the nominee would adhere to the law as strictly as she has pledged.
“We’re not robots,” the judge said at one point, as she described judges’ personal backgrounds as sources to enrich the law rather than warp it — walking a semantic tightrope that Mr. Sessions repeatedly, despite his courtly courtesy, said he did not find persuasive.
The judge was led into her question-answer session by friendly queries from the committee chairman, Senator Patrick J. Leahy, Democrat of Vermont, who tried to deflate Republican arguments in advance by giving the nominee a chance to explain some of her controversial rulings and comments, including the now-famous remark that “a wise Latina woman” might see a case in a different light from a jurist of a different gender or ethnic background.
“No words I’ve ever written or spoken have received so much attention,” the judge said, with a slightly nervous laugh. At another point, she observed that she might have been guilty of “a rhetorical flourish” that “fell flat.”
Repeatedly, Judge Sotomayor sought to persuade the panel that her past, rather than determining how she rules on cases, makes her more perceptive in sorting out the issues. “The process of judging is the process of keeping an open mind,” she said, explaining that her philosophy is to examine issues “case by case, applying the law as it exists.”
“I think the system is strengthened when judges don’t assume they’re impartial,” she said.
But Senator Sessions said he feared that Judge Sotomayor would let her background determine how she rules, and that she has displayed “a body of thought over the years that causes us difficulty.”
No, the judge said. She pledged that “at no point nor time” would she let her background affect how she rules. Life experiences are important in perceiving facts, she said, “but the law commands a result.”
The judge sought to dispel any notion that she dealt too perfunctorily, in her role as a member of the United States Court of Appeals for the Second Circuit, with the New Haven firefighters’ case, in which the city threw out the results of a promotional exam because black candidates did not fare well.
The case was “not a quota case, not an affirmative action case,” she said, but rather focused on possible defects in the test. The Second Circuit decided the case, although in a very short ruling, based on “a very thorough” 78-page decision by a district court, the judge said, adding that now that the Supreme Court has ruled in favor of white and Hispanic firefighters who challenged the city’s decision she, of course, would be bound by that decision.
But Senator Orrin G. Hatch, Republican of Utah, was not satisfied with that explanation and wondered, without asking a direct question, why the judge had relied on the district court’s decision “rather than doing your own analysis of the issues.”
Trying to counter suggestions from some Republicans that she is an “activist judge,” Judge Sotomayor said she does not see appeals courts as policy makers, despite once observing that “the court of appeals is where policy is made.” What she meant, she explained, is that appellate judges establish legal precedent, and “precedent has policy ramifications,” binding litigants in similar cases.
Senator Dianne Feinstein, Democrat of California, came to the nominee’s defense, asserting that an objective study of her record should convince people that “she is anything but” an activist judge.
Judge Sotomayor, who often took notes as she was being questioned, responded in legalese when she was asked by Senator Herb Kohl, Democrat of Wisconsin, if she believed that Roe v. Wade, the 1973 Supreme Court decision establishing a woman’s right to choose abortion, was “settled law.”
“The court’s decision in Planned Parenthood v. Casey reaffirmed the court holding of Roe,” she replied, referring to the 1992 ruling in a Pennsylvania case. “That is the precedent of the court and settled, in terms of the holding of the court.”
There was a moment of near-comedy when Judge Sotomayor sought to alleviate any fears that she might not be sympathetic enough to the rights of gun owners. “I have friends who hunt,” she said.
There was a moment of friction between Mr. Leahy and Mr. Sessions, both former prosecutors. When Mr. Sessions went on at some length before letting the nominee respond, Mr. Leahy said sharply, “Was that a question?”
Mr. Sessions said he had to go on at some length because Mr. Leahy had “misrepresented the facts” of a certain case — an assertion Mr. Leahy hotly disputed.
Mr. Sessions has promised to give Judge Sotomayor fair consideration, with his own unpleasant experience in mind. Two decades ago, his nomination for a federal district judgeship was derailed amid accusations that he had been insensitive on racial issues — accusations that he heatedly denied, and that some black associates also disputed.
Judge Sotomayor would appear to be virtually assured of confirmation, despite the hostility of some Republicans, given the Democrats’ 12-to-7 advantage on the judiciary panel and 60-to-40 majority in the Senate. Referensi
P.S. Perhatikan beberapa kata yang saya bold di atas. Dengan kata-kata tajam Sotomayor “membuka” mata para penuduh. Inikah perjuangan gender sesungguhnya, tanpa affirmatif. Inikah perjuangan negarawan sesungguhnya, tanpa melihat asal-usul keturunannya. Inikah perjuangan ranah hukum semestinya, tanpa carut marut yang disengaja. Belajar dari Sotomayor, belajar kehidupan bernegara, dengan aroma multikultural dan pluralisme. Indah nian: profesionalisme tetap bersemi.
Survei Nielsen Media Indonesia menunjukkan pasangan yang dinyatakan menang oleh quick count, yakni pasangan SBY-Boediono, merupakan pasangan capres dan cawapres dengan jumlah belanja iklan terbanyak. Terbukti, pasangan tersebut mengungguli dua pasangan lainnya dengan jumlah spot iklan di media massa sebanyak 5.705 spot.
Pasangan JK-Wiranto berada di urutan kedua dalam hal belanja iklan dengan jumlah 5.066 spot iklan. Pasangan Megawati-Prabowo di urutan ketiga dengan 1.879 spot iklan.
“Sebagian besar spot iklan tersebut adalah spot iklan di televisi,” kata Senior Manager Business Development Nielsen Media Indonesia, Maika Radini, saat berbicara di seminar Media Industry Review 2009: Belajar dari Kebangkrutan Koran-Koran di AS dan Trend Iklan Media Cetak Semester II 2009 yang diadakan Serikat Penerbit Suratkabar (SPS), di Jakarta, Selasa (13/7).
Spot iklan pasangan SBY-Boediono berada di televisi dengan 5.329 spot, surat kabar 369 spot, dan majalah dan tabloid dengan 7 spot. Sementara spot iklan JK-Wiranto berada di televisi (4.436 spot), surat kabar (621 spot), dan majalah dan tabloid (9 spot). Sementara, spot iklan pasangan Megawati Wiranto berada di televisi (1.757 spot) dan surat kabar (122 spot).
Meskipun televisi mendapatkan share iklan terbesar dari para pasangan capres dan cawapres, akan tetapi dari partai politik, justru surat kabar yang mendapatkan share iklan terbesar karena kategori pemerintahan dan politik tahun 2009 meningkat 147 persen dibandingkan tahun 2008.
Golkar, Partai Demokrat, PDIP dan PAN berturut-turut menduduki peringkat 1, 3, 7, dan 10 institusi-institusi dengan belanja iklan terbanyak di surat kabar. Sementara di televisi, tidak ada parpol-parpol yang masuk 10 besar institusi-institusi dengan belanja iklan terbanyak.
Cakupan penelitian yang dilakukan Nielsen ini adalah 122 judul surat kabar, 163 judul majalah dan tabloid, dan 23 stasiun televisi. Penelitian ini berdasarkan published rate card, tidak termasuk iklan baris, dan tidak menghitung diskon, promo, dan lain-lain. Referensi
Badan intelijen AS, CIA, pernah menjalankan sebuah program rahasia selama 8 tahun untuk membunuh para pemimpin al Qaeda dengan mengerahkan para pembunuh yang terlatih secara khusus. Namun, CIA menolak membeberkan program ini ke Kongres karena inisiatif tersebut tidak berhasil menyeret Osama bin Laden maupun deputinya sesuai target yang ditetapkan oleh pemerintah AS.
Program pengerahan beberapa tim untuk membunuh teroris senior telah secara resmi disetujui oleh pemerintah George W. Bush tetapi program ini tidak pernah beroperasi secara maksimal. Menurut beberapa sumber intelijen dan kongres AS, wakil presiden yang menjabat saat itu, Richard B. Cheney telah mendesak CIA untuk menunda pemberitahuan program itu ke Kongres.
Program yang dihentikan bulan lalu itu mengundang ketegangan politik pekan lalu saat beberapa anggota Kongres dari Demokrat menilai CIA telah menahan informasi ke Kongres dengan tidak menyingkap eksistensi operasi itu. Direktur CIA Leon E.Panetta menjelaskan ke parlemen tinjauan mereka terhadap program itu pada 24 Juni beberapa jam setelah mengetahuinya.
Beberapa pejabat intelijen yang mengetahui program itu menjelaskan beberapa elemen tertentu dari program ini sempat beroperasi dan seharusnya dilaporkan karena mencakup prasarana signifikan dan berisiko tinggi. Namun, beberapa pejabat intelijen lain menjelaskan inisiatif ini tidak pernah mencapai kemajuan sesuai dengan konsep dan studi kelayakan.
Pengakuan Panetta bahwa ia telah menghentikan program ini menuai kritik dari beberapa anggota kongres Republik kemarin. “Kenapa kamu membatalkannya?” tanya Senator Christopher S., anggota kongres Republik dari komite intelijen Senat. “Memangnya kenapa kalau dilanjutkan?”
Tidak ada pejabat maupun institusinya, CIA, yang bersedia menguraikan perbedaan program itu dengan program lainnya untuk menumpas pemimpin senior Al Qaeda. Namun, salah satu pejabat intelijen AS yang tidak menyebut identitasnya menjelaskan program ini berskala kecil dan tidak beroperasi secara permanen.
CIA diizinkan pada 2001 untuk menggunakan kekerasan berisiko tinggi terhadap sekelompok pemimpin al Qaeda. Kekerasan ini mencakup serangan yang dilancarkan oleh pesawat tanpa awak ke beberapa kamp teroris dari ketinggian 2 kaki dan bukan ketinggian 10.000 kaki seperti dilaporkan sebelumnya.
Beberapa pejabat CIA yang masih bertugas maupun telah lepas tugas menerangkan program ini tidak mencapai perkembangan yang dinilai perlu untuk dilaporkan ke Kongres.
Beberapa pejabat Gedung Putih menerangkan Presiden Barack Obama telah mendapatkan pengarahan mengenai keputusan Panetta setelah kembali ke Washington, Minggu, seusai mengadakan kunjungan kerja ke luar negeri. Panetta dilaporkan tidak memberitahukan Gedung Putih mengenai rencananya membatalkan program itu.
Sejumlah anggota parlemen Demokrat telah menyerukan diadakan investigasi untuk mengetahui apakah CIA melanggar undang-undang dengan tidak membeberkan programnya ke Kongres. Klaim pencegahan penyampaian keterangan mengenai program itu juga telah memicu timbulnya seruan agar pemerintah Obama memulai investigasi terhadap kebijakan penangkalan terorisme selama pemerintah Bush. Referensi
Selama Pemilu Presiden (Pilpres) 2009, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dikomandani oleh Denny JA melancarkan kampanye gerakan satu putaran. Sukses atas kampanye itu, Denny JA dianugrahi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Award sebagai ‘Newsmaker of the Election 2009′.
Penghargaan kepada Denny yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif LSI itu langsung diserahkan oleh Ketua PWI Jaya Kamsul Hasan di Hotel Nikko, Jl Thamrin, Jakarta, Selasa (14/7/2009).
Dalam acara itu, hadir sejumlah tokoh pers senior PWI dan sejumlah artis ibukota, seperti Indro (Warkop) dan Dani Ahmad.
“Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan di PWI Jaya yang memberikan penghargaan Newsmaker of the Election 2009. Ini bukan penghargaan bagi saya pribadi. Saya menganggap ini penghargaan bagi inisiatif seorang individu untuk berperan dalam Pilpres,” kata Denny.
Menurut Denny, perang terlalu penting bila hanya diserahkan kepada seorang jenderal. Begitu juga Pilpres terlalu penting bila diserahkan kepada para politisi dan tim sukses.
“Masyarakat dan individu bebas harus juga terlibat di dalamnya, karena bulat dan lonjong kehidupan masyarakat akan ditentukan oleh Presiden terpilih,” jelasnya.
Diakui Denny, saat dirinya mengkampanyekan Gestapu (Gerakan Satu Putaran) sangat terkejut dengan munculnya kontroversi dan perdebatan publik yang ada. Setidaknya ada lima alasan kenapa gerakan ini menjadi top isu.
Pertama, isu gerakan satu putaran adalah puncak pertarungan politik capres. Kedua, isu satu putaran dibuat berdasarkan riset. Ketiga, isu tidak hanya diwacanakan melalui forum intelektual, tapi menjadi gerakan masyarakat. Keempat, isu memang dibuat untuk kontroversi dan terakhir, isu satu putaran adalah tradisi baru.
Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kamsul Hasan, setiap tahun pihaknya telah memberikan penghargaan kepada perorangan, kelompok masyarakat ata lembaga sejak tahun 2004. Di mana ada 4 wartawan yang menerima penghargaan sebagai Newsmaker karena liputan Bencana Tsunami di Aceh.
Juga penghargaan kepada 10 lembaga bantuan kemanusiaan yang dikelola sejumlah televisi dan radio, serta TNI. Tahun 2008 saat dilakukan Pilkada DKI Jakarta dan Jawa Barat juga memberikan penghargaan Tokoh Demokrasi Siap Menang Siap Kalah.
Yang menerima di antaranya pasanga Cagub-Cawagub Adang Daradjatun-Dani Anwar, Danny Setiawan-Iwan Sulanjana. “Kali ini kepada Denny JA sebagai pemimpin Lembaga Studi Demokrasi, sebagai newsmaker, orang yang membuat atau diberitakan media massa selama Pilpres 2009,” ujarnya. Referensi
Catatan:
a. Omong-omong, sebenarnya saya juga menulis Gerakan Pilpres satu putaran, ini murni gagasan saya, nggak ada hubungannya dengan Capres-Cawapres manapun. Bukan pesan sponsor pula. Intinya saya melihat dari sisi “BIAYA POLITIK” dan kondisi ekenomi negara/bangsa kita. Meski demikan ada juga pengunjung blog saya yang “protes”, dikira ikut kampanye. Saya nggak tahu, duluan mana muncul di media antara tulisan saya ini yang saya posting tanggal 14 April 2009 dengan kampanye media (berupa iklan-iklan) Satu Putaran dari Denny JA, yang sepengetahuan saya ramainya pas menjelang/selama musim kampanye Pilpres 2009.
b. Bahkan soal Koalisi Permanen, saya pun telah menulis jauh hari seblum pelaksanaan Pilpres 2009. Bisa disimak disini: Menjelang Pemilu Presiden 2009: Koalisi permanen dong …. tulisan ini diposting 10 April 2009. Lihat saja klop atau tidak dengan realitas politik sekarang …..
Ada hitam, ada putih
Ada jauh, ada dekat
Ada hidup, ada mati
Ada sehat, ada sakit
Ada kecil, ada besar
Ada sukses, ada gagal
Ada cinta, ada benci
Ada naik, ada turun
Ada pemerintah, ada oposisi
Itu yang saya fahami tentang kehidupan di dunia selama ini
Namun, saya nggak faham, apakah ini juga berlaku di dunia politik
Karena saya lihat ada yang inginnya jadi pemerintah (setidaknya merangsek ke pemerintahan terus) nggak mau dan nggak siap jadi oposisi ………
Menyalahi kodrat, nggak baik jangka panjangnya ……
Kau kan slalu tersimpan di hatiku
Meski ragamu tak dapat ku miliki
Jiwaku kan slalu bersamamu
Meski kau tercipta bukan untukku
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
P.S. (yang mesti anda baca, biar nggak salah faham) :
a. Capai nonton hingar bingar politik, ngeri ada serbuan flu babi, miris dengan aroma panas Papua, empati untuk kaum Uighur China, benci dengan akal bulus koruptor, muak dengan para pemimpi yang nggak tahu diri, ya menghibur dirilah …….. dengerin dan menyimak, rileks bersama The Virgin : Cinta Terlarang.
b. Kalau ada diantara anda, pengunjung setia blog ini yang kaget dengan postingan ini (kok nggak biasanya) dimaklumi saja, saya juga manusia, perlu hiburan juga ……
Budaya Pemerintahan, memang perlu dibuat, disosialisasikan, dan diterapkan, terus dikontrol ya …. agar kinerja para pegawai menjadi mantap …. seperti Budaya Pemerintahan Provinsi DIY, yang baru, memang perlu sosialisasi ya…..
Apakah Budaya Pemerintahan Provinsi DIY? SATRIYA :
Selaras,
Akal Budi Luhur Jatidiri,
Teladan-keteladanan,
Rela Melayani,
Inovatif,
Yakin dan percaya diri,
Ahli-Profesional.
Semuanya merupakan nilai-nilai yang baik dan unggul.
Problem kepemerintahan kita sesungguhnya apa kok sampai perlu budaya pemerintahan? Tidak ada satunya kata dan perbuatan, alias implementasinya, kalau istilah populer dulu ya pengamalannya (meminjam instilah P4) yang nggak terwujud nyata ….
Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan pecahan Rp 2.000 baru bergambarkan pangeran Antasari. Namun uang bernuansa abu-abu itu baru akan beredar luas di masyarakat menjelang Idul Fitri. Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) baru akan mendistribusikan 500 juta bilyet/lembar uang baru pecahan Rp 2000 kepada BI pada Juli 2009 dan Agustus 2009. Sektretaris Perusahaan Peruri, Toni Pandelaki mengatakan, Peruri akan mendistribusikan uang pecahan baru tersebut secara bertahap dengan jumlah nominal sebesar Rp 1 triliun.

Cocok untuk lebaran .....
“Pada bulan Juli 2009, kita akan mendistribusikan kepada BI untuk disebarkan sebanyak 200 juta bilyet/lembar dan kemudian pada bulan Agustus 2009 sebanyak 300 juta bilyet/lembar,” ujar Toni dalam Media Gathering wartawan di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (10/07/2009). Ia menambahkan, uang pecahan Rp 2.000 itu diharapkan sudah bisa didistribusikan ke BI per 20 Juli 2009. “Nantinya sakaligus menyambut hari idul fitri, pecahan Rp 2000 sudah dapat tersebar ditangan masyarakat,” jelasnya.

Sebuah penghargaan untuk Sang Pahlawan
Uang kertas baru pecahan Rp 2.000 berwarna dominan abu-abu dengan unsur pengaman berupa tanda air bergambar Pangeran Antasari dengan benang pengaman yang tertanam di kertas uang dan bertuliskan BI2000 berulang-ulang yang akan memendar merah di bawah sinar ultraviolet. Uang kertas pecahan baru ini juga mengakomodasi kebutuhan para tuna netra dengan menyediakan kode tertentu (blind code) di samping kanan bagian muka uang yaitu berupa kotak persegi panjang yang dicetak secara intaglio.
Soal uang, lama atau baru, jangan lupa 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang! Masih ingat khan?!
Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Bara Hasibuan, mengatakan Susilo Bambang Yudhoyono memecahkan rekor Presiden AS Barack Obama sebagai presiden yang dipilih paling banyak oleh rakyatnya secara langsung, jika sistem hitung cepat benar. “Tadi saya coba-coba hitung, jika hasil hitung cepat konsisten dengan hasil KPU, ada fakta yang menarik perhatian yakni (SBY) memecahkan rekor presiden yang dipilih secara langsung. Obama hanya dipilih oleh sekitar 69 juta rakyat AS,” kata Bara Hasibuan di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan, jika hitung cepat itu benar, jumlah golput sekitar 20 persen dan jika suara tak sah 10 persen maka jumlah suara sah mencapai 70 persen. Sementara itu jumlah pemilih yang tercatat di daftar pemilih tetap sekitar 170 juta. Sehingga jumlah suara sah sekitar 119 juta suara. Jika SBY menang dengan persentase 60 persen maka total suara yang memilih SBY sebesar 71 juta, atau di atas Obama yang hanya 69 juta atau sekitar 52 persen dari jumlah pemilih AS. Kemenangan SBY, katanya, semakin berarti karena jumlah capres di AS hanya dua sementara di Indonesia tiga pasangan. Tidak hanya itu, jumlah pemilih di AS juga lebih besar dibanding dengan di Indonesia, katanya.
Bara mengatakan selain itu posisi SBY sebagai presiden bertahan (incumbent), memang memperoleh keuntungan, namun juga bukan merupakan hal yang mudah untuk menyakinkan rakyat bahwa pemerintah telah berbuat banyak hal untuk rakyat. “Sehingga juga menjadi ujian, apakah selama menjabat sudah melaksanakan janji,” katanya. Sehingga, katanya, SBY jauh lebih sulit dibanding dengan Obama untuk memperoleh suara rakyat karena harus membuktikan pemerintah telah melakukan yang terbaik. Sejumlah lembaga survei yang melakukan hitung cepat Pemilu Presiden 2009 menyebutkan perolehan pasangan Megawati-Prabowo sekitar 26-27 persen, Yudhoyono-Boediono sekitar 60-61 persen dan Jusuf Kalla-Wiranto sekitar 12 persen.
SBY memecahkan rekor Obama, seberapa pentingkah itu? Ada yang lebih penting, mewujudkan amanah rakyat sebaik-baiknya …. selamat bekerja ….
Dibalik kebiasaan menggunakan ibu jari untuk mengirim pesan singkat atau short message system (SMS) di telepon seluler (ponsel), ada risiko yang mengancam diantaranya menyebabkan rasa sakit di telapak tangan, lengan dan leher. Demikian diungkap sebuah penelitian terbaru. Namun, dimungkinkan jalan untuk menghindari ketidaknyamanan itu.
Golongan dewasa muda yang banyak mengirim pesan singkat dengan punggung membungkuk dan hanya menggunakan salah satu ibu jari mungkin memiliki lebih banyak masalah dengan tangan, leher dan lengan dibandingkan yang berdiri lurus serta menggunakan lebih banyak jari. “Mempertimbangkan semakin sering kita menggunakan keypad pada ponsel yang sangat kecil, maka sangat penting memahami bagaimana hal itu mempengaruhi tubuh,” ujar pemimpin penelitian sekaligus Ergonomist asal Sahlgrenska Academy Swedia, Ewa Gustafsson seperti dilansir healthday, baru-baru ini. “Kita perlu mengidentifikasi faktor terkait dengan penggunaan ponsel yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kemampuan bekerja,” ujar Ewa.
Beberapa alat komunikasi modern seringkali dihubungkan dengan sebagian rasa sakit berulang dan cedera saraf tertekan. Salah satunya disebut dengan siku ponsel atau cell phone elbow yang juga dikenal dengan cubital tunnel syndrome. Yang biasanya dirasakan dengan gejala kesemutan atau mati rasa pada tangan yang disebabkan penekanan berlebih pada saraf ulnar yaitu ketika siku dalam posisi rata saat berbicara di ponsel. Kemudian juga ada yang disebut guitar Hero wrist yaitu kelainan di bagian pergelangan tangan karena terlalu banyak memetik senar gitar. Kemudian muncul yang disebut Blackberry thumb yang disebabkan terlalu banyak menggunakan jari tangan saat mengetik pesan dari ponsel. “Perbedaan dari masa komputerisasi masa kini dan masa mesin tik zaman dulu adalah orang saat ini tidak pernah berhenti. Mereka mengetik hampir sepanjang hari,” ujar Dr. David Edelstein, orthopedic dan ahli bedah tangan di Maimonides Medical Center, New York.
Dia menambahkan, bahkan saat istirahat makan siang mereka tetap menggunakan mouse pada komputer dan mengetik pesan di ponsel. Demikian juga ketika sudah sampai di rumah, waktu untuk kegiatan semacam itu bahkan bisa bertambah banyak. “Dalam kasus yang paling serius, bengkak dan luka pada sendi basal di pangkal ibu jari dapat menyebabkan artritis,” tutur Edelstein. Artritis pada ibu jari dapat memicu rasa sakit pada tangan, sulit menelan serta penurunan kekuatan untuk bergerak. “Untuk setiap tekanan yang Anda lakukan pada ibu jari Anda, bisa jadi permulaan masalah. Seiring dengan waktu, hal itu bisa menimbulkan gangguan,” ujar Edelstein. Luka yang terjadi juga tidak hanya sekedar ibu jari, rasa sakit juga dapat menjalar ke leher dan punggung, menurut peneliti Swedia.
Para peneliti menganalisa teknik mengetik sms terutama dari sisi aktivitas muskular dan pergerakan ibu jari dengan sebuah alat yang disebut electrogoniometer yaitu alat elektrik yang mengukur fleksibilitas kepada 56 orang dewasa muda. Sebagian dari partisipan mengeluh gejala sakit pada leher, lengan atau tangan. Sebagian lain tidak merasakan apa-apa. Partisipan yang merasa kait biasanya mengetik dengan posisi tubuh menunduk yang memicu tekanan pada leher dan otot bagian punggung atas. “Saya pikir posisi Anda dalam mengetik sangat penting. Menunduk bukan merupakan posisi yang direkomendasikan,” terang Edelson. Partisipan penelitian yang merasakan sakit juga memiliki kebiasaan untuk menggunakan satu ibu jari saja dibandingkan kedua ibu jari.
Hand specialist dan occupational therapist dari william Beaumont Hospital, Heather Turkopp mengatakan, dia jarang melihat pasen dengan keluhan rasa sakit berkaitan dengan kebiasaan mengetik di ponsel. Meskipun dia meramalkan, hal itu bisa jadi berubah beberapa tahun mendatang. Cedera semacam itu membutuhkan waktu yang cukup lama. “Jika Anda melakukan sesuatu secara berulang, maka hal itu akan mengganggu jaringan, merusak dan menyebabkan rasa sakit. Para pegawai diminta semakin banyak bekerja dalam waktu yang semakin sedikit. Saya tidak akan terkejut jika semakin banyak melihat kasus sakit akibat terlalu banyak mengetik semacam itu,” tuturnya.
Lalu Tips menghadapi hal ini, bagaimana? Dari Health24 , rekomendasinya (terjemahkan sendiri ya, pakai Google bisa kok) :
Sebuah kota kecil di Australia memutuskan secara bulat untuk melarang penjualan air minum botol karena khawatir akan dampaknya terhadap lingkungan. Para pegiat lingkungan mengatakan Kota Bundanoon di negara bagian New South Wales mungkin adalah kota pertama di dunia yang mengeluarkan larangan itu. Mereka mengatakan sumber daya dalam jumlah besar digunakan untuk mengambil, mengepak dan mengangkut air minum botol. Dan botol-botol plastik yang sudah digunakan kemudian menumpuk menjadi sampah atau diangkut ke tempat-tempat pembuangan sampah, demikian menurut pihak yang melakukan kampanye “Bundy on Tap“, yang bertujuan mendorong masyarakat agar minum air keran.

Mahal mana, airnya atau botolnya?
Lebih dari 350 warga datang untuk memberi suara mereka dalam sebuah pertemuan terbuka di balai kota. Hanya satu orang yang menentang larangan itu, bersama seorang wakil dari industri air minum botol, demikian dikabarkan ABC News.
Wartawan BBC Nick Bryant di Sydney mengatakan, penduduk setempat telah berjanji tidak akan memarahi pengunjung bila mereka tidak mematuhi larangan itu, tetapi para pengunjung akan dibujuk untuk mengisi kembali botol kosong mereka dengan air minum dari keran gratis yang disediakan di jalan utama. Seorang pegiat lingkungan John Dee mengatakan, pandangan penduduk setempat terdorong untuk melarang penjualan setelah sebuah perusahaan minuman besar mengumumkan rencana untuk mengambil air dari tempat penampungan air di bawah tanah kota itu.
Dampak lingkungan
“Perusahaan itu selama ini berupaya untuk memompa air bersih di tempat ini, membotolkannya di Sydney dan mengembalikan air minum botol ke sini untuk dijual,” katanya. “Hal ini membuat warga setempat mengkaji lagi dampak lingkungan air minum botol dan masyrakat di sini sangat vokal mengenai masalah ini,” tambah John Dee.
Larangan itu juga didukung oleh para pemilik toko di kota itu yang berpenduduk sekitar 2.500 orang itu. “Kami percaya Bundanoon adalah kota pertama dunia yang berhasil mengajak pedagang air minum botol eceran melarang penjualan,” kata Dee. “Kami belum pernah mendengar larangan serupa di tempat lain.”
Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales Nathan Rees mendukung upaya ini, dan memerintahkan berbagai departemen pemerintah agar berhenti membeli air minum botol dan lebih sering mengkonsumsi air minum dari keran. Rees mengatakan hal itu akan menghemat uang pajak rakyat dan membantu menyelamatkan lingkungan.
Pesannya: Apakah anda dan pemerintah daerah anda terilhami gagasan dan kabar ini? Kalau iya itu baik dan benar ………….. karena saya secara pribadi setiap kali melihat air dalam botolan/gelasan seringkali menakar “sesungguhnya mahal mana ya antara harga airnya dengan wadah botol/gelasnya” ……. apalagi kalau melihat secara jangka panjang, buanyaknya sampah plastik botol/gelas bekas itu dan dampaknya terhadap lingkungan hidup kita ……………….
Perlindungan terhadap perempuan dan anak telah diatur dalam sejumlah undang-undang, seperti UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi Korban, serta UU No 21 Tahun 2007 tentang Penghapusan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Namun banyak daerah di Indonesia belum memiliki Perda sebagai turunan dari UU tersebut, padahal Perda tersebut perlu antara lain karena perempuan dan anak merupakan kaum yang rentan dianiaya dan terampas haknya. Sampai saat ini hanya beberapa daerah (provinsi) di Indonesia yang telah mengesahkan Perda sejenis, antara lain Riau, Banten, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur. Implementasi perda tersebut yang paling penting adalah penegakan hukumnya.
Makanya, kalau sekarang Pemprov DKI Jakarta akan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan perempuan dan anak ke DPRD DKI pada tahun 2010 itu perlu diapresiasi. Sebab berdasarkan data Komite Nasional Anti Kekerasan Pada Perempuan (Komnas Perempuan) tahun 2008, DKI Jakarta menduduki peringkat keempat dari 33 provinsi di seluruh Indonesia dalam hal jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yaitu 1.448 kasus. Tahun 2007, DKI Jakarta menempati peringkat pertama, yaitu 1.583 kasus.
Sekarang coba anda cek, apakah daerah anda (Propinsi/Kota/Kabupaten) telah mempunyai Perda semacam ini?. Kalau belum ada (bahkan Raperdanya sekalipun) segeralah Pemda dan DPRD-nya dibangkitkan, terutama DPRD periode 2009-2014 segera mempersiapakannya …. fahamilah, kualitas dan perlindungan yang optimum bagi kaum perempuan dan anak akan sangat menentukan NASIB BANGSA kita masa depan ………….
Pemerintah melalui Peraturan Presiden No.31 tahun 2009, menetapkan besaran Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2009/1430H, yaitu berdasarkan embarkasi :
Aceh 3.243 USD,
Medan 3.333 USD,
Batam 3.376 USD,
Padang 3.329 USD,
Palembang 3.377 USD,
Jakarta 3.444 USD,
Solo 3.407 USD,
Surabaya 3.512 USD,
Banjarmasin 3.508 USD,
Balikpapan 3.544 USD,
Makassar 3.575 USD.
Biaya BPIH seluruh embarkasi tersebut ditambah dengan komponen rupiah sebesar Rp 100.000,- untuk biaya asuransi jemaah haji.
BPIH 2009 mengalami kenakan pada komponen US dollar rata-rata 35 USD, dan mengalami penuruanan pada komponen Rupiah rata-rata 401.000,- Dengan demikian, penurunan rupiah ini dapat menutupi kenaikan BPIH dalam komponen US dollar.
Jika dibanding dengan BPIH tahun lalu, BPIH Aceh mengalami penurunan 15 USD, Medan naik 42 USD, Batam naik 84 USD, Padang naik 72 USD, Palembang turun 3 USD, Jakarta naik 14 USD, Solo naik 27 USD, Surabaya naik 83 USD, Banjarmasin turun 9 USD, Balikpapan naik 26 USD, dan Makassar naik 58 USD. Untuk komponen rupiah semua embarkasi tahun lalu Rp 501.000,- dan tahun ini hanya Rp 100.000,-, terjadi penurunan Rp 401.000,-
Calon jemaah haji yang mendapat porsi haji untuk berangkat tahun ini, dapat melunasi BPIH 2009 mulai tangga 13 Jul 2009 dan berakhir 12 Agustus 2009. Selama 22 hari kerja, pelunasan dilakukan pada bank penerima setoran (BPS) yang tersambung pada SISKOHAT, setiap hari kerja. Jemaah yang telah mendapat bukti setor lunas BPIH yang sah, agar segera mendaftar ulang ke kantor Dep.Agama Kabupuaten/kota tempat domisili selambat-lambatnya 7 hari setelah penyetoran lunas.
Menyangkut besaran BPIH Khusus atau yang dikenal dengan ONH Plus, BPIH khusus ditetapkan minimal 6000 US dollar ditambah Rp 400.000,- dengan waktu pelunasan 15 hingga 27 Juli 2009. Pembayaran pelunasan BPIH khusus sebesar 3000 US dollar ditambah Rp 400.000,- disetorkan ke rekening Menteri Agama yang telah memperoleh persetujuan Menteri Keuangan. Bagi jemaah yang telah melunasi dan membatalkan diri untuk berangkat, dikenakan biaya administrasi sebesar satu persen.
Vaksin Meningitis untuk mendapatkan Visa Haji
Menurut Menag, calon jemaah haji yang tidak divaksin meningitis tidak akan mendapatkan visa untuk melaksanakan haji. Pasalnya, penggunaan vaksin meningitis merupakan kewajiban yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi bagi seluruh calon jemaah haji dari penjuru dunia, termasuk asal Indonesia. Kebijakan ini diterapkan berhubung negara ini merupakan negara endemik meningitis. ”Isu enzim babi ini sudah bersih. Vaksin meningitis ini sudah ditetapkan di 77 negara peserta haji, termasuk Malaysia dan Arab Saudi,” papar Menag.
Menurutnya, bahan vaksin tersebut dibuat oleh sebuah perusahaan di Belgia. Bagi jemaah haji yang ragu Departemen Kesehatan akan memproduksi vaksin meningitis tahun depan tanpa menggunakan enzim babi. ”Jemaah haji yang ragu silakan turun untuk tahun berikutnya,” tegasnya. Menag menyatakan, semua jemaah harus menggunakan vaksin tersebut, jika tidak yang bersangkutan tidak akan mendapatkan visa untuk melaksanakan ibadah haji.
Umumnya, kita menguap saat merasa bosan, lelah, atau mengantuk. Semua hal itu tak berkaitan secara langsung. Oleh karenanya, hingga kini para ahli masih belum bisa memaparkan penjelasan mengenai mekanisme alamiah pada tubuh manusia ini selalu terjadi. Teori paling populer adalah kita menguap karena kadar oksigen di paru-paru berkurang. Saat membuka mulut dan menghirup udara, oksigen masuk dan kembali memenuhi paru-paru.
Belakangan, muncul pendapat yang seolah menegaskan anggapan bahwa menguap bisa menular. Artinya, saat melihat orang lain menguap, tanpa disadari kita akan ikut menguap. Steven Platek, PhD, psikolog dari State University of New York di Albania, melakukan pengamatan untuk menemukan kejelasan dari fenomena ini. Hasilnya menunjukkan, 40-60 persen relawan cepat “tertular” orang lain yang sedang menguap, baik yang berada di dekatnya ataupun yang mereka lihat di layar kaca. Meski Platek dan timnya belum mampu menjelaskan mekanisme “penularan” ini, mereka yakin kedua hal itu berkaitan.
Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam edisi terbaru jurnal Cognitive Brain Research ini menyebutkan bahwa bila kita ikut menguap saat orang lain menguap, hal itu bisa dianggap sebagai respons empatetik, sama halnya seperti tertawa. Artinya, menguap menjadi cara dalam menunjukkan empati kita terhadap perasaan orang lain. “Menguap tidak hanya bisa dipicu setelah melihat orang lain menguap, tetapi juga mendengarkan, membaca, atau bahkan berpikir tentang menguap,” kata Platek, yang memimpin penelitian tersebut. Referensi
Kondisi sulit tidur (insomnia) seringkali melanda orang yang sedang banyak pikiran atau merasa tertekan. Sebuah riset menunjukkan bahwa insomnia dapat disembuhkan dengan bantuan internet. Bagaimana caranya?
Dalam terapi berbasis internet ini, tidak ada ahli terapi manusia yang dilibatkan. Sebuah software akan memberikan nasehat dan jadwal tidur khusus berdasarkan jadwal keseharian user. Pasien insomnia akan diajak mempelajari kebiasaan tidur yang lebih baik, menghindari terjaga di tengah malam, melalui cerita, kuis dan game. “Ini merupakan program yang interaktif dan personal,” ujar salah satu tim peneliti, Frances Thorndike dari University of Virginia Health System.
Software yang diberi nama Sleep Healthy Using the Internet (SHUTi) ini dapat menjadi alternatif terapi murah dan tidak memerlukan obat-obatan. Sekitar 45 orang dewasa yang mengalami insomnia dilibatkan dalam penelitian tersebut. Secara acak, 22 orang diantaranya mencoba program terapi berbasis internet ini. Hasilnya, kelompok orang yang mencoba terapi ini dapat tidur lebih nyenyak dan jarang terjaga di tengah malam. Kendati terapi ini menunjukkan hasil positif, menurut Shelby Harris, seorang ahli dari New York Montefiore Medical Center, ada hal-hal yang kurang dari terapi berbasis internet.
Menurutnya, jika melakukan terapi secara berhadapan langsung (face to face), seorang ahli terapi dapat terus memotivasi pasien dan mengidentifikasi kecemasan-kecemasan yang membuat pasien sering terjaga di tengah malam. Namun, semuanya kembali pada orang yang mengalami insomnia, lebih nyaman dengan terapi berbasis internet atau face to face dengan ahli terapi.
Wah, cocok nhi, saya terkadang juga susah tidur. Apakah anda juga susah tidur? Sama dong, mari kita terapi barengan lewat internet, dalam bentuk? FB-an atau YM-an ………………… saya tunggu ………
Apakah anda sudah memperhatikan hasil survai/polling dan quick count Pilpres RI 2009? Kalau belum coba perhatikan. Apakah ada korelasinya atau ada sesuatu yang bisa bikin anda surprise?
A. HASIL REAL COUNT KPU PILPRES 2009
| Peringkat | Capres-Cawapres | Jumlah Suara | Persentase |
| 1 | ![]() |
11.658.098 | 61,66% |
| 2 | ![]() |
5.402.076 | 28,57% |
| 3 | ![]() |
1.847.958 | 9,77% |
| Total | 18.908.132 | 100% | |
Keterangan: Sumber KPU, 9 Juli 2009, jam 23.00 WIB
B. HASIL QUICK COUNT PILPRES 2009
| Lembaga | ![]() |
![]() |
![]() |
| LSI (1) | 26,56% | 60,85% | 12,59% |
| LSI (2) | 27,36% | 60,15% | 12,49% |
| LP3ES | 27,40% | 60,28% | 12,32% |
| Puskaptis | 28,16% | 57,95% | 13,89% |
| CIRUS | 27,49% | 60,20% | 12,31% |
| LRI | 27,02% | 61,11% | 11,87% |
Referensi / Keterangan:
LSI (1): Lembaga Survei Indonesia
LSI (2): Lingkaran Survei Indonesia
LP3ES: Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial
Puskaptis: Puskaptis
CIRUS: CIRUS
LRI: Lembaga Riset Informasi
C. HASIL SURVAI/POLLING PILPRES 2009
1. Sumber : Polling detik diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.50 WIB

2. Sumber : Polling Republika diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.51 WIB

3. Sumber : Polling Mardoto diakses Rabu, 8 Juli 2009, jam 17.52 WIB

4. Sumber : Survai Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategi (Puskaptis) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.30 WIB
Survai 2-4 Juli 2009, Mega-Prabowo 22,25 persen, SBY-Boediono 51,95 persen, JK-Wiranto 18,27 persen.
5. Sumber : Survai Lembaga Survei Indonesia (LSI) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.45 WIB

6. Sumber : Survai Swamedia Research dan Communication (SRC) di Jawa Tengah diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 19.00 WIB
Mega-Prabowo 28,3%, SBY-Boediono 50,4%, JK-Wiranto 4,7%.
7. Sumber : Survai Survey Strategic Indonesia (SSI) diakses Senin, 6 Juli 2009, jam 23.45 WIB
Survai 1 Juli sampai 3 Juli 2009: Mega-Prabowo 20,34 persen; SBY-Boediono 46,86 persen; JK-Wiranto 32,46 persen.
Bagaimanakah saudara, sudah anda perhatikan? Asyik lho kalau bisa melihat dengan pendekatan statistik, korelasinya signifikan nggak?
Catatannya:
1. Kalau anda sudah melihat dengan baik dan benar, pasti anda percaya, bahwa sekarang ini pola dan strategi bersaing dalam politik/pemilu sudah memasuki ranah pemakaian teknologi/teknologi informasi secara nyata dan maksimum. Pendekatan strategi tradisional, komunal, dan menggunakan simbol-simbol primordial memang harus dipertimbangkan untuk dikurangi, bahkan mungkin harus ditinggalkan kalau nggak mau kalah dalam persaingan.
2. Nggak jamannya lagi serang-serangan tanpa dasar dalam iklan-iklan kampanye, temu langsung atau debat-debat, atau dalam jalur black campaign. Harus mulai biasakan adu kata-kata yang cerdas, tidak menyakitkan siapapun (pesaing/konstituen), punya visi-misi dan program yang jelas dan realistis/logis gitu, nggak utopis. Juga harus siap bermain di semua lini dan media, termasuk teknologi informasi. Juga memperhitungkan waktu. Nggak mungkinlah dalam 3 bulan mau bikin bim salabim dari dapat 1 suara terus dapat 1.000.000.000 suara, ini sesuatu yang aneh. Last but not least, performance personal & track record juga penting diperhatikan: kepantasan disini!
3. Akhirnya, jangan pernah mengabaikan apalagi meremehkan hasil survai/polling, apalagi menyatakan tidak ada kaitannya dengan hasil quick count maupun real count. Sungguh merendahkan para akademisi.
Heboh SMS juga menyerang Australia …..
Pesan SMS ancaman pembunuhan meresahkan warga Australia. Pengirim SMS diduga jaringan penjahat internasional yang ingin memeras para korban. Masalah ini cukup serius sehingga pemerintah setempat merasa perlu mengeluarkan peringatan resmi. Para penjahat diperkirakan membobol jaringan operator untuk mendapat nomor ponsel dan mengirim SMS ancaman maut secara massal. Kasus itu menyeruak setelah lembaga Australian Communications and Media Authority (ACMA) menerima berbagai komplain dari penerima SMS tersebut yang dikirim dari luar negeri.
The Sidney Morning Herald mengabarkan, 1 Juli 2009, motif pengirim SMS maut itu adalah untuk menakut-nakuti korban. Misalnya jika mereka tidak mau memberi sejumlah uang, mereka diancam bakal dihabisi. “Aku akan membunuhmu. Jika kamu ingin tetap hidup, hubungi XXX untuk mendapat informasi mengenai apa yang harus kau lakukan. Jika kamu mengabaikan pesan ini, kamu akan mati,” demikian salah satu bunyi SMS yang meresahkan itu. Chris Chapman selaku Chairman ACMA pun memperingatkan agar para penerima SMS tidak membalas pesan karena ancaman pembunuhan itu hanyalah tipuan. Begitu menerimanya, mereka disarankan melaporkannya pada aparat.
Berita aslinya, coba anda perhatikan dan baca:
Pesannya:
1. Hati-hati dengan menerima/mengirim SMS. Selalu terapkan azas check & recheck.
2. Jangan langsung percaya SMS apapun terutama yang identitas pengrimnya tidak anda kenal secara baik.
3. Jaga kondisi diri dan hindari emosi atau emosional jika menerima SMS agar tetap dapat berfikir logis tanpa ada kepanikan.
Dalam acara penghormatan terakhir untuk Michael Jackson, Rabu dini hari WIB, yang menampilkan penyanyi superstar Mariah Carey dan Stevie Wonder, momen yang mungkin paling diingat adalah manakala si bocah perempuan berumur 11 tahun, Paris, menyampaikan kata-kata menyayat hati.
Paris tampak tegar di atas panggung, dengan diapit oleh kedua saudara lelakinya, dalam event yang berlangsung hampir dua jam. Dia tampil di tengah kawalan keluarganya dan di depan paduan suara yang menyanyikan “We Are The World” untuk menyampaikan pernyataan di depan hadirin yang memadati Staples Center.
Dengan dipeluk bibinya, Janet Jackson, yang membelai rambut coklatnya yang panjang dan menyuruhnya berbicara, Paris melangkah mendekati mikrofon, airmata membasahi wajahnya.
“Aku hanya ingin bilang, sejak aku dilahirkan, daddy telah menjadi ayah terbaik yang bisa engkau bayangkan, dan aku hanya ingin bilang, aku sangat mencintainya,” kata Paris sambil terisak.
Di hadapan sekitar 18.000 orang, Paris kemudian berpaling ke keluarganya dan membenamkan kepalanya dalam pelukan Janet Jackson, lalu dipeluk bergantian oleh anggota keluarga lainnya.
Memasuki akhir acara yang khusus dipersembahkan untuk menghormati Michael Jackson yang di antaranya termasuk pidato dari pemimpin hak-hak sipil Al Sharpton, para pengamat segera memprediksi bahwa untaian pepujian tanpa dipersiapkan dari Paris kepada ayahnya itu akan menjadi kata-kata yang akan selalu dikenang.
“Tak seorang pun bersiap untuk ini. Ini akan menjadi salah satu momen paling dikenang dari upacara penghormatan terakhir kepada Michael tersebut,” kata sejarawan media, Ron Simon, yang menyebut ucapan Paris itu hanya bisa dibandingkan dengan hormat salut ala militer kepada mendiang Presiden John F Kennedy dari anaknya John pada pemakaman sang presiden tahun 1963.
Paris dan kedua saudara lelakinya, Prince Michael Jr dan Prince Michael II, jarang tampil di publik. Wajah mereka biasanya ditutupi topeng untuk menghindari para fotografer manakala mereka menemani ayahnya yang terkenal itu. Michael yang merasa diburu oleh paparazzi, menjaga ketat kehidupan pribadi anak-anaknya.
“Anak itu (Paris) bagaikan terbebaskan. Sungguh, topeng itu telah dilepas dari wajahnya, dan orang merasa bahwa pembebasan ini akan menjadi hal baik untuknya. Namun, dia membuka mulutnya dan mengingatkan kita bahwa dia ternyata sangat kehilangan ayahnya,” kata pengamat media dari Universitas Syracuse, Robert Thompson.
Ada exit pool, ada quick count, ada yang lain juga …………..
Komisi Pemilihan Umum (KPU) malam nanti akan mengumumkan hasil tabulasi real time Pilpres 2009. Namun demikian, belum dipastikan jam berapa akan dimulai penayangan tabulasi real time tersebut. “Hasil tabulasi real time akan ditayangkan nanti malam di KPU. Tapi masih menunggu konfirmasi dari Bapak Aziz (Kepala Pokja IT KPU),” ujar angota KPU I Gusti Putu Artha. Hal tersebut dia sampaikan di sela-sela kesibukannya memantau pelaksanaan Pilpres di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Rabu (8/7/2009). Pada Pemilu Legislatif April 2009 lalu, KPU melakukan tabulasi real time di Hotel Borobudur, Jakarta. Namun setelah batas waktu yang ditentukan, tabulasi dilanjutkan di Kantor KPU.
Silakan ditunggu ………
Sampai malam ini, minggu, 5 Juli 2009, DPT Pemilu Presiden 2009 masih dipermasalahkan saja. Bahkan ada yang menginginkan penundaan pelaksanaan Pemilu Presiden 2009.
Apa harus begitu cara menyelesaikannya? Nggak mesti ditunda dong, karena sudah sekian tenaga, banyak waktu dihabiskan dan sumber daya materi dikeluarkan oleh Tim Sukses ataupun Capres-Cawapres, serta KPU, apakah hal ini harus disia-siakan begitu saja? Sayang khan ….? Ada yang punya ide Pilpres satu putaran saja (dengan argumentasi penghematan sekitar 4 Trilyun rupiah kalau nggak ada putaran ke-2) sudah diprotesi, dianggap anti demokrasi, disangka membodohi rakyat, atau kata-kata pedas lainnya …. Nha, kalau Pemilu Presiden ditunda apalagi ini, apakah tidak berarti lebih dari anti demokrasi, justru pembodohan dan pemborosan?
Soal DPT tentu saja kemungkinan memang ada ketidaktepatan data, 100% itu perfect dan sepertinya mutlak punya Tuhan saja. Selama masih ditangani manusia pasti ada salah-salahnya entah berapa proporsinya, jadi kalaupun ada salah-salahnya harusnya diselesaikan dengan nalar sehat dan hati bening. Caranya? Dibtulkan datanya. Begitu?
Sudahlah gampang itu, ini jaman modern dan jaman teknologi informasi. Oleh sebab itu gunakan saja perangkat ini secara maksimum. Bagaimanakah itu? Sebaiknya KPU dan Tim Sukses Capres-Cawapres (yang mempermasalahkan DPT)beradu data saja secara online dan real time serta di depan rakyat Indonesia dengan disiarkan melalui media TV Nasional. Jadi, diundang saja Tim Sukses (sekitar 10 orang saja, nggak perlu banyak-banyak, karena bukan saatnya untuk unjuk rasa ataupun banyak ngoceh di forum itu, prinsipnya hanya klarifikasi data) yang mempermasalahkan DPT ke Kantor KPU dengan membawa bukti-bukti selengkapnya, berhadapan dengan pleno KPU serta KPUD yang dipersoalkan DPT-nya, bisa dilengkapi dengan teleconference, diadu datanya secara nyata, saling cross-check dan check-recheck, siarkan langsung di media massa biar rakyat tahu sebenarnya, siapa yang benar datanya. Soalnya saya risih juga denger ada jutaan DPT yang dipermasalahkan, apa betul begitu lho? Jutaan itu banyka lho? Terus banyak koar-koar dan ngocah-ngoceh di media, ini itu, ini itu, sementara bukti nyata yang sempat ditayangkan sepertinya tidak proporsional dan tidak representatif dengan data keseluruhan calon pemilih …. Kasihan rakyat yang mau melek politik atau yang sudah cerdas dalam berpolitik dipermainkan dengan perilaku dan cara-cara berpolitik yang membingungkan dan cenderung pembodohan …..
Misalkan data KPU yang salah, ya KPU harus mau memperbaiki dan menerima koreksian …. toh, masih ada waktu dan cara memperbaiki, sekaligus mengontrol pelaksanaannya …
Kalau KPU punya data yang cukup valid, artinya ada salah-salah sedikit ya biar rakyat nanti yang menilai pada pelaksanaan Pilpres 2009, dan menyikapi secara bijak (artinya keputusan mencontreng yang mana, terserah rakyat ada atau tidak ada korelasinya dengan efek siaran langsung ini ya biarkan saja apa adanya) kualitas berpolitik masing-masing Tim Suskses Capres-cawapres …..
Ok, saya menunggu hal ini, masih ada dua hari (tanggal 6 dan 7 Juli 2009) waktu yang memungkinkan untuk melakukan hal ini ….. sudah diadu saja data-datanya (KPU dan Tim Sukses), siarkan langsung lewat media massa TV secara terbuka ….. soalnya saya penasaran, betulkah memang ada jutaan DPT yang kisruh? Gunakanlah perangkat teknologi dan komunikasi informasi secara maksimum untuk meningkatkan kualitas politik dan cara berpolitik di Indonesia, biar tidak terkesan asal cuap, bullshit belaka dan membuat rakyat bingung ……
N.B.
a. Janganlah hanya sekian % data di beberapa tempat terus dianggap atau direpresentasikan dengan statistik (yang menipu) menjadi sekian % data di Indonesia, nggak bisa itu. Karena DPT harus real, nyata, apa adanya, bukan permainan statistik deskriptif ataupun statistik inferens.
b. Saya sebagai Ketua RT, kok melihat (setidaknya di lingkungan daerah saya) secara berjenjang para pekerja KPUD (yang saya ketahui) dan perangkat Pemilu di bawahnya sudah berusaha dan bekerja mati-matian menyukseskan pesta demokrasi ini, sudah berusaha mendata hak-hak politik WNI dan menyalurkan informasi pencontrengan serta undangan untuk mencontreng sampai tingkat terbawah ….
c. Ayo, adu data DPT saja dan siarkanlah secara langsung proses itu di TV, supaya jelas, yang katanya ada Jutaan DPT kisruh itu benar atau nggak, saya betul-betul penasaran …..
Setelah hiruk pikuk masa kampanye, menjelang pemilu Presiden, 8 Juli 2009, kini saat-saat yang tepat untuk memonitor hasil survai dan polling dari berbagai sumber. Anda boleh meyakini, boleh juga tidak meyakini. Anda boleh menyukai, boleh juga tidak menyukai. Kemerdekaan menerima informasi dan menolak informasi silakan dipegang secara pribadi. Kebenaran data polling/survai silakan dilacak ke sumber referensi yang saya sebutkan juga disini. Mau anda jadikan referensi untuk mencontreng pada 8 Juli 2009 nanti, atau anda mengabaikan apapun hasil survai/polling terserah saja. Saya hanya menyajikan indikasi dan informasi ini, anda pribadi yang berhak menentukan. Dan, nantinya (setelah hari contrengan 8 Juli 2009) anda tinggal membuktikan dan mencocokkan hasil polling/survai dari lembaga/media/pribadi/website manakah yang paling mendekati kenyataan. Ingat, hasil polling/survai jangan pernah anda katakan ada yang salah, paling-paling yang bisa dikatakan adalah mendekati atau jauh dari kenyataan.
1. Sumber : Polling detik diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.50 WIB

2. Sumber : Polling Republika diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.51 WIB

3. Sumber : Polling Mardoto diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.52 WIB

4. Sumber : Survai Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategi (Puskaptis) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.30 WIB
Survai 2-4 Juli 2009, Mega-Prabowo 22,25 persen, SBY-Boediono 51,95 persen, JK-Wiranto 18,27 persen.
Survai 26-30 Juni 2009, Mega-Prabowo 21,02 persen, SBY-Boediono 53,95 persen, JK-Wiranto 18,15 persen.
Survai 17-24 Juni 2009, Mega-Prabowo 17,51 persen, SBY-Boediono 54,30 persen, JK-Wiranto 18,13 persen
Survai 4-11 Juni 2009, Mega-Prabowo 22,17 persen, SBY-Boediono 52,15 persen, JK-Wiranto 17,20 persen
Survai 11-17 Mei 2009, Mega-Prabowo 24,26 persen, SBY-Boediono 57,39 persen, JK-Wiranto 12,37 persen
5. Sumber : Survai Lembaga Survei Indonesia (LSI) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.45 WIB

6. Sumber : Survai Swamedia Research dan Communication (SRC) di Jawa Tengah diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 19.00 WIB
Mega-Prabowo 28,3%, SBY-Boediono 50,4%, JK-Wiranto 4,7%.
7. Sumber : Survai Survey Strategic Indonesia (SSI) diakses Senin, 6 Juli 2009, jam 23.45 WIB
Survai 1 Juli sampai 3 Juli 2009: Mega-Prabowo 20,34 persen; SBY-Boediono 46,86 persen; JK-Wiranto 32,46 persen.
Survai Juni 2009: Mega-Prabowo 20,11 persen, SBY-Boediono 52,14 persen,JK-Wiranto 27,57 persen.
N.B. Sekali lagi, saya hanya mengindikasikan dan menginformasikannya, andalah yang memutuskan!
Program penanggulangan pengangguran oleh Pemerintah hanya mampu menyerap sekitar 30 persen dari jumlah pengangguran yang ada sepanjang tahun 2009. Beberapa program diantaranya Balai Latihan Kerja (BLK), mobile training dan teknologi. “Program yang ada memang tidak bisa menanggulangi seluruh pengangguran yang ada saat ini.Tapi yang penting kita tetap berusaha menguranginya,” kata Erman suparno, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi saat jumpa pers Senin (29/6) malam.
Berdasarkan data Diagram Ketenagakerjaan Badan Pusat Statistik Februari 2009 terdapat 9,6 juta pengangguran. Dan 80% diantaranya adalah usia produktif sedangka 20% sisanya masuk golongan tidak produktif (berusia diatas 49 tahun).
Meski begitu, Erman menjelaskan target penyerapan pengangguran setiap tahun mengalami peningkatan.Dari 2,6 juta di tahun 2008 menjadi 2,8 juta di tahun 2009. ”Dan setiap tahunnya target penyerapan ini difokuskan pada pengangguran usia produktif,” kata dia.
Untuk program jangka pendek, Erman mengatakan, pengangguran akan dientaskan melalui pelatihan di tiga bidang yaitu untuk pasar kerja industri, pertanian dan transmigrasi.”Program transmigrasi merupakan salah satu program untuk mengentaskan pengangguran, karena seseorang yang mengikuti program transmigrasi adalah wujud pemberian stimulus kepada pengangguran untuk mendapatkan penghasilan,” tutur dia. Para transmigran mendapatkan rumah,lahan dan juga jaminan hidup selama dua tahun. Referensi
Terus yang 70% bagaimana ya?
Meskipun telah memperoleh kemerdekaan dan kedaulatan, suatu negara masih memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan akan rasa aman dan kesejahteraan kepada rakyatnya. Namun, tidak sedikit negara yang gagal menjalankan tanggung jawab tersebut. Masih sering terjadi berbagai kasus pelanggaran, baik berupa pelanggaran kemanusiaan, pembunuhan massal/genocide, maupun pemusnahan suatu etnis. Ketidakmampuan suatu negara untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi rakyat pada akhirnya mendorong dunia internasional untuk melakukan intervensi guna menyelesaikan berbagai persoalan yang berkecamuk.
Intervensi kemanusiaan ini dikenal dengan konsep ‘Responsibility to Protect’ (RTP) dan telah mulai dimunculkan pada 2001 silam. Hal tersebut kerap kali tidak hanya mengundang perdebatan di kalangan akademisi dan praktisi hubungan internasional, tetapi juga menuai kritik dan tentangan keras, khususnya berkaitan dengan masalah kedaulatan dan hukum internasional. “Di satu sisi ada yang beranggapan bahwa konsep ini merupakan sebuah ruang untuk melakukan intervensi. Padahal, dengan mengadopsi konsep ini tidak serta-merta berarti intervensi,” kata Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) UGM, Drs. Muhadi Sugiyono, M.A., Selasa (30/6) di Fortakgama UGM.
Ditegaskan oleh staf pengajar Jurusan Hubungan Internasional (HI) Fisipol UGM ini, RTP memang memungkinkan sebuah negara untuk diintervensi, tetapi bukan berarti harus diasosiasikan sebagai intervensi. Justru yang harus diperhatikan adalah bagaimana negara tersebut membangun kapasitas internasional untuk mencegah terjadinya berbagai pelanggaran kemanusiaan.
Mengenai intervensi ini, disampaikan Muhadi, terdapat beberapa prinsip yang dijadikan sebagai acuan pemberlakuannya. Tindakan intervensi diambil berdasarkan, antara lain, alasan atau dasar yang kuat, tujuan yang benar, besarnya ancaman, dan wewenang yang sah. Selain hal tersebut, tindakan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan dan menggunakan sarana-sarana yang proporsional. “Yang penting di sini bahwa keputusan untuk melakukan intervensi didasarkan pada keyakinan bahwa hal ini merupakan cara paling akhir dalam memecahkan persoalan yang apabila tidak diambil tindakan intervensi akan mengakibatkan kondisi yang lebih buruk,” terangnya.
Sempat disinggung pula oleh Muhadi, Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup sering dilanda berbagai persoalan kemanusiaan, misalnya pada era Orde Baru, isu tentang pelanggaran HAM begitu hangat diperbincangkan. “Meskipun begitu, Indonesia masih mampu melindungi rakyatnya dari berbagai persoalan kemanusiaan yang ada walaupun belum cukup optimal,” tambahnya.
Adanya konsep RTP seyogianya diambil sebagai bahan pembelajaran dan dijadikan alat peringatan dini bagi Indonesia untuk lebih sensitif terhadap berbagai hal yang menimbulkan konflik. Dengan memahami konflik internal, akan semakin kecil kesempatan intervensi dari pihak luar masuk ke Indonesia. Referensi
Apa yang saya tulis beberapa waktu lalu soal BlackBerry, nggak ada salahnya. Nyatanya, lihat saja info ini …… Departemen Perdagangan (Depdag) segera merazia perdagangan Blackberry ilegal yang diduga marak terjadi di Indonesia. “Nanti akan dirazia,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Depdag, Subagyo usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2009. Menurut dia, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.19/2009 yang berlaku efektif pada Agustus 2009 mewajibkan penjualan produk elektronik termasuk telepon genggam wajib disertai manual dan kartu garansi berbahasa Indonesia serta memiliki setidaknya enam pusat layanan purna jual. “Penindakan bisa diambil setelah Permendag 19/2009 berlaku efektif pada Agustus nanti, tapi razia boleh dilakukan sekarang,” ujarnya. Pekan lalu, RIM (Research In Motion) perusahaan perilis smartphone blackberry menyatakan baru menjajaki kemungkinan untuk membuka kantor cabangnya di Indonesia demi memberikan layanan purnajual yang lebih optimal kepada pelanggannya di Indonesia. Referensi Pesannya: Betul nggak omongan pejabat itu dengan kenyataan di lapangan? Bagaimana cara merazianya, apa nggak bocor duluan (seperti yang umumnya terjadi) ….. Sebab, sekarang ini sulit mempercayai lips-lips yang cuma slapstick belaka ….. oh, bener-bener BlackNgeri….. …
Perhatikan, hasil otopsi seorang idola, buka mata buka telinga ……
Media terbitan Inggris, The Sun, mendapat “bocoran” hasil otopsi jenazah sang legenda musik pop Michael Jackson. “Rincian hasil otopsi yang mengerikan adalah penyanyi itu sebenarnya tinggal tulang –tidak ada makanan di perutnya kecuali pil – pil,” tulis The Sun.

Paha, pinggul, dan di bahunya ada bekas tusukan jarum suntik – yang diyakini sebagai injeksi narkotika penghilang nyeri. Suntikan itu diberikan tiga kali sehari dan sudah berlangsung bertahun-tahun. Terdapat juga banyak bekas pembedahan yang kemungkinan adalah hasil dari 13 kali operasi kosmetik. The Sun yang mengutip hasil otopsi itu menulis bahwa bintang dengan tinggi 5 kaki 10 inci (178,8cm) itu meninggal dalam keadaan “sangat kurus” yaitu sekitar 53 kg.
Hasil otopsi juga menunjukkan sang bintang bisa dibilang tidak punya rambut lagi. Saat meninggal dia mengenakan wig dan tinggal sedikit helai rambut di kulit kepalanya. Kulit kepala di atas telinga kirinya sudah benar-benar botak dan ada bekas luka. Kemungkinan luka itu akibat kecelakaan tahun 1984 ketika rambut Michael Jackson terbakar saat pembuatan film iklan untuk Pepsi. Di jenazah itu juga terdapat patah tulang rusuk, kemunginan akibat dadanya terus ditekan-tekan saat orang-orang berusaha menolongnya dari gagal jantung.
Ada empat bekas suntikan di sekitar jantung Jacko, julukan Michael Jackson. Kemungkinan suntikan itu berisi adrenalin yang diinjeksikan langsung ke jantung. Tiga suntikan itu menembus dinding jantung dan menyebabkan kerusakan. Satu suntikan lain meleset dan malah kena tulang rusuknya. Ada lebam di lutut Michael Jackson dan di dua tulang keringnya. Otopsi tidak berhasil menemukan penyebab luka tersebut. Terdapat pula luka benda tajam di punggungnya yang merupakan indikasi dia baru jatuh. “Raja musik pop” itu juga punya wajah yang penuh bekas sayatan bedah plastik.
Seorang sumber yang dekat dengan Jackson mengatakan “dia tinggal kulit dan tulang, rambutnya sudah rontok dan saat meninggal di perutnya tidak ada makanan dan hanya pil-pil. Bekas suntikan di seluruh tubuhnya serta kerusakan akibat bertahun-tahun bedah plastik menunjukkan bahwa dia sudah dalam tahap akhir kemerosotan.” “Dokter-dokternya dan orang-orang di sekelilingnya menjadikan Michel Jackson menghancurkan diri sendiri. Harus ada yang dimintai pertanggungjawaban.”
Pesannya: Kenalilah idolamu, luar dan dalam, antara prestasi, kepribadian dan kehidupan nyatanya. Ikutilah yang baik-baik dan terbaik untuk masuk dan diserap dalam kehidupanmu …. Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah ….
Di Indonesia, tingkat pemahaman tentang penggunaan alat kontrasepsi masih begitu rendah. Hal ini mengakibatkan tingginya laju dan jumlah pertumbuhan penduduk. Pada tahun 2008, jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 227 juta jiwa. Sementara itu, laju pertumbuhan penduduk adalah sebesar 1,27% per tahun untuk periode 2005-2010. Kondisi ini mendudukkan Indonesia pada peringkat ke-4 dari 11 negara berpenduduk lebih dari 100 juta jiwa di tahun 2009. Dengan laju pertumbuhan penduduk yang kurang lebih mencapai 3-4 juta/tahun, diproyeksikan pada 2010 mendatang penduduk Indonesia akan mencapai 233,5 juta dan pada 2014 akan mencapai 244,8 juta jiwa.
Begitu pesatnya pertumbuhan penduduk menjadi persoalan yang mendesak dituntaskan oleh pemerintah, terkait dengan langkah-langkah yang harus ditempuh guna mengendalikan laju pertumbuhan. Demikian dikemukakan Ir. Ambar Rahayu, Direktur Pemandu Kebijakan Program Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Senin (29/6), di Gedung Masri Singarimbun, Magister Studi Kebijakan (MSK) UGM.
Untuk mengendalikan kuantitas penduduk yang demikian besar, BKKBN menargetkan untuk menurunkan laju pertunbuhan penduduk nasional menjadi sekitar 1,1% per tahun. Selain hal itu, juga menurunkan Total Fertility Rate (TFR) menjadi 2,1 per perempuan usia reproduksi dan Net Reproduction Rate (NRR) sama dengan 1. Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, imbuh Ambar, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan pemakaian kontrasepsi. Di samping itu, juga dengan meningkatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi yang terjangkau, bermutu, serta efektif menuju terbentuknya keluarga kecil berkualitas dan memantapkan kembali pelembagaan paradigma keluarga kecil bahagia dan sejahtera.
“Keluarga yang sejahtera dan tertata merupakan investasi bagi masa depan bangsa dan negara. Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu komponen yang berperan secara signifikan untuk mewujudkan hal ini,” jelasnya dalam seminar “Menatap Masa Depan Keluarga Indonesia”.
Sementara itu, Tri Kirana Muslidatun, S.Psi., istri Wakil Walikota Yogyakarta, yang juga penggiat program KB menyampaikan keikutsertaan laki-laki dalam program KB di kota Yogyakarta masih rendah. Padahal, program KB tidak hanya menjadi tanggung jawab wanita, tetapi juga laki-laki. Untuk itu, masih dibutuhkan upaya-upaya guna meningkatkan partisipasi laki-laki untuk menjadi akseptor KB. “Keberhasilan program KB merupakan tanggung jawab bersama untuk kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga serta mewujudkan keluarga yang berkualitas,” katanya. Referensi
Persoalan Papua tidak pernah usai sampai saat ini. Kegelisahan akan terpisahnya propinsi yang berada di bagian paling Timur itu dari Indonesia terus menggelanyut. “Namun kita harus lihat, apa sebenarnya arti kemerdekaan yang mereka minta. Apakah merdeka dalam arti bebas secara politik atau bebas dari keterbelakangan yang sampai saat ini mereka alami,” kata Dr. Adriana Elisabeth, peneliti Pusat Penelitian Politik (P2P) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang ditemui menjelang peluncuran buku dan diskusi buku Papua Road Map di Hotel Nikko Jakarta, Selasa (30/6).
Menurut Adriana, salah satu penulis Papua Road Map (PRM), persoalan kemerdekaan yang kerap mencuat mesti didudukkan pada konteks menyeluruh persoalan papua. “Dalam penelitian kami, yang dituangkan dalam buku ini (PRM), ada 4 persolan utama yang ada di Papua,” ungkap Adri, sebagaimana ia biasa disapa.
Persoalan pertama, lanjutnya, terkait dengan masyarakat Papua yang masih termarginalisasi dan mengalami diskriminasi. “Orang Papua tuntut kesamaan. Kita belum merekognisi masyarakat Papua secara merata,” papar Adri.
Soal kedua, kegagalan pembangunan. Hal ini terkait dengan Otonomi Khusus (Otsus) yang tidak berhasil karena tidak adanya supervisi atau pendampingan dari pemerintah pusat dan kekurangsiapan pemerintah daerah dan masyarakat Papua. “Otsus hanya dilihat dari dananya yang besar saja,” katanya.
Ketiga, soal kekerasan negara dan pelanggaran HAM. “Sampai saat ini masih menjadi persoalan pelik. Anda sendiri sudah tahu kan,” ungkapnya.
Terakhir, sampai saat ini politik dan sejarah integrasi terus diperdebatkan dan digugat. “Memang secara hukum kita berhak atas wilayah Papua,” paparnya.
Lebih jauh, sebagaimana disampaikan Adri, para peneliti LIPI tidak mau fokus pada persoalan saja tapi juga menawarkan solusi berdasar soal yang ditangkap. “Untuk soal pertama kami menawarkan solusi supaya kita mau mengakui dulu kalau di Papua ada masalah. Setelah itu, kita harus merekognisi masyarakat Papua dan memberdayakan mereka sehingga sama dengan yang lain,” paparnya.
Untuk soal pembangunan, menurut Adri tiap daerah memiliki kebutuhan yang khas satu sama lain, tidak bisa dipukul rata. Saat ini, masyarakat Papua sangat membutuhkan pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.
Solusi ketiga, pemerintah mesti terus mengupayakan merekonsiliasi dengan masyarakat Papua terkait dengan banyak kasus kekerasan dan pelanggaran HAM di sana. “Pengadilan HAM sudah dilakukan tapi tidak ditangkap pentolannya dan kompensasinya bagi masyarakat Papua tidak jelas, tidak adil,” tutur Adri.
Terakhir, hal yang mesti diupayakan adalah melalui dialog. Hal ini sudah dilakukan pada tahun 1999 dengan dialog Tim Seratus pada pemerintahan Habibie. Namun, pada waktu itu persiapannya kurang matang sehingga hasilnya tidak jelas dan tidak terjadi kesepakatan.
Untuk itu, para peneliti LIPI merekomendasikan supaya dilakukan dulu pra dialog. Pada tahapan ini, kedua belah pihak mesti kenyepakati dulu isu, mekanisme, siapa saja yang terlibat, dan pembagian yang merata siapa wakil Papua sehingga sungguh mewakili pada dialog. “Kalau terjadi kesepakatan baru diadakan dialog. Mediatornya bisa bebas tergantung dari kesepakatan dua belah pihak,” katanya.
Dengan diterbitkannya buku ini, tambah Adri, berarti LIPI sudah selesai dalam menjalankan mandatnya terkait soal Papua. Tawaran solusi menjadi realisasi ketika dilaksanakan. “Kami berharap, bagaimana nanti menyelesaikan persoalan Papua harus secara damai, bermartabat, tanpa kekerasan dan menyeluruh,” pungkasnya.
Diskusi yang ditulis 5 orang dari LIPI melalui penelitian sejak 2004 ini akan dihadiri Menteri Pertahanan RI Prof. Dr. Juwono Sudarsono yang menggantikan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berhalangan hadir, Peneliti Utama Kajian Papua LIPI Dr. Muridan S. Widjojo dan 4 penanggap yang terdiri dari Wakil Gubernur Propinsi Papua Alex Hesegem, Anggota Komisi I DPR RI Efendi Choiri, Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Syamsudin Haris dan Septer Manafandu dari Foker LSM. Yang akan menjadi moderator adalah Adri. Referensi
SEKADAR PENDAHULUAN
Perkenalan saya dengan asuransi dapat dikatakan suatu kebetulan. Namun, bisa juga dianggap jalan takdir kehidupan yang digariskan terhadap saya beserta keluarga. Sewaktu kuliah S1-Matematika saya sudah mengenal asuransi dari mata kuliah Matematika Asuransi. Sehingga saya punya landasan cukup dalam memahami soal hitung-hitungan probabilitas dan teori-teori kemungkinan yang tidak saja “bermain-main” dengan kondisi ketidakpastian tapi juga keterhubungannya langsung dengan realitas kehidupan. Bukankah di wilayah inilah asuransi menawarkan solusi!
Ada hal yang lebih menguatkan saya dalam mengenal dan menjemput program asuransi, yaitu saat saya telah memasuki dunia kerja, yang menurut kebanyakan orang penuh resiko, sebagai Perwira TNI AU. Saat itulah saya memahami keterkaitan resiko dan jaminan masa depan, terutama untuk keluarga saya. Apalagi dalam pandangan saya perjalanan kehidupan ke depan pasti semakin penuh persaingan, semakin saya sadari bahwa manusia tidak mungkin menghindar dari takdir sebagai manusia, soal hidup dan mati, kapanpun bisa menghampiri, dengan tanda-tanda terlebih dahulu ataupun secara tiba-tiba.
Saya menulis hal ini bukanlah dalam kerangka testimoni, namun saya ingin mengajak kita semua terbuka dalam berfikir dan menjalani kehidupan ini, yang penuh dengan ketidakpastian dan ketidakberdayaan sebagai manusia untuk menghindar dari takdir. Kondisi demikian, tidak berarti membuat kita berdiam diri tanpa mencari jalan terbaik untuk masa depan, terutama bagi keluarga (yang sewaktu-waktu mungkin saja harus ditinggalkan). Saya tidak ingin keluarga (terutama anak-anak) yang mungkin saja saya tinggalkan – secara mendadak – akan mengalami “kesulitan-kesulitan” dalam mengarungi kehidupan nantinya. 
SEBUAH PENGALAMAN
Saya ikut asuransi prosesnya simple saja. Meski pada kenyataannya saya sudah mengerti seluk beluk asuransi, tetapi pada awal-awal bekerjasaya sengaja menunda dulu ikut asuransi, menunggu beberapa saat mau saving dulu. Nah, kebetulan suatu saat ada Pameran Pembangunan di Yogyakarta, saya sempat mengunjunginya dan mampir ke stand AJB Bumiputera 1912. Gara-gara mampir inilah, kira-kira sebulan berikutnya ada agen asuransi berkunjung ke rumah dinas saya. Intinya ya menawarkan agar saya mau ikut asuransi. Hanya beberapa kali pertemuan, saya akhirnya ikut mengambil polis Asuransi Pendidikan mulai 1 Oktober 1993, selama 15 tahun. Nomor polisnya 93163499. Tahun 2008 asuransi anak pertama saya itu telah tuntas, tanpa masalah yang berarti. Alhamdulillah. Dan, sekarang masih ada 2 asuransi di AJB Bumiputera 1912 yang masih berjalan atas nama dua anak kembar saya, dan Insya Allah, ini akan menjadi jaminan pendidikan sampai mereka selesai kuliah nantinya. Mereka berdua sekarang baru naik ke kelas 3 SD, lho.
Pada awal ikut asuransi saya memang harus bergelut dengan pemikiran dan kekhawatiran, antara manfaat dan “kehilangan” uang, serta seberapa pastikah jaminan yang diberikan AJB Bumiputera 1912, terutama dengan cerita-cerita “bablasnya“ uang premi yang digondol oleh agen asuransi. Makanya saya pernah sempatkan diri untuk mencoba membayar langsung ke Kantor AJB Bumiputera 1912 yang diYogyakarta, meski secara rutin biasanya pembayaran premi melalui sang agen. Eh, ternyata tidak ada masalah, lancar-lancar saja. Saya juga pernah mengurus sendiri untuk mendapatkan pembayaran pertama (masuk SD) karena memang ada rasa kekhawatiran soal nyampai nggak uang yang dibayarkan nantinya, lancar juga. Sekarang saya dapat menyatakan sesungguhnya lebih enak dan praktis diuruskan oleh agen asuransi. Toh, itu sudah pekerjaan mereka sehari-hari. Jadi, sekarang ini saya tahunya beres dari agen asuransi yang menguruskan segala hal administrasinya, dari pembayaran premi, sampai pengurusan uang pertanggungan. Bahkan hubungan kami dengan agen asuransi ya seperti teman/rekan kerja saja, kami bahkan sering komunikasi tentang hal-hal di luar masalah asuransi. Padahal dulu asalnya juga nggak kenal sama sekali.
Suatu waktu agen asuransi saya pernah bercerita tentang tanggapan salah satu teman saya yang sedang dia lobi untuk ikut asuransi, eh malah memberikan tanggapan “setengah marah” karena khawatir dirinya ditipu oleh agen saya itu. Bahkan dengan bahasa yang agak kasar. Hal ini muncul karena teman saya tersebut pernah dapat cerita dari seseorang yang pernah ikut asuransi, nggak tahu perusahaannya apa, terus ternyata memang nggak beres dan hilang uangnya. Trauma temannya itulah yang mengantarkan pada suatu kesimpulan bahwa semua asuransi bobrok. Dari cerita agen saya itu, saya memberi saran ya sabar saja, memang kepala dan pikiran orang per orang itu berbeda-beda, saya menawarkan kalau mau menggunakan saya sebagi referensi boleh juga, nggak masalah. Bagi saya ini masalah pemahaman antara probabilitas, ketidakpastian, proteksi dan jaminan kehidupan masa depan keluarga, agar tidak terlantar tanpa ada yang bisa memastikannya.
Saya juga punya pengalaman soal menukar nilai polis asuransi. Saya punya teman yang pada periode reformasi 1998 sudah ikut asuransi juga, tetapi tergoda untuk menukarnya/menjualnya. Mengapa? Dikarenakan yang bersangkutan ikut asuransi dalam uang dollar, sementara saya ikut dalam rupiah (saya bangga dengan uang Indonesia). Nah, sekitar waktu itu kurs dollar memang edan-edanan karena mencapai Rp.15.000,- per satu dollar. Makanya teman saya itu antusias untuk menukar/menjual asuransinya, karena kurs yang tinggi itu. Saya pun diajak untuk menukarkannya, dengan alasan, siapa tahu kurs uang dollar makin naik saja, sehingga menurutnya uang rupiah makin kurang berarti. Wouw, tawaran menarik? Ach, nggaklah, saya nggak mau menukarkannya, saya mempertahankannya karena memang tujuan saya ikut asuransi itu untuk proteksi masa depan kehidupan keluarga saya.
MENGENAL AJB BUMIPUTERA 1912 LEBIH JAUH
Supaya nggak ragu tetntang AJB Bumiputera 1912, akhirnya saya mencoba mengenal lebih jauh tentang AJB Bumiputera 1912, dengan berbagai cara. Dulu sih belum ada internet, dengan cari brosur-brosurnya kalau ada pameran. Sekarang mah, tinggal browsing saja. Bagaimana sih sekilas tentang AJB Bumiputera 1912?
AJB Bumiputera 1912, adalah perusahaan asuransi jiwa milik Bangsa Indonesia yang pertama dan tertua. Didirikan di Magelang, Jawa Tengah, pada 12 Februari 1912, perusahaan ini pada mulanya merupakan wadah Persatuan Guru-Guru Hindia Belanda (PGHB) untuk mengayomi nasib guru-guru bumiputera (pribumi). Perintis Bumiputera adalah Mas Ngabehi Dwidjosewojo, seorang guru sederhana yang juga Sekretaris Pengurus Besar Budi Utomo – organisasi modern pelopor gerakan kebangkitan nasional. Ia dibantu Mas K.H. Soebroto sebagai direktur, dan Mas Adimidjojo sebagai bendahara. Ketiga guru inilah yang dikenal sebagai “tiga serangkai” pendiri Bumiputera, sekaligus peletak batu pertama industri asuransi nasional Indonesia. Bumiputera semula bernama Onderlinge Levensverzekering Maatschappij PGHB.
Salah satu kekuatannya adalah kepemilikan dan bentuk perusahaan yang unik. Berbeda dengan perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) – yang kepemilikannya hanya oleh pemodal tertentu. Sejak didirikan Bumiputera menganut sistem kepemilikan dan kepenguasaan yang unik, yakni bentuk badan usaha “mutual” atau “usaha bersama”. Semua pemegang polis adalah pemilik perusahaan – yang mempercayakan wakil-wakil mereka di Badan Perwakilan Anggota (BPA) untuk mengawasi jalannya perusahaan. Asas mutualisme, yang dipadukan dengan idealisme dan profesionalisme pengelolanya, merupakan kekuatan utama Bumiputera hingga hari ini.
Selama lebih dari sembilan dasawarsa, Bumiputera tumbuh berkembang mengarungi pasang surut zaman serta gelombang perjalanan negara dan bangsa, hingga kini sebagai pemimpin pasar industri asuransi jiwa Indonesia. Karyawannya sekitar 2500 orang, punya 23.000 agen, jaringan digerakkan oleh lebih dari 450 kantor operasional di penjuru nusantara. AJB Bumiputera 1912 dipercaya melindungi lebih dari 7 juta jiwa rakyat Indonesia.
SAYA YAKIN PASAR ASURANSI SEMAKIN MENINGKAT
Di tengah iklim kompetisi yang semakin ketat karena serbuan perusahaan asing menggarap pasar asuransi jiwa nasional, saya yakin AJB Bumiputera 1912 makin berkomitmen untuk bekerja keras, dan profesional menghadapi tantangan masa depan. Berbekal pengalaman panjang melayani rakyat Indonesia berasuransi hampir seabad, AJB Bumiputera 1912 tentu bertekad untuk tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri, menjadi perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia. Saya yakin AJB Bumiputera 1912 ingin senantiasa berada di benak dan di hati rakyat Indonesia.
Secara umum industri asuransi jiwa sepertinya tetap optimis tumbuh positif, setidaknya terlihat dari data pada kuartal pertama 2009, yang ditandai dengan mulai meningkatnya kesadaran masyarakat membeli produk jasa keuangan itu di tengah terpaan krisis keuangan global. Menurut Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, untuk kuartal pertama tahun ini untuk asuransi jiwa, optimistis bisa kembali tumbuh setelah pada akhir 2008 pertumbuhannya begitu rendah. Menurut dia, faktor utama tumbuhnya industri jasa keuangan itu tidak terlepas dari semakin tingginya kesadaran masyarakat di tengah kondisi perekonomian dunia yang tidak menentu akhir-akhir ini. Kondisi yang sama juga pernah terjadi ketika krisis moneter menimpa negara-negara di Asia termasuk Indonesia dan justru membawa dampak positif bagi industri asuransi di Tanah Air.
Prediksi bahwa pertumbuhan rendah yang terjadi selama 2008 hanya bersifat sementara dan ternyata betul walau data pertumbuhan itu sedang dikumpulkan. Optimisme tumbuh positif industri jasa keuangan itu juga didukung oleh faktor semakin membaiknya perekonomian pasar modal dalam negeri seperti yang ditunjukkan dengan naiknya harga saham lokal. Tapi yang jelas pada saat kondisi krisis seperti ini kesadaran masyarakat meningkat dalam membeli produk asuransi untuk memproteksi diri.
IKUT ASURANSI, NGGAK PERLU TAKUT LAGI!
Informasi tentang asuransi yang sudah cukup banyak, juga tentang kualitas perusahaan asuransi yang sangat mudah diakses sekarang ini mestinya mengantarkan kita untuk tidak takut lagi untuk mendaftar asuransi, alias punya polis asuransi. Apalagi sekarang ini banyak masyarakat yang sudah faham bahwa proteksi diri untuk jaminan masa depan (dalam situasi ketidakpastian apa yang akan terjadi nantinya) perlu dipersiapkan sejak dini, agar tidak terjadi kesulitan bagi generasi berikutnya untuk menjalani kehidupan nantinya.
Memang, kalau belum menjalani masih penuh keraguan, namun kalau sudah melaksanakan dan merasakan manfaatnya, tentu berasuransi ini memberikan ketenangan jiwa untuk diri sendiri maupun keluarga. Justru dengan ikut asuransi saya merasakan nggak was-was lagi dengan biaya pendidikan anak-anak dan jaminan masa depannya dari sisi pembiayaaan.
SEKADAR PENUTUP
Sebelum mengakhiri tulisan tentang Asuransi dan Saya ini tentu ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan ke pihak AJB Bumiputera 1912, yaitu:
a. Masalah pengecekan kebenaran agen dan keaslian kondisi/status asuransi yang diikuti, saya harap perusahaan ini memanfaatkan kemajuan teknologi informasi secara maksimum, sehingga memungkinkan (calon) pemegang polis melakukan pengecekan secara online. Layanan semacam ini sudah jamak, seperti kita mau mengecek kepemilikan nomor kendaraan juga bisa online saat ini. Dan setiap ada perkembangan layanan baru dapat diinfokan ke pemegang polis secara langsung, melalui email ataupun per surat.
b. Masalah pemilihan Badan Perwakilan Anggota yang sebelumnya dengan pengiriman surat, sekarang mestinya dapat dilakukan dengan semacam polling lewat internet/TI. Sehingga semua pemegang polis memungkinkan memberi andil suara dalam pemilihan/polling itu. Tidak seperti sekarang ini, kami saja yang masih aktif sebagai pemegang polis AJB Bumiputera 1912 tidak pernah lagi dapat kesempatan mengusulkan siapa yang mau jadi Badan perwakilan Anggota. Barangkali juga perlu dipertimbangkan tokoh-tokoh daerah yang diusulkan itu tidaklah harus ditentukan berdasarkan jabatan/level pejabat tertentu, karena gaungnya untuk mendukung gebyar asuransi ataupun AJB Bumiputera 1912 nyatanya tidakterlihat nyata, percuma saja. Apalagi kalau dipertanyakan sejauhmana mereka itu benar-benar dapat mewakili kepentingan anggota (pemegang Polis), wong ketemu saja dengan para pemegang polis dalam forum resmi nggak pernah dilakukan.
Demikian sekadar sharing tentang perasuransian bagi pengunjung blog saya, dengan harapan tulisan ini dapat dijadikan referensi awal anda semua untuk mengenal asuransi dan mungkin saja tak menutup kemungkinan anda juga mengikuti saya, mendaftar asuransi demi proteksi masa depan. Toh, resiko kehidupan (kemungkinan kematian) kita juga tidak tahu kapan akan menjemput. Selamat berasuransi. [Drs. H. Mardoto, M.T]
Di Yogyakarta, kita sudah terbiasa mendengar kalimat Bali wae ning Yogyakarta, bahkan sudah banyak dipajang di T-Shirt ataupun kaos oblong Made in Yogyakarta ……………….
Namun, sesaat mengamati layanan Live Traffic Feed dari FEEDJIT, saya jadi dapat tambahan lagi pelajaran Geografi, lihat saja, yang saya tandai hijau itu, Bali, Jawa Tengah ….. jadi sekarang ini Bali wae (saja) ning (di) Jawa Tengah …..

FEEDJIT memang unik terkadang menunjukkan suatu tempat yang kita sendiri bingung dimana itu ya, bahkan nyari di Peta Indonesia saja nggak ketemu dengan mudah …
Uniklah ….
Pilpres hampir tiba.
Hasil survai bertebaran dimana-mana.
Ada yang suka ada yang benci
Suka karena hasil survai memenangkan Capres-Cawapresnya. Benci karena hasil survai merendahkan Capres-Cawapresnya.
Sudahlah daripada meributkan hasil survai, yang nggak ada habis-habisnya.
Anda sendiri bisa “mempengaruhi” ataupun “menyaingi” ataupun “merubah” hasil survai semuanya.
Caranya? Isilah polling Pilpres di blog ini, sesuka anda, sesuai pilihan anda. Terserah Capres-Cawapres mana yang anda cintai ……….
Mau ngeklik berulang-ulang silakan kalau bisa …… sepertinya nggak bisa, soalnya polling ini berbasis IP-Address.
Mau nyoba silakan …………………. kecuali pakai komputer dan IP-Address berlainan ……………
Ayo, anda bisa mempengaruhi polling Pilpres dengan satu klik di blog ini.
Saya tunggu ……….. sampai 5 Juli 2009.
Sepak bola Indonesia kembali menunjukkan ke-nyinyir-an. Final Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) berakhir dengan pemogokan pemain Persipura Jayapura. Persipura pun dinyatakan kalah walk out dalam kedudukan kalah 0-1 dari Sriwijaya FC, Minggu, 28 Juni 2009.
Duel bergengsi yang mempertemukan Sriwijaya FC sebagai juara bertahan dan Persipura sebagai juara Liga Super Indonesia itu memang menuai ketidakpuasan. Badan Liga Indonesia baru menetapkan Stadion Stadion Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, sebagai tempat penyelenggaraan pada awal bulan ini. Sriwijaya FC yang akhirnya lolos ke final mendapat keuntungan karena bisa bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Akhir buruk pada laga kali ini sangat berseberangan dengan awal pertandingan yang dibuka dengan seremoni meriah. Ratusan penari dan sorotan sinar laser meramaikan dibukanya perebutan gelar juara musim ini. Vokalis musik cadas Godbless Ahmad Albar pun tampil untuk memimpin kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Setelah peluit kick-off dibunyikan, pertandingan pun berjalan menarik. Kedua tim tidak ragu bertukar adegan keras untuk menghalau serangan lawan. Para pemain Papua bermain cepat dan berulang kali melakukan tikaman melalui Boaz Solossa. Namun, kiper Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu bermain baik dan berkali-kali menggagalkan upaya Boaz, David Da Rocha, maupun Ernest Jeremiah. Dua menit sebelum istirahat, gawang Ferry kembali mendapat dua ancaman maut. Ancaman pertama datang ketika Ferry berupaya menangkap tendangan lambung dari sayap kiri. Tangkapannya tidak sempurna, tapi bola membentur tiang dan kembali ke tangan sang kiper. Semenit kemudian, tendangan bebas David Da Rocha menuju pojok kiri gawang. Kali ini Ferry berhasil menepisnya.
Di babak kedua, Persipura kembali menunjukkan serangan-serangan cepat. Namun, justru tuan rumah berhasil mencetak gol pada menit ke-51. Mohammad Nasuha mengirim umpan silang dari sayap kiri dan Anoure Richard Obiora berhasil menanduknya di antara kepungan lawan. Gol itu membuat serangan “Laskar Wong Kito” kian deras. Tak lama kemudian, sebuah kemelut terjadi di gawang Jendry Pitoy, namun anak-anak asuh Rahmad Darmawan gagal memanfaatkannya menjadi gol. Persipura membalas kemelut tersebut. Pada menit ke-60, Ian Kabes berhasil mendapat bola di kotak penalti. Tiba-tiba Ferry datang dan berusaha menghalau bola, tapi gerakannya justru menjatuhkan Jeremiah. Bola muntah disambar oleh Boaz, tapi tendangannya (sepertinya) mengenai tangan lawan dan keluar lapangan. Wasit Purwanto tak meniup peluit tanda pelanggaran dan ini membuat kubu Persipura marah. Sejumlah pemain Persipura mendorong wasit dan mengakibatkan kericuhan di lapangan. Tim “Mutiara Hitam” kemudian mogok bermain sehingga laga dihentikan beberapa menit. Puluhan suporter Persipura turun ke lapangan dan membujuk timnya untuk kembali bermain. Hingga 45 menit penghentian waktu, “Mutiara Hitam” tetap menolak melanjutkan pertandingan.
Setelah lebih dari satu jam penghentian, wasit memutuskan Sriwijaya FC sebagai pemenang. Sang juara berhak mendapat hadiah uang senilai dua miliar rupiah, sementara runner-up memperoleh Rp 750 juta. Deltras Sidoarjo menyabet posisi ketiga dengan hadiah Rp 350 juta setelah menang 3-1 atas Persijap Jepara pada duel di tempat yang sama.
Inilah wajah “puncak” sepakbola Indonesia sesungguhnya! Di dalam dan di luar lapangan penuh kekisruhan. Alih-alih mau ikut (jadi tuan rumah) Piala Dunia …………. ampun, mana mampu kalau masih seperti ini? Ini merusak wajah profesional persepakbolaan Indonesia. Saya yakin, para pemain bola yang baik dan benar masih banyak, pelatih dan ofisial juga begitu, wasit dan para pengadil juga masih buaaaaaaaaaanyak yang adil beneran. Pengurus? ya, juga saya yakin masih banyak yang konsisten dan kompeten ……….. cuma, sebenarnya saya melihat hanya segelintir saja personal-personal sekitar persepakbolaan Indonesia yang nggak beres …… sayangnya justru yang segelintir itulah yang sekarang “menguasai” …… memang perlu ada revolusi dalam persepakbolaan Indonesia! Itu kunci ke depan, kalau sepakbola Indonesia mau maju. Selain itu, sudahlah nggak usah neko-neko dengan kebijakan-kebijakan aneh-aneh dalam percaturan sepakbola Indonesia, ikuti dan patuhi saja aturan sepakbola yang standar … FIFA kek, atauinternasional mana tuh yang “normal” dan “umum”. Tegakkan aturan dengan adil, selesailah sebagian permasalahan …….. jangan campur aduk dengan politik, atau lainnya ……… sepakbola ya sepakbola ….. real sport!
P.S. Saya masih tetap belum setuju kalau sepakbola Indonesia “memangsa” APBD/APBN. Profesional ya harus tetap profesional dengan sistem keuangan profesional ………… nggak boleh nyedot duit rakyat!
Pemekaran daerah, keinginan elit politik atau rakyat sih?Ada yang kehausan untuk berkuasa? Lalu bikin daerah baru atau memang murni untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat? Susah memahaminya ……
Faktanya: Pemekaran daerah kian memberatkan anggaran pemerintah karena di awal-awal tahun pembentukannya memerlukan dana pengadaan fasilitas pemerintahan. Anggaran untuk daerah baru meningkat dari Rp 8,09 triliun pada 2007 menjadi Rp 14,272 triliun pada 2009. Ada 48 daerah yang memiliki anggaran belanja pegawai sekitar 70 persen dari total APBD-nya, bahkan ada yang 87 persen. Itu artinya, eksekutif daerah tidak bisa hidup tanpa APBD, namun rakyatnya malah tetap bisa hidup tanpa APBD sekalipun. Konsekuensi pemekaran daerah terhadap keuangan negara adalah penambahan kantor-kantor vertikal untuk melayani urusan pemerintah pusat di daerah, antara lain, kantor kepolisian, komando distrik militer, kantor agama, pengadilan, kejaksaan, Bea dan Cukai, pajak, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), hingga Badan Pusat Statistik. Dampak lain pemekaran daerah adalah tersedotnya jatah dana alokasi umum (DAU), tidak hanya pada daerah induk, melainkan pada seluruh daerah di Indonesia.
Mulai tahun 2010, ada 26 daerah yang dimekarkan pada tahun 2006-2007 yang lepas dari daerah induknya dinyatakan sebagai daerah mandiri. Pada awalnya, daerah pemekaran masih berbagi DAU dengan daerah induknya hingga tahun pertama. Namun, setelah itu, dia menjadi daerah mandiri sehingga langsung mendapatkan jatah DAU 100 persen dari pusat. DAU untuk daerah baru tersebut akan diambil merata dari seluruh daerah yang terbentuk lebih dulu.
Sebagai gambaran, 15 daerah baru akan menyedot DAU daerah lain Rp 4,08 triliun tahun 2010. Daerah itu, antara lain, Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Pidie Jaya (NAD), Kota Subulusallam (NAD), Kabupaten Batu Bara (Sumatera Utara), Bandung Barat (Jawa Barat/Jabar), dan Kabupaten Kayong Utara (Kalimantan Barat). Ada juga Kabupaten Konawe Utara (Sulawesi Tenggara), Kepulauan Siao Tagulandang Biaro (Sulawesi Utara), Gorontalo Utara (Gorontalo), Nagekeo (Nusa Tenggara Timur/NTT), dan Membramo Raya (Papua). Untuk itu, harus ada peninjauan kembali konsep pemekaran ini. Daerah baru harus tetap terkait daerah induk 3-5 tahun setelah dibentuk. Dengan demikian, daerah induknya akan berpikir panjang. Bila perlu harus ada, “pengereman” usaha-usaha pemekaran daerah, terutama yang tidak signifikan bagi rakyat daerah tersebut secara nyata.
Sebaiknya, perlu usaha melihat realitas top-down dari pemerintah pusat. Artinya aparat pemerintah pusat jangan hanya menunggu laporan pengusul pemekaran daerah secara sepihak. Lihat Natuna. Itu, kan daerah yang memperkaya Jawa, tetapi tidak memiliki infrastruktur. Departemen Dalam Negeri harus berani menolak pemekaran baru. Jangan bergantung pada laporan pengusul daerah baru, karena laporan itu bisa dibeli. Data menunjukkan bahwa belanja pemerintah daerah naik 20 persen per tahun, sejak 10 tahun desentralisasi. Bahkan, pada tahun 2008, porsi belanja daerah mencapai 30 persen dari pembiayaan pemerintah pusat. Pengeluaran terbesar desentralisasi selama 2005-2008 ada di sektor pendidikan, 23 persen dari belanja pemerintah daerah.
Mekar atau tidak suatu daerah, ujung-ujungnya mesti ditanyakan ke rakyat-nya. Mereka jadi bisa merasakan peningkatan keadilan dan kemammuran sesungguhnya atau nggak, kalau elit poitiknya saja yang menjadi kaya dan raja-raja kecil di daerah baru ya percuma saja …………….
Tuduhan DUMPING terhadap produk-produk Indonesia terus saja ada. Padahal selama ini Indonesia menjadi salah satu negara yang paling sering dikenakan tuduhan dumping sedangkan pengenaan tuduhan dumping Indonesia ke negara-negara lain terbilang rendah. Mengapa ya?
Data tuduhan DUMPING terhadap Indonesia adalah,
a. Tahun 2007: 16 kasus.
b. Tahun 2008: 7 kasus (tuduhan dumping produk tabung TV oleh India, tekstil oleh Argentina dan Brasil, tisu toilet oleh Australia, produk kertas oleh AS, produk ban dari Turki).
c. Tahun 2009 (Januari-Mei): 6 negara yang menuduh Indonesia melakukan dumping dan safeguard. Keenam negara-gara itu antara lain AS, Pakistan, India, China, Mesir dan Afrika Selatan. Totalnya ada 18 perusahaan yang terkena tuduhan dumping, dan satu perusahaan untuk tuduhan safeguard. Produk yang dituduh dumping adalah Viscose Staple Fiber Excluding Bamboo Fiber atau bahan baku serat tekstil yang mulai diinisiasi 19 Maret 2009 , Nucleotide-type Food Additives atau bahan tambahan pangan yang diinisiasi 24 Maret 2009, Polyethelene Retail Carriers Bags atau bahan baku kantung plastic yang mulai diinisiasi 20 April 2009, dan Phthalic Anhydride atau bahan kimia yang diinisiasi 29 Mei 2009. Produk yang kena tuduhan safeguard adalah Cotton Yarn and Blend and Woven Fabrics of Cotton and Blend atau serat benang untuk tekstil mulai diinisiasi 15 Januari 2009, Coated Paper and Paper Board mulai diinisiasi 20 April 2009 dan Uncoated Paper and Copy Paper yang diinisiasi 20 April 2009.
Hingga tahun 2008, Indonesia mendapatkan 116 kasus anti dumping yang dituduhkan 23 negara. Jumlah kasus di Indonesia itu paling banyak dibandingkan beberapa negara di Asia, Eropa dan Amerika. Sebagai perbandingan, kasus dumping di Amerika sebanyak 20 kasus, India 19 kasus, Afrika Selatan 11 kasus, Selandia Baru 11 kasus, Malaysia 8 kasus, Turki 6 kasus, Argentina 5 kasus dan Mexico 3 kasus.
Sebaliknya, Indonesia sendiri telah mengenakan 5 tuduhan dumping sepanjang tahun 2008 yaitu beberapa negara diantaranya India, Thailand, Rusia. Selain itu, sejak 4 Januari 2006 lalu Indonesia telah mengenakan safeguard untuk produk keramik terhadap 15 negara untuk kurun waktu tiga tahun. Sementara penggunaan hak anti dumping, Indonesia baru mengenakan tindakan anti dumping terhadap impor untuk 34 kasus. Jumlah ini merupakan yang paling rendah dibandingkan India (372 kasus), Amerika (245 kasus), Uni Eropa (252 kasus).
Anehnya, tuduhan tersebut tidak hanya terkait masalah nilai jual yang lebih rendah di pasar ekspor ketimbang di pasar domestik, tapi juga sudah mengarah pada isu lingkungan dan soal subsidi. Ini jelas merupakan cara-cara tidak fair dalam perdagangan termasuk dumping, karena kondisi krisis global saat ini yang berpotensi memicu meningkatnya negara lain untuk menerapkan isyu ini untuk melindungi pasar dalam negerinya. Sebab kita ketahui dampak tuduhan dumping bisa merugikan produsen di negara yang kena isyu dumping. Oleh sebab itu, sudah semestinya Pemerintah, dunia usaha itu sendiri dan rakyat Indonesia, harus ikut berusaha melindungi industri dalam negeri terhadap tindakan curang atau tuduhan dumping yang dilakukan oleh pihak luar negeri sehingga dibentuk komite anti dumping dan anti subsidi. Selaku anggota WTO, kita bisa mengenakan tindakan anti dumping terhadap impor yang disinyalir melakukan dumping guna menanggulangi dampak persaingan curang. Tindakan anti dumping hanya dapat dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan bahwa impor dumping telah mengakibatkan kerugian material kepada industri domestik. Adapun tindakan pemulihan yang diijinkan untuk melawan persaingan yang curang akibat dumping dengan cara pengenaan bea masuk anti dumping sebesar marjin dumping yang ditemukan. Namun hal itu harus didahului dengan penyelidikan yang membuktikan adanya dumping. Pengenaan bea masuk guna melindungi kepentingan nasional tetap saja ada pihak yang diuntungkan dan ada yang merasa dirugikan. Namun harus ada pilihan yang realistis soal ini.
Menurut saya, Indonesia harus melawan terhadap tuduhan semacam ini. Seringkali tuduhan ini hanya kedok dari negara yang “kalah bersaing” sehingga mencari-cari alasan untuk menjatuhkan pesaing, dan salah satunya dengan isyu dumping. Karena logika saya, produk Indonesia itu khan umumnya termasuk high cost ekonomy/product kok pemasarannya di-dumping-kan, apa mungkin ada pengusaha mau merugi besar-besaran, demi mengejar ekspor, aneh saja ….. lagian inilah real perang ekonomi dunia masa kini, makanya Indonesia harus fight, jangan lemah, ….., konsumsi produk-produk dalam negeri di dalam negeri sendiri juga harus terus ditingkatkan, agar membantu proses produksi ke arah efisien yang lebih baik … Inisiatif hal ini harus datang dari semua pihak, pihak industri itu sendiri, pemerintah, dan rakyat Indonesia agar lebih proaktif memahami dan menggunakan produksi dalam negeri juga.
Karena perang di bidang pilar ekonomi diantara negara-negara dunia sekarang ini, bisa menentukan “nasib” pilar-pilar negara lainnya, yaitu: sosial, politik maupun hankam, yang ujung-ujungnya berpengaruh pula terhadap ketahanan nasional suatu bangsa …….
Iya ya, film “King” khan untuk anak-anak kok pakai iklan rokok segala sih. Apa nggak ada iklan yang lebih sehat dan menyehatkan? Jadinya, saya nggak pingin nonton itu film …. padahal saya sangat suka kalau ada film bagus untuk anak-anak, bahkan nonton 2 kali pun saya senang sekali, seraya mengajak keluarga dan anak-anak ………
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) menyambut baik film “King” yang ditayangkan di bioskop mulai 25 Juni ini. Film yang mengangkat tema anak-anak dan nasionalisme ini merupakan angin segar dalam perfilman nasional yang saat ini didominasi oleh film–film horor dan komedi porno. Meski demikian, Komnas Anak menyayangkan keterlibatan salah satu produk rokok dalam film King. Film yang mengangkat tema anak-anak yang diproduksi oleh Alenia Pictures ini secara tidak langsung membenarkan penghancuran generasi bangsa yang dilakukan oleh industri rokok. “Sebab, rokok adalah satu-satunya produk legal yang membunuh separuh dari konsumennya,” kata Ketua Komnas Anak, Seto Mulyadi, Kamis (25/6).
Seto mengungkapkan, dari hasil penelitian, promosi dan sponsor rokok terbukti merangsang aspek kognitif anak untuk merokok. Selain itu, iklan atau sponsor rokok juga mendorong anak untuk tetap terus merokok. “Serta mendorong perokok anak yang sudah berhenti merokok untuk kembali merokok,” ungkap Seto. Agresifitas pemasaran iklan rokok, tutur Seto, telah menyebabkan jumlah prokok anak mengalami lonjakan yang signifikan. Prevalensi perokok remaja usia 15-19 meningkat sebanyak 144 persen selama tahun 1995 hingga 2004. Dari 13,7 persen di tahun 1995 menjadi 32,8 persen di tahun 2004. Seto menyatakan, survey ini juga menunjukkan perokok yang mulai merokok pada usia 5-9 tahun meningkat lebih dari empat kali lipat dari 0,4 pada tahun 2001 persen menjadi 1,8 persen pada tahun 2004. “Ini membuktikan adanya hubungan yang kuat antara agresifitas iklan , promosi dan sponsor rokok dengan meningkatnya prevalensi merokok anak,” kata Seto.
Ironisnya, ungkap Seto, aturan saat ini yang berlaku di Indonesia yaitu Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2003 tentang pengamanan rokok bagi kesehatan, justru memberi kebebasan hampir mutlak bagi industri rokok untuk mengiklankan dan mempromosikan prduknya ke masyarakat luas. “Lemahnya peraturan ini digunakan industri rokok untuk membentuk ketergantungan industri seni dan olah raga melalui pemberian sponsorship,” terang Seto. Celakanya, ungkap Seto, anak-anak dan remajalah yang menjadi sasaran dari iklan, promosi dan kegiatan-kegiatan yang disponsori oleh rokok. “Konsekuensinya, anak-anak menganggap prilaku merokok adalah wajar dan tidak berbahaya bagi kesehatan, sehingga mereka terjerat menjadi perokok tetap,” kata Seto.
Demi kepentingan terbaik untuk anak, jelas Seto, Komnas Anak menyatakan protes atas sponsor rokok dalam film King dan mendesak Alenia Pictures agar memberi tanggapan atas siaran ini kepada Komnas Anak. Selain itu, Alenia Pictures juga mengeluarkan pernyataan maaf kepada publik atas keterlibatan sponsor perusahaan rokok dalam film King. “Juga tidak bekerjasama dengan industri rokok dalam bentuk apa pun di masa mendatang,” tutur Seto menandaskan.
————————————————————-
Film anak kok “diselipi” rokok. Jadinya, masalah rokok lagi, rokok lagi ………………. kok nggak sadar-sadar sih. Matikan rokokmu sebelum rokok mematikanmu!
Amnesty International menyatakan polisi Indonesia masih sering terlibat kekerasan dan penyiksaan para tersangka. Laporan Amnesty International yang disiarkan hari Rabu, 24 Juni 2009 menyebutkan para pelakunya jarang diadili. Kelompok penggiat hak asasi manusia yang berkantor di London ini seperti dikutip kantor berita Reuters, membuat laporan sebagiannya seperti ini:
Amnesty International has spoken to scores of abuse victims, police officials, lawyers and human rights groups, among others, in Indonesia over the last two years. The organization found that drug users, repeat offenders and women, including sex workers, were particularly vulnerable to abuse. Many of those interviewed said police officers attempted to extract bribes from them in return for better treatment or a reduction in sentencing.Dita, a 21-year-old sex worker, was arrested in December 2006. Dita told Amnesty International how she was threatened with sexual abuse and faced intimidation at the time of her arrest: I was arrested with five or six other prostitutes. On the way to Polres [District Police station] East Jakarta, they were grabbing me and touching me saying, “You’re so young, why aren’t you in school,” you know that kind of stuff. When we got to the station, they gave us a choice. They said we could get off if we paid one million rupiah [96 USD] or if we had sex with them. Three of the girls agreed to have sex with them. I point blank refused to do either. Our pimps have paid them enough already.
[baca berita selengkapnya In New Report, Amnesty International Documents Widespread Police Brutality in Indonesia disini].
Kelompok penggiat hak asasi manusia mengakui berbagai upaya dalam satu dasa warsa ini untuk membuat polisi lebih profesional dan akuntabel. Namun langkah ini dikatakannya, gagal menghilangkan masalah yang sudah banyak dilakukan. Wakil Direktur Amnesty International Asia Pasifik Donna Guest seperti dikutip kantor berita Reuters mengatakan, “Dalam beberapa kasus, pelanggaran itu terkait langsung dengan upaya polisi menerima suap dari tersangka.” Disebutkan pula, mereka yang tidak bisa membayar uang suap akan diperlakukan lebih buruk. Menurut Guest, meskipun para pejabat tinggi di pemerintahan dan polisi etlah membuat komitmen untuk mengadakan perubahan namun tidak sampai kepada kebanyakan polisi.
Kelompok rawan
Laporan itu menemukan, pengguna narkoba, pelanggar hukum yang berulangkali, wanita termasuk pekerja seks komersial rawan terhadap pelanggaran itu. Amnesty mengatakan telah berbicara kepada korban pelanggaran, pejabat polisi, pengacara dan kelompok pegiat HAM dalam dua tahun terakhir saat menyusun laporan ini. Disebutkan, mekanisme disiplin di dalam kepolisian tidak mampu secara efektif menangani pengaduan atas perilaku polisi sedangkan para korban sering tidak tahu kemana mereka mengajukan laporan. Amnesty mendesak pemerintah mengumumkan pelanggaran yang sudah sering terjadi itu dan melakukan penyelidikan yang tidak memihak dan efektif terhadap setiap tuduhan. Juru bicara Kepolisian Indonesia Abubakar Nataprawira membela kinerja 371.000 personel kepolisian. “Pada tahun 2010 kami menargetkan sebagai lembaga yang disenangi bukan ditakuti masyarakat,” katanya seperti dikutip Reuters seraya menambahkan restrukturisasi di kepolisian masih terus berlanjut. Mekanisme sanksi juga telah diberlakukan untuk menghukum polisi yang menerima uang suap.
TST-lah. Saya juga tahu, anda semua pasti punya komentar tentang hal ini! Ada yang mau sharing komentar? Silakan
Saya sudah pernah menulis Saya suka terganggu dengan kata “Internasional” 10 Juni 2009 yang lalu. Sebagian cukilannya adalah sebagai berikut:
Ada lagi di dunia pendidikan: SBI (Sekolah Berstandar Internasional). Apa sih bedanya dengan yang reguler, akselerasi atau lainnya? Apa dikarenakan dalam proses pendidikannya menggunakan bahasa internasional (Inggris), sementara hal-hal lainnya nggak berbeda secara signifikan dengan program lain, lalau pantas ditempeli kata “Internasional“? Aneh! Kualitas standar internasional atau bahasa yang dipakai sebagai legitimasi? Nggak penting itu kata “Internasional” ditempel, semestinya yang lebih penting kualitas hasil didiknya yang utama! Di luar negeri juga nggak ada sekolah tingkat SMA yang perlu dilabel “Internasional“. Ini Indonesia kok nganeh-nganehin sendiri? Memang kalau pakai SBN (Sekolah Berstandar Nasional) turut derajat begitu? Kalau produk/barang pabrikan khan sudah ada standarnya yaitu SNI. Jadi, nyata-nyata kata “Internasional” hanya tempelan belaka, kebanyakan nggak merujuk dan nggak menunjukkan pada nilai produk/jasa yang berkualitas internasional/tinggi kok!
Lalu kita denger ada berita terbaru:
Berdasarkan Test of English for International Communication (ToEIC), dari sekitar 600 guru sekolah rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) SMP, SMA, dan SMK di seluruh Indonesia, terungkap bahwa penguasaan bahasa Inggris guru dan kepala sekolahnya rendah. Data tersebut diungkapkan oleh Direktur Tenaga Kependidikan Direktorat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas Surya Dharma, MPA, Ph D, di Jakarta, Selasa (23/6). Surya mengatakan, penetapan sebagai sekolah berstandar internasional (SBI) ternyata sering mengabaikan tuntutan berbahasa Inggris aktif. Akibatnya, Surya melanjutkan, kemampuan bahasa Inggris guru dan kepala sekolah di sekolah rintisan SBI rendah. “Hasil tes itu menunjukkan standar bahasa Inggris guru dan kepala sekolah RSBI pada umumnya rendah, sebanyak 60 persennya berada pada level paling rendah kemampuan berbahasa,” tutur Surya. Referensi
Sementara, data yang lain menunjukkan penduduk dunia diperkirakan bakal mencapai lima kali lipat pada 2050, menurut mencapai British Council. Artinya, jumlah pengguna Bahasa Inggris juga meningkat lima kali lipat. Konsekuensinya, anak yang tidak menguasai Bahasa Inggris tidak bisa menikmati peluang tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pembinaan Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar Depdiknas, Mudjito AK, saat Simposium Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar di Jakarta, 26 mei 2009. Karena itu, lanjut Mudjito, kebutuhan penguasaan Bahasa Inggris tidak terlelakkan. Mutlak untuk setiap orang karena menjadi alat komunikasi penting bagi setiap orang. “Pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD telah menjadi kebutuhan dasar, baik diajarkan secara mandiri maupun sebagai bahasa pengantar untuk mata pelajaran lain atau yang dikenal dengan billingual,” kata Mudjito.
Bahkan di beberapa daerah Bahasa Inggris telah menjadi satu muatan lokal. Sayangnya, menurut Penasihat Pendidikan British Council, Itje Chodidjah, sampai saat ini guru belum berhasil menjadi contoh yang baik sebagai pengguna Bahasa Inggris. Akibatnya, pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD masih harus dikembangkan lebih lanjut dan konsisten. Itje mengakui, masih banyak kendala ditemui. Utamanya justru terletak pada guru karena mereka adalah fasilitator dan katalisator yang bisa memantik potensi berbahasa pada siswa. “Permasalahan mendasar mereka adalah pada cara menerapkan bahasanya kepada siswa dan itu banyak penyebabnya,” kata Itje.
Itje menyontohkan, beberapa penyebabnya seperti pemilihan kata yang tidak tepat, pemakaian kata benda yang tidak akrab di kuping si anak, nada bicara yang tidak pas dengan kalimat, serta ekspresi wajah dan sikap tubuh yang kaku dan kadang berbeda dengan kalimat yang keluar dari sang guru. “Karena pemahaman dan praktik Bahasa Inggris para guru saat ini rata-rata Bahasa Inggris kering atau text book, bukan komunikatif,” tandas Itja. Itja menambahkan, hal itu terjadi lantaran proses aktivasi Bahasa Inggris mereka rendah. “Padahal, sebaliknya, mereka harus luwes dan komunikatif. Kunci keberhasillan mereka ada di masalah komunikasi, yaitu penyampaian yang interaktif antara mereka dan siswa, bukan satu arah,” ujar Itja. Referensi
Lalu, kalau sudah begini, apa yang bisa diharapkan? Artinya kata “internasional” di berbagai hal, termasuk dalam Rintisan Sekolah Berstandar Internasional, hanya tempelan belaka? Substansinya nggak sesuai yang diharapkan?
Pemerintah Kota Surabaya dinilai kurang peduli terhadap penggunaan bahasa Indonesia. “Kami sangat menyayangkan, seharusnya sebagai kota yang pernah meraih anugerah Adi Bahasa, Surabaya memiliki kepedulian yang tinggi terhadap Bahasa Indonesia,” kata Kepala Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional RI Dr Dendy Sugono di Surabaya, 24 Juni 2009.
Ia melihat masih banyak ruang publik di Surabaya yang tidak tertib dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. “Coba saja keliling kota Surabaya, banyak sekali ditemukan ketidaktertiban dalam berbahasa,” katanya dalam seminar internasional Relasi Lokalitas-Globalitas Menuju Modernitas Bahasa dan Sastra Indonesia di Surabaya itu. Dalam kesempatan itu, Dendy juga merasa prihatin dengan pelajar sekarang. “Kalau tidak lulus ujian nasional, protes karena nilainya jeblok. Padahal, mereka tidak lulus karena tidak menguasai bahasa Indonesia,” katanya. Oleh sebab itu, dia meminta para siswa jangan sampai mengesampingkan bahasa Indonesia karena sampai sekarang masih digunakan dalam soal-soal ujian nasional.
Menurut dia, penguasaan masyarakat terhadap bahasa Indonesia semakin lama semakin memprihatinkan. Hal itu terlihat dari uji kemahiran berbahasa (semacam TOEFL). Rata-rata skor yang diperoleh masyarakat di bawah angka 500. “Masih banyak masyarakat yang memperoleh skor 200. Ini sangat memprihatinkan kita karena sebagai bahasa persatuan sejak 1928, ternyata masih banyak yang tidak menguasainya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Surabaya Amir Mahmud menyatakan tidak setuju jika bahasa Indonesia dianggap tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi. “Justru kami selalu mengikuti perkembangan teknologi,” katanya. Bahkan, pihaknya sudah menghimpun 184.000 kata asing yang di-Indonesia-kan dari 32 cabang keilmuan, di antaranya kimia, fisika, ekonomi, dan hukum. Pejabat bidang politik dan ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Jeffrey Loree, menyatakan, bahasa Indonesia sangat penting di mata dunia internasional. Menurut dia, negosiasi dan komunikasi lintas budaya berkaitan erat dengan urusan diplomasi. “Kegagalan dalam memahami budaya orang lain akan memiliki konsekuensi yang serius,” kata mantan guru bahasa Mandarin di Amerika Serikat itu.
Waduh, kedengarannya nggak enak ya. Surabaya khan masih di dalam negara Indonesia khan, kok nggak peduli dengan Bahasa Indonesia, yok opo rek? Bahasa Indonesia juga salah satu identitas Bangsa Indonesia lho …………. Ayo, kembali, Indonesianisasi …….. apapun yang mungkin …………Jangan umek Pedagang K-5 saja alias gropyokan dan razia terus, ke-Indonesia-annya juga perlu dibina melalui bahasa ….
Presiden Barack Obama, Selasa (23/6), menyampaikan pernyataan lebih keras menyangkut penanganan pemerintah Iran terhadap aksi demo memprotes hasil pemilu.
Obama mengekspresikan kemarahannya atas tindakan keras pemerintah Iran menyusul tayangan video menyayat hati seorang perempuan yang tewas ditembak selama protes di Teheran.
Berbicara dalam jumpa pers di Gedung Putih, untuk pertama kalinya Obama menyampaikan pendapat bahwa strateginya untuk menawari negosiasi kepada musuh utama AS, Iran, akan tergantung kepada bagaimana akhir dari krisis Iran. “Amerika Serikat dan masyarakat internasional jijik dan marah atas ancaman, pemukulan dan pemenjaraan yang terjadi di hari-hari terakhir ini,” kata Obama memperkeras retorikanya terhadap Iran.
“Saya sangat mengutuk aksi yang tidak adil dan saya bersama rakyat Amerika berduka untuk semua dan setiap korban yang tidak berdosa yang meninggal.”
Obama berkuasa sejak Januari lalu dan menawarkan dialog dengan musuh-musuh AS termasuk Iran yang sebelumnya sangat dijauhi pemerintahan George W Bush. “Kami tetap menunggu untuk melihat bagaimana krisis itu diakhiri,” kata Obama merujuk situasi di Iran.
“Pendirian saya semenjak masuk ke kantor ini (Gedung Putih) adalah bahwa AS memiliki kepentingan keamanan nasional inti dalam meyakinkan bahwa Iran tidak memiliki senjata nuklir dan menghentikan ekspor terorismenya ke luar perbatasannya. Kami mencermati dalam beberapa hari terakhir, di pekan-pekan lalu, untuk tidak memberikan dukungan, dengan alasan bahwa rezim Iran lah yang boleh memilih jalannya.”
Obama menegaskan, dia tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran seperti dituduhkan pemerintah Iran, tetapi menyatakan dia harus memberi kesaksian bagi keberanian dan martabat rakyat Iran.
Secara khusus dia menyebut tayangan video kematian Neda Agha-Soltan, yang adalah penonton unjuk rasa yang ditembak mati di jalanan dan gambarnya menyebar ke seluruh dunia, sebagai simbol demonstrasi pasca-pemilu.
“Tayangan itu menyayat hati dan saya yakin bahwa semua orang yang menyaksikannya tahu bahwa ada ketidakadilan yang fundamental di balik itu. Saya kira, manakala seorang gadis tertembak di jalanan tatkala dia hendak keluar dari kendaraannya, adalah masalah (teramat besar).”
Beberapa tokoh Republik, termasuk lawan Obama dalam Pemilu 2008, John McCain, menuduh Presiden AS ini dingin dan terlalu lamban menyikapi demonstrasi yang meledak menyusul terpilihnya kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang ditentang Mir Hossein Mousavi.
Obama membalas kritik kelompok Republik ini dengan berkata, “Hanya sayalah Presiden Amerika Serikat. Apa pun yang dilakukan pemerintah selalu dilihat maju mundur oleh Republik. Itu bukan apa yang relevan bagi rakyat Iran.”
McCain kemudian mengatakan dalam wawancara dengan CNN bahwa dia sepakat hanya ada satu presiden di AS, tetapi mempertahankan haknya untuk berbicara. “Kebanyakan dari kita yang bertahun-tahun berpengalaman menangani masalah-masalah seperti Iran tidak hanya berhak untuk berbicara, namun kita juga memiliki tanggung jawab untuk berbicara demi orang lain yang sedang tertindas.”
Baru saja hari ini satu komisi kunci pada DPR AS setuju menjadikan Iran sebagai target larangan impor minyak dan sektor energi domestiknya dengan melarang Bank Ekspor Impor AS membantu perusahaan-perusahaan yang mengekspor bahan bakar ke Iran atau membantu produksi minyak Iran.
Departemen Luar Negeri juga menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri Hillary Clinton berbicara tentang Iran via telepon dengan mitranya dari Perancis, Inggris, dan Jerman, tetapi enggan mengungkapkan isi pembicaraan itu.
Obama terlihat berhati-hati bersikap di Iran dengan menyeimbangkan empatinya kepada para demonstran Iran, seraya tidak terlihat ingin merenggangkan hubungan dengan musuh Washington yang dituduh menguasai senjata nuklir itu.
“Komentar-komentar saya telah keliru diterjemahkan di Iran dengan menyatakan bahwa saya membiarkan para perusuh melanjutkan aksinya dan terus membuat kegaduhan. Ada laporan bahwa CIA berada di balik itu semua. Semua itu keliru, tapi itu membuat Anda berada pada posisi yang justru disukai pemerintah Iran untuk dimainkan (sebagai alasan untuk menyebut ada intervensi asing di Iran),” demikian Obama. Referensi
Dulu, negara-negara dunia terfragmentasi dalam isme. Ada blok sosialis, komunis, liberal, dan sebagainya ….
Juga negara-negara di dunia mengkutub pada tiga kutub, Blok Barat (NATO), Blok Timur (Pakta Warsawa) dan Non-Blok.
Tetapi, ke depan?
Kalau mencermati tulisan Seiichi Okawa, soal end of the state dan borderless world, serta beberapa tulisan sejenis lainnya, maka saya sempat merenungkan,
ADA KEMUNGKINAN NEGARA-NEGARA DI DUNIA NANTINYA (MUNGKIN 25 TAHUN YANG AKAN DATANG) AKAN TERFRAGMENTASI KE DALAM PARTAI-PARTAI POLITIK DUNIA ….
Apa artinya?
Partai-partai politik di negara-negara dunia akan mengalami konvergensi alamiah terstruktur dari banyaknya aliran partai politik nasional-regional ke dalam (mungkin) hanya puluhan partai politik besar dunia (internasional). Jumlah aliran partai politik tak akan terlepas dari pengaruh parpol-parpol di negara besar yang betul-betul eksis.
Barangkali parpol yang eksis nantinya dengan isme benar-benar parpol, yang tentu saja berbeda dengan isme-isme jaman dahulu, seperti isme agama, suku, ras, regional, kelompok, adalah:
a. Partai Republik
b. Partai Demokrat
c. Partai Konservatif
d. Partai Buruh
e. Partai Liberal/Kebebasan
f. Partai Hijau
g. Partai ………
Ini sepertinya sulit dihindari, karena jarak dan waktu tempuh dalam transportasi, berhubungan dan keterpengaruhan antar negara-bangsa sudah sulit “dibatasi” lagi.
Sehingga di Indonesia pun, nama parpol ecek-ecek pasti tergusur …. taste-nya pasti internasionalnya. Cuma, bagaimana ya posisi Pancasila, nantinya?
Nantinya kita bisa melihat, eh, suatu negara dikuasai oleh Partai X, misalnya, pasti negara-bangsa ini afiliasinya yang kuat dengan negara-bangsa lain yang juga dikuasai Partai X. Tapi bukan seperti sistem franchise lho atau agen negara lain ….
Sehingga kalau ada pemilu di suatu negara, bangsa/negara lain yang punya partai politik afiliasi ikut mempengaruhi, bahkan ikut kampanye tuh tokoh-tokoh lintas negara ….
Yakin? Tunggu saja sekian tahun yang akan datang …., inilah renungan saya.
Jadi bentuk suatu negara apakah republik, monarkhi, atau lainnya …. terreduksi oleh parpol internasional …………….
Saya (sekarang) lagi asyik memperhatikan Iran: Ada pergulatan media, TI, politik dan kepentingan asing! Mau ikut lihat, coba perhatikan hal-hal berikut ini …………. kalau kita cermat kita bisa melihat dan merasakan “ada skenario yang manis yang disusun oleh sutradara yang jempolan yang mampu menggiring situasi dan kondisi ke arah yang diinginkan” ….
Yang pertama:
Kemelut panas usai terpilihnya Mahmoud Ahmadinejad sebagai Presiden Iran terus berlangsung. Video seorang wanita yang tertembak saat berlangsung protes dijadikan sebagai simbol oleh oposisi. Wanita ini tewas tertembak di jalan saat menyaksikan protes di ibukota Iran, Teheran, 20 Juni lalu. Tidak diketahui siapa penembaknya, namun yang pasti video detik-detik sebelum kematiannya ini, beredar luas di internet dan menggemparkan jagat maya. YouTube, Facebook, Twitter, dan sejumlah situs-situs lain memuat video ini. Video tersebut menggambarkan tentang sang korban yang bersimbah darah akibat peluru yang menembus dadanya. Terlihat, darah bukan hanya keluar dari dadanya, namun juga dari mulutnya hingga akhirnya melintasi wajahnya. Beberapa pria di sampingnya terlihat berusaha menghentikan pendarahan yang ia alami. Siapa wanita yang akhirnya tewas itu? Belum diketahui identitas aslinya, namun ia dikenal dengan nama Neda. Nama ini mengacu pada situs mikroblogging Twitter yang dihujani komentar, dukungan dan empati dari para anggotanya. Dikutip dari USAToday, Senin (22/6/2009), #Neda telah menjadi salah satu hashtag (kata atau akronim yang diawali dengan simbol #) yang paling sering digunakan di Twitter. Neda juga menjadi populer di pencarian Google serta beberapa media besar turut mengeksposnya. Kini ‘video berdarah’ tersebut dijadikan sebagai simbol bagi kaum oposisi yang menentang Ahmadinejad.
Yang kedua:
Kalau anda sempat baca tulisan-tulisan berikut ini, kita makin yakin ada link yang terencana dengan jelas:
a. Iranian election: “Mission accomplished” yang dimuat Today, 14 Juni 2009.
b. Iran tries to put a lid on election protests yang dimuat Los Angeles Times, 15 Juni 2009.
c. Serangkaian tulisan di purplepeoplevote.com (15 dan 17 Juni 2009), yaitu:
Following Iran Elections on Twitter – A Lesson in Freedom and Technology, American’s Practical Support of A Free Iran, Twitter Changing the Playing Field In Iran and For Totalitarianism
d. Stealing the Village Vote yang dimuat New York Times, 18 Juni 2009.
e. Obama Says ‘Justice’ Is Needed for Iranians yang dimuat di The New York Times, 20 Juni 2009.
Yang ketiga (agak mengejutkan):
Seorang mantan pejabat pemerintahan Amerika Serikat –yang bertugas di era George W. Bush– membuat komentar mengejutkan. Pendiri Twitter disebut layak mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian. Adalah pejabat bernama Mark Pfeifle, mantan Deputy National Security Advisor untuk mantan Presiden AS George W. Bush yang mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara dengan FoxNews. Dikutip dari TechCrunch, Selasa (23/6/2009), Pfeifle menganggap pendiri Twitter punya peran dalam menangani krisis di Iran. Menurut Pfeifle Twitter memiliki peran besar dalam menyebarkan pesan-pesan ke rakyat Iran selama rusuh pasca pemilihan Presiden. Ia menyebut Twitter, Facebook, Flickr dan YouTube sebagai yang berjaya dalam krisis tersebut. “Jika ada yang mungkin perlu mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian berikutnya, harusnya adalah para pendiri Twitter yang menunda perbaikan sistem demi menjaga tetap banyak tweet (pesan di twitter-red) yang dikirimkan dalam seminggu lalu (saat puncak kerusuhan di Iran-red),” tutur Pfeifle.
Tentunya konteks Pfeifle adalah seperti bercanda. Namun di sisi lain Pfeifle seperti ingin mengatakan bahwa peran internet dalam menyebarkan informasi di Iran tidak bisa disepelekan lagi. Menurut Pfeifle perkembangan media dari jejaring sosial mampu memberikan suara pada pihak yang sebelumnya dibungkam. “Pada tanggal 17 (Juni 2009) saja ada 221.000 tweet soal Iran, 3.000 video di Youtube. Ini mengagumkan,” ia memaparkan.
Okelah, para WNI Nomor 1, kita sudah dapat melihat dan “melihat” dengan terang bagaimana pergulatan media (asing) dan teknologi informasi (khususnya internet, khusus lagi jejaring sosial) telah digunakan secara maksimum dalam membentuk opini, “memaksakan kehendak” dan memainkan politik strategis dengan segala kepentingannya. Dan kita melihat, kepentingan siapakah yang bermain di Iran ?
CNN sudah menjadi musuh Al Jazeera dalam penyiaran soal Iran, sama dengan soal Irak dahulu, sehingga pemerintah Iran berang. Kini Twitter dimainkan juga, bahkan sebelum Pemilu Iran pun sesungguhnya sudah terendus permainan iniyu, sehingga Pemerintah Iran sempat berang, dengan “menyetop” Twitter dan konco-konconya. Apakah ada yang salah? Ada. Kalau permainan ini tidak melihat realitas politik dan hasil pemilu sesungguhnya, kekhawatirannya apapun hasil Pemilu Iran, harus misi kepentingan “asing” yang di-goal-kan. Ini khan rawan sebagai dan bagi bangsa yang independen. Lihat saja, sudah muncul usul Nobel bagi pendiri Twitter, apa maksudnya? Bahkan Presiden AS yang lama dan baru pun bersuara soal “hukum” di Iran.
Saya berfikir, sangat mungkin anda melihat saya pro Iran, oh jangan salah, saya pun protes kalau ratusan blogger ditangkapi disana, itu bisa menjurus pelanggaran HAM. Tetapi justru yang saya fikirkan, kalau locus deliti di Iran dan Grand Scenario asing itu, punya kemungkinan dipindahkan di Indonesia, karena Indonesia juga mau Pemilu Presiden 8 Juli 2009 nanti, apakah kita terima cara-cara beginian? Kita harus menomorsatukan negara dan bangsa Indonesia. Itulah prinsip WNI Nomor 1. Jangan mau asing masuk dan mendikte kita semaunya, bahkan melewati jalur-jalur jejaring sosial. Inilah yang harus diwaspadai, dapat diduga kepentingan asing itu sangat besar terhadap negara dan bangsa Indonesia. Kalau ada yang nggak bisa merasakan hal-hal seperti ini ya hati-hati saja ….
Oleh sebab itu, kita harus meyakini Proses Pemilu itu penting untuk berjalannya proses demokratisasi secara baik di suatu negara dan bangsa …. untuk itu Panitia Pemilu (KPU) harus mampu menjalankan secara baik, benar, akurat dan tidak memihak pada salah satu peserta pemilu dalam semua proses dan tahapan pemilu.
Yang lebih penting lagi para Capres-Cawapres peserta Pilpres 2009, Tim Sukses dan para pendukungnya harus SIAP UNTUK MENERIMA KEMENANGAN MAUPUN KEKALAHAN. Demi bangsa, negara dan masa depan rakyat Indonesia, kalaupun ada (mungkin) permasalahan kecil dari proses Pemilu yang nggak signifikan dalam mempengaruhi hasil akhir (mana sih ada makhluk/perilaku yang sempurna di dunia ini) janganlah dibesar-besarkan dan dibakar-bakar, biar rakyat bergelora, bahkan sengaja mengundang campur tangan asing, oh janganlah. Tetap saja kalau ini terjadi: rakyat yang menderita.
Jadilah WNI Nomor 1, berlandaskan Konstitusi dan Aturan hukum yang berlaku, serta tak lupa akar budaya dan etika khas Indonesia …
Kemudahan dan perkembangan internet dianggap mengorbankan keharmonisan keluarga. Waktu kebersamaan dinilai semakin sedikit lantaran banyak anggota keluarga yang lebih memilih untuk berinternet ria.
Michael Gilbert, peneliti senior Center for the Digital Future dari University of Annenberg School for Communication mengatakan, hal itu membuat waktu bagi anggota keluarga bercengkerama secara face to face semakin terkikis. Sebab, setelah seharian dijejali oleh kesibukan kantor dan berbagai aktivitas lainnya setelah pulang ke rumah pun hal yang mereka lakukan adalah eksis di dunia maya. Yakni dengan lebih sering menghabiskan waktu di depan layar komputer.
Dilansir freep, Senin, 22 Juni 2009, studi yang mengetengahkan sisi negatif dari internet bukanlah kali ini saja diungkapkan. Bahkan, sudah ada beberapa riset yang menyatakan bahwa internet menjadi biang keladi yang mengubah gaya hidup jutaan orang Amerika. “Internet berbeda dengan televisi. Internet lebih menonjolkan layanan perorangan dan membuat ketergantungan. Faktor utama ‘keberhasilan’ internet adalah interaktif. Anda hanya tinggal duduk dan memberikan respon,” jelas Gilbert.
Center Digital Future Project sendiri telah melakukan survei kepada sekitar 2.000 keluarga di AS. Ketika tahun 2005, hasil survei menyimpulkan bahwa rata-rata setiap keluarga menghabiskan waktu kebersamaan mereka adalah sekitar 26 jam sebulan. Namun, waktu kebersamaan keluarga tersebut pada 2008 langsung turun drastis menjadi hanya 18 jam per bulan. “Situs jaringan sosial seperti Twitter dan Facebook meledak pada 2007. Pada saat itu, lebih dari setengah orang yang online mengatakan bahwa komunitas online seperti ini sangat penting bagi kehidupan offline mereka,” pungkasnya.
Bagaimana menurut anda? Kalau menururt saya, betul juga. Soalnya mau internetan di kantor takut “ketahuan” pimpinan, kalau di rumah “mencuri waktu” untuk keluarga. Apa mungkin ya internetan di jalanan saja?
Akhirnya ketahuan, biar saja negara-negara dunia sengsara seperti apapun, yang penting IMF dapat untung! Itu sepertinya jargon nomer wahid tukang kredit ……….
Dana Moneter Internasioal (IMF), Senin, 22 Juni 2009 mengatakan, pihaknya mengakhiri tahun fiskal dengan sebuah laba 126 juta dolar AS, karena krisis ekonomi global memicu peningkatan pinjaman. IMF mengatakan, keuangannya membaik setelah semula diproyeksikan turun sekitar 292 juta dolar AS untuk tahun fiskal yang berakhir 30 April. Perbaikan itu terutama bersumber dari lebih tingginya daripada perkiraan pendapatan pada portofolio investasi IMF, yang meningkat terutama pada sekuritas perpenghasilan tetap, dan sebuah kenaikan dalam pendapatan pinjaman yang mencerminkan besarnya pinjaman dari para anggota untuk pembiayaan di tengah memburuknya kondisi ekonomi global. Laba untuk tahun fiskal ini dibandingkan dengan rugi 89 juta dolar AS setahun terdahulu, karena IMF sebagai “lender of last resort” kepada negara-negara dalam krisis.
Setahun lalu, IMF terluka oleh keputusan Argentina dan Brasil serta peminjam besar lainnya yang membayar pinjaman mereka lebih awal dari jadwal. Sekarang, dengan krisis global yang mendalam, IMF memperbesar ekspansi pinjamannya kembali. Untuk tahun fiskal 2010 yang dimulai 1 Mei, “skenario garis dasar” IMF menargetkan sebuah laba 446 juta dolar AS. Tetapi, berdasarkan pada kemungkinan pinjaman baru yang sedang didiskusikan, ini dapat tumbuh hingga mencapai 1,1 miliar dolar AS. “Proyeksi ini lebih tinggi dari pada kesepakatan biasa dari ketidakpastian kesulitan yang diberikan dari prediksi permintaan mendatang untuk pembiayaan dan evolusi krisis keuangan,” kata sebuah pernyataan IMF.
Pernyataan mengatakan, perbaikan tidak mengubah kebutuhan untuk waktu implementasi dari sebuah model pendapatan berkelanjutan yang disepakati para dewan eksekutif pada April 2008 untuk mengurangi ketergantungan IMF pada pendapatan pinjaman sementara. Bagian dari itu akan menjadi dasar pada sebuah pembentukan sokongan laba dari penjualan terbatas cadangan emas IMF, yang belum resmi disetujui.
Makanya, sudahlah jangan percaya kepada tukang kredit berhati jahat. Apapun misinya mau cari untung dan untung dan untung. Nggak ada yang lain! Hanya negara dan bangsa bodoh saja yang mau masuk perangkap IMF. Mau bukti? Perhatikan kalaimat di alinea 3 tersebut di atas “… IMF terluka oleh keputusan Argentina dan Brasil serta peminjam besar lainnya yang membayar pinjaman mereka lebih awal dari jadwal ….” Kalau memang niatnya baik dan tulus, mestinya IMF bangga dan senang kalau ada negara/bangsa yang mampu melunasi pinjamannya lebih awal, seperti Argentina dan Brasil. Lha ini kok IMF merasa terluka. Coba dipikir bener nggak cara berfikir begini? Sudahlah, percayalah tukang kredit itu pasti punya misi, entah hidden entah transparan, intinya mau menyetir negara/bangsa yang terjerat hutangnya untuk kepentingan Grand Scenario politiknya!