![]() |
S
SEBUAH INGATAN TENTANG SUMPAH PEMUDA
HARI INI, 28 OKTOBER 2009, KITA MEMPERINGATI SUMPAH PEMUDA.UNTUK APA KITA MEMPERINGATI? SEKADAR FORMALITAS, UPACARA-UPACARAAN? PERCUMA, KALAU ITU YANG KITA MAU. NGGAK ADA ARTINYA. KALAU MAU SERIUS, PERINGATAN SUMPAH PEMUDA INI MESTINYA MEMBUKAKAN MATA KITA, BAHWA TAHUN 1928, 81 TAHUN YANG LALU, BANYAK PEMUDA KITA YANG TELAH BERFIKIR DAN BERTINDAK EGALITER, DI DALAM IKATAN JONG-JONG MEREKA TELAH MAMPU MENYUARAKAN SATU NUSA, SATU BANGSA, SATU BAHASA. KESATUAN DALAM INDONESIA DIANTARA SEBARAN PULAU-PULAU YANG MEREKA HUNI TIDAK MENJADI CANGGUNG, KESATUAN DALAM IKATAN BANGSA INDONESIA DIANTARA ANEKA SUKU-SUKU TIDAK MENGGOYAHKAN MEREKA, KESATUAN DALAM BERKOMUNIKASI DALAM BAHASA INDONESIA TIDAK MERUNTUHKAN BAHASA-BAHASA DAERAH MEREKA. ITU TERJADI PULUHAN TAHUN YANG LALU. SEKARANG, BAGAIMANAKAH WAHAI PEMUDA? BAGAIMANAKAH WAHAI BAPAK-BANGSA YANG SEDANG MENJABAT? MARI KITA FIKIRKAN, KESATUAN DALAM IKATAN NUSA, BANGSA, DAN BAHASA MESTINYA SUDAH SOLID. NGGAK PERLU DIUNGKAP DAN DIUNGKIT LAGI. MESTINYA KITA SEKARANG MASUK DALAM KESATUAN BANGSA UNTUK MENUJU TUJUAN NASIONAL KITA SEBAGAIMANA TERTULIS DI DALAM PEMBUKAAN UUD 1945. AGAR LEBIH CEPAT TERCAPAI, SEHINGGA HARKAT DAN MARTABAT BANGSA INDONESIA MENINGKAT. APA ARTINYA UPACARA-UPACARAAN, KALAU HANYA SEKADAR SEREMONIAL TANPA MAKNA, TANPA SENTUHAN KE MASALAH SUBSTANSI BANGSA. APAKAH ITU? PENYAKIT BANGSA YANG SANGAT BANYAK, SEHINGGA MEMILIKI KECENDERUNGAN MENGHAMBAT ARAH PEMBANGUNAN BANGSA KE ARAH YANG LEBIH BERKUALITAS MENUJU TUJUAN NASIONAL. JADI? ENYAHKAN HABIS PENYAKIT-PENYAKIT BANGSA ITU. KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME DENGAN SEGALA BENTUK DAN TINGKATANNYA. SANDIWARA DEMOKRASI PROSEDURAL HARUS DIUBAH KE ARAH DEMOKRASI SUBSTANSIAL YANG EGALITER. HAK ASASI MANUSIA MESTI DITINGKATKAN JANGKAUANNYA HINGGA KE RAKYAT TERBAWAH. LINGKUNGAN HIDUP KITA MESTINYA LEBIH SEGAR DAN BERKUALITAS YANG MAKIN MEMANUSIAKAN MANUSIA, UNTUK ITU PARA PERUSAK KEHIDUPAN KITA DENGAN SEGALA CARA DAN JENISNYA MESTI DIHADAPKAN KE SIDANG PENGADILAN. TOPENG-TOPENG MANIS MESTI DIBUKA KEDOKNYA, BETULKAH BICARA UNTUK RAKYAT, SESUNGGUHNYA MEMANG UNTUK RAKYAT? SIAPAKAH YANG HARUS MENITIS NILAI-NILAI SUMPAH PEMUDA INI? MESTINYA PARA PEMUDA INDONESIA. KALAU INGIN KEHIDUPAN BANGSA DAN NEGARA KE DEPAN AGAR LEBIH BAIK, PARA PEMUDA MESTINYA TIDAK LOYO. KRITIS DAN MAU BERPIHAK BERDASARKAN KONSTITUSI DAN PERATURAN HUKUM YANG BERLAKU. BERGERAK DAN BERGERAKLAH TERUS SECARA KONSTRUKTIF. TIDAK MERUSAK RUMAH KITA INDONESIA, TIDAK MERUSAK KAMPUS SENDIRI, TIDAK MERUSAK DAN MERUSAK BANGUNAN-BANGUNAN YANG SESUNGGUHNYA ITU JUGA DIBANGUN DARI UANG RAKYAT. BERGERAKLAH SECARA EGALITER. DENGAN PRESTASI DAN PEMIKIRAN CEMERLANG. ADAKAH SUMPAH PEMUDA INDONESIA BERIKUTNYA? * Ditulis dalam keheningan dan kegelisahan oleh Drs. Mardoto, M.T. di wilayah timur Yogyakarta, Indonesia.
|
Posts Tagged ‘kEwarganegaraan’
SEBUAH INGATAN TENTANG SUMPAH PEMUDA
In indonesia on Friday , 13 November 2009 at 6:03 PMRamadhan 2009
In iSlam on Friday , 21 August 2009 at 11:48 AM
Nobody’s perfect
I’m too
I’ve made a lot of mistakes to my family and my friends

Before entering the Ramadhan 2009
Please forgive me for everything what I’ve done

May Allah SWT blesses us in this holy month
Amien
Narsis!
In kEwarganegaraan on Thursday , 20 August 2009 at 12:19 PMPernah lihat orang yang sangat percaya diri dan bangga dengan dirinya sendiri? Atau mungkin Anda sendirilah yang seperti itu. Hati-hati, bisa jadi itu pertanda Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau penyakit narsis, bukan percaya diri. Dalam sebuah buku yang berjudul ‘Malignant Self Love-Narcissism Revisited‘ , kata Narsis berasal dari sebuah mitologi Yunani, tentang seorang pemuda tampan bernama Narsisus. Ia lebih tampan dari pria manapun di dunia ini sehingga banyak gadis memujanya, bahkan dia sendiri mencintai bayangan wajahnya. Tak urung dewi-dewi pun menyukainya termasuk salah seorang peri yang jatuh cinta padanya bernama Echos.
Ia mengabaikan cinta Echos, karena ia lebih mengagumi ketampanannya dengan berkaca pada sebuah sungai. Narsisus jatuh cinta pada bayangannya sendiri hingga akhirnya tenggelam. Berdasarkan mitos tersebut, kata narsis digunakan untuk menggambarkan orang yang mencintai dirinya sendiri. Akan tetapi menurut Sam Vaknin, penulis buku itu, konsep narsisisme kerap disalahartikan. Narsisus sebenarnya bukan mencintai dirinya sendiri, tetapi bayangannya.
Ada perbedaan besar antara diri yang sebenarnya dengan diri yang terlihat dari sebuah pantulan. Mencintai diri sendiri adalah hal yang normal dan sehat. Tapi yang terjadi pada seorang yang narsis adalah ia mencintai citra diri yang ditangkap oleh orang lain. Orang yang jatuh cinta pada bayangan tidak mampu mencintai sesamanya, juga dirinya sendiri. Untuk terus eksis, seorang narsis tergantung pada yang disebut sebagai Narcissistic Supply, yaitu pandangan orang-orang di sekitarnya yang menampilkan ilusi bahwa ia seorang yang penting, unik, dan istimewa.
Setiap orang pasti memiliki rasa kebanggaan terhadap diri sendiri, tidak ada yang salah dengan itu. Tapi jika sudah berlebihan, terutama kebanggaan terhadap fisik (body narsis), maka sudah menjadi penyakit. Narsis atau yang dalam istilah ilmiahnya Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah penyakit mental dimana seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.
Perasaan seperti itu harus dibedakan dengan rasa percaya diri. Orang yang memiliki percaya diri, mengetahui kualitas diri sendiri, tapi tidak tergantung pada pujian orang lain untuk merasa nyaman, serta lebih terbuka terhadap kritik dan saran. Narsis sebaliknya, mereka butuh dukungan dan perhatian serta pengakuan dari orang lain untuk menjaga kepercayaan dirinya. Namun jauh dalam hati mereka tersimpan jiwa yang sangat rapuh dan mereka menutupinya dengan menekankan betapa hebatnya mereka yang terbukti dari banyaknya pujian dari orang lain.
Dikutip dari US News, 20 Agustus 2009, dalam bukunya ‘The Narcissism Epidemic’, psikolog Jean Twenge and W. Keith Campbell dan rekannya di San Diego State University sangat banyak terjadi di kalangan mahasiswa dan anak muda, terutama para wanita. Mereka sangat yakin bahwa dirinya lebih unggul dan lebih baik dibanding yang lainnya dan biasanya memiliki rasa penghargaan yang rendah terhadap orang lain. Namun di balik semua itu tersimpan pribadi yang lemah dan mudah hancur ketika dikritik.
Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang terkena penyakit narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu. Penderita yang benar-benar dikategorikan narsis sebenarnya hanya sedikit, yaitu sekitar 1 persen saja. Sisanya munngkin sudah menunjukkan gejala yang sama tapi belum bisa dikategorikan sebagai penyakit narsis. Untuk menyembuhkannya, seseorang harus datang ke psikiater. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders serta American Psychiatric Association pun menyebutkan beberapa gejala dan kriteria penyakit narsis , diantaranya :
Jadi, termasuk narsis atau percaya dirikah Anda?
AMANAT BERSAMA #INDONESIAUNITE
In country on Thursday , 20 August 2009 at 12:09 PMAMANAT BERSAMA #INDONESIAUNITE
- Kami adalah generasi baru, pewaris sah Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
- Kami adalah generasi baru, yang menolak untuk hidup dan tumbuh dengan rasa takut. Kami memilih menjadi pemberani.
- Kami adalah generasi baru, yang percaya setiap kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan baru. Karena itu, kami akan berusaha untuk memutus rantai kekerasan melalui karya kemanusiaan di mana pun kami berada.
- Kami adalah generasi baru, yang percaya penuh dengan prinsip demokrasi, kemanusiaan, kesetaraan, dan saling menghormati. Karena itu, kami menolak segala bentuk diskriminasi.
- Kami adalah generasi baru, yang akan membangun sebuah bangsa dan negara yang bermartabat dan terhormat, mampu mempersatukan Indonesia, melindungi hak-hak individu, berdiri di atas semua golongan, serta memuliakan manusia-manusia yang menjadi rakyatnya.
16 Agustus 2009
#IndonesiaUnite
————————–—————–
Aduh, di Kantor Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) ada virus KKN juga!
In country on Tuesday , 11 August 2009 at 2:19 PMAnda tidak percaya? Coba ikuti berita berikut ini.
Seorang mantan pegawai yang didakwa menggigit seorang petugas keamanan menolak minta maaf, Senin, 10 Agustus 2009. Ia malah mengatakan ingin kasus itu dibawa ke pengadilan sehingga ia bisa membeberkan masalah kolusi korupsi dan nepotisme (KKN) di PBB. Nicola Baroncini (35) dituduh melakukan penyerangan tingkat tiga dalam kejadian pada 22 Juni. Pengacaranya mengatakan kepada seorang hakim New York ia takkan menyatakan bersalah atas dakwaan melakukan gangguan. “Saya ingin kasus ini dibawa ke pengadilan sehingga saya dapat mengatakan dan memperlihatkan betapa banyak orang disewa di PBB,” kata Baroncini dilansir Reuters. Ditambahkannya, itu adalah “perkoncoan mencolok“.
Baroncini dituduh menggigit petugas keamanan PBB yang berusaha mengawal dia ke luar kantor. Saat itu Boroncini baru saja menyampaikan keluhan karena dilangkahi dalam penentuan jabatan dalam tindakan yang menguntungkan putri seorang pejabat tinggi PBB. Warga negara Italia tersebut mengatakan ia sedang membela diri dari tiga penjaga PBB yang menggunakan semprotan merica dan memukul dia. Baroncini mengatakan ia telah menyampaikan keluhan mengenai tindakan perkoncoan yang melibatkan Alan Doss, Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan utusan khusus untuk RepubliK Demokraik Kongo. Ia menyatakan bermaksud memperlihatkan kepada seorang pejabat lain PBB satu surat elektronik dari Doss yang digunakannya untuk memanfaatkan pengaruhnya guna melincinkan jalan bagi pengangkatan putrinya.
Juru bicara Program Pembangunan PBB, Stephane Dujarric, mengatakan dipekerjakannya putri Doss sedang diselidiki. Doss adalah pegawai lama UNDP tapi telah dipinjamkan ke departemen pemeliharaan perdamaian, bagian terpisah PBB, sejak 2001. Ia dipindahkan dari UNDP ke departemen pemeliharaan perdamaian pada 1 Juli, hari putrinya, Rebecca, memangku jabatan barunya sebagai pembantu khusus di UNDP. Baroncini, yang bekerja di UNDP dan memiliki akses ke surat elektronik bosnya, melihat satu surat elektronik dari Doss yang merujuk kepada lamaran di Rebecca untuk bekerja di badan itu, yang tidak secara resmi mempekerjakan anggota dari keluarga yang sama. “Saya telah meminta keluwesan, yang akan memungkinkan seorang anggota staf yang telah lama bertugas dan dipercaya di UNDP memperoleh peluang sebelum ia menunaikan tugas,” tulis Doss di dalam surat elektronik –yang salinannya dilihat oleh Reuters. Doss mengatakan ia tak bersedia berkomentar selama menunggu penyelidikan UNDP. Ref.
PESANNYA: KKN dimana-mana ……………… ampun deh. Sudah banyak manusia yang KKN, masa kita mau nambahi lagi? Jangan deh.
Peraturan Daerah yang tumpang tindih akan menggerus UMKM!
In kOrupsi on Tuesday , 11 August 2009 at 2:02 PMSeusai membuka Seminar Bisnis bertajuk ‘Prospek Pemulihan Krisis Ekonomi dan Implikasinya bagi Perkembangan Industri Jasa Persewaan Kendaraan‘ di Hotel Four Season Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2009, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sandiaga S Uno menyatakan:
a. Masih banyak peraturan daerah yang tumpang tindih sehingga memberatkan para pengusaha UMKM, termasuk pada usaha jasa rental kendaraan.
b. Perda tumpang tindih ini dinilai berperan besar dalam menurunkan daya saing produk jasa rental kendaraan. Ada beberapa daerah yang memberi masukan bahwa ada peraturan yang tidak seragam dan badan-badan yang membawahinya banyak.
c. Dicontohkan peraturan daerah mengenai rental kendaraan untuk pariwisata masing-masing berbeda di bawah Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian. Tentu saja, interaksi dengan badan-badan ini akan membengkakkan biaya.
d. Pengusaha rental kendaraan biasanya harus mengeluarkan biaya sekitar 5-10 persen lebih banyak akibat ekonomi biaya tinggi yang dilegalisasi, seperti pungli dan retribusi.
e. Diharapkan pemerintah melakukan sinkronisasi perda agar tidak memberatkan para pengusaha jasa rental kendaraan sehingga meningkatkan daya saing dan menekan harga sewa.
PESANNYA: Ini kenyataan yang sulit dipungkiri oleh siapapun, kecuali oleh pakar pungli dan birokrator kotor. Ekonomi biaya tinggi berbasis birokrasi, pungli, dan restribusi menjadi PR kita semua. Harus dihapuskan adagium populer sesama koruptor, “kalau bisa dipersulit mengapa dipermudah“, kalau bangsa/negara ini mau maju dan mampu bersaing dengan bangsa/negara lain.
Bagaimana sih kualitas laporan keuangan kementerian dan lembaga Republik Indonesia?
In indonesia on Tuesday , 11 August 2009 at 1:38 PMMenteri Keuangan/Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi 2009 di Gran Melia, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2009 bicara tentang kualitas laporan keuangan kementerian dan lembaga Republik Indonesia:
Tahun 2004, jumlah temuan BPK pada laporan keuangan pemerintah pusat ada 57 temuan.
Tahun 2008, jumlah temuan BPK pada laporan keuangan pemerintah pusat ada 26 temuan.
PESANNYA:
Jumlah temuannya tampak menurun, namun nilai temuannya menurun nggak ya?
Berapa sih kekayaan Pemerintah Republik Indonesia?
In indonesia on Tuesday , 11 August 2009 at 1:27 PMMenteri Keuangan/Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi 2009 di Gran Melia, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2009 menyatakan tentang Kekayaan Bersih Pemerintah RI:
Tahun 2004 : (minus) Rp 497,15 triliun (jumlah kewajiban lebih besar dibandingkan dengan total aset yang ada)
Tahun 2008 : (positif) Rp 378,01 triliun
PESANNYA:
Coba direnungkan, negara kaya raya seperti Indonesia ini Tahun 2004 kok bisa minus kekayaannya khan aneh bin ajaib. Lalu distribusi kekayaan yang buaaaaaaaaaaaaaaanyak itu kemana saja? Apa banyak yang masuk ke dalam aset pribadi pejabat ya? Legal atau Ilegal? Korupsi? Ogah ah!
Hal-hal kecil yang bikin umur “lebih panjang”
In hIdup on Monday , 10 August 2009 at 2:10 PMSiapa yang tak ingin berumur panjang? Umur panjang berarti kesempatan menikmati hidup lebih lama. Mungkin Anda takkan menyangka, kebiasaan-kebiasaan kecil yang Anda lakukan sebenarnya menuntun Anda mencapai umur yang lebih panjang. Rata-rata manusia umumnya berumur hingga 60-80 tahun. Sangat jarang manusia yang bisa hidup hingga 90 atau 100 tahun lebih, namun bukan tidak mungkin Anda dapat mencapainya. Kemajuan teknologi, kesehatan, pendidikan, pencegahan penyakit serta penanganan-penanganan tertentu mungkin saja bisa memanipulasi dan membuat seseorang memiliki hidup yang lebih panjang. Namun Anda akan terkejut jika tahu bahwa semua itu bisa diraih hanya dengan kebiasaan-kebiasaan sederhana dan tidak begitu penting yang mungkin Anda lakukan setiap harinya.
Berdasarkan studi terbaru mengenai hidup lebih panjang yang dikutip dari Prevention, 10Agustus 2009, terdapat tanda-tanda seseorang yang kemungkinan akan mencapai umur panjang.
1. Anda dilahirkan ketika ibu Anda masih muda. Berdasarkan penelitian dari University of Chicago, ibu muda masih memiliki sel telur yang sangat baik untuk fertilisasi, yang memungkinkan untuk menghasilkan anak yang lebih sehat, kuat dan berumur lebih panjang.
2. Anda pecinta teh. Lebih dari 40.500 orang wanita maupun pria di Jepang yang terlibat studi tentang efek mengonsumsi teh terhadap kesehatan menunjukkan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsi teh.
3. Anda lebih suka jalan kaki ketimbang naik kendaraan. Orang-orang yang fit selalu mengutamakan jalan kaki, apakah itu hanya untuk makan siang atau pergi ke mall. Berjalan kaki 30 menit setiap harinya akan memperpanjang umur, berdasarkan studi terhadap 2.603 wanita dan pria.
4. Anda menghindari minuman-minuman bersoda. Para peneliti di Boston menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman soda setiap harinya meningkatkan risiko penyakit diabetes, jantung dan gangguan metabolik lainnya. Meminum jus akan lebih sehat untuk tubuh Anda.
5. Anda memiliki kaki yang kuat. Menurut Robert Butler, MD, dari International Longevity Center—USA in New York City, mereka yang memiliki otot-otot kaki yang lemah diperkirakan tidak akan berumur panjang karena mudah mengalami komplikasi pada tulangnya.
6. Anda mengonsumsi makanan berwarna ungu. Buah-buahan seperti anggur, blueberry dan makanan lainnya yang berwarna ungu kaya akan polifenol yang sangat baik untuk mengurangi penyakit jantung, Alzheimer dan meningkatkan kemampuan sel-sel otak..
7. Anda termasuk remaja dengan berat badan ideal dan sehat. Sebuah studi dalam Journal of Pediatrics yang melibatkan 137 orang Afrika dan Amerika menyebutkan bahwa mereka yang memiliki kelebihan berat badan pada usia 14 tahun ke atas memiliki risiko diabetes dua kali lipat pada saat dewasanya.
8. Anda menyukai teman-teman Anda dan sering berinteraksi dengan mereka. “Hubungan interpersonal yang baik bertindak sebagai pelawan stres dan penyeimbang hidup Anda,” ujar Micah Sadigh, PhD, seorang psikolog dari Cedar Crest College. Memiliki orang-orang yang mendukung Anda akan membuat Anda lebih sehat secara fisik dan mental. Mereka yang stres akan memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan bisa memperpendek umur hingga 4-8 tahun.
9. Anda menyukai tantangan. “Ketika Anda merasa tertantang mengerjakan sesuatu, perhatian Anda akan terfokus dan otak akan memiliki kekuatan yang lebih besar, dan hal itu bisa memperpanjang hidup Anda,” ujar Robert S. Wilson, PhD, profesor neurological sciences and psychology at Rush University Medical Center in Chicago.
10. Anda tidak memiliki pembantu di rumah. Berdasarkan studi terhadap 302 orang dewasa dengan umur 70 dan 80 tahun, hanya dengan mengepel, mencuci atau membersihkan jendela beberapa jam, seseorang dapat membakar 285 kalori dan menurunkan risiko kematian hingga 30 persen.
11. Anda tidak suka Burger.
12. Anda pecinta bunga.
13. Anda memelihara kesehatan.
14. Anda orang pembelajar.
Agar panjang umur cek saja sendiri ya, secara detil di sumbernya: Prevention
Cara berpuasa bagi para penderita penyakit akut
In iSlam on Monday , 10 August 2009 at 1:50 PMBerpuasa merupakan kewajiban setiap muslim. Nyatanya, manfat puasa memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan tubuh. Dunia medis sendiri mengakui, puasa merupakan momen yang tepat bagi tubuh mereparasi diri usai menjalani kegiatan berat selama setahun. Namun, bagaimana dengan pasien penderita penyakit akut seperti jantung, diabetes, hipertensi dan kanker? Bisakah mereka berpuasa layaknya orang sehat?
Seperti diketahui, banyak pasien yang ingin berpuasa namun terbentur dengan pengobatan yang dijalaninya. Akan tetapi, benturan itu bisa teratasi dengan kordinasi dokter dan pasien dalam menganalisis kemungkinan untuk berpuasa. Dengan begitu, dokter bisa menyalurkan aspirasi keinginan berpuasa pasien, dan pasien bisa menerima segala keputusan dokter tentang kemungkinan berpuasa.
Ahli Cerna Rumah sakit Asri, Jakarta , Dr. Agus Sudiro Waspodo menyatakan kegiatan berpuasa bagi pasien penyakit berat sangat mungkin dilakukan dengan catatan harus melalui kontrol ketat minimal dua minggu sebelum puasa. Dengan kontrol ketat itu, pasien dapat mengetahui bisa atau tidak menjalani kegiatan berpuasa. “Penderita penyakit yang terkontrol akan dimungkinkan menghindari efek perubahan pola saat berpuasa. Sementara bagi penderita yang belum menjalani kontrol diyakini akan mengalami kesulitan beradaptasi bahkan bisa tergolong membahayakan dirinya sendiri,” tutur dia kepada Republika Online, akhir pekan lalu.
Kontrol yang dimaksud menyangkut beberapa aspek seperti kandungan gula darah, tekanan darah dan kandungan kolesterol. Bila ketiga aspek tergolong aman maka dokter pun akan mengizinkan pasien berpuasa. Meski terbilang aman,pasien tetap disarankan waspada dan mengkontrol dirinya sendiri walau dokter turut pula memantau.
Terstruktur
Pendapat yang sama juga diutarakan Ahli Penyakit dalam Kardiovaskular, Rumah Sakit Asri, Jakarta, Dr. Kasim Rasjidi. Menurut Kasim, semua dokter sebenarnya menganjurkan pasien untuk berpuasa. Pasien yang berpuasa akan merasakan bagiamana membentuk sebuah pola gaya hidup yang baik dan terstruktur. Pola yang harusnya bisa dilakukan tidak hanya saat berpuasa tapi dalam keseharian. Kasim lantas mencontohkan penderita diabetes tipe 2. Puasa bagi penderita diabetes bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Tetap Dengan catatan, pasien harus melalui kontrol gula darah sebelum menjelang puasa guna menghindari resiko komplikasi macam hipoglokemia (kandungan kadar gula dalam darah rendah) dan hiperglokimia (kandungan kadar gula dalam darah rendah). Selain itu,kadar gula pada penderita diabetes disarankan dalam level tinggi.
Kasim menjelaskan, bila kondisi kadar gula dalam darah berada pada level rendah bisa berpotensi besar mengalami hipoglokemia dan berakibat fatal bila diteruskan berpuasa.”Otak kita memerlukan pasokan nutrisi berupa glukosa dalam darah. Bila pasokan berkurang maka berdampak pada kerusakan otak,” ungkapnya. Dia menekankan, penderita diabetes harus memperhatikan dua hal yaitu obat dan pola makan. Pola konsumsi obat disesuaikan dengan kondisi dimana obat berfungsi menjaga kadar gula tetap stabil. Sedangkan pola konsumsi pasien tidak berubah, tetap memperhatikan kandungan kalori dan gula dalam makanan. Pasien juga dianjurkan tidak mengkonsumsi makanan olahan yang mengandung gula langsung. “kebutuhan makanan disesuaikan dengan tubuh, Dengarkan tubuh kita. Setelah itu ikuti dengan pengobatan dan kebiasaan makan,” ujarnya. Kasim mencontohkan,pasien boleh mengkonsumsi nasi putih asalkan tetap memperhatikan kadar kalori dan gulanya.
Dikendalikan
Sama halnya dengan penderita diabetes, bagi penderita penyakit jantung dan kanker juga dimungkinkan berpuasa. Yang paling penting diperhatikan pada penyakit jantung korone yagn tercatat sebagai penyebab kematian nomor satu di dunia yaitu pengendalian faktor pencetus pada saat berpuasa. Faktor risiko yang bisa dikontrol atau diubah adalah pola makan, kebiasaan bergerak, merokok, kondisi hipertensi, status diabetes, dan kelebihan berat badan dimana faktor pencetusnya adalah stres dan alkohol. ”Dengan berpuasa, segala faktor pencetus dapat dihindari. Makan menjadi lebih teratur, kebiasaan merokok terkurangi, pikiran lebih tenang sehingga jauh dari stres,” tutur Kasim.
Dengan berpuasa, maka kelebihan berat badan sebagai salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner dapat dikurangi. Hasil dari berpuasa sehat bisa menyebabkan tekanan darah dan keseimbangan kadar kolesterol ataupun gula darah menjadi terkontrol. Demikian pula dengan penyakit kanker, khusus diluar penyakit yang menyerang pencernaan semisal kanker serviks dan payudara memang dimungkinkan berpuasa. Akan tetapi penggunaan obat dalam beberapa jenis kanker yang mengakibatkan efek muntah tentu menjadi pertimbangan untuk tidak berpuasa. Pada akhirnya, baik dari kedua dokter berpendapat apa yang diinginkan pasien untuk berpuasa tergantung dengan kondisi, niat dan kepatuhan pasien terhadap anjuran dokter. Dengan begitu ragam resiko bisa dihindari saat berpuasa.
Muslim Indonesia jadi contoh muslim di Amerika
In indonesia on Monday , 10 August 2009 at 1:44 PMPola interaksi umat Muslim di Indonesia menjadi contoh bagi para muslim di Amerika. Umat Muslim di Indonesia dinilai lebih maju karena terlatih dalam menghadapi pluralisme yang ada. Demikian diungkapkan oleh Koordinator Senior Program untuk Hubungan Publik di Interfaith Youth Core (IFYC), Zeenat Rahman Mustafa, dalam diskusi terbatas di Center for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC), Senin (10/8). “Islam di Indonesia sangat menakjubkan,” ujar Zeenat.
Di Indonesia, umat Muslim sudah terbiasa dengan kehidupan plural yang ada di Indonesia. Sementara itu, umat Muslim di Amerika baru menyadari keberadaannya dan multukultural di Amerika itu setelah peristiwa 9/11. Meski banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal negara, Indonesia sebagai negara dengan jumlah Muslim terbanyak juga banyak memengaruhi umat Muslim di belahan negara lain untuk menghormati keberagaman dan hidup dalam kedamaian. “Muslim di Indonesia bisa jadi contoh pluralisme,” tandas Zeenat. Ref
BENDERA by Coklat
In kEwarganegaraan on Monday , 10 August 2009 at 1:40 PMbiar saja ku tak seindah matahari
tapi selalu ku coba tuk menghangatkanmu
biar saja ku tak setegar batu karang
tapi selalu ku coba tuk melindungimu
biar saja ku tak seharum bunga mawar
tapi selalu ku coba tuk mengharumkanmu
biar saja ku tak seelok langit sore
tapi selalu ku coba tuk mengindahkanmu
ku pertahankan kau demi kehormatan bangsaku
ku pertahankan kau demi tumpah darah
semua pahlawan-pahlawanku
merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
ku akan selalu menjagamu
Bendera Merah Putih dari bahan plastik nggak boleh?
In indonesia on Thursday , 6 August 2009 at 1:03 PMHari Minggu lalu di kompleks perumahan kami mulai dilakukan pemasangan umbul-umbul dan bendera Merah Putih (MP) untuk menyambut dan menyemarakkan HUT Ke-64 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Lalu diantara warga kompleks kami ada yang menyatakan bahwa bendera MP yang terbuat dari plastik dilarang lho …. ada yang menyatakan dasarnya ada nggak? Yang bersangkutan nggak bisa menjawab, hanya dia mengatakan bahwa setahunya hal ini dari informasi penjual bendera dimana dia beli, di sebuah toko jaringan besar …….
Ada dasarnya nggak sih, pelarangan bendera MP dari bahan plastik? Supaya nggak bingung, mungkin kita perlu melihat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia. Pasal 2 jelas menyatakan “Bendera Kebangsaan yang dikibarkan : ….. dibuat dari kain yang kuat dan tidak luntur dan berukuran dua meter lebar dan tiga meter panjang.” Maksud dalam pasal ini lebih ditujukan untuk bendera yang dipasang di rumah-rumah dan gedung-gedung pejabat/perkantoran. Makanya kita perlu melihat Pasal 3 yang berbunyi “Bendera Kebangsaan yang dipasang di lain tempat daripada yang dimaksud dalam pasal 2, dapat dibuat dengan bahan dan ukuran yang lain, asal saja ukuran itu memenuhi syarat-syarat seperti yang ditentukan dalam pasal 1 dan diselaraskan dengan keadaan.“
Jadi kalau melihat aturan ini jelas sudah bahwa, yang harus betul-betul memperhatikan soal bahan dan ukuran bendera MP yaitu jika dipasang di rumah-rumah pejabat dan gedung-gedung kantor-kantor pemerintahan. Kalau yang dipasang di rumah-rumah penduduk yang harus diperhatikan terutama ukurannya. Soal bahan bendera dapat digunakan selain kain, artinya bahan bendera dari plastik pun nggak dilarang!
Lha, bagaimana dengan aturan perbaharuannya? Cobalah kita lihat: UU 24/2009 Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan
BAB II
BENDERA NEGARA
Bagian Kesatu
Umum
Pasal 4
(1) Bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.
(2) Bendera Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dari kain yang warnanya tidak luntur.
(3) Bendera Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dengan ketentuan ukuran:
a. 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan;
b. 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum;
c. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan;
d. 36 cm x 54 cm untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden;
e. 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di mobil pejabat negara;
f. 20 cm x 30 cm untuk penggunaan di kendaraan umum;
g. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kapal;
h. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kereta api;
i. 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di pesawat udara; dan
j. 10 cm x 15 cm untuk penggunaan di meja.
(4) Untuk keperluan selain sebagaimana dimaksud pada ayat (3), bendera yang merepresentasikan Bendera Negara dapat dibuat dari bahan yang berbeda dengan bahan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ukuran yang berbeda
dengan ukuran sebagaimana dimaksud pada ayat (3), dan bentuk yang berbeda dengan bentuk sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
Oke, jelas ya sekarang, yang aturan baru pun (UU 24/2009 Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan yang ditandatangani Presiden RI tanggal 9Juli 2009) juga relatif sama. Artinya bendera dari bahan plastik pun nggak masalah ….
Kalau saya, sesungguhnya bukan melihat pada aturan boleh tidaknya bahan dari plastik untuk bendera MP. Soal bahan plastik-nya itulah yang saya fokuskan (dan tentu anda juga yang pro lingkungan hidup lebih baik) yang mestinya menghindari pemakaiannya (sedapat mungkin). Kalau tentang memasang bendera MP, oke-oke sajalah, yang penting terkait erat dengan sifat dan perilaku nasionalisme sesungguh-sungguhnya, alias ada terlihat keinginan menjadi WNI NOMOR 1.
Indonesia bermimpi jadi negara industri pada 2020
In country on Thursday , 6 August 2009 at 12:13 PMIndonesia berambisi menjadi negara industri baru di dunia pada tahun 2020. Beberapa upaya tengah dipersiapkan termasuk mengembangkan teknologi yang bisa mendukung sektor industri. Berdasarkan Perpres No.28 tahun 2008 mengenai Kebijakan Industri Nasional (KIN) hingga 2025 Indonesia bertekad menjadi negara industri tangguh yang diawali sebagai negara industri baru pada 2020. Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman mengatakan untuk menjadi negara industri baru maka Indonesia harus bekerja keras dan siap menganggarkan dana yang besar dalam mendukung sektor belanja industri. Ia mengatakan keinginan Indonesia sebagai industri baru merupakan pernyataan kualitatif. Pada tahun 1997 lalu Indonesia sudah berhasil dinyatakan oleh dunia menjadi negara yang berpotensi sebagai negara industri baru. “Kita belum bisa melepas kata potensial sampai sekarang, mesti buat beberapa upaya untuk melepas itu,” katanya dalam acara workshop perencanaan pengembangan teknologi dalam mencapai visi Indonesia sebagai negara Industri baru tahun 2020 di kantor Depperin, Jakarta, 6 Agustus 2009.
Terkait dengan komitmen pembiayaan bagi sektor industri dalam mendukung upaya Indonesia menjadi industri baru. Maka perlu komitmen dana yang harus dibelanjakan terhadap sektor industri dan komitmen pembiayaan jangka panjang. Ia menambahkan belanja investasi industri dari APBN terhadap PDB tahun 1993-1997 merupakan rasio yang tertinggi sampai sekarang yaitu mencapai 1,8% (belanja untuk industi terhadap PDB). Kemudian setelah itu mengalami penurunan terus menurus, rasio terkecil tercatat antara periode 2001-2004 hanya 0,8% kemudian sedikit naik dalam periode 2004-2009 sebesar 0,9%. “Jadi kalau mau jadi negara industri baru, berapa uang yang harus dibelanjakan untuk bidang industri. Kalau angkanya itu masih seperti sekarang, itu hanya menjadi mimpi saja,” ucapnya.
PESANNYA: Uang yang untuk dibelanjakan untuk bidang industri, memang darimana ya? Bukankah ini kait mengkait, industri dulu, baru datang uang, atau uang dulu baru datang industri? Yang jelas, yang manapun yang akan terjadi, faktor manusia disini menjadi penting! Bahkan sangat penting. Pertanyaaannya, betulkah manusia Indonesia sudah siap masuk dalam kancah negara industri? Dimana profesionalisme, kreativitas, persaingan dalam konteks efisiensi, produktivitas berlanjut dan memanfaatkan teknologi informasi secara efektif agak merupakan faktor yang perlu digarap terlebih dahulu …..
Suka mengeluh kurang waktu? Tinggalkan kebiasaan buruk itu!
In sumber daya on Thursday , 6 August 2009 at 11:49 AMBanyak orang yang merasa pekerjaannya terlalu banyak sementara waktu yang diberikan sedikit. Tak heran kerap terdengar keluhan tentang kurang waktu. Bukan waktunya yang kurang, tapi jangan-jangan memang Anda yang tidak bisa mengelola dengan baik. Keseharian kita menuntut lebih banyak waktu bekerja yang kadang membuat kita merasa tidak cukup waktu atau kecolongan waktu.
Hilangkan kebiasaan mengeluh itu, bisa jadi karena memang Anda yang salah mengatur waktu. Waktu bagaikan pedang, pepatah yang sudah sering Anda dengar itu memang benar tapi mungkin sering dilupakan. Akibatnya, kita sering beralasan kurangnya waktu untuk mengerjakan tugas. Andaikan satu hari lebih dari 24 jam, apa yang akan Anda lakukan? Pertanyaan di atas sebenarnya tidak akan terjawab jika Anda selalu melakukan kebiasaan yang salah dalam mengatur waktu.
Kegiatan yang Anda lakukan pun akan sama saja bahkan bisa jadi lebih banyak waktu yang akan Anda sia-siakan. Komputer dan internet yang seharusnya membuat hidup lebih mudah justru membuat orang semakin sibuk. Pikiran ‘kurangnya waktu’ tidak akan pernah menyelesaikan masalah, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengatur waktu agar lebih efektif dan lebih banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan.
Dikutip dari eHow, 6 Agustus 2009, ini dia tips untuk mengatur waktu lebih baik lagi.
1. Buatlah perencanaan sehari-hari. Tuliskan dalam notebook Anda dan buatlah target penyelesaiannya. Awalnya mungkin sulit bagi Anda yang terbiasa menjalani aktivitas sehari-hari dengan prinsip ‘mengalir begitu saja’, tapi paksakan diri Anda untuk mencobanya dan perhatikan perubahan apa yang terjadi selanjutnya.
2. Kerjakan tugas ketika level semangat tinggi. Cobalah kerjakan tugas terutama pekerjaan yang sulit pada saat semangat Anda dalam level yang setinggi-tingginya. Jangan menundanya hingga esok hari ketika rasa malas mulai menghampiri Anda.
3. Jadwalkan waktu pribadi dan orang lain. Membuat jadwal untuk orang lain termasuk Anda sendiri akan membuat waktu terasa sangat efektif. Jadwalkan bangun di pagi hari lebih awal setengah atau satu jam dari biasanya, tidur lebih cepat, rencanakan piknik bersama pasangan di akhir minggu atau aturlah makan siang bersama teman-teman.
4. Buat prioritas. Prioritaskan apa yang seharusnya Anda selesaikan terlebih dahulu. Dalam prinsip ‘pareto’ dinyatakan bahwa 80 persen pencapaian datang dari 20 persen usaha, jadi berpikirlah strategis. Fokuslah pada usaha yang sekiranya mendapat pencapaian terbesar.
5. Delegasikan pekerjaan. Jika Anda merasa kesulitan dalam memyelesaikan pekerjaan, ada baiknya mendelegasikannya pada orang lain yang sekiranya dapat membantu. Minta tolong pada istri, anak-anak, teman atau pasangan bisa meringankan beban dan membuat waktu lebih efisien.
6. Belajar mengatakan ‘Tidak’. Gangguan bisa datang dari mana saja, belajarlah berkata ‘tidak’ untuk kegiatan-kegiatan tidak penting yang menyita waktu Anda. Jangan berbaik hati menjadi sukarelawan atau datang ke suatu acara jika Anda tidak memiliki waktu.
7. Hindari Menjadi Seorang ‘Perfeksionis’ Jangan menyia-nyiakan waktu hanya karena terobsesi mengerjakan sesuatu sesempurna mungkin. Anda dapat melakukan sesuatu yang lebih baik dan lebih banyak lagi ketimbang memikirkan suatu pekerjaan yang menurut Anda tidak sempurna-sempurna.
Warning! Hacker pembobol Pentagon dan NASA terancam 60 Tahun penjara.
In tEknologi iNformasi on Tuesday , 4 August 2009 at 11:42 AMUsaha banding Gary McKinnon untuk diadili di Inggris akhirnya berakhir dengan kegagalan. Hacker pembobol sistem komputer NASA ini pun kini hanya bisa pasrah untuk diseret ke AS dengan konsekuensi akan dijebloskan ke penjara dengan keamanan maksimum. Putusan ini tentu saja mengecewakan tim pembela McKinnon. Bahkan diyakini, ada usaha dari pihak AS untuk menjadikan kliennya sebagai ‘contoh’ bagi para hacker lainnya yang coba-coba menyusup sistem komputer Negeri Paman Sam itu. Jika benar demikian, lanjut pengacara McKinnon, kliennya terancam hukuman maksimum dengan kurungan yang sangat lama, yakni mencapai 60 tahun.
Lelaki asal London ini sebelumnya berharap kasus yang didakwakan kepadanya dapat diselesaikan di pengadilan Inggris. Hanya saja harapan tinggal harapan, dan ia pun kini hanya bisa pasrah dan menunggu kasusnya digulirkan di pengadilan AS. McKinnon terseret ke meja hijau setelah pada 2001 dan 2002 dituduh telah membobol sistem komputer Pentagon dan NASA. ‘Uniknya’, McKinnon mengaku bahwa ia melakukan hal itu bukan untuk merusak atau mengobrak-abrik sistem komputer pemerintah AS. Menurut Vnunet, 3 Agustus 2009, alasan yang dikemukan pria 47 tahun ini adalah untuk mencari informasi-informasi rahasia tentang keberadaan extraterrestrial (ET) alias UFO.
PESANNYA: Meski TKP-nya AS – Inggris, dan pelakunya WN Inggris, kasus ini juga bisa sebagai Warning untuk kita semua, termasuk rekan-rekan Hacker Indonesia. Berhati-hatilah, terutama kalau untuk kepentingan pribadi. Kalau demi negara-bangsa, ya tetap demi negara dan bangsa Indonesia Nomer 1, apapun harus ditempuh/dilakukan, dengan segala resiko apapun yang mungkin akan terjadi. Mari kita tingkatkan kemampuan, skill dan pendalaman teknologi informasi, demi membela bangsa dan negara Indonesia agar terhormat di mata internasional. WNI Nomor 1 harus tetap survive dengan keberanian, kreativitas dan semangat nasionalisme, lewat perang informasi sekalipun!
Menerawang “kode” nomor kamar pengebom Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton Jakarta
In country on Monday , 3 August 2009 at 10:15 AMLewat sudah 2 minggu setelah pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton Jakarta.
Aparat keamanan sedang berusaha keras membongkar kasus bom itu. Ada baiknya kita juga turut sedikit membantu menerawang “kode” pengeboman 2 hotel tersebut, dengan melihat nomor kamar yang dipilih.
1. Nomor kamar yang diduga dijadikan “markas” sang bomber sebelum melakukan pengeboman adalah 1808. Punya makna apa nomer kamar ini? Tahukah anda, kejadian pengeboman adalah tanggal 17 Juli 2009 atau tanggal-bulannya adalah 17-07. Kalau nomor kamar itu diterawang punya makna kode “yang dekat” dengan tanggal kejadian: (18-01) dan (08-01) artinya 17-7 khan? Jadi, mereka sepertinya “sudah merancang” bahwa deadtime pengeboman adalah tanggal 17 juli 2009.
2. Masih terkait nomor kamar yang diduga dijadikan “markas” sang bomber. Coba perhatikan, kalau kita berfikir logika pasti kelompok pengebom itu benci sekali dengan Densus 88 yang tugasnya memang memerangi teroris. Nah, pemilihan nomor kamar itu, jangan-jangan juga sebagai kode perwujudan perlawanan terhadap Densus 88, karena nomor kamar itu yang diminta, nggak mau nomor kamar lain yang ditawarkan bagian resepsionis hotel. Tahukah anda, 1808 bisa dimaknai 1-TRUE dan 0-FALSE atau 1-TEMAN dan 0-MUSUH, sementara 88 merujuk pada organisasi anti teror punya Polri, Densus 88.
3. Nomor kamar 1808 punya arti lain juga, apa? Sepertinya pendeklarasian 1(I am)808(Bomber). Nah khan, klop juga?
4. Nomor kamar 1808 punya arti apa lagi? Sepertinya ingin menunjukkan bahwa memang ada 2 target hotel “berdekatan” yang diincar, terlihat dari angka 18 dan 08. Pernah ikut tes psikologi atau belajar matematika aljabar? Urutan angka lumrahkan: 08, terus 18, lalu 28, kemudian 38, dan seterusnya ….. 08 dan 18 benar-benar berdekatan!
5. Coba dibaca balikannya nomor kamar (1808) itu, jadi apa? 8081 bisa juga memeberi kesan mendalam tentang nama seseorang yang ingin “membuat sejarah”, yang mungkin panggilannya BOBI (BOBY atau BABY). Agak klop sedikitlah, toh polisi menduga pelaku juga masih tergolong anak-anak (16-17 tahun). Untuk anda yang bernama BOBY nggak boleh nervous-lah, ini logika saja dari semua kemungkinan yang bisa saja terjadi.
Ada lagi?
Tunggu saja “inspirasi” lanjutannya. Yang jelas anda boleh menganggap ini tulisan “main-main”, namun dapat juga anda menganggap tulisan ini “sense of logical“. Yang pasti, semua WNI NOMOR 1 mesti bersatu melawan TERORISME. Indonesia Unite.
Selamat dan sukses untuk Air Top Gunner Skadron 3
In militer on Monday , 3 August 2009 at 9:18 AMTidak mudah untuk meraih gelar sebagai Air Top Gunner (gelar keahlian menembak dengan menggunakan pesawat tempur supersonik). Seperti yang dilakukan Mayor Pnb Firman Dwi Cahyono, ia harus rajin berlatih dengan konsentrasi penuh, disiplin, dan melaksanakan evaluasi setiap usai latihan. Namun demikian, segala sesuatu yang dilakukan dengan serius didasari kedisiplinan tinggi tentu akan memperoleh hasil yang memuaskan pula. Sebagaimana latihan penembakan peluru Air to Air Taxan yang dilaksanakan oleh Wing 3 Lanud Iswahjudi pada tanggal 13 s.d. 22 Juli 2009, Mayor Firman berhasil menunjukkan hasil kerjanya selama ini.
Selama latihan berlangsung, melalui data yang diperoleh, maka dapat dikatakan bahwa Mayor Pnb Firman menjadi penembak paling jitu, dari 200 peluru yang ditembakkan, 198 buah mengenai sasaran, akurasinya hampir 100%. Tak pelak, Firman pun dapat dikatakan sebagai Air Top Gunner dalam latihan tersebut. Kelihaian Firman menembak sasaran di udara, tentunya tidak lepas dari usaha kerasnya selama berlatih dan bermanuver dengan pesawat F-16 / Fighting Falcon. Kerja kerasnya tidak sia-sia, Firmanpun menyandang gelar Air Top Gunner kali ini.
Mayor Pnb Firman DC adalah Alumnus AAU tahun 1996 yang saat ini menjabat sebagai Dan Flight Ops “C” Skadron Udara 3. Statusnya di pesawat F-16 dapat dikatakan lengkap yaitu Instruktur, Flight Leader dan juga sebagai Test Pilot pesawat F-16/Fighting Falcon. Bergabung di Skadron Udara 3, sejak tahun 1998 dan sampai saat ini sudah mengantongi 1300 jam terbang dengan pesawat F-16, sehingga Firman memiliki total 2150 jam terbang di berbagai jenis pesawat.
Letkol Pnb Fajar selaku Komandan Skadron Udara 3, merasa puas dan bangga atas prestasi yang telah diraih anak buahnya tersebut. “Firman menjadi Air Top Gunner kali ini, membuktikan bahwa jerih payahnya selama latihan tidak sia-sia. Saya memang membina dan menempa para penerbang F-16, dengan keras, penuh disiplin dan profesional. Jika mereka belum memenuhi standar, maka akan saya perintahkan untuk mengulangi bahkan tak segan-segan saya menghukum mereka. Itu semua demi profesionalisme penerbang yang muaranya adalah keselamatan terbang atau Safety“, Ujar Fajar. Letkol Pnb Fajar menegaskan bahwa latihan ini menyuguhkan penembakan peluru (air gunnery) 20 mm yang dimuntahkan dari dua jenis pesawat F-16 dan F-5 dengan sasaran Taxan yang berbentuk tetra plan seperti layang-layang berwarna merah yang ditarik oleh pesawat F-5. Di dalam badan Taxan ini terdapat Radio sensor dan transmiter yang berfungsi mendeteksi peluru yang masuk dalam radius 10 meter lalu memberikan datanya kepada petugas di bawah, sehingga berapa peluru yang mengenai sasaran bisa langsung diketahui saat itu juga.
Alat ini sangat membantu latihan para penerbang tempur di Lanud Iswahjudi, untuk meningkatkan kemampuannya bermanouver dan menembak sasaran di udara. Penerbang secara langsung dapat mengetahui berapa peluru yang ditembakkan tersebut, mengenai sasaran, semakin banyak peluru yang masuk, maka semakin jitu si Penerbang dalam menembak.
Selamat ya Fir, semoga sukses terus. Air Top Gunner itu “harganya” mahal lho, ati-ati dan jaga diri ….. Semoga dapat mempertahankan terus skill yang dimiliki, performance leadership-nya dan kepribadian yang terbaik, sehingga mampu mencapai puncak karir secara cemerlang pada masa mendatang ….. Kembangkan terus sayapmu, sayap SWA BHUWANA PAKSA.
Jangan sebut pulau terluar. Katakan saja pulau terdepan!
In indonesia on Saturday , 1 August 2009 at 6:00 AMNegara kita punya banyak pulau, mencapai sekitar 17.000 pulau. Ada yang sudah bernama (terdata) ada yang belum punya nama. Seringkali kita menyebut pulau paling depan (dekat perbatasan antar negara) sebagai pulau terluar. Ini memang aneh, wong pulau-pulau itu masuk halaman laut kita, kok disebut pulau terluar (memang pulau-pulau itu berada di luar Indonesia?). Mestinya, karena masih di dalam lautan kita, yang bener, panggilan terbaik ya PULAU-PULAU TERDEPAN, karena ini juga mengisyaratkan bahwa pulau-pulau itu merupakan etalase, sekaligus posisi pertahanan kita paling depan.
Lepas dari itu, semua pulau-pulau terdepan mestinya kita perhatikan perkembangan pembangunannya, agar masyarakat (kalau ada yang tinggal disitu) merasa betul-betul diperhatikan keberadaannya sebagai WNI, jangan sampai malah dibina orang asing. Pembangunannya yang lengkap, bukan hanya yang terkait langsung dengan pertahanan dan keamanan saja, namun dari sisi ekonomi, sosial, politik dan hukum. Media komunikasi/informasi asli Indonesia harus bisa masuk dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat di pulau-pulau terdepan.
Jadi, jangan lupa ya menyebut pulau-pulau kita yang deket perbatasan dengan sebutan PULAU-PULAU TERDEPAN.
Salute kepada Pak CH atas peluncuran buku “Cat Rambut Orang Yahudi”, semoga sukses.
In bLog on Saturday , 1 August 2009 at 4:00 AM“The Real Blogger” Chappy Hakim (mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara), meluncurkan buku hasil ngeblog di Kompasiana pada Hari Sabtu, 1 Agustus 2009. Acara peluncuran buku yang akan dilanjutkan dengan book signing ini digelar di Airman Planet Lounge, Hotel Sultan, Jakarta, mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Acaranya sendiri di-set untuk tidak kaku (rigid), dibuat secair mungkin. Bedah buku, misalnya, dilakukan tidak sambil duduk kaku, tetapi cukup berdiri saja dimana pembahas, khususnya Pak Chappy dan kemungkinan Effendy Ghazali akan membahasnya sambil “lalu-lalang” (kalau bisa), dan hadirin bisa langsung memotong pembicara dengan pertanyaan spontan.

Wah, selamat Pak CH atas kreatifitasnya yang tiada akhir. Semoga sukses. Semoga semangat kreatif seumur hidup itu terus melaju dan menular deras ke generasi yang muda-muda. Sehingga pikiran-pikiran cemerlang semakin terekspose dan dapat mewarnai khasanah berfikir rakyat Indonesia, pejabat indonesia, terutama militer, khususnya TNI Angkatan Udara Indonesia. Dengan demikian, diharapkan ada kontribusi positif yang signifikan (sekecil apapun) untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia.
Saya maunya hadir pada acara tersebut, namun sayang ada kendala waktu dan adanya acara lain. Salam dari Yogyakarta.
Gaya Obama menyelesaikan masalah “berbau rasis”
In kEwarganegaraan on Friday , 31 July 2009 at 10:58 AMAnda sudah baca tulisan yang saya posting soal masalah “berbau rasis” yang menimpa seorang profesor Amerika Serikat yang ditangkap secara ngawur oleh polisi:
“Seorang Profesor kulit hitam ditangkap, Obama sebut polisi bodoh!” ?
Rupanya masalah itu diselesaikan oleh Presiden Barack Obama dengan gayanya yang khas dan disebut sebagai “teachable moment” (momen pembelajaran). Mereka yang terkait berkumpul di suatu taman, ada sang profesor yang ditangkap, ada sersan polisi yang menangkapnya, dan sang presiden. Seraya minum-minum, dan berkomunikasi penuh persahabatan. Lihatlah fotonya:

Momen Pembelajaran
Pelajaran apa yang bisa dipetik? Masalah berat yang “berbau ras” pun kalau mau diselesaikan, dipertemukan, diisi dengan niat baik, bisa dituntaskan secara terhormat. Hal ini akan berbuah manis, sepanjang semua manusia mau memahami bahwa di dunia adanya pluralisme dan multikulturisme tidak bisa dinafikan, harus diterima apa adanya. Semoga WNI Nomor 1 mau mempelopori bahwa kita hidup di Indonesia, yang sesungguhnya memang penuh warna, penuh suara dan penuh harapan.
Mau membaca selengkapnya kisah penyelesaian masalah ini? Klik saja disini Obama, Gates, policeman pledge to try and move on. Salam Indonesia.
Modal Pemimpin : Integritas, Percaya Diri dan Keterbukaan
In kEpemimpinan on Friday , 31 July 2009 at 9:45 AMSaat hadir dalam acara makan malam bersama Kasau dan mantan Kasau dalam acara Sambung Rasa sebagai Rangkaian Peringatan Ke-62 Hari Bhakti TNI AU Tahun 2009 di Gedung Handrawina Akademi Angkatan Udara, tanggal 28 Juli 2009, ada ungkapan kata yang perlu disimak dari Mantan Kasau Marsekal TNI (Pur) Herman Prayitno, bahwa ada tiga hal yang harus dipegang oleh seorang pemimpin dalam berkarya agar sukses:
1. Integritas (Integrity)
2. Percaya Diri (Self Confidence)
3. Keterbukaan (Full Disclosure)
Memang, semestinya begitu. Tentu patut direnungkan lebih dalam, serta diaplikasikan secara lebih luas, bertingkat dan berlanjut di lingkungan kerja.
Dengan Integritas tentu ada kontrol diri yang kuat mengenai kepatuhan terhadap norma-norma standar, yaitu norma hukum, norma etika, norma agama, dan norma profesi. Bahkan tanpa ada cara-cara penandatanganan Pakta Integritas pun, sang pemimpin itu akan tetap beraktivitas dan menjalankan tugasnya secara tertib aturan, kesadaran bahwa selalu ada yang mengontrol selain dirinya sendiri itulah yang akan menjadi filter terkuat kalau mau berbuat menyimpang.
Dengan Percaya Diri, seorang pemimpin akan mengambil keputusan secara matang, dengan menggunakan dasar-dasar yang kuat, serta harus berani menghadapi resiko apapun yang terjadi akibat keputusannya itu. Untuk itu bagi seorang pemimpin agar tumbuh rasa percaya diri yang kuat, dia harus selalu mau belajar dengan baik dan benar terutama terkait dengan bidang/jabatan yang sedang dijalaninya dengan segala aspek yang melingkupinya. Dengan mengasah diri (membaca dan menulis) secara terus menerus, dengan meng-update informasi yang senantiasa berkembang secara dinamis, dengan mengembangkan analisis yang dipenuhi akal sehat, serta menjalankan strategi komunikasi intens dengan partner kerja, tentu rasa percaya diri akan terbangun secara maksimum. Adalah salah, kalau seorang pemimpin hanya mengandalkan stafnya secara total dalam membangun rasa percaya dirinya. Justru sang pemimpin itulah yang harusnya mampu mendayagunakan staf sekaligus membangun sumber-sumber pendorong munculnya rasa percaya diri secara terpadu.
Dengan Keterbukaan, seorang pemimpin akan dapat bekerja secara tenang tanpa terganggu praduga-praduga yang negatif dari stafnya ataupun dari koleganya yang lain. Dalam batas-batas tertentu keterbukaan ini memang menjadi positif dalam meneguhkan kepemimpinannya, namun ada juga hal-hal yang terkait keterbukaan ini yang mestinya dikembangkan dan dijalankan secara proporsional sesuai levelering-nya. Keterbukaan bukanlah harus dimaknai semua orang harus tahu semuanya! Namun dengan niat yang baik, keterbukaan bisa juga diartikan mau menerima masukan konstruktif, kritik ataupun “protes” yang memang ada dasarnya, dari siapapun, tanpa melihat level yang memberi masukan, sepanjang disampaikan secara etis. Tidaklah jamannya mengklaim bahwa pemimpin pasti benar segalanya, nggak pernah salah. Namun selalu ada cara untuk “memperbaiki” hal ini dengan keterbukaan yang sinergis.
Webometrics Juli 2009: UGM berada di posisi 72 Top Asia. Selamat, semoga terus berjaya sebagai Research University.
In ict on Friday , 31 July 2009 at 9:07 AMWebometrics menempatkan Universitas Gadjah Mada sebagai satu-satunya perguruan tinggi (PT) di Indonesia yang masuk daftar Top 100 Asia, yakni pada peringkat ke-72. Sementara tiga besar perguruan tinggi di Indonesia yang masuk pada daftar Top 100 Asia Tenggara adalah UGM, ITB, dan UI. Peringkat UGM pada Webometrics kali ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan posisi bulan Januari 2009, yang menempatkan UGM pada posisi 64. Penurunan ini dipandang cukup wajar mengingat peringkat di Webometrics memang fluktuatif.
Posisi UGM untuk Webometrics Top 100 Asia memang cukup dinamis. Pada tahun 2006 UGM berada pada posisi 100, tahun 2007 (95), Januari 2008 (57), Juli 2008 (74), dan Januari 2009 pada posisi 64. Untuk Top 100 Asia kali ini, UGM merupakan satu-satunya PT di Indonesia yang masuk dalam daftar, sementara untuk Top 100 Asia Tenggara, UGM menempati posisi 8, ITB 13, dan UI 21, disusul beberapa PT Indonesia lainnya seperti Universitas Kristen Petra, Universitas Gunadarma, dan UNS.
Pemeringkatan oleh Webometrics didasarkan pada keunggulan dalam publikasi elektronik (e-publication) yang terdapat dalam domain web masing-masing perguruan tinggi. Pengukurannya menggunakan 4 indikator: Size (S), yakni jumlah halaman publikasi elektronik yang terdapat dalam domain web PT; Visibility (V), atau jumlah halaman lain yang mencantumkan URL domain PT yang dinilai; Rich Files (RF), yakni relevansi sumber elektronik dengan kegiatan akademik dan publikasi PT tersebut; dan Scholar (Sc), yakni jumlah publikasi dan sitasi bermutu pada domain PT. Data yang dikumpulkan dengan empat indikator tersebut diolah dan digunakan untuk memeringkat lebih kurang 4.000 PT dari seluruh dunia. Daftar peringkat PT dikeluarkan dua kali setiap tahun, yakni bulan Januari dan Juli.
Bagi UGM, peringkat Webometrics sesungguhnya bukan menjadi tujuan yang hendak dicapai karena UGM saat ini lebih fokus pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendiseminasikan karya-karya sivitas akademikanya dalam rangka turut memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi bangsa. UGM akan senantiasa meningkatkan upload karya-karya dosen di website sehingga tidak hanya dibaca oleh banyak orang, tetapi juga dirujuk oleh para pakar dari Indonesia dan internasional. Sekali lagi ini menunjukkan bahwa publikasi elektronik di situs http://www.ugm.ac.id dinilai yang paling komprehensif dan paling kaya di negeri ini.
Selamat deh, buat sivitas akademika UGM keseluruhannya, semoga tetap terus berjaya sebagai Research University.
Gaya hidup modern bikin otak gila?
In sumber daya on Friday , 31 July 2009 at 8:55 AMGaya hidup modern membuat orang harus terus mengaktifkan otaknya yang kadang membuat stres karena cepatnya perubahan yang terjadi. Otak yang terus mengalami tekanan bisa menjadi sumber kegilaan. “Kita terus dibombardir oleh informasi baik dari email, berita-berita tragis maupun tuntutan personal. Otak akan bereaksi terhadap stres dan jika ada pemicunya seperti infeksi berpotensi menyebabkan kerusakan otak di daerah-daerah kepala, dahi atau terjadi benjolan keras,” kata Stephen Ilardi, psikolog dari University of Kansas dan penulis buku “The Depression Cure: The 6-Step Program to Beat Depression without Drugs“, seperti dilansir Health, 31 Juli 2009.
Para peneliti menemukan penyakit gangguan jiwa atau schizophrenia telah menjadi faktor utama yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Gaya hidup ala Amerika juga diduga menjadi penyebab gangguan kejiwaan. Dalam banyak hal gangguan mental adalah peradangan yang terjadi dalam tubuh yang jika parah kasusnya menjadi besar. Peradangan yang dialami tubuh sebenarnya adalah cara tubuh untuk melindungi diri. Namun jika kasusnya membesar menjadi sangat bahaya. Penyakit jantung, diabetes, schizophrenia, depresi, autis, gelisah diduga penyebabnya adalah karena terjadi peradangan di dalam tubuh. “Penyakit-penyakit ini terus meningkat dalam gaya hidup moderen saat ini,” kata Illardi.
Apakah gaya hidup nenek moyang kita lebih baik?
Memang para leluhur dulu tidak selamanya bebas dari stres tetapi nenek moyang kita memiliki banyak faktor yang bisa menghentikan tekanan stres. Menenun untuk membuat pakaian adalah salah satu pereda stres. Sementara saat ini bisnis fashion membuat semuanya gampang didapat. Contoh lain para leluhur dulu jika menghadapi binatang buas di jalan juga bisa frustasi dan berkata menemukan batu besar yang menghambat jalan sehingga butuh fisik kuat untuk menghindarinya. Tetapi saat ini para kaum urban yang terjebak kemacetan tidak dapat melakukan apa-apa kecuali marah.
Banyak penyakit mental yang berhubungan dengan otak saat ini dirawat dengan obat-obat kimia. Tetapi cara seperti itu juga mengubah otak menjadi lebih sakit. Sementara beberapa kebiasaan primitif yang ditemukan para peniliti justru dapat mencegah otak sakit. Melihat pemandangan yang sejuk dapat mengubah perilaku menjadi lebih tenang dan terbukti lebih efektif menyembuhkan gangguan kejiwaan ketimbang memberikan obat-obatan kimia.
Berikut beberapa cara untuk melindungi Anda dari kegilaan perilaku modern saat ini:
Seimbangkan Kebutuhan Omega untuk Kesahatan otak. Konsumsi Omega yang ideal antara omega 6 dan omega 3 adalah satu banding satu. Sementara dalam pola diet Amerika perbandingannya sangat berlebihan 16 banding satu. Terlalu banyak Omega 6 justru akan mendorong terjadinya peradangan dalam tubuh, kerja darah dan otak yang semakin keras akan menyebabkan depresi. Sedangkan lemak Omega 3 yang banyak ditemukan di ikan salmon, dan kenari dapat membantu mengurangi peradangan yang bersiklus.
Cukupkan Waktu Tidur. Satu abad yang lalu orang tidur malam selama 9 jam. Sementara hari ini menurut survei National Sleep Foundation banyak orang yang tidurnya kurang dari 7 jam, kecenderungan ini terkait dengan penurunan kesehatan mental. Usahakanlah tidur 8-10 jam tiap malam untuk membantu otak melakukan pemulihan secara sempurna.
Perbanyaklah hubungan sosial. Para leluhur dahulu sangat senang jika menikmati buah atau makan bersama dengan 50-100 orang. Tapi kini dengan jumlah penduduk dunia yang sebanyak 6,5 miliar orang justru makin sedikit memiliki teman. Padahal sikap ego yang tinggi menjadi salah satu terganggunya kesehatan mental.
Hentikan sejenak beban pikiran. Fokus pada masalah terbukti membantu memecahkan masalah lebih cepat. Carilah solusi yang tepat agar masalah segera tuntas sehingga otak tidak terus menerus berputar.
Berolahragalah. Leluhur kita tidak cuma menghabiskan banyak waktu untuk gerakan aerobik yang mudah tapi juga melakukan angkat berat seperti menggali atau membangun pondok. Hanya 90 menit latihan per minggu bisa menjadi efektif sehingga tubuh dan otak tetap segar.
Luangkan waktu untuk berjemur. Sinar matahari dapat mencegah penyakit. Sinarnya dalam jumlah cukup dan tidak berlebihan bisa memproduksi zat pembentuk Vitamin D. Seperti Omega 3, vitamin D adalah salah satu obat anti peradangan.
Sedangkan penelitian mengenai hubungan antara agama dan kesehatan mental bisa menjadi salah satu cara untuk memahami dunia dan makna hidup baik secara filosofis atau ilmiah.
Rencana penyelamatan Barack Obama bocor di Internet. Software P2P mau diblokir?
In kEwarganegaraan on Friday , 31 July 2009 at 5:53 AMAnda sudah baca Lawmaker urges regulations for file-sharing? Intinya Amerika Serikat mau menelurkan regulasi yang membatasi bahkan memblokir software file sharing semacam Lime Wire agar tidak disalahgunakan untuk mendistribusikan maupun membocorkan file-file yang berklasifikasi khusus. Bisakah itu? Kita tunggu saja. Ini pergulatan antara regulasi dan kemampuan pakar teknologi informasi, dibalut bagaimana internet security diterapkan secara adil tanpa mengeliminasi HAM.
Tetapi, apa sesungguhnya yang melatarbelakangi para pejabat AS itu mengusulkan legislati ini? Begini ceritanya.
Pemerintah Amerika Serikat jadi kalang kabut soal ini dikarenakan dokumen-dokumen sensitif miliknya bocor di internet, tepatnya di situs file sharing. Yang namanya dokumen sensitif pasti berisi hal-hal yang tidak seharusnya diketahui oleh publik. Dan memang benar, salah satu dokumen yang muncul ini berisi rencana evakuasi Presiden Obama jika ia berada dalam keadaan darurat, lengkap beserta rute yang harus ditempuh iring-iringan mobilnya.
Bagaimana sejumlah dokumen sensitif tersebut berhasil dibuka di tempat yang tidak seharusnya? Chairman House Oversight and Government Reform Committee Amerika, Edolphus Towns mengatakan bahwa dokumen-dokumen ini ditemukan melalui program file-sharing berbasis P2P, bernama LimeWire. Tak hanya itu, file-file dokumen lainnya yang tak kalah sensitif turut ditemukan. File-file yang ikut bocor ini terdiri dari file milik FBI, catatan kesehatan dan nomor-nomor keamanan sosial.
Mengetahui bahayanya program berbagi file yang sudah terbukti itu, pihak pemerintah AS pun berencana akan memberlakukan undang-undang baru. Melalui undang-undang ini, aksi pemblokiran terhadap software P2P (peer-to-peer) akan diberlakukan dari semua jaringan dan komputer milik pemerintah dan kontraktor. Program LimeWire ini sendiri memang tidak ’suci’. Pada Maret lalu, perusahaan intelegensi Tiversa pernah menemukan informasi terklasifikasi tentang Marine One, helikopter yang digunakan untuk mengangkut Obama.
Sesungguhnya bukan software file sharing yang harus dijadikan kambing hitam atas adanya kebocoran ini. Mestinya ya bagaimanakah tingkat pengamanan file-file berklasifikasi itulah yang diperdalam dan dipelajari. Jangan-jangan ada yang sengaja membocorkan … makanya harus ada internal security yang kuat, termasuk dalam hal lalu lintas informasi (file-file rahasia), bukan hanya pengamanan secara fisik saja yang diperkuat.
Ingat-ingat : Rasa Berdosa
In iSlam on Thursday , 30 July 2009 at 2:24 PMApakah anda lagi terserang penyakit qolbu? Saya telah membaca tulisan di Republika ini, agaknya pantas kita simak dan kita telaah dalam-dalam …… semoga penyakit qolbunya jadi membaik, dan dapat beraktivitas lagi dengan lancar, sehingga kesuksesan menghinggapi kita semua.
Kastrotul masaas yufqidul ihsaas, Ini adalah pepatah Arab yang artinya adalah sesuatu kalau sering disentuh akan berkurang rasanya. Pada sentuhan pertama kita akan merasakan rasanya sangat kuat tetapi pada sentuhan kedua, ketiga, dan seterusnya, rasa itu akan terus berkurang. Pertama kali manusia menembus angkasa dan mendarat di bulan, beritanya begitu menggemparkan. Tetapi, ketika ekspedisi kedua, ketiga, dan seterusnya gaung beritanya mulai berkurang.
Begitu juga dengan diri kita terhadap dosa. Pertama kali berbuat dosa, diri yang fitri akan bergetar takut. Rasa takut ini akan berkurang apabila dosa yang sama diulang kedua kalinya. Dan, akan terus berkurang pada pengulangan ketiga, keempat, sampai akhirnya pekerjaan dosa itu menjadi biasa, menjadi adat dan kebiasaan.
Imam Hasan Al Bashri berkata, ”Yang aku takutkan adalah apabila hati kita telah terbiasa dengan dosa-dosa. Hati adalah bagian yang sangat peka dalam diri manusia, tetapi kepekaan ini akan hilang dengan dosa yang berulang-ulang.”
Dengan jelas Rasulullah saw juga telah menggambarkan hilangnya kepekaan hati. Hati itu, kata Rasulullah saw, pada awalnya ibarat kain putih tanpa noda. Bila seseorang melakukan dosa maka akan ada titik hitam pada hati itu. Jika dia bertobat, maka titik hitam itu akan dihapus dan hatinya kembali putih. Tapi, bila tidak dan dia kembali mengulang berbuat dosa maka titik hitam itu ditambah lagi sampai akhirnya hatinya menjadi hitam legam. Hati seperti ini tidak lagi peduli dengan kemungkaran dan tidak lagi mengenal kebajikan. Inilah hati yang disebut Alquran sebagai al Qulub al Qosiyah, yang lebih keras dari batu sekalipun.
Secara lebih jelas dapat dirinci fase-fase hati menjadi qosiyah (keras membatu) sebagaimana dijelaskan Alquran. Pertama, dimulai dengan lupa dzikir kepada Allah karena dikuasai setan: ”Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah,” (QS 58:19). Kedua, karena lupa kepada Allah maka Allah lupakan mereka kepada diri mereka sendiri: ”Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri,” (QS.59:19). Ketiga, kemudian setan akan menjadi teman paling dekatnya: ”Barang siapa yang berpaling dari dzikrullah maka akan Aku jadikan setan sebagai teman yang selalu menyertainya,” (QS.43:36).
Keempat, setan ini akan menghiasi semua perbuatan mungkar yang dilakukan sehingga nampak baik dan benar baginya: ”… Dan setan pun menghiasi bagi mereka perbuatan-perbuatan mereka,” (QS.29:38). Kelima, karena itu semua maka hati mereka mengeras bagai batu bahkan lebih keras daripada batu.
Tetapi yang lebih berbahaya dari hilangnya kepekaan hati terhadap dosa adalah hilangnya kepekaan atas azab Allah. Sering orang tak tahu bahwa ia sedang diazab Allah karena dosanya. Azab ini bisa berbentuk musibah, bencana, krisis, dan sebagainya, tetapi juga bisa berbentuk kenikmatan duniawi.
Ibnu Qoyim berkata, ”Ketahuilah sebesar-besar cobaan adalah kegembiraan karena berhasil berbuat dosa dan sebesar-besar azab adalah ketika manusia tidak merasa sedang diazab.’‘
Arab Saudi haramkan mengakui Israel sebelum tinggalkan Arab
In kEwarganegaraan on Thursday , 30 July 2009 at 2:16 PMPernyataan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Saudi, Osama Nugali, 29 Juli 2009:
1. Negara berpengaruh di Timur Tengah, Arab Saudi, takkan mengakui Israel sampai negara Yahudi itu keluar dari tanah Arab yang didudukinya dan membuat komitmen ke arah penyelesaian dua negara dengan Palestina.
2. Kebijakan Israel sebagai menderita schirofrenia, dan mengatakan itu membahayakan semua upaya guna menghidupkan kembali pembicaraan perdamaian Timur Tengah dengan tujuan menciptakan negara Palestina merdeka. “Posisi kami sudah diketahui. Israel lah yang harus melakukan tindakan sungguh-sungguh ke arah proses perdamaian. Israel terus melakukan tindakan sepihak dengan mengubah fakta demokrafis dan geografis di lapangan, dengan membuat permukiman dan memperluas permukiman yang ada.“
3. “Gagasan perdamaian Arab sangat jelas. Bahwa Israel mesti mundur dari tanah Arab dan mengakhiri pendudukannya dan menyelesaikan masalah utama konflik.”
4. Masalah pembagian air, pengungsi Palestina, dan status masa depan Jerusalem sebagai ibukota kedua negara harus diselesaikan “guna mencapai perdamaian yang menyeluruh, adil dan langgeng yang dilandasi atas pembentukan negara Palestina yang merdeka dan mampu bertahan. Dalam normalisasi proses perdamaian muncul setelah tercapainya semua tujuan ini, bukan sebelumnya. Jadi, kita tak boleh merusak keteraturan.”
5. Perluasan permukiman Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan terus menghalangi kemajuan, dan pihak Palestina telah menolak untuk memulai lagi perundingan sampai Israel membekukan pembangunan. Tetapi Israel telah menolak seruan oleh pemerintah AS agar menghentikan kegiatan permukiman, yang mengarah kepada pertikaian terbuka paling buruk antara kedua sekutu dekat Amerika dalam beberapa tahun. “Kita telah menyaksikan kebijakan Israel yang menderita schirofrenia. Di satu sisi, Anda berbicara mengenai perdamaian dan kepentingan mereka untuk mencapai perdamaian, di sisi lain, mereka melakukan tindakan yang bertentangan dengan proses perdamaian yang membuatnya jadi rumit dan membahayakannya.“
PESANNYA: Yaa memang begitulah perilaku negara yang satu ini …. masak kita harus membiarkannya …
Seorang wanita Sudan diadili karena bercelana panjang. Kebangeten sekali!
In country on Thursday , 30 July 2009 at 2:04 PMSeorang wanita Sudan akan diadili di pengadilan Khartoum dengan ancaman 40 cambukan karena MENGENAKAN CELANA PANJANG. Wanita bernama Lubna Hussein, mantan wartawan yang kini bekerja untuk PBB, mengundang wartawan dan peninjau ke persidangan. Dia ditahan di sebuah restoran di ibukota Sudan, Khartoum, bersama beberapa wanita lain awal bulan ini, karena mengenakan busana “tidak senonoh“. Dia mengatakan, 10 wanita yang ditahan, termasuk yang non-muslim, kemudian dicambuk 10 kali dan dikenai denda $100.

Empati berbasis HAM
Hussein dan dua wanita lain meminta didampingi pengacara dan menangguhkan sidang kasus mereka. Kini, Hussein, mencetak 500 kartu undangan dan menyebarkan e-mail. Dia mengatakan dia ingin sebanyak mungkin orang menghadiri sidang pada hari Rabu. Dia mengatakan, dia tidak melanggar apa-apa berdasarkan hukum syariah, tapi bisa dinyatakan melanggar ketentuan dalam undang-undang pidana Sudan yang melarang orang mengenakan busana tidak senonoh. “Saya ingin mengubah undang-undang ini, sebab undang-undang ini tidak sesuai dengan konstitusi. Orang perlu tahu yang terjadi,” kata Hussein dalam undangan yang dia sebarkan. “Mereka akan mencambuk kami 40 kali, dan juga mendenda saya 250 pound sudan (sekitar Rp1 juta),” tambahnya. Wartawan BBC James Copnall di Khartoum mengatakan, Hussein bertekad untuk menggalang publisitas seluas mungkin atas kasusnya.
Dalam perkembangan terkait, seorang wartawai yang menulis artikel yang kritis terhadap perlakuan atas Lubna Hussein didakwa mencemarkan nama baik polisi. Amal Habbani, wartawati tersebut, menghadapi hukuman denda besar jika dinyatakan bersalah, lapor kantor berita AFP.
PESANNYA:
1. Jaman begini, kok masih ada ya negara yang mengadili warganegaranya hanya karena memakai celana panjang (dianggap sebagai busana tidak senonoh), kebangeten, pasti negara ini nggak mau menghargai Hak Asasi Manusia (Wanita).
2. Kalau wanita itu diadili karena jadi WTS, membunuh bayinya, menelantarkan anaknya, jualan narkoba, dan segala jenis kriminalitas yang merusak tatanan hidup, bolehlah dia diadili. Masak hanya karena bercelana panjang saja diadili, piciklah itu!
3. Untuk WNI Nomor 1, khususnya kaum hawa, bersyukurlah kita hidup di Indonesia, negara dan bangsa yang telah menghargai Hak Asasi Manusia dan kesamaan gender. Maka cintailah negara dan bangsa Indonesia sepenuhnya, bangunlah jiwa kita, bangunlah badan kita, untuk Indonesia Raya, berikan sumbangsih terbaik untuk negara dan bangsa ini …… seraya menyongsong Peringatan ke-64 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2009 : MERDEKA!
“Surat Noordin M Top” beredar di internet. Asli atau tipu-tipu? Indonesia Unite!
In bLog on Thursday , 30 July 2009 at 1:45 PMSurat elektronik yang mengatasnamakan tokoh teroris yang menjadi buruan polisi, Noordin M Top, beredar di beberapa situs. Surat itu dapat ditemukan di sejumlah situsweb sejak sepekan lalu. Isi surat yang belum bisa dipastikan kebenarannya itu berupa ‘pernyataan resmi dan bentuk tanggung jawab’ orang yang mengatasnamakan dirinya Noordin M Top atas peledakan dua bom di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pada 17 Juli lalu. Meski demikian, beberapa pihak meragukan kesahihan surat elektronik itu.
Berikut ini petikan lengkap surat elektronik dari orang yang mengatasnamakan Noordin M Top soal peledakan bom di dua hotel tersebut:

KETERANGAN RESMI TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH DI HOTEL JW. MARRIOT JAKARTA
اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِزِّ اْلإِسْلاَمِ بِنَصْرِه، وَمُذِلِّ الشِّرْكِ بِقَهْرِه، وَمُصَرِّف اْلأُمُور بِأَمْرِه، وَمُسْتَدْرِجِ اْلكَافِرِيْنَ بِمَكْرِه، اَلَّذِي قَدّرَ اْلأَيَّامَ دُولاً بِعَدْلِه، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مَنْ أَعْلَى اللهَُ مَنَارَ اْلإِسْلاَمِ بِسَيْفِه.
أمَّا بعد
Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo’idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel JW. MARRIOT Jakarta, pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap “KADIN Amerika” di Hotel tersebut.
Sesungguhnya telah sempurna pelaksanaan Amaliyat Istisyhadiyah dengan karunia Allah dan karomah-Nya setelah melakukan survey yang serius dan pengintaian yang mendalam terhadap orang-orang kafir sebelumnya.
Dan sungguh benar firman Allah :
“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui”. (QS. Al Anfal : 17).
Ini juga sesuai dengan firman Allah Ta’ala :
“Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman”. (QS. Attaubah : 14).
Agar ummat ini mengetahui bahwasanya Amerika, khususnya orang-orang yang yang berkumpul dalam majlis itu, mereka adalah para Pentolan Bisnisman dan Inteljen di dalam bagian ekonomi Amerika. Dan mereka mempunyai kepentingan yang besar dalam mengeruk harta negeri Indonesia dan pembiyaan tentara kafir (Amerika) yang memerangi Islam dan kaum muslimin. Dan kami akan menyampaikan kabar gembira kepada kalian wahai ummat Islam, bi idznillahi Ta’ala dengan mengeluarkan cuplikan-cuplikan film dari Amaliyat Istisyhadiyah ini insya Allah.
Dan kami beri nama Amaliyat Istisyhadiyah ini dengan : “SARIYAH DR. AZHARI”.
Kami ber-Husnu Dhon kepada Allah bahwa Allah akan menolong kami dan menolong kaum muslimin dalam waktu dekat ini.
الله أكبر ولله العزة ولرسوله والمؤمنون
Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia
Abu Muawwidz Nur Din bin Muhammad Top
Hafidzohullah
KETERANGAN RESMI DARI TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH DI HOTEL RIZT CALRTON JAKARTA
اَلْحَمْدُ ِللهِ مُعِزِّ اْلإِسْلاَمِ بِنَصْرِه، وَمُذِلِّ الشِّرْكِ بِقَهْرِه، وَمُصَرِّف اْلأُمُور بِأَمْرِه، وَمُسْتَدْرِجِ اْلكَافِرِيْنَ بِمَكْرِه، اَلَّذِي قَدّرَ اْلأَيَّامَ دُولاً بِعَدْلِه، وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مَنْ أَعْلَى اللهَُ مَنَارَ اْلإِسْلاَمِ بِسَيْفِه.
أمَّا بعد
Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo’idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel Rizt Calrton Jakarta, pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap antek-antek Amerika yang berkunjung di Hotel tersebut.
Sesungguhnya Allah menganugerahkan kepada kami jalan untuk menyerang Hotel termegah yang dimiliki oleh Amerika di Ibukota Indonesia di Jakarta, yaitu Rizt Calrton. Yang mana penjagaan dan pengamanan di sana sungguh sangatlah ketat untuk dapat melakukan serangan seperti yang kami lakukan pada kali ini.
“Mereka membuat Makar dan Allah pun membuat Makar. Dan Allah itu Maha Pembuat Makar”. (QS. Ali Imron : 54).
Adapun sasaran yang kami inginkan dari amaliyat ini adalah :
1. Sebagai Qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia
2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini
3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia
4. Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala’ (Loyalitas) dan Baro’ (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola MANCESTER UNITED (MU) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Wala’nya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini
5. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia
Yang terakhir ….. bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah.
Dan kami beri nama Amaliyat Jihadiyah ini dengan : “SARIYAH JABIR”
الله أكبر ولله العزة ولرسوله والمؤمنون
Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia
Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top
Hafidzohullah
PESANNYA:
a. Asli atau tipu-tipu? Biarkan pihak yang berwajib yang membuktikan. Rakyat Indonesia mestinya tenang-tenang saja, namun tetap waspada. Ini abad informasi, begitu mudah bagi siapa saja untuk mengeluarkan informasi, mengacau informasi, memalsu informasi, mereduksi informasi, mengolah informasi, merekayasa informasi, memformulasikan informasi …. ya, namanya saja perang informasi.Untuk apa? Yang jelas, untuk mempengaruhi, secara fisik ataupun psikologis. Mungkin saja informasi ini benar, mungkin juga informasi ini sesat. Jangan terlalu mudah percaya informasi dari internet, jangan pula 100% mengabaikan informasi semacam ini, sikapilah dengan proporsional, seraya check & recheck informasi, sekaligus crosscheck informasi beginian.
b. Lepas dari benar atau tidak informasi ini, tetaplah rakyat Indonesia waspada secara terus menerus, jangan pernah lengah, apalagi tersesatkan! Jaman sekarang ini terlalu mudah bagi siapa saja untuk bikin tulisan dan menampilkannya di blog/website, oleh sebab itu, ada informasi pasti ada kontra informasi, begitu seterusnya.Kalau anda tahu ada yang nggak beres laporkan segera kepada pihak yang berwajib.
c. Dengan adanya, contents-contents keras, nakal, bahkan berbau agitatif yang berseliweran di berbagi blog/website dan tampaknya sulit dipertanggungjawabkan kebenarannya (setidaknya masih perlu dipertanyakan keasliannya), apakah ini berarti kita harus bereaksi keras dengan “mengunci” internet supaya nggak mudah bagi siapa saja memposting tulisan di blog/website, mengirim email, atau chatting? Ach, mestinya nggak harus sedrastis itulah. Zaman kebebasan informasi, yang menghantarkan rakyat Indonesia telah bebas menghirup udara Hak Asasi Manusia-nya dalam alam kebebasan memperoleh informasi dan mengeluarkan pendapat mestinya tetap dipertahankan, jangan mundur lagi. Aturan hukum dan undang-undang, serta penegakannya (secara adil dan beradab) mestinya yang diperkuat, disosialisasikan, diterapkan secara terukur dan selalu up to date dengan dinamikan perkembangan sosial, politik, hukum dan ekonomi kita. Tetapi tidak dalam kerangka “mengerangkeng” kebebasan masyarakat. Rakyat harus diedukasi dengan karakter sebagai manusia yang bertanggungjawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, termasuk dalam mengakses dan memanfaatkan internet!
d. Rakyat Indonesia harus bersatu melawan terorisme yang merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Indonesia Unite!
Akhirnya tercapai juga 100.000 pengunjung, thanks ya ….
In bLog on Tuesday , 28 July 2009 at 1:10 PMTerima kasih perlu saya ucapkan kepada para pengunjung blog saya, yang dengan setia “menyempatkan diri” untuk membaca tulisan-tulisan dan informasi ringan yang dipajang di blog ini. Sehingga hari ini, berdasarkan counter WordPress tercatat sudah 100.000 pengunjung (kalau counter dari pihak ketiga belum mencapai 100 ribu pengunjung, karena daftarnya belakangan) yang telah mengakses blog ini. Alhamdulillah, blog yang mulai diluncurkan 11 Maret 2008 dapat berjalan dengan lancar, meski terkadang tertatih-tatih juga saat harus mengisi materinya yang diharapkan sesuai dengan misi KEWARGANEGARAAN blog ini.
Semoga blog ini dapat terus eksis, sebagai wahana penyampaian pendapat dan penyebaran ide pribadi mengenai hal-hal kewarganegaraan, sehingga diharapkan dapat turut menyemaikan kemunculan puluhan bahkan ribuan WNI NOMOR 1 di kalangan bangsa dan negara Republik Indonesia yang tercinta. Jangka panjang diharapkan negeri ini akan semakin baik secara sosial, politik dan ekonomi, mendekati tujuan nasional yang telah telah ditetapkan konstitusi. Artinya, harapan terjauh adalah para penghuni rumah besar negeri Indonesia adalah pribadi-pribadi yang memiliki kecintaan tertinggi terhadap negara dan bangsanya. Semoga.
Thanks ya semuanya ….. jangan lupa kunjung-kunjung terus ……………
Taman Nasional Komodo masuk final “New 7 Wonders of Nature”, ayo dukung terus ….
In kEwarganegaraan on Monday , 27 July 2009 at 2:09 PMTaman Nasional Komodo berhasil menjadi finalis “New 7 Wonders of Nature”. “New 7 Wonders Foundation” mengumumkan pekan lalu, bersama 27 finalis lainnya, TNK berhasil menyisihkan sekitar 440 nomine dari 220 negara. “Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Republik Indonesia menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia yang telah mendukung Taman Nasional Komodo dalam kampanye New 7 Wonders of Nature Tahap I dan II, hingga tanggal 7 Juli 2009,” demikian pernyataan pers Debudpar, 27 JUli 2009.
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata yang bertindak sebagai “Komodo National Park Official Supporting Committee” akan mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan dunia untuk berpartisipasi aktif memilih (vote) kembali TNK dalam kampanye “New 7 Wonders of Nature”. Besar harapan, Taman Nasional Komodo terpilih sebagai salah satu dari “Tujuh Keajaiban Dunia bernuansa Alam” yang akan ditentukan pada tahun 2011. Pada tahap final kampanye “New 7 Wonders of Nature”, ke-28 finalis akan bersaing kembali tanpa memperhitungkan peringkat dan jumlah suara pada tahap sebelumnya. Dengan demikian, seluruh masyarakat Indonesia dan dunia yang telah memilih pada tahap I dan II (sebelum 7 Juli 2009), diharapkan untuk kembali menentukan pilihannya.
Ada dua cara menentukan pilihan pada tahap akhir ini:
Pertama, masyarakat dapat mengunjungi www.new7wonders.com dan memberikan suaranya langsung di situs itu. Pilih gambar ini di nomer satu pilihan anda:

Memang agak memakan waktu anda sedikit, tapi luangkanlah sobat, demi ikon negara dan bangsa kita. Oh ya, jangan lupa, siapkan email anda, karena ada isian dan konfirmasi yang perlu dilakukan. Nggak apalah friends, luangkan waktu sedikit, apa sih yang bisa kita lakukan untuk bangsa dan negara ini, kalau yang begini saja memberatkan ….. ok, segera klik www.new7wonders.com sekarang juga!
Kedua, pemilihan dapat dilakukan melalui saluran telepon internasional. Caranya, hubungi nomor +41 77 312 4041, setelah pesan selesai dan terdengar bunyi beep tekan kode 7717 untuk memilih Taman Nasional Komodo.
Ayo bergerak, kalau anda semua mengaku sebagai WNI NOMOR 1, kita dukung Taman Nasional Komodo agar terpilih sebagai salah satu dari “Tujuh Keajaiban Dunia bernuansa Alam” yang akan ditentukan pada tahun 2011. Informasikan hal ini ke teman-teman anda dan saudara-saudara anda. Rakyat Indonesia banyak, masak hanya untuk memberikan suara demi pemilihan ini tidak mampu. Ayo bagaimana caranya harus menang. Kalau kita bersatu pasti bisa. Dunia pariwisata kita makin menanjak dan pemasukan dari sisi ini akan meningkatkan pemasukan devisa/APBN. Pokoknya efek positifnya banyak, termasuk bidang ekonomi.
BILA RASA INI RASAMU by Kerispatih
In kEwarganegaraan on Monday , 27 July 2009 at 1:31 PMAku memang terlanjur mencintaimu
Dan tak pernah ku sesali itu
Seluruh jiwa rela ku serahkan
Mengenang janji setiaku
Kumohon jangan jadikan semua ini
Alasan kau menyakitiku
Meskipun cintamu tak hanya untukku
Tapi cobalah sejenak mengerti
Bila rasaku ini rasamu
Sanggupkah engkau menahan sakitnya
Terkhianati cinta yang kau jaga
Coba bayangkan kembali
Betapa hancurnya hati ini kasih
Semua telah terjadi
Aku memang terlanjur mencintaimu
PESANNYA: Terlanjur mencintai Indonesia juga oke kok, nggak perlu ke lain negara/bangsa! Mau jadi WNI Nomor 1 saja. Semoga yang ngurus negara/bangsa ini juga mencintai rakyatnya/warganya sepenuh hati, tidak mendua hati!
Menelisik TNI di UU RI No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
In militer on Monday , 27 July 2009 at 1:12 PMDari UU 22/2009 Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang telah disahkan tanggal 22 Juni 2009, kita bisa menelisik bagaimana pemberlakuan ketentuan lalu lintas dan angkutan jalan bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) :
Pasal 47
(2) Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dikelompokkan berdasarkan jenis:
e. kendaraan khusus.
Penjelasan Huruf e: Yang dimaksud dengan “kendaraan khusus” adalah Kendaraan Bermotor yang dirancang khusus yang memiliki fungsi dan rancang bangun tertentu, antara lain:
a. Kendaraan Bermotor Tentara Nasional Indonesia;
Pasal 59
(5) Penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai berikut:
b. lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah; dan
Pasal 72
(1) Registrasi Kendaraan Bermotor Tentara Nasional Indonesia diatur dengan peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia dan dilaporkan untuk pendataan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pasal 137
(4) Mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang, kecuali:
b. untuk pengerahan atau pelatihan Tentara Nasional Indonesia dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia; atau
Sedikit referensi ini semoga bermanfaat bagi kita semua, bagaimana berlaku di jalan dan berlalu lintas yang baik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bagaimana dengan Konvoi di jalanan yang kerapkali kita temui itu?
Pasal 134
Pengguna Jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut:
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. iring-iringan pengantar jenazah; dan
g. konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara
Republik Indonesia.
Dari Pasal 134 Ayat g ini kita bisa melihat bahwa untuk Konvoi TNI memang punya dasar kuat, karena termasuk dalam kepentingan tertentu (kepentingan alat pertahanan negara), petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia pasti memahami hal ini. Yang penting dalam pelaksanaan Konvoi diatur dengan tertib, mengikuti ketentuan/aturan lalu lintas umum yang berlaku, termasuk petugas pengatur yang di jalan/lapangan juga harus antisipasi dan merespon adanya Konvoi secara cekatan dan proaktif.
Selain itu, kalau soal Konvoi, harus selektiflah, ya jangan semua diberi ijin untuk konvoi dan dikawal dengan label kepentingan tertentu. Dilihat pantes-pantesnyalah!
CINTA HARUS DIMENGERTI by The Sabian Band
In country on Monday , 27 July 2009 at 9:36 AMSaat cinta memang harus diakhiri
Saat cinta takkan bisa dimengerti
Engkau tak lagi beri aku
Kesempatan lagi
Aku bukanlah malaikat
Juga bukan makhluk dari surga
Maafkanlah aku
Yang tak sempurna
Di hadapanmu
Hapus rasa hapus cinta hapus kisah
Kini engkau bukanlah milikku
Meski takkan mudah tuk dilupakan
Semua kenangan indah
Aku bukanlah malaikat
Juga bukan makhluk dari surga
Maafkanlah aku
Yang tak sempurna
Di hadapanmu
Saat cinta memang harus diakhiri
PESANNYA : Dengan cinta kita dipertemukan, dengan cinta kita dipisahkan. Oleh sebab itu, mengapa cinta mesti dipandang dari satu arah? Harus dua arah. Cinta bisa mengantarkan rasa bahagia, cinta juga bisa mengantarkan kesedihan mendalam. Apa maknanya? Biarkan cinta berlalu apa adanya. Dan, ingatlah bahwa cinta tidak mesti berarti hubungan satu individu dengan individu lainnya, karena cinta begitu luas. Cinta terhadap negara dan bangsa ini juga sesuatu yang indah kalau kita bisa memeliharanya, menjaganya dan mengaplikasikannya secara baik dan benar. Dengan cinta terhadap negara dan bangsa ini kita dilahirkan, dengan cinta terhadap negara dan bangsa ini kita mengarungi kehidupan, dengan cinta terhadap negara dan bangsa ini kita berbakti sampai menutup mata.
Makanlah makanan sesuai usia anda, sesuai pula dengan kadar kemanusiaan
In damai on Monday , 27 July 2009 at 9:23 AMMenjelang usia 30, 40, dan 50-an tahun Anda harus sudah mulai memilih makanan yang tidak memberikan dampak buruk pada kesehatan. Pada usia tersebut stamina tidak lagi sekuat usia remaja atau 20-an, tapi kegiatan tetap tidak berkurang sehingga perlu makanan tepat untuk menjalaninya. Makan makanan yang terbaik adalah salah satu rahasia menjaga kebugaran tubuh dan menyiapkan segala perubahan yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia. Berikut jenis makanan yang harus diprioritaskan di usia 30, 40 dan 50-an tahun, adaptasi dari sebuah tulisan yang dipajang di Health, 27 Juli 2009.
Usia 30-an
Pada usia ini biasanya orang sudah mulai fokus pada pekerjaan setelah di usia 20-an biasanya masih terus mencari pekerjaan apa yang cocok buat Anda. Di usia ini biasanya seorang wanita karir juga harus menyeimbangkan kerja dan mengurus anak yang masih balita, masih aktif menjaga kebugaran dan bergaul dengan banyak teman. Mungkin di usia ini perempuan kerap dijuluki serba bisa alias multi tasking karena menyelesaikan banyak tugas baik di kantor maupun keluarga. Makanan yang harus tersedia adalah adalah yang banyak mengandung besi, folic acid dan kalsium. Anda perlu 18 mg besi setiap hari untuk menghindari anemia dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika Anda sedang berusaha untuk hamil cobalah perbanyak makanan yang mengandung folic acid. Mengkonsumsi 400 microgram folic acid per hari akan mencegah terjadinya cacat pada bayi.
Kalsium juga sangat penting untuk menjaga tulang yang kuat karena setelah usia 35 tahun Anda akan banyak kehilangan massa tulang. Perempuan usia 19-50 tahun butuh 1.000 mg kalsium per hari, sayangnya lebih dari separuh populasi perempuan usia itu tidak bisa mencukupi kebutuhan kalsium itu. Makanan yang disarankan:
1. Sereal komplit yang mengandung 100% besi dan folic acid dalam satu mangkung yang dimakan.
2. Daging sapi dengan sedikit lemak dan kacang-kacangan juga kaya akan zat besi. Sedangkan folic acid bisa didapat dari jeruk, asparagus, sayuran hijau.
3. Susu rendah lemak, keju, yogurt akan memberikan kalsium yang cukup.
Usia 40-an
Pekerjaan, anak, orang tua meminta perhatian yang lebih dari Anda. Pada usia ini aktivitas jalan juga mulai berkurang namun Anda tetap harus menjaga berat badan yang seimbang. Makanan yang harus tersedia adalah yang mengandung fiber (serat), kalium, kalsium, kaya nutrisi dan makanan rendah kalori.
Di usia ini untuk wanita kerja metabolisme juga sudah mulai melambat, tingkat kolesterol dan tekanan darah bisa tiba-tiba tinggi karena menjelang menopause (berhentinya haid) dan munculnya risiko sakit jantung dan diabetes tipe 2. Anda butuh serat sedikitnya 25 mg per hari dan makanan yang kaya potasium sekitar 4.700 mg per hari, buah-buahan dan sayur-sayuran. Pasokan kalsium juga masih penting dengan tetap mengkonsumsi 1.000 mg per hari. Makanan yang disarankan:
1. Perbanyak makanan dari gandum, beras merah, roti gandum, jagung atau havermut.
2. Konsumsi sedikitnya 2,5 cangkir jus seperi pisang, strawberi.
3. Mulai kurangi sodium dengan konsumsi paling banyak hanya 2.300 mg per hari untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Jagalah tulang tetap kuat dengan konsumsi brokoli, atau minuman dari kedelai.
Usia 50-an
Di usia ini seseorang sudah mulai benar-benar mengontrol apa yang dimakannya jika tidak tubuh akan lebih cepat bereaksi dan perlu waktu lama untuk pemulihan jika Anda sakit. Makanan yang harus dikonsumsi adalah makanan yang kaya vitamin B, antioksidan, kalsium dan vitamin D. Di usia ini juga tubuh akan mengalami perubahan-perubahan besar karena sudah menjalani masa menopause. Berkurangnya estrogen akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan osteoporosis. Maka itu penting untuk melindungi jantung dengan konsumsi vitamin B6 sebanyak 1,5 mg per hari dan B12 sebanyak 2,4 mg per hari. Nutrisi ini penting untuk mencegah penyakit-penyakit lain seperti katarak.
Phytoestrogens juga dapat membantu menurunkan gejala menopause dan menurunkan dari risiko kanker payudara. Jangan lupa untuk terus mengonsumsi kalsium sebanyak 1.500 mg agar tulang tak mudah patah. Makanan yang disarankan:
1. Pisang, kentang dan buah delima banyak mengandung B6. Sedangkan B12 terdapat di telur, ikan dan ayam. Beberapa sereal juga melengkapinya dengan vitamin ini.
2. Makan sayur atau buah yang berwarna hijau gelap, kuning tua seperti jeruk, brokoli, dan kubis untuk mendapatkan antioksidan yang bisa melawan kanker.
3. Jagung, apel, dan kedelai adalah makanan yang banyak mengandung Phytoestrogens untuk mengatasi gejala menopause.
4. Lindungi mata dengan konsumsi lutein dan zeaxanthin yang terdapat dalam bayam.
5. Dapatkan kalsium dari keju rendah lemak, almond dan brokoli. Makan pula makanan yang mengandung folic acid seperti jeruk, asparagus, susu rendah lemak, yogurt.
Nah, apakah anda masih tergolong sebagai makhluk hidup pemakan segala? Sungguh kebangeten kalau ini terjadi. Kalau manusia masih makan segalanya, bagaimana dengan hak hidup makhluk hidup lainnya? Mau makan apa? Bayangkan saja, kalau manusia sudah mampu membuat dan mengolah produk makanan seperti Ikan duri lunak ataupun Ayam tulang lunak, terus duri dan tulang disantap manusia juga, jadinya anjing dan kucing lantas makan apa? Keserakahan manusia soal makan-makanan dapat menghadirkan aneka jenis penyakit dan gangguan kesehatan.
Jadi, soal makanan, disamping sesuaikan dengan usia, jangan lupa bahwa masih ada makhluk hidup lainnya yang juga masih butuh makanan ….. makanya makanlah yang proporsional, sehat, baik untuk fisik, juga baik untuk hati. Artinya, makanlah makanan yang halalan toyyiban. Jangan serakah, ukuran daya tampung perut satu manusia dengan manusia lain nggak jauh berbeda. Selain itu, ingatlah jangan sekali-sekali membuang makanan atau membiarkan ada sisa makanan secara sia-sia, di lain tempat masih banyak manusia lain yang untuk memperoleh sekerat makanan saja sulitnya minta ampun …… berbagilah makanan dengan orang lain yang masih kekurangan ….
SUARA (KU BERHARAP) by Hijau Daun
In hIdup on Monday , 27 July 2009 at 8:44 AMDisini aku masih sendiri
Merenungi hari-hari sepi
Aku tanpamu
Masih tanpamu
Bila esok hari datang lagi
Ku coba untuk hadapi semua ini
Meski tanpamu meski tanpamu
Bila aku dapat bintang yang berpijar
Mentari yang tenang bersamaku disini
Ku dapat tertawa menangis merenung
Di tempat ini aku bertahan
Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
Apakah aku slalu dihatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Kalau ku masih tetap disini
Ku lewati semua yang terjadi
Aku menunggumu Aku menunggu
Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
Apakah aku ada dihatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
PESANNYA: Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Kepastian adalah sesuatu yang melegakan. Menunggu kepastian adalah sesuatu yang penuh teka-teki sekaligus mendebarkan. Kesabaran adalah kunci menunggu kepastian, Kebesaran hati adalah cara menerima semua kemungkinan, suara menyenangkan atau menyakitkan.
Seorang Profesor kulit hitam ditangkap, Obama sebut polisi bodoh!
In kEwarganegaraan on Friday , 24 July 2009 at 2:56 PMPresiden AS Barack Obama menyebut polisi di Cambridge, Massachusetts bertindak bodoh dalam penangkapan seorang profesor kulit hitam di Harvard University pekan lalu. Profesor Henry Louis Gates Jr ditangkap di rumahnya di Massachusetts dengan tuduhan tidak mematuhi perintah polisi. “Saya tidak tahu, tidak berada di sana dan tidak melihat semua fakta apa yang terjadi. Tetapi saya kira adil mengatakan, pertama kita semua akan sangat marah, kedua polisi Cambridge bertindak bodoh menangkap seseorang yang telah membuktikan bahwa ia berada di rumahnya sendiri, dan ketiga ada sejarah panjang di negara ini tentang orang Afrika-Amerika dan Latin yang diperlakukan di depan hukum secara tidak proporsional,” kata Obama, Kamis (23/7).
Menurut Obama –presiden AS kulit hitam pertama– insiden itu menunjukkan perlakukan tidak proporsional tersebut masih terjadi di Amerika. Obama membenarkan sang profesor adalah temannya. Gedung Putih buru-buru membantah bahwa Obama menyebut polisi berkulit putih yang menangkap Gates bertindak bodoh. “Biar saya jelaskan, dia tidak menyebut polisi bodoh,” kata juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs.
Masalah itu bermula ketika seorang warga melaporkan kemungkinan terjadinya pencurian saat Gates dan seorang temannya terlihat memaksa masuk pintu rumahnya yang macet. Saat polisi datang, Gates di dalam rumah dan menunjukkan bukti bahwa dia pemilik rumah. Namun, dia tidak menuruti perintah ketika diminta keluar. Dan setelah saling berdebat, Gates akhirnya ditangkap. Tuduhan terhadap Gates akhirnya dibatalkan, Selasa (21/7). Namun, Gates menegaskan akan tetap melanjutkan kasus ini. “Ini bukan tentang saya, ini tentang mudahnya orang kulit hitam diserang di Amerika,” kata Gates kepada CNN.
Pesannya: JANGAN ASAL TANGKAP, BIAR NGGAK DISEBUT BODOH!
10 Teori Konspirasi Paling Top
In informasi on Thursday , 23 July 2009 at 12:29 PM1. The JFK Assassination

This much we can stipulate: President John F. Kennedy was assassinated 45 years ago this week, on Nov. 22, 1963, struck by two bullets — one in the head, one in the neck — while riding in an open-topped limo through Dealey Plaza in Dallas. Lee Harvey Oswald was charged with killing him, and a presidential commission headed by Chief Justice Earl Warren found that Oswald acted alone.
That conclusion hasn’t passed muster with the public. A 2003 ABC News poll found that 70% of Americans believe Kennedy’s death was the result of a broader plot. The trajectory of the bullets, some say, didn’t square with Oswald’s perch on the sixth floor of the Texas School Book Depository. Others suggest a second gunman — perhaps on the grassy knoll of Dealey Plaza — participated in the shooting. Others believe in an even broader conspiracy. Was Kennedy killed by CIA agents acting either out of anger over the Bay of Pigs or at the behest of Vice President Lyndon Johnson? By KGB operatives? Mobsters mad at Kennedy’s brother for initiating the prosecution of organized crime rings? Speculation over one of history’s most famous political assassinations is such a popular parlor game that most people have taken the rumors to heart: just 32% of those polled by ABC believe Oswald carried out the killing on his own. Ref.
2. 9/11 Cover-Up

Not since the JFK assassination has there been a national tragedy so heavily imprinted in American minds — or that has given rise to quite as many alternative explanations. While videos and photographs of the two planes striking the World Trade Center towers are famous around the world, the sheer profusion of documentary evidence has only provided even more fodder for conspiracy theories.
A May 2006 Zogby poll found that 42% of Americans believed that the government and the 9/11 commission “concealed or refused to investigate critical evidence that contradicts their official explanation of the September 11th attacks.” Why had the military failed to intercept the hijacked planes? Had the government issued a “stand down” order, to minimize interference with a secret plan to destroy the buildings and blame it on Islamic terrorists? In 2005, Popular Mechanics published a massive investigation of similar claims and responses to them. The reporting team found that the North American Aerospace Defense Command (NORAD) did not have a history of having fighter jets prepped and ready to intercept aircraft that had gone off route. And while the team found no evidence that the government had planned the attacks, lack of proof has rarely stopped conspiracy theorists before. Ref.
3. Area 51 and the Aliens

We may have Tang thanks to the space program, but who gave us such innovations as the Stealth fighter and Kevlar? Aliens, of course. Conspiracy theorists believe that the remains of crashed UFO spacecrafts are stored at Area 51, an Air Force base about 150 miles from Las Vegas, where government scientists reverse-engineer the aliens’ highly advanced technology. Fodder for this has come from a variety of supposed UFO sightings in the area and testimony from a retired Army colonel who says he was given access to extraterrestrial materials gathered from an alien spacecraft that crashed in Roswell, New Mexico. Some also believe that the government studies time travel at Area 51, also known as Groom Lake or Dreamland.
The government has developed advanced aircraft and weapons systems at nearby Nellis Air Force Base, including Stealth bombers and reconnaissance planes. And the government’s official line — that the details of Area 51 are classified for purposes of national security — is only seen as further proof that the military is hiding aliens or alien spacecraft. Ref.
4. Paul Is Dead

Paul McCartney never wrote “Maybe I’m Amazed.” He never formed the band Wings. He never clashed with Yoko, became a vegetarian, or fathered any of his children. When Queen Elizabeth knighted him in 1997, she was actually knighting someone else. This is because, conspiracy-minded Beatlemaniacs say, Paul McCartney secretly died in 1966. Theorists claim the other Beatles covered up his death — hiring someone who looked like him, sang like him, and had the same jovial personality. But the guilt eventually got to them and they began hiding clues in their music. In the song “Taxman,” George Harrison gave his “advice for those who die,” meaning Paul. The entire Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band album was awash with Paul-is-dead clues: the Beatles had formed a “new” band featuring a fictional member named Billy Shears — supposedly the name of Paul’s replacement. The album contained John Lennon’s “A Day in the Life,” which had the lyrics “He blew his mind out in a car” and the recorded phrase “Paul is dead, miss him, miss him,” which only becomes evident when the song is played backward. Lennon also mumbled, “I buried Paul” at the end of “Strawberry Fields Forever” (in interviews, Lennon said the phrase was actually “cranberry sauce” and denied the existence of any backward messages).
Paul-is-dead believers think the Beatles accompanied these backward tape loops and veiled references to death with album covers that illustrated the loss of their friend. The original cover of 1966’s Yesterday and Today album featured the Beatles posed amid raw meat and dismembered doll parts — symbolizing McCartney’s gruesome accident. If fans placed a mirror in front of the Sgt. Pepper album cover, the words Lonely Hearts on the drum logo could be read as “1 ONE 1 X HE DIE 1 ONE 1.” And of course, there’s the Abbey Road cover, on which John, George and Ringo forwent all pretense and pretended to cross the street as a funeral procession. John wore all white, like a clergyman. Ringo, the mourner, dressed in black. George donned jeans, like a gravedigger. Paul wore no shoes (he didn’t need them, because he was dead) and walked out of step with the others.
If Paul is dead, then his imposter is still at large. He met and married Linda Eastman, with whom he had four children before losing her to breast cancer in 1998. He released a live album in 1993 called Paul Is Live (likely story), and produced more than 20 solo albums — and that’s not even counting the ones released by Wings. Then he endured a horrible divorce from Heather Mills, which may have made him wish he were dead — or, at least, were still Billy Shears. So who is the real McCartney? The world may never know. Ref.
5. Secret Societies Control the World

If you were really a member of the global elite, you’d know this already: the world is ruled by a powerful, secretive few. Many of the rest of us peons have heard that in 2004 both candidates for the White House were members of Yale University’s secretive Skull and Bones society, many of whose members have risen to powerful positions. But Skull and Bones is small potatoes compared with the mysterious cabals that occupy virtually every seat of power, from the corridors of government to the boardrooms of Wall Street.
Take the Illuminati, a sect said to have originated in 18th century Germany and which is allegedly responsible for the pyramid-and-eye symbol adorning the $1 bill: they intend to foment world wars to strengthen the argument for the creation of a worldwide government (which would, of course, be Satanic in nature). Or consider the Freemasons, who tout their group as the “oldest and largest worldwide fraternity” and boast alumni like George Washington. Some think that despite donating heaps of cash to charity, they’re secretly plotting your undoing at Masonic temples across the world. Or maybe, some theorize, the guys pulling the strings aren’t concealed in shadow at all. They might be the intelligentsia on the Council on Foreign Relations, a cadre of policy wonks who allegedly count their aims as publishing an erudite bimonthly journal and establishing a unified world government — not necessarily in that order. Ref.
6. The Moon Landings Were Faked

It’s now been nearly four decades since Neil Armstrong took his “giant leap for mankind” — if, that is, he ever set foot off this planet. Doubters say the U.S. government, desperate to beat the Russians in the space race, faked the lunar landings, with Armstrong and Buzz Aldrin acting out their mission on a secret film set, located (depending on the theory) either high in the Hollywood Hills or deep within Area 51. With the photos and videos of the Apollo missions only available through NASA, there’s no independent verification that the lunar landings were anything but a hoax.
The smoking gun? Film of Aldrin planting a waving American flag on the moon, which critics say proves that he was not in space. The flag’s movement, they say, clearly shows the presence of wind, which is impossible in a vacuum. NASA says Aldrin was twisting the flagpole to get the moon soil, which caused the flag to move. (And never mind that astronauts have brought back hundreds of independently verified moon rocks.) Theorists have even suggested that filmmaker Stanley Kubrick may have helped NASA fake the first lunar landing, given that his 1968 film 2001: A Space Odessey proves that the technology existed back then to artificially create a spacelike set. And as for Virgil I. Grissom, Edward H. White and Roger B. Chaffee — three astronauts who died in a fire while testing equipment for the first moon mission? They were executed by the U.S. government, which feared they were about to disclose the truth.
Far-fetched as the hoax theory may seem, a 1999 Gallup poll showed that it’s comparatively durable: 6% of Americans said they thought the lunar landings were fake, and 5% said they were undecided. Ref.
7. Jesus and Mary Magdalene

Jesus and Mary Magdalene might have been married, or so says the Gospel of Philip. Sure, it’s the basic plot of The Da Vinci Code (the thriller also wraps in conspiracy shibboleths like Opus Dei and the Knights Templar for good measure) — but the theory finds its basis in writings from the Gnostic Gospels, which were discovered in 1945 and whose authenticity religious experts still dispute. In the Gospel of Philip, Mary Magdalene, who is referred to as Jesus’ koinonos, a Greek term for “companion” or “partner,” is depicted as being closer to Jesus than any other apostle.
In an exchange between Peter and Mary, he admits to her that “the Saviour loved you above all other women” — a tense moment in the scripture that seems to portray the jealousy that the other apostles might have felt for Mary’s relationship with Jesus. The only other evidence used to support the theory is a mention of Jesus kissing Mary often, but some say kissing was the custom and it was typical of Jesus to practice it with those close to him. (Remember Judas?) Ref.
8. Holocaust Revisionism

Despite overwhelming evidence and an admission and apology from Germany decades ago, revisionists continue to claim that nearly 6 million Jews were not killed by Nazis during the Holocaust. Iranian President Mahmoud Ahmadinejad, for one, has called the Holocaust a “myth” and suggested that Germany and other European countries, rather than Palestine, provide land for a Jewish state.
Unlike Ahmadinejad, most revisionists do not deny that Jews were interned in prison camps during World War II; rather, they argue that the number of deaths was greatly exaggerated. Gas chambers are a particular sticking point: Holocaust deniers say they were purely a rumor or, if they indeed existed, were not powerful enough to kill — though evidence and history indicates otherwise. And the photographs of emaciated and dying Jews? Attorney Edgar J. Steele, a revisionist, says, “All those pictures of skinny people and bodies stacked like cordwood were actually of Czechs and Poles and Germans [who] died of typhus, which was rampant in the camps.” Ref.
9. The CIA and AIDS

Since the Centers for Disease Control and Prevention first reported the HIV/AIDS epidemic in 1981, rumors have persisted that the deadly virus was created by the CIA to wipe out homosexuals and African Americans. Even today, the conspiracy theory has a number of high-profile believers. South African President Thabo Mbeki once touted the theory, disputing scientific claims that the virus originated in Africa and accusing the U.S. government of manufacturing the disease in military labs. When she won the Nobel Peace Prize, Kenyan ecologist Wangari Maathai used the international spotlight to support that theory as well. Others insist that the government deliberately injected gay men with the virus during 1978 hepatitis-B experiments in New York, San Francisco and Los Angeles. Still others point to Richard Nixon, who combined the U.S. Army’s biowarfare department with the National Cancer Institute in 1971. Though the co-discoverers of HIV — Dr. Robert Gallo of the National Cancer Institute and Dr. Luc Montagnier of the Pasteur Institute in Paris — don’t agree on its origins, most members of the scientific community believe the virus jumped from monkeys to humans some time during the 1930s. Ref.
10. The Reptilian Elite

They are among us. Blood-drinking, flesh-eating, shape-shifting extraterrestrial reptilian humanoids with only one objective in their cold-blooded little heads: to enslave the human race. They are our leaders, our corporate executives, our beloved Oscar-winning actors and Grammy-winning singers, and they’re responsible for the Holocaust, the Oklahoma City bombings and the 9/11 attacks … at least according to former BBC sports reporter David Icke, who became the poster human for the theory in 1998 after publishing his first book, The Biggest Secret, which contained interviews with two Brits who claimed members of the royal family are nothing more than reptiles with crowns. (Picture Dracula meets Swamp Thing).
The conspiracy theorist and New Age philosopher, who wore only turquoise for a time and insisted on being called Son of God-Head, says these “Annunaki” (the reptiles) have controlled humankind since ancient times; they count among their number Queen Elizabeth, George W. Bush, Henry Kissinger, Bill and Hillary Clinton and Bob Hope. Encroaching on other conspiracy theorists’ territory, Icke even claims that the lizards are behind secret societies like the Freemasons and the Illuminati. Since earning the dubious title of “paranoid of the decade” in the late 1990s, Icke has written several books on the topic, including his latest work, The David Icke Guide to the Global Conspiracy, while operating his own website — complete with merchandise and advertisements. Ref.
Postel mencabut 11 ‘nyawa’ Internet Service Provider
In tEknologi iNformasi on Thursday , 23 July 2009 at 10:52 AMDitjen Pos dan Telekomunikasi melakukan langkah tegas kepada belasan penyelenggara jasa internet (internet service provider/ISP) yang dianggap tak serius menjalankan bisnisnya. Tak tanggung-tanggung, regulator langsung mencabut ‘nyawa’ mereka. ‘Nyawa’ yang dimaksud adalah izin untuk menjalankan layanan yang selama ini mereka pegang. Ada 11 ISP yang menjadi korban pencabutan izin dengan berbagai latar belakang yang merundungnya. Dikutip detikINET dari keterangan resmi Ditjen Postel, Kamis (23/7/2009):
1. Dua penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena tidak memenuhi kewajiban penyesuaian izin : PT Arus Nawala dan PT Quantum Aksesindo Nusantara.
2. Tiga penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena kelalaian memenuhi kewajiban menyampaikan laporan kinerja operasi tahun 2007 : PT Enciety Binakarya Cemerlang, PT Sae Plus, dan PT Gapura Global Komunikasi.
3. Lima penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena permohonan sendiri : PT Telesindo Media Utama, PT Subur Sakti Putra, PT Metrodata Global Akses, PT Dayamitra Telekomunikasi, serta PT Uninet Bhaktinusa.
4. Satu penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena tidak beroperasi : PT. Corbec Communication.
Kabag Humas dan Pusat Informasi Depkominfo mengatakan, data perizinan jasa multimedia yang terdapat di Ditjen Postel menunjukkan bahwa sampai dengan saat ini jumlah izin penyelenggaraan yang masih berlaku untuk ISP dimiliki oleh 172 perusahaan. “Sedangkan untuk jasa interkoneksi internet (NAP/Network Access Point) izinnya dimiliki oleh 40 perusahaan, untuk jasa internet teleponi untuk keperluan publik (ITKP) oleh 25 perusahaan, dan untuk sistem komunikasi data (Siskomdat) oleh 7 perusahaan,” pungkasnya.
Memuji berlebihan bisa berakibat negatif
In hIdup on Wednesday , 22 July 2009 at 1:13 PMJika Anda mempunyai kebiasaan memuji seseorang terlalu berlebihan sebaiknya mulai dikurangi. Memuji yang terlalu berlebihan justru akan berakibat negatif pada kepercayaan diri seseorang.
“Anda yang tidak punya kepercayaan diri tinggi mungkin merasa aneh dan sangsi ketika dibilang sepintar Einstein atau setampan Brad Pitt,” ucap Joanne Wood dari University of Waterloo, seperti yang dikutip dalam penelitian Journal Psychological Science, 21 Juli 2009. Jurnal tersebut menyebutkan bahwa upaya membuat seseorang berpikiran positif justru memberi dampak yang berlawanan pada otak. Bahkan menunjukkan betapa tidak bahagianya orang tersebut.
“Ketika seseorang mendengar sesuatu yang tidak mereka percaya, mereka bukan hanya menjadi ragu, tapi juga melekat dengan kuat pada pikiran orang tersebut,” ucap Wood. Penelitian psikologis telah membuktikannya. Kebanyakan dari kita sering meragukan dan bertanya kembali pada diri sendiri jika sesuatu yang hebat terjadi pada kita. Dalam Journal of Personality and Social Psychology disebutkan bahwa jika seseorang mendapat timbal balik (feedback) yang dirasa terlalu habat dan berlebihan, mereka justru merasa payah, buruk dan tidak baik.
Wood dan John Lee dari University of Waterloo mencoba meneliti tentang estimasi dan penghargaan pribadi seseorang terhadap 68 siswa. Para siswa disuruh menulis pemikiran dan perasaan mereka selama 4 menit. Setiap 15 detik, setiap orang dalam satu grup akan mendengar sebuah bel, kemudian mereka diminta untuk mengatakan pada diri sendiri, “Saya adalah orang yang sangat penyayang”.
Dari survei tersebut, ternyata mereka yang punya penghargaan yang rendah pada dirinya pribadi,– yaitu mereka yang tidak merespons dengan baik feedback positif yang datang,– tidak merasa lebih baik setelah 16 kali. “Sangat paradoks”, ucap Wood. Melihat kenyataan tersebut, Wood dan Lee menyimpulkan bahwa pemikiran yang berlebihan atau tidak diharapkan oleh seseorang akan mengganggu pemikirannya.
“Terutama jika mereka tergolong orang yang memiliki estimasi pribadi yang rendah, sehingga setiap pikiran positif yang masuk ke mereka hanya akan menjadi pertanda betapa menyedihkannya mereka,” ujar Lee. Jadi memujilah sesuai kadarnya.
Aduh, ada yang mau nitip “Cari Jodoh”, gimana ya …
In bLog on Wednesday , 22 July 2009 at 12:43 PMBlog ini memang diarahkan menjadi sebuah blog khas untuk WNI NOMOR 1. Oleh sebab itu materi yang ditampilkan banyak terkait dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan berbasis konstitusi, Hak Asasi Manusia, hukum dan kultur Indonesia.
Diluar itu, aksesorisnya ya bisa juga ada semacam hiburan dan selingannya, termasuk iklan-iklan persahabatan, artinya ada teman yang punya barang/produk nitip untuk ditawarkan/dipromosikan, ya nggak apalah, sekadar meramaikan tampilan blog.
Nah, sekarang ada sedikit kesulitan bagi saya untuk memutuskan permintaan seorang pengunjung blog ini yang juga mau nitip “promosi” di blog saya. Apa itu? Yang bersangkutan menginginkan data dan fotonya ditampilkan di blog saya, dalam rangka cari jodoh. Jadi ingat CARI JODOH-nya WALI BAND. Saya yang jadi pusing nhi, ditampilkan apa nggak ya? Saya khawatir nanti blog saya “berubah” jadi rubrik Cari Jodoh ….. makin asyik nggak ya …. atau makin gimana gitu … kalau nggak ditampilkan dikira saya “nggak manusiawi” artinya nggak mau saling bantu dengan sesama warganegara ……
Ada komentar dari anda, pecinta blog ini?
MENUNGGU by Ridho Rhoma feat. Sonet 2 Band
In kEnangan on Wednesday , 22 July 2009 at 11:19 AMSekian lama aku menunggu
Untuk kedatanganmu
Bukankah engkau telah berjanji
Kita jumpa di sini
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu
Derita hidup yang kualami
Duhai pahit sekali
Pada siapa aku berbagi
Kalau bukan padamu
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu
Selain dirimu kasih
Tiada yang lain lagi
Tempat cintaku bersemi
Mencurahkan isi hati
Lama sekali aku menanti
Kedatanganmu kekasih
Betapa hati tidak ‘kan sedih
Kau biarkan ku sendiri
Sekian lama aku menunggu
Untuk kedatanganmu
Bukankah engkau telah berjanji
Kita jumpa di sini
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu
Notes : Dalam kejenuhan situasi dan kondisi kehidupan yang semakin padat, complicated, dan penuh ketegangan perlu sekadar hiburan dan jalan cerah menuju penyegaran. Tidak perlu salah persepsi, manusia perlu hiburan yang positif.
Efek perubahan iklim: Dunia makin hangat, ukuran binatang mengecil
In iKlim on Wednesday , 22 July 2009 at 10:55 AMPerubahan iklim ternyata berdampak pada sejumlah spesies di berbagai penjuru dunia, mulai dari beruang kutub di Arktik hingga terumbu karang di laut tropis. Dua perubahan ekologis yang tercatat adalah beberapa spesies—hewan ataupun tumbuhan—berpindah ketinggian juga berpindah derajat lintang mencari suhu yang sesuai. Perubahan lain yaitu siklus hidup sejumlah spesies berubah serta musim bunga dan migrasi burung-burung telah bergeser waktunya.
Sekarang ada perubahan ketiga, yaitu meningkatnya suhu bumi diiringi dengan mengecilnya ukuran organisme—baik ukuran komunitas maupun ukuran individu. Hal itu diungkapkan pemimpin tim peneliti Martin Daufresne dari Cemagref Aix-en-Provence, lembaga penelitian milik Pemerintah Perancis. Hasil studi ini akan dimuat di jurnal ilmiah Proceedings of the National Academy of Sciences.
Penelitian dilakukan jangka panjang pada komunitas di perairan, meliputi bakteri, fitoplankton serta ikan yang hidup di sungai, danau, dan lautan. Menurut Daufresne, kelompok ikan di sungai-sungai di Perancis berkurang jumlahnya lebih dari 60 persen dalam penelitian selama dua dekade. Referensi
15 danau mengalami sedimentasi parah
In country on Wednesday , 22 July 2009 at 10:29 AMDua danau di Pulau Sulawesi direkomendasikan dikeruk akibat sedimentasi berat. Keduanya adalah Danau Limboto di Provinsi Gorontalo dan Danau Tempe di Provinsi Sulawesi Selatan.
Keduanya masuk Program Pengelolaan Danau Prioritas Tahun 2010-2014 yang total berjumlah 15 danau. Sebanyak 15 danau lainnya masuk prioritas program rehabilitasi tahun 2015-2019.
Selain dua danau dikeruk, juga dilakukan peningkatan kualitas air, peningkatan komitmen pemerintah, pemulihan kawasan terpadu, pengawasan pemanfaatan multifungsi danau, peningkatan pariwisata, dan program perubahan iklim.
”Kami butuh kerja sama departemen lain dan pemerintah daerah untuk memenuhi target itu,” kata Deputi III Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Masnellyarti Hilman kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/7).
Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KNLH) memprakarsai Konferensi Nasional Danau Indonesia: Pengelolaan Danau dan Antisipasi Perubahan Iklim di Bali, 13-15 Agustus 2009. Diperkirakan ada 700 peserta dari sembilan departemen dan kementerian serta pemerintah daerah.
Data KNLH menunjukkan, dari 22 sungai yang mengalir ke Danau Limboto, hanya dua sungai masih mengalir ketika musim kemarau. Kondisi hampir sama terjadi di Danau Tempe.
Selama 1972-2002 laju penyusutan luas Danau Limboto 50 hektar per tahun dan laju sedimentasi 1,5-50 sentimeter (cm) per tahun. Tanpa rehabilitasi kerusakan lahan dan pengendalian limbah domestik, tahun 2034 danau itu akan menjadi legenda.
Sementara itu, laju sedimentasi di Danau Tempe mencapai 1-3 cm per tahun. Tanpa intervensi rehabilitasi, Danau Tempe diperkirakan hilang setiap musim kering pada tahun 2018.
”Banyak lahan kritis, hutannya juga sedikit,” kata Asisten Deputi III Urusan Pengendalian Kerusakan Sungai dan Danau Antung D Radiansyah.
Menambah ironis
Masifnya kerusakan danau-danau di Indonesia menambah deret ironi kekayaan alam Tanah Air setelah pembabatan hutan dan eksploitasi sumber daya alam besar-besaran.
Dari data KNLH, ada 840 danau besar dan 735 danau kecil di Indonesia. Danau-danau itu menyediakan 72 persen suplai air permukaan di Indonesia.
Danau-danau juga dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik, wisata, irigasi, dan budidaya perikanan. Namun, daya dukungnya terus menyusut drastis akibat pola pembangunan dan pengelolaan yang mengabaikan fungsi penting dan daya tampungnya.
Salah satu contoh pengabaian perhitungan daya tampung danau adalah kematian massal ikan di Danau Maninjau, Sumatera Barat, pada akhir tahun 2008 lalu hingga mencapai 13.413 ton atau setara dengan Rp 150 miliar.
Kejadian serupa pernah terjadi di tempat lain dalam skala berbeda-beda. Namun, terus berulang dan merugikan para pembudidaya ikan.
”Waktunya mengubah pola pikir tentang pengelolaan dan peran danau dalam pembangunan,” kata Masnellyarti.
Sebagai langkah perubahan, setidaknya membutuhkan komitmen sembilan departemen dan kementerian untuk kesepakatan pengelolaan danau berkelanjutan. Sejumlah target sudah dibuat dan rencana pengelolaan berkelanjutan disusun untuk dibahas pada pertemuan di Bali pada Agustus 2009 mendatang.
Untuk mendanai program tersebut butuh dana besar. Untuk itu, KNLH akan mengajak semua departemen dan kementerian yang terlibat pengelolaan untuk turun tangan. Referensi
Cara smart mengamankan hotel kelas tinggi
In mAnajemen on Monday , 20 July 2009 at 12:52 PMMemang tidak ada satu solusi pun yang benar-benar pas untuk melindungi hotel-hotel bintang lima dari ancaman bom. Perlindungan lebih baik difokuskan pada kegiatan pengecekan kemanan secara rutin dan terus menerus. Hal ini menjadi tantangan, baik manajer maupun pekerja, karena tugas macam itu kerapkali harus dilakukan berulang dan membosankan, demikian menurut kompilasi pengamatan sejumlah analis industri sekaligus pakar anti-teroris.

Bagaimana Cara Smart melakukan hal ini?
1. Memperketat check-in.
Menggunakan gaya pemeriksaan masuk ke bandara sepenuhnya mungkin bagian dari solusi. Pasang mesin pemindai, detektor, penggeledahan di badan, petugas pria dengan pakaian seragam apa adanya, pengamatan tiap personel dan anjing pelacak. Pertanyaannya, apakah tamu-tamu bisnis yang harus datang dan pergi beberapa kali sehari akan menoleransi penggeledahan berkali-kali semacam ini.
Hotel memang bukanlah bank atau pusat komando pertahanan. Mereka ada di wilayah bisnis menyenangkan orang. Jadi bagaimana penyambutan yang dirasakan jika tamu digeledah, dipindai dan diwawancara secara berkali-kali, ya, ini proses yang harus dijelaskan dengan etis dan secara menyenangkan untuk meyakinkan tamu. Toh, hal ini juga demi keamanan tamu itu sendiri.
Tamu bisa jadi diminta secara personal untuk mengidentifikasi barang bawaan ketika memasuki hotel, begitu pula pada kendaraan. Barang-barang bawaan seharusnnya melewati alat pemindai untuk mendeteksi gas atau bebauan dari bahan-bahan eksplosif. Tentu latihan rutin diberikan kepada para penjaga tentang penggunaan alat-alat deteksi merupakan keharusan. Prosedur yang ceroboh dan tidak sistematis cenderung merembet ke hal lain dan berisiko tinggi.
2. Desain Ulang.
Hotel-hotel kini perlu didesain jauh dari jalan utama, membuat jarak ‘awas’ lebih besar dari bom kendaraan. Rute masuk perlu dirancang secara matang sehingga setiap kendaraan mendekat di pintu masuk utama berjalan lambat dan dilakukan dalam tahap-tahap yang terkontrol.
Format gedung harus bebas dari lobi-lobi berpanel kaca. Restoran lantai dasar juga tidak lagi mesti berdampingan dengan tempat parkir. Hote-hotel lama–beberapa adalah hotel terbaik di dunia, merupakan bangunan bersejarah yang dekat dengan jalan–bila mengadaptasi desain baru di struktur lama, bisa sangat rumit. Hal lain tak kalah penting, memperhatikan seksama pintu masuk kedua di belakang gedung yang kurang dimonitor, lokasi ini dapat menjadi titik lemah, karena membiarkan ada akses masuk tak terdekteksi.
3. Staf
Menggunakan teknologi tingkat tinggi, bahkan terbaru sepertinya tidak bermanfaat tanpa kerja sama dengan ahli atau staff, demikian menurut analisis pakar. Hotel harus memastikan semua staff diberi kompensasi gaji dengan baik. Paling tidak itu meminimalkan resiko kolaborasi dengan penyerang yang didasarkan motif ekonomi. Para ahli merekomendasikan kepada pihak rekrutmen tenaga kerja melakukan pengecekan latar belakang pelamar. Bila perlu manajer harus memiliki data profil psikologis para pelamar dan karyawan.
4. Anti-Observasi dan Anti-skema serangan
Sekali serangan dijalankan, sangat hampir mustahil untuk menghentikan. Sehingga sejumlah pakar keamanan menyarankan para hotel untuk mengembangkan kemampuan mendeteksi kapan mereka tengah diamati oleh perencana serangan. Efek kemampuan itu membutuhkan ruang sayap yang sepenuhnya untuk operasi intelijen, kamera pemantau dan staf pengamat untuk mengidentifikasi perilaku mencurigakan dan mengumpulkan bukti, plus staf terlatih untuk menganalisais semua materi pengamatan dengan baik.
5. Apa yang tamu harus lakukan
Pelanggan dapat berperan besar dengan menuntut keamanan lebih besar dan bersiap membayar tinggi atas konsekuensi itu. Oleh karena itu, hotel bisa mengembangkan keamanan untuk insentif komersial. Beberapa ahli menyarankan kepada klien pengusaha yang berpergian untuk menghindari jaringan hotel bintang lima Barat ikonik. Argumen mereka, hotel-hotel tersebut mengundang serangan karena mereka menerima tamu Barat lebih banyak. Alih-alih, mereka disarankan memilih hotel butik yang tak begitu menyolok, yang tak begitu terkenal. Sementara yang tak setuju, mengatakan hotel lebih murah memiliki keamanan lebih rendah. Merekam menunjuk beberapa serangan terburuk pada 12 bulan terakhir, yang terjadi di hotel-hotel yang tidak dimiliki Barat. Tamu juga harus diedukasi dengan situasi hotel, agar mampu memproteksi diri apabila terjadi hal-hal yang tak terduga di lingkungan hotel. Informasi situasi dan kondisi menjadi hal penting.
6. Kemampuan mengembangkan perspektif
Serangan terbesar di hotel-hotel bukan tembakan, bukan terorisme, ujar para pakar. Pernyataan mereka berdasar fakta, banyak hotel di dunia minim–kalau tak bisa dibilang tak ada–sistem sprinkler dan evakuasi dari asap dan kebakaran. Gara-gara hal itu, banyak orang yang terkunci ketika penyelamatan saat kebakaran. Risiko lain adalah pencurian, invasi ke dalam ruang. Penyerang dapat menipu atau memaksa masuk ke dalam ruang dan merampok serta menyerang tamu. Teknologi terbaru dan tercanggih pun apabila diterapkan di lingkungan hotel kelas tinggi, mesti dibarengi dengan personel yang mumpuni, serta maintenance yang terjaga.
Notes: Dimanapun tingkat risiko nol itu tidak ada. Mungkin salah satu hal yang kita harus sangat hati-hati adalah, tidak bereaksi berlebihan terhadap kejadian-kejadian tersebut. Kewaspadaan dan kehati-hatianlah yang lebih diutamakan dalam menghadapi kondisi ini.
Iya ya, mengapa ya HP Jepang kok nggak mengglobal?
In informasi on Monday , 20 July 2009 at 12:23 PMMembaca The New York Times tanggal 19 Juli 2009, ulasan mengenai ketidakbisaan HP Jepang mengglobal sungguh menarik. Mengapa ya?
Intinya ada beberapa hal yang membuat positioning HP Jepang di kancah internasional seperti itu. Apa saja hayo?
1. Nama (HP) Jepang sepertinya kena Sindroma Galapagos., mirip spesies endemik yang ditemukan Darwin di Kepulauan Galapagos. Memang ada Sony Ericsson, perpaduan teknologi jepang dan perusahaan Swedia. Tapi pasarnya awal tahun 2009 ini sungguh turun(tinggal 6.3%), kalah oleh pesaingnya.
2. Jepang sesungguhnya mengejutkan, sebab pertumbuhan HP Jepang memacu banyak inovasi di industri lainnya, semacam kapasitas email tahun 1999, camera phones tahun 2000, jaringan 3G tahun 2001, full music downloads tahun 2002, pembayaran electronik tahun 2004 dan digital TV tahun 2005. Jepang juga mempunyai 100 juta pengguna smartphones 3G, dua kali dari pengguna di Amerika Serikat. Rakyat Jepang lebih banyak akses internet lewat HP daripada PC. Namun yang terjadi adalah adanya isolasi negara atas pasar global.
3. Adanya problem sinkronisasi (data) yang sulit antara HP Jepang dengan PC. Karena adanya kustomisasi yang kuat dan mahal.
4. Ada juga masalah desain yang puritan.

Rekomendasinya produsen HP Jepang harus lebih fokus ke software, sedangkan lainnya harus mampu melihat kebutuhan dan pasar di luar negeri.
Pingin tahu lebih lengkap? Baca sendiri saja link terkait. HP anda sekarang nggak dari Jepang khan? Pasti juga bukan produk Indonesia ya? Ach, mana ya HP asli Indonesia yang populer dan mengglobal?
Solusi mengurangi sampah : 3R
In hIdup on Monday , 20 July 2009 at 11:41 AMSebagai upaya untuk menyelamatkan lingkungan dan terpeliharanya kelestarian lingkungan dari timbunan sampah dan limbah, dapat dilakukan dengan melaksanakan konsep 3R terhadap sisa-sisa yang tidak berguna secara konsisten dan berkesinambungan. Konsep 3R tersebut yakni:
Reduce (mengurangi)
Reuse (memanfaatkan kembali)
Recycling (daur ulang)

Untuk itu masyarakat perlu didorong untuk mengurangi pemanfaatan sumber daya dalam melaksanakan berbagai aktivitas pada kehidupan sehari-hari. Selain itu memanfaatkan kembali sisa-sisa yang tidak berguna menjadi benda yang bermanfaat. Masyarakat perlu dilibatkan secara langsung dalam melakukan upaya mengurangi, memanfaatkan kembali serta melakukan daur ulang terhadap barang-barang yang telah dimanfaatkan. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, menarik dan konsisten. Untuk itu program sosialisasi perlu mendapat perhatian serius secara khusus sebagai upaya merangkul masyarakat. Dalam memerdayakan masyarakat, sangat diperlukan keterlibatan tokoh masyarakat dan intelektual, agar mendukung terlaksananya konsep tersebut dengan baik.
Isra’ Mi’raj momentum benahi shalat
In iSlam on Sunday , 19 July 2009 at 11:34 PMPeringatan Isra Miraj merupakan momentum bagi umat Islam untuk membenahi shalat agar lebih bermanfaat, sehingga dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Dengan adanya peringatan Isra Miraj kita diingatkan untuk tidak hanya sekadar menjalankan shalat. Peringatan Isra Miraj merupakan momentum untuk mengingatkan umat Islam tentang shalat. Umat Islam diingatkan untuk membenahi shalat agar lebih baik. Isra Miraj merupakan perintah shalat yang menjadi kewajiban umat Islam dan harus ditaati. Seperti yang tercantum dalam Al Quran Surat Al-Ankabut ayat 45 disebutkan bahwa shalat dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar.
Shalat yang baik adalah shalat yang fungsional. Shalat fungsional adalah shalat yang ketika dilakukan mampu mengubah seseorang menjadi lebih bermakna dalam kehidupan pribadi dan sosial. Bagaimanakah seseorang dapat menjalankan shalat secara fungsional? Hal ini dapat diawali dengan sering bangun pada sepertiga malam untuk menunaikan shalat malam. Di saat sepertiga malam itulah, shalat yang dijalankan dapat menguatkan hati kita. Selain bangun di sepertiga malam shalat berjamaah juga perlu digiatkan, shalat berjamaah merupakan cerminan kebersamaan.

Jika seseorang mempunyai spiritualitas bagus, shalat yang dijalankan akan berdampak terhadap perbuatannya. Spiritualitas yang bagus itu sendiri dibangun dengan nilai-nilai shalat yang benar sesuai syariat Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Jika seseorang bisa meyakini dengan kehadiran Allah SWT, apa pun yang menimpa dirinya akan diterimanya, takdir baik atau takdir buruk semua disyukuri.
Adanya kejahatan maupun perbuatan buruk lainnya itu terjadi karena mereka tidak sejahtera dan tenteram, sehingga muncul pikiran untuk merampas hak orang lain. Shalat mempengaruhi kita untuk berbuat baik dengan saudara, tetangga, teman, dan kerabat sehingga pada akhirnya nanti akan berdampak mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar.
Soal privasi, ada yang tahu cara menghapus akun di facebook?
In bLog on Sunday , 19 July 2009 at 4:59 PMFacebook dikatakan melanggar hukum privasi Kanada dengan tetap menyimpan informasi personal orang yang telah menonaktifkan akunnya. Selain itu, Facebook juga dianggap membuat bingung user, misalnya tentang bagaimana cara menghapus akun. Telegraph
Nah, adakah diantara anda yang tahu, bagaimana sih cara menghapus akun di Facebook? Silakan di-sharing disini ya … soale kalau dicari-cari di setting-an yang ada cuma deactive …. bukan delete …. coba perhatikan ….

Apakah anda tahu tentang ini?
Indonesia: Sebuah requiem hitam menyapa kita lagi
In bLog on Friday , 17 July 2009 at 11:28 AMKetika hari-hari ini berjalan dengan setengah keredupan, aku terpuruk dalam galau, bukan untuk pribadiku, namun mengingat Indonesiaku, apa yang terjadi, apa yang mesti kita lakukan, sebuah requiem hitam menyapaku, menyapa kita lagi : 17 juli 2009 ini ….. sebuah catatan ledakan menghampiri kita lagi …

Dalam suasana kekagetan ledakan di Hotel JW Mrriot dan Ritz Carlton, serta di Muara Angke Jakarta, dengan kegetiran yang menyayat aku ikut berduka, lalu kudengarkan dendang bangsaku …..
Ibu Pertiwi
kulihat ibu pertiwi
sedang bersusah hati
air matamu berlinang
mas intanmu terkenang
hutan gunung sawah lautan
simpanan kekayaan
kini ibu sedang susah
merintih dan berdoa
kulihat ibu pertiwi
kami datang berbakti
lihatlah putra-putrimu
menggembirakan ibu
ibu kami tetap cinta
putramu yang setia
menjaga harta pusaka
untuk nusa dan bangsa
Download: Ibu Pertiwi by Peterpan from Youtube
Aku ingin melihat Indonesia lebih baik, lebih indah, lebih nyaman, lebih aman, lebih bergairah, lebih sehat, lebih bersahabat, lebih bersatu, lebih bersahaja, lebih menjanjikan dan memberikan harapan masa depan. Kapan? Kita bisa menyumbang apapun dengan cara kita masing-masing untuk Indonesia yang lebih dan lebih!
Jumat Indah: Ibnu Al-Shatir, Sang Penemu Jam Astrolab
In iSlam on Friday , 17 July 2009 at 5:00 AMPeradaban Barat kerap mengklaim Nicolaus Copernicus (1473 – 1543 M) sebagai tokoh pencetus teori heliosentrisme Tata Surya. Sejarawan astronomi menemukan fakta, ide matematika antara buku Copernicus yang berjudul “De Revolutionibus” memiliki kesamaan dengan sebuah buku yang pernah ditulis seratus tahun sebelumnya oleh ilmuwan Muslim Arab, Ibnu Al-Shatir (1304-1375 M).
Kitab yang menjadi rujukan Copernicus itu bertajuk “Kitab Nihayat Al-Sul Fi Tashih al-Usul”. Itu berarti, pemikiran al-Shatir telah mempengaruhi Copernicus. Siapakah al-Shatir sebenarnya? Ilmuwan Muslim itu bernama Ala Al-Din Abu’l-Hasan Ali ibnu Ibrahim ibnu al-Shatir. Ia merupakan seorang astronomer Muslim Arab, ahli matematika, ahli mesin teknik dan penemu.
Ibnu Al-Shatir merombak habis Teori Geosentris yang dicetuskan Claudius Ptolemaeus atau Ptolemy (90 SM– 168 SM). Secara matematis, al-Shatir memperkenalkan adanya epicycle yang rumit (sistem lingkaran dalam lingkaran). Al-Shatir mencoba menjelaskan bagaimana gerak merkurius jika bumi menjadi pusat alam semestanya dan merkurius bergerak mengitari bumi.
Model bentuk Merkurius Ibnu al-Shatir menunjukkan penggandaan dari epicycle menggunakan Tusi-couple, sehingga menghilangkan eksentrik dan equant teori Ptolemaic. Menurut George Saliba dalam karyanya A History of Arabic Astronomy: Planetary Theories During the Golden Age of Islam, Kitab Nihayat al-Sul fi Tashih al-Usul, merupakan risalah astronomi Ibnu Al-Shatir yang paling penting.
“Dalam kitab itu, secara drastis ia mereformasi model matahari, bulan, dan planet Ptolemic. Dengan memperkenalkan sendiri model non-Ptolemic yang menghapuskan epicycle pada model matahari, yang menghapuskan eksentrik dan equant. Dengan memperkenalkan epicycle ekstra pada model planet melalui model Tusi-couple, dan yang menghilangkan semua eksentrik/eccentric, epicycle dan equant di model bulan,” jelas Saliba.
Sebelumnya, aliran Maragha hanya berpatokan pada model yang sama dengan model Ptolemaic. Model geometris Ibnu al-Shatir merupakan karya pertama yang benar-benar unggul daripada model Ptolemaic karena modelnya ini lebih baik sesuai dengan pengamatan empiris.
Ibnu al-Shatir juga berhasil melakukan pemisahan filsafat alam dari astronomi dan menolak model empiris Ptolemic dibanding filsafat dasar. Tidak seperti astronomer sebelumnya, Ibnu al-Shatir tidak peduli dengan mempertahankan teori prinsip kosmologi atau filsafat alam (atau fisika Aristoteles), melainkan untuk memproduksi sebuah model yang lebih konsisten dengan pengamatan empiris.
Modelnya menjadi lebih baik sesuai dengan pengamatan empiris daripada model-model sebelumnya yang diproduksi sebelum dia. Saliba menambahkan karyanya tersebut menjadi karya penting dalam astronomi, yang dapat dianggap sebagai sebuah “Revolusi ilmiah sebelum Renaissance”.
Dalam membuat model barunya tersebut, Ibnu al-Shatir melakukan pengujian dengan melakukan pengamatan empiris. Tidak seperti astronomer sebelumnya, Ibnu al-Shatir umumnya tidak keberatan terhadap falsafah astronomi Ptolemaic, tetapi ia ingin menguji seberapa jauh teori Ptolemy cocok dengan pengamatan empirisnya.
Dia menguji model Ptolemaic, dan jika ada yang tidak cocok dengan pengamatannya, maka ia akan merumuskan sendiri model non-Ptolemaic pada bagian yang tidak cocok dengan pengamatannya. Pengamatannya yang akurat membuatnya yakin untuk menghapus epicycle dalam model matahari Ptolemaic.
Ibnu al-Shatir juga merupakan astromer pertama yang memperkenalkan percobaan dalam teori planet untuk menguji model dasar empiris Ptolemaic. Saat menguji model matahari Ptolemaic, Ibnu al-Shatir memaparkan ”pengujian nilai Ptolemaic untuk bentuk dan ukuran matahari dengan menggunakan pengamatan gerhana bulan.”
“Karyanya tentang percobaan dan pengamatannya memang telah musnah, namun buku The Final Quest Concerning the Rectification of Principles adalah milik al-Shatir,” papar Saliba.
Pengaruh Karya Ibnu Al-Shatir
“Meskipun sistemnya merupakan geosentri yang kuat, dia telah menghapuskan equant dan accentric Ptolemaic dan rincian sistem matematikanya hampir serupa dengan karya Copernicus’ De revolutionibus,” jelas V Roberts and E. S. Kennedy dalam karyanya “The Planetary Theory of Ibn al-Shatir”.
Menurut Saliba, model bulan Copernicus juga tidak berbeda dengan model Ibnu al-Shatir. Dengan demikian dapat percaya bahwa model Ibnu al-Shatir telah diadaptasi oleh Copernicus dalam model heliocentric.
“Walaupun masih belum jelas bagaimana ini dapat terjadi, diketahui bahwa manuskrip Byzantine Yunani yang berisi Tusi-couple tempat Ibnu al-Shatir bekerja telah mencapai Italia pada abad ke-15 M,” jtutur AI Sabra dalam karyanya “Configuring the Universe: Aporetic, Problem Solving, and Kinematic Modeling as Themes of Arabic Astronomy”.
Saliba menambahkan, diagram model heliocentric yang dikembangkan Copernicus, termasuk tanda-tanda dari poin, hampir sama dengan diagram dan tanda-tanda yang digunakan Ibnu al-Shatir pada model geosentrisnya. “Sehingga sangat mungkin bahwa Copernicus terpengaruh karya Ibnu al-Shatir,” ujarnya.
YM Faruqi dalam karyanya ” Contributions of Islamic scholars to the scientific enterprise”, mengungkapkan, “Teori pergerakan bulan Ibnu al-Shatir sangat mirip dengan yang dicetuskan Copernicus sekitar 150 tahun kemudian”. Begitulah Ilmuwan Muslim al-Shatir mampu memberi pengaruh bagi dunia Barat.
Kontribusi Al-Shatir dalam Bidang Teknik
Jam Astrolab
David A King dalam bukunya bertajuk The Astronomy of the Mamluks menjelaskan bahwa Ibnu al-Shatir menemukan jam astrolabe pertama di awal abad ke-14 M.
Jam Matahari
Menurut catatan sejarah, sundial atau jam matahari merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Jam ini telah dikenal sejak tahun 3500 SM. Pembuatan jam matahari di dunia Islam dilakukan oleh Ibnu al-Shatir, seorang ahli Astronomi Muslim ( 1304-1375 M). “Ibnu al-Shatir merakit jam matahari yang bagus sekali untuk menara Masjid Umayyah di Damaskus,” ujar David A King dalam karyanya bertajuk The Astronomy of the Mamluks.
Berkat penemuannya itu, ia kemudian dikenal sebagai muwaqqit (pengatur waktu ibadah) pada Masjid Umayyah di Damaskus, Suriah. Jam yang dibuat Ibnu al-Shatir itu masih tergolong jam matahari kuno yang didasarkan pada garis jam lurus. Ibnu al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim panas waktu lebih panjang. Jam mataharinya itu merupakan polar-axis sundial paling tua yang masih tetap eksis hingga kini.
“Jam mataharinya merupakan jam tertua polar-axis sundial yang masih ada. Konsep kemudian muncul di Barat jam matahari pada 1446,” ungkap Jones, Lawrence dalam karyanya “The Sundial And Geometry”.
Kompas
David A.King mengatakan Ibnu al-Shatir juga menemukan kompas, sebuah perangkat pengatur waktu yang menggabungkan jam matahari dan kompas magnetis pada awal abad ke-14 M.
Instrumen Universal
Ibnu al-Shatir menjelaskan instrumen astronomi lainnya yang ia disebut sebagai “instrumen universal”. Penemuan al-Shatir ini kemudian dikembangkan seorang astronomer dan rekayawasan legendaris di era kekhalifahan Turki Usmani, Taqi al-Din. Iinstrumen itu digunakandi observatorium al-Din Istanbul 1577-1580 M. Referensi
Menjelang penyusunan kabinet, jangan pernah matikan HP anda!
In indonesia on Thursday , 16 July 2009 at 12:21 PMBulan-bulan ini, hari-hari ini, menjelang penyusunan kabinet Pemerintahan Republik Indonesia 2009-2014, tersebarlah aneka isu dan gosip politik kelas tinggi. Terutama tentang penjabatan dan pejabat yang akan didudukmaniskan di jabatan bergengsi dalam kabinet. Ada isu mengenai darimanakah sumber muasal pejabatnya, dari partai politik atau profesional. Ada isu mengenai apakah harus dari parpol pendukung koalisi atau bisa dari parpol pesaing, sewaktu pilpres. Ada isu broker kabinet, meski sudah ditepis pemimpin bersangkutan. Wistalah, wuakeh isu ting sliweran …..
Soal kabinet, kenapa jadi bahan isu-isuan segala? Karena terbaca ada yang bernafsu, ada yang merasa perlunya teori dan praktek balas budi, ada yang merasa mampu dan hebat sehingga pantas dimasukkan dalam kabinet …. macam-macamlah …. meskipun bagi saya dan mungkin juga bagi sebagian rakyat kebanyakan hal itu nggak penting banget. Wong sejatinya untuk kabinet itu, pengisian pejabatnya merupakan HAK PREROGATIF presiden terpilih ….. mau ngomong apa saja, mau usul apa saja boleh saja, tapi penentu akhirnya tetap Presiden dan Wapres terpilih ….
Sedangkan bagi rakyat, tuntutan terhadap personal kabinet itu simple se-simple-simple-nya …. yang penting mereka sanggup bekerja untuk rakyat, untuk negara dan bangsa, dengan ukuran kemampuan dan ketrampilan sebagai pejabat tingkat kabinet yang dengan nyata dapat meningkatkan kualitas kehidupan rakyat (dunia dan akhirat nantinya), dalam bentuk peningkatan pendapatan, kemudahan cari kerja dan sekolah, ada rasa aman, ada harapan, ada masa depan yang lebih baik …. itu sajalah ….. nggak peduli mau dari parpol itu orang, atau dari profesional itu pejabat, atau dari langit sekalian, peduli amat deh …. yang penting mampu, mau dan mental/moralnya baik, demi bangsa dan negara.

Untuk itulah, bagi anda yang punya kualifikasi seperti yang saya tuliskan di atas, saya ingatkan untuk jangan pernah matikan HP anda. HP mode on, harus hidup 24 jam. Siapa tahu Presiden terpilih menelpon anda dan menawarkan posisi yang bergengsi …………………
Bahaya Sinar X bagi dunia penerbangan
In teknologi on Wednesday , 15 July 2009 at 9:54 PMX-Ray (Sinar-X) disamping digunakan untuk keperluan Rogten dalam rangka mengetahui organ dalam tubuh manusia, juga digunakan di dunia penerbangan. Dalam penerbangan X-Ray digunakan untuk mengetahui instrument pesawat yang mengalami kerusakan. Hasil dari penggunaan X-Ray ini memudahkan tehnisi pesawat untuk melakukan perawatan terhadap instrument pesawat yang mengalami kerusakan. Demikian yang disampaikan Kasubsirendal, Seksi Kamhanlan, Disops Lanud Iswahjudi, Kapten Tek Suwoto pada Briefing Pagi, Rabu (15/7).
Akan tetapi sinar X yang digunakan dalam penerbangan ini berkekuatan 10 kali lipat dari yang biasa digunakan untuk rongten di Rumah Sakit. Sementara menurut ketentuan medis, seseorang bisa melakukan rongten dalam jarak waktu 1 kali dalam tiga bulan. Melihat kekuatan sinar-X yang digunakan dalam penerbangan tersebut, sehingga hal ini sangat berbahaya bila sinar X tersebut mengenai tubuh manusia. Oleh karenanya operator yang menggunakan sinar-X harus ekstra hati-hati, agar dampak dari penggunaan sinar-X tidak mengenai tubuh manusia.
Dalam penjelasannya Kapten Tek Suwoto menyampaikan, bahwa sinar-X tersebut bila mengenai tubuh manusia akan menyebabkan jaringan kulit menjadi mengering, jaringan tulang akan keropos dan sel telor perempuan akan mati, sehingga menyebabkan mandul.
Menurutnya, radiasi dari sinar-X ini bukanlah penyakit, akan tetapi dampak radiasi ini akan menurunkan tingkat stamina dan kekebalan tubuh manusia, sehingga memudahkan penyakit masuk kedalam tubuh. Oleh karenanya bila seseorang terkena radiasi sinar-X disarankan segera mengkonsumsi makanan bergizi, minum susu dan kacang hijau agar sel-sel tubuh yang mati segera tergantikan oleh sel-sel yang baru.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk memonitor besaran radiasi tersebut terdapat tiga alat ukur radiasi yaitu survey meter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui apakah suatu lokasi dalam keadaan aman dari radiasi atau belum. Kedua, film Badge salah satu alat untuk memonitor seberapa banyak radiasi yang mengenai tubuh manusia atau operator. Ketiga Pocket docimeter salah satu alat untuk mengetahui seberapa besar radiasi yang ada dalam suatu lokasi sehingga sebelum alat ini dipakai harus dienolkan (O)/dinetralkan dulu. Referensi
Ini Dia Alasan Tingginya Perceraian di Ponorogo
In kEluarga on Wednesday , 15 July 2009 at 3:00 PMHari-hari ini saya gencar dapat undangan perkawinan. Memang lagi musim ya ….
Tetapi membaca berita tentang Kasus perceraian di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang dinilai cukup tinggi, tentu menjadi perhatian kita semua, terutama para calon pengantin, untuk dapat mempersiapkan biduk rumah tangganya secara lebih matang.
Berdasarkan data dari Pengadilan Agama Ponorogo, sepanjang tahun 2008, terdapat 1.331 kasus perceraian yang ditangani. Adapun, hingga Juni 2009, jumlah kasus perceraian yang telah masuk mencapai 651 kasus lebih.
Coba perhatikan rincian alasan perceraian:
* Tidak adanya tanggung jawab dari pasangan, 233 kasus.
* Ketidakharmonisan hubungan yang mencapai 237 kasus.
* Karena alasan ekonomi mencapai 85 kasus.
* Adanya gangguan pihak ketiga sebanyak 50 kasus.
* Cemburu dan kawin paksa masing-masing 14 kasus.
* Karena krisis akhlak, 13 kasus.
* Karena cacat biologis, 5 kasus.
* Kekerasan dalam rumah tangga, 4 kasus.
Nah, untuk yang mau menikah, atau yang sedang menjalani pernikahan, perhatikanlah rumah tangganya sendiri, apakah berpotensi menambah panjang daftar kasus perceraian seperti tersebut di atas? Kalau tanda-tandanya ada, wah lampu kuning tuh, waspadalah …..
Perlu disadari, di Indonesia pernikahan itu bukan sekadar perjumpaan fisik dengan fisik, pikiran dengan pikiran, hati dengan hati, namun lingkungan kehidupan yang kondusif juga menentukan ….
Pemerintah Langgar Kode Etik Perikanan Dunia?
In country on Wednesday , 15 July 2009 at 1:00 PMPemberlakuan Peraturan Menteri No 5 Tahun 2008 mengenai Usaha Perikanan Tangkap membuktikan ketidakberpihakan pemerintah dalam hal ini Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) kepada nelayan tradisional dan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya dari sumber daya kelautan dan perikanan.
“Permen ini jelas bertentangan dengan tata laksana perikanan yang diatur Badan Pangan Dunia atau FAO dalam Code of Conduct for Responsible Fisheries. Pada pasal 6 secara eksplisit disebutkan bahwa negara harus melindungi, hak nelayan dan pekerja perikaan skala kecil atas sumber mata pencaharian yang aman dan layak, hak akses istimewa ke wilayah penangkapan dan sumber daya tradisional di dalam yurisdiksi perairan mereka,” jelas M Riza Damanik, Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) di Jakarta.
Pemberian surat izin usaha perikanan (SIUP) dalam satu klaster perikanan kepada perusahaan perikanan untuk lebih dari 30 tahun menunjukkan kesengajaan negara dalam meminggirkan hak-hak nelayan tradisional dan masyarakat pesisir.
“Permen ini memunculkan dua persoalan, yakni terbatasnya akses dan perlindungan terhadap nelayan tradisional. Pemerintah selalu berdalih bahwa nelayan dan perusahaan memiliki hak yang sama. Namun, mereka melupakan fakta bahwa hingga detik ini mayoritas nelayan kesulitan dalam “mengepulkan” asap dapur dan membiayai pendidikan bagi anak-anak mereka,” jelas Riza.
Keterbatasan keluarga nelayan ini mendasari keberpihakan FAO dengan menerbitkan Code of Conduct for Responsible Fisheries pada 1995. Hal penting lainnya yang menjadi titik pijak FAO adalah ketergantungan nelayan pesisir pada sumber daya kelautan dan perikanan.
” Sumber daya perikanan merupakan sumber daya privat. Hal itu menyalahi peruntkan dasar sumber daya kelautan dan perikanan milik umum khususnya nelayan tradisional dan masyarakat di sepanjang pesisir Indonesia,”kata Riza. Referensi
Kantong Plastik Hitam Lebih Berbahaya
In country on Wednesday , 15 July 2009 at 12:16 PMBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengeluarkan public warning.
Kali ini yang dibidik adalah kemasan makanan. Salah satu di antara kemasan yang dianggap berbahaya adalah styrofoam. Kemasan jenis itu biasanya dipakai untuk membungkus makanan cepat saji. Begitu juga kemasan plastik berbahan polivinil klorida (PVC), polietilen (PE), dan polipropilen (PP) serta kresek.

hati-hati sama yang hitam
Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib mengatakan, penggunaan styrofoam sudah lama menjadi perhatian. Sebab, monomer stiren yang terkandung dalam styrofoam dapat lepas ke dalam makanan yang berlemak, berminyak, beralkohol, dan bersuhu panas. Memang, papar Husniah, sejauh ini belum ada satu pun negara di dunia yang melarang penggunaan styrofoam berdasar pertimbangan kesehatan. Sebab, menurut JECFA, monomer stiren tidak mengakibatkan gangguan kesehatan jika residu tidak melebihi 5.000 ppm. Karena itu, masyarakat tetap diminta berhati-hati.
Umumnya, kemasan makanan styrofoam dapat dikenali dengan logo segi tiga dan di tengahnya ada angka 6. Di bawah logo tersebut ada tulisan PS. Husniah mengimbau masyarakat tidak memakai kemasan styrofoam dalam microwave. ”Juga jangan gunakan styrofoam yang rusak atau berubah bentuk untuk mewadahi makanan berminyak dan berlemak, terutama yang panas,” jelasnya. Selain styrofoam, jelas Husniah, kemasan makanan dari plastik yang paling berbahaya adalah PVC. Sebab, PVC dibuat dari monomer vinil klorida (vinyl chloride monomer/VCM). Zat tersebut dapat lepas dalam makanan yang berminyak, berlemak, dan mengandung alkohol, juga kondisi panas. Apalagi, dalam pembuatan PVC kerap ditambahkan stabilisator, seperti senyawa timbal (Pb), cadmium (Cd), dan timah putih (Sn). Tujuannya, mencegah kerusakan PVC. Supaya PVC fleksibel, kadang ditambahkan senyawa ester ftalat dan ester adipat.
Residu VCM terbukti dapat mengakibatkan kanker hati. Senyawa Pb merupakan racun bagi ginjal dan saraf. Sedangkan Cd dapat mengakibatkan kanker paru. Demikian juga ester ftalat, dapat mengganggu sistem endokrin. ”Karena itu, agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan, masyarakat jangan memakai PVC untuk makanan panas, berlemak, dan berminyak,” jelasnya. Kemasan makanan tersebut biasanya dijumpai pada tutup kue tar transparan berbentuk silinder yang dilengkapi alas berwarna hitam berbentuk lingkaran. Selain PVC dan styrofoam, Husniah me-warning penggunaan kantong plastik atau kresek. Mayoritas kantong plastik berwarna, terutama hitam, merupakan produk daur ulang yang sering digunakan sebagai wadah makanan. Padahal, dalam proses daur ulang itu kerap tidak diketahui riwayat penggunaan bahan wadah tersebut. Bisa jadi, terang Husniah, bahannya adalah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, limbah logam berat. ”Dalam proses daur ulang itu juga sering ditambahkan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan,” papar dia. Menurut dia, di antara seluruh jenis kemasan untuk makanan tersebut, ada yang paling aman digunakan. Yakni, plastik PE dan PP.
Jenis plastik itu biasanya dipakai untuk botol minuman, minyak goreng, kecap, sambal, air mineral, kantong belanja (kresek), sedotan, maupun alat makan, seperti sendok, gelas, dan piring. ”PP dan PE paling sering dipakai dan paling aman,” ulasnya. Sementara itu, Direktur Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya BPOM Roland Hutapea menambahkan, perlu ada peraturan untuk persoalan label produk makanan. Menurut dia, tiap produk makanan wajb diberi label yang mencantumkan jenis kemasan. ”Apakah label itu jenis PVC, PE, PP, atau styrofoam. Termasuk kandungan bahan kimianya,” ujarnya. Persoalan tersebut, tutur dia, sejatinya sudah dibahas dalam pertemuan bersama Departemen Perdagangan. ”Sebab, peraturan itu penting bagi masyarakat,” ucapnya. Departemen Perdagangan harus memikirkan masalah tersebut. ”Sedangkan kami terus memonitor dari segi kesehatan,” tegasnya. Referensi
Pesannya: Mesti berhati-hati ya tentang hal ini ….. jangan sekadar mengejar murahnya kalau sudah begini. Apalagi bisa berakibat, murah membawa sengsara ….. karena kesehatan itu mahal!
Tingkatkan Profesionalisme TNI AU Latihan “Air to Air TAXAN”
In militer on Wednesday , 15 July 2009 at 9:45 AMDi ketinggian 10000 s/d 15000 feet para penerbang pesawat tempur Lanud Iswahjudi bermanuver di udara melaksanakan latihan penembakan “Air to Air TAXAN” dengan menggunakan secapem untuk meningkatkan profesionalisme penerbang tempur, Selasa, (13/7). Latihan penembakan “Air to Air’ dengan peluru GUN 20 mm dilaksanakan di atas laut selatan Pacitan mulai tanggal 13 Juli s.d. 22 Juli 2009 dengan menggunakan pesawat tempur F-16/ Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 dan F-5/Tiger dari Skadron Udara 14 Lanud Iswahjudi.
Latihan tersebut bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan penerbang tempur F-16 dan F-5 E Tiger, sebagai Pertahanan Udara (Hanud) yang dimiliki oleh TNI AU yang bertanggung jawab mempertahankan wilayah NKRI di udara.
Secapem merupakan benda yang digunakan sebagai sasaran tembak yang ditarik oleh pesawat lain saat di udara yang diasumsikan sebagai pesawat musuh dalam latihan penembakan “Air to Air TAXAN”.
Guna memperoleh hasil latihan yang maksimal, Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Bambang Samoedro S.Sos, selalu memonitor setiap pergerakan latihan yang dilakukan oleh pera penerbang maupun ground crew. Pada kesempatan hari pertama latihan (13/7) Danlanud Iswahjudi mengadakan peninjauan ke Skadaron Udara 14 mengenai kesiapan yang dilakukan sebelum para penerbang tersebut melaksanakan latihan penembakan Air to Air. Referensi
Sotomayor Says Identity Won’t Distort Her Decisions. Ini baru jempolan!
In kEwarganegaraan on Wednesday , 15 July 2009 at 7:00 AM
Perjuangan seorang wanita
Judge Sonia Sotomayor insisted on Tuesday, in the face of sometimes skeptical questioning from Republicans, that she would never allow her background or life experiences to determine the outcome of a case if she were elevated to the Supreme Court.
“It’s not a question of choosing to see some facts or another, senator,” Judge Sotomayor told Jeff Sessions of Alabama, the ranking minority member on the Senate Judiciary Committee, who made it clear he was not persuaded that the nominee would adhere to the law as strictly as she has pledged.
“We’re not robots,” the judge said at one point, as she described judges’ personal backgrounds as sources to enrich the law rather than warp it — walking a semantic tightrope that Mr. Sessions repeatedly, despite his courtly courtesy, said he did not find persuasive.
The judge was led into her question-answer session by friendly queries from the committee chairman, Senator Patrick J. Leahy, Democrat of Vermont, who tried to deflate Republican arguments in advance by giving the nominee a chance to explain some of her controversial rulings and comments, including the now-famous remark that “a wise Latina woman” might see a case in a different light from a jurist of a different gender or ethnic background.
“No words I’ve ever written or spoken have received so much attention,” the judge said, with a slightly nervous laugh. At another point, she observed that she might have been guilty of “a rhetorical flourish” that “fell flat.”
Repeatedly, Judge Sotomayor sought to persuade the panel that her past, rather than determining how she rules on cases, makes her more perceptive in sorting out the issues. “The process of judging is the process of keeping an open mind,” she said, explaining that her philosophy is to examine issues “case by case, applying the law as it exists.”
“I think the system is strengthened when judges don’t assume they’re impartial,” she said.
But Senator Sessions said he feared that Judge Sotomayor would let her background determine how she rules, and that she has displayed “a body of thought over the years that causes us difficulty.”
No, the judge said. She pledged that “at no point nor time” would she let her background affect how she rules. Life experiences are important in perceiving facts, she said, “but the law commands a result.”
The judge sought to dispel any notion that she dealt too perfunctorily, in her role as a member of the United States Court of Appeals for the Second Circuit, with the New Haven firefighters’ case, in which the city threw out the results of a promotional exam because black candidates did not fare well.
The case was “not a quota case, not an affirmative action case,” she said, but rather focused on possible defects in the test. The Second Circuit decided the case, although in a very short ruling, based on “a very thorough” 78-page decision by a district court, the judge said, adding that now that the Supreme Court has ruled in favor of white and Hispanic firefighters who challenged the city’s decision she, of course, would be bound by that decision.
But Senator Orrin G. Hatch, Republican of Utah, was not satisfied with that explanation and wondered, without asking a direct question, why the judge had relied on the district court’s decision “rather than doing your own analysis of the issues.”
Trying to counter suggestions from some Republicans that she is an “activist judge,” Judge Sotomayor said she does not see appeals courts as policy makers, despite once observing that “the court of appeals is where policy is made.” What she meant, she explained, is that appellate judges establish legal precedent, and “precedent has policy ramifications,” binding litigants in similar cases.
Senator Dianne Feinstein, Democrat of California, came to the nominee’s defense, asserting that an objective study of her record should convince people that “she is anything but” an activist judge.
Judge Sotomayor, who often took notes as she was being questioned, responded in legalese when she was asked by Senator Herb Kohl, Democrat of Wisconsin, if she believed that Roe v. Wade, the 1973 Supreme Court decision establishing a woman’s right to choose abortion, was “settled law.”
“The court’s decision in Planned Parenthood v. Casey reaffirmed the court holding of Roe,” she replied, referring to the 1992 ruling in a Pennsylvania case. “That is the precedent of the court and settled, in terms of the holding of the court.”
There was a moment of near-comedy when Judge Sotomayor sought to alleviate any fears that she might not be sympathetic enough to the rights of gun owners. “I have friends who hunt,” she said.
There was a moment of friction between Mr. Leahy and Mr. Sessions, both former prosecutors. When Mr. Sessions went on at some length before letting the nominee respond, Mr. Leahy said sharply, “Was that a question?”
Mr. Sessions said he had to go on at some length because Mr. Leahy had “misrepresented the facts” of a certain case — an assertion Mr. Leahy hotly disputed.
Mr. Sessions has promised to give Judge Sotomayor fair consideration, with his own unpleasant experience in mind. Two decades ago, his nomination for a federal district judgeship was derailed amid accusations that he had been insensitive on racial issues — accusations that he heatedly denied, and that some black associates also disputed.
Judge Sotomayor would appear to be virtually assured of confirmation, despite the hostility of some Republicans, given the Democrats’ 12-to-7 advantage on the judiciary panel and 60-to-40 majority in the Senate. Referensi
P.S. Perhatikan beberapa kata yang saya bold di atas. Dengan kata-kata tajam Sotomayor “membuka” mata para penuduh. Inikah perjuangan gender sesungguhnya, tanpa affirmatif. Inikah perjuangan negarawan sesungguhnya, tanpa melihat asal-usul keturunannya. Inikah perjuangan ranah hukum semestinya, tanpa carut marut yang disengaja. Belajar dari Sotomayor, belajar kehidupan bernegara, dengan aroma multikultural dan pluralisme. Indah nian: profesionalisme tetap bersemi.
SBY-Boediono Terbanyak Belanja Iklan
In kEpemimpinan on Wednesday , 15 July 2009 at 6:00 AMSurvei Nielsen Media Indonesia menunjukkan pasangan yang dinyatakan menang oleh quick count, yakni pasangan SBY-Boediono, merupakan pasangan capres dan cawapres dengan jumlah belanja iklan terbanyak. Terbukti, pasangan tersebut mengungguli dua pasangan lainnya dengan jumlah spot iklan di media massa sebanyak 5.705 spot.
Pasangan JK-Wiranto berada di urutan kedua dalam hal belanja iklan dengan jumlah 5.066 spot iklan. Pasangan Megawati-Prabowo di urutan ketiga dengan 1.879 spot iklan.
“Sebagian besar spot iklan tersebut adalah spot iklan di televisi,” kata Senior Manager Business Development Nielsen Media Indonesia, Maika Radini, saat berbicara di seminar Media Industry Review 2009: Belajar dari Kebangkrutan Koran-Koran di AS dan Trend Iklan Media Cetak Semester II 2009 yang diadakan Serikat Penerbit Suratkabar (SPS), di Jakarta, Selasa (13/7).
Spot iklan pasangan SBY-Boediono berada di televisi dengan 5.329 spot, surat kabar 369 spot, dan majalah dan tabloid dengan 7 spot. Sementara spot iklan JK-Wiranto berada di televisi (4.436 spot), surat kabar (621 spot), dan majalah dan tabloid (9 spot). Sementara, spot iklan pasangan Megawati Wiranto berada di televisi (1.757 spot) dan surat kabar (122 spot).
Meskipun televisi mendapatkan share iklan terbesar dari para pasangan capres dan cawapres, akan tetapi dari partai politik, justru surat kabar yang mendapatkan share iklan terbesar karena kategori pemerintahan dan politik tahun 2009 meningkat 147 persen dibandingkan tahun 2008.
Golkar, Partai Demokrat, PDIP dan PAN berturut-turut menduduki peringkat 1, 3, 7, dan 10 institusi-institusi dengan belanja iklan terbanyak di surat kabar. Sementara di televisi, tidak ada parpol-parpol yang masuk 10 besar institusi-institusi dengan belanja iklan terbanyak.
Cakupan penelitian yang dilakukan Nielsen ini adalah 122 judul surat kabar, 163 judul majalah dan tabloid, dan 23 stasiun televisi. Penelitian ini berdasarkan published rate card, tidak termasuk iklan baris, dan tidak menghitung diskon, promo, dan lain-lain. Referensi
Program Khusus CIA untuk Bantai Pemimpin Al Qaeda
In country on Wednesday , 15 July 2009 at 5:00 AMBadan intelijen AS, CIA, pernah menjalankan sebuah program rahasia selama 8 tahun untuk membunuh para pemimpin al Qaeda dengan mengerahkan para pembunuh yang terlatih secara khusus. Namun, CIA menolak membeberkan program ini ke Kongres karena inisiatif tersebut tidak berhasil menyeret Osama bin Laden maupun deputinya sesuai target yang ditetapkan oleh pemerintah AS.
Program pengerahan beberapa tim untuk membunuh teroris senior telah secara resmi disetujui oleh pemerintah George W. Bush tetapi program ini tidak pernah beroperasi secara maksimal. Menurut beberapa sumber intelijen dan kongres AS, wakil presiden yang menjabat saat itu, Richard B. Cheney telah mendesak CIA untuk menunda pemberitahuan program itu ke Kongres.
Program yang dihentikan bulan lalu itu mengundang ketegangan politik pekan lalu saat beberapa anggota Kongres dari Demokrat menilai CIA telah menahan informasi ke Kongres dengan tidak menyingkap eksistensi operasi itu. Direktur CIA Leon E.Panetta menjelaskan ke parlemen tinjauan mereka terhadap program itu pada 24 Juni beberapa jam setelah mengetahuinya.
Beberapa pejabat intelijen yang mengetahui program itu menjelaskan beberapa elemen tertentu dari program ini sempat beroperasi dan seharusnya dilaporkan karena mencakup prasarana signifikan dan berisiko tinggi. Namun, beberapa pejabat intelijen lain menjelaskan inisiatif ini tidak pernah mencapai kemajuan sesuai dengan konsep dan studi kelayakan.
Pengakuan Panetta bahwa ia telah menghentikan program ini menuai kritik dari beberapa anggota kongres Republik kemarin. “Kenapa kamu membatalkannya?” tanya Senator Christopher S., anggota kongres Republik dari komite intelijen Senat. “Memangnya kenapa kalau dilanjutkan?”
Tidak ada pejabat maupun institusinya, CIA, yang bersedia menguraikan perbedaan program itu dengan program lainnya untuk menumpas pemimpin senior Al Qaeda. Namun, salah satu pejabat intelijen AS yang tidak menyebut identitasnya menjelaskan program ini berskala kecil dan tidak beroperasi secara permanen.
CIA diizinkan pada 2001 untuk menggunakan kekerasan berisiko tinggi terhadap sekelompok pemimpin al Qaeda. Kekerasan ini mencakup serangan yang dilancarkan oleh pesawat tanpa awak ke beberapa kamp teroris dari ketinggian 2 kaki dan bukan ketinggian 10.000 kaki seperti dilaporkan sebelumnya.
Beberapa pejabat CIA yang masih bertugas maupun telah lepas tugas menerangkan program ini tidak mencapai perkembangan yang dinilai perlu untuk dilaporkan ke Kongres.
Beberapa pejabat Gedung Putih menerangkan Presiden Barack Obama telah mendapatkan pengarahan mengenai keputusan Panetta setelah kembali ke Washington, Minggu, seusai mengadakan kunjungan kerja ke luar negeri. Panetta dilaporkan tidak memberitahukan Gedung Putih mengenai rencananya membatalkan program itu.
Sejumlah anggota parlemen Demokrat telah menyerukan diadakan investigasi untuk mengetahui apakah CIA melanggar undang-undang dengan tidak membeberkan programnya ke Kongres. Klaim pencegahan penyampaian keterangan mengenai program itu juga telah memicu timbulnya seruan agar pemerintah Obama memulai investigasi terhadap kebijakan penangkalan terorisme selama pemerintah Bush. Referensi
Inside: Sukses Gerakan 1 Putaran, PWI Jakarta Beri Award ke Denny JA
In indonesia on Wednesday , 15 July 2009 at 2:14 AMSelama Pemilu Presiden (Pilpres) 2009, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dikomandani oleh Denny JA melancarkan kampanye gerakan satu putaran. Sukses atas kampanye itu, Denny JA dianugrahi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Award sebagai ‘Newsmaker of the Election 2009′.
Penghargaan kepada Denny yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif LSI itu langsung diserahkan oleh Ketua PWI Jaya Kamsul Hasan di Hotel Nikko, Jl Thamrin, Jakarta, Selasa (14/7/2009).
Dalam acara itu, hadir sejumlah tokoh pers senior PWI dan sejumlah artis ibukota, seperti Indro (Warkop) dan Dani Ahmad.
“Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan di PWI Jaya yang memberikan penghargaan Newsmaker of the Election 2009. Ini bukan penghargaan bagi saya pribadi. Saya menganggap ini penghargaan bagi inisiatif seorang individu untuk berperan dalam Pilpres,” kata Denny.
Menurut Denny, perang terlalu penting bila hanya diserahkan kepada seorang jenderal. Begitu juga Pilpres terlalu penting bila diserahkan kepada para politisi dan tim sukses.
“Masyarakat dan individu bebas harus juga terlibat di dalamnya, karena bulat dan lonjong kehidupan masyarakat akan ditentukan oleh Presiden terpilih,” jelasnya.
Diakui Denny, saat dirinya mengkampanyekan Gestapu (Gerakan Satu Putaran) sangat terkejut dengan munculnya kontroversi dan perdebatan publik yang ada. Setidaknya ada lima alasan kenapa gerakan ini menjadi top isu.
Pertama, isu gerakan satu putaran adalah puncak pertarungan politik capres. Kedua, isu satu putaran dibuat berdasarkan riset. Ketiga, isu tidak hanya diwacanakan melalui forum intelektual, tapi menjadi gerakan masyarakat. Keempat, isu memang dibuat untuk kontroversi dan terakhir, isu satu putaran adalah tradisi baru.
Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kamsul Hasan, setiap tahun pihaknya telah memberikan penghargaan kepada perorangan, kelompok masyarakat ata lembaga sejak tahun 2004. Di mana ada 4 wartawan yang menerima penghargaan sebagai Newsmaker karena liputan Bencana Tsunami di Aceh.
Juga penghargaan kepada 10 lembaga bantuan kemanusiaan yang dikelola sejumlah televisi dan radio, serta TNI. Tahun 2008 saat dilakukan Pilkada DKI Jakarta dan Jawa Barat juga memberikan penghargaan Tokoh Demokrasi Siap Menang Siap Kalah.
Yang menerima di antaranya pasanga Cagub-Cawagub Adang Daradjatun-Dani Anwar, Danny Setiawan-Iwan Sulanjana. “Kali ini kepada Denny JA sebagai pemimpin Lembaga Studi Demokrasi, sebagai newsmaker, orang yang membuat atau diberitakan media massa selama Pilpres 2009,” ujarnya. Referensi
Catatan:
a. Omong-omong, sebenarnya saya juga menulis Gerakan Pilpres satu putaran, ini murni gagasan saya, nggak ada hubungannya dengan Capres-Cawapres manapun. Bukan pesan sponsor pula. Intinya saya melihat dari sisi “BIAYA POLITIK” dan kondisi ekenomi negara/bangsa kita. Meski demikan ada juga pengunjung blog saya yang “protes”, dikira ikut kampanye. Saya nggak tahu, duluan mana muncul di media antara tulisan saya ini yang saya posting tanggal 14 April 2009 dengan kampanye media (berupa iklan-iklan) Satu Putaran dari Denny JA, yang sepengetahuan saya ramainya pas menjelang/selama musim kampanye Pilpres 2009.
b. Bahkan soal Koalisi Permanen, saya pun telah menulis jauh hari seblum pelaksanaan Pilpres 2009. Bisa disimak disini: Menjelang Pemilu Presiden 2009: Koalisi permanen dong …. tulisan ini diposting 10 April 2009. Lihat saja klop atau tidak dengan realitas politik sekarang …..
Ciri-ciri kehidupan di dunia: Berpasangan.
In dEmokrasi on Wednesday , 15 July 2009 at 12:14 AMAda hitam, ada putih
Ada jauh, ada dekat
Ada hidup, ada mati
Ada sehat, ada sakit
Ada kecil, ada besar
Ada sukses, ada gagal
Ada cinta, ada benci
Ada naik, ada turun
Ada pemerintah, ada oposisi
Itu yang saya fahami tentang kehidupan di dunia selama ini
Namun, saya nggak faham, apakah ini juga berlaku di dunia politik
Karena saya lihat ada yang inginnya jadi pemerintah (setidaknya merangsek ke pemerintahan terus) nggak mau dan nggak siap jadi oposisi ………
Menyalahi kodrat, nggak baik jangka panjangnya ……
CINTA TERLARANG by The Virgin
In bLog on Tuesday , 14 July 2009 at 11:43 PMKau kan slalu tersimpan di hatiku
Meski ragamu tak dapat ku miliki
Jiwaku kan slalu bersamamu
Meski kau tercipta bukan untukku
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
P.S. (yang mesti anda baca, biar nggak salah faham) :
a. Capai nonton hingar bingar politik, ngeri ada serbuan flu babi, miris dengan aroma panas Papua, empati untuk kaum Uighur China, benci dengan akal bulus koruptor, muak dengan para pemimpi yang nggak tahu diri, ya menghibur dirilah …….. dengerin dan menyimak, rileks bersama The Virgin : Cinta Terlarang.
b. Kalau ada diantara anda, pengunjung setia blog ini yang kaget dengan postingan ini (kok nggak biasanya) dimaklumi saja, saya juga manusia, perlu hiburan juga ……
Budaya Pemerintahan Provinsi DIY, perlu sosialisasi ya…..
In e-goverment on Monday , 13 July 2009 at 2:24 PMBudaya Pemerintahan, memang perlu dibuat, disosialisasikan, dan diterapkan, terus dikontrol ya …. agar kinerja para pegawai menjadi mantap …. seperti Budaya Pemerintahan Provinsi DIY, yang baru, memang perlu sosialisasi ya…..
Apakah Budaya Pemerintahan Provinsi DIY? SATRIYA :
Selaras,
Akal Budi Luhur Jatidiri,
Teladan-keteladanan,
Rela Melayani,
Inovatif,
Yakin dan percaya diri,
Ahli-Profesional.
Semuanya merupakan nilai-nilai yang baik dan unggul.
Problem kepemerintahan kita sesungguhnya apa kok sampai perlu budaya pemerintahan? Tidak ada satunya kata dan perbuatan, alias implementasinya, kalau istilah populer dulu ya pengamalannya (meminjam instilah P4) yang nggak terwujud nyata ….
Asyik, liburan lebaran dengan uang baru Rp.2.000,-
In aNak, anggaran on Friday , 10 July 2009 at 3:28 PMBank Indonesia (BI) resmi meluncurkan pecahan Rp 2.000 baru bergambarkan pangeran Antasari. Namun uang bernuansa abu-abu itu baru akan beredar luas di masyarakat menjelang Idul Fitri. Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) baru akan mendistribusikan 500 juta bilyet/lembar uang baru pecahan Rp 2000 kepada BI pada Juli 2009 dan Agustus 2009. Sektretaris Perusahaan Peruri, Toni Pandelaki mengatakan, Peruri akan mendistribusikan uang pecahan baru tersebut secara bertahap dengan jumlah nominal sebesar Rp 1 triliun.

Cocok untuk lebaran .....
“Pada bulan Juli 2009, kita akan mendistribusikan kepada BI untuk disebarkan sebanyak 200 juta bilyet/lembar dan kemudian pada bulan Agustus 2009 sebanyak 300 juta bilyet/lembar,” ujar Toni dalam Media Gathering wartawan di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (10/07/2009). Ia menambahkan, uang pecahan Rp 2.000 itu diharapkan sudah bisa didistribusikan ke BI per 20 Juli 2009. “Nantinya sakaligus menyambut hari idul fitri, pecahan Rp 2000 sudah dapat tersebar ditangan masyarakat,” jelasnya.

Sebuah penghargaan untuk Sang Pahlawan
Uang kertas baru pecahan Rp 2.000 berwarna dominan abu-abu dengan unsur pengaman berupa tanda air bergambar Pangeran Antasari dengan benang pengaman yang tertanam di kertas uang dan bertuliskan BI2000 berulang-ulang yang akan memendar merah di bawah sinar ultraviolet. Uang kertas pecahan baru ini juga mengakomodasi kebutuhan para tuna netra dengan menyediakan kode tertentu (blind code) di samping kanan bagian muka uang yaitu berupa kotak persegi panjang yang dicetak secara intaglio.
Soal uang, lama atau baru, jangan lupa 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang! Masih ingat khan?!
Menurut Bara Hasibuan, SBY pecahkan rekor Obama. Pentingkah itu? Yang lebih penting mewujudkan amanah rakyat sebaik-baiknya ….
In eKsekutif on Friday , 10 July 2009 at 10:43 AMWakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Bara Hasibuan, mengatakan Susilo Bambang Yudhoyono memecahkan rekor Presiden AS Barack Obama sebagai presiden yang dipilih paling banyak oleh rakyatnya secara langsung, jika sistem hitung cepat benar. “Tadi saya coba-coba hitung, jika hasil hitung cepat konsisten dengan hasil KPU, ada fakta yang menarik perhatian yakni (SBY) memecahkan rekor presiden yang dipilih secara langsung. Obama hanya dipilih oleh sekitar 69 juta rakyat AS,” kata Bara Hasibuan di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan, jika hitung cepat itu benar, jumlah golput sekitar 20 persen dan jika suara tak sah 10 persen maka jumlah suara sah mencapai 70 persen. Sementara itu jumlah pemilih yang tercatat di daftar pemilih tetap sekitar 170 juta. Sehingga jumlah suara sah sekitar 119 juta suara. Jika SBY menang dengan persentase 60 persen maka total suara yang memilih SBY sebesar 71 juta, atau di atas Obama yang hanya 69 juta atau sekitar 52 persen dari jumlah pemilih AS. Kemenangan SBY, katanya, semakin berarti karena jumlah capres di AS hanya dua sementara di Indonesia tiga pasangan. Tidak hanya itu, jumlah pemilih di AS juga lebih besar dibanding dengan di Indonesia, katanya.
Bara mengatakan selain itu posisi SBY sebagai presiden bertahan (incumbent), memang memperoleh keuntungan, namun juga bukan merupakan hal yang mudah untuk menyakinkan rakyat bahwa pemerintah telah berbuat banyak hal untuk rakyat. “Sehingga juga menjadi ujian, apakah selama menjabat sudah melaksanakan janji,” katanya. Sehingga, katanya, SBY jauh lebih sulit dibanding dengan Obama untuk memperoleh suara rakyat karena harus membuktikan pemerintah telah melakukan yang terbaik. Sejumlah lembaga survei yang melakukan hitung cepat Pemilu Presiden 2009 menyebutkan perolehan pasangan Megawati-Prabowo sekitar 26-27 persen, Yudhoyono-Boediono sekitar 60-61 persen dan Jusuf Kalla-Wiranto sekitar 12 persen.
SBY memecahkan rekor Obama, seberapa pentingkah itu? Ada yang lebih penting, mewujudkan amanah rakyat sebaik-baiknya …. selamat bekerja ….
Hasil riset: Hati-hati, gara-gara SMS bisa sakit leher lho ….
In tEknologi iNformasi on Friday , 10 July 2009 at 9:58 AMDibalik kebiasaan menggunakan ibu jari untuk mengirim pesan singkat atau short message system (SMS) di telepon seluler (ponsel), ada risiko yang mengancam diantaranya menyebabkan rasa sakit di telapak tangan, lengan dan leher. Demikian diungkap sebuah penelitian terbaru. Namun, dimungkinkan jalan untuk menghindari ketidaknyamanan itu.
Golongan dewasa muda yang banyak mengirim pesan singkat dengan punggung membungkuk dan hanya menggunakan salah satu ibu jari mungkin memiliki lebih banyak masalah dengan tangan, leher dan lengan dibandingkan yang berdiri lurus serta menggunakan lebih banyak jari. “Mempertimbangkan semakin sering kita menggunakan keypad pada ponsel yang sangat kecil, maka sangat penting memahami bagaimana hal itu mempengaruhi tubuh,” ujar pemimpin penelitian sekaligus Ergonomist asal Sahlgrenska Academy Swedia, Ewa Gustafsson seperti dilansir healthday, baru-baru ini. “Kita perlu mengidentifikasi faktor terkait dengan penggunaan ponsel yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kemampuan bekerja,” ujar Ewa.
Beberapa alat komunikasi modern seringkali dihubungkan dengan sebagian rasa sakit berulang dan cedera saraf tertekan. Salah satunya disebut dengan siku ponsel atau cell phone elbow yang juga dikenal dengan cubital tunnel syndrome. Yang biasanya dirasakan dengan gejala kesemutan atau mati rasa pada tangan yang disebabkan penekanan berlebih pada saraf ulnar yaitu ketika siku dalam posisi rata saat berbicara di ponsel. Kemudian juga ada yang disebut guitar Hero wrist yaitu kelainan di bagian pergelangan tangan karena terlalu banyak memetik senar gitar. Kemudian muncul yang disebut Blackberry thumb yang disebabkan terlalu banyak menggunakan jari tangan saat mengetik pesan dari ponsel. “Perbedaan dari masa komputerisasi masa kini dan masa mesin tik zaman dulu adalah orang saat ini tidak pernah berhenti. Mereka mengetik hampir sepanjang hari,” ujar Dr. David Edelstein, orthopedic dan ahli bedah tangan di Maimonides Medical Center, New York.
Dia menambahkan, bahkan saat istirahat makan siang mereka tetap menggunakan mouse pada komputer dan mengetik pesan di ponsel. Demikian juga ketika sudah sampai di rumah, waktu untuk kegiatan semacam itu bahkan bisa bertambah banyak. “Dalam kasus yang paling serius, bengkak dan luka pada sendi basal di pangkal ibu jari dapat menyebabkan artritis,” tutur Edelstein. Artritis pada ibu jari dapat memicu rasa sakit pada tangan, sulit menelan serta penurunan kekuatan untuk bergerak. “Untuk setiap tekanan yang Anda lakukan pada ibu jari Anda, bisa jadi permulaan masalah. Seiring dengan waktu, hal itu bisa menimbulkan gangguan,” ujar Edelstein. Luka yang terjadi juga tidak hanya sekedar ibu jari, rasa sakit juga dapat menjalar ke leher dan punggung, menurut peneliti Swedia.
Para peneliti menganalisa teknik mengetik sms terutama dari sisi aktivitas muskular dan pergerakan ibu jari dengan sebuah alat yang disebut electrogoniometer yaitu alat elektrik yang mengukur fleksibilitas kepada 56 orang dewasa muda. Sebagian dari partisipan mengeluh gejala sakit pada leher, lengan atau tangan. Sebagian lain tidak merasakan apa-apa. Partisipan yang merasa kait biasanya mengetik dengan posisi tubuh menunduk yang memicu tekanan pada leher dan otot bagian punggung atas. “Saya pikir posisi Anda dalam mengetik sangat penting. Menunduk bukan merupakan posisi yang direkomendasikan,” terang Edelson. Partisipan penelitian yang merasakan sakit juga memiliki kebiasaan untuk menggunakan satu ibu jari saja dibandingkan kedua ibu jari.
Hand specialist dan occupational therapist dari william Beaumont Hospital, Heather Turkopp mengatakan, dia jarang melihat pasen dengan keluhan rasa sakit berkaitan dengan kebiasaan mengetik di ponsel. Meskipun dia meramalkan, hal itu bisa jadi berubah beberapa tahun mendatang. Cedera semacam itu membutuhkan waktu yang cukup lama. “Jika Anda melakukan sesuatu secara berulang, maka hal itu akan mengganggu jaringan, merusak dan menyebabkan rasa sakit. Para pegawai diminta semakin banyak bekerja dalam waktu yang semakin sedikit. Saya tidak akan terkejut jika semakin banyak melihat kasus sakit akibat terlalu banyak mengetik semacam itu,” tuturnya.
Lalu Tips menghadapi hal ini, bagaimana? Dari Health24 , rekomendasinya (terjemahkan sendiri ya, pakai Google bisa kok) :
- Avoid sitting in the same position for extended periods. Get up and take breaks.
- Pay attention to posture. When seated at a desk, your monitor should be at eye level, your arms should be bent at a 90-degree angle, your knees should be bent at 90 degrees and your feet should rest on the floor.
- Many people hunch over when SMSing because they’re trying to see the tiny keyboard. To keep from putting added pressure on your neck and upper back, rest the mobile device on your desk and lean against the chair’s backrest.
- Use both thumbs and give your thumbs a break when typing long messages.
- Stay active. “People who are more active outside of work and have good circulation will heal better than those who are less active and have poorer circulation,” Turkopp said.
- If you experience soreness, stop SMSting. Anti-inflammatory medications can also help.
Kota Bundanoon di Australia melarang penjualan air dalam botol plastik. Mau mengikuti?
In climate, country on Friday , 10 July 2009 at 9:13 AMSebuah kota kecil di Australia memutuskan secara bulat untuk melarang penjualan air minum botol karena khawatir akan dampaknya terhadap lingkungan. Para pegiat lingkungan mengatakan Kota Bundanoon di negara bagian New South Wales mungkin adalah kota pertama di dunia yang mengeluarkan larangan itu. Mereka mengatakan sumber daya dalam jumlah besar digunakan untuk mengambil, mengepak dan mengangkut air minum botol. Dan botol-botol plastik yang sudah digunakan kemudian menumpuk menjadi sampah atau diangkut ke tempat-tempat pembuangan sampah, demikian menurut pihak yang melakukan kampanye “Bundy on Tap“, yang bertujuan mendorong masyarakat agar minum air keran.

Mahal mana, airnya atau botolnya?
Lebih dari 350 warga datang untuk memberi suara mereka dalam sebuah pertemuan terbuka di balai kota. Hanya satu orang yang menentang larangan itu, bersama seorang wakil dari industri air minum botol, demikian dikabarkan ABC News.
Wartawan BBC Nick Bryant di Sydney mengatakan, penduduk setempat telah berjanji tidak akan memarahi pengunjung bila mereka tidak mematuhi larangan itu, tetapi para pengunjung akan dibujuk untuk mengisi kembali botol kosong mereka dengan air minum dari keran gratis yang disediakan di jalan utama. Seorang pegiat lingkungan John Dee mengatakan, pandangan penduduk setempat terdorong untuk melarang penjualan setelah sebuah perusahaan minuman besar mengumumkan rencana untuk mengambil air dari tempat penampungan air di bawah tanah kota itu.
Dampak lingkungan
“Perusahaan itu selama ini berupaya untuk memompa air bersih di tempat ini, membotolkannya di Sydney dan mengembalikan air minum botol ke sini untuk dijual,” katanya. “Hal ini membuat warga setempat mengkaji lagi dampak lingkungan air minum botol dan masyrakat di sini sangat vokal mengenai masalah ini,” tambah John Dee.
Larangan itu juga didukung oleh para pemilik toko di kota itu yang berpenduduk sekitar 2.500 orang itu. “Kami percaya Bundanoon adalah kota pertama dunia yang berhasil mengajak pedagang air minum botol eceran melarang penjualan,” kata Dee. “Kami belum pernah mendengar larangan serupa di tempat lain.”
Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales Nathan Rees mendukung upaya ini, dan memerintahkan berbagai departemen pemerintah agar berhenti membeli air minum botol dan lebih sering mengkonsumsi air minum dari keran. Rees mengatakan hal itu akan menghemat uang pajak rakyat dan membantu menyelamatkan lingkungan.
Pesannya: Apakah anda dan pemerintah daerah anda terilhami gagasan dan kabar ini? Kalau iya itu baik dan benar ………….. karena saya secara pribadi setiap kali melihat air dalam botolan/gelasan seringkali menakar “sesungguhnya mahal mana ya antara harga airnya dengan wadah botol/gelasnya” ……. apalagi kalau melihat secara jangka panjang, buanyaknya sampah plastik botol/gelas bekas itu dan dampaknya terhadap lingkungan hidup kita ……………….
Mengingatkan daerah yang belum punya Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
In sumber daya on Friday , 10 July 2009 at 8:54 AMPerlindungan terhadap perempuan dan anak telah diatur dalam sejumlah undang-undang, seperti UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi Korban, serta UU No 21 Tahun 2007 tentang Penghapusan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Namun banyak daerah di Indonesia belum memiliki Perda sebagai turunan dari UU tersebut, padahal Perda tersebut perlu antara lain karena perempuan dan anak merupakan kaum yang rentan dianiaya dan terampas haknya. Sampai saat ini hanya beberapa daerah (provinsi) di Indonesia yang telah mengesahkan Perda sejenis, antara lain Riau, Banten, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur. Implementasi perda tersebut yang paling penting adalah penegakan hukumnya.
Makanya, kalau sekarang Pemprov DKI Jakarta akan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan perempuan dan anak ke DPRD DKI pada tahun 2010 itu perlu diapresiasi. Sebab berdasarkan data Komite Nasional Anti Kekerasan Pada Perempuan (Komnas Perempuan) tahun 2008, DKI Jakarta menduduki peringkat keempat dari 33 provinsi di seluruh Indonesia dalam hal jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yaitu 1.448 kasus. Tahun 2007, DKI Jakarta menempati peringkat pertama, yaitu 1.583 kasus.
Sekarang coba anda cek, apakah daerah anda (Propinsi/Kota/Kabupaten) telah mempunyai Perda semacam ini?. Kalau belum ada (bahkan Raperdanya sekalipun) segeralah Pemda dan DPRD-nya dibangkitkan, terutama DPRD periode 2009-2014 segera mempersiapakannya …. fahamilah, kualitas dan perlindungan yang optimum bagi kaum perempuan dan anak akan sangat menentukan NASIB BANGSA kita masa depan ………….
Info gress untuk yang mau naik haji …. BPIH sudah ditetapkan.
In iSlam on Friday , 10 July 2009 at 8:37 AMPemerintah melalui Peraturan Presiden No.31 tahun 2009, menetapkan besaran Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2009/1430H, yaitu berdasarkan embarkasi :
Aceh 3.243 USD,
Medan 3.333 USD,
Batam 3.376 USD,
Padang 3.329 USD,
Palembang 3.377 USD,
Jakarta 3.444 USD,
Solo 3.407 USD,
Surabaya 3.512 USD,
Banjarmasin 3.508 USD,
Balikpapan 3.544 USD,
Makassar 3.575 USD.
Biaya BPIH seluruh embarkasi tersebut ditambah dengan komponen rupiah sebesar Rp 100.000,- untuk biaya asuransi jemaah haji.
BPIH 2009 mengalami kenakan pada komponen US dollar rata-rata 35 USD, dan mengalami penuruanan pada komponen Rupiah rata-rata 401.000,- Dengan demikian, penurunan rupiah ini dapat menutupi kenaikan BPIH dalam komponen US dollar.
Jika dibanding dengan BPIH tahun lalu, BPIH Aceh mengalami penurunan 15 USD, Medan naik 42 USD, Batam naik 84 USD, Padang naik 72 USD, Palembang turun 3 USD, Jakarta naik 14 USD, Solo naik 27 USD, Surabaya naik 83 USD, Banjarmasin turun 9 USD, Balikpapan naik 26 USD, dan Makassar naik 58 USD. Untuk komponen rupiah semua embarkasi tahun lalu Rp 501.000,- dan tahun ini hanya Rp 100.000,-, terjadi penurunan Rp 401.000,-
Calon jemaah haji yang mendapat porsi haji untuk berangkat tahun ini, dapat melunasi BPIH 2009 mulai tangga 13 Jul 2009 dan berakhir 12 Agustus 2009. Selama 22 hari kerja, pelunasan dilakukan pada bank penerima setoran (BPS) yang tersambung pada SISKOHAT, setiap hari kerja. Jemaah yang telah mendapat bukti setor lunas BPIH yang sah, agar segera mendaftar ulang ke kantor Dep.Agama Kabupuaten/kota tempat domisili selambat-lambatnya 7 hari setelah penyetoran lunas.
Menyangkut besaran BPIH Khusus atau yang dikenal dengan ONH Plus, BPIH khusus ditetapkan minimal 6000 US dollar ditambah Rp 400.000,- dengan waktu pelunasan 15 hingga 27 Juli 2009. Pembayaran pelunasan BPIH khusus sebesar 3000 US dollar ditambah Rp 400.000,- disetorkan ke rekening Menteri Agama yang telah memperoleh persetujuan Menteri Keuangan. Bagi jemaah yang telah melunasi dan membatalkan diri untuk berangkat, dikenakan biaya administrasi sebesar satu persen.
Vaksin Meningitis untuk mendapatkan Visa Haji
Menurut Menag, calon jemaah haji yang tidak divaksin meningitis tidak akan mendapatkan visa untuk melaksanakan haji. Pasalnya, penggunaan vaksin meningitis merupakan kewajiban yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi bagi seluruh calon jemaah haji dari penjuru dunia, termasuk asal Indonesia. Kebijakan ini diterapkan berhubung negara ini merupakan negara endemik meningitis. ”Isu enzim babi ini sudah bersih. Vaksin meningitis ini sudah ditetapkan di 77 negara peserta haji, termasuk Malaysia dan Arab Saudi,” papar Menag.
Menurutnya, bahan vaksin tersebut dibuat oleh sebuah perusahaan di Belgia. Bagi jemaah haji yang ragu Departemen Kesehatan akan memproduksi vaksin meningitis tahun depan tanpa menggunakan enzim babi. ”Jemaah haji yang ragu silakan turun untuk tahun berikutnya,” tegasnya. Menag menyatakan, semua jemaah harus menggunakan vaksin tersebut, jika tidak yang bersangkutan tidak akan mendapatkan visa untuk melaksanakan ibadah haji.
Hasil riset : Menguap ternyata menular lho ….
In survai on Thursday , 9 July 2009 at 2:00 PMUmumnya, kita menguap saat merasa bosan, lelah, atau mengantuk. Semua hal itu tak berkaitan secara langsung. Oleh karenanya, hingga kini para ahli masih belum bisa memaparkan penjelasan mengenai mekanisme alamiah pada tubuh manusia ini selalu terjadi. Teori paling populer adalah kita menguap karena kadar oksigen di paru-paru berkurang. Saat membuka mulut dan menghirup udara, oksigen masuk dan kembali memenuhi paru-paru.
Belakangan, muncul pendapat yang seolah menegaskan anggapan bahwa menguap bisa menular. Artinya, saat melihat orang lain menguap, tanpa disadari kita akan ikut menguap. Steven Platek, PhD, psikolog dari State University of New York di Albania, melakukan pengamatan untuk menemukan kejelasan dari fenomena ini. Hasilnya menunjukkan, 40-60 persen relawan cepat “tertular” orang lain yang sedang menguap, baik yang berada di dekatnya ataupun yang mereka lihat di layar kaca. Meski Platek dan timnya belum mampu menjelaskan mekanisme “penularan” ini, mereka yakin kedua hal itu berkaitan.
Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam edisi terbaru jurnal Cognitive Brain Research ini menyebutkan bahwa bila kita ikut menguap saat orang lain menguap, hal itu bisa dianggap sebagai respons empatetik, sama halnya seperti tertawa. Artinya, menguap menjadi cara dalam menunjukkan empati kita terhadap perasaan orang lain. “Menguap tidak hanya bisa dipicu setelah melihat orang lain menguap, tetapi juga mendengarkan, membaca, atau bahkan berpikir tentang menguap,” kata Platek, yang memimpin penelitian tersebut. Referensi
Hasil riset: Sulit tidur alias insomnia? Di-terapi saja dengan internet!
In sumber daya on Thursday , 9 July 2009 at 11:13 AMKondisi sulit tidur (insomnia) seringkali melanda orang yang sedang banyak pikiran atau merasa tertekan. Sebuah riset menunjukkan bahwa insomnia dapat disembuhkan dengan bantuan internet. Bagaimana caranya?
Dalam terapi berbasis internet ini, tidak ada ahli terapi manusia yang dilibatkan. Sebuah software akan memberikan nasehat dan jadwal tidur khusus berdasarkan jadwal keseharian user. Pasien insomnia akan diajak mempelajari kebiasaan tidur yang lebih baik, menghindari terjaga di tengah malam, melalui cerita, kuis dan game. “Ini merupakan program yang interaktif dan personal,” ujar salah satu tim peneliti, Frances Thorndike dari University of Virginia Health System.
Software yang diberi nama Sleep Healthy Using the Internet (SHUTi) ini dapat menjadi alternatif terapi murah dan tidak memerlukan obat-obatan. Sekitar 45 orang dewasa yang mengalami insomnia dilibatkan dalam penelitian tersebut. Secara acak, 22 orang diantaranya mencoba program terapi berbasis internet ini. Hasilnya, kelompok orang yang mencoba terapi ini dapat tidur lebih nyenyak dan jarang terjaga di tengah malam. Kendati terapi ini menunjukkan hasil positif, menurut Shelby Harris, seorang ahli dari New York Montefiore Medical Center, ada hal-hal yang kurang dari terapi berbasis internet.
Menurutnya, jika melakukan terapi secara berhadapan langsung (face to face), seorang ahli terapi dapat terus memotivasi pasien dan mengidentifikasi kecemasan-kecemasan yang membuat pasien sering terjaga di tengah malam. Namun, semuanya kembali pada orang yang mengalami insomnia, lebih nyaman dengan terapi berbasis internet atau face to face dengan ahli terapi.
Wah, cocok nhi, saya terkadang juga susah tidur. Apakah anda juga susah tidur? Sama dong, mari kita terapi barengan lewat internet, dalam bentuk? FB-an atau YM-an ………………… saya tunggu ………
Apakah anda sudah memperhatikan hasil survai, quick & real count Pilpres RI 2009?
In eKsekutif on Thursday , 9 July 2009 at 10:35 AM
Apakah anda sudah memperhatikan hasil survai/polling dan quick count Pilpres RI 2009? Kalau belum coba perhatikan. Apakah ada korelasinya atau ada sesuatu yang bisa bikin anda surprise?
A. HASIL REAL COUNT KPU PILPRES 2009
| Peringkat | Capres-Cawapres | Jumlah Suara | Persentase |
| 1 | ![]() |
11.658.098 | 61,66% |
| 2 | ![]() |
5.402.076 | 28,57% |
| 3 | ![]() |
1.847.958 | 9,77% |
| Total | 18.908.132 | 100% | |
Keterangan: Sumber KPU, 9 Juli 2009, jam 23.00 WIB
B. HASIL QUICK COUNT PILPRES 2009
| Lembaga | ![]() |
![]() |
![]() |
| LSI (1) | 26,56% | 60,85% | 12,59% |
| LSI (2) | 27,36% | 60,15% | 12,49% |
| LP3ES | 27,40% | 60,28% | 12,32% |
| Puskaptis | 28,16% | 57,95% | 13,89% |
| CIRUS | 27,49% | 60,20% | 12,31% |
| LRI | 27,02% | 61,11% | 11,87% |
Referensi / Keterangan:
LSI (1): Lembaga Survei Indonesia
LSI (2): Lingkaran Survei Indonesia
LP3ES: Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial
Puskaptis: Puskaptis
CIRUS: CIRUS
LRI: Lembaga Riset Informasi
C. HASIL SURVAI/POLLING PILPRES 2009
1. Sumber : Polling detik diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.50 WIB

2. Sumber : Polling Republika diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.51 WIB

3. Sumber : Polling Mardoto diakses Rabu, 8 Juli 2009, jam 17.52 WIB

4. Sumber : Survai Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategi (Puskaptis) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.30 WIB
Survai 2-4 Juli 2009, Mega-Prabowo 22,25 persen, SBY-Boediono 51,95 persen, JK-Wiranto 18,27 persen.
5. Sumber : Survai Lembaga Survei Indonesia (LSI) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.45 WIB

6. Sumber : Survai Swamedia Research dan Communication (SRC) di Jawa Tengah diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 19.00 WIB
Mega-Prabowo 28,3%, SBY-Boediono 50,4%, JK-Wiranto 4,7%.
7. Sumber : Survai Survey Strategic Indonesia (SSI) diakses Senin, 6 Juli 2009, jam 23.45 WIB
Survai 1 Juli sampai 3 Juli 2009: Mega-Prabowo 20,34 persen; SBY-Boediono 46,86 persen; JK-Wiranto 32,46 persen.
Bagaimanakah saudara, sudah anda perhatikan? Asyik lho kalau bisa melihat dengan pendekatan statistik, korelasinya signifikan nggak?
Catatannya:
1. Kalau anda sudah melihat dengan baik dan benar, pasti anda percaya, bahwa sekarang ini pola dan strategi bersaing dalam politik/pemilu sudah memasuki ranah pemakaian teknologi/teknologi informasi secara nyata dan maksimum. Pendekatan strategi tradisional, komunal, dan menggunakan simbol-simbol primordial memang harus dipertimbangkan untuk dikurangi, bahkan mungkin harus ditinggalkan kalau nggak mau kalah dalam persaingan.
2. Nggak jamannya lagi serang-serangan tanpa dasar dalam iklan-iklan kampanye, temu langsung atau debat-debat, atau dalam jalur black campaign. Harus mulai biasakan adu kata-kata yang cerdas, tidak menyakitkan siapapun (pesaing/konstituen), punya visi-misi dan program yang jelas dan realistis/logis gitu, nggak utopis. Juga harus siap bermain di semua lini dan media, termasuk teknologi informasi. Juga memperhitungkan waktu. Nggak mungkinlah dalam 3 bulan mau bikin bim salabim dari dapat 1 suara terus dapat 1.000.000.000 suara, ini sesuatu yang aneh. Last but not least, performance personal & track record juga penting diperhatikan: kepantasan disini!
3. Akhirnya, jangan pernah mengabaikan apalagi meremehkan hasil survai/polling, apalagi menyatakan tidak ada kaitannya dengan hasil quick count maupun real count. Sungguh merendahkan para akademisi.
Heboh: SMS ancaman mati mengguncang Australia
In tEknologi iNformasi on Thursday , 9 July 2009 at 10:01 AMHeboh SMS juga menyerang Australia …..
Pesan SMS ancaman pembunuhan meresahkan warga Australia. Pengirim SMS diduga jaringan penjahat internasional yang ingin memeras para korban. Masalah ini cukup serius sehingga pemerintah setempat merasa perlu mengeluarkan peringatan resmi. Para penjahat diperkirakan membobol jaringan operator untuk mendapat nomor ponsel dan mengirim SMS ancaman maut secara massal. Kasus itu menyeruak setelah lembaga Australian Communications and Media Authority (ACMA) menerima berbagai komplain dari penerima SMS tersebut yang dikirim dari luar negeri.
The Sidney Morning Herald mengabarkan, 1 Juli 2009, motif pengirim SMS maut itu adalah untuk menakut-nakuti korban. Misalnya jika mereka tidak mau memberi sejumlah uang, mereka diancam bakal dihabisi. “Aku akan membunuhmu. Jika kamu ingin tetap hidup, hubungi XXX untuk mendapat informasi mengenai apa yang harus kau lakukan. Jika kamu mengabaikan pesan ini, kamu akan mati,” demikian salah satu bunyi SMS yang meresahkan itu. Chris Chapman selaku Chairman ACMA pun memperingatkan agar para penerima SMS tidak membalas pesan karena ancaman pembunuhan itu hanyalah tipuan. Begitu menerimanya, mereka disarankan melaporkannya pada aparat.
Berita aslinya, coba anda perhatikan dan baca:
‘Life or death’ SPASMS alert
Pesannya:
1. Hati-hati dengan menerima/mengirim SMS. Selalu terapkan azas check & recheck.
2. Jangan langsung percaya SMS apapun terutama yang identitas pengrimnya tidak anda kenal secara baik.
3. Jaga kondisi diri dan hindari emosi atau emosional jika menerima SMS agar tetap dapat berfikir logis tanpa ada kepanikan.
Menyimak pidato menyayat hati Putri Michael Jackson
In bLog on Wednesday , 8 July 2009 at 12:53 PMDalam acara penghormatan terakhir untuk Michael Jackson, Rabu dini hari WIB, yang menampilkan penyanyi superstar Mariah Carey dan Stevie Wonder, momen yang mungkin paling diingat adalah manakala si bocah perempuan berumur 11 tahun, Paris, menyampaikan kata-kata menyayat hati.
Paris tampak tegar di atas panggung, dengan diapit oleh kedua saudara lelakinya, dalam event yang berlangsung hampir dua jam. Dia tampil di tengah kawalan keluarganya dan di depan paduan suara yang menyanyikan “We Are The World” untuk menyampaikan pernyataan di depan hadirin yang memadati Staples Center.
Dengan dipeluk bibinya, Janet Jackson, yang membelai rambut coklatnya yang panjang dan menyuruhnya berbicara, Paris melangkah mendekati mikrofon, airmata membasahi wajahnya.
“Aku hanya ingin bilang, sejak aku dilahirkan, daddy telah menjadi ayah terbaik yang bisa engkau bayangkan, dan aku hanya ingin bilang, aku sangat mencintainya,” kata Paris sambil terisak.
Di hadapan sekitar 18.000 orang, Paris kemudian berpaling ke keluarganya dan membenamkan kepalanya dalam pelukan Janet Jackson, lalu dipeluk bergantian oleh anggota keluarga lainnya.
Memasuki akhir acara yang khusus dipersembahkan untuk menghormati Michael Jackson yang di antaranya termasuk pidato dari pemimpin hak-hak sipil Al Sharpton, para pengamat segera memprediksi bahwa untaian pepujian tanpa dipersiapkan dari Paris kepada ayahnya itu akan menjadi kata-kata yang akan selalu dikenang.
“Tak seorang pun bersiap untuk ini. Ini akan menjadi salah satu momen paling dikenang dari upacara penghormatan terakhir kepada Michael tersebut,” kata sejarawan media, Ron Simon, yang menyebut ucapan Paris itu hanya bisa dibandingkan dengan hormat salut ala militer kepada mendiang Presiden John F Kennedy dari anaknya John pada pemakaman sang presiden tahun 1963.
Paris dan kedua saudara lelakinya, Prince Michael Jr dan Prince Michael II, jarang tampil di publik. Wajah mereka biasanya ditutupi topeng untuk menghindari para fotografer manakala mereka menemani ayahnya yang terkenal itu. Michael yang merasa diburu oleh paparazzi, menjaga ketat kehidupan pribadi anak-anaknya.
“Anak itu (Paris) bagaikan terbebaskan. Sungguh, topeng itu telah dilepas dari wajahnya, dan orang merasa bahwa pembebasan ini akan menjadi hal baik untuknya. Namun, dia membuka mulutnya dan mengingatkan kita bahwa dia ternyata sangat kehilangan ayahnya,” kata pengamat media dari Universitas Syracuse, Robert Thompson.
Fresh: KPU akan umumkan hasil tabulasi Real Time nanti malam
In bLog on Wednesday , 8 July 2009 at 12:49 PMAda exit pool, ada quick count, ada yang lain juga …………..
Komisi Pemilihan Umum (KPU) malam nanti akan mengumumkan hasil tabulasi real time Pilpres 2009. Namun demikian, belum dipastikan jam berapa akan dimulai penayangan tabulasi real time tersebut. “Hasil tabulasi real time akan ditayangkan nanti malam di KPU. Tapi masih menunggu konfirmasi dari Bapak Aziz (Kepala Pokja IT KPU),” ujar angota KPU I Gusti Putu Artha. Hal tersebut dia sampaikan di sela-sela kesibukannya memantau pelaksanaan Pilpres di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Rabu (8/7/2009). Pada Pemilu Legislatif April 2009 lalu, KPU melakukan tabulasi real time di Hotel Borobudur, Jakarta. Namun setelah batas waktu yang ditentukan, tabulasi dilanjutkan di Kantor KPU.
Silakan ditunggu ………
Bagaimanakah cara menyelesaikan permasalahan DPT Pemilu Presiden 2009?
In e-goverment on Sunday , 5 July 2009 at 7:57 PMSampai malam ini, minggu, 5 Juli 2009, DPT Pemilu Presiden 2009 masih dipermasalahkan saja. Bahkan ada yang menginginkan penundaan pelaksanaan Pemilu Presiden 2009.
Apa harus begitu cara menyelesaikannya? Nggak mesti ditunda dong, karena sudah sekian tenaga, banyak waktu dihabiskan dan sumber daya materi dikeluarkan oleh Tim Sukses ataupun Capres-Cawapres, serta KPU, apakah hal ini harus disia-siakan begitu saja? Sayang khan ….? Ada yang punya ide Pilpres satu putaran saja (dengan argumentasi penghematan sekitar 4 Trilyun rupiah kalau nggak ada putaran ke-2) sudah diprotesi, dianggap anti demokrasi, disangka membodohi rakyat, atau kata-kata pedas lainnya …. Nha, kalau Pemilu Presiden ditunda apalagi ini, apakah tidak berarti lebih dari anti demokrasi, justru pembodohan dan pemborosan?
Soal DPT tentu saja kemungkinan memang ada ketidaktepatan data, 100% itu perfect dan sepertinya mutlak punya Tuhan saja. Selama masih ditangani manusia pasti ada salah-salahnya entah berapa proporsinya, jadi kalaupun ada salah-salahnya harusnya diselesaikan dengan nalar sehat dan hati bening. Caranya? Dibtulkan datanya. Begitu?
Sudahlah gampang itu, ini jaman modern dan jaman teknologi informasi. Oleh sebab itu gunakan saja perangkat ini secara maksimum. Bagaimanakah itu? Sebaiknya KPU dan Tim Sukses Capres-Cawapres (yang mempermasalahkan DPT)beradu data saja secara online dan real time serta di depan rakyat Indonesia dengan disiarkan melalui media TV Nasional. Jadi, diundang saja Tim Sukses (sekitar 10 orang saja, nggak perlu banyak-banyak, karena bukan saatnya untuk unjuk rasa ataupun banyak ngoceh di forum itu, prinsipnya hanya klarifikasi data) yang mempermasalahkan DPT ke Kantor KPU dengan membawa bukti-bukti selengkapnya, berhadapan dengan pleno KPU serta KPUD yang dipersoalkan DPT-nya, bisa dilengkapi dengan teleconference, diadu datanya secara nyata, saling cross-check dan check-recheck, siarkan langsung di media massa biar rakyat tahu sebenarnya, siapa yang benar datanya. Soalnya saya risih juga denger ada jutaan DPT yang dipermasalahkan, apa betul begitu lho? Jutaan itu banyka lho? Terus banyak koar-koar dan ngocah-ngoceh di media, ini itu, ini itu, sementara bukti nyata yang sempat ditayangkan sepertinya tidak proporsional dan tidak representatif dengan data keseluruhan calon pemilih …. Kasihan rakyat yang mau melek politik atau yang sudah cerdas dalam berpolitik dipermainkan dengan perilaku dan cara-cara berpolitik yang membingungkan dan cenderung pembodohan …..
Misalkan data KPU yang salah, ya KPU harus mau memperbaiki dan menerima koreksian …. toh, masih ada waktu dan cara memperbaiki, sekaligus mengontrol pelaksanaannya …
Kalau KPU punya data yang cukup valid, artinya ada salah-salah sedikit ya biar rakyat nanti yang menilai pada pelaksanaan Pilpres 2009, dan menyikapi secara bijak (artinya keputusan mencontreng yang mana, terserah rakyat ada atau tidak ada korelasinya dengan efek siaran langsung ini ya biarkan saja apa adanya) kualitas berpolitik masing-masing Tim Suskses Capres-cawapres …..
Ok, saya menunggu hal ini, masih ada dua hari (tanggal 6 dan 7 Juli 2009) waktu yang memungkinkan untuk melakukan hal ini ….. sudah diadu saja data-datanya (KPU dan Tim Sukses), siarkan langsung lewat media massa TV secara terbuka ….. soalnya saya penasaran, betulkah memang ada jutaan DPT yang kisruh? Gunakanlah perangkat teknologi dan komunikasi informasi secara maksimum untuk meningkatkan kualitas politik dan cara berpolitik di Indonesia, biar tidak terkesan asal cuap, bullshit belaka dan membuat rakyat bingung ……
N.B.
a. Janganlah hanya sekian % data di beberapa tempat terus dianggap atau direpresentasikan dengan statistik (yang menipu) menjadi sekian % data di Indonesia, nggak bisa itu. Karena DPT harus real, nyata, apa adanya, bukan permainan statistik deskriptif ataupun statistik inferens.
b. Saya sebagai Ketua RT, kok melihat (setidaknya di lingkungan daerah saya) secara berjenjang para pekerja KPUD (yang saya ketahui) dan perangkat Pemilu di bawahnya sudah berusaha dan bekerja mati-matian menyukseskan pesta demokrasi ini, sudah berusaha mendata hak-hak politik WNI dan menyalurkan informasi pencontrengan serta undangan untuk mencontreng sampai tingkat terbawah ….
c. Ayo, adu data DPT saja dan siarkanlah secara langsung proses itu di TV, supaya jelas, yang katanya ada Jutaan DPT kisruh itu benar atau nggak, saya betul-betul penasaran …..
Mari memonitor hasil survai/polling (terbaru) Pemilu Presiden 2009
In bLog on Sunday , 5 July 2009 at 6:38 PMSetelah hiruk pikuk masa kampanye, menjelang pemilu Presiden, 8 Juli 2009, kini saat-saat yang tepat untuk memonitor hasil survai dan polling dari berbagai sumber. Anda boleh meyakini, boleh juga tidak meyakini. Anda boleh menyukai, boleh juga tidak menyukai. Kemerdekaan menerima informasi dan menolak informasi silakan dipegang secara pribadi. Kebenaran data polling/survai silakan dilacak ke sumber referensi yang saya sebutkan juga disini. Mau anda jadikan referensi untuk mencontreng pada 8 Juli 2009 nanti, atau anda mengabaikan apapun hasil survai/polling terserah saja. Saya hanya menyajikan indikasi dan informasi ini, anda pribadi yang berhak menentukan. Dan, nantinya (setelah hari contrengan 8 Juli 2009) anda tinggal membuktikan dan mencocokkan hasil polling/survai dari lembaga/media/pribadi/website manakah yang paling mendekati kenyataan. Ingat, hasil polling/survai jangan pernah anda katakan ada yang salah, paling-paling yang bisa dikatakan adalah mendekati atau jauh dari kenyataan.
1. Sumber : Polling detik diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.50 WIB

2. Sumber : Polling Republika diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.51 WIB

3. Sumber : Polling Mardoto diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.52 WIB

4. Sumber : Survai Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategi (Puskaptis) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.30 WIB
Survai 2-4 Juli 2009, Mega-Prabowo 22,25 persen, SBY-Boediono 51,95 persen, JK-Wiranto 18,27 persen.
Survai 26-30 Juni 2009, Mega-Prabowo 21,02 persen, SBY-Boediono 53,95 persen, JK-Wiranto 18,15 persen.
Survai 17-24 Juni 2009, Mega-Prabowo 17,51 persen, SBY-Boediono 54,30 persen, JK-Wiranto 18,13 persen
Survai 4-11 Juni 2009, Mega-Prabowo 22,17 persen, SBY-Boediono 52,15 persen, JK-Wiranto 17,20 persen
Survai 11-17 Mei 2009, Mega-Prabowo 24,26 persen, SBY-Boediono 57,39 persen, JK-Wiranto 12,37 persen
5. Sumber : Survai Lembaga Survei Indonesia (LSI) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.45 WIB

6. Sumber : Survai Swamedia Research dan Communication (SRC) di Jawa Tengah diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 19.00 WIB
Mega-Prabowo 28,3%, SBY-Boediono 50,4%, JK-Wiranto 4,7%.
7. Sumber : Survai Survey Strategic Indonesia (SSI) diakses Senin, 6 Juli 2009, jam 23.45 WIB
Survai 1 Juli sampai 3 Juli 2009: Mega-Prabowo 20,34 persen; SBY-Boediono 46,86 persen; JK-Wiranto 32,46 persen.
Survai Juni 2009: Mega-Prabowo 20,11 persen, SBY-Boediono 52,14 persen,JK-Wiranto 27,57 persen.
N.B. Sekali lagi, saya hanya mengindikasikan dan menginformasikannya, andalah yang memutuskan!
Perhatian: Tahun 2009, pengangguran cuma terserap 30%
In country on Sunday , 5 July 2009 at 5:46 AMProgram penanggulangan pengangguran oleh Pemerintah hanya mampu menyerap sekitar 30 persen dari jumlah pengangguran yang ada sepanjang tahun 2009. Beberapa program diantaranya Balai Latihan Kerja (BLK), mobile training dan teknologi. “Program yang ada memang tidak bisa menanggulangi seluruh pengangguran yang ada saat ini.Tapi yang penting kita tetap berusaha menguranginya,” kata Erman suparno, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi saat jumpa pers Senin (29/6) malam.
Berdasarkan data Diagram Ketenagakerjaan Badan Pusat Statistik Februari 2009 terdapat 9,6 juta pengangguran. Dan 80% diantaranya adalah usia produktif sedangka 20% sisanya masuk golongan tidak produktif (berusia diatas 49 tahun).
Meski begitu, Erman menjelaskan target penyerapan pengangguran setiap tahun mengalami peningkatan.Dari 2,6 juta di tahun 2008 menjadi 2,8 juta di tahun 2009. ”Dan setiap tahunnya target penyerapan ini difokuskan pada pengangguran usia produktif,” kata dia.
Untuk program jangka pendek, Erman mengatakan, pengangguran akan dientaskan melalui pelatihan di tiga bidang yaitu untuk pasar kerja industri, pertanian dan transmigrasi.”Program transmigrasi merupakan salah satu program untuk mengentaskan pengangguran, karena seseorang yang mengikuti program transmigrasi adalah wujud pemberian stimulus kepada pengangguran untuk mendapatkan penghasilan,” tutur dia. Para transmigran mendapatkan rumah,lahan dan juga jaminan hidup selama dua tahun. Referensi
Terus yang 70% bagaimana ya?
Konsep ‘The Responsibility to Protect’ Masih Sering Diartikan Intervensi
In mAnajemen on Wednesday , 1 July 2009 at 9:37 AMMeskipun telah memperoleh kemerdekaan dan kedaulatan, suatu negara masih memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan akan rasa aman dan kesejahteraan kepada rakyatnya. Namun, tidak sedikit negara yang gagal menjalankan tanggung jawab tersebut. Masih sering terjadi berbagai kasus pelanggaran, baik berupa pelanggaran kemanusiaan, pembunuhan massal/genocide, maupun pemusnahan suatu etnis. Ketidakmampuan suatu negara untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi rakyat pada akhirnya mendorong dunia internasional untuk melakukan intervensi guna menyelesaikan berbagai persoalan yang berkecamuk.
Intervensi kemanusiaan ini dikenal dengan konsep ‘Responsibility to Protect’ (RTP) dan telah mulai dimunculkan pada 2001 silam. Hal tersebut kerap kali tidak hanya mengundang perdebatan di kalangan akademisi dan praktisi hubungan internasional, tetapi juga menuai kritik dan tentangan keras, khususnya berkaitan dengan masalah kedaulatan dan hukum internasional. “Di satu sisi ada yang beranggapan bahwa konsep ini merupakan sebuah ruang untuk melakukan intervensi. Padahal, dengan mengadopsi konsep ini tidak serta-merta berarti intervensi,” kata Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) UGM, Drs. Muhadi Sugiyono, M.A., Selasa (30/6) di Fortakgama UGM.
Ditegaskan oleh staf pengajar Jurusan Hubungan Internasional (HI) Fisipol UGM ini, RTP memang memungkinkan sebuah negara untuk diintervensi, tetapi bukan berarti harus diasosiasikan sebagai intervensi. Justru yang harus diperhatikan adalah bagaimana negara tersebut membangun kapasitas internasional untuk mencegah terjadinya berbagai pelanggaran kemanusiaan.
Mengenai intervensi ini, disampaikan Muhadi, terdapat beberapa prinsip yang dijadikan sebagai acuan pemberlakuannya. Tindakan intervensi diambil berdasarkan, antara lain, alasan atau dasar yang kuat, tujuan yang benar, besarnya ancaman, dan wewenang yang sah. Selain hal tersebut, tindakan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan dan menggunakan sarana-sarana yang proporsional. “Yang penting di sini bahwa keputusan untuk melakukan intervensi didasarkan pada keyakinan bahwa hal ini merupakan cara paling akhir dalam memecahkan persoalan yang apabila tidak diambil tindakan intervensi akan mengakibatkan kondisi yang lebih buruk,” terangnya.
Sempat disinggung pula oleh Muhadi, Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup sering dilanda berbagai persoalan kemanusiaan, misalnya pada era Orde Baru, isu tentang pelanggaran HAM begitu hangat diperbincangkan. “Meskipun begitu, Indonesia masih mampu melindungi rakyatnya dari berbagai persoalan kemanusiaan yang ada walaupun belum cukup optimal,” tambahnya.
Adanya konsep RTP seyogianya diambil sebagai bahan pembelajaran dan dijadikan alat peringatan dini bagi Indonesia untuk lebih sensitif terhadap berbagai hal yang menimbulkan konflik. Dengan memahami konflik internal, akan semakin kecil kesempatan intervensi dari pihak luar masuk ke Indonesia. Referensi
Berhati-hatilah, akan ada razia BlackBerry?
In anggaran on Wednesday , 1 July 2009 at 9:31 AMApa yang saya tulis beberapa waktu lalu soal BlackBerry, nggak ada salahnya. Nyatanya, lihat saja info ini …… Departemen Perdagangan (Depdag) segera merazia perdagangan Blackberry ilegal yang diduga marak terjadi di Indonesia. “Nanti akan dirazia,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Depdag, Subagyo usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Selasa, 30 Juni 2009. Menurut dia, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.19/2009 yang berlaku efektif pada Agustus 2009 mewajibkan penjualan produk elektronik termasuk telepon genggam wajib disertai manual dan kartu garansi berbahasa Indonesia serta memiliki setidaknya enam pusat layanan purna jual. “Penindakan bisa diambil setelah Permendag 19/2009 berlaku efektif pada Agustus nanti, tapi razia boleh dilakukan sekarang,” ujarnya. Pekan lalu, RIM (Research In Motion) perusahaan perilis smartphone blackberry menyatakan baru menjajaki kemungkinan untuk membuka kantor cabangnya di Indonesia demi memberikan layanan purnajual yang lebih optimal kepada pelanggannya di Indonesia. Referensi Pesannya: Betul nggak omongan pejabat itu dengan kenyataan di lapangan? Bagaimana cara merazianya, apa nggak bocor duluan (seperti yang umumnya terjadi) ….. Sebab, sekarang ini sulit mempercayai lips-lips yang cuma slapstick belaka ….. oh, bener-bener BlackNgeri….. …
Perhatikan: Hasil otopsi Jacko mengerikan
In kEnangan on Wednesday , 1 July 2009 at 9:13 AMPerhatikan, hasil otopsi seorang idola, buka mata buka telinga ……
Media terbitan Inggris, The Sun, mendapat “bocoran” hasil otopsi jenazah sang legenda musik pop Michael Jackson. “Rincian hasil otopsi yang mengerikan adalah penyanyi itu sebenarnya tinggal tulang –tidak ada makanan di perutnya kecuali pil – pil,” tulis The Sun.

Paha, pinggul, dan di bahunya ada bekas tusukan jarum suntik – yang diyakini sebagai injeksi narkotika penghilang nyeri. Suntikan itu diberikan tiga kali sehari dan sudah berlangsung bertahun-tahun. Terdapat juga banyak bekas pembedahan yang kemungkinan adalah hasil dari 13 kali operasi kosmetik. The Sun yang mengutip hasil otopsi itu menulis bahwa bintang dengan tinggi 5 kaki 10 inci (178,8cm) itu meninggal dalam keadaan “sangat kurus” yaitu sekitar 53 kg.
Hasil otopsi juga menunjukkan sang bintang bisa dibilang tidak punya rambut lagi. Saat meninggal dia mengenakan wig dan tinggal sedikit helai rambut di kulit kepalanya. Kulit kepala di atas telinga kirinya sudah benar-benar botak dan ada bekas luka. Kemungkinan luka itu akibat kecelakaan tahun 1984 ketika rambut Michael Jackson terbakar saat pembuatan film iklan untuk Pepsi. Di jenazah itu juga terdapat patah tulang rusuk, kemunginan akibat dadanya terus ditekan-tekan saat orang-orang berusaha menolongnya dari gagal jantung.
Ada empat bekas suntikan di sekitar jantung Jacko, julukan Michael Jackson. Kemungkinan suntikan itu berisi adrenalin yang diinjeksikan langsung ke jantung. Tiga suntikan itu menembus dinding jantung dan menyebabkan kerusakan. Satu suntikan lain meleset dan malah kena tulang rusuknya. Ada lebam di lutut Michael Jackson dan di dua tulang keringnya. Otopsi tidak berhasil menemukan penyebab luka tersebut. Terdapat pula luka benda tajam di punggungnya yang merupakan indikasi dia baru jatuh. “Raja musik pop” itu juga punya wajah yang penuh bekas sayatan bedah plastik.
Seorang sumber yang dekat dengan Jackson mengatakan “dia tinggal kulit dan tulang, rambutnya sudah rontok dan saat meninggal di perutnya tidak ada makanan dan hanya pil-pil. Bekas suntikan di seluruh tubuhnya serta kerusakan akibat bertahun-tahun bedah plastik menunjukkan bahwa dia sudah dalam tahap akhir kemerosotan.” “Dokter-dokternya dan orang-orang di sekelilingnya menjadikan Michel Jackson menghancurkan diri sendiri. Harus ada yang dimintai pertanggungjawaban.”
Pesannya: Kenalilah idolamu, luar dan dalam, antara prestasi, kepribadian dan kehidupan nyatanya. Ikutilah yang baik-baik dan terbaik untuk masuk dan diserap dalam kehidupanmu …. Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah ….
KB wujudkan keluarga berkualitas
In sumber daya on Wednesday , 1 July 2009 at 8:51 AMDi Indonesia, tingkat pemahaman tentang penggunaan alat kontrasepsi masih begitu rendah. Hal ini mengakibatkan tingginya laju dan jumlah pertumbuhan penduduk. Pada tahun 2008, jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 227 juta jiwa. Sementara itu, laju pertumbuhan penduduk adalah sebesar 1,27% per tahun untuk periode 2005-2010. Kondisi ini mendudukkan Indonesia pada peringkat ke-4 dari 11 negara berpenduduk lebih dari 100 juta jiwa di tahun 2009. Dengan laju pertumbuhan penduduk yang kurang lebih mencapai 3-4 juta/tahun, diproyeksikan pada 2010 mendatang penduduk Indonesia akan mencapai 233,5 juta dan pada 2014 akan mencapai 244,8 juta jiwa.
Begitu pesatnya pertumbuhan penduduk menjadi persoalan yang mendesak dituntaskan oleh pemerintah, terkait dengan langkah-langkah yang harus ditempuh guna mengendalikan laju pertumbuhan. Demikian dikemukakan Ir. Ambar Rahayu, Direktur Pemandu Kebijakan Program Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Senin (29/6), di Gedung Masri Singarimbun, Magister Studi Kebijakan (MSK) UGM.
Untuk mengendalikan kuantitas penduduk yang demikian besar, BKKBN menargetkan untuk menurunkan laju pertunbuhan penduduk nasional menjadi sekitar 1,1% per tahun. Selain hal itu, juga menurunkan Total Fertility Rate (TFR) menjadi 2,1 per perempuan usia reproduksi dan Net Reproduction Rate (NRR) sama dengan 1. Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, imbuh Ambar, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan pemakaian kontrasepsi. Di samping itu, juga dengan meningkatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi yang terjangkau, bermutu, serta efektif menuju terbentuknya keluarga kecil berkualitas dan memantapkan kembali pelembagaan paradigma keluarga kecil bahagia dan sejahtera.
“Keluarga yang sejahtera dan tertata merupakan investasi bagi masa depan bangsa dan negara. Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu komponen yang berperan secara signifikan untuk mewujudkan hal ini,” jelasnya dalam seminar “Menatap Masa Depan Keluarga Indonesia”.
Sementara itu, Tri Kirana Muslidatun, S.Psi., istri Wakil Walikota Yogyakarta, yang juga penggiat program KB menyampaikan keikutsertaan laki-laki dalam program KB di kota Yogyakarta masih rendah. Padahal, program KB tidak hanya menjadi tanggung jawab wanita, tetapi juga laki-laki. Untuk itu, masih dibutuhkan upaya-upaya guna meningkatkan partisipasi laki-laki untuk menjadi akseptor KB. “Keberhasilan program KB merupakan tanggung jawab bersama untuk kesejahteraan dan kebahagiaan keluarga serta mewujudkan keluarga yang berkualitas,” katanya. Referensi
Perhatian: Ini dia empat masalah Papua dan jawabannya
In country on Tuesday , 30 June 2009 at 12:52 PMPersoalan Papua tidak pernah usai sampai saat ini. Kegelisahan akan terpisahnya propinsi yang berada di bagian paling Timur itu dari Indonesia terus menggelanyut. “Namun kita harus lihat, apa sebenarnya arti kemerdekaan yang mereka minta. Apakah merdeka dalam arti bebas secara politik atau bebas dari keterbelakangan yang sampai saat ini mereka alami,” kata Dr. Adriana Elisabeth, peneliti Pusat Penelitian Politik (P2P) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang ditemui menjelang peluncuran buku dan diskusi buku Papua Road Map di Hotel Nikko Jakarta, Selasa (30/6).
Menurut Adriana, salah satu penulis Papua Road Map (PRM), persoalan kemerdekaan yang kerap mencuat mesti didudukkan pada konteks menyeluruh persoalan papua. “Dalam penelitian kami, yang dituangkan dalam buku ini (PRM), ada 4 persolan utama yang ada di Papua,” ungkap Adri, sebagaimana ia biasa disapa.
Persoalan pertama, lanjutnya, terkait dengan masyarakat Papua yang masih termarginalisasi dan mengalami diskriminasi. “Orang Papua tuntut kesamaan. Kita belum merekognisi masyarakat Papua secara merata,” papar Adri.
Soal kedua, kegagalan pembangunan. Hal ini terkait dengan Otonomi Khusus (Otsus) yang tidak berhasil karena tidak adanya supervisi atau pendampingan dari pemerintah pusat dan kekurangsiapan pemerintah daerah dan masyarakat Papua. “Otsus hanya dilihat dari dananya yang besar saja,” katanya.
Ketiga, soal kekerasan negara dan pelanggaran HAM. “Sampai saat ini masih menjadi persoalan pelik. Anda sendiri sudah tahu kan,” ungkapnya.
Terakhir, sampai saat ini politik dan sejarah integrasi terus diperdebatkan dan digugat. “Memang secara hukum kita berhak atas wilayah Papua,” paparnya.
Lebih jauh, sebagaimana disampaikan Adri, para peneliti LIPI tidak mau fokus pada persoalan saja tapi juga menawarkan solusi berdasar soal yang ditangkap. “Untuk soal pertama kami menawarkan solusi supaya kita mau mengakui dulu kalau di Papua ada masalah. Setelah itu, kita harus merekognisi masyarakat Papua dan memberdayakan mereka sehingga sama dengan yang lain,” paparnya.
Untuk soal pembangunan, menurut Adri tiap daerah memiliki kebutuhan yang khas satu sama lain, tidak bisa dipukul rata. Saat ini, masyarakat Papua sangat membutuhkan pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.
Solusi ketiga, pemerintah mesti terus mengupayakan merekonsiliasi dengan masyarakat Papua terkait dengan banyak kasus kekerasan dan pelanggaran HAM di sana. “Pengadilan HAM sudah dilakukan tapi tidak ditangkap pentolannya dan kompensasinya bagi masyarakat Papua tidak jelas, tidak adil,” tutur Adri.
Terakhir, hal yang mesti diupayakan adalah melalui dialog. Hal ini sudah dilakukan pada tahun 1999 dengan dialog Tim Seratus pada pemerintahan Habibie. Namun, pada waktu itu persiapannya kurang matang sehingga hasilnya tidak jelas dan tidak terjadi kesepakatan.
Untuk itu, para peneliti LIPI merekomendasikan supaya dilakukan dulu pra dialog. Pada tahapan ini, kedua belah pihak mesti kenyepakati dulu isu, mekanisme, siapa saja yang terlibat, dan pembagian yang merata siapa wakil Papua sehingga sungguh mewakili pada dialog. “Kalau terjadi kesepakatan baru diadakan dialog. Mediatornya bisa bebas tergantung dari kesepakatan dua belah pihak,” katanya.
Dengan diterbitkannya buku ini, tambah Adri, berarti LIPI sudah selesai dalam menjalankan mandatnya terkait soal Papua. Tawaran solusi menjadi realisasi ketika dilaksanakan. “Kami berharap, bagaimana nanti menyelesaikan persoalan Papua harus secara damai, bermartabat, tanpa kekerasan dan menyeluruh,” pungkasnya.
Diskusi yang ditulis 5 orang dari LIPI melalui penelitian sejak 2004 ini akan dihadiri Menteri Pertahanan RI Prof. Dr. Juwono Sudarsono yang menggantikan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berhalangan hadir, Peneliti Utama Kajian Papua LIPI Dr. Muridan S. Widjojo dan 4 penanggap yang terdiri dari Wakil Gubernur Propinsi Papua Alex Hesegem, Anggota Komisi I DPR RI Efendi Choiri, Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI Syamsudin Haris dan Septer Manafandu dari Foker LSM. Yang akan menjadi moderator adalah Adri. Referensi
Asuransi dan Saya: Ikut asuransi mengapa takut?
In bLog on Monday , 29 June 2009 at 6:03 PMSEKADAR PENDAHULUAN
Perkenalan saya dengan asuransi dapat dikatakan suatu kebetulan. Namun, bisa juga dianggap jalan takdir kehidupan yang digariskan terhadap saya beserta keluarga. Sewaktu kuliah S1-Matematika saya sudah mengenal asuransi dari mata kuliah Matematika Asuransi. Sehingga saya punya landasan cukup dalam memahami soal hitung-hitungan probabilitas dan teori-teori kemungkinan yang tidak saja “bermain-main” dengan kondisi ketidakpastian tapi juga keterhubungannya langsung dengan realitas kehidupan. Bukankah di wilayah inilah asuransi menawarkan solusi!
Ada hal yang lebih menguatkan saya dalam mengenal dan menjemput program asuransi, yaitu saat saya telah memasuki dunia kerja, yang menurut kebanyakan orang penuh resiko, sebagai Perwira TNI AU. Saat itulah saya memahami keterkaitan resiko dan jaminan masa depan, terutama untuk keluarga saya. Apalagi dalam pandangan saya perjalanan kehidupan ke depan pasti semakin penuh persaingan, semakin saya sadari bahwa manusia tidak mungkin menghindar dari takdir sebagai manusia, soal hidup dan mati, kapanpun bisa menghampiri, dengan tanda-tanda terlebih dahulu ataupun secara tiba-tiba.
Saya menulis hal ini bukanlah dalam kerangka testimoni, namun saya ingin mengajak kita semua terbuka dalam berfikir dan menjalani kehidupan ini, yang penuh dengan ketidakpastian dan ketidakberdayaan sebagai manusia untuk menghindar dari takdir. Kondisi demikian, tidak berarti membuat kita berdiam diri tanpa mencari jalan terbaik untuk masa depan, terutama bagi keluarga (yang sewaktu-waktu mungkin saja harus ditinggalkan). Saya tidak ingin keluarga (terutama anak-anak) yang mungkin saja saya tinggalkan – secara mendadak – akan mengalami “kesulitan-kesulitan” dalam mengarungi kehidupan nantinya. 
SEBUAH PENGALAMAN
Saya ikut asuransi prosesnya simple saja. Meski pada kenyataannya saya sudah mengerti seluk beluk asuransi, tetapi pada awal-awal bekerjasaya sengaja menunda dulu ikut asuransi, menunggu beberapa saat mau saving dulu. Nah, kebetulan suatu saat ada Pameran Pembangunan di Yogyakarta, saya sempat mengunjunginya dan mampir ke stand AJB Bumiputera 1912. Gara-gara mampir inilah, kira-kira sebulan berikutnya ada agen asuransi berkunjung ke rumah dinas saya. Intinya ya menawarkan agar saya mau ikut asuransi. Hanya beberapa kali pertemuan, saya akhirnya ikut mengambil polis Asuransi Pendidikan mulai 1 Oktober 1993, selama 15 tahun. Nomor polisnya 93163499. Tahun 2008 asuransi anak pertama saya itu telah tuntas, tanpa masalah yang berarti. Alhamdulillah. Dan, sekarang masih ada 2 asuransi di AJB Bumiputera 1912 yang masih berjalan atas nama dua anak kembar saya, dan Insya Allah, ini akan menjadi jaminan pendidikan sampai mereka selesai kuliah nantinya. Mereka berdua sekarang baru naik ke kelas 3 SD, lho.
Pada awal ikut asuransi saya memang harus bergelut dengan pemikiran dan kekhawatiran, antara manfaat dan “kehilangan” uang, serta seberapa pastikah jaminan yang diberikan AJB Bumiputera 1912, terutama dengan cerita-cerita “bablasnya“ uang premi yang digondol oleh agen asuransi. Makanya saya pernah sempatkan diri untuk mencoba membayar langsung ke Kantor AJB Bumiputera 1912 yang diYogyakarta, meski secara rutin biasanya pembayaran premi melalui sang agen. Eh, ternyata tidak ada masalah, lancar-lancar saja. Saya juga pernah mengurus sendiri untuk mendapatkan pembayaran pertama (masuk SD) karena memang ada rasa kekhawatiran soal nyampai nggak uang yang dibayarkan nantinya, lancar juga. Sekarang saya dapat menyatakan sesungguhnya lebih enak dan praktis diuruskan oleh agen asuransi. Toh, itu sudah pekerjaan mereka sehari-hari. Jadi, sekarang ini saya tahunya beres dari agen asuransi yang menguruskan segala hal administrasinya, dari pembayaran premi, sampai pengurusan uang pertanggungan. Bahkan hubungan kami dengan agen asuransi ya seperti teman/rekan kerja saja, kami bahkan sering komunikasi tentang hal-hal di luar masalah asuransi. Padahal dulu asalnya juga nggak kenal sama sekali.
Suatu waktu agen asuransi saya pernah bercerita tentang tanggapan salah satu teman saya yang sedang dia lobi untuk ikut asuransi, eh malah memberikan tanggapan “setengah marah” karena khawatir dirinya ditipu oleh agen saya itu. Bahkan dengan bahasa yang agak kasar. Hal ini muncul karena teman saya tersebut pernah dapat cerita dari seseorang yang pernah ikut asuransi, nggak tahu perusahaannya apa, terus ternyata memang nggak beres dan hilang uangnya. Trauma temannya itulah yang mengantarkan pada suatu kesimpulan bahwa semua asuransi bobrok. Dari cerita agen saya itu, saya memberi saran ya sabar saja, memang kepala dan pikiran orang per orang itu berbeda-beda, saya menawarkan kalau mau menggunakan saya sebagi referensi boleh juga, nggak masalah. Bagi saya ini masalah pemahaman antara probabilitas, ketidakpastian, proteksi dan jaminan kehidupan masa depan keluarga, agar tidak terlantar tanpa ada yang bisa memastikannya.
Saya juga punya pengalaman soal menukar nilai polis asuransi. Saya punya teman yang pada periode reformasi 1998 sudah ikut asuransi juga, tetapi tergoda untuk menukarnya/menjualnya. Mengapa? Dikarenakan yang bersangkutan ikut asuransi dalam uang dollar, sementara saya ikut dalam rupiah (saya bangga dengan uang Indonesia). Nah, sekitar waktu itu kurs dollar memang edan-edanan karena mencapai Rp.15.000,- per satu dollar. Makanya teman saya itu antusias untuk menukar/menjual asuransinya, karena kurs yang tinggi itu. Saya pun diajak untuk menukarkannya, dengan alasan, siapa tahu kurs uang dollar makin naik saja, sehingga menurutnya uang rupiah makin kurang berarti. Wouw, tawaran menarik? Ach, nggaklah, saya nggak mau menukarkannya, saya mempertahankannya karena memang tujuan saya ikut asuransi itu untuk proteksi masa depan kehidupan keluarga saya.
MENGENAL AJB BUMIPUTERA 1912 LEBIH JAUH
Supaya nggak ragu tetntang AJB Bumiputera 1912, akhirnya saya mencoba mengenal lebih jauh tentang AJB Bumiputera 1912, dengan berbagai cara. Dulu sih belum ada internet, dengan cari brosur-brosurnya kalau ada pameran. Sekarang mah, tinggal browsing saja. Bagaimana sih sekilas tentang AJB Bumiputera 1912?
AJB Bumiputera 1912, adalah perusahaan asuransi jiwa milik Bangsa Indonesia yang pertama dan tertua. Didirikan di Magelang, Jawa Tengah, pada 12 Februari 1912, perusahaan ini pada mulanya merupakan wadah Persatuan Guru-Guru Hindia Belanda (PGHB) untuk mengayomi nasib guru-guru bumiputera (pribumi). Perintis Bumiputera adalah Mas Ngabehi Dwidjosewojo, seorang guru sederhana yang juga Sekretaris Pengurus Besar Budi Utomo – organisasi modern pelopor gerakan kebangkitan nasional. Ia dibantu Mas K.H. Soebroto sebagai direktur, dan Mas Adimidjojo sebagai bendahara. Ketiga guru inilah yang dikenal sebagai “tiga serangkai” pendiri Bumiputera, sekaligus peletak batu pertama industri asuransi nasional Indonesia. Bumiputera semula bernama Onderlinge Levensverzekering Maatschappij PGHB.
Salah satu kekuatannya adalah kepemilikan dan bentuk perusahaan yang unik. Berbeda dengan perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) – yang kepemilikannya hanya oleh pemodal tertentu. Sejak didirikan Bumiputera menganut sistem kepemilikan dan kepenguasaan yang unik, yakni bentuk badan usaha “mutual” atau “usaha bersama”. Semua pemegang polis adalah pemilik perusahaan – yang mempercayakan wakil-wakil mereka di Badan Perwakilan Anggota (BPA) untuk mengawasi jalannya perusahaan. Asas mutualisme, yang dipadukan dengan idealisme dan profesionalisme pengelolanya, merupakan kekuatan utama Bumiputera hingga hari ini.
Selama lebih dari sembilan dasawarsa, Bumiputera tumbuh berkembang mengarungi pasang surut zaman serta gelombang perjalanan negara dan bangsa, hingga kini sebagai pemimpin pasar industri asuransi jiwa Indonesia. Karyawannya sekitar 2500 orang, punya 23.000 agen, jaringan digerakkan oleh lebih dari 450 kantor operasional di penjuru nusantara. AJB Bumiputera 1912 dipercaya melindungi lebih dari 7 juta jiwa rakyat Indonesia.
SAYA YAKIN PASAR ASURANSI SEMAKIN MENINGKAT
Di tengah iklim kompetisi yang semakin ketat karena serbuan perusahaan asing menggarap pasar asuransi jiwa nasional, saya yakin AJB Bumiputera 1912 makin berkomitmen untuk bekerja keras, dan profesional menghadapi tantangan masa depan. Berbekal pengalaman panjang melayani rakyat Indonesia berasuransi hampir seabad, AJB Bumiputera 1912 tentu bertekad untuk tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri, menjadi perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia. Saya yakin AJB Bumiputera 1912 ingin senantiasa berada di benak dan di hati rakyat Indonesia.
Secara umum industri asuransi jiwa sepertinya tetap optimis tumbuh positif, setidaknya terlihat dari data pada kuartal pertama 2009, yang ditandai dengan mulai meningkatnya kesadaran masyarakat membeli produk jasa keuangan itu di tengah terpaan krisis keuangan global. Menurut Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, untuk kuartal pertama tahun ini untuk asuransi jiwa, optimistis bisa kembali tumbuh setelah pada akhir 2008 pertumbuhannya begitu rendah. Menurut dia, faktor utama tumbuhnya industri jasa keuangan itu tidak terlepas dari semakin tingginya kesadaran masyarakat di tengah kondisi perekonomian dunia yang tidak menentu akhir-akhir ini. Kondisi yang sama juga pernah terjadi ketika krisis moneter menimpa negara-negara di Asia termasuk Indonesia dan justru membawa dampak positif bagi industri asuransi di Tanah Air.
Prediksi bahwa pertumbuhan rendah yang terjadi selama 2008 hanya bersifat sementara dan ternyata betul walau data pertumbuhan itu sedang dikumpulkan. Optimisme tumbuh positif industri jasa keuangan itu juga didukung oleh faktor semakin membaiknya perekonomian pasar modal dalam negeri seperti yang ditunjukkan dengan naiknya harga saham lokal. Tapi yang jelas pada saat kondisi krisis seperti ini kesadaran masyarakat meningkat dalam membeli produk asuransi untuk memproteksi diri.
IKUT ASURANSI, NGGAK PERLU TAKUT LAGI!
Informasi tentang asuransi yang sudah cukup banyak, juga tentang kualitas perusahaan asuransi yang sangat mudah diakses sekarang ini mestinya mengantarkan kita untuk tidak takut lagi untuk mendaftar asuransi, alias punya polis asuransi. Apalagi sekarang ini banyak masyarakat yang sudah faham bahwa proteksi diri untuk jaminan masa depan (dalam situasi ketidakpastian apa yang akan terjadi nantinya) perlu dipersiapkan sejak dini, agar tidak terjadi kesulitan bagi generasi berikutnya untuk menjalani kehidupan nantinya.
Memang, kalau belum menjalani masih penuh keraguan, namun kalau sudah melaksanakan dan merasakan manfaatnya, tentu berasuransi ini memberikan ketenangan jiwa untuk diri sendiri maupun keluarga. Justru dengan ikut asuransi saya merasakan nggak was-was lagi dengan biaya pendidikan anak-anak dan jaminan masa depannya dari sisi pembiayaaan.
SEKADAR PENUTUP
Sebelum mengakhiri tulisan tentang Asuransi dan Saya ini tentu ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan ke pihak AJB Bumiputera 1912, yaitu:
a. Masalah pengecekan kebenaran agen dan keaslian kondisi/status asuransi yang diikuti, saya harap perusahaan ini memanfaatkan kemajuan teknologi informasi secara maksimum, sehingga memungkinkan (calon) pemegang polis melakukan pengecekan secara online. Layanan semacam ini sudah jamak, seperti kita mau mengecek kepemilikan nomor kendaraan juga bisa online saat ini. Dan setiap ada perkembangan layanan baru dapat diinfokan ke pemegang polis secara langsung, melalui email ataupun per surat.
b. Masalah pemilihan Badan Perwakilan Anggota yang sebelumnya dengan pengiriman surat, sekarang mestinya dapat dilakukan dengan semacam polling lewat internet/TI. Sehingga semua pemegang polis memungkinkan memberi andil suara dalam pemilihan/polling itu. Tidak seperti sekarang ini, kami saja yang masih aktif sebagai pemegang polis AJB Bumiputera 1912 tidak pernah lagi dapat kesempatan mengusulkan siapa yang mau jadi Badan perwakilan Anggota. Barangkali juga perlu dipertimbangkan tokoh-tokoh daerah yang diusulkan itu tidaklah harus ditentukan berdasarkan jabatan/level pejabat tertentu, karena gaungnya untuk mendukung gebyar asuransi ataupun AJB Bumiputera 1912 nyatanya tidakterlihat nyata, percuma saja. Apalagi kalau dipertanyakan sejauhmana mereka itu benar-benar dapat mewakili kepentingan anggota (pemegang Polis), wong ketemu saja dengan para pemegang polis dalam forum resmi nggak pernah dilakukan.
Demikian sekadar sharing tentang perasuransian bagi pengunjung blog saya, dengan harapan tulisan ini dapat dijadikan referensi awal anda semua untuk mengenal asuransi dan mungkin saja tak menutup kemungkinan anda juga mengikuti saya, mendaftar asuransi demi proteksi masa depan. Toh, resiko kehidupan (kemungkinan kematian) kita juga tidak tahu kapan akan menjemput. Selamat berasuransi. [Drs. H. Mardoto, M.T]
Bali wae (saja) ning (di) Jawa Tengah
In bLog on Monday , 29 June 2009 at 2:34 PMDi Yogyakarta, kita sudah terbiasa mendengar kalimat Bali wae ning Yogyakarta, bahkan sudah banyak dipajang di T-Shirt ataupun kaos oblong Made in Yogyakarta ……………….
Namun, sesaat mengamati layanan Live Traffic Feed dari FEEDJIT, saya jadi dapat tambahan lagi pelajaran Geografi, lihat saja, yang saya tandai hijau itu, Bali, Jawa Tengah ….. jadi sekarang ini Bali wae (saja) ning (di) Jawa Tengah …..

FEEDJIT memang unik terkadang menunjukkan suatu tempat yang kita sendiri bingung dimana itu ya, bahkan nyari di Peta Indonesia saja nggak ketemu dengan mudah …
Uniklah ….
Ayo isi Polling Pilpres disini, untuk mengimbangi hasil survai banyak lembaga survai yang sulit dipercaya!
In survai on Monday , 29 June 2009 at 1:36 AMPilpres hampir tiba.
Hasil survai bertebaran dimana-mana.
Ada yang suka ada yang benci
Suka karena hasil survai memenangkan Capres-Cawapresnya. Benci karena hasil survai merendahkan Capres-Cawapresnya.
Sudahlah daripada meributkan hasil survai, yang nggak ada habis-habisnya.
Anda sendiri bisa “mempengaruhi” ataupun “menyaingi” ataupun “merubah” hasil survai semuanya.
Caranya? Isilah polling Pilpres di blog ini, sesuka anda, sesuai pilihan anda. Terserah Capres-Cawapres mana yang anda cintai ……….
Mau ngeklik berulang-ulang silakan kalau bisa …… sepertinya nggak bisa, soalnya polling ini berbasis IP-Address.
Mau nyoba silakan …………………. kecuali pakai komputer dan IP-Address berlainan ……………
Ayo, anda bisa mempengaruhi polling Pilpres dengan satu klik di blog ini.
Saya tunggu ……….. sampai 5 Juli 2009.
Perlu ada revolusi persepakbolaan di Indonesia?
In country on Monday , 29 June 2009 at 1:24 AMSepak bola Indonesia kembali menunjukkan ke-nyinyir-an. Final Copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) berakhir dengan pemogokan pemain Persipura Jayapura. Persipura pun dinyatakan kalah walk out dalam kedudukan kalah 0-1 dari Sriwijaya FC, Minggu, 28 Juni 2009.
Duel bergengsi yang mempertemukan Sriwijaya FC sebagai juara bertahan dan Persipura sebagai juara Liga Super Indonesia itu memang menuai ketidakpuasan. Badan Liga Indonesia baru menetapkan Stadion Stadion Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, sebagai tempat penyelenggaraan pada awal bulan ini. Sriwijaya FC yang akhirnya lolos ke final mendapat keuntungan karena bisa bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Akhir buruk pada laga kali ini sangat berseberangan dengan awal pertandingan yang dibuka dengan seremoni meriah. Ratusan penari dan sorotan sinar laser meramaikan dibukanya perebutan gelar juara musim ini. Vokalis musik cadas Godbless Ahmad Albar pun tampil untuk memimpin kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Setelah peluit kick-off dibunyikan, pertandingan pun berjalan menarik. Kedua tim tidak ragu bertukar adegan keras untuk menghalau serangan lawan. Para pemain Papua bermain cepat dan berulang kali melakukan tikaman melalui Boaz Solossa. Namun, kiper Sriwijaya FC Ferry Rotinsulu bermain baik dan berkali-kali menggagalkan upaya Boaz, David Da Rocha, maupun Ernest Jeremiah. Dua menit sebelum istirahat, gawang Ferry kembali mendapat dua ancaman maut. Ancaman pertama datang ketika Ferry berupaya menangkap tendangan lambung dari sayap kiri. Tangkapannya tidak sempurna, tapi bola membentur tiang dan kembali ke tangan sang kiper. Semenit kemudian, tendangan bebas David Da Rocha menuju pojok kiri gawang. Kali ini Ferry berhasil menepisnya.
Di babak kedua, Persipura kembali menunjukkan serangan-serangan cepat. Namun, justru tuan rumah berhasil mencetak gol pada menit ke-51. Mohammad Nasuha mengirim umpan silang dari sayap kiri dan Anoure Richard Obiora berhasil menanduknya di antara kepungan lawan. Gol itu membuat serangan “Laskar Wong Kito” kian deras. Tak lama kemudian, sebuah kemelut terjadi di gawang Jendry Pitoy, namun anak-anak asuh Rahmad Darmawan gagal memanfaatkannya menjadi gol. Persipura membalas kemelut tersebut. Pada menit ke-60, Ian Kabes berhasil mendapat bola di kotak penalti. Tiba-tiba Ferry datang dan berusaha menghalau bola, tapi gerakannya justru menjatuhkan Jeremiah. Bola muntah disambar oleh Boaz, tapi tendangannya (sepertinya) mengenai tangan lawan dan keluar lapangan. Wasit Purwanto tak meniup peluit tanda pelanggaran dan ini membuat kubu Persipura marah. Sejumlah pemain Persipura mendorong wasit dan mengakibatkan kericuhan di lapangan. Tim “Mutiara Hitam” kemudian mogok bermain sehingga laga dihentikan beberapa menit. Puluhan suporter Persipura turun ke lapangan dan membujuk timnya untuk kembali bermain. Hingga 45 menit penghentian waktu, “Mutiara Hitam” tetap menolak melanjutkan pertandingan.
Setelah lebih dari satu jam penghentian, wasit memutuskan Sriwijaya FC sebagai pemenang. Sang juara berhak mendapat hadiah uang senilai dua miliar rupiah, sementara runner-up memperoleh Rp 750 juta. Deltras Sidoarjo menyabet posisi ketiga dengan hadiah Rp 350 juta setelah menang 3-1 atas Persijap Jepara pada duel di tempat yang sama.
Inilah wajah “puncak” sepakbola Indonesia sesungguhnya! Di dalam dan di luar lapangan penuh kekisruhan. Alih-alih mau ikut (jadi tuan rumah) Piala Dunia …………. ampun, mana mampu kalau masih seperti ini? Ini merusak wajah profesional persepakbolaan Indonesia. Saya yakin, para pemain bola yang baik dan benar masih banyak, pelatih dan ofisial juga begitu, wasit dan para pengadil juga masih buaaaaaaaaaanyak yang adil beneran. Pengurus? ya, juga saya yakin masih banyak yang konsisten dan kompeten ……….. cuma, sebenarnya saya melihat hanya segelintir saja personal-personal sekitar persepakbolaan Indonesia yang nggak beres …… sayangnya justru yang segelintir itulah yang sekarang “menguasai” …… memang perlu ada revolusi dalam persepakbolaan Indonesia! Itu kunci ke depan, kalau sepakbola Indonesia mau maju. Selain itu, sudahlah nggak usah neko-neko dengan kebijakan-kebijakan aneh-aneh dalam percaturan sepakbola Indonesia, ikuti dan patuhi saja aturan sepakbola yang standar … FIFA kek, atauinternasional mana tuh yang “normal” dan “umum”. Tegakkan aturan dengan adil, selesailah sebagian permasalahan …….. jangan campur aduk dengan politik, atau lainnya ……… sepakbola ya sepakbola ….. real sport!
P.S. Saya masih tetap belum setuju kalau sepakbola Indonesia “memangsa” APBD/APBN. Profesional ya harus tetap profesional dengan sistem keuangan profesional ………… nggak boleh nyedot duit rakyat!
Pemekaran daerah, keinginan elit politik atau rakyat? Faktanya, tahun 2009 ini menyedot anggaran Rp 14,272 Triliun
In anggaran on Friday , 26 June 2009 at 10:07 AMPemekaran daerah, keinginan elit politik atau rakyat sih?Ada yang kehausan untuk berkuasa? Lalu bikin daerah baru atau memang murni untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat? Susah memahaminya ……
Faktanya: Pemekaran daerah kian memberatkan anggaran pemerintah karena di awal-awal tahun pembentukannya memerlukan dana pengadaan fasilitas pemerintahan. Anggaran untuk daerah baru meningkat dari Rp 8,09 triliun pada 2007 menjadi Rp 14,272 triliun pada 2009. Ada 48 daerah yang memiliki anggaran belanja pegawai sekitar 70 persen dari total APBD-nya, bahkan ada yang 87 persen. Itu artinya, eksekutif daerah tidak bisa hidup tanpa APBD, namun rakyatnya malah tetap bisa hidup tanpa APBD sekalipun. Konsekuensi pemekaran daerah terhadap keuangan negara adalah penambahan kantor-kantor vertikal untuk melayani urusan pemerintah pusat di daerah, antara lain, kantor kepolisian, komando distrik militer, kantor agama, pengadilan, kejaksaan, Bea dan Cukai, pajak, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), hingga Badan Pusat Statistik. Dampak lain pemekaran daerah adalah tersedotnya jatah dana alokasi umum (DAU), tidak hanya pada daerah induk, melainkan pada seluruh daerah di Indonesia.
Mulai tahun 2010, ada 26 daerah yang dimekarkan pada tahun 2006-2007 yang lepas dari daerah induknya dinyatakan sebagai daerah mandiri. Pada awalnya, daerah pemekaran masih berbagi DAU dengan daerah induknya hingga tahun pertama. Namun, setelah itu, dia menjadi daerah mandiri sehingga langsung mendapatkan jatah DAU 100 persen dari pusat. DAU untuk daerah baru tersebut akan diambil merata dari seluruh daerah yang terbentuk lebih dulu.
Sebagai gambaran, 15 daerah baru akan menyedot DAU daerah lain Rp 4,08 triliun tahun 2010. Daerah itu, antara lain, Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Pidie Jaya (NAD), Kota Subulusallam (NAD), Kabupaten Batu Bara (Sumatera Utara), Bandung Barat (Jawa Barat/Jabar), dan Kabupaten Kayong Utara (Kalimantan Barat). Ada juga Kabupaten Konawe Utara (Sulawesi Tenggara), Kepulauan Siao Tagulandang Biaro (Sulawesi Utara), Gorontalo Utara (Gorontalo), Nagekeo (Nusa Tenggara Timur/NTT), dan Membramo Raya (Papua). Untuk itu, harus ada peninjauan kembali konsep pemekaran ini. Daerah baru harus tetap terkait daerah induk 3-5 tahun setelah dibentuk. Dengan demikian, daerah induknya akan berpikir panjang. Bila perlu harus ada, “pengereman” usaha-usaha pemekaran daerah, terutama yang tidak signifikan bagi rakyat daerah tersebut secara nyata.
Sebaiknya, perlu usaha melihat realitas top-down dari pemerintah pusat. Artinya aparat pemerintah pusat jangan hanya menunggu laporan pengusul pemekaran daerah secara sepihak. Lihat Natuna. Itu, kan daerah yang memperkaya Jawa, tetapi tidak memiliki infrastruktur. Departemen Dalam Negeri harus berani menolak pemekaran baru. Jangan bergantung pada laporan pengusul daerah baru, karena laporan itu bisa dibeli. Data menunjukkan bahwa belanja pemerintah daerah naik 20 persen per tahun, sejak 10 tahun desentralisasi. Bahkan, pada tahun 2008, porsi belanja daerah mencapai 30 persen dari pembiayaan pemerintah pusat. Pengeluaran terbesar desentralisasi selama 2005-2008 ada di sektor pendidikan, 23 persen dari belanja pemerintah daerah.
Mekar atau tidak suatu daerah, ujung-ujungnya mesti ditanyakan ke rakyat-nya. Mereka jadi bisa merasakan peningkatan keadilan dan kemammuran sesungguhnya atau nggak, kalau elit poitiknya saja yang menjadi kaya dan raja-raja kecil di daerah baru ya percuma saja …………….
Indonesia dituduh melakukan DUMPING. Ach, itu gaya perang ekonomi negara lain yang nggak suka Indonesia maju ….
In sUbsidi on Thursday , 25 June 2009 at 12:46 PMTuduhan DUMPING terhadap produk-produk Indonesia terus saja ada. Padahal selama ini Indonesia menjadi salah satu negara yang paling sering dikenakan tuduhan dumping sedangkan pengenaan tuduhan dumping Indonesia ke negara-negara lain terbilang rendah. Mengapa ya?
Data tuduhan DUMPING terhadap Indonesia adalah,
a. Tahun 2007: 16 kasus.
b. Tahun 2008: 7 kasus (tuduhan dumping produk tabung TV oleh India, tekstil oleh Argentina dan Brasil, tisu toilet oleh Australia, produk kertas oleh AS, produk ban dari Turki).
c. Tahun 2009 (Januari-Mei): 6 negara yang menuduh Indonesia melakukan dumping dan safeguard. Keenam negara-gara itu antara lain AS, Pakistan, India, China, Mesir dan Afrika Selatan. Totalnya ada 18 perusahaan yang terkena tuduhan dumping, dan satu perusahaan untuk tuduhan safeguard. Produk yang dituduh dumping adalah Viscose Staple Fiber Excluding Bamboo Fiber atau bahan baku serat tekstil yang mulai diinisiasi 19 Maret 2009 , Nucleotide-type Food Additives atau bahan tambahan pangan yang diinisiasi 24 Maret 2009, Polyethelene Retail Carriers Bags atau bahan baku kantung plastic yang mulai diinisiasi 20 April 2009, dan Phthalic Anhydride atau bahan kimia yang diinisiasi 29 Mei 2009. Produk yang kena tuduhan safeguard adalah Cotton Yarn and Blend and Woven Fabrics of Cotton and Blend atau serat benang untuk tekstil mulai diinisiasi 15 Januari 2009, Coated Paper and Paper Board mulai diinisiasi 20 April 2009 dan Uncoated Paper and Copy Paper yang diinisiasi 20 April 2009.
Hingga tahun 2008, Indonesia mendapatkan 116 kasus anti dumping yang dituduhkan 23 negara. Jumlah kasus di Indonesia itu paling banyak dibandingkan beberapa negara di Asia, Eropa dan Amerika. Sebagai perbandingan, kasus dumping di Amerika sebanyak 20 kasus, India 19 kasus, Afrika Selatan 11 kasus, Selandia Baru 11 kasus, Malaysia 8 kasus, Turki 6 kasus, Argentina 5 kasus dan Mexico 3 kasus.
Sebaliknya, Indonesia sendiri telah mengenakan 5 tuduhan dumping sepanjang tahun 2008 yaitu beberapa negara diantaranya India, Thailand, Rusia. Selain itu, sejak 4 Januari 2006 lalu Indonesia telah mengenakan safeguard untuk produk keramik terhadap 15 negara untuk kurun waktu tiga tahun. Sementara penggunaan hak anti dumping, Indonesia baru mengenakan tindakan anti dumping terhadap impor untuk 34 kasus. Jumlah ini merupakan yang paling rendah dibandingkan India (372 kasus), Amerika (245 kasus), Uni Eropa (252 kasus).
Anehnya, tuduhan tersebut tidak hanya terkait masalah nilai jual yang lebih rendah di pasar ekspor ketimbang di pasar domestik, tapi juga sudah mengarah pada isu lingkungan dan soal subsidi. Ini jelas merupakan cara-cara tidak fair dalam perdagangan termasuk dumping, karena kondisi krisis global saat ini yang berpotensi memicu meningkatnya negara lain untuk menerapkan isyu ini untuk melindungi pasar dalam negerinya. Sebab kita ketahui dampak tuduhan dumping bisa merugikan produsen di negara yang kena isyu dumping. Oleh sebab itu, sudah semestinya Pemerintah, dunia usaha itu sendiri dan rakyat Indonesia, harus ikut berusaha melindungi industri dalam negeri terhadap tindakan curang atau tuduhan dumping yang dilakukan oleh pihak luar negeri sehingga dibentuk komite anti dumping dan anti subsidi. Selaku anggota WTO, kita bisa mengenakan tindakan anti dumping terhadap impor yang disinyalir melakukan dumping guna menanggulangi dampak persaingan curang. Tindakan anti dumping hanya dapat dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan bahwa impor dumping telah mengakibatkan kerugian material kepada industri domestik. Adapun tindakan pemulihan yang diijinkan untuk melawan persaingan yang curang akibat dumping dengan cara pengenaan bea masuk anti dumping sebesar marjin dumping yang ditemukan. Namun hal itu harus didahului dengan penyelidikan yang membuktikan adanya dumping. Pengenaan bea masuk guna melindungi kepentingan nasional tetap saja ada pihak yang diuntungkan dan ada yang merasa dirugikan. Namun harus ada pilihan yang realistis soal ini.
Menurut saya, Indonesia harus melawan terhadap tuduhan semacam ini. Seringkali tuduhan ini hanya kedok dari negara yang “kalah bersaing” sehingga mencari-cari alasan untuk menjatuhkan pesaing, dan salah satunya dengan isyu dumping. Karena logika saya, produk Indonesia itu khan umumnya termasuk high cost ekonomy/product kok pemasarannya di-dumping-kan, apa mungkin ada pengusaha mau merugi besar-besaran, demi mengejar ekspor, aneh saja ….. lagian inilah real perang ekonomi dunia masa kini, makanya Indonesia harus fight, jangan lemah, ….., konsumsi produk-produk dalam negeri di dalam negeri sendiri juga harus terus ditingkatkan, agar membantu proses produksi ke arah efisien yang lebih baik … Inisiatif hal ini harus datang dari semua pihak, pihak industri itu sendiri, pemerintah, dan rakyat Indonesia agar lebih proaktif memahami dan menggunakan produksi dalam negeri juga.
Karena perang di bidang pilar ekonomi diantara negara-negara dunia sekarang ini, bisa menentukan “nasib” pilar-pilar negara lainnya, yaitu: sosial, politik maupun hankam, yang ujung-ujungnya berpengaruh pula terhadap ketahanan nasional suatu bangsa …….
Iya ya, film “King” khan untuk anak-anak kok pakai iklan rokok. Jadinya, saya nggak pingin nonton ….
In kEwarganegaraan on Thursday , 25 June 2009 at 12:11 PMIya ya, film “King” khan untuk anak-anak kok pakai iklan rokok segala sih. Apa nggak ada iklan yang lebih sehat dan menyehatkan? Jadinya, saya nggak pingin nonton itu film …. padahal saya sangat suka kalau ada film bagus untuk anak-anak, bahkan nonton 2 kali pun saya senang sekali, seraya mengajak keluarga dan anak-anak ………
Anda sudah tahu adanya “protes” Komnas Anak terhadap film “King”? Coba perhatikan berita ini:
———- Komnas Anak Sayangkan Sponsor Rokok dalam Film King ———-
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) menyambut baik film “King” yang ditayangkan di bioskop mulai 25 Juni ini. Film yang mengangkat tema anak-anak dan nasionalisme ini merupakan angin segar dalam perfilman nasional yang saat ini didominasi oleh film–film horor dan komedi porno. Meski demikian, Komnas Anak menyayangkan keterlibatan salah satu produk rokok dalam film King. Film yang mengangkat tema anak-anak yang diproduksi oleh Alenia Pictures ini secara tidak langsung membenarkan penghancuran generasi bangsa yang dilakukan oleh industri rokok. “Sebab, rokok adalah satu-satunya produk legal yang membunuh separuh dari konsumennya,” kata Ketua Komnas Anak, Seto Mulyadi, Kamis (25/6).
Seto mengungkapkan, dari hasil penelitian, promosi dan sponsor rokok terbukti merangsang aspek kognitif anak untuk merokok. Selain itu, iklan atau sponsor rokok juga mendorong anak untuk tetap terus merokok. “Serta mendorong perokok anak yang sudah berhenti merokok untuk kembali merokok,” ungkap Seto. Agresifitas pemasaran iklan rokok, tutur Seto, telah menyebabkan jumlah prokok anak mengalami lonjakan yang signifikan. Prevalensi perokok remaja usia 15-19 meningkat sebanyak 144 persen selama tahun 1995 hingga 2004. Dari 13,7 persen di tahun 1995 menjadi 32,8 persen di tahun 2004. Seto menyatakan, survey ini juga menunjukkan perokok yang mulai merokok pada usia 5-9 tahun meningkat lebih dari empat kali lipat dari 0,4 pada tahun 2001 persen menjadi 1,8 persen pada tahun 2004. “Ini membuktikan adanya hubungan yang kuat antara agresifitas iklan , promosi dan sponsor rokok dengan meningkatnya prevalensi merokok anak,” kata Seto.
Ironisnya, ungkap Seto, aturan saat ini yang berlaku di Indonesia yaitu Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2003 tentang pengamanan rokok bagi kesehatan, justru memberi kebebasan hampir mutlak bagi industri rokok untuk mengiklankan dan mempromosikan prduknya ke masyarakat luas. “Lemahnya peraturan ini digunakan industri rokok untuk membentuk ketergantungan industri seni dan olah raga melalui pemberian sponsorship,” terang Seto. Celakanya, ungkap Seto, anak-anak dan remajalah yang menjadi sasaran dari iklan, promosi dan kegiatan-kegiatan yang disponsori oleh rokok. “Konsekuensinya, anak-anak menganggap prilaku merokok adalah wajar dan tidak berbahaya bagi kesehatan, sehingga mereka terjerat menjadi perokok tetap,” kata Seto.
Demi kepentingan terbaik untuk anak, jelas Seto, Komnas Anak menyatakan protes atas sponsor rokok dalam film King dan mendesak Alenia Pictures agar memberi tanggapan atas siaran ini kepada Komnas Anak. Selain itu, Alenia Pictures juga mengeluarkan pernyataan maaf kepada publik atas keterlibatan sponsor perusahaan rokok dalam film King. “Juga tidak bekerjasama dengan industri rokok dalam bentuk apa pun di masa mendatang,” tutur Seto menandaskan.
————————————————————-
Film anak kok “diselipi” rokok. Jadinya, masalah rokok lagi, rokok lagi ………………. kok nggak sadar-sadar sih. Matikan rokokmu sebelum rokok mematikanmu!
Polisi Indonesia dinilai brutal oleh Amnesty International. Ada komentar?
In e-goverment on Thursday , 25 June 2009 at 11:46 AMAmnesty International menyatakan polisi Indonesia masih sering terlibat kekerasan dan penyiksaan para tersangka. Laporan Amnesty International yang disiarkan hari Rabu, 24 Juni 2009 menyebutkan para pelakunya jarang diadili. Kelompok penggiat hak asasi manusia yang berkantor di London ini seperti dikutip kantor berita Reuters, membuat laporan sebagiannya seperti ini:
Amnesty International has spoken to scores of abuse victims, police officials, lawyers and human rights groups, among others, in Indonesia over the last two years. The organization found that drug users, repeat offenders and women, including sex workers, were particularly vulnerable to abuse. Many of those interviewed said police officers attempted to extract bribes from them in return for better treatment or a reduction in sentencing.Dita, a 21-year-old sex worker, was arrested in December 2006. Dita told Amnesty International how she was threatened with sexual abuse and faced intimidation at the time of her arrest: I was arrested with five or six other prostitutes. On the way to Polres [District Police station] East Jakarta, they were grabbing me and touching me saying, “You’re so young, why aren’t you in school,” you know that kind of stuff. When we got to the station, they gave us a choice. They said we could get off if we paid one million rupiah [96 USD] or if we had sex with them. Three of the girls agreed to have sex with them. I point blank refused to do either. Our pimps have paid them enough already.
[baca berita selengkapnya In New Report, Amnesty International Documents Widespread Police Brutality in Indonesia disini].
Kelompok penggiat hak asasi manusia mengakui berbagai upaya dalam satu dasa warsa ini untuk membuat polisi lebih profesional dan akuntabel. Namun langkah ini dikatakannya, gagal menghilangkan masalah yang sudah banyak dilakukan. Wakil Direktur Amnesty International Asia Pasifik Donna Guest seperti dikutip kantor berita Reuters mengatakan, “Dalam beberapa kasus, pelanggaran itu terkait langsung dengan upaya polisi menerima suap dari tersangka.” Disebutkan pula, mereka yang tidak bisa membayar uang suap akan diperlakukan lebih buruk. Menurut Guest, meskipun para pejabat tinggi di pemerintahan dan polisi etlah membuat komitmen untuk mengadakan perubahan namun tidak sampai kepada kebanyakan polisi.
Kelompok rawan
Laporan itu menemukan, pengguna narkoba, pelanggar hukum yang berulangkali, wanita termasuk pekerja seks komersial rawan terhadap pelanggaran itu. Amnesty mengatakan telah berbicara kepada korban pelanggaran, pejabat polisi, pengacara dan kelompok pegiat HAM dalam dua tahun terakhir saat menyusun laporan ini. Disebutkan, mekanisme disiplin di dalam kepolisian tidak mampu secara efektif menangani pengaduan atas perilaku polisi sedangkan para korban sering tidak tahu kemana mereka mengajukan laporan. Amnesty mendesak pemerintah mengumumkan pelanggaran yang sudah sering terjadi itu dan melakukan penyelidikan yang tidak memihak dan efektif terhadap setiap tuduhan. Juru bicara Kepolisian Indonesia Abubakar Nataprawira membela kinerja 371.000 personel kepolisian. “Pada tahun 2010 kami menargetkan sebagai lembaga yang disenangi bukan ditakuti masyarakat,” katanya seperti dikutip Reuters seraya menambahkan restrukturisasi di kepolisian masih terus berlanjut. Mekanisme sanksi juga telah diberlakukan untuk menghukum polisi yang menerima uang suap.
TST-lah. Saya juga tahu, anda semua pasti punya komentar tentang hal ini! Ada yang mau sharing komentar? Silakan
Bahasa Inggris 600 Guru RSBI “memble”, lalu apa keunggulan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional?
In sumber daya on Thursday , 25 June 2009 at 11:03 AMSaya sudah pernah menulis Saya suka terganggu dengan kata “Internasional” 10 Juni 2009 yang lalu. Sebagian cukilannya adalah sebagai berikut:
Ada lagi di dunia pendidikan: SBI (Sekolah Berstandar Internasional). Apa sih bedanya dengan yang reguler, akselerasi atau lainnya? Apa dikarenakan dalam proses pendidikannya menggunakan bahasa internasional (Inggris), sementara hal-hal lainnya nggak berbeda secara signifikan dengan program lain, lalau pantas ditempeli kata “Internasional“? Aneh! Kualitas standar internasional atau bahasa yang dipakai sebagai legitimasi? Nggak penting itu kata “Internasional” ditempel, semestinya yang lebih penting kualitas hasil didiknya yang utama! Di luar negeri juga nggak ada sekolah tingkat SMA yang perlu dilabel “Internasional“. Ini Indonesia kok nganeh-nganehin sendiri? Memang kalau pakai SBN (Sekolah Berstandar Nasional) turut derajat begitu? Kalau produk/barang pabrikan khan sudah ada standarnya yaitu SNI. Jadi, nyata-nyata kata “Internasional” hanya tempelan belaka, kebanyakan nggak merujuk dan nggak menunjukkan pada nilai produk/jasa yang berkualitas internasional/tinggi kok!
Lalu kita denger ada berita terbaru:
Berdasarkan Test of English for International Communication (ToEIC), dari sekitar 600 guru sekolah rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) SMP, SMA, dan SMK di seluruh Indonesia, terungkap bahwa penguasaan bahasa Inggris guru dan kepala sekolahnya rendah. Data tersebut diungkapkan oleh Direktur Tenaga Kependidikan Direktorat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas Surya Dharma, MPA, Ph D, di Jakarta, Selasa (23/6). Surya mengatakan, penetapan sebagai sekolah berstandar internasional (SBI) ternyata sering mengabaikan tuntutan berbahasa Inggris aktif. Akibatnya, Surya melanjutkan, kemampuan bahasa Inggris guru dan kepala sekolah di sekolah rintisan SBI rendah. “Hasil tes itu menunjukkan standar bahasa Inggris guru dan kepala sekolah RSBI pada umumnya rendah, sebanyak 60 persennya berada pada level paling rendah kemampuan berbahasa,” tutur Surya. Referensi
Sementara, data yang lain menunjukkan penduduk dunia diperkirakan bakal mencapai lima kali lipat pada 2050, menurut mencapai British Council. Artinya, jumlah pengguna Bahasa Inggris juga meningkat lima kali lipat. Konsekuensinya, anak yang tidak menguasai Bahasa Inggris tidak bisa menikmati peluang tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pembinaan Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar Depdiknas, Mudjito AK, saat Simposium Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar di Jakarta, 26 mei 2009. Karena itu, lanjut Mudjito, kebutuhan penguasaan Bahasa Inggris tidak terlelakkan. Mutlak untuk setiap orang karena menjadi alat komunikasi penting bagi setiap orang. “Pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD telah menjadi kebutuhan dasar, baik diajarkan secara mandiri maupun sebagai bahasa pengantar untuk mata pelajaran lain atau yang dikenal dengan billingual,” kata Mudjito.
Bahkan di beberapa daerah Bahasa Inggris telah menjadi satu muatan lokal. Sayangnya, menurut Penasihat Pendidikan British Council, Itje Chodidjah, sampai saat ini guru belum berhasil menjadi contoh yang baik sebagai pengguna Bahasa Inggris. Akibatnya, pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD masih harus dikembangkan lebih lanjut dan konsisten. Itje mengakui, masih banyak kendala ditemui. Utamanya justru terletak pada guru karena mereka adalah fasilitator dan katalisator yang bisa memantik potensi berbahasa pada siswa. “Permasalahan mendasar mereka adalah pada cara menerapkan bahasanya kepada siswa dan itu banyak penyebabnya,” kata Itje.
Itje menyontohkan, beberapa penyebabnya seperti pemilihan kata yang tidak tepat, pemakaian kata benda yang tidak akrab di kuping si anak, nada bicara yang tidak pas dengan kalimat, serta ekspresi wajah dan sikap tubuh yang kaku dan kadang berbeda dengan kalimat yang keluar dari sang guru. “Karena pemahaman dan praktik Bahasa Inggris para guru saat ini rata-rata Bahasa Inggris kering atau text book, bukan komunikatif,” tandas Itja. Itja menambahkan, hal itu terjadi lantaran proses aktivasi Bahasa Inggris mereka rendah. “Padahal, sebaliknya, mereka harus luwes dan komunikatif. Kunci keberhasillan mereka ada di masalah komunikasi, yaitu penyampaian yang interaktif antara mereka dan siswa, bukan satu arah,” ujar Itja. Referensi
Lalu, kalau sudah begini, apa yang bisa diharapkan? Artinya kata “internasional” di berbagai hal, termasuk dalam Rintisan Sekolah Berstandar Internasional, hanya tempelan belaka? Substansinya nggak sesuai yang diharapkan?
Pemerintah Kota Surabaya dinilai kurang peduli terhadap penggunaan Bahasa Indonesia. Yok opo rek?
In country on Thursday , 25 June 2009 at 10:13 AMPemerintah Kota Surabaya dinilai kurang peduli terhadap penggunaan bahasa Indonesia. “Kami sangat menyayangkan, seharusnya sebagai kota yang pernah meraih anugerah Adi Bahasa, Surabaya memiliki kepedulian yang tinggi terhadap Bahasa Indonesia,” kata Kepala Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional RI Dr Dendy Sugono di Surabaya, 24 Juni 2009.
Ia melihat masih banyak ruang publik di Surabaya yang tidak tertib dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. “Coba saja keliling kota Surabaya, banyak sekali ditemukan ketidaktertiban dalam berbahasa,” katanya dalam seminar internasional Relasi Lokalitas-Globalitas Menuju Modernitas Bahasa dan Sastra Indonesia di Surabaya itu. Dalam kesempatan itu, Dendy juga merasa prihatin dengan pelajar sekarang. “Kalau tidak lulus ujian nasional, protes karena nilainya jeblok. Padahal, mereka tidak lulus karena tidak menguasai bahasa Indonesia,” katanya. Oleh sebab itu, dia meminta para siswa jangan sampai mengesampingkan bahasa Indonesia karena sampai sekarang masih digunakan dalam soal-soal ujian nasional.
Menurut dia, penguasaan masyarakat terhadap bahasa Indonesia semakin lama semakin memprihatinkan. Hal itu terlihat dari uji kemahiran berbahasa (semacam TOEFL). Rata-rata skor yang diperoleh masyarakat di bawah angka 500. “Masih banyak masyarakat yang memperoleh skor 200. Ini sangat memprihatinkan kita karena sebagai bahasa persatuan sejak 1928, ternyata masih banyak yang tidak menguasainya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Surabaya Amir Mahmud menyatakan tidak setuju jika bahasa Indonesia dianggap tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi. “Justru kami selalu mengikuti perkembangan teknologi,” katanya. Bahkan, pihaknya sudah menghimpun 184.000 kata asing yang di-Indonesia-kan dari 32 cabang keilmuan, di antaranya kimia, fisika, ekonomi, dan hukum. Pejabat bidang politik dan ekonomi Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Jeffrey Loree, menyatakan, bahasa Indonesia sangat penting di mata dunia internasional. Menurut dia, negosiasi dan komunikasi lintas budaya berkaitan erat dengan urusan diplomasi. “Kegagalan dalam memahami budaya orang lain akan memiliki konsekuensi yang serius,” kata mantan guru bahasa Mandarin di Amerika Serikat itu.
Waduh, kedengarannya nggak enak ya. Surabaya khan masih di dalam negara Indonesia khan, kok nggak peduli dengan Bahasa Indonesia, yok opo rek? Bahasa Indonesia juga salah satu identitas Bangsa Indonesia lho …………. Ayo, kembali, Indonesianisasi …….. apapun yang mungkin …………Jangan umek Pedagang K-5 saja alias gropyokan dan razia terus, ke-Indonesia-annya juga perlu dibina melalui bahasa ….
Obama Ungkapkan Kemarahannya kepada Iran. Ada apa sebenarnya?
In country on Wednesday , 24 June 2009 at 1:08 PMPresiden Barack Obama, Selasa (23/6), menyampaikan pernyataan lebih keras menyangkut penanganan pemerintah Iran terhadap aksi demo memprotes hasil pemilu.
Obama mengekspresikan kemarahannya atas tindakan keras pemerintah Iran menyusul tayangan video menyayat hati seorang perempuan yang tewas ditembak selama protes di Teheran.
Berbicara dalam jumpa pers di Gedung Putih, untuk pertama kalinya Obama menyampaikan pendapat bahwa strateginya untuk menawari negosiasi kepada musuh utama AS, Iran, akan tergantung kepada bagaimana akhir dari krisis Iran. “Amerika Serikat dan masyarakat internasional jijik dan marah atas ancaman, pemukulan dan pemenjaraan yang terjadi di hari-hari terakhir ini,” kata Obama memperkeras retorikanya terhadap Iran.
“Saya sangat mengutuk aksi yang tidak adil dan saya bersama rakyat Amerika berduka untuk semua dan setiap korban yang tidak berdosa yang meninggal.”
Obama berkuasa sejak Januari lalu dan menawarkan dialog dengan musuh-musuh AS termasuk Iran yang sebelumnya sangat dijauhi pemerintahan George W Bush. “Kami tetap menunggu untuk melihat bagaimana krisis itu diakhiri,” kata Obama merujuk situasi di Iran.
“Pendirian saya semenjak masuk ke kantor ini (Gedung Putih) adalah bahwa AS memiliki kepentingan keamanan nasional inti dalam meyakinkan bahwa Iran tidak memiliki senjata nuklir dan menghentikan ekspor terorismenya ke luar perbatasannya. Kami mencermati dalam beberapa hari terakhir, di pekan-pekan lalu, untuk tidak memberikan dukungan, dengan alasan bahwa rezim Iran lah yang boleh memilih jalannya.”
Obama menegaskan, dia tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran seperti dituduhkan pemerintah Iran, tetapi menyatakan dia harus memberi kesaksian bagi keberanian dan martabat rakyat Iran.
Secara khusus dia menyebut tayangan video kematian Neda Agha-Soltan, yang adalah penonton unjuk rasa yang ditembak mati di jalanan dan gambarnya menyebar ke seluruh dunia, sebagai simbol demonstrasi pasca-pemilu.
“Tayangan itu menyayat hati dan saya yakin bahwa semua orang yang menyaksikannya tahu bahwa ada ketidakadilan yang fundamental di balik itu. Saya kira, manakala seorang gadis tertembak di jalanan tatkala dia hendak keluar dari kendaraannya, adalah masalah (teramat besar).”
Beberapa tokoh Republik, termasuk lawan Obama dalam Pemilu 2008, John McCain, menuduh Presiden AS ini dingin dan terlalu lamban menyikapi demonstrasi yang meledak menyusul terpilihnya kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang ditentang Mir Hossein Mousavi.
Obama membalas kritik kelompok Republik ini dengan berkata, “Hanya sayalah Presiden Amerika Serikat. Apa pun yang dilakukan pemerintah selalu dilihat maju mundur oleh Republik. Itu bukan apa yang relevan bagi rakyat Iran.”
McCain kemudian mengatakan dalam wawancara dengan CNN bahwa dia sepakat hanya ada satu presiden di AS, tetapi mempertahankan haknya untuk berbicara. “Kebanyakan dari kita yang bertahun-tahun berpengalaman menangani masalah-masalah seperti Iran tidak hanya berhak untuk berbicara, namun kita juga memiliki tanggung jawab untuk berbicara demi orang lain yang sedang tertindas.”
Baru saja hari ini satu komisi kunci pada DPR AS setuju menjadikan Iran sebagai target larangan impor minyak dan sektor energi domestiknya dengan melarang Bank Ekspor Impor AS membantu perusahaan-perusahaan yang mengekspor bahan bakar ke Iran atau membantu produksi minyak Iran.
Departemen Luar Negeri juga menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri Hillary Clinton berbicara tentang Iran via telepon dengan mitranya dari Perancis, Inggris, dan Jerman, tetapi enggan mengungkapkan isi pembicaraan itu.
Obama terlihat berhati-hati bersikap di Iran dengan menyeimbangkan empatinya kepada para demonstran Iran, seraya tidak terlihat ingin merenggangkan hubungan dengan musuh Washington yang dituduh menguasai senjata nuklir itu.
“Komentar-komentar saya telah keliru diterjemahkan di Iran dengan menyatakan bahwa saya membiarkan para perusuh melanjutkan aksinya dan terus membuat kegaduhan. Ada laporan bahwa CIA berada di balik itu semua. Semua itu keliru, tapi itu membuat Anda berada pada posisi yang justru disukai pemerintah Iran untuk dimainkan (sebagai alasan untuk menyebut ada intervensi asing di Iran),” demikian Obama. Referensi
Renungan saya: Negara-negara di dunia akan terfragmentasi dalam partai politik
In indonesia on Tuesday , 23 June 2009 at 3:00 PMDulu, negara-negara dunia terfragmentasi dalam isme. Ada blok sosialis, komunis, liberal, dan sebagainya ….
Juga negara-negara di dunia mengkutub pada tiga kutub, Blok Barat (NATO), Blok Timur (Pakta Warsawa) dan Non-Blok.
Tetapi, ke depan?
Kalau mencermati tulisan Seiichi Okawa, soal end of the state dan borderless world, serta beberapa tulisan sejenis lainnya, maka saya sempat merenungkan,
ADA KEMUNGKINAN NEGARA-NEGARA DI DUNIA NANTINYA (MUNGKIN 25 TAHUN YANG AKAN DATANG) AKAN TERFRAGMENTASI KE DALAM PARTAI-PARTAI POLITIK DUNIA ….
Apa artinya?
Partai-partai politik di negara-negara dunia akan mengalami konvergensi alamiah terstruktur dari banyaknya aliran partai politik nasional-regional ke dalam (mungkin) hanya puluhan partai politik besar dunia (internasional). Jumlah aliran partai politik tak akan terlepas dari pengaruh parpol-parpol di negara besar yang betul-betul eksis.
Barangkali parpol yang eksis nantinya dengan isme benar-benar parpol, yang tentu saja berbeda dengan isme-isme jaman dahulu, seperti isme agama, suku, ras, regional, kelompok, adalah:
a. Partai Republik
b. Partai Demokrat
c. Partai Konservatif
d. Partai Buruh
e. Partai Liberal/Kebebasan
f. Partai Hijau
g. Partai ………
Ini sepertinya sulit dihindari, karena jarak dan waktu tempuh dalam transportasi, berhubungan dan keterpengaruhan antar negara-bangsa sudah sulit “dibatasi” lagi.
Sehingga di Indonesia pun, nama parpol ecek-ecek pasti tergusur …. taste-nya pasti internasionalnya. Cuma, bagaimana ya posisi Pancasila, nantinya?
Nantinya kita bisa melihat, eh, suatu negara dikuasai oleh Partai X, misalnya, pasti negara-bangsa ini afiliasinya yang kuat dengan negara-bangsa lain yang juga dikuasai Partai X. Tapi bukan seperti sistem franchise lho atau agen negara lain ….
Sehingga kalau ada pemilu di suatu negara, bangsa/negara lain yang punya partai politik afiliasi ikut mempengaruhi, bahkan ikut kampanye tuh tokoh-tokoh lintas negara ….
Yakin? Tunggu saja sekian tahun yang akan datang …., inilah renungan saya.
Jadi bentuk suatu negara apakah republik, monarkhi, atau lainnya …. terreduksi oleh parpol internasional …………….
Saya (sekarang) lagi asyik memperhatikan Iran: Ada pergulatan media, TI, politik dan kepentingan asing!
In damai on Tuesday , 23 June 2009 at 1:00 PMSaya (sekarang) lagi asyik memperhatikan Iran: Ada pergulatan media, TI, politik dan kepentingan asing! Mau ikut lihat, coba perhatikan hal-hal berikut ini …………. kalau kita cermat kita bisa melihat dan merasakan “ada skenario yang manis yang disusun oleh sutradara yang jempolan yang mampu menggiring situasi dan kondisi ke arah yang diinginkan” ….
Yang pertama:
Kemelut panas usai terpilihnya Mahmoud Ahmadinejad sebagai Presiden Iran terus berlangsung. Video seorang wanita yang tertembak saat berlangsung protes dijadikan sebagai simbol oleh oposisi. Wanita ini tewas tertembak di jalan saat menyaksikan protes di ibukota Iran, Teheran, 20 Juni lalu. Tidak diketahui siapa penembaknya, namun yang pasti video detik-detik sebelum kematiannya ini, beredar luas di internet dan menggemparkan jagat maya. YouTube, Facebook, Twitter, dan sejumlah situs-situs lain memuat video ini. Video tersebut menggambarkan tentang sang korban yang bersimbah darah akibat peluru yang menembus dadanya. Terlihat, darah bukan hanya keluar dari dadanya, namun juga dari mulutnya hingga akhirnya melintasi wajahnya. Beberapa pria di sampingnya terlihat berusaha menghentikan pendarahan yang ia alami. Siapa wanita yang akhirnya tewas itu? Belum diketahui identitas aslinya, namun ia dikenal dengan nama Neda. Nama ini mengacu pada situs mikroblogging Twitter yang dihujani komentar, dukungan dan empati dari para anggotanya. Dikutip dari USAToday, Senin (22/6/2009), #Neda telah menjadi salah satu hashtag (kata atau akronim yang diawali dengan simbol #) yang paling sering digunakan di Twitter. Neda juga menjadi populer di pencarian Google serta beberapa media besar turut mengeksposnya. Kini ‘video berdarah’ tersebut dijadikan sebagai simbol bagi kaum oposisi yang menentang Ahmadinejad.
Yang kedua:
Kalau anda sempat baca tulisan-tulisan berikut ini, kita makin yakin ada link yang terencana dengan jelas:
a. Iranian election: “Mission accomplished” yang dimuat Today, 14 Juni 2009.
b. Iran tries to put a lid on election protests yang dimuat Los Angeles Times, 15 Juni 2009.
c. Serangkaian tulisan di purplepeoplevote.com (15 dan 17 Juni 2009), yaitu:
Following Iran Elections on Twitter – A Lesson in Freedom and Technology, American’s Practical Support of A Free Iran, Twitter Changing the Playing Field In Iran and For Totalitarianism
d. Stealing the Village Vote yang dimuat New York Times, 18 Juni 2009.
e. Obama Says ‘Justice’ Is Needed for Iranians yang dimuat di The New York Times, 20 Juni 2009.
Yang ketiga (agak mengejutkan):
Seorang mantan pejabat pemerintahan Amerika Serikat –yang bertugas di era George W. Bush– membuat komentar mengejutkan. Pendiri Twitter disebut layak mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian. Adalah pejabat bernama Mark Pfeifle, mantan Deputy National Security Advisor untuk mantan Presiden AS George W. Bush yang mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara dengan FoxNews. Dikutip dari TechCrunch, Selasa (23/6/2009), Pfeifle menganggap pendiri Twitter punya peran dalam menangani krisis di Iran. Menurut Pfeifle Twitter memiliki peran besar dalam menyebarkan pesan-pesan ke rakyat Iran selama rusuh pasca pemilihan Presiden. Ia menyebut Twitter, Facebook, Flickr dan YouTube sebagai yang berjaya dalam krisis tersebut. “Jika ada yang mungkin perlu mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian berikutnya, harusnya adalah para pendiri Twitter yang menunda perbaikan sistem demi menjaga tetap banyak tweet (pesan di twitter-red) yang dikirimkan dalam seminggu lalu (saat puncak kerusuhan di Iran-red),” tutur Pfeifle.
Tentunya konteks Pfeifle adalah seperti bercanda. Namun di sisi lain Pfeifle seperti ingin mengatakan bahwa peran internet dalam menyebarkan informasi di Iran tidak bisa disepelekan lagi. Menurut Pfeifle perkembangan media dari jejaring sosial mampu memberikan suara pada pihak yang sebelumnya dibungkam. “Pada tanggal 17 (Juni 2009) saja ada 221.000 tweet soal Iran, 3.000 video di Youtube. Ini mengagumkan,” ia memaparkan.
Okelah, para WNI Nomor 1, kita sudah dapat melihat dan “melihat” dengan terang bagaimana pergulatan media (asing) dan teknologi informasi (khususnya internet, khusus lagi jejaring sosial) telah digunakan secara maksimum dalam membentuk opini, “memaksakan kehendak” dan memainkan politik strategis dengan segala kepentingannya. Dan kita melihat, kepentingan siapakah yang bermain di Iran ?
CNN sudah menjadi musuh Al Jazeera dalam penyiaran soal Iran, sama dengan soal Irak dahulu, sehingga pemerintah Iran berang. Kini Twitter dimainkan juga, bahkan sebelum Pemilu Iran pun sesungguhnya sudah terendus permainan iniyu, sehingga Pemerintah Iran sempat berang, dengan “menyetop” Twitter dan konco-konconya. Apakah ada yang salah? Ada. Kalau permainan ini tidak melihat realitas politik dan hasil pemilu sesungguhnya, kekhawatirannya apapun hasil Pemilu Iran, harus misi kepentingan “asing” yang di-goal-kan. Ini khan rawan sebagai dan bagi bangsa yang independen. Lihat saja, sudah muncul usul Nobel bagi pendiri Twitter, apa maksudnya? Bahkan Presiden AS yang lama dan baru pun bersuara soal “hukum” di Iran.
Saya berfikir, sangat mungkin anda melihat saya pro Iran, oh jangan salah, saya pun protes kalau ratusan blogger ditangkapi disana, itu bisa menjurus pelanggaran HAM. Tetapi justru yang saya fikirkan, kalau locus deliti di Iran dan Grand Scenario asing itu, punya kemungkinan dipindahkan di Indonesia, karena Indonesia juga mau Pemilu Presiden 8 Juli 2009 nanti, apakah kita terima cara-cara beginian? Kita harus menomorsatukan negara dan bangsa Indonesia. Itulah prinsip WNI Nomor 1. Jangan mau asing masuk dan mendikte kita semaunya, bahkan melewati jalur-jalur jejaring sosial. Inilah yang harus diwaspadai, dapat diduga kepentingan asing itu sangat besar terhadap negara dan bangsa Indonesia. Kalau ada yang nggak bisa merasakan hal-hal seperti ini ya hati-hati saja ….
Oleh sebab itu, kita harus meyakini Proses Pemilu itu penting untuk berjalannya proses demokratisasi secara baik di suatu negara dan bangsa …. untuk itu Panitia Pemilu (KPU) harus mampu menjalankan secara baik, benar, akurat dan tidak memihak pada salah satu peserta pemilu dalam semua proses dan tahapan pemilu.
Yang lebih penting lagi para Capres-Cawapres peserta Pilpres 2009, Tim Sukses dan para pendukungnya harus SIAP UNTUK MENERIMA KEMENANGAN MAUPUN KEKALAHAN. Demi bangsa, negara dan masa depan rakyat Indonesia, kalaupun ada (mungkin) permasalahan kecil dari proses Pemilu yang nggak signifikan dalam mempengaruhi hasil akhir (mana sih ada makhluk/perilaku yang sempurna di dunia ini) janganlah dibesar-besarkan dan dibakar-bakar, biar rakyat bergelora, bahkan sengaja mengundang campur tangan asing, oh janganlah. Tetap saja kalau ini terjadi: rakyat yang menderita.
Jadilah WNI Nomor 1, berlandaskan Konstitusi dan Aturan hukum yang berlaku, serta tak lupa akar budaya dan etika khas Indonesia …
Hasul riset: Internet-an ternyata banyak mengorbankan waktu keluarga lho …
In bLog on Tuesday , 23 June 2009 at 12:00 PMKemudahan dan perkembangan internet dianggap mengorbankan keharmonisan keluarga. Waktu kebersamaan dinilai semakin sedikit lantaran banyak anggota keluarga yang lebih memilih untuk berinternet ria.
Michael Gilbert, peneliti senior Center for the Digital Future dari University of Annenberg School for Communication mengatakan, hal itu membuat waktu bagi anggota keluarga bercengkerama secara face to face semakin terkikis. Sebab, setelah seharian dijejali oleh kesibukan kantor dan berbagai aktivitas lainnya setelah pulang ke rumah pun hal yang mereka lakukan adalah eksis di dunia maya. Yakni dengan lebih sering menghabiskan waktu di depan layar komputer.
Dilansir freep, Senin, 22 Juni 2009, studi yang mengetengahkan sisi negatif dari internet bukanlah kali ini saja diungkapkan. Bahkan, sudah ada beberapa riset yang menyatakan bahwa internet menjadi biang keladi yang mengubah gaya hidup jutaan orang Amerika. “Internet berbeda dengan televisi. Internet lebih menonjolkan layanan perorangan dan membuat ketergantungan. Faktor utama ‘keberhasilan’ internet adalah interaktif. Anda hanya tinggal duduk dan memberikan respon,” jelas Gilbert.
Center Digital Future Project sendiri telah melakukan survei kepada sekitar 2.000 keluarga di AS. Ketika tahun 2005, hasil survei menyimpulkan bahwa rata-rata setiap keluarga menghabiskan waktu kebersamaan mereka adalah sekitar 26 jam sebulan. Namun, waktu kebersamaan keluarga tersebut pada 2008 langsung turun drastis menjadi hanya 18 jam per bulan. “Situs jaringan sosial seperti Twitter dan Facebook meledak pada 2007. Pada saat itu, lebih dari setengah orang yang online mengatakan bahwa komunitas online seperti ini sangat penting bagi kehidupan offline mereka,” pungkasnya.
Bagaimana menurut anda? Kalau menururt saya, betul juga. Soalnya mau internetan di kantor takut “ketahuan” pimpinan, kalau di rumah “mencuri waktu” untuk keluarga. Apa mungkin ya internetan di jalanan saja?
Akhirnya ketahuan, biar saja negara-negara dunia sengsara seperti apapun, yang penting IMF dapat untung! Itu sepertinya jargon nomer wahid tukang kredit
In anggaran on Tuesday , 23 June 2009 at 9:52 AMAkhirnya ketahuan, biar saja negara-negara dunia sengsara seperti apapun, yang penting IMF dapat untung! Itu sepertinya jargon nomer wahid tukang kredit ……….
Dana Moneter Internasioal (IMF), Senin, 22 Juni 2009 mengatakan, pihaknya mengakhiri tahun fiskal dengan sebuah laba 126 juta dolar AS, karena krisis ekonomi global memicu peningkatan pinjaman. IMF mengatakan, keuangannya membaik setelah semula diproyeksikan turun sekitar 292 juta dolar AS untuk tahun fiskal yang berakhir 30 April. Perbaikan itu terutama bersumber dari lebih tingginya daripada perkiraan pendapatan pada portofolio investasi IMF, yang meningkat terutama pada sekuritas perpenghasilan tetap, dan sebuah kenaikan dalam pendapatan pinjaman yang mencerminkan besarnya pinjaman dari para anggota untuk pembiayaan di tengah memburuknya kondisi ekonomi global. Laba untuk tahun fiskal ini dibandingkan dengan rugi 89 juta dolar AS setahun terdahulu, karena IMF sebagai “lender of last resort” kepada negara-negara dalam krisis.
Setahun lalu, IMF terluka oleh keputusan Argentina dan Brasil serta peminjam besar lainnya yang membayar pinjaman mereka lebih awal dari jadwal. Sekarang, dengan krisis global yang mendalam, IMF memperbesar ekspansi pinjamannya kembali. Untuk tahun fiskal 2010 yang dimulai 1 Mei, “skenario garis dasar” IMF menargetkan sebuah laba 446 juta dolar AS. Tetapi, berdasarkan pada kemungkinan pinjaman baru yang sedang didiskusikan, ini dapat tumbuh hingga mencapai 1,1 miliar dolar AS. “Proyeksi ini lebih tinggi dari pada kesepakatan biasa dari ketidakpastian kesulitan yang diberikan dari prediksi permintaan mendatang untuk pembiayaan dan evolusi krisis keuangan,” kata sebuah pernyataan IMF.
Pernyataan mengatakan, perbaikan tidak mengubah kebutuhan untuk waktu implementasi dari sebuah model pendapatan berkelanjutan yang disepakati para dewan eksekutif pada April 2008 untuk mengurangi ketergantungan IMF pada pendapatan pinjaman sementara. Bagian dari itu akan menjadi dasar pada sebuah pembentukan sokongan laba dari penjualan terbatas cadangan emas IMF, yang belum resmi disetujui.
Makanya, sudahlah jangan percaya kepada tukang kredit berhati jahat. Apapun misinya mau cari untung dan untung dan untung. Nggak ada yang lain! Hanya negara dan bangsa bodoh saja yang mau masuk perangkap IMF. Mau bukti? Perhatikan kalaimat di alinea 3 tersebut di atas “… IMF terluka oleh keputusan Argentina dan Brasil serta peminjam besar lainnya yang membayar pinjaman mereka lebih awal dari jadwal ….” Kalau memang niatnya baik dan tulus, mestinya IMF bangga dan senang kalau ada negara/bangsa yang mampu melunasi pinjamannya lebih awal, seperti Argentina dan Brasil. Lha ini kok IMF merasa terluka. Coba dipikir bener nggak cara berfikir begini? Sudahlah, percayalah tukang kredit itu pasti punya misi, entah hidden entah transparan, intinya mau menyetir negara/bangsa yang terjerat hutangnya untuk kepentingan Grand Scenario politiknya!
Asyik ya paramotor di atas Jembatan Suramadu
In country on Tuesday , 23 June 2009 at 9:23 AMSebayak 6 peserta dari Club Paragliding Surabaya mengikuti acara peresmian pembukaan jembatan Suramadu dengan tema “Paramotor Event Across The Madura Strait 2009”, acara dilaksanakan menggunakan para motor dengan start dari perumahan Laguna Kenjeran surabaya, melewati jembatan Suramadu yang berjarak 5,4 km dan finis di lapangan bola Bancaran kab. Bangkalan Pulau Madura dengan total jarak tempuh 31 Km.

Wakil Ketua Panitia acara event let’s go to Madura islands Serma Sudjaki anggota Senkom Lanud Surabaya yang juga ikut dalam terbang dalam acara tersebut, mengatakan event ini dilaksanakan untuk partisipasi anggota Paragliding club surabaya dalam memeriahkan peresmian pembukaaan jembatan Suramadu dan juga merupakan program dari club Paragliding Surabaya untuk andil dalam setiap kegiatan wisata maupun olah raga yang dilansanakan Pengda Fasi Jawa Timur dan dibawah naungan Pembinaan Potdirga Lanud Surabaya, bertujuan mempromosikan dan mengenalkan lebih jauh olah raga dirgantara khususnya para motor di didaerah Surabaya dan Madura.
Serma Sudjaki yang banyak mempunyai prestasi ditingkat Nasional dalam olah raga kedirgantaraan, seperti pernah mengikuti event pemecahan rekor Muri terbang terbanyak dengan peserta 88 orang dan terbang terlama dengan rekor waktu 8 jam 8 menit menggunakan paralayang di Bali pada tahun 2008, mengatakan bahwa program dari paragliding club Surabaya kedepan akan melaksanakan crosscountry keliling Pulau Madura menggunakan paramotor yang diperkirakan akan diikuti oleh 30 peserta pada bulan Oktober dalam event memeriahkan HUT TNI 2009,dan event itu juga bertujuan untuk menarik minat masyarakat dan wisatawan untuk lebih mengenal budaya dan tempat-tempat wisata di Pulau Madura, melalui wisata dirgantara. Referensi
Wah, sepertinya asyik tuh, ber-paramotor di atas Jembatan Suramadu. Bikin pingin segera kesana nhi. Jangankan berparamotor disana, melintasi Jembatan Suramadu saja belum punya kesempatan. Ntar deh, kalau mudik ke Surabaya, bolak-balik Surabaya-Madura berkali-kali nggak apa-apalah demi melihat Jembatan (di atas laut) terpanjang di Indonesia. Tapi, kalau pas lebaran Idul Fitri pasti ramai dan meriah banget ya disana? Coba, besok kita buktikan …………….
Karakter anak anda 25 tahun y.a.d. tergantung bacaan apa yang dibaca hari ini?
In bLog, country on Monday , 22 June 2009 at 7:00 PMCerita atau bacaan yang dibaca oleh anak kita saat ini akan memengaruhi karakternya 25 tahun kemudian, apakah si anak itu cerdik, jujur, licik, serta berbagai karakter lain yang baik atau buruk dalam dirinya. Untuk itulah, orang tua perlu pandai-pandai dan bijaksana memilihkan bacaan untuk anaknya. Demikian teori David McClelland tersebut dilontarkan oleh Renny Yaniar, Pemimpin Redaksi Majalah Anak Mombi, dalam diskusi ‘Cerita Rakyat Memperkaya Dunia Dongeng Anak’, Sabtu (21/6), di Jakarta.
Renny menambahkan, untuk teorinya itu McClelland mengambil sampel Inggris dan Spanyol, dua negara raksasa di awal abad ke-16. Dalam perkembangan selanjutnya, ujar Renny, Inggris terus menjadi negara maju, sebaliknya Spanyol malah mengalami kemunduran. “Mengapa bisa begitu ternyata McClelland, psikolog asal Universitas Harvard, itu mendasari penyebabnya bahwa persoalan karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsanya adalah berlatar dari apa yang mereka baca,” ujar Renny. Menurut McClelland, lanjut Renny, cerita dan dongeng-dongeng yang berkembang di Inggris pada masa-masa itu mengandung nilai-nilai optimisme yang tinggi (need for achievement), keberanian untuk mengubah nasib, serta sikap tidak gampang menyerah.
“Dongeng-dongeng itu ternyata telah menjadi virus yang mampu membuat anak-anak sebagai penikmatnya dipengaruhi sindroma ingin terus maju dan terus berprestasi tanpa kenal menyerah,” ujar Renny. “Sebaliknya, umumnya dongeng di Spanyol kebanyakan mengandung nilai-nilai komedi berunsur kecerdikan yang licik dan penuh tipu daya, seperti kisah si Kancil,” tambahnya. Untuk itulah, Renny mengisyarakatkan perlunya orang tua zaman sekarang memilih bacaan yang baik untuk putra-putrinya, khususnya yang masih berusia dini. Cerita Rakyat, lanjut Renny, merupakan satu dari sekian banyak bacaan yang perlu menjadi pilihan bagi orang tua. “Cerita rakyat itu imajinatif sehingga sangat baik untuk mengembangkan daya berpikir si anak, apalagi di dalamnya penuh mengandung pesan yang baik soal kejujuran, pantang menyerah, hormat kepada orang dan lain-lain yang selalu bersifat positif,” ujar Renny. Referensi
Bagaimana menurut anda? Tentang anda sendiri?
Kalau anda bacaannya (berkunjungnya ke) blog-blog dan website-website yang begituan ya …. berarti 25 tahun lagi karakter anda jadi begituan juga ya …. eh, malah mungkin nggak sampai 25 tahun, karakter itu sudah terbentuk kali …... atau malah sudah rusak?
Maksudnya bacaan, blog-blog, dan website-website begituan apa hayo? Tahu sendirilah, kita semua pasti sudah tahu …. tapi seringkali pura-pura tidak tahu ….. bagaimana ya “nasib” bangsa-negara ini 25 tahun yang akan datang (Tahun 2034)? Survive?
Tinggal 15 hari lagi Pemilu Presiden, latihan isi polling Pilpres yuk ….
In polling on Monday , 22 June 2009 at 5:00 PMTinggal 15 hari lagi Pemilu Presiden, latihan isi polling Pilpres yuk ….
Ekspresikan pilihanmu, sesukamu. Jangan ragu-ragu … latihan memutuskan pilihan mulai sekarang, biar besok nggak grogi …. pokoknya pilih saja diantara tiga kandidat itu, mana yang paling anda sukai, paling anda cocoki untuk memimpin negara selama 5 tahun, mulai 2009 ini, silakan di-klik sekarang juga, di blog ini juga.
Lalu lihatlah hasilnya ……………… saya sebagai AdminBlog, pun sama sekali tidak mampu merekayasa pilihan anda …. lihat saja, cek saja. Bahkan andapun nggak bisa merekayasa juga, misalnya mau meng-klik bolak-balik biar nambah suara untuk kandidat tertentu, oh, sorry saja, pasti tertolak …………
Silakan KLIK polling, sekarang juga! Tanggal 5 Juli 2009, polling mau ditutup!
Rektor Institut Teknologi Telkom: Kita kekurangan lulusan TI. Berita baik ya?
In tEknologi iNformasi on Monday , 22 June 2009 at 3:00 PMRektor Institut Teknologi Telkom Husni Amani di Bandung, Senin (22/6):
a. Jumlah lulusan perguruan tinggi bidang Teknologi Informasi (TI) di Indonesia sekitar 11.000 per tahun.
b. Kebutuhan tenaga kerja bidang TI sekitar 40.000 orang per tahun.
c. Rasio yang tidak sebanding antara lulusan dengan kebutuhan menyebabkan pembajakan pegawai TI marak.
d. Kebutuhan lainnya masih dipenuhi oleh tenaga kerja asing. “Kondisi itu sangat disayangkan, karena seharusnya dapat diisi oleh tenaga kerja lokal,” kata Husni.
Berita baik. Dapatkah kita memperoleh 1, ya satu saja dari peluang ribuan pekerjaan itu? Berusaha dan berdoa …. be profesional!
Peraturan Pemerintah (PP) No. 44/2009 tentang Jalan Tol : Sepeda motor bisa lewat jalan tol
In country on Monday , 22 June 2009 at 1:34 PMJalan tol tak lagi hanya buat pengendara roda empat ke atas. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2009 tentang Jalan Tol, para pengendara motor juga boleh melaju di jalan bebas hambatan. Beleid yang diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 8 Juni 2009 menyebutkan, kendaraan roda dua alias motor dapat melewati ruas jalan tol. Sedangkan dalam PP 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol yang berlaku sebelumnya, ketentuan ini sama sekali tidak disebutkan. Pemerintah beralasan, pembuatan aturan ini untuk memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Apalagi, di sejumlah daerah, motor adalah alat transportasi yang jumlahnya cukup besar.
Namun, sepeda motor tak bisa melaju di sembarang jalan tol. Motor hanya bisa melintasi tol yang menyediakan jalur khusus yang secara fisik terpisah dari jalur mobil. Itu sebabnya, kendati sudah berlaku sejak 8 Juni 2009 lalu, penerapan aturan ini tetap butuh waktu. “Selama ini, jalan tol hanya untuk roda empat. Jadi, perlu waktu menyiapkan jalur khusus sepeda motor,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Departemen Perhubungan Suroyo Ali Moesa.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Nurdin Manurung menandaskan bahwa PP 44 Tahun 2009 tidak serta-merta mewajibkan operator jalan tol membuatkan jalur khusus motor. Kata dia, PP itu dibuat untuk mengantisipasi kondisi darurat. Semisal, sepeda motor tak bisa lewat lantaran tidak ada jalur alternatif lain. Alhasil, untuk daerah yang memiliki jalan alternatif, jalur khusus motor di tol sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Alasan lain, pengendara motor juga jarang terkena macet seperti layaknya pengendara mobil. Belum lagi, pengendara motor yang melewati tol akan dikenai tarif oleh pengelola.
Agaknya PP ini juga untuk memberi payung hukum bagi penyelenggaraan Jalan Tol di Jembatan Suramadu. Serta payung hukum bagi sepeda motor “pengawalan” pejabat atau hal-hal penting/darurat yang mengharuskan kendaraan motor tertentu mesti lewat tol biar cepat dan safe.
Yang penting jangan sampai nantinya jalan tol jadi macet, dan awut-awutan. Lha, nanti kesannya, apa bedanya dengan jalan “tradisional” ya?
Adakah Capres-Cawapres yang berani memberhentikan ekspor TKI/TKW bedinde? Ingat, jebakan kesombongan demokrasi!
In sumber daya on Monday , 22 June 2009 at 12:59 PMSaya sedih setiap kali mendengar berita TKI kita tersiksa dan disiksa di luar negeri, terutama yang terjadi pada TKW kita yang bekerja sebagai (maaf) bedinde alias pembantu rumah tangga, alias pramuwisma, alias ….. apalagi, terserah deh, yang penting pekerjaannya, ya pekerjaan kasar-sampai-halus di dalam rumah tangga! Entah itu kejadian di Malaysia [berjumlah sekitar 2,5 juta jiwa, dengan 70 persennya rata-rata memiliki pendidikan SD hingga SMP], entah di Arab Saudi, ataupun di Amerika.
Saya melihat awal permasalahannya adalah di domestik alias dalam negeri. Saya melihat memang nggak ada kebijakan dan keputusan yang berani dari pejabat tingkatan apapun yang tegas MEMBERHENTIKAN EKSPOR TKI/TKW Kategori BEDINDE. Harusnya ini yang dilakukan terlebih dahulu! Sebelum mengurai permasalahan lainnya seputar TKI/TKW. Korban telah berjatuhan …. apa kita terus menerus mau berharap negara (warganegara) lain mau berbaik hati dengan TKI/TKW kita ….. STOP-LAH EKSPOR TKI/TKW BEDINDE KE LUAR NEGERI SEKARANG JUGA. Pasti kasus-kasus penistaan, pelecehan, penyiksaan dan pelanggaran kehormatan mereka (sekaligus kehormatan bangsa dan negara kita) akan berkurang. Masak sih, bangsa kita terasa saat ini sepertinya dihargai “murah” oleh bangsa lain … sehingga dengan seenaknya bangsa kita yang jadi TKI, terutama TKW, dengan gampangnya dilukai, diseterika, diperkosa, dibunuh, dilanggar HAM-nya. Masak kita diam?
Janganlah kita berretorika, ach cuma berapa % sih dari semua TKI yang mengalami hal itu? Bagi penggiat HAM dan orang yang memahami HAM, satu manusiapun disiksa itu sudah persoalan besar! Apalagi disiksa di negara lain, bagaimana negara dan bangsanya bisa berbuat. Juga jangan berfikir narsis, pantes saja mengalami-hal-hal itu di negeri lain, toh di negeri sendiri juga kerap terjadi hal-hal demikian. Ini pikiran dungu. Justru semua pelanggaran itulah, entah di dalam maupun di luar negeri semestinya dicegah jangan sampai terjadi ….
Oke, kalau sepakat diberhentikan itu pengriman TKI, terutama TKW bedinde, kita buka bersama pikiran kita sekarang:
1. Kita memang butuh devisa [Para TKI di luar negeri tiap tahun mampu meningkatkan devisa Indonesia sebesar Rp 90 triliun atau hampir 10 persen dari APBN] yang bisa masuk ke Kas negara kita. Sumbangan TKI/TKW bedinde memang lumayan besar selama ini. Kini saatnyalah kita ubah pengiriman ke luar negeri hanya untuk TKI yang profesional. Contohnya? tenaga medis, perawat, pelaut, dosen, teknisi, ahli berbagai bidang, broadcaster, atlit dan pelatih (sepakbola, tinju, bulutangkis, dll), ahli komputer/TI atau profesional lainnya …. itu yang harus didorong lebih banyak untuk mengganti TKW bedinde kita yang banyak bertebaran dengan kasus itu.
2. Kalau di-stop pengiriman TKW bedinde (ketrampilan rendah), sekitar 60 persen TKI tersebut berada di sektor informal, kebanyakan bekerja sebagai PRT, buruh bangunan, dan buruh di perkebunan kelapa sawit, sehingga banyak tenaga kerja yang kembali ataupun batal berangkat, ya mestinya diberi dan disiapkan “pekerjaan” pengganti di dalam negeri. Buka Balai Latihan Kerja yang banyak dan berikan bekal ketrampilan nyata yang betul-betul bermanfaat sebagai pembekalan untuk wirausaha ataupun bekerja di perusahaan dalam negeri.
3. Buka lapangan kerja yang banyak di dalam negeri hasil upaya pemerintah dan swasta yang bersifat padat karya. Tangguhkanlah kesombongan sosial politik dengan kedok demokrasi yang menghamburkan sumber ekonomi bangsa/negara dengan aneka pemilu (pilkada juga, karena sudah masuk rezim pemilu). Coba dikaji lagi dari sekian macam pemilu/pilkada, apakah memang perlu ada Pilkada Gubernur, apakah memang harus ada putaran kedua (dengan ketentuan karena tidak ada yang di atas 30% pada putaran pertama) untuk pilkada, bukankah aturan normal cukup dibuat yang penting peserta pemilu/pilkada yang memperoleh terbanyak (pemenang) adalah yang jumlah suaranya terbanyak dengan selisih 5% dari peserta pemilu lainnya yang jumlah suaranya terbanyak kedua. Itu cukup! Begitupun dengan Pilpres, haruskah dapat suara lebih dari 50% baru ada pemenang. Sehingga harus ada pilpres putaran kedua kalau belum ada Capres-Cawapres yang melampaui itu. Inilah kesombongan demokrasi. Sesungguhnya cukup diatur, besarnya selisih suara antara pemenang dengan yang ranking dua yang harusnya diatur. Kalau pemilu bupati/walikota tadi dipikirkan selisih 5%, kalau pilpres mungkin cukup dengan selisih 15%. Itu khan logis juga! Sehingga biaya-biaya ekonomi putaran kedua (pilpres saja 4 Trilyun) bisa dialihkan untuk membuka pekerjaan di dalam negeri, tentu juga untuk menampung para ex TKI/TKW bedinde itu. Juga untuk rakyat lainnya secara terbuka …
4. Pengiriman TKI/TKW bedinde yang legal saja diusulkan harus dihentikan, apalagi yang ilegal harus dicegah mati-matian. Bila perlu para calonya, tekongnya dan perantaranya kalau tertangkap harus dihukum berat, karena sama saja hukumnya dengan perdagangan manusia …… Banyak jalan tikusnya lho …. itu harus ditutup dan diberantas, bukan malah “dipelihara”.uk rakayat!
5. Buatlah suasana usaha dalam negeri yang memudahkan wirausaha kelas bawah semacam PKL dengan UU dan Perda yang pro mereka, jangan digusar-gusur thok tanpa diberi alternatif dan pembinaan dan ruang usaha yang layak … katanya untuk rakyat, demi rakyat ….. begitupun pemerolehan pemodalan untuk mereka …. berikan kemudahan yang terukur dan terkontrol, yang mampu meningkatkan produktivitas kerja mereka, bukan malah menjeratnya ….
6. Berantas korupsi dan familinya, termasuk pungli, dengan mati-matian, biar kita nggak terjebak high cost economy. Sehingga produk nggak mampu bersaing, sehingga pasar nggak tumbuh dengan baik, sehingga produksi nggak meningkat, sehingga penyerapan tenaga kerja nggak banyak. Ini khan sudah titik membahayakan kalau tidak ada jalan pintas pemberantasan korupsi dan konco-konconya. Mungkin harus ada yang mau berfikir dahsyat dan menggolkan, misalnya hukuman mati untuk koruptor! Atau Azas hukum praduga tak bersalah, dalam kasus tertentu, sepeerti korupsi, dapat memungkinkan juga berdampingan dengan Azas pembuktian terbalik!
7. Coba cermati dalam Pilpres 2009 ini, ada nggak Capres-Cawapres yang berani menghentikan ekspor TKI/TKW bedinde? Kalau memang ada, jadikan pertimbangan dan referensi untuk memilihnya ….
Ikut simpati dan empati untuk WNI yang kebetulan sekarang masih menjadi TKI/TKW bedinde yang mengalami hal-hal kurang mengenakkan di luar negeri …….. Sabar, tawakal, usaha, niat usaha yang bener …. kalau sudah cukup modal kembali ke asal, kekayaannya untuk usahalah jangan untuk hal-hal yang konsumerisme …..
Adakah Capres-Cawapres yang berani memberhentikan ekspor TKI/TKW bedinde? Ingat, jebakan kesombongan demokrasi!
Era ICT nggak bisa “diberangus” semaunya oleh negara!
In bLog on Monday , 22 June 2009 at 11:10 AMMengikuti krisis Iran, yang diberitakan adanya sejumlah blogger ditahan di tempat tersembunyi, saya merasa aneh. Betulkah itu? Kalau Twitter yang “diganggu” oleh pemerintahnya, sudah lama terdengar sebelum pelaksanaan pemilu Iran ….
“Pemerintah Iran menahan 23 wartawan dan blogger sejak protes terhadap hasil Pilpres di negara tersebut muncul sepekan lalu. Menurut media setempat, para wartawan menjadi target utama pemimpin Iran. Di antara wartawan yang ditahan termasuk juga Ketua Asosiasi Jurnalis Iran. Demikian seperti dikutip dari Straits Times, 21 Juni 2009. “Ini mendatangkan lebih banyak masalah lagi bagi jurnalis,” kata Benoit Hervieu dari RSF. Keseluruhan wartawan, editor, dan blogger Iran itu ditahan sejak 14 Juni. Beberapa dari mereka sulit dihubungi dan diyakini ditahan di tempat tersembunyi. Hervieu mengatakan, tidak ada jurnalis asing yang ikut ditahan. Hingga kini tidak ada alasan yang jelas mengenai penahanan tersebut. Presiden Mahmoud Ahmadinejad dinyatakan sebagai pemenang mutlak pada pilpres yang berlangsung 12 Juni. Namun, pendukung rivalnya, mantan PM Iran Mirhossein Mousavi, melontarkan berbagai kecurangan pemilu. Pemerintah Iran melarang media asing untuk meliput di Iran dan hanya mengizinkan wawancara melalui telepon. Informasi dari sumber pejabat disampaikan melalui media pemerintah. Tidak hanya itu, banyak website di Iran yang diblokir. Negara tersebut memang dikenal sangat sensitif terhadap internet. Pun demikian, lewat situs internet pula Mousavi terus mendorong pendukungnya untuk melanjutkan aksi protes terhadap hasil Pilpres Iran. “Proteslah kembali terhadap kebohongan dan kecurangan (pemilu),” kata Mousavi dalam situsnya.”
Lain di Iran, lain di China, Google disana tak boleh memberi saran.
Google boleh saja punya banyak kemampuan, namun di China tak semuanya bisa dinikmati. Misalnya fitur saran alias Google Suggest yang di Negeri Tirai Bambu itu jadi fitur terlarang. Seperti dikutip dari Softpedia, 22 Juni 2009, Google ternyata baru saja selesai membuat kesepakatan dengan pemerintah China. Salah satu poin kesepakatan itu adalah pelarangan beberapa fitur Google di China — yaitu lewat Google.cn. Salah satu yang dilarang adalah fitur Google Suggest. Fitur ini memungkinkan pengguna layanan pencarian Google untuk mendapatkan saran seputar hasil pencarian yang mereka lakukan. Pemerintah China konon menganggap banyak saran Google yang justru mengarah ke situs terlarang, termasuk pornografi. “Kami melakukan peninjauan menyeluruh pada layanan kami dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memperbaiki masalah apapun pada hasil pencarian. Ini merupakan kerja yang berat, dan kami yakin telah mengatasi sebagian besar masalah,” sebut pernyataan resmi Google.”
Ini Era ICT, kok masih ada hal seperti itu. Saya agak terhibur, saat Lolly Amalia, Ketua Pokja Teknis Tim Sosialisasi Internet Sehat Depkominfo, menyatakan bahwa memblokir kontens di internet tak segampang yang dikira. Sebab, katanya, alih-alih bermanfaat, dikhawatirkan malah akan mengganggu hal berguna lainnya. Jadi sensor Internet itu sulit diatur dengan ‘Tangan Besi’. Saya setuju, Indonesia tak bisa disamakan dengan negara lain yang menerapkan sensor ketat terhadap akses internet. Sifat internet yang universal alias terhubung dengan berbagai hal membuat Indonesia tak cocok menerapkan kebijakan ‘tangan besi’ tersebut. “Misalkan kita blokir kata ’sex’ di internet. Bagaimana kalau ada yang lagi ingin mencari bahan tentang pendidikan sex atau kesehatan sex. Ini kan jadi bisa terblokir juga,” jelasnya kepada detikINET di sela ajang Festival Komputer Indonesia yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Kamis (11/6/2009). Selain dapat mengganggu konten lain, pemblokiran atau pemfilteran juga dapat mengurangi kecepatan akses internet pengguna. “Sebab, semakin banyak data-data yang perlu diproses,” tukas wanita yang juga menjabat sebagai Direktur Sistem Informasi Depkominfo ini. Alhasil, Depkominfo berpikir berkali-kali untuk memutuskan pemblokiran untuk suatu konten. Begitu juga untuk situs-situs ‘nakal’, dikhawatirkan yang terjadi adalah mati satu tumbuh seribu. Yang terbaik, memang lebih baik mengandalkan sosialisasi dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran serta memperbaiki moral masyarakat sambil memperbanyak konten-konten bermanfaat dan baik untuk dikonsumsi pengguna internet. Dari sini pelan-pelan diharapkan dapat timbul filter alami dari setiap dan pengguna internet. Cuma pertanyaannya adalah kapan hal itu terjadi? Ya kita harus berusaha saja.
Makanya, harus difahami oleh kita semua sekarang ini Era ICT. Nggak jamannya lagi “berangus-berangusan”. Kalau mau berangus ya biarkanlah kekuatan rakyat saja yang bergerak sepanjang masih dalam koridor hukum. Negara sebagai regulator, dinamisator, controller yang ciamik saja … nggak boleh menekan berlebihan apalagi terhadap warganegaranya sendiri …. kalau dengan imperium asing seperti Google ataupun Microsoft harus berani bicara dan nego, terutama untuk “Hak dan Kewajiban” ke-Indoneisaan ….. dan kebaikan warganegara kita …. jangan sampailah blogger ditahan/dipenjara hanya gara-gara tulisannya, kebangeten ………
Begitu ya?
Kepercayaan Internasional terhadap Indonesia makin meningkat nhi.
In global on Sunday , 21 June 2009 at 1:00 AMAgaknya kepercayaan dunia Internasional kepada Indonesia makin meningkat akhir-akhir ini. Beberapa indikasi terlihat seperti berita bagus bagi kebanggaan WNI berikut ini:
> Utusan RI Terpilih sebagai Wapres Dewan HAM PBB
Sidang Dewan HAM memilih Dubes Dian Triansyah Djani (Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan organisasi internasional lainnya di Jenewa, Swiss), sebagai Wakil Presiden (Wapres) Dewan HAM PBB untuk periode Juni 2009-Juni 2010 mewakili Kelompok Asia. “Penunjukan Dubes/Watapri Dian Triansyah Djani secara aklamasi mewakili Kelompok Asia itu menunjukkan kepercayaan negara anggota Dewan HAM PBB atas komitmen Indonesia terhadap pemajuan dan perlindungan HAM,” kata Sekretaris I PTRI Jenewa, Kamapradipta Isnomo, di London, Sabtu, 20 Juni 2009. Dipercayainya Indonesia sebagai Wakil Presiden Dewan HAM PBB meningkatkan profil dan citra Indonesia dalam upaya pemajuan dan perlindungan HAM global dan nasional yang telah terbangun secara baik selama ini.
Sebagai Wakil Presiden Dewan HAM, Dubes Triansyah Djani bertugas antara lain membantu Presiden Dewan HAM dalam memimpin Dewan HAM selama satu tahun mendatang sebagaimana dimandatkan dalam Resolusi SMU PBB 60/251 mengenai pembentukan Dewan HAM dan Rresolusi 5/1 mengenai institutional building Dewan HAM. Tugas sebagai Wakil Presiden Dewan HAM diperkirakan juga akan sangat menantang mengingat tingginya frekuensi pertemuan Dewan HAM serta beragamnya masalah HAM yang terjadi di dunia saat ini. Dewan HAM yang dibentuk pada tahun 2006 melalui Resolusi Sidang Majelis Umum PBB 60/251, beranggotakan 47 negara. Terpilihnya Indonesia sebagai Wakil Presiden Dewan HAM tidak lepas dari kiprah dan peran aktif Indonesia dalam lembaga tersebut selama ini, mengingat Indonesia menjadi anggota sejak tahun 2006 dan terpilih dua periode secara berturut-turut.
Dewan HAM PBB merupakan lembaga sangat bergengsi dan sistem PBB dan merupakan satu-satunya badan PBB yang dimandatkan untuk melakukan pemajuan dan perlindungan HAM global. Selain itu, Dewan HAM juga dimandatkan untuk menyusun berbagai konvensi/hukum internasional di bidang HAM (standard setting). Berbeda dengan sebelumnya, Dewan HAM juga bertanggung jawab menyelenggarakan Universal Periodic Review (UPR) atau tinjauan periodik terhadap berbagai upaya dan pelaksanaan promosi dan perlindungan HAM di masing-masing negara anggota PBB.
> Mantan Jaksa Agung RI terpilih sebagai anggota Komisi Penyelidikan Pembunuhan Benazir Bhutto
Indonesia menyambut baik terpilihnya mantan Jaksa Agung Marzuki Darusman sebagai anggota Komisi Penyelidikan yang diumumkan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Jumat, 19 Juni 2009. Komisi itu akan bertugas mencari fakta-fakta seputar pembunuhan mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto. “Ini merupakan cerminan soal penilaian positif Pemerintah Pakistan dan PBB terhadap kemampuan mantan Jaksa Agung, Bapak Marzuki Darusman,” kata Wakil Tetap RI untuk PBB-New York, Marty Natalegawa. Selain Marzuki, Komisi Penyelidikan (Commission of Inquiry) yang dipimpin oleh Wakil Tetap Chili untuk PBB-Heraldo Munoz, juga beranggotakan Peter Fitzgerald, veteran Kepolisian Nasional Irlandia yang pernah menjalani beberapa tugas berkaitan dengan PBB.
Komisi Penyelidikan itu dibentuk Sekjen PBB atas permintaan Pemerintah Pakistan dan didasarkan pada kerangka kerja yang disepakati oleh kedua belah pihak. Menurut kerangka kerja, Komisi Penyelidikan hanya diberi mandat untuk mengumpulkan fakta-fakta dan keadaan-keadaan berkaitan dengan pembunuhan Bhutto. Adapun tugas untuk menentukan siapa yang harus bertanggung jawab atas kejahatan tersebut, hal itu tetap menjadi kewenangan otoritas Pakistan. Komisi diberi mandat selama enam bulan—terhitung 1 Juli 2009—dan setelah itu diminta membuat laporan kepada Sekjen PBB. Sekjen PBB akan membagi informasi dari laporan tersebut kepada Pemerintah Pakistan dan Dewan Keamanan PBB. Marty mengungkapkan, Pemerintah Indonesia secara informal telah mengetahui kemungkinan dipilihnya satu pakar dari Indonesia untuk duduk di komisi tersebut sejak wacana pembentukan Komisi Penyelidikan mencuat pada Februari 2009 lalu.
Benazir Bhutto dibunuh pada 27 Desember 2007 di Rawalpindi, Pakistan. Seperti yang dilaporkan media, Benazir tewas dalam serangan bom bunuh diri saat berlangsungnya kampanye di kota tersebut. Setidaknya 15 orang lainnya juga tewas dalam insiden yang sama.
Ya, cukup banggalah kita, diplomasi Internasional kita makin berhasil, terbukti Indonesia mulai mendapatkan kepercayaan Internasional dalam berbagai bidang, terutama hukum dan HAM. Oleh sebab itu, untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kepercayaan Internasional ini, kita di dalam negeri mestinya juga harus berupaya makin menegakkan hukum dan HAM agar tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran berkelanjutan, apalagi yang mungkin bersifat sistematis, terus menerus. Harusnya kualitas penegakan terhadap pelanggaran hukum dan HAM didongkrak habis-habisan karena dari sanalah salah satu cara meningkatkan kualitas manusia Indonesia seutuhnya yang dapat dipercaya mampu meningkatkan pula kualitas rasa keadilan dan kemakmuran bangsa. Hidup WNI Nomor 1.
Awas, jangan keliru melihat bakat anak!
In aNak on Saturday , 20 June 2009 at 11:00 PM“Dua sampai sepuluh persen anak-anak berbakat saat ini cenderung mengalami kesulitan belajar sehingga memerlukan perhatian dan penanganan khusus”.
Satu dari beberapa pakar yang menyatakan hal itu adalah Prof.Dr. Conny Semiawan, yang mengatakan hal tersebut dalam peluncuran bukunya bertajuk ‘Kreativitas Keberbakatan’. Buku tersebut dibedah bersama-sama pakar lainnya seperti pakar pilsafat Prof.Dr. Toeti Herati Roosseno, pakar pendidikan Prof Dr HAR Tilaar, serta sosiolog Imam B Prasodjo, di Jakarta, Jumat (19/6).
Menurut Conny, kelompok anak-anak berbakat tersebut terdiri dari tiga sub kelompok. Kelompok pertama adalah anak berbakat yang mengalami kesulitan belajar di bidang tertentu. Mereka tidak dikenal sebagai anak berbakat lantaran tertutup oleh rendahnya motivasi belajarnya sendiri. Kelompok kedua adalah anak berbakat yang tidak pernah diketahui sebagai anak berbakat. Hal itu terjadi karena kemampuan dan ketidakmampuannya saling menutupi. Alhasil, potensi sesungguhnya dari si anak tidak pernah terwujud. Si anak akhirnya dianggap hanya sebagai anak berprestasi biasa. Kelompok ketiga merupakan kelompok anak berbakat yang kemampuannya tidak teridentifikasi. Akibatnya, si anak tidak mengerti kinerja intelektualnya. Si anak pun merasa tidak pernah terpenuhi kebutuhannya sebagai anak berbakat.
Biasanya, anak berbakat yang tanpa punya prestasi sesuai potensinya kerap berperilaku rendah diri, mereka seringkali bersikap negatif terhadap sekolah atau gurunya, bersikap selalu defensif, suka menyalahkan orang lain, kedewasaan yang tidak matang, serta punya kebiasaan belajar kurang baik. Sampai akhirnya kondisi si anak akan mencapai tahap under achievement atau menyimpang dari standar prestasi. Hal tersebut tak lain suatu kondisi yang menunjukkan adanya keadaan terpisah antara kognisi dan emosi yang menunjukkan sebuah gangguan sinergi antara rasio dan emosi. Conny menandaskan, kondisi tersebut harus segera ditangani. “Sehingga sangat diperlukan komunikasi antara orangtua dan sekolah atau gurunya, sehingga memungkinkan munculnya harapan untuk memperbaiki penyimpangan tersebut, si anak berbakat pun bisa menjadi anak yang sukses di sekolah sesuai potensinya di kemudian hari,” tambahnya.
Hanya, di sisi lain, beberapa anak berbakat ada pula yang, karena sangat dikagumi dan terlalu sering dipuji, justru cepat mengalami tekanan atau depresi. Pasalnya, kondisi tersebut membuat si anak menjadi sulit untuk bisa mengalami kemajuan jika tiap segala yang dilakukannya tidak mendapatkan pujian.
Sudah memahami? Kalau sudah faham, berarti anda termasuk orang yang NoAch? Apa itu? NoAch = Need of Achievment.Nggak faham juga tentang ini? Ya, berarti anda nggak termasuk hal ini dong. Nggak kelihatan bakatnya ya …
Setelah melihat Debat Capres, sepertinya pengertian kata “debat” harus diperbaharui!
In kEpemimpinan on Saturday , 20 June 2009 at 3:00 PMSetelah melihat Debat Capres yang begitu-begitu saja, saya jadi iseng ingin tahu apa sih arti kata “debat”. Saya lalu membuka internet cari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang online, jadi pusing. Banyak jenisnya. Ada yang pakai KBBI, tapi kepanjangannya Kamus Bersama Bahasa Indonesia. Ini jelas bukan yang saya cari. Mengapa? Karena setelah saya inputkan kata “debat”, eh, ternyata menampilkan: Kosa kata yang anda cari tidak ditemukan. Wadalah! Akhirnya saya temukan juga KBBI yang (moga-moga) asli. Lalu, setelah saya inputkan kata “debat” hasilnya adalah seperti ini:
de·bat /débat/ n pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dng saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing: debat tt calon presiden mendapat perhatian dr masyarakat;
– kusir debat yg tidak disertai alasan yg masuk akal;
ber·de·bat v bertukar pikiran tt suatu hal dng saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat;
men·de·bat v membantah pendapat orang lain dng mengajukan alasan;
per·de·bat·an n 1 soal yg diperdebatkan; 2 perbantahan;
mem·per·de·bat·kan v menjadikan bahan untuk berdebat (berbantah); memperbantahkan;
pen·de·bat n orang yg mendebat
Nah, sekarang cocokkan dengan kenyataan pada saat Debat Capres, adakah kesesuaian arti kata ini dengan realitasnya? pas blas! Tidak ada adu alasan-alasan atau saling mempertahankan pendapat masing-masing, tidak ada bantahan-bantahan yang masuk akal, padahal kalau melihat Tim Sukses-nya yang berdebat Menurut saya kok nggakkhan sepertinya antar tim-tim itu kayak bumi dan langit, sehingga sering nggak ketemuan pendapat (ketemuan pendapatan mungkin saja ya!). Lho, dari sini mestinya visi dan misinya para Capres-Cawapres penuh aroma yang bisa dan mesti diperdebatkan secara serius? Kalau nggak ada hal-hal yang diperdebatkan, berarti sama saja diantara mereka? Lalu, apa perbedaannya? Iklannya saja seperti antara air dan minyak, ketemuan langsung kok malah “kuthuk“?
Jadi kesimpulan saya (sementara ini, seraya menunggu Debat Capres Jilid 2), bisa jadi bukan para Capres-nya yang salah, atau aturan KPU yang terlalu “memaniskan” acara debat, tetapi mungkin pengertian kata “debat” yang di KBBI itulah yang seharusnya disesuaikan dan diperbaharui. Hal ini penting, supaya klop antara kata dan perbuatan!
Setuju?
Alhamdulillah, Idul Fitri telah ditetapkan jadi hari libur di New York
In nUrani on Saturday , 20 June 2009 at 9:00 AMDewan Perwakilan Rakyat Kota New York, Amerika Serikat, setuju memasukkan Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha sebagai kalender hari-hari libur sekolah di kota itu, seperti Natal pada agama Kristen dan Yom Kippur dalam agama Yahudi. “Alhamdulillah, dengan suara mayoritas, hanya satu suara yang menentang, resolusi tersebut diterima secara mutlak. Hari Kamis, 18 Juni 2008, merupakan hari bersejarah bagi komunitas Muslim di Kota New York,” kata anggota Dewan Muslim Kota New York asal Indonesia Syamsi Ali, Jumat, 19 Juni 2009. Imam Masjid Indonesia di New York ini mengungkapkan, proses menjadikan Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur tersebut melewati masa yang lama. Sekitar dua tahun.
Inikah pertanda, ada angin perubahan dari Amerika Serikat?
Hati-hati warga Surabaya, menurut BMKGM, minggu, 21 Juni 2009 air pasang akan melanda pesisir Surabaya Timur
In climate on Saturday , 20 June 2009 at 7:00 AMBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Maritim Perak memprediksi air pasang setinggi 150 sentimeter di atas permukaan air laut akan melanda kawasan pesisir Surabaya Timur hingga pesisir Kabupaten Probolinggo. Air laut pasang akan terjadi mulai besok pagi, Minggu (21/6) sampai Kamis (25/6) mendatang. Demikian diungkapkan Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Maritim Perak Muhammad Effendi, Jumat (19/6) di Surabaya. “Puncak air laut pasang dengan ketinggian 150 sentimeter di atas permukaan air laut akan terjadi pada Senin (22/6) hingga Rabu (24/6). Masyarakat yang memiliki tambak-tambak di sepanjang pesisir harus mewaspadai hal ini,” ujarnya.
Mulai Minggu (21/6), ketinggian air pasang diperkirakan mencapai 140 sentimeter di atas permukaan air laut (mean sea level). Selanjutnya, mulai hari Senin (22/6) hingga Rabu (24/6) ketinggian air bertambah menjadi 150 sentimeter. Air baru mulai surut hari Kamis (25/6) dengan ketinggian mencapai 140 sentimeter di atas permukaan laut. Menurut Effendi, kenaikan volume air laut akan terjadi di sepanjang Pantai Kenjeran, Surabaya, hingga daerah pesisir Pasuruan dan Probolinggo. Air pasang dikhawatirkan melanda daerah tambak di sepanjang pantai tersebut.
Kewaspadaan masyarakat daerah pesisir perlu ditingkatkan, khususnya mereka yang bermukim atau memiliki tambak di daerah dengan tingkat elevasi rendah. Sama seperti di pesisir pantai Surabaya Timur, air pasang juga melanda pantai sisi Surabaya Utara. Namun, ketinggian air pasang hanya mencapai 120 sentimeter hingga 140 sentimeter di atas permukaan air laut. “Ketinggian air pasang di Surabaya Utara lebih rendah dibanding Surabaya Timur karena keduanya memiliki sifat topografi yang berbeda. Kawasan pantai Surabaya Timur memiliki area lebih luas sehingga mudah terkena pengaruh gravitasi, sedangkan daerah pantai Surabaya Utara yang merupakan selat lebih sempit sehingga pengaruh gravitasi di daerah tersebut lebih kecil,” jelas Effendi.
Pengaruh gravitasi
Fenomena air pasang terjadi rata-rata empat kali dalam setahun. Air laut mengalami pasang karena mendapatkan pengaruh gravitasi bulan dan matahari. “Air pasang terjadi saat posisi bumi, bulan, dan matahari hampir satu garis atau membentuk sudut kecil sehingga gravitasi bulan dan matahari menarik lautan dan menyebabkan air pasang. Fenomena ini terjadi antara pukul 09.00 hingga 11.00,” tuturnya. Referensi
Pesannya:
1. Jembatan Surabaya, terus bagaimana nanti situasinya ya, terpengaruh nggak ya?
2. Waspada dan berdoa, cara strategis menghadapi hal demikian.
3. Manusia memperkirakan, Tuhan yang menentukan. Oleh sebab itu manusia ada di sudut relatif, absolutisme hanya milik Tuhan.
4. Usaha tak boleh berhenti dan berbasis teknologi daya upaya harus dilakukan.
Pendidikan, pintu strategis ubah bias gender
In sumber daya on Saturday , 20 June 2009 at 3:00 AMPendidikan merupakan salah satu pintuk masuk yang sangat strategis dalam usaha mewujudkan keadilan gender. Dari jalur inilah wacana tentang gender dapat ditanamkan dengan menerapkan kurikulum pendidikan berprespektif gender. Pengembangan kurikulum berbasis gender hendaknya ditanamkan sejak dini, tidak hanya diberikan di perguruan tinggi saja, tetapi sejak tingkatan paling bawah, yakni taman kanak-kanak.
“Penerapan kurikulum ini jangan hanya sebatas pemberian mata pelajaran tentang gender saja. Namun, menjadikan pemahaman gender menjadi nilai utama dalam bersikap dan berperilaku,” kata Prof. Dr. Muhadjir Darwin, M.P.A., Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM, Jumat (19/6) di Pusat Studi Wanita (PSW) UGM.
Dikatakan Muhadjir, untuk mewujudkan perguruan tinggi berbasis gender, harus ada pengembangan silabus kuliah berprespektif gender yang dalam setiap mata kuliahnya dimasukkan nilai-nilai tentang gender. Di samping hal tersebut, perspektif gender seyogianya juga telah tertanam dalam benak setiap pengajar sehingga dapat membedah gender secara seimbang. “Dalam mengembangkan kurikulum berperspektif gender ini, hendaknya dibedah secara imbang antara perspektif laki-laki dengan perspektif perempuan karena persoalan gender bukan hanya menjadi permasalahan bagi perempuan. Dengan membedahnya secara kritis diharapkan dapat mewujudkan hubungan yang harmonis dan setara antar keduanya,” jelas Kepala Pusat Studi Kebijakan dan Kependudukan UGM ini dalam workshop “Pemetaan dan Penguatan Kurikulum Gender di Perguruan Tinggi”.
Tantangan terberat dalam menerapkan kurikulum berbasis gender, imbuh Muhajir, adalah memetakan stakeholder di universitas. Namun, guna mencapai keberhasilan mewujudkan gender mainstreaming, upaya yang dapat dilakukan adalah dengan langsung menembak sasaran utama, yakni melalui pucuk pimpinan, seperti rektor dan dekan.
Workshop yang dimaksudkan untuk memetakan dan menguatkan jaringan kurikulum gender di perguruan tinggi ini diikuti oleh 20 peserta dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Selain dari UGM, peserta juga datang dari Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Udayana, Universitas Padjadjaran, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan beberapa universitas lainnya. Dalam pelaksanaan workshop, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang selanjutnya mendiskusikan pemetaan dan perumusan keragaman kurikulum gender di perguruan tinggi, serta strategi yang sebaiknya digunakan untuk membangun dan memperkuat jaringan. “Dari kegiatan ini akan dirumuskan rekomendasi tindak lanjut dari jaringan nasional pengajar kurikulum gender dan juga bagi Depdiknas, KNPP, serta perguruan tinggi,” ujarnya.
Kepala PSW UGM, Dr. Siti Hartiti Sastriyani, mengharapkan kegiatan ini dapat ditindaklanjuti secara berkala setiap 6 bulan sekali oleh universitas-universitas yang telah menyelenggarakan kurikulum gender dan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Referensi
Hasil survai : 1 dari 4 pria di Afrika Selatan pernah memperkosa wanita. Berhati-hatilah!
In aNak on Friday , 19 June 2009 at 7:46 AMDari 4 pria yang mengikuti survei, 1 diantaranya mengaku pernah memperkosa seorang gadis. Seperti diberitakan BBC, 18 Juni 2009, riset ini dilakukan oleh Lembaga Peneliti Kesehatan Afsel. Tim juga menemukan data, 3 dari 4 pria melakukan pemerkosaan di usia remaja. Data diperoleh dari sekitar 1.738 pria sebagai sampel. Lokasi survei berada di wilayah KwaZulu-Natal dan Provinsi Timur Capetown. Riset juga dilakukan terhadap masyarakat kota dan desa serta seluruh ras.
Hasil perhitungan menunjukkan, 73 persen responden mengaku pernah melakukan pemerkosaan sebelum berusia 20 tahun. Lebih dari 50 persen bahkan melakukannya lebih dari satu kali. “Kami ingin merubah pandangan terhadap wanita di sini yang sebelumnya hanya sebagai objek seks menjadi rekan sosial,” kata seorang tim peneliti. Pemerintah Afsel sebelumnya sudah diminta pertanggungjawaban terkait tingginya angka pemerkosaan ini. Namun tidak ada respons yang berarti. Bahkan laporan terakhir menyebutkan, pemerkosaan juga sudah menimpa anak-anak. Hampir setiap 3 menit ada anak yang dilecehkan di negara penghasil berlian tersebut.
Ini peringatan bagi kita semua. Kejadian disana, harus menjadi perhatian kita disini, jangan sampai ketularan. Berhati-hatilah ….
1. Bagaimanakah ya, tentang penegakah HAM?
2. Bagaimanakah ya perlindungan terhadap wanita dan anak-anak?
3. UU dan penegakannya mestinya ditingkatkan secara ketat dan disiplin.
4. Wanita dan anak-anak mesti lebih preventif, cara berbusana dan “gerak menggoda” harus diminimalisasi.
5. Hukuman bagi laki-laki mesti ditingkatkan nhi ….
6. Peran “ketahanan keluarga” mesti dimantapkan.
7. Peran media untuk mengedukasi moral, nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan kepada wanita harus lebih menggebyar.
Hasil riset Symantec : Satu dari lima anak yang internetan ternyata rajin mengunjungi situs porno. Kita harus bagaimana?
In informasi on Thursday , 18 June 2009 at 7:00 PMHasil riset Symantec, perusahaan keamanan jaringan dan antivirus Norton :
Satu dari lima anak yang berselancar di Internet, ternyata gemar mengunjungi situs porno dan situs-situs terlarang lainnya. Anak-anak tersebut berusia di bawah 15 tahun. “Dan beragam aktivitas itu tidak diketahui orang tua,” seloroh Effendy Ibrahim, Internet Safety Advocat and Norton Business Lead Asia South Region Symantec, di Hotel Intercontinental, Jakarta, Kamis (18/6/2009).
Riset tersebut digelar di 12 negara maju di seluruh dunia seperti Amerika Serikat, Inggris, Swedia, sampai China. Meski tak menyertakan Indonesia, namun Symantec yakin ada kemiripan tingkah laku anak jika sudah memasuki dunia maya. “hasil riset ini bisa serupa di tiap negara,” kata Ibrahim.
Untuk mencegah terulangnya kebiasan itu, Symantec pun meluncurkan aplikasi parental tools berbasis web guna melindungi anak-anak. Aplikasi ini katanya berguna bagi orang tua untuk memantau aktivitas anak beserta situs yang dikunjunginya saat ber-internet. “Penggunaannya juga cukup mudah, bahkan orang tua yang gaptek pun bisa menggunakannya,” demikian Ibrahim.
Aplikasi yang bisa diunduh gratis di www.onlinefamily.norton.com itu menyajikan beragam filter yang dapat dikustomisasi pengguna. “Sejauh ini produk family tools masih gratis karena baru diluncurkan satu setengah bulan lalu. Kami mau lihat respon pasar dulu sebelum memutuskan harus berbayar atau tidak,” tandas Ibrahim.
Apa pesannya:
1. Jangan pernah menjustifikasi bahwa anak yang mau ngenet harus dicurigai pasti akan mengunjungi situs porno. Sehingga dilarang ngenet. Wah, ini salah besar. Larang melarang nggak jamannya lagi.
2. Jangan pernah menyalahkan internetnya sebagai perusak mental kepribadian anak-anak. Internet sejatinya sebagai alat, media atau sarana, bisa untuk hal-hal positif maupun hal-hal negatif.
3. Internet sudah menjadi satu kebutuhan manusia (belajar/bekerja) masa kini dan masa depan. Jadi jangan pernah jauhkan anak-anak dari internet, apalagi di rumah, hal ini malah riskan, karena mereka akan mencari dan mengejarnya di luar rumah. Oleh sebab itu, temani, dampingi dan bimbinglah mereka untuk menggunakan internet secara sehat. Bila perlu orang tua (terutama yang belum familiair dengan internet) mau belajar mengerti dan memahami internet, cari informasi dan buku bacaan tentang hal ini, biar bisa “ngimbangi” anak-anaknya.
4. Pasang secara halus aplikasi sebagai filter akses ke situs porno, sekarang sudah banyak yang bisa diperoleh gratis.
5. Imbangi aktivitas anak yang online di internet, dengan aktivitas offline yang mengarah pada penguatan moral kepribadian dan kehidupan beragama. Anak selalu diajak dan terajak untuk mau dan mampu memulai mengambil keputusan soal baik atau buruk, serta salah atau benar, sebagai pilihan yang terbaik dan benar adalah akses ke situs yang non porno.
6. Berikan “pekerjaan” ataupun “tantangan” cara maupun hal-hal yang dapat diakses melalui internet, yang lebih menarik dan bermanfaat dibandingkan dengan mengakses situs porno.
7. Keteladanan orang tua adalah nomer satu!
Budaya baca Indonesia terendah di Asia Timur, waduh bagaimana nhi …
In sumber daya on Thursday , 18 June 2009 at 5:55 PMBudaya baca masyarakat Indonesia menempati posisi terendah dari 52 negara di kawasan Asia Timur. Ini berdasarkan data yang dilansir Organisasi Pengembangan Kerja sama Ekonomi (OECD). OECD juga mencatat 34,5 persen masyarakat Indonesia masih buta huruf. Karena itu, pengembangan minat baca merupakan solusi yang tepat. Apalagi anak SD yang dibiasakan dengan budaya baca dan tulis memiliki prestasi tinggi dibanding anak SD yang selama enam tahun tidak dibiasakan dengan budaya baca dan tulis. Pembiasaan membaca dan menulis itu harus dilakukan dengan program pemaksaan pinjam buku di perpustakaan, lalu diberi tugas membuat simpulan dari buku yang dipinjam. SD swasta yang melaksanakan hal itu umumnya memiliki prestasi sangat memuaskan dibandingkan sekolah negeri yang belum memiliki kebiasaan itu.
Nah, mau nggak manusia Indonesia lebih maju? Sudah jelas kok, baca, baca, baca …………….. baca dengan hati dan otak! Jangan cuma nonton, nonton, nonton, ….. nonton sinetron yang monoton! Apalagi acara reality show yang “nggegirisi” hi hi hi ….
Tahun 2012 Kepulauan Seribu baru bisa menikmati listrik 24 jam?
In sumber daya on Thursday , 18 June 2009 at 1:17 AMKompas : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan, tahun 2012 semua pulau berpenghuni di Kepulauan Seribu sudah bisa menikmati listrik 24 jam. Sejauh ini, hanya warga di beberapa pulau yang bisa menikmati listrik 24 jam. Pemprov tengah membangun jaringan listrik tahap I dari Teluk Naga, Tanjung Pasir, Tangerang ke Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang Kecil, Lancang Besar, Pulau Payung, Pulau Tidung Kecil, dan Pulau Tidung Besar. Kabel yang digelar mencapai 46 kilometer dengan besar anggaran mencapai Rp 114 miliar. Tahap II Pemprov menganggarkan Rp 117 miliar untuk menyambung aliran listrik ke Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan sejumlah pulau pariwisata. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, di Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Rabu (17/6), mengatakan, program kabel listrik bawah laut Kepulauan Seribu ditargetkan selesai 2012. Saat ini baru wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan yang sudah teraliri listrik 24 jam. “Sambungan listrik bawah laut sudah diprogramkan multi years dengan terbagi dua tahapan. Tahap awal sudah berjalan untuk wilayah Kepulauan Seribu Selatan dan 2012 nanti kami berharap program ini bisa berjalan secara keseluruhan,” kata Fauzi. Program listrik ini, kata dia, menggunakan sistem pra-bayar. Tujuannya agar masyarakat tidak boros. “Program ini murni dibiayai dari APBD DKI Jakarta dengan besar biaya yang cukup besar. Dibanding pendapatan perkapita warga Kepulauan Seribu program ini termasuk investasi yang mahal,” katanya.
Oalah, nasibmu warga Kepulauan Seribu. Meskipun wilayah ini jaraknya hanya selemparan batu dari Jakarta, Ibukota Indonesia, soal energi listrik saja seperti ini ….. bagaimana bisa mencerdaskan kehidupan bangsa, kalau soal energi listrik saja seperti ini …. para Capres-Cawapres tahu ini nggak ya?
Di situs Malaysia http://uum.edu.my/ ada pesan dari Indonesia ….
In pOlitik on Thursday , 18 June 2009 at 1:03 AMDedemit maya yang mengaku dari Indonesia kembali meluncurkan serangan pada situs internet milik warga Malaysia. Kali ini sasarannya adalah situs yang dikelola oleh perguruan tinggi yang cukup terkenal di negera tetangga kita ini, yakni Universiti Utara Malaysia (UUM). Situs resmi UUM, nampak dipermak habis oleh sang cracker. Halaman situs menampilkan gambar tengkorak muncul di tengah-tengah bendera Malaysia. Selain itu juga ada rekaman foto aksi pembakaran bendera Malaysia. Sepertinya aksi ini dipicu oleh kekesalan para cracker yang menilai Malaysia terus berulah merongrong kedaulatan negara Indonesia. Hal ini tampak pada pesan yang ditampilkan di situs tersebut:
“Rakyat Indonesia cinta damai, tapi kalau terus-terusan diusik dan dilecehkan kami juga bisa marah, sabar ada batasnya. Pulau Sipadan dan Ligitan sudah diambil, sekarang mau mencaplok blok Ambalat, Saudara Kami yang ada di sana Dengan Kejinya Kalian Siksa tanpa Rasa kemanusiaan..!! Ini adalah peringatan dari kami, Jika kalian terus mengusik kami, maka akan kami lanjutkan perjuangan ini dengan cara kami sendiri..!,”
Tidak jelas siapa sebenarnya yang berada di balik aksi serangan cyber ini. Pelaku hanya memakai identitas bernama the_g3mb3L pada halaman situs yang telah diserang. Dibawahnya ada ucapan terima kasih ke beberapa pihak, dan sebuah alamat situs. Serta pinguin berbaris mengiring bendera merah putih …. dengan backsound sebuah lagu yang menyayat sesekali diiringi tabuhan genderang ….
Wouw, Indonesia hebat.
Pemimpin, klaim, keikhlasan dan amanah
In indonesia on Sunday , 14 June 2009 at 4:11 PMPara Capres-Cawapres sejatinya sudah menjadi pemimpin. Apalagi mereka umumnya pernah menjabat, meski yang pernah menjabat presiden/wapres diantara mereka hanya 3 orang. Cuma menjelang Pilpres 2009 ini saya jadi jengah mendengar kampanye-kampanye dan iklan-iklannya.
Kalau mereka ikhlas sebagai pemimpin yang amanah yang memang mendharmabatikan segala sumberdaya yang dipunyai apa adanya, apakah perlu mereka menunjukkan kepada publik, masatarkat, dan rakya Indonesia apa-apa yang pernah mereka kerjakan? Saling mengklaim bahwa ini karya saya, itu karya saya, kalau dianggap baik dan menguntungkan oleh Tim Kampanye, itu kerjaan mereka, itu kerjaan Capres-Cawapres lainnya kalau hal-hal itu dianggap kurang baik atau kurang menjual bagi proses kampanye. Sungguh aneh, hasil kerja dipuji-puji sendiri, bukankah rakyatlah yang berhak menilai hal-hal itu. Apalagi bagi orang beragama, adalah suatu hal yang dipantangkan untuk menunjukkan kesombongan tentang apa-apa yang dipunyai, apa-apa yang telah dikerjakan masa lalu untuk bangsa dan negara ini. Menurut saya, ya memang harus mengerjakan itu, wong memang di-amanah-i oleh rakyat lewat pemilu, dan konstitusi juga mengharuskan melakukan hal-hal itu. Jadi nggak sepantasnya klaim-klaim keberhasilan itu diupacarakan, ditebar-tebarkan, bahkan disombong-sombongkan, bisa masuk riya’ nantinya!
Yang lebih urgent lagi, rakyat nggak butuh keberhasilan masa lalu! Rakyat butuh sekarang dan masa depan, kepastian hadirnya kemakmuran dan keadilan. Bukan janji-janji. Juga bukan karena untuk menyenangkan rakyat, terus dengan mudah dan enteng sekali “menyetujui keinginan rakyat” dengan tanda tangan kontrak politik sana-sini, tebar janji dan sumbangan. Jadilah apa adanya secara elegan. Itulah pemimpin sejati, rakyat bisa menilai kok …………………
Jadi nggak perlu klaim-klaiman paling berjasalah, capai denger kesombongan-kesombongan itu, kalau memang ikhlas menjalankan amanah rakyat, biasa sajalah. Itulah real leader, kecuali kalau pemimpi …………….
Jargon Capres di masyarakat : cuma jadi guyonan ….
In kEwarganegaraan on Sunday , 14 June 2009 at 3:03 PMMinggu pagi ini, 14 Juni 2009, kami warga Dukuh Tegalsari, Desa Tirtomartani, Kalasan, mengadakan kerja bakti bersama pembersihan dan merapikan jalan pedukuhan. Di tengah dan diantara kegiatan tersebut, jargon para Capres jamak digunakan sebagai guyonan.
Lantaran sudah agak siang (kerja bakti mulai dari jam 06.00), disaat istirahat sejenak, menyantap makanan kecil dan sekadar minum pengganti keringat, mulai ada yang nyeletuk: Yuk LANJUTKAN. Yang lain menimpali, tinggal sedikit, LEBIH CEPAT LEBIH BAIK. Yang lain lagi menambahi, ntar ada siaran langsung tinju, nhi, kalau memang PRO RAKYAT ya kita tuntaskan segera. Begitulah komentar dan celetukan yang beredar di kalangan akar rumput. Mereka memaknai jargon-jargon itu sekadar untuk guyonan …………….
Wah, kalau mengaspal jalan dan ngasih bis beton saluran kali, tinggal panggil Tim Sukses Capres saja, nanti mereka pasti tandatangan dan setuju membantu. Beres. Begitu juga celetukan masyarakat bawah tatkala melihat di depan matanya jalanan pedukuhan yang masih tanah-nah, asli, berumput, dan penuh belukar, sambil mengingat-ingat adanya Cpares yang tandatangan sana-sini dan menebarkan kesanggupan bantuan ……. sekali lagi, mereka sekadar membuat hiburan dan guyonan ….
Apakah para Capres-Cawapres tahu sendiri apa sebenarnya yang berdenyut di jantung-jantung masyarakat bawah? Saya nggak yakin betul, karena mereka bergerak di ranah tinggi, meski sepertinya di ranah bawah. Karena mereka sesungguhnya saat ini “wayang” bagi Tim Pemenangannya, yang merencanakan dan menjalankan strategi. Persoalannya, seberapa jujur mereka yang masuk dalam Tim Pemenangan itu dengan fakta, data dan pengaruh suara riel yang terjadi di bawah? Itulah “gap” sesungguhnya …………. Jangan-jangan ABS, katanya oke-oke dalam memotret (calon pemilih) dari suara masyarakat (terutama masyarakat kelas bawah) tetapi sesungguhnya itu hanya “bayangan yang salah”, lihat saja nanti …..
Saya melihat sendiri sepertinya masyarakat bawah “sudah punya pilihan”, mereka sudah cerdas. Makanya spanduk, baliho, televisi, radio, dan embel-embel jaring komunikasi lainnya, dengan jargon-jargon indah itu …… menurut saya, hanya ditangkap sebagai guyonan belaka oleh masyarakat bawah. Jargon itu agaknya hanya konsumsi calon pemilih kelas menengah ke atas! Percaya, nggak percaya, lihat saja nanti.
Lihat saja? Ya, besok : 8 Juli 2009. Kalaupun ada pilpres putaran ke dua (dengan biaya lagi dari uang rakyat lagi, sebesar 4 Trilyun rupiah) pada tanggal 8 September 2009.
THE BEAUTIFUL WARNING
In nUrani on Friday , 12 June 2009 at 11:44 PMI LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
I LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
I LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
I LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
I LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
Wuih… Malaysia Juga Rendahkan Pendidikan Kita
Para rektor perguruan tinggi negeri (PTN) sepakat tidak menerima mahasiswa baru asal Malaysia pada Seleksi Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) tahun ajaran 2009 karena menilai sikap lembaga pendidikan tinggi di Malaysia merendahkan mahasiswa Indonesia. Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Herry Suhardiyanto MSc mengatakan, kesepakatan tersebut hanya untuk calon mahasiswa asal Malaysia yang akan mengikuti SMPTN saja, sedangkan melalui jalur lainnya tetap terbuka. “Penolakan PTN di Indonesia karena kami saat ini belum siap menerimanya dan para rektor tengah mengkaji kembali,” kata Herry Suhardiyanto, Jumat (12/6) malam.
Menurut dia, penolakan terhadap calon mahasiswa asal Malaysia tersebut tidak selamanya, tapi akan dievaluasi lagi untuk tahun ajaran berikutnya. Ketidaksiapan PTN di Indonesia, kata dia, antara lain karena sikap dari lembaga pendidikan tinggi di Malaysia yang dinilai merendahkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya Fakultas Kedokteran. Mahasiswa kedokteran Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan di Malaysia harus diseleksi atau tes lebih dulu melalui sebuah lembaga pendidikan. ”Jika seleksi atau tes dari lembaga tersebut menyatakan mahasiswa kedokteran Indonesia tidak layak, maka tidak bisa melanjutkan pendidikan di Malaysia,” katanya.
Menurut dia, karena itu para rektor PTN sepakat tidak menerima calon mahasiswa baru asal Malaysia melalui SMPTN tahun ajaran 2009, sedangkan melalui jalur lainnya tetap terbuka. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional (Dirjen Dikti Depdiknas) Fadli Jalal ketika dikonfirmasi hal ini mengatakan belum tahu karena belum menerima laporan. “Saya belum bisa memberikan pernyataan, tapi akan mengecek kabar ini ke forum rektor apakah benar argumen tersebut,” katanya. Kalau pun ada ketersinggungan dari para rektor PTN, kata dia, akan saya cek apa penyebabnya dan bagaimana persoalan sebenarnya. Informasi yang diterima, sebanyak 56 rektor PTN sepakat tidak menerima mahasiswa baru asal Malaysia pada tahun ajaran 2009.
I LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
I LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
I LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
I LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
I LOVE INDONEMALAYSIA, YOU LOVE MALAYINDONESIA, WE LOVE INDONESIA (NICE WITHOUT MALAY)
Turut belasungkawa atas terjadinya musibah kecelakaan pesawat Heli Puma H 3306 TNI AU di Lanud Atang Sendjaya Bogor, 12 Juni 2009
In sumber daya on Friday , 12 June 2009 at 11:05 PM| Kami turut berbelasungkawa atas terjadinya musibah kecelakaan pesawat Heli Puma H 3306 TNI AU di Lanud Atang Sendjaya Bogor Indonesia, 12 Juni 2009.
Semoga arwah para korban yang tewas dalam musibah ini diterima di sisi Allah SWT dan dosa-dosanya dapat diampuni. Semoga para korban luka-luka dalam musibah ini, dapat ditanggulangi, diobati, dirawat dengan baik, dan kembali menjadi sehat wal afiat, serta tetap sabar menerima musibah ini. Semoga keluarga para korban tetap sabar dan tawakal menghadapi cobaan musibah ini. Semoga keluarga besar TNI AU, khususnya keluarga besar Lanud Atang Sendjaya dan Skuadron Udara VIII tetap tegar dalam menghadapi cobaan musibah ini. Yogyakarta, 12 Juni 2009 Kolonel Sus Drs. H. Mardoto, M.T.,beserta keluarga. |
Hati-hati dengan flu babi, babinya juga!
In country on Friday , 12 June 2009 at 3:00 PMBadan Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis mengumumkan bahwa penyakit yang disebabkan virus flu babi alias H1N1 saat ini sudah tergolong menjadi pandemi global. Karena itu, WHO telah meningkatkan status siaga dari tingkat 5 menjadi tingkat 6, yaitu skala peringatan tertinggi menyangkut terjadinya pandemi. Namun badan kesehatan dunia itu mengingatkan bahwa tingginya skala peringatan hanya menyangkut keseriusan penyebaran virus, bukan tingkat keparahan penyakit. Pengumuman yang dilakukan WHO itu menandai wabah flu yang pertama kalinya terjadi secara global setelah 41 tahun terakhir.
Wabah global terakhir yang dialami dunia adalah flu Hong Kong yang terjadi 1968 dan diperkirakan menewaskan satu juta manusia di berbagai belahan dunia. “Dunia sekarang mulai mengalami pandemi flu 2009,” kata Direktur Jenderal WHO Margaret Chan kepada pers di Jenewa. Chan mengatakan penyebaran virus H1N1 itu tidak dapat dihentikan, namun ia mengingatkan agar situasi tersebut tidak disikapi secara berlebihan. “Kita tidak melihat kemungkinan adanya peningkatan tiba-tiba atau dramatis pada jumlah kasus penularan yang parah dan fatal,” katanya.
Peningkatan tingkat peringatan menjadi fase 6 berarti bahwa penularan virus dari manusia-ke-manusia telah meluas hingga ke luar Amerika Utara, kawasan tempat penularan virus itu bermula. Menurut laporan yang dikeluarkan WHO, hingga Kamis pagi sudah 28.774 kasus flu babi yang telah terbukti menyerang 74 negara. Dari jumlah kasus tersebut, WHO mencatat 144 orang meninggal karena virus H1N1.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon, Kamis, memperingatkan warga dunia untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul pengumuman Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis, bahwa saat ini dunia sudah mengalami pandemi flu yang disebabkan virus H1N1.Dalam jumpa pers bulanan yang digelar di Markas Besar PBB, New York, Ban mengatakan bahwa kendati menular, sejauh ini virus itu tidak separah yang ditakutkan sebelumnya. “Tapi kita harus waspada. Kita tidak tahu gambaran apa yang akan muncul di bulan-bulan berikutnya,” ujar Ban.
Berkaitan dengan pengumuman soal pandemi global akibat virus H1N1, Ban mengungkapkan bahwa dirinya akan mengelar pertemuan Komite Pengendalian Influenza pada awal pekan depan di New York. Pertemuan itu akan dilakukan sebelum ia membuka sesi Forum on Advancing Global Health in Face of Crisis, yang akan berlangsung Senin (15/6). Dalam jumpa pers, Kamis, Ban menekankan pentingnya akses terhadap vaksin, antibiotik maupun obat-obatan lainnya dalam menghadapi pandemi. Pertemuan yang dilakukan Ban dengan Direktur Jenderal WHO Margaret Chan di Jenewa pada bulan lalu, menghasilkan komitmen oleh puluhan perusahaan obat untuk menyumbang produksi vaksin berdasarkan permintaan dari WHO bagi negara-negara yang membutuhkan.
Sekjen PBB mencatat, proses pembuatan vaksin pandemi saat ini sudah mulai berjalan dan hasil produksi pertama sudah bisa didapatkan pada September 2009. Ban berjanji dirinya akan bekerja sama dengan pemerintah negara-negara anggota PBB serta WHO guna memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan untuk menghadapi pandemi bisa berjalan seefektif mungkin dan terkoordinasi dengan baik. Ia juga mengingatkan bahwa sampel virus serta informasi lainnya yang berkaitan dengan flu burung harus disebarkan secara luas dan terbuka. Ia juga meminta agar berbagai pihak menghindari langkah “gegabah dan diskriminatif”, seperti larangan bepergian dan pembatasan perdagangan yang diterapkan tanpa dasar-dasar yang kuat.
Pesannya: Tetaplah berhati-hati dengan flu babi, jangan-jangan sudah ada di sekitar anda. Sikap hati-hati ini juga terhadap BABI-BABI-nya juga. Paling aman ya jangan mengkonsusmsi makanan yang mengandung babi atau turunannya babi. Hindari juga babi-babian. Ngeri deh.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan pandemi flu H1N1 (flu babi). Ini merupakan pandemi flu pertama dalam waktu 41 tahun. Mau tak mau pandemi itu mengubah sebagian cara hidup sehari-hari. WHO menganjurkan sejumlah cara mudah untuk mencegah penyebaran virus flu H1N1 (Tujuannya, untuk mengurangi risiko penularan flu H1N1):
1. Jangan berciuman.
2. Hindari pelukan.
3. Hindari jabatan tangan.
4. Tutupi mulut saat batuk atau bersin. Jangan batuk di depan wajah orang. Tutupi mulut Anda dengan memakai tisu atau lengan baju Anda.
5. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun.
6. Anda tak perlu mengenakan masker wajah jika Anda tidak sakit.
7. Disarankan untuk tidak menyentuh mulut dengan tangan kita.
Waspadalah!
Inilah tempat melapor jika terjadi pelanggaran pada proses Penerimaan Siswa Baru 2009
In pEndidikan on Friday , 12 June 2009 at 1:00 PMBeberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membuka posko pengaduan menjelang Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2009/2010 ini agar masyarakat diminta ikut mengawasi dan berani melaporkan pelanggaran yang terjadi. Persoalan seputar PSB muncul karena lemahnya posisi orangtua. Sejumlah lembaga swadaya masyarakat membuka posko pengaduan PSB.
JAKARTA:
1. Aliansi Orang Tua Peduli Pendidikan/(ICW) di nomor (021) 70791221
2. Suara Ibu Peduli Pusat (021) 79192358
3. Indonesia Budget Centre (021) 7949637
TANGERANG:
E-Care Tangerang (021) 70623749
GARUT:
Garut Governance Watch (0262) 237323
Sahdar (Sentra Advokasi Hak Untuk Pendidikan Rakyat) 061-77444610/081370909898
PADANG:
Bako di Sumatera Barat (0751) 7848040
YOGYAKARTA: mana?
Hati-hati wanita Indonesia, 70 produk kosmetik ini berbahaya dan sudah ditarik lho! Jangan dibeli, nanti wajah cantik anda jadi rusak ….
In country on Thursday , 11 June 2009 at 5:00 PMBPOM Tarik 70 Produk Kosmetik Berbahaya
Badan Pengawas Obat dan Makanan telah menarik 70 produk kosmetik yang mengandung bahan-bahan berbahaya. Berdasarkan hasil pengawasan BPOM, 70 produk tersebut mengandung antara lain merkuri, hidrokinon, asam retinoat, zat warna merah K.3 (CI 15585 ), merah K.10 (Rhodamin B), dan jingga K.1 (CI 12075 ). Bahan-bahan tersebut dilarang digunakan dalam produk kosmetik karena berbahaya bagi kesehatan. “70 produk tersebut berbahaya dan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan,” ujar kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin Akib kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/6).
Produk kosmetik berbahaya tersebut dibagi dalam tiga kategori, yaitu kosmetik rias wajah dan mata, kosmestik perawatan kulit, dan kosmetik kesediaan mandi. “Sampelnya kita ambil dari berbagai tempat, mulai dari pasar tradisional, pasar modern, supermarket, dan salon kecantikan. Sampel itu juga diambil dari seluruh daerah di Indonesia,” terang dia. Beberapa produk yang dinyatakan berbahaya adalah produk terkenal, seperti Ponds dan Olay, yang dipalsukan dan tidak memilki izin edar. “Produk terkenal itu memang palsu, karena tidak ada dalam variannya, tapi untuk publik warning kita menyebut PONDS, karena tidak tahu harus menyebutnya dengan merek apa,” terang dia.
Sehubungan dengan itu, Rubiah meminta masyarakat lebih jeli dalam membeli produk kecantikan, jika mengalami perubahan drastis setelah memakai suatu produk, masyarakat dapat berkoordinasi dengan BPOM pada nomor telepon 021-4263333 atau membuka website BPOM RI
Berikut adalah daftar 70 produk kosmetik yang dinyatakan oleh Badang Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai produk berbahaya.
A. 18 merek kosmetik rias wajah dan rias mata mengandung bahan berbahaya dan bahan terlarang:
- Cassandra Superior Quality Lipstick No. 1-10
- Cassandra Superior Lip Gloss No. 1-12
- GLD Garland Lipstick No. 9
- Marie Anne Beauty Shadow No. 4, 5, 6, 8
- Marie Anne Blush On No. 3
- Sutsyu Eye Shadow Blusher 01
- Sutsyu 18 Colors Eye Shadow 01
- Sutsyu Lipstick Colors Fix No. 1, 3, 4, 6
- Sutsyu Lipstick Colors Fix No. 5
- Asnew Blush On
- Cameo Makes You Beauty Detox 4 in 1 Complete Make Up
- Marimar Eye Shadow Powder Cake
- Natural Belle Colors Fix Lipstick No. 313
- Olay 4 in 1 Complete Make Up
- Pond’s Detox Complete Beauty Care Make Up Kit
- Pond’s Detox Eye Shadow Blusher Lip Gloss, Creme Powder No. 1-2
- Pond’s Detox Complete Beauty Care Eye Shadow Two Way Cake
- Pond’s Detox Complete Beauty Care
B. Tujuh merek kosmetik pewarna rambut mengandung bahan berbahaya dan bahan terlarang:
- Casandra Hair Dye Pink C-14
- Casandra Hair Dye Maroon C-17
- Casandra 3D Profesional Hair Colors Cream Hair Dye Wine Red C-9
- Salsa Hair Colorant Pink Colors (S- 018 )
- Salsa Hair Colorant Cherry Red (S- 019 )
- Casandra Hair Dye Maroon C-17
- Casandra 3D Profesional Hair Colors Cream Hair Dye Grape Red C-11
C. 44 merek kosmetik perawatan kulit
- Caronne Beauty Day Cream
- Caronne Whitening Cream (Day Care)
- Caronne Whitening Cream (Night Care)
- CR Lien Hua Bunga Teratai Day Cream
- CR Lien Hua Bunga Teratai Night Cream
- CR Racikan Ling Zhi Day.Cream
- CR Racikan Ling Zhi Night Cream With Vit.E
- CR Day Cream With Vit.E
- CR UV Whitening Night Cream
- CR UV Whitening Day Cream
- DR’s Secret 3 Skinlight
- DR’s Secret 4 Skinrecon
- Dr. Fredi Setyawan Extra Whitening Cream
- Dr. Fredi Setyawan Whitening Cream II
- Fruity Vitamin C
- Plentiful Night Cream
- QL Papaya Peeling Gel
- QL Day.Cream
- QM Natural Vitamin C E
- Scholar Night Cream
- Top Gel MCA Extra Pearl Cream Plus
- Top Gel MCA Extra Cream
- Top Gel TG-3 Extra Cream
- Topsyne Aloe Beauty Cream TS- 858
- Topsyne Beauty Cream TS-3
- Topsyne Beauty Cream TS- 802
- Topsyne Beneficial Skin Cream TS- 868
- Topsyne Vit C Placenta
- Topsyne Day Cream Night Cream
- Topsyne Vit E C TS- 819
- Topsyne Extra Beauty TS- 821
- Elastiderm Decolletage Chest and Neck
- Obagi Nu-Derm Blender Skin Lightener Blending Cream
- Obagi Nu-Derm Blender Skin Lightener with sunscreen
- Obagi Nu-Derm Toleran Anti Pruritic Lotion
- Obagi C RX System Clarifying Serum
- Obagi C RX C Therapy
- Olay Total White
- Olay Krim Pemutih
- Pond’s Age Miracle Day and Night Cream
- Qianyan
- Quint’s Yen
- Skin Enhacer
- Temulawak Nutrition Cream
D. Satu merek kosmetik mandi
- Jinzu Strawberry White Beauty Soap.
Hati-hati ya, wanita Indonesia, 70 produk kosmetik ini berbahaya dan sudah ditarik lho! Jangan dibeli, nanti wajah cantik anda jadi rusak …. khan sayang ya ….. siapa yang rugi?
Iya betul, kawasan ekonomi bebas bisa merugikan negara kita!
In e-goverment on Thursday , 11 June 2009 at 3:00 PMKawasan ekonomi bebas atau Free Trade Agreement dinilai tidak memberikan keuntungan signifikan bagi Indonesia. Sebaliknya, Indonesia bisa jadi justru merugi jika belum memiliki kemampuan yang cukup untuk berkompetisi. Hal tersebut disampaikan oleh Pengamat Ekonomi dari UGM Sri Adiningsih dalam diskusi tentang bagaimana Indonesia memposisikan diri di antara negara-negara APEC pada krisis keuangan global di Wisma Eksekutif, Jalan Thamrin, Jakarta, Kamis (11/6/2009). “Ini ditunjukan dari tingkat Human Development Index dan Competitiveness in Doing Bussiness yang masih tertinggal bahkan dengan negara-negara ASEAN sekalipun,” katanya. Ia menambahkan, FTA tidak saja menjadi kompetisi yang berat bagi Indonesia untuk saat ini, tapi njuga di masa mendatang. Hal ini karena kawasan yang terlibat di FTA akan semakin bertambah. “Saat ini terdapat 30 kawasan ekonomi bebas (Free Trade Area/FTA) di dunia, yang masih akan bertambah terus. Terdapat wacana kuat bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembentukan FTA di antara negara-negara anggota APEC,” tuturnya.
Karena Indonesia dinilai tidak diuntungkan dengan keberadaan FTA, Sri menambahkan Indonesia harus terus meningkatkan daya kompetisinya agar mampu bersaing dalam FTA APEC yang akan dibentuk. Di samping itu sektor industri perlu didukung lebih besar lagi. Sementara itu Tim Ahli Bidang Politik Internasional UGM Siti Mutiah Setiawati mengatakan negara anggota APEC akan kesulitan membuat FTA karena perbedaan kultur dan kepentingan yang bervariasi.
Iya, ya, kita dapat apa sih dari FTA ini? Wong barang-barang kita masih tergolong high cost economy alias nggak mampu bersaing bebas. Mungkin karena dikenai banyak “pungutan” dalam proses produksinya, dari hulu sampai hilir. Berantas beragam pungutandan korupsi, tingkatkan daya kreatifitas bangsa, dan tingkatkan efisiensi produksi baru bisa kita bersaing. Capres dan Cawapres denger nggak ya soal ini ………………..
Mereka membolos atau “pengagguran” ya?
In aNak on Thursday , 11 June 2009 at 2:00 PMSaya sering sekilas melintas di ruang kantor Tata Usaha (TU) di kompleks kantor saya pada jam kerja pagi, ternyata TV sedang/sudah menyala. Memang sih sepertinya siaran TV nggak terlalu diperhatikan, wong para pegawai pada punya kesibukan masing-masing. Sekadar ada suara-suara-an dan tonton-tonton-an, seperti lazimnya di kantor-kantor lain. Sekadar tahu saja, kalau di ruangan saya sendiri tidak disediakan TV, karena (sepertinya) memang nggak terlalu diharapkan. Hampir semua penghuni ruang ini banyak berkutat dengan kesibukannya sendiri, dan pada umumnya sebuah laptop nggak pernah lepas dari jangkauan penghuni ruang ini. Kalau mau nonton TV (sekilas) atau pas ishoma ya tinggal melangkah ke kantor TU, numpang nonton!
Nah, beberapa kali, meski dalam ke-sesaat-an, siaran acara TV pagi yang kepergok oleh saya adalah acara musik yang siaran langsung. Terlihat banyak sekali anak-muda-belia berkumpul terpusat dan ikut mengerubuti panggung acara musik yang live itu dengan suka cita. Mengelu-elukan artis yang lagi tampil. Ikut bernyanyi-nyanyi juga. Saya senang melihatnya? Nggak juga. Mengapa? Karena saya punya anggapan dan pertanyaan usil tapi logis, pada jam segitu (08.00-10.00) apakah pantas generasi muda kita ada di acara semacam itu? Padahal itu acara (yang cenderung) harian, jadi bukan hari libur. Apakah mereka nggak sekolah? Atau banyak yang membolos!. Apakah mereka tidak kuliah atau ke kantor? Kalau anak kuliahan semua yang punya jam kuliah siang/sore, masak sampai segitu banyak, impossible. Sepertinya tidak orang kantoran juga! Oh, terus mereka itu siapa? Kalau memang hari-hari libur, okelah. Kalau nggak hari libur, jam-jam segitu mereka ada di acara musik semacam itu, pasti nggak sekolah, pasti nggak kerja, APAKAH BETUL MEREKA YANG BERKUMPUL DI SITU PARA PENGANGGURAN? Ach, sedih hati saya kalau memang ini kenyataannya, generasi muda pengangguran kita begitu buaaaanyaknya, padahal mestinya mereka masih dalam usia produktif ……………. Oh, TV-TV, ideologi materialistis kapitalis ……. hiburan semu, penghilang stress sesaat, habis itu kambuh stress lagi!
Upaya membangkitkan nasionalisme melalui pendidikan
In kEwarganegaraan on Thursday , 11 June 2009 at 12:00 PMPendahuluan
Dalam era globalisasi, seluruh aspek kehidupan bangsa terguncang dahsyat hingga daya adaptif kita sebagai suatu bangsa dalam suatu sistem sangat terpengaruh oleh perubahan, perubahan yang sangat cepat. Dalam dunia pendidikan, proses akulturasi dan perubahan perilaku bangsa mau tidak mau kita terdorong menjadi masyarakat yang memasuki complex adaptive system.
Era reformasi dalam konteks nasional terasa getarannya seperti perubahan radikal, terasa pula ada penjungkirbalikan nilai-nilai yang telah kita miliki, menjadi porak poranda, dan hampir tercabut sampai ke akar-akarnya. Hal ini kita rasakan sejak tahun 1998, dan kita bertanya apakah ini demokrasi atau reformasi, kita bergumam bahwa ini bukan demokrasi, dan bukan reformasi.
Kita merasakan krisis multidimensional melanda kita, di bidang politik, ekonomi, hukum, nilai kesatuan dan keakraban bangsa menjadi longgar, nilai-nilai agama, budaya dan ideologi terasa kurang diperhatikan, terasa pula pembangunan material dan spiritual bangsa tersendat, discontinue, unlinier dan unpredictable.
Dalam keadaan seperti sekarang ini sering tampak perilaku masyarakat menjadi lebih korup bagi yang punya kesempatan, bagi rakyat awam dan rapuh tampak beringas dan mendemostrasikan sikap antisosial, antikemapanan, dan kontraproduktif serta goyah dalam keseimbangan rasio dan emosinya.
Bagi kita bangsa yang masih sadar, sabar dan tawakal perlu melaksanakan diagnosis terhadap sikap dan perilaku yang menyimpang dari norma dan moral yang kurang terkendali ini. Perlu dipola terapi yang tepat melalui senyum karakter bangsa dan pendekatan keakraban nasional, mengikuti ungkapan seorang negarawan Amerika Serikat (Edward Kennedy) “ We are one nation in a sorrow”. Mari dalam rasa keprihatinan nasional sekarang ini kita bersatu padu agar derita dari segala bencana yang menimpa bangsa Indonesia baik fisik mau pun mental terutama dalam kesulitan himpitan ekonomi.
Terapi Mental Bangsa Dengan Jiwa Optimis
Langkah dan upaya penyembuhan dari penyimpangan perilaku fisik dan mental psikologis bangsa ini kita mulai dengan pendekatan agama, pendidikan dan kesejahteraan material dan spiritual. Yang utama memerlukan perhatian adalah membangkitkan kesadaran jiwa untuk menggairahkan peran hati nurani kita sebagai mahluk Tuhan, sebagai pribadi dan sebagai bangsa Indonesia. Kemudian perbaiki manajemen pendidikan nasional, semua harus sepakat mau dibawa kemana bangsa ini dengan pendidikan, semua berhemat dengan biaya pendidikan. Semua harus jadi pendidik, jadi guru dan sekaligus jadi murid. Inilah revolusi pembelajaran yang inovatif yang dapat mendorong anak didik untuk belajar yang menyenangkan aktif dan produktif.
Dengan demikian diperlukan paradigma baru dalam manajemen pendidikan, mengembangkan interaksi edukatif antara keluarga, sekolah dan masyarakat agar terbina proses pembinaan pendidikan bagi anak didik dalam tanggung jawab bersama. Kesan nilai edukatif pada jiwa dan intelek anak didik harus yang menjadi kebutuhan dalam menata cita-cita kehidupan yang bermanfaat lahir batin, karena mereka memiliki kesan nilai dan moral kehidupan yang disebut “The Golden Rules” (Lawrence Kohlberg, 1976).
Paradigma pendidikan masa sekarang yang sangat kita butuhkan adalah keseimbangan antara pembinaan intelek, emosi dan spirit. Kalau seluruh bangsa berkehendak untuk mengembalikan suasana persatuan dan kesatuan bangsa yang kondusif dan patriotik, maka sangatlah urgen untuk menata kembali politik pendidikan nasional. Tingkatkan dan kembangkan kembali pendidikan politik bangsa yang patriotis, agamis, ideologis, dan berjiwa optimis.
Sebagai sumbangan pemikiran bagi pelaksanaan paradigma tersebut, paper ini ingin merekomendasikan untuk mengembangkan jiwa patriotisme, kesadaran berbangsa dan negara dengan:
1. Pendidikan Nilai (agama, ideologi, dan budaya) Bangsa,
2. Pendidikan Karakter, dan
3. Pendidikan Politik Bagi Generasi Masa Depan Bangsa.
Pelaksanaannya dalam program pembelajaran, dipercayakan kepada sekolah (Kepala Sekolah dan Guru) untuk mencoba setiap mata pelajaran berbasis karakter kebangsaan.
Mengembangkan pendidikan berdasarkan karakter (character base education) dengan menerapkan ke dalam setiap pelajaran yang ada di samping mata pelajaran khusus untuk mendidik karakter, seperti: pelajaran Agama, Sejarah, Moral Pancasila dan Budaya Bangsa. Nilai-Nilai yang diajarkan dalam Pendidikan Karakter Lickona (1992) menekankan pentingnya tiga komponen karakter yang baik (components of good character) yaitu moral knowing atau pengetahuan tentang moral, moral feeling atau perasaan tentang moral dan moral action atau perbuatan bermoral. Hal ini diperlukan agar siswa didik mampu memahami, merasakan dan mengerjakan sekaligus nilai-nilai kebajikan.
Moral Knowing. Terdapat enam hal yang menjadi tujuan dari diajarkannya moral knowing, yaitu:
1. moral awareness,
2. knowing moral values,
3. perspective taking,
4. moral reasoning,
5. decision making, dan
6. self knowledge.
Moral feeling. Terdapat enam hal yang merupakan aspek dari emosi yang harus mampu dirasakan oleh seseorang untuk menjadi manusia yang berkarakter, yakni:
1. conscience,
2. self- esteem,
3. emphaty,
4. loving the good,
5. self-control, dan
6. humility.
Moral Action. Perbuatan/tindakan moral ini merupakan hasil (outcome) dari dua komponen karakter lainnya. Untuk memahami apa yang mendorong seseorang dalam perbuatan yang baik (act morally) maka harus dilihat tiga aspek lain dari karakter, yaitu: terdapat enam hal yang menjadi tujuan dari diajarkannya moral knowing, yaitu:
1. kompetensi (competence),
2. keinginan (will),
3. kebiasaan (habit).
Untuk itu, dalam deklarasi Aspen dihasilkan enam nilai etik utama (core ethical values) yang disepakati untuk diajarkan dalam sistem pendidikan karakter di Amerika, yang meliputi:
1. dapat dipercaya (trustworthy) meliputi sifat jujur (honesty) dan integritas (integrity),
2. memperlakukan orang lain dengan hormat (treats people with respect),
3. bertanggung jawab (responsible),
4. adil (fair),
5. kasih sayang (caring), dan
6. warga negara yang baik (good citizen).
Tentang pendidikan karakter ini pun, dengan kepiawaian guru dapat dijadikan rujukan untuk bahan pengayaan dalam proses pembelajaran setiap mata pelajaran dan perilaku serta keteladanan orang dewasa, karena pendidikan karakter lebih mendalam tentang pendidikan moral.
Latar Belakang Sejarah Kebangkitan Nasional
Sejarah manusia adalah sejarah konflik dan perang, karena sejarah perang adalah setua sejarah manusia. Berbicara tentang perdamaian adalah berbicara tentang perang, dalam arti perdamaian adalah menunda perang, sinonim dengan istirahat sebelum manusia mulai berperang lagi. Oleh sebab itu, seolah-olah yang dianggap normal dalam kehidupan manusia adalah berperang. Hal ini pun terjadi di Indonesia antara tahun 1900-1942.
Pernyataan di atas didukung oleh data yang berasal dari buku Wars of the World (1940) yang menampilkan data bahwa antara tahun 1496 SM sampai tahun 1861, suatu kurun waktu selama 3.500 tahun terdapat 227 tahun damai dan 3.130 tahun perang. Dengan kata lain, untuk setiap tahun damai ada 13 tahun perang.
Sejak tahun 1861 sampai sekarang, dunia mengalami lagi ratusan dan bahkan ribuan perang dan bentuk-bentuk kekerasan bersenjata lainnya. Di antara yang terpenting adalah peperangan karena penjajahan Barat terhadap wilayah-wilayah koloninya, PD I, PD II, Perang Arab-Israel, Perang Korea, Perang Vietnam, Perang Teluk, dan lain-lain.
Melihat realitas hubungan internasional di atas, dapat dikatakan bahwa perang dan damai adalah ibarat “dua sisi dari satu keping mata uang” yang sama. Keduanya adalah konsep yang menyatu dan tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya. Hal ini diperkuat oleh adagium “Civic Pacem Para Bellum” (Kalau mengeksploitasi manusia dan alam yang ada di dalamnya). Atau dengan kata lain, praktek perang semacam itu dinamakan dengan “kolonialisme”.
Pengaruh pergolakan dunia menjelang Perang Dunia I dan II langkah pertama menuju kebangkitan nasional yaitu tiga dasawarsa pertama abad XX bukan hanya menjadi saksi penentuan wilayah Indonesia yang baru dan suatu pernyataan kebijakan penjajahan yang baru. Masalah-masalah dalam masyarakat Indonesia juga mengalami perubahan yang begitu besar sehingga dalam masalah-masalah politik, budaya, dan agama rakyat Indonesia menempuh jalan baru. Perubahan yang cepat terjadi di semua wilayah yang baru saja ditaklukkan oleh Belanda. Akan tetapi, dalam hal gerakan-gerakan antipenjajahan dan pembaharuan yang mula-mula muncul pada masa ini, Jawa dan daerah Minangkabau di Sumatera menarik perhatian yang khusus. Perubahan-perubahan yang terjadi di sana sedemikian rupa sehingga sejarah Indonesia modern memasuki zaman baru dan memperoleh kosa kata baru. Alasan-alasan yang mendorong Jawa dan Minangkabau menjadi pelopor dalam perubahan yang mendadak ini cukup jelas. Tingkatan kekacauan dan perubahan sosial di Jawa telah dijelaskan di dalam bab-bab terdahulu. Minangkabau telah mengalami pembaharuan besar-besaran dalam agama Islam yang pertama di Indonesia di bawah kaum Padri, telah mengalami perubahan-perubahan yang besar sejak dipaksakannya kekuasaan Belanda, dan memiliki tradisi untuk berhubungan secara aktif dengan dunia luar yang telah membukanya bagi ide-ide baru. Ketika raja-raja Bali dan kaum ulama Aceh masih berjuang untuk mempertahankan tatanan yang lama dari upaya penaklukan penjajah, maka orang-orang Minangkabau dan rakyat Jawa meletakkan dasar-dasar bagi suatu tatanan baru.
Kunci perkembangan pada masa ini adalah munculnya ide-ide baru mengenai organisasi dan dikenalnya definisi-definisi baru dan lebih canggih tentang identitas. Ide baru tentang organisasi meliputi bentuk-bentuk kepemimpinan yang baru, sedangkan definisi yang baru dan lebih canggih mengenai identitas meliputi analisis yang lebih mendalam tentang lingkungan agama, sosial, politik, dan ekonomi. Pada tahun 1927 telah terbentuk suatu jenis kepemimpinan Indonesia yang baru dan suatu kesadaran diri yang baru, tetapi dengan pengorbanan yang sangat besar. Para pemimpin yang baru terlibat dalam pertentangan yang sengit satu sama lain, sedangkan kesadaran diri yang semakin besar telah memecah belah kepemimpinan ini lewat garis-garis agama dan ideologi. Pihak Belanda mulai menjalankan suatu tingkat penindasan baru sebagai jawaban terhadap perkembangan-perkembangan tersebut. Periode ini tidak menunjukkan pemecahan masalah, tetapi merubah pandangan kepemimpinan Indonesia itu mengenai diri sendiri dan masa depannya.
Dr. Wahidin Soedirohoesodo (1857-1917) adalah pembangkit semangat organisasi yang pertama itu. Sebagai seorang lulusan sekolah ‘Dokter Jawa’ di Weltvreden (yang sesudah tahun 1900 dinamakan STOVIA), dia bekerja sebagai dokter pemerintah di Yogyakarta sampai tahun 1899. Pada tahun 1901 dia menjadi redaktur majalah Retnadhoemilah (‘Ratna yang berkilauan’) yang dicetak dalam bahasa Jawa dan Melayu untuk kalangan pembaca priyayi dan mencerminkan perhatian priyayi terhadap masalah-masalah dan status mereka. Selain seorang yang berpendidikan Barat Wahidin adalah seorang pemain musik Jawa klasik (gamelan) dan wayang yang berbakat. Dia memandang bahwa kebudayaan Jawa dilandasi oleh ilham Hindu-Budha, rupanya bependapat bahwa sebagian penyebab kemerosotan masyarakat Jawa adalah kedatangan agama Islam dan berusaha memperbaiki masyarakat Jawa melalui pendidikan Belanda.
Pada tahun 1907 Wahidin berkunjung ke STOVIA dan di sana, di salah satu lembaga terpenting yang menghasilkan priyayi rendah Jawa, dia melihat adanya tanggapan yang bersemangat dari murid-murid sekolah tersebut. Diambil keputusan untuk membentuk suatu organisasi pelajar guna memajukan kepentingan-kepentingan priyayi rendah dan pada bulan Mei 1908 diselenggarakan suatu pertemuan yang melahirkan Budi Utomo. Nama Jawa ini (yang seharusnya dieja Budi Utama) diterjemahkan ke dalam bahasa Belanda oleh organisasi tersebut sebagai het schoone striven (ikhtiar yang indah), tetapi menurut konotasi-konotasi bahasa Jawa yang beraneka ragam nama itu juga mengandung arti cendekiawan, watak, atau kebudayaan yang mulia.
Budi Utomo pada dasarnya tetap merupakan suatu organisasi priyayi Jawa. Organisasi ini secara resmi menetapkan bahwa bidang perhatiannya meliputi penduduk Jawa dan Madura; dengan demikian, mencerminkan kesadaran administrasi kedua pulau itu dan mencakup masyarakat Sunda dan Madura yang kebudayaannya mempunyai kaitan erat dengan Jawa. Bukan bahasa Jawa melainkan bahasa Melayu yang dipilih sebagai bahasa resmi Budi Utomo. Namun demikian, kalangan priyayi Jawa dan (sampai tingkat yang jauh lebih kecil) Sunda adalah yang menjadi inti dukungan Budi Utomo. Rasa keunggulan budaya orang Jawa cukup sering muncul ke permukaan; bahkan di Bandung ada cabang-cabang tersendiri untuk anggota-anggota orang-orang Jawa dan Sunda. Budi Utomo tidak pernah memperoleh landasan rakyat yang nyata di antara kelas-kelas bawah dan mencapai jumlah keanggotaan tertinggi, yaitu hanya 10.000 orang, pada akhir tahun 1909. Organisasi ini pada dasarnya juga merupakan suatu lembaga yang mengutamakan kebudayaan dan pendidikan; seperti yang akan terlihat di bawah ini, organisasi tersebut jarang memainkan peran politik yang aktif.
Pada bulan Oktober 1908 Budi Utomo menyelenggarakan kongresnya yang pertama di Yogyakarta. Pada saat itu Wahidin sudah hanya menjadi tokoh bapak saja dan bermunculan suara-suara baru untuk mengatur organisasi tersebut. Suatu kelompok minoritas dipimpin oleh Tjipto Mangunkusumo (1885-1943) yang juga seorang dokter dan yang sifatnya radikal. Dia ingin agar Budi Utomo menjadi partai politik yang berjuang untuk mengangkat rakyat pada umumnya daripada hanya golongan priyayi, dan kegiatan-kegiatannya lebih tersebar di seluruh Indonesia daripada terbatas di Jawa dan Madura saja. Tjipto juga tidak mengagumi kebudayaan Jawa sebagai dasar bagi peremajaan kembali. Dr. Radjiman Wediodiningrat (1879-1951), seorang ‘Dokter Jawa’ lain, mengemukakan ide-idenya pula. Dia dipengaruhi kebudayaan Jawa, dialektika G.W.F. Hegel, subyektivisme I. Kant, dan anti rasionalisme H. Bergson, dan sudah menganut doktrin-doktrin mistik Teosofi sebagai perpaduan Timur dan Barat. Teosofi adalah salah satu di antara gerakan-gerakan yang menyatukan elite Jawa, orang-orang Indo-Eropa, dan orang-orang Belanda pada masa itu, dan sangat berpengaruh di kalangan banyak anggota Budi Utomo. Akan tetapi, baik Tjipto maupun Rajiman tidak berhasil mendapatkan kemenangan. Tjipto tampaknya merupakan seorang radikal yang berbahaya dan Radjiman rupanya seorang reaksioner yang kaku. Dipilih suatu dewan pimpinan yang didominasi oleh para pejabat generasi tua yang mendukung pendidikan yang semakin luas bagi kaum priyayi dan mendorong kegiatan pengusaha Jawa. Tjipto terpilih sebagai anggota dewan, tetapi mengundurkan diri pada tahun 1909 dan akhirnya bergabung dengan Indische Partij yang radikal.
Gubernur Jenderal van Heutsz menyambut baik Budi Utomo sebagai tanda keberhasilan politik Etis. Memang itulah yang dikehendakinya; suatu organisasi pribumi yang progresif-moderat yang dikendalikan oleh para pejabat yang maju. Pejabat-pejabat Belanda lainnya mencurigai Budi Utomo atau semata-mata menganggapnya sebagai gangguan yang potensial. Akan tetapi, pada bulan Desember 1909 organisasi tersebut dinyatakan sebagai organisasi yang sah. Adanya sambutan yang hangat dari Batavia menyebabkan banyak orang Indonesia yang merasa tidak puas dengan pemerintah untuk mencurigai Budi Utomo itu. Sepanjang sejarahnya (organisasi ini secara resmi dibubarkan pada tahun 1935) sebenarnya Budi Utomo seringkali tampak sebagai partai pemerintah yang seakan-akan resmi (dikutip dari M.C. Ricklefs, 1989: 228-251).
Sejak itulah, tepatnya tanggal 20 Mei 1908 kedewasaan politik bangsa Indonesia yang ditopang oleh rasa ingin merdeka mulai tampak dengan segala cara, gaya dan asas, serta sifat organisasi. Dari mulai asas kepriyayian yang intelek “Budi Oetomo”. Selanjutnya muncul organisasi-organisasi politik, sosial, keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan yang semuanya merupakan dinamika ‘kebangkitan nasional’ sebagai bentuk aneka perlawanan kepada penjajah hingga menembus tahun 1920-an, 1930-an, dan 1940-an hingga tercapainya kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945.
Pendidikan dan Pendidikan Politik
Pendidikan
Pendidikan sendiri menurut Lengeveld adalah membimbing anak didik dari tingkat belum dewasa menuju ke kedewasaan. Berarti kriteria keberhasilan pendidikan adalah kedewasaan.
Ki Hajar Dewantara, seorang Bapak Taman Siswa, menganggap pendidikan sebagai “daya upaya untuk mewujudkan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter, pikiran (intelek)) dan tubuh anak untuk memajukan kehidupan anak didik selaras dengan dunianya” (Wasty Soemanto Hendayat Soetopo, 1982:3).
Konsep Model Pendidikan di Indonesia
Sejak berkembangnya kebudayaan manusia Indonesia, konsep pendidikan anak pada masa prenatal mau pun pos-natal melalui pendidikan informal/keluarga telah terpola secara kultural. Apalagi setelah Civilized Human Being di Indonesia itu menganut agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sampai saat ini “benang emas” pengaruh keagamaan tetap dominan baik dalam konsep maupun dalam tujuan pendidikan. Bahkan sejak lama sebelum Indonesia merdeka lembaga-lembaga keagamaan di Indonesia telah sanggup melaksanakan pendidikan formal dengan tujuan dan konsep serta sistem pendidikan yang matang. Konsep pendidikan formal ala Indonesia, terutama bagi pendidikan umum mulai berkembang sejak lahirnya pergerakan nasional yang dipelopori oleh “Boedi Oetomo”. Hal ini bangkit karena bangsa Indonesia yakin bahwa untuk mencapai kemerdekaan, melenyapkan penjajahan harus dilawan dengan kecerdikan diplomasi bukan hanya dengan mengangkat senjata. Kecerdikan dan kearifan itu hanya bisa dimiliki melalui pendidikan intelektual dan moral.
Konsep pendidikan yang menonjol baik yang dapat bertahan sampai sekarang mau pun yang hanya tinggal pengaruhnya dan mewarnai/diserap oleh konsep pendidikan nasional masa kini, antara lain:
a) Pendidikan Muhammadiyah
Konsep pendidikan yang dikembangkan oleh organisasi keagamaan Muhammadiyah ini membuka tabir masyarakat terisolasi akibat penjajahan adalah kehidupan beragama secara terbuka, memasyarakat dan bersatu, kehidupan sosial, kehidupan politik, dan perhatian terhadap kepentingan nasional. Dengan singkat konsep pendidikan ini mendasarkan diri kepada asas sosial edukatif, religius, dan nasional. (Pemuka : K.H.A. Dahlan).
b) Pendidikan Taman Siswa
Konsep pendidikan Taman Siswa yang secara operasional dimulai pada tanggal 3 Juli 1922 lebih bersifat positif nasional, pedagogis, serta kulturil. Tujuan awal dari lembaga pendidikan ini adalah jelas membawa bangsa Indonesia mencapai tujuan politik yaitu kemerdekaan bangsa Indonesia. Asas pendidikan Taman Siswa ditekankan pada “kodrat alam”, yang berarti bahwa hak anak akan kebebasannya dinyatakan tidak tanpa batas, termasuk batas lingkungan kebudayaan. Pertumbuhan anak didik menurut kodratnya berarti bertumbuh dan berkembang menurut bakat dan pembawaannya. Konsep pendidikan ini mengembangkan asas pendidikan “Pancadarma Taman Siswa” yang meliputi: (i) asas kemerdekaan, (ii) asas kodrat alam, (iii) asas kebudayaan, (iv) asas kebangsaan, dan (v) asas kemanusiaan (Pemuka: Ki Hajar Dewantara).
c) Pendidikan INS Kayutanam
Konsep pendidikan yang dipolakan oleh Indische Nationale School Kayutanam merupakan konsep pendidikan yang lebih memperhatikan pemupukan bakat anak. Konsep ini terpengaruh oleh cita-cita John Dewey yang pragmatis dan Kerschensteiner dengan “Arbeitschule”-nya dengan didorong oleh keyakinan bahwa Tuhan tidak sia-sia menjadikan manusia dan alam lainnya, mesti semuanya ada gunanya. Bila tidak berguna pasti karena kita tidak dapat menggunakannya. Dasar pendidikan adalah “aktivitas” dengan tujuan “melahirkan dan memupuk semangat bekerja dan percaya kepada diri sendiri (self help).” Akan tetapi, sistem ini hanya berkembang sebagian pada konsep PLS sekarang (Pemuka: Muhammad Sjafei).
d) Pendidikan Nasional setelah Indonesia Merdeka
Bila kita kaji lebih teliti, maka konsep pendidikan nasional Indonesia yang kita kenal sekarang ini merupakan hasil ramuan halus dari nilai-nilai budaya bangsa dengan ragi penyegar pengaruh teori-teori dan konsep pendidikan yang diresepsi secara teliti dan hati-hati dari unsur-unsur pendidikan Barat yang sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa tersebut. Kemudian, apabila kita kaji pula azas dan tujuan dari konsep pendidikan nasional Indonesia sejak awal kemerdekaan hingga sekarang mengandung jalur konsistensi yang pada prinsipnya berasas Pancasila dan dijadikan upaya bagi menuju kesejahteraan bangsa.
Sampai saat ini, konsepsi pendidikan nasional ditinjau dari segi kebutuhan pembangunan bangsa adalah:
(1) Pendidikan berlangsung seumur hidup dan dilaksanakan dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat.
(2) Pendidikan bersifat semesta, artinya meliputi semua segi kehidupan manusia dan unsur kebudayaan: moral dan etika, logika, estetika, keterampilan, dan sebagainya. Menyeluruh artinya seluruh kegiatan pendidikan meliputi semua jenis dan jenjang pendidikan, di dalam dan di luar sekolah. Terpadu artinya seluruh usaha dan kegiatan pendidikan jelas kaitan fungsional antara jenjang dan jenis serta serasi dengan pembangunan nasional.
(3) Pendidikan adalah bagian dari kebudayaan masyarakat dan oleh karena itu harus menjadi alat pelestarian dan pembangunan kebudayaan dan sebagai alat untuk mencapai tujuan masyarakat.
Pendidikan Politik
Ada pun yang dimaksud dengan pendidikan politik yang dikemukakan oleh Alfian (1986:235) dalam bukunya Pemikiran dan Perubahan Politik Indonesia, sebagai berikut: ”Pendidikan politik dapat diartikan sebagai usaha yang sadar untuk mengubah proses sosialisasi politik masyarakat sehingga mereka memahami dan menghayati betul nilai-nilai yang terkandung dalam suatu sistem politik yang ideal yang hendak dibangun”.
Sedangkan yang dimaksud dengan pendidikan politik menurut Instruksi Presiden No. 12 tahun 1982 tentang Pola Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Politik Generasi muda adalah sebagai berikut: “Pendidikan politik merupakan rangkaian usaha untuk meningkatkan dan memantapkan kesadaran politik dan kenegaraan guna menunjang kelestarian Pancasila dan UUD 1945 sebagai budaya politik bangsa. Pendidikan politik juga harus merupakan bagian proses perubahan kehidupan politik bangsa Indonesia yang sedang dilakukan dewasa ini dalam rangka usaha menciptakan suatu sistem politik yang benar-benar demokratis, stabil, efektif, dan efisien”.
Dengan demikian pendidikan politik adalah proses penurunan nilai-nilai dan norma-norma dasar dari ideologi suatu negara yang dilakukan dengan sadar, terorganisir, dan berencana dan berlangsung kontinyu dari satu generasi kepada generasi berikutnya dalam rangka membangun watak bangsa (national character building).
Nilai-nilai yang dimaksud adalah nilai-nilai Pancasila, tiada lain merupakan cerminan hati nurani dan sifat khas karakteristik bangsa, bukanlah nilai-nilai yang secara hakiki lahir pada saat kemerdekaan, melainkan telah tumbuh dan berkembang melalui proses sejarah yang panjang. Nilai ini berasal dari kodrat budaya dan menjadi milik seluruh rakyat. Hal ini tercermin dalam watak, kepribadian, sikap, dan tingkah laku bangsa Indonesia.
Pendidikan politik berfungsi untuk memberikan isi dan arah serta pengertian kepada proses penghayatan nilai-nilai yang sedang berlangsung. Ini berarti bahwa pendidikan politik menekankan kepada usaha pemahaman tentang nilai-nilai yang etis normatif, yaitu dengan menanamkan nilai-nilai dan norma-norma yang merupakan landasan dan motivasi bangsa Indonesia serta dasar untuk membina dan mengembangkan diri guna ikut serta berpartisipasi dalam kehidupan pembangunan bangsa dan negara.
Pemasyarakatan nilai-nilai pendidikan politik di Indonesia sebenarnya telah dilakukan jauh sebelum masa kemerdekaan melalui berbagai kegiatan organisasi dan gerakan politik, baik di dalam mau pun di luar negeri yang dilakukan oleh generasi muda Indonesia guna memperoleh hak politiknya yang dibelenggu oleh mekanisme penjajahan.
Sejak tahun 1908, partai-partai politik dan organisasi massa lainnya tumbuh dengan pesatnya. Organisasi politik pertama yang disebut-sebut sebagai organisasi modern di Indonesia berdiri pada tahun 1908 yaitu Budi Utomo. Mula-mula lapangan geraknya adalah organisasi ini bergerak pula dalam bidang politik. Timbulnya angkatan 1908 ini, dalam sejarah Indonesia memiliki ciri khas, yaitu merintis perjuangan kemerdekaan Indonesia menggunakan organisasi.
Pada tahun 1912 muncullah Serikat Islam di bawah pimpinan H.O.S. Cokroaminoto, Indische Partij di bawah pimpinan Douwes Dekker, Soewardi Suryaningrat, dan Ciptomangunkusumo. Tahun 1927 lahir Partai Nasional Indonesia atau PNI yang dipimpin oleh Ir. Soekarno, tahun 1931 lahir Partai Indonesia yang dipimpin oleh Mr. Sartono, tahun 1931 lahir Partai Nasional Indonesia atau dikenal dengan PNI Baru yang dipimpin oleh Drs. Mohammad Hatta dan Sutan Syahrir, tahun 1937 lahir Gerak Indonesia atau Gerindo yang dipimpin oleh Mr. Amir Syarifuddin dan Mohammad Yamin.
Dalam periode pergerakan ini, muncul suatu angkatan yang berperan sebagai pematangan kesadaran politik rakyat, yaitu angkatan 1928. Sebutan itu didasarkan atas dicetuskannya Sumpah Pemuda oleh para pemuda yang berkonggres di Jakarta pada tanggal 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda merupakan tonggak penting dalam proses pematangan kesadaran kebangsaan menuju terwujudnya proklamasi kemerdekaan.
Memasuki masa sesudah proklamasi kemerdekaan, pemasyarakatan nilai-nilai politik berlangsung dan berkembang terus dengan tantangan perjuangan yang semakin berat dalam rangkaian melanjutkan usaha menyadarkan masyarakat akan kepentingan politik bangsa.
Pemasyarakatan nilai-nilai politik ini lebih diarahkan guna mengalihkan semangat perjuangan kemerdekaan kepada usaha-usaha pengisian kemerdekaan dan kemajuan kehidupan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Asas Pendidikan Politik
Sebelum kita membahas asas-asas yang digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan politik, terlebih dahulu kita kaji landasan pokok pendidikan politik bagi generasi muda Indonesia.
Landasan pokok yang dipergunakan dalam penyelenggaraan pendidikan politik bagi generasi muda adalah landasan yang pada prinsipnya telah mendasari kehidupan nasional bangsa Indonesia. Agak berbeda dengan landasan-landasan yang dipergunakan dalam bidang lainnya, pendidikan politik sesuai dengan ciri khasnya, memasukkan pula landasan kesejarahan.
Ada pun landasan pokok penyelenggaraan pendidikan politik bagi generasi muda menurut Inpres No. 12 Tahun 1982 adalah sebagai berikut:
a) Landasan ideologi adalah Pancasila.
b) Landasan konstitusional adalah UUD 1945.
c) Landasan historis adalah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Proklamasi Kemerdekaan Agustus 1945.
Asas adalah prinsip-prinsip pokok yang harus diterapkan dan dipegang teguh dalam perencanaan dan pelaksanaan sesuatu/kegiatan. Jadi yang dimaksud dengan asas-asas pendidikan politik adalah prinsip-prinsip pokok yang harus diterapkan dan dipegang teguh dalam perencanaan dan pelaksanaan pendidikan politik. Asas-asas pokok yang dipergunakan dalam melaksanakan dan menyelenggarakan pendidikan politik pada prinsipnya didasarkan atas asas yang sesuai dengan keadaan serta sifat bangsa Indonesia. Ada pun asas-asas pelaksanaan pendidikan politik bagi generasi muda tersebut seperti tercantum dalam Inpres No. 12 Tahun 1982, adalah sebagai berikut:
a) Asas Umum
Pada dasarnya pelaksanaan pendidikan politik bagi generasi muda dilandaskan kepada asas-asas yang sesuai dengan keadaan serta sifat bangsa Indonesia, khususnya generasi muda, yang dipadukan dengan dinamika perkembangan kehidupan nasional dan kemajuan yang telah dicapai sehingga sasaran yang dikehendaki dengan pendidikan politik ini akan tercapai secara berdaya guna dan berhasil guna serta dimanfaatkan secara tepat guna oleh masyarakat dan diwujudkan dalam tingkat partisipasi yang sebesar-besarnya.
b) Asas Demokrasi
Penyampaian bahan pendidikan politik bagi generasi muda dilakukan melalui jalan mendidik, mengajak, menampung, serta menyalurkan gagasan yang berkembang. Ia harus berciri demokrasi budaya Pancasila atas dasar komunikasi timbal-balik yang penuh tanggung jawab dan musyawarah untuk mufakat dalam perbedaan pendapat yang dilakukan dengan sesadar-sadarnya sebagai bangsa.
c) Asas Keterpaduan
Pendidkan politik bagi generasi muda harus menunjang terbinanya persatuan dan kesatuan bangsa serta menjamin stabilitas serta kepemimpinan nasional. Dalam dinamikanya, pendidikan politik harus terpadu, selaras, serasi, dan seimbang dengan strategi nasional sehingga akan dapat tercapai suatu tata kehidupan nasional yang semakin maju dan bersatu.
d) Asas Manfaat
Pendidikan politik bagi generasi muda diselenggarakan sedemikian rupa, baik dalam bahan mau pun caranya sehingga hasil yang dicapai dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Ia harus dapat meningkatkan kesadaran hidup berbangsa dan bernegara, mau pun bangsa dan pengembangan pribadi.
e) Asas Bertahap, Berjenjang, dan Berkelanjutan
Penyelenggaraan pendidikan politik bagi generasi muda dilakukan melalui penahanan secara berjenjang, baik dari segi pertumbuhan alamiah manusia dari usia bawah mau pun dari segi pertumbuhan kehidupan masyarakat melalui organisasi yang ada atau golongan pendidikan, mulai dari pimpinan sampai kepada yang lebih besar di bawahnya. Ia semata-mata harus didasarkan atas kemampuan obyektif manusia. Di samping itu, pendidikan politik harus dilaksanakan secara terus-menerus dan harmoni, sebagai suatu proses pematangan manusia Indonesia seutuhnya dan seluruh masyarakat Indonesia yang makin maju dan berkembang.
f) Asas Aman
Pendidikan politik bagi generasi muda menunjang kehidupan nasional dengan semakin tingginya kesadaran berbangsa dan bernegara dan terpeliharanya laju pembangunan nasional. Sebagai kondisi, ia harus dapat menciptakan ketahanan dan ketangguhan manusia Indonesia dan masyarakat secara keseluruhan terhadap setiap kendala dan tantangan yang dihadapi. Ia harus aman dari berbagai pengaruh negatif yang berasal dari dalam dan luar negeri.
Maksud dan Tujuan Pendidikan Politik Masa Kini
Menumbuhkan kembali semangat kebangsaan, cinta tanah air, kebanggaan berbangsa dan bernegara, menyegarkan kembali jiwa yang cinta damai dan cinta kemerdekaan. Menjunjung tinggi ideologi negara dan menghormati kepada pemerintah disertai tawakal kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Sedangkan yang menjadi tujuan pendidikan politik bagi generasi muda sebagaimana tercantum dalam Inpres No. 12 tahun 1982 adalah sebagai berikut:
Tujuan pendidikan politik ini ialah menciptakan generasi muda Indonesia yang sadar akan kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagai salah satu usaha untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya yang perwujudannya akan tercermin dalam sejumlah ciri watak dan kepribadiannya sebagai berikut:
Hal ini berarti melalui kegiatan pendidikan politik diharapkan terbentuk warga negara yang berkepribadian utuh, berketerampilan, sekaligus juga berkesadaran yang tinggi sebagai warga negara yang baik, sadar akan hak dan kewajiban serta memiliki tanggung jawab yang dilandasi oleh nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Proses pencapaian tujuan pendidikan politik tersebut tidak dapat dilihat secara langsung namun memerlukan waktu yang cukup lama, hal ini disebabkan karena pendidikan politik berhubungan dengan aspek sikap dan perilaku seseorang. [H. Endang Sumantri, Guru Besar Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia] Referensi
Mau belanja barang, pilih mana, kualitas ekspor atau kualitas impor?
In country on Thursday , 11 June 2009 at 11:13 AMBeberapa tahun lalu banyak produk yang djual di pasaran Indonesia suka mengakali rakyat Indonesia. Dalam iklan sering ditampilkan kata-kata sakti yang dianggap menarik hati konsumen sehingga diharapkan mau belanja produk itu. Kata-katanya? Produk itu dikemas dengan label : Import Quality (Kualitas Impor). Sehingga terkesankan ini produk luar negeri, meskipun sesungguhnya produk itu diproduksi di dalam negeri. Cara ini semestinya bagus, sepanjang kualitas produk itu memang betul-betul mempunyai standar tinggi/internasional secara nyata, bukan hanya dalam kata-kata saja. Ini khan cara meyakinkan konsumen. Sehingga kalau konsumen beli barang/produk itu nggak bakalan rugi/tertipu dan tentu akan memunculkan tingkat kepuasan konsumen yang baik.
Jadi mestinya tidak cukup hanya melabelin produk dengan Import Quality tapi mutu barang hancur-hancuran. Selain itu, ada memang produk yang benar-benar impor, sehingga ya betul saja kalau dipasang label Import Quality. Namun tahukah anda,TIDAK SEMUA BARANG IMPOR ITU BERMUTU. Contohnya, lihat saja barang-barang dari China yang banyak beredar di pasaran Indonesia, kualitasnya hancur-hancuran, yang lebih parah lagi, standar spesifikasinya kadang-kadang tidak pas alias ada selisih sehingga sering ada masalah pada kompatibilitasnya dengan perangkat yang kita punyai sebelumnya. Saya juga mengalami hal ini pada beberapa produk peripheral elektronik yang pernah saya beli. Makanya jangan mau sekadar tempelan Import Quality sudah menjadi acuan anda untuk belanja barang/produk apapun sekarang ini. Ingat pesan yang dapat kita tangkap: Tidak semua produk impor itu bagus. Juga jangan pernah berfikiran bahwa produk impor selalu lebih baik daripada produk Indonesia. Teliti dan “rewel” sedikit-lah kalau mau belanja, biar kekecewaan tidak melanda diri anda. Apalagi sekarang ini tidak sedikit “barang tembakan” yang beredar di pasar Indonesia, karena ulah manusia-manusia yang abnormal secara materi, alias manusia yang punya faham materialisme, mengeruk untung semaksimum mungkin dengan menghalalkan segala cara! Tanpa mau melihat kepada konsumen yang akan menanggung resiko rugi/tidak puas.
Nah, jaman sekarang, sudah sedikit ada perubahan cara berdagang yang menurut saya sama-sama menjebak, seperti yang saya tuliskan di atas. Apa itu? Sekarang lazim ditemukan label produk/barang yang dijual sudah berubah menjadi: Export Quality (Kualitas ekspor). Kesannnya barang yang ditawarkan itu sudah diekspor ke berbagai negara, sudah dikonsumsi oleh orang-orang luar negeri, sehingga logika yang dibangun pasti barang/produk itu punya standar/spesifikasi yang tinggi dan berkualitas. Ach, tipu-tipu juga. Siapa yang menjamin itu barang yang berkualitas dan sudah benar-benar diekspor? Teknik pemasaran juga ini. Jangan mudah terkecoh.
Lho, terus memilih yang mana nhi kalau mau belanja barang/produk? Import Quality atau Export Quality? Ada tipsnya:
1. Jangan pernah sekali-sekali membeli produk karena ada label-label itu (Import Quality atau Export Quality), tanpa mengenal barang itu secara jelas, jangan mudah percaya.
2. Sudahlah apapun alasannya sekarang ini, kita harus berfikir untuk negara dan bangsa kita sendiri apalagi di bidang ekonomi bisnis, belilah produk Indonesia, terutama produk yang nggak neko-neko dengan label-label itu, juga yang produknya ditampilkan jujur dengan kata-kata Made in Indonesia. Makanya cermati juga produk Indonesia yang sering-sering di labelin aneh-aneh, termasuk dengan tulisan Made in NegaraLain, padahal itu buatan Indonesia. Kalau yang beginian saya sarankan jangan dibeli, disamping menipu, juga nggak percaya diri sebagai bangsa dan negara Indonesia! Kehilangan Nasionalisme.
3. Minimumkan mengkonsumsi atau belanja barang/produk luar negeri, apalagi kalau nyata-nyata barang/produk sejenis itu sudah diproduksi di Indonesia.
Apa kata Kepala Staf TNI AU tentang profesionalisme, daya saing, dan perubahan?
In militer on Thursday , 11 June 2009 at 10:15 AMKasau Marsekal TNI Subandrio pada Pembekalan kepada Perwira Sekolah Staf Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) Angkatan ke-85 di Kampus Sekkau Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu, 9 Juni 2009 menyatakan:
Profesianalisme perwira TNI Angkatan Udara secara bulat mencerminkan kemampuan untuk memimpin dan membina organisasi TNI Angkatan Udara. Pada hakikatnya profesionalisme yang dikaitkan dengan tuntutan peran TNI Angkatan Udara serta dihadapkan kepada tantangan yang dihadapi, baik yang berdimensi luar negeri maupun dalam negeri, maka perwira TNI Angkatan Udara diharapkan mampu bertindak sebagai patriot, ahli dalam bidangnya, pemimpin, pembina dan pemikir. “Jiwa patriotisme haruslah melekat sepanjang masa pengabdian, sedangkan derajat keahlian dan kemampuan untuk memimpin, membina dan berpikir, tentu disesuaikan dengan tingkat kepangkatan dan jabatan perwira yang bersangkutan.”
Saat ini persaingan berubah secara mendasar, dari berkompetisi (Competition) menjadi perlawanan (Adversary), karenanya persaingan akan dimenangkan oleh mereka yang mampu memiliki daya saing tinggi dan berkelanjutan. Daya saing dimaksud adalah kemampuan bersaing dalam kecepatan (Speed) dan inovasi (Inovation), jadi bukan lagi berdasarkan siapa yang kuat atau besar, tetapi siapa yang cepat dan inovatiflah yang akan keluar sebagai pemenang.
Perubahan merupakan keniscayaan dan menjadi suatu keharusan, oleh karenanya perubahan harus dilaksanakan oleh seluruh personel TNI Angkatan Udara, dari tingkat terendah sampai dengan tingkat pengambil keputusan. Diperlukan pembaharuan, utamanya mindset (cara berpikir) secara berlanjut sesuai perubahan paradigma. Referensi
Yuk, dukung Taman Nasional Komodo sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia ….
In country on Wednesday , 10 June 2009 at 12:00 PMKalau kita cinta Indonesia tentu kita mesti tahu bahwa Taman Nasional Komodo,
Indonesia’s Komodo National Park includes the three larger islands Komodo, Rinca and Padar, as well as numerous smaller ones, for a total area of 1,817 square kilometers (603 square kilometers of it land). The national park was founded in 1980 to protect the Komodo dragon. Later, it was also dedicated to protecting other species, including marine animals. The islands of the national park are of volcanic origin.
lagi “bertarung” untuk memperebutkan tempat sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia (yang baru).
Kalau kita sebagai WNI Nomor 1, tentu ingin mendukung hal ini secara langsung. Bagaimana caranya? Ikuti dan isi pollingnya disini.
Terus bagaimana cara melihat ranking hasilnya secara live. Gampang, pantau saja disini. Posisi Taman Nasional Komodo yang masuk Grup E (Forest, National Parks, Nature Reserves) sekarang masih di ranking 9. Wah belum masuk 7 besar nhi … ayo dukung dong, dan kabarkan ke teman-teman lainnya sesama blogger atau rekan chating untuk ikut mendukung, biar nama Indonesia makin populer dan ada bagian Indonesia yang masuk 7 keajaiban dunia yang baru! Ini juga bagian dari pengembangan pariwisata kita ……………………..
Kalau kita cuek bebek hal-hal beginian, lihatlah hal yang sangat menyakitkan. Pulau Sipadan (yang dulu punya kita, sekarang dikuasai Malingsia, eh, Malaysia) ternyata bertengger di ranking 4 Grup B (islands). Mangkelkan dengernya?
Jadi, ayo kita dukung Taman Nasional Komodo kita yang aduhai itu …………… sekarang juga!
Bahasa Inggris punya sejuta kata hari rabu ini?
In indonesia on Wednesday , 10 June 2009 at 10:21 AMUntuk anda yang punya perhatian terhadap perkembangan bahasa dan matematika ini ada artikel menarik yang patut kita baca, bersumber dari CNN.
Bahasa Inggris (bakal) berisi lebih banyak kata-kata dibanding bahasa lain di planet ini dan akan mendapat tambahan kata hingga sejuta pada awal Rabu ini, menurut Global Language Monitor, sebuah situs yang menggunakan rumus matematika untuk menaksir bagaimana sering kata-kata diciptakan. Situs ini menaksir sejuta kata akan tercapai pada hari Rabu jam 5:22 pagi. Proses hitung langsung telah menghitung ada 999.985 kata bahasa Inggris mulai Selasa sore. Hingga kini (rabu siang WIB) proses countdown tinggal sekitar 6 jam lagi menuju sejuta kata.
“Ketepatan sejuta kata”, bagaimanapun, telah membuat orang yang melakukan projek hitungan kata suatu bahasa ini seperti suatu pariah di dalam masyarakat ilmu bahasa. Beberapa ahli bahasa mengatakan adalah mustahil untuk menghitung banyaknya kata-kata dalam suatu bahasa sebab bahasa-bahasa adalah selalu berubah, sebab mendefinisikan apa yang disebut sebagai kata adalah satu usaha tanpa berbuah. Paul J.J. Payack, presiden dan pemimpin analis kata Global Language, Monitor, mengatakan, bagaimanapun, bahwa estimasi jutaan kata tidaklah sepenting seperti gagasan di belakang projeknya, yang untuk menunjukkan bahwa Bahasa Inggris sudah menjadi suatu bahasa global dan kompleks. “Itulah sebuah bahasa manusia,” katanya.
Bahasa-bahasa lain, seperti Perancis, menurut Payack, menaruh dinding besar di sekitar kosa kata mereka. Bahasa Inggris justru membawa bahasa lain ke dalamnya. “Bahasa Inggris mempunyai tradisi menelan kata-kata baru secara utuh,” katanya. “Bahasa-bahasa lain menterjemahkan.” Internet, perdagangan global dan perjalanan global telah mempercepat kecenderungan meletakkan Bahasa Inggris dalam relasi dengan banyak kelompok-kelompok ilmu bahasa lainnya. Ini membuat Bahasa Inggris lebih rumit dan kaya, karena senantiasa punya terminologi baru. Meski demikian, Payack mengatakan ia tidak mengikutsertakan semua kata-kata baru di dalam perhitungannya. Kata-kata harus dipertimbangkan setidaknya digunakan paling sedikit 60 persen di dunia oleh pejabat formal. Dan mereka harus bisa dipertimbangkan telah sampai pada masyarakat yang berbeda komunitasnya. Satu istilah teknologi baru yang hanya dipahami di Lembah Silikon tidak akan dihitung sebagai sebuah kata yang medunia.
Model komputernya mengecek total dari 5.000 situs, kamus-kamus, penerbitan-penerbitan ilmiah dan artikel-artikel berita untuk melihat bagaimana sering kata-kata digunakan. Satu kata harus membuat 25.000 penampilan untuk dianggap sah. Payack menyatakan suatu kejadian berita juga mempunyai dorongan perluasan secara cepat terhadap Bahasa Inggris, yang ia katakan mempunyai lebih banyak kata-kata dibandingkan dengan bahasa lain. Bahasa Cina mandarin saja hanya memasukkan sekitar 450.000 kata. Terminologi bahasa Inggris seperti “Obamamania”, “defriend”, “wardrobe malfunction”, “zombie banks”, “shovel ready” dan “recessionista” semuanya tumbuh bersamaan kecenderungan berita terbaru yang beredar sekitar pemilihan presiden, penurunan drastis ekonomi dunia, online networking atau suatu peristiwa olahraga, kata Prayack. Sedangkan bahasa-bahasa lain tidak mengembangkan terminologi baru dalam berhubungan dengan fenomena semacam itu.
Ahli-ahli bahasa yang berbicara dengan CNN berkata mereka tidak sepakat dengan hasil hitungan Payack, tetapi mereka setuju bahwa Bahasa Inggris secara umum mempunyai kata-kata lebih banyak dibanding bahasa-bahasa lainnya. “Ini adalah kenyataan bahwa anda tidak bisa menghitung,” kata Jesse Sheidlower, editor Kamus bahasa Inggris Oxford. “Tak seorangpun dapat menghitung itu, dan untuk menganggap diri bahwa anda dapat menghitung secara total pasti nggak beres. Itu menyederhanakan hal-hal yang tidak bisa dilakukan.” Kamus bahasa Inggris Oxford saja mempunyai sekitar 600.000 kata, menurut Sheidlower. Itupun belum meliputi semua kata-kata. Sebagai contoh, Sheidlower mengatakan “great-great-great-great-great grandfather” bisakah dipertimbangkan sebagai satu kata, tetapi nyatanya tidak akan ada di dalam kamus. Hal yang sama dengan angka-angka, yang bisa dihitung berdasarkan satuannya “twenty” dan “three” – tetapi tidak selalu sebagai kelompok, seperti “two-hundred twenty-three.”
Bagian apa yang membuat determinasi banyaknya kata-kata dalam suatu bahasa sangatlah sulit adalah dikarenakan sangat banyaknya akar kata dan varian-variannya, kata Sarah Thomason, presiden Masyarakat Bahasa Amerika yang seorang profesor linguistik di University Michigan. Di dalam bahasa orang asli Alaska, dia berkata, ada lusinan kata untuk salju, tetapi diantara kata-kata itu terhubung bersama-sama dan tidak akan dihitung secara individu. Apakah itu berarti, bahwa “slush”, “powder” dan kata-kata salju lainnya di dalam Bahasa Inggris harus dihitung sebagai satu entri? Thomason menyebut penghitungan jutaan kata sebagai sebuah “gagasan yang menggairahkan” namun itu “semua hanyalah hiburan bukanlah suatu substansi.“
Ahli kamus dan ahli bahasa menghadapi kesulitan-kesulitan bila berusaha untuk menghitung kata-kata yang satu pengejaan tetapi dapat mempunyai beberapa arti, menurut Allan Metcalf Allan, seorang Profesor bahasa Inggris pada Perguruan Tinggi MacMurray di Illinois, dan seorang pengurus Masyarakat dialek Amerika. Kata bear dan b-e-a-r – apakah dua kata atau satu kata, sebagai contoh. Anda mempunyai satu kata benda yang satu makhluk liar dan kemudian juga b-e-a-r, yang berarti lain. “Jadi kenyataannya sangat tidak eksak apabila anda bisa menghitung kata yang jutaan itu“.
Payack berkata ia tidak mempertimbangkannya sebagai kepastian dalam perhitungan, hanya saja sebagai suatu penilaian yang menarik berdasar pada ukuran-ukuran kriteria yang sudah ia kembangkan. “Itu selalu satu estimasi,” katanya. “Itu seperti tingginya Puncak Everest adalah satu estimasi juga. Tingginya Puncak Everest sudah berubah 5 kali di dalam seumur hidupku sebab ketika kita mendapatkan alat lebih baik, estimasi juga mendapatkan hasil lebih baik.” Ia berkata, penghitungannya mempunya arti merayakan Bahasa Inggris sebagai bahasa global. Dan, ketika ia berkata dalam bahasa-bahasa lain diingatkan adanya perluasan bahasa Inggris. Ini merupakan suatu hal sangat besar pengaruhnya bahwa sangat banyak orang-orang hari ini bisa berkomunikasi dengan daftar kata-kata seperti itu.
Bagaimana dengan Bahasa Indonesia? Sepertinya punya enri kata yang lebih banyak lagi ya …. lebih dari sejuta mungkin, apalagi kalau diperkaya dengan bahasa-bahasa daerah. Ini salah satu Identitas Bangsa Indonesia lho. Sudah ada yang meneliti?
Menimbang-nimbang hasil survai Pemilu Presiden 2009, siapa percaya?
In pEndidikan on Tuesday , 9 June 2009 at 10:00 PM1. Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES)
Responden : 1.994 pemilik sambungan telepon rumah. Lokasi : 15 kota besar di Indonesia (Jakarta, Surabaya, Malang, Semarang, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Medan, Padang, Palembang, Makassar, Manado, Balikpapan, Banjarmasin, dan Denpasar). Metode : Wawancara langsung melalui telepon. Waktu : 3 Juni-4 Juni 2009.
Hasil survai, figur junci/utama : SBY, JK, dan Prabowo. Pada pasangan SBY-Boediono, pilihan masyarakat yang mendukung pasangan ini lebih dikarenakan figur SBY (72,5 persen) dibandingkan Boediono (2,2 persen). Pada pasangan JK-Wiranto, mereka yang mendukung pasangan ini lebih dikarenakan figur JK (63,2 persen) ketimbang Wiranto (tujuh persen). Pada pasangan Megawati-Prabowo, dukungan terhadap kedua figur relatif berimbang, meskipun figur Prabowo pada akhirnya lebih menjadi penentu pilihan (35,4 persen) dibandingkan Megawati (32,3 persen).
“Artinya wacana cawapres menentukan siapa capres terpilih tidak berlaku bagi pasangan SBY-Boediono dan JK-Wiranto. Namun untuk pasangan Megawati-Prabowo hal ini justru lebih berpengaruh,”
Jika melihat dari partai-partai utama penyokong koalisi pasangan capres/cawapres, terlihat pendukung Partai Demokrat di kota survei sangat solid mendukung SBY-Boediono (79,9 persen). Ini berbeda dengan soliditas Partai Golkar dan PDIP yang mengalami polarisasi pilihan. Di antara pendukung Partai Golkar, kurang dari separuh (44 persen) yang akan memilih JK-Wiranto. Sementara pendukung PDIP yang akan memilih Mega-Prabowo ada sebanyak 58 persen.
Dalam situasi ketidaksolidan para pendukung partai, pasangan SBY-Boediono diuntungkan karena mendapat limpahan suara yang cukup signifikan dari pendukung Partai Golkar (25,2 persen) dan PDIP (17,2 persen). Polarisasi pilihan ini juga terjadi pada pendukung PKS dan PAN. Meskipun pilihan terbanyak ditujukan kepada SBY-Boediono, tetapi pasangan JK-Wiranto juga mendapatkan dukungan yang relatif signifikan dari kedua partai pendukung koalisi SBY-Boediono. Pemilih PKS yang beralih ke JK-Wiranto ada 17,2 persen, ke Mega-Prabowo 4,5 persen. Sedangkan pemilih PAN yang beralih ke JK-Wiranto ada 14 persen, ke Mega-Prabowo enam persen.
2. Lembaga Survai Indonesia (LSI)
Hasil survei LSI menempatkan JK-Wiranto pada posisi paling bawah dengan perolehan suara tujuh persen, Mega-Pro 16,4 persen, dan SBY-Boediono memperoleh suara 71 persen.
Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menempatkan pasangan SBY-Boediono masih tertinggi popularitasnya dibanding pasangan yang lain. Isu neoliberalisme yang menyerang Boediono terbukti tidak berpengaruh apa-apa kepada SBY. “Berarti faktor Boediono (neolib) tidak berpengaruh apa-apa,” kata ujar pengamat politik Lili Romli.
3. Lembaga Riset Informasi (LRI) Johanspolling
Hasil survei LRI Johanspolling, jika proses Pilpres 2009 digelar saat pertanyaan diajukan itu kepada responden, pasangan SBY-Boediono menjadi pemenang dengan 33 persen suara, disusul M Jusuf Kalla-Wiranto (29 persen), dan Megawati-Prabowo (20 persen). Adapun responden sisanya menyatakan belum menentukan pilihan. Namun, besaran hasil survei itu masih bisa berubah. Kemungkinan untuk itu terbuka lebar. Selain itu, LRI Johanspolling juga memprediksi Pilpres 2009 berlangsung dua putaran. Cuma soal pasangan mana yang akan masuk ke putaran kedua, kami belum bisa memastikannya. Semua mempunyai peluang yang sama masuk ke putaran kedua.
Hasil survei diperoleh melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terstruktur terhadap 2.096 responden berusia di atas 17 tahun atau telah menikah yang ada di 33 provinsi. Sampel dipilih dengan menggunakan metode sampling gugus bertahap (multi-stage cluster), dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,2 persen.
4. Lembaga Survei Nasional
| Penyelenggara dan metode | Waktu | Hasil |
|---|---|---|
| Lembaga Survei Nasional Metode: Survei kuantitatif Sampel: 1.230 Batas kesalahan: 2,8% |
15-21 Mei 2009 | SBY-Boediono 67,1%, Megawati-Prabowo 11,8%, JK-Wiranto 6,7%, belum tahu 13%, tidak memilih 1,6% |
5. Polling blog ini sampai dengan tanggal 8 Juni 2009, jam 12.00 WIB:
Dari 117 responden pengisi polling, 84 orang (72%) memilih SBY-Boediono, 21 orang (18%) memilih JK-Wiranto, dan 12 orang (10%) memilih Megawati-Prabowo.
Pesannya: Lembaga survei/polling mestinya tetap menjaga etika serta kejujuran, terutama terkait dengan berbagai metodologi survei yang mereka lakukan menjelang pemilu presiden-wakil presiden 8 Juli 2009 mendatang. Siapa masih percaya? Semuanya kembali kepada anda, terserah saja mau mencontreng siapa saja, luber. Yang penting gunakan Hak Pilih!
China mewajibkan software ‘pembunuh’ situs di setiap PC mulai 1 Juli 2009, lha kita?
In global on Tuesday , 9 June 2009 at 6:00 PMPemerintah China gerah dengan maraknya situs-situs yang dinilai negatif. Rupanya China tak ingin main-main dalam memerangi situs-situs tersebut. Mulai 1 Juli 2009, Negeri Tirai Bambu ini mewajibkan semua PC yang dijual agar dilengkapi dengan software pemblokir situs-situs tertentu. Dikutip dari Reuters, 8 Juni 2009, tujuan utama pengadaan software ini adalah untuk memblokir akses ke situs pornografi. Menurut pemerintah, hal ini demi melindungi kalangan remaja dari konten-konten ‘berbahaya’. Software bernama Green Dam-Youth Escort ini merupakan hasil kerja sama Jinhui Computer System Engineering Co dengan Beijing Dazheng Human Language Technology Academy Co.
Pemerintah Indonesia? Software anti situs porno yang pernah “ditawarkan” oleh Depkominfo terasa kurang gebyar sekarang … jadi? Ya, niru Pemerintah China dalam hal seperti ini nggak apalah, daripada generasi kita berikutnya “lupa batas”, kita ini di Indonesia dan masih di Indonesia lho ………………..
Negara kita memang kaya lho …. tapi kok ….?
In sumber daya on Tuesday , 9 June 2009 at 4:00 PMAset negara saja mencapai Rp 320,4 Triliun
Departemen keuangan telah melakukan revaluasi aset negara sebesar Rp 173,17 triliun hingga 5 Juni 2099. Dengan begitu jumlah saldo aset negara per 5 Juni 2009 berjumlah Rp 320,4 triliun, karena saldo awal aset negara adalah Rp 147,31 triliun. Hal ini dikatakan oleh Dirjen Kekayaan Negara Hadiyanto ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin malam (8/6/2009). “Saat ini Kementerian/Lembaga (K/L) yang sudah 100% direvaluasi asetnya ada 38 K/L,” ujarnya.
Pemerintah menargetkan revaluasi aset negara akan selesai seluruhnya pada akhir Maret 2010. Namun Hadiyanto berharap revaluasi aset negara akan selesai lebih awal. Belum selesainya revaluasi aset negara ini memang menjadi salah satu penyebab LKPP (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat) sampai saat ini mendapatkan opini disclaimer dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Karena itu Hadiyanto berharap revaluasi aset akan cepat diselesaikan. “Kalau dari sudut inventarisasi dan penilaian aset kita akan selesaikan secepat mungkin di tahun ini (2009), sehingga kalau perlu penyempurnaan di sisa waktu ini diselesaikan di tahun ini, kita akan terus berkonsultasi dengan BPK,” pungkasnya.
Terkait LKPP yang kemungkinan masih disclaimer hingga 2009, Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani menegaskan pihaknya sebenarnya telah melakukan banyak perbaikan. “Komposisi LKPP terus-menerus mendapatkan perbaikan terlihat dari meningkatnya K/L (Kementerian/Lembaga) yang mendapatkan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian. Kami akan terus kerjasama dengan BPK untuk meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan pemerintah pusat,” tuturnya.
Perbaikan LKPP sejak 2006-2008 berdasarkan data Departemen Keuangan adalah sebagai berikut:
a. Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), tahun 2006 ada 7 K/L, 2007 ada 16 K/L, dan 2008 ada 34 K/L;
b. Opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian) tahun 2006 ada 38 K/L, 2007 ada 31 K/L, dan 2008 ada 30 K/L;
“Yang harus diperbaiki adalah rekening lain-lain dan penerimaan hibah. Depkeu jauh lebih kompleks karena ada organisasi dan BUN (bendahara umum negara),” tegas Menkeu.
Jadi, kalau diperhatikan data-data ini jelas, negara kita ini memang kaya raya. Asetnya saja sampai tanggal 5 Juni 2009, telah mencapai Rp 320,4 Triliun. Belum yang lain-lain, belum tanah dan pulaunya, wuah kaya banget deh ….. dan setahu saya pendataan aset sekarang ini masih terus berjalan. Tapi, tapi lho, kenapa eh, kenapa ya … yang mengais di garis kemiskinan kok masih banyak …. yang kaya makin kaya? Opini WDP-nya masih banyak lho, tuh lihat tahun 2008 ada 30 K/L.
Bayangkan kalau aset-aset itu dibagikan ke setiap warganegara dalam bentuk kepemilikan saham, asyik juga ya?! Bisa dapat dividen tiap tahun …………..
Maaf, ini khusus buat mhs MIPA UGM yg lagi kul Kewarganegaraan.
In kEwarganegaraan on Tuesday , 9 June 2009 at 1:20 PMTUGAS KE-3 KEWARGANEGARAAN (BERSIFAT INDIVIDU)
a. Cari referensi dari manapun (internet, buku, media massa, dll) tentang faham EKONOMI NEOLIBERALISME, EKONOMI KERAKYATAN, dan EKONOMI PANCASILA.
b. Susun tulisan (esai) tentang:
1) Apa dan bagaimana faham EKONOMI NEOLIBERALISME.
2) Apa dan bagaimana faham EKONOMI KERAKYATAN.
3) Apa dan bagaimana faham EKONOMI PANCASILA.
4) Jelaskan perbedaan dan persamaan ketiga faham ekonomi tsb di atas.
5) Uraikan pandangan anda, Politik Strategi Nasional Indonesia menganut faham ekonomi manakah yang paling tepat?
c. Susun esai, rapi, jelas, diketik, kertas letter, huruf times new roman, uk. huruf 12, spasi single. Panjang esai minimum 5 halaman (tidak termasuk cover & daftar referensi).
d. Esai dlm bentuk file (.doc , .rtf atau .pdf) dikirim ke email saya (ingat khan?!) paling lambat 13 Juni 2009 dng menyebutkan nama, no. mhs, jurusan, perguruan tinggi pada cover depan esai.
e. Penilaian jawaban berdasarkan: validitas referensi/sumber (wajib ada daftar referensi), mutu gagasan & solusi, signifikansi esai, format, dan ketepatan batas waktu pengumpulan.
Thanks, selamat belajar, semoga sukses.
Pancasila ”Pendongkrak” Ketahanan Bangsa dan Pilpres
In pEndidikan on Tuesday , 9 June 2009 at 12:00 PMPROSES “Kehamilan dan kelahiran” Pancasila sangat luar biasa, kemudian juga tumbuh kembangnya yang subur; namun di umur ‘lansia’ negara ini sepertinya habis manis sepah dibuang, disia-siakan (orang Jakarta bilang, kasihan dech loe). Bukankah Pancasila telah terbukti sebagai unsur penting kearifan lokal dan ketahanan bangsa? Mengapa pada saat pemilu legislatif yang lalu tak terdengar gaungnya? Bagaimana pada kampanye pilpres ini?
Historis Luar Biasa
Setelah Budi Oetomo sebagai organisasi (yang berorientasi kemerdekaan) pertama lahir pada tanggal 20 Mei 1908, disusul kemudian Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Tanah Air Indonesia”, maka kemudian pada sekitar Maret tahun 1945 sebagai persiapan (syarat) proklamasi kemerdekaan, Jepang memerintahkan Pemuda Soekarno dkk untuk menyusun dasar negara. Perintah ini sebenarnya bernada pelecehan, menyudutkan (Jawa’ “nglulu”), maka dengan semangat baja bak “rindik asu digitik”, benih-benih kehamilan Pancasila yang telah dikandung Ibu Pertiwi, dikonsepsikan dan disertai target waktu secepatnya, dilahirkanlah Pancasila sebagai dasar negara pada tanggal 1 Juni 1945 yang kemudian disusul dengan proses persiapan dan puncak Peristiwa Sejarah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945; suatu lompatan prestasi sejarah heroik yang luar biasa di saat kritis dan mendesak, mampu merumuskan dasar negara yang dua setengah bulan kemudian berhasil memproklamasikan kemerdekaan. Batang, ranting, daun butir-butir bunga Pancasila pun kemudian tumbuh subur berkembang sehat sebagai primadona pendidikan, pelatihan P4 dan pemersatu bangsa. Bagaimana perjalanan sejarah bangsa ini kemudian?
Pancasila Kini
Dirasakan semangat heroik nasionalisme persatuan, semangat kebersamaan, gotong royong, butir-butir Pancasila semakin hari semakin luntur, bahkan itu juga cenderung terjadi di pelosok desa yang kental dengan semangat budaya gotong royong merti dusunnya. Peristiwa-peristiwa heroik sejarah dan budaya kearifan lokal masa lalu, seakan-akan telah hanyut tertelan zaman.
Menurut banyak tokoh pengamat, Pancasila sebagai dasar negara secara historis, materi substansi, legal formal, efisiensi operasional sudah final, sehingga kalau saat ini cenderung timbul disharmoni disintegrasi kehidupan sosial budaya masyarakat bangsa, justru kita harus merefleksikan, mengkaji dan menguatkan kembali pelaksanaan implementasi butir-butir Pancasila secara utuh komprehensif, bukan untuk menggugat afektivitasnya atau terlebih untuk menggantinya !! Hal ini sekaligus harus kita sadari bahwa Pancasila sungguh sangat penting sebagai modalitas kepercayaan diri, harga diri martabat kearifan lokal bangsa dan ketahanan nasional kita, dalam mengantisipasi derasnya arus globalisasi dan internasionalisasi budaya ideologis global. Ketahanan Nasional Pancasila adalah pola hidup selaras, serasi, seimbang sebagai kearifan lokal.
Budaya Toleransi
Salah satu contoh simpul pendongkrak Pancasila untuk menguatkan kearifan lokal dan ketahanan bangsa tersebut adalah budaya toleransi dan mengendalikan diri. Pancasila menekankan perlunya pengakuan, penghormatan, penghayatan toleransi dan pengendalian diri menjadi perilaku keseharian (budaya) masyarakat yang bhinneka, heterogen, multi kultur, multi religi, multi suku, multi pulau, multi partai, multi golongan, multi lapisan masyarakat, bahkan dalam skala kelompok kecil misalnya kampus adalah perbedaan profesi spesialis, sub spesialis, residen senior, residen junior, bahkan sampai tingkat terbawah dusun, RT menyangkut perbedaan-perbedaan lebih kecil lagi. Lebih dari itu juga diperlukan toleransi dan pengendalian diri terhadap alam, lingkungan, lahan pertanian serta keagungan ciptaan Allah yang lain; terlebih (terutama) pengendalian diri kita yang bersumber secara vertikal untuk menaati, mensyukuri, perintah firman-firman kasih kuasa Allah. Dengan toleransi, pengendalian diri kita bisa membentuk kebersamaan dan kegotong-royongan, kemudian membangun dusun, desa, masyarakat, instansi dan bangsa. Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh, Nah saat ini bukankah kita cenderung bercerai berai?
Demikian butir-butir dan simpul-simpul Pancasila yang lain, yang semestinya Pancasila kita implementasikan secara integratif, komprehensif. Kalau pada saat kampanye pemilu legislatif yang lalu, kita tidak banyak mendengar “gaungnya” Pancasila; tentu sangatlah relevan dan signifikan kalau kita (dalam memilih capres-cawapres nanti) juga menargetkan standar parameter penilaian naluri rasa-rasa keluhuran berAgama, Nasionalisme Pancasila, ekonomi Pancasila, budaya Pancasila, demokrasi Pancasila serta butir-butir Pancasila yang dihayati sekaligus dikampanyekan oleh ketiga pasangan capres-cawapres kita.
Kita bisa membayangkan sekaligus mengharapkan bahkan meyakinkan, betapa bangsa ini akan sangat kuat apabila para elite politik dan kemudian semua rakyatnya bersatu, bekerja sama membangun bersama! Roh dan kekuatan kita, apalagi kalau bukan Pancasila! Untuk itu bertitik tolak pada peringatan Hari Kelahiran Pancasila 2009 yang sangat monumental karena bersamaan dengan terpilihnya legislatif dan presiden baru nanti, marilah kita hidupkan kembali Pancasila.
Bersama Kita Pasti Bisa!
Selamat merefleksikan kembali butir-butir Pancasila dan Selamat memilih Capres-Cawapres yang Pancasilais, dan tentu Selamat mengimplementasikan kembali butir-butir Pancasia dan Selamat menghidupkan kembali Pancasila sebagai budaya bangsa, sehingga ungkapan persatuan dan kesatuan kita menjadi lebih lengkap “Satu Tanah Air, Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Budaya….. Indonesia”. *) Dokter JB Soebroto, Panitia Hari Bakti Dokter, Forum Komunikasi Sleman Sehat, Ketua Desa Wisata Sorowulan/Banyu Sumilir. Referensi
Cuma ada yang sedikit mengganjal saya, terutama soal “pengabdi Pancasila” kalau merujuk pada acara Kongres Pancasila di UGM tanggal 30 Mei s.d. 1 Juni 2009 beberapa waktu lalu. Apa itu? Dengan mata kepala sendiri, saya melihat memang yang hadir banyak sekali, sekitar 400 orang, sayangnya dari total yang hadir saya perkirakan 80% tokoh-tokoh tua, bapak-bapak dan ibi-ibu yang sudah sepuh, di atas 60 tahun-lah yang dominan. Pertanyaan saya, kemanakah kaum mudanya? Apakah Pancasila nggak populer di kalangan generasi muda? Aduh, trenyuh hati ini ….
Indonesia tetap paling menarik untuk investasi ……
In anggaran, bLog, e-goverment, eValuasi, global, hAm, hIdup, hunger, indonesia, informasi, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, pOlitik, rank, sumber daya, teknologi on Friday , 5 June 2009 at 11:00 AMHingga akhir Mei 2009, Indonesia tetap mencatat sebagai tempat investasi portofolio paling menguntungkan di kawasan regional. Penurunan BI Rate yang intensif sejak akhir tahun lalu tidak signifikan mengurangi daya tarik instrumen investasi di dalam negeri. Laporan Tinjauan Moneter Juni 2009 yang dirilis Bank Indonesia menunjukkan, selisih imbal hasil (yield spread) antara surat utang negara (SUN) dan US Treasury per akhir Mei 2009 mencapai 6,95 persen, tertinggi di Asia. Filipina di urutan kedua sebesar 4,36 persen, Thailand, Malaysia, dan Singapura di bawah 1 persen.
Yield spread antara Indonesia global bond dan US T-Note 10 tahun juga masih tinggi, mencapai 4,32 persen. Secara umum, selisih suku bunga dalam negeri dan luar negeri (uncovered interest rate parity/ UIP) masih sangat menarik, mencapai 7,45 persen. Bahkan, covered interest rate parity (CIP) atau selisih suku bunga setelah memperhitungkan premi risiko meningkat dari 2,57 persen pada April 2009 menjadi 3,13 persen. Posisi CIP Indonesia melampaui Filipina dan Korea. Kepala Ekonom Bank Mandiri Mirza Adityaswara, Kamis (4/6) di Jakarta, mengatakan, selisih suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) satu bulan dengan London Interbank Offer Rate (Libor) saat ini mencapai 6,68 persen, jauh lebih besar dibandingkan pada Juni 2007 yang hanya 3,2 persen. ”Maka dari itu, suku bunga rupiah seharusnya masih bisa diturunkan asalkan inflasi juga turun,” kata Mirza.
Kepala Ekonom BNI Tony Prasetiantono mengatakan, sekurangnya ada dua daya tarik investasi portofolio, yaitu imbal hasil yang tinggi dan stabilitas ekonomi dan politik negara. Imbal hasil yang menarik membuat investor asing terus menyerbu surat berharga negara (SBN). Selama Mei 2009, total net beli asing mencapai Rp 3,7 triliun, naik dari bulan sebelumnya, Rp 3,3 triliun.
Permasalahannya, gimana cara menarik investor yang lebih banyak lagi?
HDI Indonesia masih berada di peringkat 109 lho ….
In bLog, daya, e-goverment, eKsekutif, global, hAm, hIdup, indonesia, informasi, kEluarga, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, sumber daya, survai, teknologi on Friday , 5 June 2009 at 9:48 AMBerdasarkan hasil survei tingkat Human Development Index (HDI) atau indeks pembangunan manusia di 179 negara di dunia, Indonesia hanya menempati urutan 109. Hasil survei tersebut dilakukan tahun 2006 dan dikeluarkan pada 18 Desember 2008. Urutan pertama diduduki Negara Islandia. Sementara negara tetangga,Philipina berada di urutan 102, Thailand urutan 81,dan Malaysia urutan 63. Untuk urutan lengkap silakan lihat disini. Sementara menurut UNDP HDR 2009 akan diluncurkan bulan Oktober 2009 yang akan datang.
HDI mengukur tiga dimensi dasar manusia, yakni panjang umur dan menjalani hidup sehat yang diukur dari usia harapan hidup, terdidik yang diukur dari tingkat kemampuan baca tulis orang dewasa dan tingkat pendaftaran di sekolah dasar, menengah, dan lanjutan, serta tingkat standar kehidupan yang layak diukur dengan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita. Dengan mengetahui HDI, dapat digunakan untuk menentukan ranking kesejahteraan suatu bangsa dibandingkan bangsa-bangsa lainnya. Konsep HDI, dikembangkan oleh ekonomi Pakistan Mahbub UL Haq pada tahun 1990. Sejak tahun 1993 dipergunakan Program Pembangunan PBBB atau United Nations Development Programme` (UNDP) dalam menyusun laporan pembangunan manusia.
Jadi, masih perlu kerja keras nhi untuk menaikkan kualitas manusia Indonesia! Capres-Cawapres yang mau berlaga di Pilpres 2009 tahu nggak ya soal ini?
Jangan pernah takut kirim email dan ngeblog hanya gara-gara kasus Ibu Prita
In bLog, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, nUrani, pEndidikan, pers, readiness, saing, sumber daya, tEknologi iNformasi on Thursday , 4 June 2009 at 9:13 AMKasus Ibu Prita memang musibah besar bagi perkembangan dan perwujudan Hak Kebebasan Menyampaikan Pendapat di negara ini. Mestinya yang diimbangkan kalau ada pihak-pihak yang “merasa” terdampak oleh Hak Kebebasan Menyampaikan Pendapat, ya menggunakan Hak Kebebasan Menolak Pendapat! Seperti Hak Jawab dalam UU Pers. Nggak perlu sampai berlebihan pakai pasal pencemaran nama baik, apalagi kalau hal-hal yang diungkapkan pengguna email di ranah publik itu fakta-fakta yang tidak menyenangkan bahkan menyakitkan yang dialami sendiri, dengan niat mengingatkan orang lain jangan sampai mengalami hal serupa. Itu khan malah bermanfaat dan bernilai positif sebagai warganegara yang care dengan warganegara lain. Mestinya ada introspeksi dari penyedia layanan itu apakah sudah betul-betul melakukan yang terbaik pada konsumennya?
Ok, jangan pernah takut untuk tetap mengirim email dan ngeblog hanya gara-gara kasus Ibu Prita. Itu prinsip dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang proporsional. Lakukan saja kirim-kirim email atau nulis blog sepanjang kita yakini apa-apa yang kita tulis baik dan benar dan tidak melanggar hukum yang berkeadilan, apalagi tulisan yang bermanfaat bagi orang banyak, mempunyai kualitas isi yang berefek positif.
Ya, kalau email dan blog yang isu-isu nggak berdasar, pornografi atau penyesatan, adu domba, apalagi tanpa identitas pengirim/penulis yang nggak jelas, bolehlah yang beginian diurus lebih lanjut, karena pasti tendensiusnya negatif dan tidak bertanggungjawab.
Malaysia susupi Ambalat karena tahu Indonesia lemah
In bLog, country, dEmokrasi, eKsekutif, global, hAm, indonesia, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, militer, operasi, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, pErtahanan, readiness, sumber daya, teknologi on Thursday , 4 June 2009 at 8:56 AMKrisis Ambalat muncul lagi setelah sempat ramai pada tahun 2005 dan 2007 lalu. Berkali-kali armada perang Malaysia memasuki perairan di Kaltim ini. Hal itu terjadi karena kekurangan kita sendiri. “Persoalan Ambalat karena pertahanan kita lemah. Malaysia tahu betul kita lemah makanya dia berani macam-macam,” ujar pengamat militer dari LIPI Jaleswari Pramodhawardani dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (4/6/2009).
Menurut dia, lemahnya pertahanan kita disebabkan karena minimnya anggaran pertahanan kita selama ini. “Lihat saja armada kapal perang kita, sudah banyak yang tua dan jumlahnya sangat sedikit bila dibandingkan dengan Malaysia,” terang perempuan ini. Namun ketika dibandingkan dengan kasus Sipadan dan Ligitan, Jaleswari mengatakan posisi kita saat ini lebih kuat. “Ini beda, sekarang lebih jelas statusnya di Indonesia dan diurus segala macam. Posisi kita lebih kuat,” tandas Jaleswari.
Nah, para pengunjung setia blog saya, monggo ditelaah kenyataan tersebut di atas. Kalau kita masih cinta negara dan bangsa ini, mestinya kita terus berusaha, berfikir dan bertindak, apa yang terbaik dan sebaiknya dilakukan untuk pertahanan negara dan bangsa ini di bidang militer? Anda punya ide? Masak bolak balik “dipermalukan” Malaysia terus. Sebagai bangsa, kita mestinya harus menjaga martabat bangsa sendiri dengan cara yang terbaik, jangan sampai direndahkan terus oleh bangsa lain. Toh, kita sama-sama punya Hak Asasi Manusia.
Dukung Ibu Prita? Ramai-ramai kirim email ke RS Omni Tangerang
In aNak, bLog, country, damai, daya, global, hAm, hIdup, iSlam, indonesia, informasi, kEluarga, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, risiko, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Wednesday , 3 June 2009 at 3:42 PMLangkah Nyata. Setelah saya menulis Empati dan simpati untuk Ibu Prita yang diperdata (juga akan dipidana) gara-gara menulis email. Sekarang saya mengajak siapapun yan g masih punya simpati dan empati melakukan langkah nyata …………
Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan kampanye email, mengikuti cara Enda Nasution, pengurus grup Facebook “Dukungan Bagi Ibu Prita Mulyasari, Penulis Surat Keluhan Melalui Internet yang Ditahan“. Caranya? Untuk anda yang berminat silakan menyalin format email yang ada dibawah.Redaksi format email bisa diubah, namun tentunya jangan menggunakan kata-kata kasar dan menyinggung suku, agama, ras dan antargolongan.
Kemudian kirimlah email itu ke Rumah Sakit Omni yang beralamat di info@omnihealthcare.co.id dan info@omni-hospitals.com Lalu cc email tersebut ke pengacara RS Omni, Risma Situmorang, Heribertus & Partners yang beralamat di rnhp@cbn.net.id Jika ingin lebih, anda bisa menyalurkan keluhan ini juga lewat telepon +622153125555 atau print dan fax +622153128666.
Berikut format emailnya:
to: info@omnihealthcare.co.id, info@omni-hospitals.com
cc: rhnp@cbn.net.id
Yth.
Management RS OMNI International dan Pengacaranya
Tanggerang
Dengan hormat,
Berkenaan dengan kasus hukum Prita Mulyasari salah satu mantan pasien RS OMNI International tangerang dan pemberitaan yang kami baca melalui Internet dan media massa maka kami berpendapat bahwa tindakan dari Management RS OMNI International sangatlah BERLEBIHAN dan TIDAK PERLU.
Surat Pembaca dan Email Pribadi Prita Mulyasari yang dia tulis adalah ungkapan kekecewaan terhadap pelayanan yang RS OMNI International tangerang berikan.
Bukannya menanggapi keluhan pelanggan tersebut dengan baik dan menyelesaikan masalahnya, RS OMNI International tangerang malah melakukan tuntutan hukum PERDATA dan PIDANA dan dalam proses melakukan KRIMINALISASI pada pasien Anda sendiri.
Keluhan pelanggan/pasien yang mana hak-nya dijamin oleh UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Karena sebab diatas maka kami menuntut agar RS OMNI International tangerang agar:
- Menghentikan segera semua upaya tuntutan hukum Perdata maupun Pidana pada Prita Mulyasari
- Dalam kasus Perdata, karena terlanjur diputuskan: tidak melakukan banding dan tidak melakukan eksekusi hukumnan
- Dalam kasus Pidana, karena sudah terlanjur masuk persidangan, memberikan support pada Prita Mulyasari dan memberikan kesaksian yang meringankan
- Memberikan layanan yang terbaik, sesuai hukum dan kode etik pelayanan kesehatan bagi para pasiennya
- Tidak lagi mengkriminalisasi pasien-pasien dan pelanggan RS Omni International Tangerang
Ini adalah suara publik dan pelanggan yang kami yakin akan Anda dengarkan dan pertimbangkan dengan serius dan masak-masak.
Mohon agar kasus ini dapat diselesaikan dengan segera dan tidak berlarut-larut.
Hormat saya,
[Nama pengirim]
[Alamat/Lokasi]
[Tanggal]
Ini baru Indonesia Banget: Bendera Merah Putih akan dikibarkan di bawah laut
In bLog, country, e-goverment, eKsekutif, global, hAm, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAnajemen, militer, operasi, pEndidikan, pErtahanan, readiness, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Wednesday , 3 June 2009 at 3:06 PMTepat di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI 2009 akan ada selam massal dan pengibaran bendera dan upacara bendera di dalam laut. “Direncanakan kegiatan akan memecahkan rekor dunia guinness world record, karena nanti ada 1.500 penyelam. Khusus untuk upacara di bawah laut baru Indonesia yang melakukannya,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul saat Konferensi Pers Sail Bunaken 2009 di Graha Marinir Jakarta, Rabu (3/6). Dengan selam massal ini, lanjutnya, bisa meningkatkan citra positif Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Kegiatan ini merupakan bagian dari Sail Bunaken 2009 yang berlangsung di Manado pada tanggal 11-19 Agustus 2009. “Kegiatan puncaknya adalah International Fleet Review (IFR),” katanya.
IFR merupakan parade kapal perang yang rencananya akan diinspeksi oleh Kepala Negara yang juga Panglima Tertinggi TNI. “Saat ini ada 24 kapal perang asing yang akan bergabung. Ditambah 20 kapal dari Indonesia,” ungkap Iskandar. 14 negara yang akan hadir beserta kapalnya adalah Amerika Serikat, Australia, Brasil, India, Inggris, Jepang, Malaysia, Pakistan, RRC, Rusia, Selandia Baru, Singapura, dan Thailand. Jumlah tersebut masih ditambah delegasi dari 15 negara, seperti Belanda dan Portugal. Kegiatan lain yang disenggarakan, antara lain reli kapal-kapal pesiar dari luar negeri yang akan diikuti lebih dari 100 kapal, seminar maritime security and fishing impact, parade budaya dan makanan nusantara, dan jet ski exhibition.
Ini baru Indonesia Banget. Perkuat terus eksistensi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Tingkatkan alutsista pertahanan laut dan udara, agar Indonesia Jaya terwujud secara nyata.
Berfikir dan bertindak normal …..
In bLog, country, e-goverment, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, pOlitik, readiness, sumber daya, teknologi on Wednesday , 3 June 2009 at 11:00 AMLEBIH BAIK BERFIKIR DAN BERTINDAK DARI NOL NAMUN HASILNYA TIDAK NOL, DARIPADA BERFIKIR DAN BERTINDAK TIDAK DARI NOL NAMUN HASILNYA NOL BESAR.
LEBIH BAIK MAKAN TEMPE DALAM KENYATAAN DARIPADA MAKAN BURGER DALAM MIMPI.
Senyum
In bLog, country, global, hAm, hIdup, iSlam, indonesia, informasi, kEluarga, kEnangan, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, sumber daya on Tuesday , 2 June 2009 at 5:00 PM“SATU SENYUMAN TULUS BISA MENGHANGATKAN SATU MUSIM DINGIN”
Ngotot boleh? Dasarnya apa hayo …
In bLog, country, damai, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, mAteri kUliah, pEringkat iNdonesia, pOlitik, pers, saing, sumber daya, teknologi on Tuesday , 2 June 2009 at 7:00 AMAda sebuah ungkapan, Kun rajulan wa rijlahu fil ardli wa himmatuhu’ alatstsuroya. Artinya, jadilah engkau orang yang cita-citanya melangit tetapi kakinya berpijak di bumi. Atas dasar ungkapan tersebut, boleh saja seorang pemuda memiliki semangat yang tinggi untuk mengejar cinta seorang wanita dengan mengatakan sebelum janur kuning melengkung di depan rumahnya, aku akan tetap mengejarnya. Selama yang dikejarnya baik itu seorang wanita ataupun yang lainnya membuatnya menuju ke arah yang lebih baik, semangat semacam itu tidak masalah. Tetapi perlu diketahui bahwa hidup ini bila diibaratkan bumi tidak selamanya mendatar dan indah penuh bunga di sepanjang jalan. Atau bila diibaratkan jalan, hidup ini tidak selamanya lurus. Hidup ini kadang mendaki namun juga kadang menurun dan kadang berbelok-belok. Selalu ada pergantian antara susah dan senang.
Sekarang ini banyak orang yang ngotot atau memaksa diri ingin mendapatkan sesuatu. Misalnya, kasus pemilu legislatif yang baru saja usai, tapi banyak orang yang belum selesai dalam bersengketa, bahkan ada yang masuk rumah sakit jiwa segala. Yang lebih ironis lagi ada yang sampai bunuh diri. Menurut ajaran agama Islam, untuk mencari sesuatu yang bersifat ukhrawi tidak boleh ngotot. Seperti memaksa mengkhatamkan Alquran untuk selesai dalam waktu satu hari, hukumnya makruh, puasa tidak boleh jika tanpa berbuka dalam sehari. Atau misalnya i’tikaf dari subuh sampai maghrib kemudian membuatnya meninggalkan kewajiban-kewajiban lainnya, malah i’tikafnya menjadi dosa.
“Itu doa siapa?,” tanya Allah kepada malaikat. “Doa dari si Fulan Bin Fulan,” jawab sang malaikat kepada Allah, meskipun sang malaikat tahu bahwa sesungguhnya Allah juga sudah tahu. Lalu Allah bertanya,” Dia minta apa?.” “Dia minta ini dan ini. Yang satu minta kenaikan pangkat, yang satunya minta kaya dan yang lainnya minta agar dapat kawin lagi,” jawab sang malaikat. “Apa pekerjaan si Fulan?,” tanya Allah. “Tukang maksiat,” jawab malaikat. “Kabulkan hajatnya,” kata Allah. Bagi malaikat dan kita, tentunya aneh keputusan itu. Orang yang ahli maksiat segala permintaanya dipenuhi, tetapi giliran orang yang rajin salat tahajjud, puasa, sodaqoh ketika memohon suatu permintaan Allah mengatakan,” ahbis hajatahu, tangguhkan hajatnya.
Purbalingga tolak hypermarket. Siapa lagi yang sadar, segera menyusul …
In bLog, country, e-goverment, eKsekutif, global, hAm, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, kOrupsi, lEgislatif, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, pOlitik, pers, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Tuesday , 2 June 2009 at 5:00 AMRupanya tak hanya Bupati Bantul Idham Samawi yang menolak kehadiran hipermarket dan mall di wilayahnya. Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Triyono Budi Sasongko, juga menyatakan menolak pembangunan hipermarket atau sejenisnya di lokasi bekas Pasar Kota Purbalingga (pasar lama) karena dianggap tidak berpihak pada ekonomi kerakyatan. “Dengan melihat pengalaman di berbagai kabupaten, pasar yang digarap investor pada akhirnya akan memberatkan pedagang,” kata bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko saat pembukaan Pasar Segamas (Segitiga Emas) di Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (1/6).
Bahkan dalam pembangunan Pasar Segamas, kata dia, pihaknya sengaja tidak melibatkan investor karena dikhawatirkan harga jual atau sewa kios akan memberatkan para pedagang yang berjualan di tempat tersebut. Pembangunan Pasar Segamas di atas lahan seluas 5 hektare dan luas bangunan 18.560 meter persegi tersebut menelan biaya sebesar Rp21,7 miliar yang sepenuhnya ditanggung APBD Kabupaten Purbalingga dengan dukungan APBD Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, kata dia, dari dana yang dikeluarkan sebesar Rp21,7 miliar tersebut,yang kembali ke kas daerah sebagai biaya service charge hanya Rp7,9 miliar. Referensi
Ayo bangkitkan nasionalisme dan membela rakyat kecil secara nyata. Bupati/Walikota mana lagi yang mau seperti ini? Janganlah mengorbankan rakyat kecil, pedagang kecil dan bangsa sendiri untuk kepentingan asing! Jangan buat bangsa ini jadi kuli di negeri sendiri. Mari kita jadikan bangsa ini semakin cerdas, kuat, mampu bersaing dengan koridor nasionalisme. Jangan sampailah iming-iming setoran, uang balas jasa dan gula-gula materi menjadikan tangan mudah tanda tangan memberi perijinan kepada kaum predator, penghisap darah rakyat, menjerumuskan nasib rakyat …. dasar “hyper” ….
Oh, Indonesia tanah air beta ….
Salah kalau kekuatan udara nasional diartikan hanya berupa pesawat terbang
In bLog, country, eKsekutif, global, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, militer, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, pErtahanan, pOlitik, risiko, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Monday , 1 June 2009 at 4:16 PMKekuatan udara nasional cenderung diartikan hanya berupa pesawat terbang dan peralatan lain yang digunakan oleh Angkatan Udara, armada penerbangan sipil, industri, dan jasa kedirgantaraan serta penerbangan yang ada di TNI AD, AL, Polri belum kita pahami sebagai bagian dari kekuatan udara nasional Indonesia. Demikian juga dalam pemanfaatannya, pada umumnya hanya dikaitkan dengan kepentingan militer (perang) dan melupakan kegunaannya untuk kesejahteraan rakyat.
Hakekat kekuatan udara nasional (Indonesia Air Power) bagi bangsa Indonesia adalah seluruh kemampuan dan kekuatan bangsa untuk menggunakan wahana yang beroperasi di atau/melalui udara. Demikian penjelasan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Subandrio saat bertindak sebagai Keynote Speaker pada Jakarta International Aerospace Medicine Symposium (JIAMS) di Lembaga Kesehatan Penerbangan dan Antariksa (Lakespra) dr. Saryanto, Jakarta Selatan, Senin (1/6).
Dengan demikian jelaslah bahwa kekuatan udara nasional tidak identik dengan hanya Angkatan Udara saja. Kalau kita berbicara kekuatan udara nasional di Indonesia tentu tidak terlepas dari kondisi geografi negara kita yang berbentuk kepulauan (Archipelago State). Dihadapkan dengan bentuk geografi dan luas wilayah Indonesia, maka faktor kecepatan yang dimiliki oleh kekuatan udara baik wahana gerak berawak (pesawat terbang), maupun wahana gerak tak berawak (peluru kendali), menjadikan pilihan utama untuk dibangun dan dikembangkan secara proporsional. Referensi
UU LLAJ : Pengemudi boleh nyetir maksimum hanya 8 jam per hari
In anggaran, bLog, e-goverment, global, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAnajemen, money, nUrani, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, readiness, risiko, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi, uang on Thursday , 28 May 2009 at 6:00 AMDPR RI akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (RUU LLAJ) menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna DPR di Jakarta, Selasa (26/5). Sidang Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar ini mengetukkan palu persetujuan setelah meminta secara aklamasi kepada anggota DPR yang hadir, sekitar pukul 12.25. Sebelumnya, juru bicara 10 fraksi dalam pandangannya secara bulat menyatakan, persetujuan RUU dengan 22 bab dan 326 pasal itu untuk disahkan sebagai undang-undang.
Anggota Kepolisian Republik Indonesia, yang mendominasi pengunjung di ruang balkon, sangat antusias. Setiap kali juru bicara fraksi menyebutkan persetujuan terhadap RUU itu untuk disahkan sebagai UU, tepuk tangan membahana. UU ini juga sebagai pengganti UU sejenis No 14/1992 tentang LLAJ. Sebelumnya, dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR, pemerintah dan Komisi V DPR sepakat untuk membawa RUU LLAJ ke Rapat Paripurna pada Selasa 26 Mei 2009 untuk disahkan menjadi UU.
Ketua Panja RUU LLAJ Yoseph Umar Hadi kepada Pansus yang dihadiri pula Menteri Perhubungan dan Kepala Polri menjelaskan, RUU LLAJ didefinisikan sebagai satu kesatuan sistem yang terdiri dari lalu lintas, angkutan jalan, jaringan lalu lintas dan angkutan jalan, prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, kendaraan, pengemudi, pengguna jalan, serta pengelolaannya. LLAJ diselenggarakan dengan memerhatikan asas transparan, akuntabel, berkelanjutan, partisipatif, bermanfaat, efisien dan efektif, seimbang, terpadu, dan mandiri.
Selain itu, LLAJ diselenggarakan dengan tujuan terwujudnya pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat, tertib, lancar, dan terpadu. Selain itu juga mengedepankan etika berlalu lintas dan budaya bangsa, penegakan hukum dan kepastian hukum. Menteri Perhubungan Jusman Safeii Djamal menyatakan, Undang-Undang Lalu Lintas Angkutan Jalan (UU LLAJ) yang baru akan membatasi waktu kerja pengemudi angkutan umum maksimum delapan jam per hari untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di jalan raya. “Soal keamanan dan keselamatan di UU ini lebih dominan dibanding sebelumnya (UU No 14/1992). Misalnya, pengemudi angkutan umum dibatasi waktu kerjanya, yakni setiap empat jam harus beristirahat dan waktu kerjanya hanya delapan jam,” katanya menjawab pers seusai Rapat Paripurna Pengesahan RUU LLAJ menjadi UU di Jakarta, Selasa (26/5).
Menurut Jusman, dalam UU LLAJ baru yang terdiri 22 bab dan 326 pasal itu, seorang pengemudi angkutan umum bisa saja diperbolehkan bekerja hingga 12 jam dengan syarat-syarat tertentu. Tanpa merinci syarat yang dimaksud, Jusman mengatakan, pengawasan terhadap implementasi ini akan dilakukan oleh kepolisian dan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. “Pengawasnya adalah oleh mereka yang tergabung dalam forum lalu lintas angkutan jalan. Merekalah yang mengoordinasikan hal ini yang unsurnya adalah pihak terkait, mulai dari kepolisian, perhubungan, pekerjaan umum, hingga perindustrian,” katanya. Ia mengatakan, setiap pelanggaran pengguna LLAJ akan dikenakan sanksi, baik kepada pemilik kendaraan, maupun pengemudi. “Petugas seperti polisi dan DLLAJ juga bisa diberi sanksi administrasi,” katanya.
Dalam UU LLAJ baru, Jusman melanjutkan, diatur pula mengenai kewajiban pengemudi angkutan umum memberikan prioritas bagi para pengendara sepeda, pejalan kaki, penderita cacat, dan anak-anak. “Ketentuan emisi gas buang pada level tertentu untuk pengguna LLAJ juga ada,” katanya. Dibandingkan UU sebelumnya, UU LLAJ baru ada pemisahan yang tegas tentang manajemen trafic dan transportasi sehingga LLAJ dipandang sebagai suatu kesatuan sistem yang terdiri dari jalan, sistem transportasi, dan manajemen trafic-nya. Yang tak kalah penting, dalam UU yang baru itu ada ketentuan mengenai dana pemeliharaan jalan agar tidak mengalami kerusakan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Dananya dikumpulkan dari partisipasi masyarakat dan juga dari pemerintah. “Soal bagaimana rinciannya, nanti akan diatur dalam Peraturan Pemerintah dan dana ini dikelola oleh pekerjaan umum,” katanya.
Peraturan Pemerintah
Menyinggung soal Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan UU yang baru itu, Jusman mengakui, pihaknya akan menyiapkan empat PP. “Di dalamnya antara lain tentang forum lalu lintas angkutan jalan itu,” katanya. Dirjen Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso menjelaskan, keempat PP semuanya akan dikeluarkan tahun ini. Amanat UU menegaskan bahwa PP dari UU paling lama satu tahun sejak diundangkan secara resmi oleh pemerintah. Menhub Jusman saat menyampaikan sambutan dalam sidang paripurna itu menyebut bahwa, untuk mengimplementasikan UU yang baru itu, diperlukan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan peraturan pelaksanaan lainnya, seperti Peraturan Menteri Perhubungan, Peraturan Menteri Terkait, dan Peraturan Kepala Kepolisian Negara RI.
Sedikitnya terdapat 12 item yang akan dipersiapkan ketentuannya antara lain tentang penetapan penggunaan jaringan jalan, penetapan batas kecepatan penggunaan jalan, pengaturan perlengkapan jalan, standar pelayanan minimal angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek dan angkutan massal. Selain itu, yang diatur juga mencakup tentang angkutan barang dengan kendaraan bermotor umum, pengawasan muatan angkutan barang, izin penyelenggaraan angkutan orang dalam trayek, tata cara dan persyaratan pemberian izin penyelenggaraan angkutan barang khusus, tarif penumpang untuk penumpang dalam trayek dan kriteria, serta tata cara pengenaan sanksi administratif.
Yah, kita tunggu saja implementasinya …. mestinya UU yang baru harus dapat memunculkan kondisi Lalu Lintas Angkutan Jalan kita yang semakin membaik, semakin tertata, semakin aman dan nyaman, jika dibandingkan kondisi sebelumnya. Kalau sama-sama saja, begitu-begitu saja, ya berarti bukan software-nya (undang-undang atau peraturannya), pasti karena memang kualitas perilaku manusianya (aparatnya ya) …. Mbok diutak-atik bagaimanapun itu peraturannnya kalau manusianya memang NIAT dan sengaja cari KESEMPATAN nggak bener ya sami mawon, sampai kapanpun lalu lintas jalanan kita ya seperti itu-itu terus situasi dan kondisinya …
Ampun deh!
Djengkol itu dimanakah engkau?
In bLog, country, iNtermezo, indonesia, informasi, kEwarganegaraan, kOmputer, mAhasiswa, mAnajemen, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, tEknologi iNformasi on Wednesday , 27 May 2009 at 10:47 AMSoal Djengkol (jengkol) sebagai makanan saya tahu persis. Soalnya baunya terkenal amit-amit. Sehingga makanan khas ini pasti banyak dikenal sekaligus disiriki oleh banyak orang. Namun, kalau Djengkol sebagai nama suatu tempat saya jadi bego, rasanya. Lihat saja image yang saya capture dari Live Traffic Feed blog saya, yang kebeltulan sempat saya amati kemarin.

Ada pengunjung blog saya yang mengakses dari suatu tempat bernama Djengkol, East Java, Indonesia ….. Kebetulan saya juga dari Jawa Timur, tetapi tetap saja nggak ngeh dimana itu tempat yang namanya si Djengkol …. anda tahu? Kirim kabar kesini ya …. atau, rekan pengunjung blog saya yang bener-bener punya alamat di Djengkol, kasih cerita langsung kesini saja, anda dimana keberadaannya?
Daftar negara yang nggak seneng recycle menurut Dell, mana saja hayo?
In bLog, eKsekutif, emisi, hAm, hIdup, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, readiness, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Wednesday , 27 May 2009 at 9:29 AMDalam hal daur ulang perangkat-perangkat elektronik, Inggris sepertinya harus berbenah diri. Pasalnya, Dell menobatkannya sebagai negara terparah di Eropa karena masyarakatnya paling enggan melakukan daur ulang (recycle). Selain berbenah diri, Inggris juga sepatutnya berkaca pada Jerman. Dikutip dari BBC, 26 Mei 2009, dari data yang didapatkan perusahaan komputer Dell, 80% penduduk Jerman sadar lingkungan dengan melakukan daur ulang pada perangkat-perangkat elektronik mereka.
Angka tersebut jauh meninggalkan Inggris yang hanya sebagian kecil bahkan tidak sampai setengah warganya yang melakukan hal serupa. Akibat keengganan warganya, jika diukur, sampah elektronik yang dihasilkan mereka tiap tahunnya, bakalan bisa mengisi Stadion Wembley lebih dari 6 kali lipat. Oleh karena itu pemerintah dihimbau agar bisa mendorong warganya, karena isu mengenai ini tidak bisa dianggap enteng.

Inggris memang tidak sama dengan negara-negara Eropa lainnya yang sudah 2 tahun yang lalu menerapkan WEEE (Waste Electrical and Electronic Equipment Directive) akibat sejarah hukum Inggris yang dituding mempersulit penerapannya. WEEE sendiri adalah undang-undang di Eropa yang didesign untuk mengurangi jumlah perangkat listrik dan elektronik yang dihasilkan serta mendorong setiap orang untuk melakukan reuse, recycle dan recover.

Memang, masalah sampah perangkat elektronik melanda semua negara modern. Tetapi apakah ini berarti negara miskin ataupun negara berkembang harus menjadi negara penerima sampah perangkat elektronik dari negara modern? Mestinya tidaklah. Maka negara seperti kitapun harus mulai berfikir recycle, reuse, maupun recover. Setidaknya harus mulai menerapkan kebijakan lingkungan hidup yang mengarah ke masa depan dan total green …
Cara warganegara menghargai warganegara lainnya yang berjuang untuk negaranya.
In bLog, country, eKsekutif, eValuasi, global, hAm, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, nUrani, pEndidikan, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Tuesday , 26 May 2009 at 9:00 AMKalau kita pernah ziarah ke Taman Makam Pahlawan ataupun Taman Bahagia, seringkali kita hanya dapat melihat dan mengenali pusara bernama, dengan tanggal lahir dan tanggal kematian. Lebih dari itu? Nggak banyak informasi yang dapat diperoleh. Sehingga peziarah sering “lewat” saja dalam memahami perjuangan dan pengabdian yang dilakukan para pejuang/pahlawan yang diziarahi. Ini untuk para pahlawan/pejuang yang umum. Namun kalau yang punya sejarah ketokohan kuat memang masih mudah kita dapatkan informasinya perihal kematian dan pengabdiannya.
![]()
Kalau kita sudah baca Interactive map tool creates online memorial to U.S., coalition troops dan Map the Fallen launched! kita jadi tahu ternyata ada diantara warganegara Amerika Serikat yang punya cara tersendiri menghargai sesama warganegara Amerika Serikat yang berjuang/berperang untuk negaranya. Khususnya yang menjalankan pengabdiannya ke Irak dan Afghanistan. Bagaimana? Ternyata mereka menyiapkan memory online terhadap orang-orang yang dianggap pahlawannya itu dengan menyediakan data online secara interaktif perihal kelahirannya, sebab kematiannya, tempat dan waktu, dan daerah asalnya. Sehingga informasi ini dapat memberikan gambaran yang agak jernih dan jelas kepada orang-orang yang berziarah dan ingin mengetahui lebih lanjut, lebih jauh soal orang yang diziarahi. Siapakah dia dan kiprahnya? Hebatnya layanan ini bekerja secara interaktif dan berdasarkan timeline berbasis peta (Google).
![]()
Itulah sedikit berita terbaru bagaimana warganegara saling menghormati warganegara lain dari suatu negara (Amerika Serikat) dengan cara yang apa mereka bisa lakukan. Bagaimana di Indonesia? Barangkali kita perlu banyak merenung. Cara menghormati pahlawan/pejuang kita dengan cara bagaimana yang terbaik? Ada yang bisa memberikan ide ….
Good news: Dephan upayakan biaya pemeliharaan Alutsista Tahun 2010 Rp 1 Triliun
In bLog, e-goverment, eKsekutif, global, hIdup, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, militer, pEringkat iNdonesia, pErtahanan, pOlitik, risiko, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi, uang on Tuesday , 26 May 2009 at 5:00 AMDephan RI akan mengupayakan agar anggaran pemeliharaan alutsista pada tahun ini bisa kembali ke tahun 2008. Yaitu dari Rp 600 miliar menjadi Rp 700 miliar dan pada tahun depan bisa Rp 1 triliun.
Demikian kata Menhan Juwono Sudharsono di sela-sela peninjauan Presiden SBY di rumah susun dinas Paspampres, Bojong Nangka, Bogor, Senin (25/5/2009) .
“Saat ini anggaran pemeliharaan sekitar Rp 600 miliar untuk semua satuan di semua angkatan. Itu coba tingkatkan menjadi Rp 700 miliar seperti 2008 lalu. Kalau bisa tahun depan jadi Rp 1 triliun,” ujar dia.
Nilai tersebut merupakan minimum essential funding untuk pembiayaan
keperluan minimum essential forces. Dengan demikian tingkat
keselamatan prajurit menggunakan alutsista yang beresiko tinggi dapat
ditingkatkan.
Peningkatan alokasi pemeliharaan itu bisa jadi tidak melalui mekanisme
APBNP, melainkan efisiensi dari pos lain dalam anggaraan pertahanan.
Mengingat keterbatasan anggaran negara tanpa mengorbankan dana untuk
pos lain yang sama pentingnya.
Menyinggung usulan DPR pengadaan alutsista baru, menurut Menhan patut
untuk dihargai. Namun, sementara ini proyek tersebut untuk harus ditunda karena anggaran yang belum mendukung.
“Mari kita realistis bahwa dengan APBN yang terbatas kita tunda dulu
setiap pembelian dan pengadaan alutsista baru,” ujar Menhan.
Times Higher Education: UGM menduduki peringkat 63 besar Asia
In bLog, country, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, pEndidikan, rank, ranking, sumber daya, survai, teknologi on Monday , 25 May 2009 at 4:12 PM20 Universitas Top Asia 2009 versi Times Higher Education:
1. University of Hong kong
2. The Chinese University of Hong Kong
3. University of Tokyo, Japan
4. Hong Kong University of Science and Technology
5. Kyoto University Japan
6. Osaka University Japan
7. Kaist – Korea Advanced Institute of Science, Korea South
8. Seoul National University Korea, South
9. Tokyo Institute of Technology Japan
10. National University of Singapore (NUS) Singapore
11. Peking University China
12. NagoyaUniversity Japan
13. TohokuUniversity Japan
14. Nanyang Technological University (NTU) Singapore
15. Kyushu University Japan
16. Tsinghua University China
17. Pohang University of Science and Technol… Korea, South
18. CityUniversity of Hong Kong
19. University of Tsukuba, Japan
20. Hokkaido University Japan
UGM Menduduki Peringkat 63 Besar Asia
Lembaga pemeringkat universitas dunia, Times Higher Education (THES), mengumumkan, Universitas Indonesia (UI) menduduki peringkat ke-50 besar di Asia, sedangkan Universitas Gajah Mada (UGM) peringkat ke-63 Asia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) peringkat ke-80 Asia. Posisi ini menempatkan UGM juara 2 diantara universitas-universitas dalam negeri, tetapi berada di bawah beberapa universitas negara Asia lain, seperti Keio University, Jepang (ke-19); University of the Philippines (ke-22); Osaka University (ke-24); dan Shanghai Jiao Tong University (ke-32). Sejumlah universitas lain yang peringkatnya dibawah UI, yaitu Pusan University, Korsel (ke-58); University of Delhi (ke-60); Tokyo University of Science (ke-67); dan Tokyo University of Agriculture and Tech (ke-93).
Saat ini tercatat ada 29 metodologi pemeringkatan universitas, tetapi hanya ada tiga pemeringkatan yang memiliki reputasi internasional, yaitu Times Higher Education (THES), Sanghai Jiao Tong University, dan Webometrics. Melalui pemeringkatan, setiap universitas akan memiliki panduan objektif untuk memetakan keunggulan dan kelemahan antar-PT di seluruh dunia. Hal ini dimungkinkan karena peningkatan prestasi setiap tahun hanya dapat dilakukan bila secara konsisten memenuhi kriteria-kriteria penilaian.
THES sendiri dalam melakukan evaluasi prestasi universitas di Asia menggunakan sembilan indikator, yaitu:
1. Mengukur kualitas penelitian (academic per review) lewat survei di kalangan akademik dengan pembobotan senilai 30 persen.
2. Kedua, rasio staf pengajar dan mahasiswanya (student faculty ratio) dengan bobot 20 persen.
3. Citations per paper, yaitu seberapa banyak penelitian universitas terkait dikutip (bobot 15 persen).
4. Employer review, sebuah survei untuk menguak informasi tentang kesiapan kerja lulusan (bobot 10 persen).
5. Papers per faculty (15persen).
6. Inbound exchange students (2,5 persen).
7. Outbound exchange students (2,5 persen).
8. International students (2,5 persen).
9. International faculty (2,5 persen).
Selain itu, juga terdapat lima bidang akademik yang menjadi subjek penilaian, yaitu:
1. Arts dan humanities.
2. Engineering dan IT.
3. Life sciences dan biomedicine.
4. Natural sciences.
5. Social sciences.
Selamatlah untuk seluruh Civitas Academica Universitas Gadjah Mada, semoga sukses berlanjut.
Permasalahan bangsa adalah kebudayaan, bukan politik. Bener juga, memang banyak orang nggak “berbudaya” kok!
In bLog, global, hAm, kEluarga, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, nUrani, pEndidikan, pOlitik, sumber daya, survai, teknologi on Sunday , 24 May 2009 at 8:16 PMPermasalahan bangsa ini bertitik poin pada soal budaya. Bukan pada apa yang ramai dibicarakan seluruh komponen bangsa yakni semata karena politik dan ekonomi. “Permasalahan bangsa ini adalah kebudayaan, bukan politik, bukan ekonomi. Karena politik dan ekonomi, dan lain sebagainya bersumber dari kebudayaan,” kata budayawan Sapardi Djoko Damono di sela-sela dialog capres, di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Pasar Baru, Jakarta, Minggu (24/5/2009). Menurut Sapardi, pemimpin yang mumpuni adalah pemimpin yang bisa menangani persoalan bangsa. “Pemimpin yang ideal itu yang bisa mengetahui permasalahan-permasalahan bangsa ini. Politik itu adalah budaya tingkah laku kita, ekonomi juga demikian,” jelas penyair yang tenar dengan puisi ‘Aku Ingin’ tersebut. Bangsa yang besar, lanjut Sapardi, yakni bangsa yang mampu mengakulturasi kebudayaan yang ada menjadi kebudayaan baru. “Seperti halnya katakanlah Jawa dianggap sebagai suku yang berperadaban tinggi atau maju di Indonesia, tetapi budaya Jawa itu diambil dari budaya-budaya lain, seperti halnya Hindu, Budha dan Islam, mereka akulturasikan itu,” terang Guru Besar Fakultas Sastra UI itu.
Wah, ini bener 100% bung. Masalah bangsa ini bukan terletak pada soal ekonomi atawa politik. Saya, juga sudah pernah menulis soal ini: budaya, budaya dan budaya. Budaya bekerja, budaya bertanggungjawab, budaya malu, budaya antri, budaya tidak mengambil apapun yang bukan haknya, budaya kepatuhan pada aturan, dan semua sisi budaya lainnya yang memang “hancur-hancuran”. Wong pendidikan itu juga kebudayaan, tetapi nyatanya buat mainan saja. Tunggulah, apa nanti perbedaan nyata-nya dunia pendidikan kita sebelum 20% APBN (mulai 2009) digelontorkan untuk pendidikan dengan sesudah digelontorkan? Budaya kepemimpinan juga patut dilihat …. wong kayak begitu saja, capek deh!
Inilah Daftar Anggota DPD hasil Pemilu 2009. Apakah anda melihat ada yang nggak beres?
In bLog, country, dEmokrasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, pEndidikan, sumber daya, teknologi on Sunday , 24 May 2009 at 6:22 PMKomisi Pemilihan Umum (KPU), di Jakarta, Minggu, telah menyelenggarakan rapat pleno terbuka untuk menetapkan calon DPD terpilih 2009 dari 33 provinsi:
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam: Abdurrahman BTN, Bachrum Manyak, Ahmad Farham Hamid, dan A. Khalid.
Sumatera Utara: Rudolf M. Pardede, Parlindungan Purba, Rahmat Shah, dan Darmayanti Lubis.
Sumatera Barat: Irman Gusman, Emma Yohanna, Riza Falepi, dan Alirman Sori.
Provinsi Riau: Abdul Gafur Usman, Intsiawati Ayus, Maimanah Umar, dan Mohammad Gazali.
Sumatera Selatan: Percha Leanpuri, Aidil Fitriansyah, Asmawati, dan Abdul Aziz.
Bangka Belitung: Tellie Gozelie, Noorhari Astuti, Rosman Djohan, dan Bahar Buasan.
Bengkulu: Sultan Bakhtiar Najamudin, Eni Khairani, Bambang Soeroso, dan Mahyudin Shobri.
Jambi: Elviana, M. Syukur, Juniwati T. Masjchun Sofwan, dan Hasbi Anshory.
Kepulauan Riau: Aida Nasution Ismeth, Zulbahri, Djasarmen Purba, dan Hardi Slamet Hood.
Lampung: Anang Prihantoro, Ahman Jajuli, Aryodia Febriansya, dan Iswandi.
DKI Jakarta: Dani Anwar, A.M. Fatwa, Djan Faridz, dan Pardi.
Jawa Barat: Ginandjar Kartasasmita, Ella M. Giri Komala, Sofyan Yahya, dan Amang SYafrudin.
Banten: Andika Hazrumy, Abdurachman, Abdi Sumaithi, dan Ahmad Subadri.
Jateng: Sulistiyo, Ayu Koes Indriyah, Denty Eka Widi Pratiwi, dan Poppy Susanti Dharsono.
DI Yogyakarta: Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Cholid Mahmud, A. Hafidh Asrom, dan Muhammad Afnan Hadikusumo.
Jatim: Istibsjaroh, Wasis Siswoyo, Abd. Sudarsono, dan Supartono.
Bali: I Gn Kesuma Kelakan, I Nengah Wiratha, I Wayan Sudirta, dan I Kadek Arimbawa.
Nusa Tenggara Barat: Farouk Muhammad, Ll. Abdul Muhyi Abidin, Baiq Diyah Ratu Ganefi, dan Lalu Supardan.
NTT: Abraham Liyanto, Emanuel Babu Eha, Carolina Nubatunis-Kondo, dan Sarah Lery Mboeik.
Kalimantan Tengah: Permana Sari, Hamdhani, Said Akhmad Fawzy Zain Bahsin, dan Rugas Binti.
Kalimantan Barat: Maria Goreti, Sri Kadarwati, Hairiah, dan Erma Suryani Ranik.
Kalimantan Selatan: Gusti Farid Hasan Aman, Adhariani, Habib Hamid Abdullah, dan Mohammad Sofwat Hadi.
Kalimantan Timur: Awang Ferdian Hidayat, Luther Kombong, Muslihuddin Abdurrasyid, dan Bambang Susilo.
Sulawesi Utara: Aryanthi Baramuli Putri, Marhany Victor Poly Pua, Ferry F.X. Tinggogoy, dan Alvius Lomban.
Gorontalo: Hasanah Fadel Muhammad, Rahmiyati Jahja, Elnino M. Husein Mohi, dan Budi Doku.
Sulawesi Tengah: Nurmawaty Dewi Bantilan, Sudarti, Ahmad Syaifullah Malonda, dan Shaleh Muhammad Aldjuffri.
Sulawesi Barat: Muh. Asri, Muhammad Syibli Sahabuddin, Iskandar Muda Baharuddin, dan Mulyana Isham.
Sulawesi Selatan: Abd. Aziz Qahhar Mudzakkar, Muh. Aksa Mahmud, Bahar Ngitung, dan Litha Brent.
Sulawesi Tenggara: La Ode Ida, Abd. Jabbar Toba, Abidin Mustafa, dan Hoesein Effendy.
Maluku Utara: Matheus Stefi Pasimanjeko, Kemala Motik Gafur, Mudjaffar Sjah, Abdurrahman Labato.
Maluku: Anna Latuconsina, Jhon Pieris, Jacob Jack Ospara, dan Etha Aisyah.
Papua: Tonny Tesar, Helina Murib, Paulus Yohanes S, dan Ferdinanda W. Ibo Yatipay.
Papua Barat: Ishak Mandacan, Sofia Maipauw, Mervin Sadipun Komber, dan Wahidin Ismail.
Dari daftar nama Anggota DPD yang terpilih itu, apakah anda melihat ada yang nggak beres? Ya, sementara ini terima saja …. dan tunggu saja kiprah sesungguhnya nanti setelah mula aktif bekerja.
Tayangan reality show ala TV Indonesia dikupas di NYTimes. Serba nggak beres …
In aNak, bLog, country, dEmokrasi, e-goverment, eKsekutif, hAm, hIdup, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, rank, ranking, readiness, risiko, sumber daya, survai, tEknologi iNformasi, teknologi, uang on Sunday , 24 May 2009 at 2:38 PMKalau anda sudah baca Indonesians Embrace American-Style Reality TV tentu anda (saya juga) akan jengah. Acara model apa reality show yang sekarang banyak ditayangkan di TV-TV Indonesia.

1. Jelas nyontek habis dari acara-acara TV sejenis di luar Indonesia, khususnya Amerika Serikat.
2. Apa nilai edukatif yang dapat dipetik dari acara semacam ini? Banyak jeleknya dan nggak beresnya, daripada nilai manfaatnya! Menjual “kondisi kemiskinan” merupakan tema-tema acara reality show ini, semuanya hampir seragam.
3. Jelas, menampilkan nilai-nilai kebebasan ala negara asing (budayanya jauh dari budaya Indonesia) yang diusung!
4. Hak privasi banyak dilanggar. Kebohongan juga dikemas seperti reality, padahal sungguh-sungguh kebohongan.
5. Tontonan yang nggak pantas jadi tuntunan. Kedukaan dan kesedihan orang lain dijadikan hiburan bagi orang lain!
6. Memang misinya jelas kapitalis, alias cari uang/untung belaka. Nggak peduli efek sosial bagi bangsa ini.
Anda masih menontonnya? Berarti anda menyumbang “rating iklan” tontonan negatif semacam ini. Sayang ….
Cara berfikir dikotomis yang “merusak” kemajemukan Indonesia! Hindarilah.
In bLog, country, eKsekutif, hAm, hIdup, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAhasiswa, mAnajemen, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, pOlitik, peace, pers, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Sunday , 24 May 2009 at 12:43 PMAnda sudah membaca berita ini : Maftuh: Menag Sebaiknya Tidak dari Parpol
Menteri Agama (Menag) Muhammad Maftuh Basyuni berharap bahwa orang yang menggantikan dirinya memimpin Departemen Agama (Depag) tidak berasal dari kalangan partai politik, tetapi dari kalangan profesional. “Diharapkan ke depan, Depag tidak ’dipegang’ oleh orang partai karena nanti bisa mempunyai ‘bos’ dua, tetapi harus profesional,” ujar Maftuh ketika berdialog di acara Milad ke-81 dan Rakernas ke-2 Persatuan Tarbiyah Islamiyah di Jakarta, Sabtu (23/5). Menurut dia, jika pucuk pimpinan departemen itu dijabat oleh orang yang berasal dari kalangan partai politik, maka dikhawatirkan terjadi dualisme tanggung jawab yang diemban, yakni kepada presiden dan partai.
Belum lagi, berbagai permasalahan yang harus dihadapi lembaga yang mengurusi umat beragama itu beragam. Dengan demikian, lembaga ini membutuhkan sosok orang yang tegas dalam bertindak dan mengambil keputusan sesuai aturan yang berlaku. “Karena itu, mereka yang menjabat Menag harus militan, gagah, dan profesional sehingga loyalitas kepada presiden terpilih tidak diragukan lagi,” katanya. Selama menjadi Menag, Maftuh mengaku lebih mengutamakan “khusnul khotimah” dan dia meyakini masih banyak orang yang mampu menggantikan jabatan yang diembannya yang akan berakhir dalam empat bulan ke depan. “Saya ini sudah tua dan saya yakin masih banyak tenaga yang lebih militan lagi dari saya untuk memimpin departemen ini,” ujarnya.
Muhammad Maftuh Basyuni lahir di Rembang, Jawa Tengah, 4 November 1939. Ia diangkat sebagai Menag pada kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009 di bawah pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelum menduduki jabatan politis itu, Maftuh yang pernah mengenyam pendidikan sarjana di Universitas Islam Madinah di Arab Saudi dan Pondok Pesantren Modern Gontor, Jawa Timur, pernah menduduki sejumlah jabatan lain di negeri ini.
Anda punya komentar? Ok, kalau anda nggak punya, saya punya sedikit tanggapan.
1. Sejujurnya saya sangat muak dengan model berfikir dikotomis kepejabatan kita dari banyak pejabat atau tokoh kita yang sebenarnya sudah kita nggap level tinggi itu. Dikotomis? Ya, itulah yang selalu dikembangkan, disangkakan, dan divoniskan dalam koridor alam demokratis, multikultural dan pluralisme. Bahkan disempitkan lagi pendikotomian ini dalam koridor loyalitas. Masya Allah. Ketika saya, dan saya yakin anda pun yang berfikir normal, memahami bahwa Indonesia sangat luas, kompleks, rumit, dengan multikultural dan pluralisme yang nyata, di berbagai hal, seperti banyak agama, beragam suku dan bahasa daerah, banyak kelompok, golongan dan ras, tentu kepemimpinan yang muncul di Indonesia semestinya dapat bersumber darimana saja dan kita terima apa adanya. Konteks dikotomi kepemimpinan yang disumberkan dari: antar agama, antar profesi militer-sipil, antar pria dan wanita, antar profesionalisme dan orang parpol, antar suku, antar pengguna bahasa, antar golongan, antar kelompok, bahkan antar tingkat usia, bukanlah cara terbaik untuk membangun bangsa Indonesia sebagai bangsa dan komunitas yang besar. Naturally, pemimpin bisa darimana saja, sepanjang munculnya melalui proses yang sesuai aturan konstitusi/hukum, secara adil dan beradab, mengikuti prosedur mekanisme demokrasi yang wajar. Tidak bisa dan mestinya tidak boleh lagi muncul kata JANGAN DARI ITU, JANGAN DARI INI. Inilah sisa-sisa pemimpin yang punya sifat divide et impera yang masih bercokol, suka memecah-mecah bangsa, dengan pola pendikotomian. Kalau punya jiwa Indonesia Banget, harusnya plong, ikhlas dan legowo siapapun pemimpin yang akan muncul dalan hirarki manapun, presiden/wakilnya, menteri-menteri, gubernur, bupati/walikota, bahkan pemimpin rakyat di ranah legislatif.
2. Jadi apa yang anda fahami tentang hal-hal yang saya katakan ini? Terlalu banyak pendikotomian pala aras sumber kepemimpinan dan penebaran kata JANGAN INI dan JANGAN ITU dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara adalah merupakan potensi sumber penyakit! Jadi tidak membuat lingkungan kehidupan bangsa dan negara kita menjadi sehat, ini berbahaya. Mestinya yang muncul cukup: Jangan melanggar konstitusi, hukum, etika dan budaya bangsa. Titik. Demokrasi kita pun akan berjalan baik …. Kalau terlalu banyak muncul ungkapan Jangan dari parpol, jangan dari suku ini, jangan dari agama ini …. wah rusak tatanan negara ini.
3. Semestinya pejabat kita pada level tertentu faham tentang negara dan bangsa ini tidak hanya pada sisi teknis bidangnya saja. Semakin ke atas mestinya faham generalisnya muncul dengan baik biar tahu, negara ini Pemerintahannya berfaham Presidensial atau Parlementer. Jangan mendikotomikan bahwa pemimpin profesional pasti punya loyalitas kepada atasannya, sebaliknya yang dari parpol dianggap tidak akan bisa profesional, bahkan dianggap tidak bisa loyal. Masya Allah, cara berfikir ini salah besar! Kalau Indonesia sudah memilih jakan demokrasi, mestinya pemimpin bisa muncul dari parpol juga, meskipun itu jabatan teknis (bukan jabatan politis). Jabatan menteri, misalnya, terserah bagaimana Presiden terpilih menentukan orang-orang yang menjabat menteri itu di kabinetnya, dengan caranya/gayanya sendiri berkomunikasi dengan parpol-parpol dan kelompok-kelompok pendukungnya. Namun janganlah distigmakan bahwa dari parpol nggak akan bisa profesional, nggak akan bisa loyal, mendua hati, sangat keterlaluan itu. Lagipula kalau Departemen Agama, saya perlu bertanya, yang dimaksud profesional itu darimana sih? Kalau Departemen Kesehatan, jelas profesional kalau dari kalangan medis, Departemen Hukum dan HAM, jelas dari kalangan hukum, Departemen Agama? Aneh nian!
4. Saya bukan orang parpol, terus menulis hal ini dengan segala kepentingan. Tidak. Saya orang Indonesia yang cinta banget dengan negara dan bangsa ini. Saya tidak rela warganegara Indonesia dicekoki cara berfikir yang salah dan dikotomis yang tak berdasar dalam membangun bangsa dan negaranya, sementara koridor kita jelas multikultural, pluralisme, Pancasila dan NKRI. Saya jadi teringat, seorang kakek yang sudah renta kalau melihat seorang cucunya yang mulai punya keinginan dan latihan memanjat pohon, seringkali dilarang, jangan nanti jatuh, jangan nanti celakaI. Oh, betapa naifnya. Bukankah lebih baik, malah seharusnya diajari sesuai aturan dan ketentuan hukum alam, oh, cucuku mau belajar naik pohon ya, mari sini pilih ranting yang besar, kuat, jadikan pijakan, berhati-hatilah kalau naik, jangan lengah, pegangan yang kencang ….. mestinya begitu ya, diajari, jangan dilarang-larang. Nanti anak jadi ikutan picik, malah nggak punya pengalaman dan kemampuan memanjat. Begitulah mbah ….. jangan, nganeh-nganehilah, ….…
Musnahkan pola fikir dikotomis yang membahayakan negara dan bangsa. Apakah anda punya tanggapan?
Mantan Presiden Korsel bunuh diri, tragis dan memilukan akhir Sang Pengacara HAM. Di Indonesia?
In anggaran, bLog, country, dEmokrasi, e-goverment, eKsekutif, indonesia, informasi, kEluarga, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, kOrupsi, mAhasiswa, mAnajemen, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, pOlitik, pers, sumber daya, teknologi, uang on Sunday , 24 May 2009 at 12:00 PMSebuah berita mengejutkan:
Mantan Presiden Korea Selatan Roh Moo-hyun tidak dapat bertahan hidup setelah bunuh diri di wilayah asalnya Gimhae, Sabtu, 23 Mei 2009. Salah satu pejabat Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan, Roh Moo-hyun mengalami pendarahan parah di kepala dan mengembuskan napas terakhir saat dilarikan dari Gimhae ke sebuah rumah sakit di kota Busan, selatan Korea Selatan. Roh sempat dilarikan ke Rumah Sakit Busan National University di pinggiran kota Busan sekitar pukul 08.15, tetapi nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan tewas pada pukul 09.30 dengan luka parah di kepala.

Roh belakangan menjalani pemeriksaan yang diadakan oleh tim penyidik sehubungan adanya dugaan skandal suap lebih dari 6 juta dollar AS yang diterimanya dari seorang pengusaha selama masih menjabat sebagai presiden. Roh menjabat sebagai presiden Korea Selatan dari tahun 2003 hingga 2008. Skandal korupsi yang membelitnya membuat Roh nekat mengakhiri hidup.
Presiden Korsel Lee Myung-bak mengungkapkan bahwa kabar bunuh diri mantan Presiden Roh Moo-hyun sungguh sulit dipercaya. Melalui juru bicara kepresidenan Lee Dong-kwan, Lee menyebut kematian Roh begitu memilukan dan tragis.
Roh adalah mantan pengacara hak asasi manusia. Dia menjadi Presiden Korsel dari 2003 hingga 2008. Dia dikenal luas sebagai politisi bersih di negara dengan sejarah panjang korupsi. Namun, dia dan keluarganya dalam beberapa pekan terakhir diguncang skandal suap. Bulan lalu, pengacara negara memeriksa Roh selama 13 jam tentang tuduhan menerima suap 6 juta dollar AS dari seorang pengusaha Korsel ketika masih menjabat presiden. Sebuah tuduhan yang sangat memalukan Roh. “Saya tidak mempunyai muka lagi buat rakyat. Saya mohon maaf mengecewakan Anda,” kata Roh dengan raut muka sedih kepada wartawan pada 30 April 2009 sebelum meninggalkan rumahnya di Seoul untuk memenuhi panggilan jaksa.

Roh menjadi presiden setelah kemenangan mengejutkan dalam Pemilu 2002. Dalam kampanye ia berikrar tidak akan menjadi antek AS, sebuah janji yang memukau pemilih muda. Ia melanjutkan kebijakan pendahulunya, Presiden Kim Dae-jung, yakni “Kebijakan Sinar Matahari“, dengan menawarkan bantuan kepada Korea Utara untuk mewujudkan rekonsiliasi. Di bawahnya, Korsel mengadakan konferensi di Pyongyang dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Il pada 2007.
Roh lahir dari keluarga petani miskin. Ia melanjutkan ke SMA perdagangan dan tidak pernah kuliah. Ia belajar sendiri agar lulus ujian menjadi pengacara. Dengan keuletannya ia akhirnya menjadi pengacara top di bidang hak asasi manusia (HAM). Kasus terkenal yang pernah ditangani termasuk ketika membela para mahasiswa yang dituduh melanggar undang-undang militer. Roh juga pernah ditangkap dan izin kepengacaraannya dicabut karena mendukung demo buruh yang dianggap melanggar hukum.
Roh menghadapi impeachment pada 2004 karena berkampanye untuk memilih kandidat dari Partai Uri dalam pemilihan parlemen. Dia dianggap melanggar aturan netralitas sebagai presiden. Dua bulan kemudian dia kembali berkuasa setelah pengadilan membatalkan impeachment tersebut. Popularitas Roh kemudian jatuh di tengah kecaman terhadap kebijakan ekonominya. Kebijakan keamanan Roh yang dianggap pro-Korea Utara juga menjadi penyebab popularitasnya anjlok.
Sebelum mengakhiri hidup dengan cara terjun dari tebing, mantan Presiden Korsel Roh Moo-hyun (62) menulis surat bunuh diri untuk keluarga. Pengacara Roh, Moon Jae-in, dalam konferensi pers, Sabtu, 23 Mei 2009, mengatakan, kliennya bunuh diri karena merasa bersalah atas kasus korupsi yang dituduhkan kepadanya. Televisi MBC melaporkan, Roh dalam suratnya menulis, “Segalanya menjadi sulit, saya meminta maaf karena membuat banyak orang menderita.” Dalam surat itu Roh juga berpesan agar jenazahnya dikremasi.
Sebuah berita tidak mengejutkan:
1. Ini mungkin bagi kita yang di Indonesia merupakan sebuah berita mengejutkan. Tetapi bagi rakyat Korea dan Jepang berita begini tidak selalu mengejutkan. Bagi rakyat kedua negara tersebut hal ini dianggap sebagai wujud rasa malu yang nyata akibat keputusannya/tindakannya sewaktu menjabat sebagai penguasa. Bukan tradisi agaknya, tetapi kehormatan dan rasa malu sama pentingnya. Jangan pernah anda dan kita semua berharap menemukan pejabat Indonesia yang akan mau bertanggungjawab atas tindakannya (korupsi misalnya) yang memunculkan rasa malu pribadi dan keluarga dengan cara ini. Bahkan sekadar mengundurkan diri saja dari jabatannya nggak bakalan mau, meski bukti-bukti tindakannya sudah terkuak dengan nyata. Lebih-lebih di pengadilan pun akan mati-matian (melalui pengacaranya) menunjukkan seolah-olah nggak bersalah, bersih banget begitu. Ya, umumnya itu dikemas dalam upaya hukum, sah-sah saja.
2. Saya tidak setuju (dan sampai kapanpun tidak akan setuju) cara mengambil jalan pintas penyelesaian masalah dengan bunuh diri bagi seseorang yang menemui/menghadapi sebuah persoalan. Sebagai manusia itu saya anggap tidak gentlemen. Bagi saya, untuk pejabat yang nyata-nyata terbukti (terlanjur) bersalah memanfaatkan kekuasaan yang diamanatkan oleh rakyat kepadanya, nggak perlu bersilat lidahlah, berputar-putar langkah, mencari celah hukum dengan seribu cara, mestinya cukup mengundurkan diri dari jabatan yang diembannya, bila perlu mengembalikan hak rakyat/negara yang diambilnya ataupun digunakan secara melawan hukum (uang korupsi, misalnya), bila ternyata atas nama hukum dan keadilan harus menjalani diri sebagai terpidana ya jalani saja, mestinya begitu khan enak …. rakyat akan tetap “menghargai” jiwa dan kepribadiannya sebagai orang yang bertanggung jawab, konsisten dan konsekwen, dan gentlement. Toh, kalau masih merasa punya Tuhan, harus disadari, Tuhan itu Maha Pemurah, Penyayang, dan Mengasihi. Bahkan Maha Memaafkan. Artinya kalau pejabat yang menempuh cara ini tetap tidak dimaafkan oleh rakyat, ya nggak masalah, serahkan segalanya pada Tuhan, tobat pejabat pun saya yakin didengarkan Tuhan, dan akan diberikan jalan terbaik.
3. Memang yang paling baik, sebagai pejabat apapun, di tingkat apapun, sampai kapanpun, semestinya JANGAN PERNAH MENGAMBIL YANG BUKAN HAKNYA, DAN JALANKAN KEWAJIBAN SEBAIK-BAIKNYA. Sudah, kalau cara ini yang ditempuh pasti aman dan selamat dunia dan akhirat.
Betul ya? Indonesia Banget sih …
Ssst, anda memasuki RUANG KEMERDEKAAN, ayo bangkit bangsaku …
In bLog, country, dEmokrasi, e-goverment, eKsekutif, global, hAm, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, readiness, risiko, saing, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Wednesday , 20 May 2009 at 5:00 AM
Lha seperti ini lho seharusnya: AS perketat penggunaan HP oleh pengemudi Angkutan
In bLog, country, dEmokrasi, eKsekutif, global, hAm, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, pers, sumber daya, teknologi on Saturday , 16 May 2009 at 9:44 AMBahaya pemakaian HP bagi para pengemudi angkutan umum ditindaklanjuti dengan tegas di salah satu kota di Amerika Serikat, Boston. Ketahuan memakai atau membawa perangkat telekomunikasi ini saat kerja, ancaman skors hingga aksi pemecatan siap menanti. Peraturan yang dikeluarkan oleh kantor transportasi Massachusetts pada Rabu lalu tersebut menyebutkan bahwa mereka melakukan pemblokiran penggunaan HP untuk para pengemudi angkutan umum di Boston.
Peraturan ini keluar menyusul kecelakaan tragis di trem listrik minggu lalu yang mengakibatkan 50 orang terluka dan kerugian mencapai US$ 9 juta. Kecelakaan itu terjadi akibat ulah sembrono yang dilakukan si sopir bernama Aiden Quinn (24) yang malah asyik SMS-an dengan pacarnya selagi mengemudi.
Untuk itulah pemblokiran ini dilakukan. Tentu saja penguasa setempat tak mau kejadian sembrono berbuah ketragisan terjadi lagi. Dan bagi para pengemudi yang masih bandel melanggar peraturan itu, regulator sudah siapkan ‘amunisi’. ‘Amunisi’ yang mereka siapkan berupa ancaman pemberhentian sementara atau skors dengan kisaran hari yang berbeda-beda, tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan. Bagi pengendara mobil dan bus yang ketahuan memakai HP atau PDA, mereka diskors selama 30 hari untuk pelanggaran pertama dengan ancaman pemecatan. Hukuman ini lebih ringan jika mereka tidak memakainya, namun tetap membawa perangkat tersebut. Bagi pengendara yang bertindak begitu, mereka mendapat skors selama 10 hari untuk pelanggaran pertama, menyusul 30 hari untuk pelangaran kedua, dan juga mendapat ancaman pemecatan.
Pihak transportasi Massachusetts yang diwakili oleh sekretaris James Aloisi mengklaim peraturan tersebut merupakan yang pertama di lingkup jasa transportasi di Amerika Serikat. Dikutip dari MSNBC, Kamis 14 Mei 2009, regulator percaya, peraturan yang mereka keluarkan tersebut suatu saat akan menjadi patokan. “Saya memprediksi apa yang kami lakukan di sini suatu saat nanti akan akan menjadi model peraturan nasional,” ujar Aloisi.
Iyalah, ini peraturan penting bagi keselamatan transportasi semua media, darat, laut dan udara, maka saya yakin ini akan bergaung menjadi model peraturan internasional. Bagaimana aturan di Indonesia? Saya juga suka sebel and ngeri, bagaimana tidak, seorang pengemudi angkutan umum di negara kita seringkali terlihat seenaknya ber-HP ria sambil mengemudi , sehingga mengemudinya juga seenaknya, sehingga membahayakan orang lain seenaknya juga. Tetapi, …., tetapi nhi, bagaimana ya peraturan ini bisa diterapkan di Indonesia, wong terkadang saya juga masih melihat pengendara mobil pribadi yang bagus, pejabat kali ya, juga ber-HP ria sambil nyetir mobilnya seenaknya juga ….. kalau begini bagaimana bisa membuat peraturan yang baik dan menegakkannya?
Hasil Perolehan Suara Parpol Pemilu 2009 : jangan ada suara WNI yang disia-siakan ….
In bLog, country, dEmokrasi, e-goverment, eKsekutif, global, hAm, iNtermezo, indonesia, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, pOlitik, ranking, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi, uang on Sunday , 10 May 2009 at 2:05 PM1. Hasil Perolehan Suara Parpol Pemilu Legislatif 2009
Berdasarkan data KPU, Sabtu, 09 Mei 2009, Jam 22:29 WIB
| No | Partai Politik | Jumlah Suara | Persentase |
| 1 | Demokrat (31) | 21.703.137 | 20,85% |
| 2 | Golkar (23) | 15.037.757 | 14,45% |
| 3 | PDIP (28) | 14.600.091 | 14,03% |
| 4 | PKS (8) | 8.206.955 | 7,88% |
| 5 | PAN (9) | 6.254.580 | 6,01% |
| 6 | PPP (24) | 5.533.214 | 5,32% |
| 7 | PKB (13) | 5.146.122 | 4,94% |
| 8 | Gerindra (5) | 4.646.406 | 4,46% |
| 9 | Hanura (1) | 3.922.870 | 3,77% |
| 10 | PBB (27) | 1.864.752 | 1,79% |
| 11 | PDS (25) | 1.541.592 | 1,48% |
| 12 | PKNU (34) | 1.527.593 | 1,47% |
| 13 | PKPB (2) | 1.461.182 | 1,40% |
| 14 | PBR (29) | 1.264.333 | 1,21% |
| 15 | PPRN (4) | 1.260.794 | 1,21% |
| 16 | PKPI (7) | 934.892 | 0,90% |
| 17 | PDP (16) | 896.660 | 0,86% |
| 18 | Barnas (6) | 761.086 | 0,73% |
| 19 | PPPI (3) | 745.625 | 0,72% |
| 20 | PDK (20) | 671.244 | 0,64% |
| 21 | RepublikaN (21) | 630.780 | 0,61% |
| 22 | PPD (12) | 550.581 | 0,53% |
| 23 | Patriot (30) | 547.351 | 0,53% |
| 24 | PNBK (26) | 468.696 | 0,45% |
| 25 | Kedaulatan (11) | 437.121 | 0,42% |
| 26 | PMB (18) | 414.750 | 0,40% |
| 27 | PPI (14) | 414.043 | 0,40% |
| 28 | Pakar Pangan (17) | 351.440 | 0,34% |
| 29 | Pelopor (22) | 342.914 | 0,33% |
| 30 | PKDI (32) | 324.553 | 0,31% |
| 31 | PIS (33) | 320.665 | 0,31% |
| 32 | PNI M (15) | 316.752 | 0,30% |
| 33 | Partai Buruh (44) | 265.203 | 0,25% |
| 34 | PPIB (10) | 197.371 | 0,19% |
| 35 | PPNUI (42) | 142.841 | 0,14% |
| 36 | PSI (43) | 140.551 | 0,14% |
| 37 | PPDI (19) | 137.727 | 0,13% |
| 38 | Merdeka (41) | 111.623 | 0,11% |
| 39 | PDA (36) | 0 | 0,00% |
| 40 | Partai SIRA (37) | 0 | 0,00% |
| 41 | PRA (38) | 0 | 0,00% |
| 42 | Partai Aceh (39) | 0 | 0,00% |
| 43 | PBA (40) | 0 | 0,00% |
| 44 | PAAS (35) | 0 | 0,00% |
| Jumlah | 104.095.847 | 100% |
2. Sembilan Parpol Lolos PT Pemilu 2009
Sebanyak sembilan partai politik lolos dari Parliamentary Threshold (PT) atau ambang batas perolehan suara sebanyak 2,5 persen dari jumlah suara sah secara nasional pada Pemilu 2009 yang berjumlah sebanyak 104.099.785 suara.
Sesuai dengan Pasal 202 UU 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Legislatif, parpol peserta pemilu yang memenuhi ambang batas perolehan sekurang-kurangnya 2,5 persen dari jumlah suara sah secara nasional dapat diikutkan dalam penentuan perolehan kursi.
Selain penetapan hasil pemilu, KPU juga mengagendakan untuk mengumumkan hasil perolehan kursi peserta jumlah suara sah yang merupakan bagian persyaratan untuk dapat mengajukan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada pemilu 2009.
Pasal 9 UU 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden menyebutkan, pasangan calon diusulkan oleh parpol atau gabungan parpol peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah nasional dalam pemilu anggota DPR . Sedangkan waktu pendaftaran capres dan cawapres mulai dibuka dari tanggal 10 Mei hingga 19 Mei 2009.
Perolehan kursi DPR Pemilu Legislatif 2009 sembilan parpol Lolos PT Pemilu 2009 berdasarkan ketetapan KPU:
a. Partai Demokrat 148 kursi (26,43 persen)
b. Partai Golkar 108 kursi ( 19,2 persen)
c. PDIP 93 kursi (16,61)
d. PKS 59 kursi (10,54 persen)
e. PAN 42 kursi (7,50 persen)
f. PPP 39 kursi (6,96 persen)
g. PKB 26 kursi (4,64 persen)
h. Gerindra 30 kursi (5,36 persen)
i. Hanura 15 kursi (2,68 persen)
3. Sebanyak 49.690.000 orang tidak menggunakan Hak Pilih
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil pemilu legislatif, Sabtu, 9 Mei 2009, pukul 22.00 WIB. Penetapan dilakukan dengan beberapa catatan. Jumlah suara sah hanya 104.099.785 dan 17.488.581 suara dinyatakan tidak sah. ”Hasil penghitungan suara pemilu DPR yang dilaksanakan sejak 26 April hingga 9 Mei 2009, ditetapkan dan dinyatakan sah,” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary. Dia pun membacakan perolehan suara dari masing-masing partai politik peserta Pemilu 2009. Hafiz menyatakan hasil penghitungan menyatakan suara sah berjumlah 104.099.785. Sementara suara tidak sah berjumlah 17.488.581.
Total pemilih yang menggunakan hak pilihnya adalah 121.588.366 orang. Sementara daftar pemilih tetap (DPT) berdasarkan SK 164/KPU/III/2009 tertanggal 7 Maret 2009, jumlah pemilih adalah 171.265.076. ”Pemilih yang tak menggunakan hak pilihnya berjumlah 49.699.076 orang,” kata Hafiz.
Penetapan ini dilakukan dengan beberapa catatan. Yaitu untuk kasus di daerah pemilihan Sumatra Utara 2, Bengkulu, Lampung, Sulawesi Tengah, dan Papua. Hingga penetapan dilakukan KPU, proses penghitungan suara ulang di enam kecamatan Kabupaten Nias Sumatra Utara, belum selesai. Hasil penghitungan ulang di Nias, nanti akan dimasukkan dalam lampiran berita acara penetapan ini sebagai bagian tak terpisahkan. Sementara kasus Bengkulu, terutama di Kabupaten Kaor, KPU mengesahkan data yang diajukan formulir berita acara yang diajukan panwas dan saksi di daerah tersebut. ”Menurut pleno KPU, data tersebut memiliki legitimasi dan kebenaran,” kata Anggota KPU I Gusti Putu Arta. Adapun untuk kasus Kabupaten Tulang Bawang di Lampung, KPU memerintahkan KPU Lampung untuk menuntaskan masalah di KPU Tulang Bawang. Sementara untuk Kasus di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, data yang dipakai KPU adalah data dari KPU dan panwas pemilu setempat. Catatan terakhir diberikan untuk penghitungan di Papua. KPU memerintahkan KPU Papua untuk melakukan klarifikasi atas beragam temuan pelanggaran pemilu di daerah itu. Dengan banyaknya temuan tersebut, KPU Papua diminta pula untuk memperbaiki hasil penghitungan.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nur Hidayat Sardini mengatakan dalam kasus ini mereka akan menempuh langkah sesuai UU. Dengan adanya kasus ini Bawaslu juga menyatakan penetapan hasil rekapitulasi ini bukan penetapan nasional. ”Mengingatkan, pasal 306, 199, dan 201 UU 10/2008, penetapan suara harus bersifat nasional. Harus secara nasional (tidak ada catatan),” tegas Nur. Anggota Bawaslu Wahidah Suaib mengatakan dengan banyaknya pelanggaran pemilu yang tak bisa ditindak secara hukum, dia meminta partai politik konsisten menerapkan pasal 218 UU 10/2008. Pasal itu mengatur mekanisme penggantian calon terpilih. Yaitu, jika ditemukan ada calon legislatif terpilih yang ternyata tak lagi memenuhi syarat, partai politik harus menggantinya berdasarkan ketentuan pasal tersebut.
4. Ada 19 juta suara “terbuang” sia-sia
Syarat ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 2,5 persen harus mengubur impian 29 partai politik nasional peserta pemilu. Dari 38 partai peserta pemilu, hanya 9 partai yang memenuhi syarat tersebut dan berhak menjadi penghuni Senayan. Selebihnya, lebih dari 19 juta suara perolehan 29 partai itu pun, “terbuang” sia-sia karena tak bisa dikonversikan menjadi kursi di DPR.
Seusai penetapan perolehan suara nasional dan perolehan kursi di DPR, Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dihujani pertanyaan oleh para perwakilan parpol yang tidak lolos PT. Pernyataan mereka, suara contrengan para pemilihnya menjadi sia-sia dan dinilai sebagai penghilang hak warga negara. Menanggapi aspirasi ini, Hafiz mengatakan, sebagai penyelenggara pemilu, KPU hanya melaksanakan perintah UU. “Saya juga sayang melihat jutaan suara itu. Tapi, KPU hanya melaksanakan perintah undang-undang. Semoga saja pembuat undang-undang, yaitu para anggota Dewan, bisa mendengar aspirasi ini,” ujar Hafiz. Namun, ia menambahkan, 19 juta suara atau sekitar 18,29 persen suara nasional itu bisa dijadikan modal bagi partai yang membutuhkan suara untuk mengajukan Capres-Cawapres.
Ya, begitulah memang aturannya. Kalau parpol-nya nggak lolos PT, pendukungnya harus nrimo, suaranya seperti “sia-sia”. Meski kumulatifnya cukup besar, ya nggak ada pengaruh apa-apa, toh demi hukum (UU) harus rela memahami kejadian ini.
a. Pemilu Legislatif 2009 ini penuh hingar bingar, mulai munculnya UU Paket Politik yang kontroversial, dimana ada parpol yang sok jagoan merasa akan dapat suara jutaan, sehingga ide pencalonan capres/cawapres waktu itu diusulkan harus didukung 30% suara legislatif sempat digulirkan. Untung hasil akhirnya di UU cuma 25% suara, bayangkan kalau sampai disahkan 30% suara, pasti parpol itu “bubar” nggak dapat suara signifikan …. karena rakyat pasti “menghakimi”. Makanya nggak usah ada kesombongan dalam berpolitik.
b. Batas PT yang 2,5% perlu nggak sih? Kalau sekarang saja terlihat hanya 9 parpol yang memenuhi syarat, bagaimana 2014 kalau nanti ada parpol “super” yang dapat suara BANYAK BANGET (nggak tahulah saya, legal atau nggak proses dapatnya), sehingga parpol-parpol lainnya dapat suara sedikit secara merata, jangan-jangan tinggal 4 atau parpol nantinya di parlemen. Wah, suara sia-sia bakalan banyak lagi. Menurut saya, batasan PT jangan prosentaselah, intinya cukup begini: Pokoknya SENAYAN hanya dihuni oleh wakil rakyat dari 9 parpol. Terserah pencapaian suara masing-masing dari kesembilan parpol itu, bahkan kalaupun parpol ranking ke-9 dapat 1% suara ya biarin saja masuk ke DPR. Ini lebih demokratis. Bahkan kalau memang lebih di-simple-kan hanya 7 parpol di Senayan nggak masalah. Yang penting batasannya jangan prosentase suara, langsung urutan perolehan saja. Selain itu logikanya, semua parpol yang masuk Senayan mestinya dapat hak mengajukan Capres-Cawapres dalam Pilpres. Nggak usah batasan suara ataupun jumlah kursi yang dipunyai, jangan double standard dalam berdemokrasi. Toh, rakyat yang menentukan. Apalagi ini khan Rejim Presidensial.
c. Terus kisruh DPT sempat mencuat. Namun kini harus disyukuri, untuk Pilpres 2009, proses penyusunan DPT (tentu setelah DPS) betul-betul dari arus bawah. Dari tingkatan RT/lingkungan sosial terendah. Semoga permasalahan DPT seperti DPT Pilleg tidak terulang lagi.
d. Ada lagi rekan-rekan dan saudara-saudara kita WNI yang memilih Golput. Memang itu hak pribadi. Tetapi demi terpilihnya pemimpin Indonesia yang bermartabat dengan suara rakyat yang signifikan marilah kita berusaha menggunakan hak pilih dalam Pilpres semaksimum mungkin. Malah saya berharapan, bila perlu Pilpres 2009 kalau bisa SATU PUTARAN saja. Nggak perlu ada putaran kedua. Hal ini terjadi bila ada Capres-Cawapres yang langsung dapat suara di atas 50%. Bisa nggak ya? Tergantung kita semualah ….. Alasan saya simple saja, alangkah bagusnya kalau (rencana) biaya Pilpres 2009 putara kedua yang mencapai di atas 4 Trilyun itu “dibagikan” saja ke rakyat Indonesia …. bisa dalam bentuk projek-projek yang padat karya, semacam infrastruktur, atau projek lainnya, yang penting bisa menyerap tenaga kerja yang banyak, sekaligus mengurangi jumlah pengangguran, serta menggerakkan roda ekonomi di daerah …. daripada uang trilyunan jadi kertas suara doang!
e. Suskseskan Pemilu Presiden 2009.
Daftar kota paling berbahaya di Amerika Serikat
In bLog, global, hAm, hIdup, kEwarganegaraan, pers, risiko, sumber daya, survai on Saturday , 25 April 2009 at 3:36 PMInilah daftar kota paling berbahaya di Amerika Serikat
Mau ke Amerika Serikat? Lihat dulu 5 kota paling berbahaya di Amerika Serikat:

No. 1 Detroit, Michigan : Populasi: 1,951,186 –> Kejahatan dengan kekerasan per 100,000: 1,220
No. 2 Memphis, Tennese : Populasi: 1,295,670 –> Kejahatan dengan kekerasan per 100,000: 1,218
No. 3. Miami, Florida : Populasi: 2,401,971 –> Kejahatan dengan kekerasan per 100,000: 988
No. 4 Las Vegas, Nevada : Populasi: 1,834,533 –> Kejahatan dengan kekerasan per 100,000: 887
No. 5 Stockton, California Populasi: 684,406 –>Kejahatan dengan kekerasan per 100,000: 885
Daftar ini disusun berdasarkan Laporan Satatistik Kejahatan dengan kekerasan yang diterbitkan FBI tahun 2008.
Empat jenis serangan yang dijadikan ukuran/pengkategorian kejahatan dengan kekerasan:
a. Murder and non-negligent manslaughter (Pembunuhan dan pembunuhan tidak direncanakan/kelalaian)
b. Forcible rape (Pemerkosaan dengan kekerasan)
c. Robbery (Perampokan)
d. Aggravated assault (Penyerangan dengan menyakiti)
Kalau di Indonesia, menurut anda kota-kota yang (paling) berbahaya mana saja ya? Ada yang dapat memberikan informasi? Waspadalah!
Direktur Esksekutif Walhi : Rekam jejak lingkungan Capres & Cawapres kelam
In bLog, country, dEmokrasi, damai, e-goverment, eKsekutif, global, hAm, hIdup, indonesia, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, pOlitik, sumber daya, teknologi on Saturday , 25 April 2009 at 12:00 PMRekam jejak atau track record para calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2009 di bidang lingkungan dinilai kelam. Dari kemungkinan lima sosok yang akan menduduki kursi presiden dan wakil presiden, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mencatat banyak kebijakan maupun sepak terjang mereka yang tidak berpihak pada kelestarian lingkungan. Keenam capres dan cawapres tersebut meliputi Jusuf Kalla, Susilo Bambang Yudoyono, Megawati, Prabowo Subiyanto, Wiranto dan Sultan Hamnegkubuwono X.
Berry Nahdian Forqan, Direktur Esksekutif Walhi pada Diskusi Panel ‘Tantangan Kepemimpinan Gerakan Politik Hijau Pasca Pemilu 2009‘ mencontohkan:
a. Jusuf Kalla (JK) bersama kelompok Bukaka melalui Bosowa membangun PLTA Poso dengan kapasitas 780 megawatt sebelum analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL) disetujui. Pada Oktober 2004 Bukaka yang spesialisasinya pada pembangunan PLTA melalui JK melakukan kesepakatan atas nama RI dan GAM untuk membangun PLTA Pisangan I dan II. ‘Saat ini JK bersama Bukaka juga akan membangun PLTU bertenaga 10.000 megawatt berbahan batu bara yang sangat merusak lingkungan dan tidak mendorong energi terbantukan,” kata dia.
b. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selama kepemimpinannya mengeluarkan PP No 2 tahun 2008 yang membolehkan penambangan dilakukan di hutan lindung. ”Dan Kementrian Negara Lingkungan Hidup memberi label hijau pada pesuahaan perusak lingkungan terbesar pada Newmont dan sinar Mas,” kata Berry.
c. Megawati dan keluarganya memilik 13 Stasiun Pengisian bahan bakar umum yang menempati jalur hijau di Jakarta.
d. Prabowo bersama Nusa Kaltim Coal melakukan penambangan batu bara termasuk penambangan gas di Papua Barat.
e. Wiranto dianggap mendorong perkembangan terjadinya bisnis kelabu seperti illegal logging, kata Berry, yang di lapangan sarat dengan keterlibatan TNI. Hal ini terkait dengan kebijakan Wiranto mendorong kembali pemekaran kodam, korem, koramil.
f. HB X melalui anaknya menjadi mitra Sampoerna Group dan membangun pabrik rokok berlabel Keraton Dalem yang juga bekerja sama dengan usaha pertambangan pasir besi di Kulon Progo.
”Melihat rekam jejak tersebut patut dipertanyakan apakah masih bisia berharap dengan kondisi calon presiden dan wakil presiden,” tutur Berry. Di lain pihak isu mengenai lingkungan memang menjadi isu yang diangkat.
Rekan-rekan WNI Nomor 1, menjelang Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden, selalu saja muncul berita ataupun isu-isu sensitif, sarat kepentingan. Ada isu Hak Asasi Manusia, Lingkungan Hidup, Kehidupan pribadi, Kekayaan keluarga, Sponsor dana calon, ya begitulah politik dengan segala aksesorisnya. Anda bingung? Tidak perlu. Apapun dan bagaimananpun bentuknya isu/berita yang anda dengar, anda ketahui, anda lihat, gunakanlah itu semua sebagai referensi untuk menentukan tokoh pilihan anda dalam Pilpres 2009 nantinya, tepatnya tanggal 8 Juli 2009. Namanya isu/berita kita semua (tentu anda juga) berhak menelusuri kebenarannya dan latar belakang dilansirnya isu/berita itu. Jangan sekali-sekali langsung percaya, juga jangan sekali-sekali langsung tidak percaya. Kuaklah tingkat kebenaran berita/isu itu dengan mencari sumber-sumber isu/berita lainnya, semacam check, cross-check dan re-check. Sebagai WNI Nomor 1 kita harus melakukan itu supaya tidak mudah termakan isu/berita yang kita sendiri belum tahu tingkat validitasnya.
Okelah, sebagai cara melihat visi dan misi Capres-Cawapres memang baik juga melihat bagaimana “tingkat perhatian” mereka terhadap isu-isu Lingkungan Hidup, Hak Asasi Manusia, Demokratisasi, Multikultural dan Pluralisme, dan variabel-variabel lainnya terkait kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, selain bagaimanakah cara mereka membawa bangsa ini ke arah keadilan dan kemakmuran senyatanya. Kalau hal-hal itu sudah terlihat jelas, nanti saatnyalah anda HARUS MEMILIH DAN MEMILAH MEREKA, SEHINGGA TINGGAL SATU PASANGAN CAPRES-CAWAPRES yang mesti dimunculkan di Hari penconterngan Pemilu Presiden 8 Juli 2009. Tetaplah memilih satu pasang Capres-Cawapres saja kalau anda ingin negara dan bangsa ini berjalan dengan baik. Satu suara anda sangat menentukan munculnya Presiden-Wapres yang terbaik diantara yang ada. Jangan pernah berfikir bahwa diantara mereka nggak ada yang baik, harusnya kita fahami NOBODY PERFECT. Toh, kita sendiri juga tidak dalam kesempurnaan. Makanya pilih saja SATU CAPRES-CAWAPRES yang paling anda sukai, yang terbaik menurut anda diantara yang ada!
Krisis global? Akhirnya Amerika Serikat mengakui sebagai sumber penyebabnya.
In anggaran, bLog, dEmokrasi, e-goverment, global, hAm, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAhasiswa, money, nUrani, pEringkat iNdonesia, pErtahanan, pOlitik, readiness, saing, tEknologi iNformasi, teknologi on Thursday , 23 April 2009 at 9:06 AMSudah baca berita krisi global Republika?
Ealah, Menteri Keuangan Amerika Serikat Timothy Geithner, akhirnya mengakui bahwa negaranya menjadi pihak yang paling bersalah atas terjadinya krisis ekonomi global sekarang, namun dia menilai dunia mesti bekerjasama demi menenteramkan keadaan. “Seluruh dunia menginginkan perekonomian dan sistem keuangan AS pulih kembali sehingga bergerak lagi, sama pentingnya dengan hasrat kami pada seluruh dunia untuk pulih sehingga kami makmur kembali di dalam negeri,” kata Geithner kepada Klub Ekonomi Washington.
Pemulihan ekonomi yang berimbang akan berarti bahwa negara-negara lain tidak lagi tergantung pada konsumen AS, lanjut Geithner. Dia menggarisbawahi bahwa Dana Moneter Internasional yang akan menyelenggarakan pertemuan tengah tahunannya segera pekan ini, kini memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia bakal menyusut 1,3 persen tahun ini. “Output yang hilang bisa sebesar tiga sampai empat triliun dolar AS (Rp33.000 – 34.000 triliun) untuk tahun ini saja,” kata Geithner.
Nah, begitulah gaya Uncle Sam selama ini. Pengakuan saja tidak cukup, mestinya dituntut untuk segera merubah gaya ekonomi liberal, penuh kapitalisme, bahkan neo-kapitalisme, dengan yang lebih beradab. Bukankah ekonomi kita yang berbasis Pancasila lebih baik, tetapi koperasi-koperasi kita kok nggak ada yang eksis ya? Banyak pejabat ataupun tokoh ekonomi kita yang belajar dari Amerika serikat, dan biasanya mendewa-dewakan negara tersebut dalam ketahanan bidang ekonomi (yang liberal itu) sekarang sedikit malu-malu, karena mereka nyatanya bisa “hancur” & collapse, terus maunya kerjasama dengan negara-negara lain di dunia biar bangkit lagi …. bolehlah itu, yang penting jangan ulangi lagi keserakahan dan keadidayaan sebagai bargaining power hubungan antar negara. Proporsionallah … untuk hidup berdampingan dengan bangsa/negara lain dalam kehidupan yang damai di dunia … Jangan gunakan hukum pasar sepenuhnya. Karena itu akan muncul kanibalisme dalam ekonomi …
Apa yang ingin anda katakan?
Anggota dewan terhormat edisi 2009-2014 perlu dibekali materi kewarganegaraan
In bLog, e-goverment, eValuasi, indonesia, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, nUrani, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, risiko, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Wednesday , 15 April 2009 at 8:00 PMPemilu Legislatif 2009 telah menunjukkan hasil yang penuh unpredictable. Sehingga sosok-sosok yang hadir di Istana Senayan itu masih menimbulkan tanda tanya, kira-kira lebih baik atau lebih ambleg ya dibanding anggota DPR 2004-2009. Karena “sudah terpilih” oleh rakyat, entah kebetulan atau kebeneran, ya sudah kita berfikir positif saja kepada mereka yang akan menjabat sebagai anggota Dewan yang terhormat nantinya. Namun, saya punya ide yang menurut saya positif diterapkan demi keberhasilan kinerja mereka dan kejayaan negara dan bangsa Indonesia pada masa mendatang. Apa itu?
Idenya simpel, mengekor keberadaan mahasiswa baru di kampus, yaitu untuk mahasiswa yang baru diterima di perguruan tinggi mana saja selalu ada acara orientasi, dulu perploncoan, penataran atau apapun namanya, yang penting adanya acara sebagai jembatan informasi dan penyesuaian kehidupan sebelumnya (pola pikir SMA) ke kehidupan yang baru dijalani (pola fikir perguruan tinggi). Bentuknya bisa bervariasi, tetapi misinya umumnya identik. Nah, untuk mahasiswa saja ada acara/kegiatan semacam itu, padahal tingkat efek perilaku, pola fikir dan tindakan mahasiswa (kalaupun ada yang negatif) tidaklah se-menggelegar para wakil rakyat. Lha, untuk anggota DPR mana ada? Makanya saya usulkan untuk para Anggota DPR harus ada semacam orientasi/penataran yang intinya berisi MATERI KEWARGANEGARAAN. Menurut saya ini penting, karena diharapkan setting berfikir dan pola bertindak merea nantinya haruslah mendasarkan pada ukuran kebangsaan dan kenegaraan, berbasis konstitusi dan Rule of Law. Kepentingan organisasi/partai politik haruslah dinomor kesekian-kan karena mereka telah menjadi wakil rakyat Indonesia, yang plural dan penuh multikultural. Apalagi sumber mereka beragam dengan bekal yang belum standar. Saya pun menganggap mereka tidaklah semuanya hebat dalam segala bidang, termasuk bidang tugasnya nanti (legislasi, budget dan control), namun bukan tidak punya kemampuan, setidaknya punya satu kemampuan yaitu mengumpulkan suara massa. Sehingga perlu pembekalan semacam ini.
Terus isi materinya apa? Saya usulkan: Hak dan Kewajiban Warganegara, Hak Asasi Manusia, Demokrasi, Identitas Nasional, Konstitusi dan Rule of Law, Bela Negara, Geopolitik, Geostrategi dan Politik Strategi Nasional, dan Gerakan Anti Korupsi. Siapa yang mengisi? Ya, pihak-pihak yang berkompetenlah. Siapa pelaksananya? ya, terserah juga, kaum akademis juga boleh, bekerjasama dengan Setjen DPR. Waktunya berapa lama? Ya, secukupnyalah. Yang penting, targetnya realistis dan diperkirakan dapat mencapai sasaran.
Sanggup nggak ya mengadakan acara/penataran Kewarganegaraan semacam yang saya usulkan ini? Ya, kalau ingin negara dan bangsa ini menjadi “baik dan benar” mestinya pejabat negara semacam Anggota DPR ini perlu “disempurnakan lebih dahulu” sebelum “menyempurnakan” rakyatnya. Setuju?
P.S. Eh, kalau untuk anggota DPR bisa dilakukan, anggota DPD boleh diberi acara semacam ini juga …
Langganan majalah gratis? Nggak sulit kok dapatnya …
In anggaran, bLog, country, daya, indonesia, informasi, kEwarganegaraan, kOmputer, mAhasiswa, mAnajemen, pEndidikan, pOlitik, sumber daya, survai, teknologi, uang on Wednesday , 15 April 2009 at 5:00 PMMungkin anda sudah tahu, begitu mudahnya mendapatkan majalah gratis melalui internet. Cari melalui Google dengan kata kunci Free Subscription Magazine, isi form yang ditampilkan dengan sebisa mungkin datanya logis, lengkap dan (bagaimana caranya) dapat dipercaya. Modalnya? Ya, setidaknya sepotong alamat email yang meyakinkan. Tinggal tunggu majalah-majalah itu akan datang sendiri ke tempat anda. Kalaupun tidak dapat yang berbentuk printed (cetakan), setidaknya dapat yang digital.

Saya sudah melakukan hal ini, sehingga cukup banyak majalah yang datang ke rumah saya setiap bulannya. Beberapa majalah yang rutin saya terima dapat saya sebutkan disini, ialah: ORACLE, AVIATION MAINTENANCE, AVIONICS, InsideGNSS, Flight International, Business & Commercial Aviation, dan lain-lainnya. Juga beberapa majalah yang dalam bentuk digital dapat secara rutin saya unduh setiap bulan. Betul-betul gratis? Ya iyalah, mana mampu saya kalau dari gaji/income saya membayar langganan begitu banyak majalah.
Caranya? Ya, seperti yang sebutkan di atas, modal searching dan email. Cuma ada sedikit saran nhi:
1. Gunakan email yang aktif, karena suatu saat digunakan sebagai alamat pengecekan.
2. Sedapat mungkin data “realistis” alias mendekati aslinya. Nomor telepon/HP usahakan apa adanya, karena suatu saat kita akan dikontak.
3. Untuk majalah cetakan biasanya “lebih sulit” didapat daripada yang digital, tetapi tetap saja masih ada kemungkinan dapat majalah cetakan sepanjang isian data kita “dianggap/dinilai” dekat dengan tipe/jenis majalah yang kita sasar oleh penerbit.
4. Majalah komersial bukan berarti nggak bisa diminta secara gratis. Penerbit umumnya sudah mengalokasikan sekian prosen dari oplah majalahnya untuk pelanggan yang berkategori free. Terutama dengan pendekatan profesi dan posisi sebagai pembaca potensial. Saya punya pengalaman langganan majalah free untuk majalah yang harga komersialnya US$10.
5. Sekali lolos sebagai pelanggan free salah satu majalah, kita biasanya dapat dengan mudah mendapatkan majalah free lainnya. Bahkan ditawari secara periodik.
6. Yang free memang kebanyakan majalah asing daripada majalah Indonesia.
7. Kalau diminta daftar ulang jangan pernah ditunda-tunda, karena kalau ini terjadi langganan majalah kita akan distop.
8. Buatlah data pribadi/riwayat hidup kita secara standar, konsiten dan meyakinkan bagi yang membacanya. Karena suatu saat kalau kita diminta isian data pada form lain lagi secara ulang nggak sulit/pusing untuk menjaga konsistensi data.
9. Jangan pernah putus asa berburu majalah asing yang free, karena memang beberapa penerbit betul-betul menelusuri kelayakan/kepantasan kita untuk menerima majalah tersebut dengan pendekatan profesi, selalu banyak cara untuk meyakinkan penerbit semacam ini. Memang kadang-kadang referensi seorang teman menjadi cara mudah dan efektif untuk mendapatkan majalah semacam ini.
Ok, selamat berburu majalah gratis lewat internet, semoga sukses.
Biaya jadi Caleg fantastis ya …. terus cara mengembalikannya, bagaimana ya? (Updated)
In bLog, country, dEmokrasi, daya, e-goverment, eKsekutif, iNtermezo, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, kOrupsi, lEgislatif, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, pOlitik, ranking, readiness, sumber daya, survai on Tuesday , 14 April 2009 at 2:00 PMSaya tambahkan kata Updated. Mengapa? Karena sejak saya tampilkan tulisan ini kemarin (13 April 2009) betapa banyak rekan-rekan pengunjung blog yang memberi respon dan mengapresiasi, kecenderungannya banyak yang positif. Tetapi ada juga pengunjung blog yang mempertanyakan, infonya valid apa nggak? Saya perlu sampaikan bahwa WNI Nomor 1 pantang menyajikan info yang bohong. Ini semua hasil komunikasi dengan banyak teman, info dari yang bersangkutan, dan sumber media lainnya. Untuk itu jika ada tambahan info soal percalegan yang lebih baru, saya akan tambahkan lagi.
Dana kampanye yang dikeluarkan calon anggota legislatif mulai terungkap. Hj Titin Nurbaini, caleg DPRD Provinsi Kepri dari Partai Demokrat, mengaku telah mengeluarkan dana hingga Rp 1,4 miliar. Untuk kepentingan kampanye, Titin mengeluarkan dana Rp 1,183 miliar. Dana itu belum ditambah gaji anggota tim sebesar Rp 200 juta. “Sisanya biaya transportasi, kebutuhan konsumsi, dan membeli obat-obatan untuk dibagikan kepada masyarakat,” ujar ibu yang akrab disapa Jeng Ayu ini kepada Tribun.
Jeng Ayu menempati nomor urut 3 daerah pemilihan Batam. Perolehan suara Jeng Ayu diperkirakan akan terdongkrak menyusul naiknya suara Partai Demokrat. Kendati mengeluarkan dana yang fantastis, Jeng Ayu mengaku tidak pusing. Alasannya isi pundi-pundinya itu justru didapat dari masyarakat dan dikembalikan kepada masyarakat. Jeng Ayu yang membuka praktik pengobatan alternatif ini mengaku berpenghasilan hingga Rp 160 juta per bulan. “Saya percaya, insya Allah jika melaksanakan amanah dan menjalankan agama dengan baik, rezeki yang lebih banyak akan selalu datang,” jawabnya mantap. Bukan hanya materi yang dikeluarkan, pemilu ini juga menguras tenaga dan waktu istirahatnya. Dalam 10 bulan terakhir, Jeng Ayu hanya tidur selama 1,5 jam per hari. Meski nanti sudah menjadi wakil rakyat, dia berjanji akan tetap melayani masyarakat berobat tanpa bayar alias gratis. Namun, pelayanan itu bisa dilakukan setelah menjalankan tugas negara yang diembannya.
Sementara itu, saya punya seorang teman yang menjadi Caleg melalui partai politik kelahiran tahun 1999 untuk DPR RI dari Dapil yang ada di D.I. Yogyakarta. Dinyatakan biaya yang sudah dikeluarkan selama proses nyaleg sampai pencontrengan sudah mencapai lebih dari 1, 5 milyar rupiah. Dikabarkan dari hitung-hitungan suara yang lagi dalam proses pengumpulan ini, agaknya teman saya itu akan masuk/berhasil merebut salah satu kursi DPR RI.
Sedangkan ada teman juga yang sudah mengeluarkan sekian juta rupiah ….. juga dari D.I. Yogyakarta sepertinya harus menelan pil pahit alias gagal dapat kursi DPR …… ya, De Nasiv.
Kisah Caleg gagal dengan biaya tinggi juga terjadi di DKI Jakarta. Info yang diberikan ke saya, sang Caleg sudah menghabiskan 2,5 milyar, tapi harus menelan kekecewaan ternyata suara yang diraup agaknya tidak cukup untuk memberikan satu kursi untuk yang bersangkutan. Lewat deh …
Kiranya dapat dilihat juga besarnya biaya nyaleg, sampai begitu fantastisnya dari mulai terungkapnya kejadian-kejadian sekitar para caleg yang gagal, mulai yang stress dengan cara aneh-aneh, yang meninggal, atau yang “meminta kembali” angpao-nya waktu kampanye, mengusir orang-orang yang dibantunya tinggal di tanah miliknya tetapi diperkirakan tidak menyumbang keberhasilannya waktu nyaleg.
Yang jadi fokus tulisan ini, ternyata biaya nyaleg fantastis ya …. kalau nanti sudah jadi legislator gimana ya cara mengembalikannya …. apa masih ada sih SESEORANG nyaleg tanpa mengeluarkan biaya seabreg begitu …. kalau biaya fantastis begitu, kira-kira tanpa korupsi apa bisa mengembalikan modal ya …. Untuk yang jadi legislator kalaupun dari sumber resmi, kembalinya modal masih nggak jelas juga ….terus kalau yang nggak jadi alias gagal nyaleg bagaimana ya? Mungkin malah jelas sekali ya: STRESS BERAT!
Anda punya pendapat lain?
Sekali lagi tentang Identitas Nasional …..
In bLog, hAm, hIdup, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, militer, nUrani, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, pOlitik, ranking, sumber daya, survai, teknologi on Monday , 13 April 2009 at 3:00 PMATRIBUT KENEGARAAN
a. Bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih (Pasal 35 UUD 1945).
b. Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia (Pasal 36 UUD 1945).
c. Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika (Pasal 36A UUD 1945).
d. Lagu Kebangsaan ialah Indonesia Raya (Pasal 36B UUD 1945).
BAHASA INDONESIA ADALAH IDENTITAS NASIONAL. Menurut Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1975, Bahasa Indonesia berfungsi sebagai:
1. Lambang kebanggaan nasional,
2. Lambang Identitas Nasional,
3. Pemersatu berbagai masyarakat yang berbeda latar belakang sosial budaya bahasa, dan
4. Alat perhubungan antar budaya dan antar daerah.
Dalam pergaulan internasional, Bahasa Indonesia mewujudkan identitas bangsa sebagai identitas fonik, disamping identitas fisik, yakni Bendera Merah Putih dan Garuda Pancasila, serta identitas lagu Indonesia Raya.
GLOBALIZATION ODYSSES: “Identitas nasional digantikan oleh identitas kontinental. Mulai tahun 2025, aspek kebudayan lokal atau nasional mulai menghilang, dan hanya sekedar sebagai obyek pariwisata dan komoditi perdagangan”

IDENTITAS NASIONAL sebagai Salah Satu Faktor Penting dalam Membangun Bangsa.
TIGA KONSEP yang harus dibangun agar negara lebih stabil dalam arti keseluruhannya, menurut Drs. H.Subrata, M.H. dalam “Tiga Konsep Pembangunan Seutuhnya”:
a. Identitas Nasional (National Identity)
b. Integritas Nasional (National Integrity)
c. Kredibilitas Nasional (National Credibility)
BAHMUELLER, C. F. (1997) dalam A Framework For Teaching Democratic Citizenship : An International Project In The International Journal of Social Education, mengidentifikasi sejumlah faktor yg berpengaruh terhadap perkembangan demokrasi suatu negara, yaitu: “…the degree of economic development; …a sense of national identity; …historical experience and elements of civic culture.” Maksudnya: tingkat perkembangan ekonomi, kesadaran identitas nasional, dan pengalaman sejarah serta budaya kewarganegaraan merupakan faktor-faktor yangg mempengaruhi perkembangan demokrasi suatu negara.
APAKAH NATIONALITY? Berdasarkan Microsoft® Encarta® Reference Library 2003. © 1993-2002 Microsoft Corporation:
1. Citizenship of particular nation : the status of belonging to a specific nation by origin, birth, or naturalization.
2. People forming nation-state: a people with a common origin, tradition, and often language, who form or are capable of forming a nation-state.
3. Ethnic group within a larger entity: an ethnic group that is part of a larger entity such as a stat.
4. Nationhood: political independence as a separate nation.
5. National character: the character of a nation of people.
WHAT IS NATIONALISM? Penguin Dictionary of International Relations. 1st ed. (London: Penguin, 1998), 346 :
a. Political scientists draw a sharp distinction between the concepts of state and nation.
b. State refers to government and other institutions which run the country.
c. Nation, by contrast, is a psychological characteristic, what individuals identify with.
d. There are nation-states in which almost everyone accepts the state as theirs and makes it the primary home of their political identity and loyalty.
PENJELASAN ATAS UU 38/2008 PENGESAHAN CHARTER OF THE ASSOCIATION OF SOUTHEAST ASIAN NATIONS (PIAGAM PERHIMPUNAN BANGSA-BANGSA ASIA TENGGARA): Prinsip-prinsip yang terkandung dalam Piagam ASEAN antara lain: menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesetaraan, integritas wilayah dan identitas nasional; menolak agresi; bebas dari campur tangan eksternal; meningkatkan konsultasi dan dialog; mengedepankan penyelesaian sengketa secara damai; menghormati kebebasan fundamental, pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia; serta menghormati perbedaan budaya, bahasa, dan agama.
Mengenal sedikit tentang Identitas Nasional, biar kita nggak kehilangan identitas
In bLog, country, dEmokrasi, e-goverment, eKsekutif, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, pOlitik, peace, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Sunday , 12 April 2009 at 10:30 PMApakah Identitas Nasional, sobat? Menurut Prof. Koento Wibisono:
a. Identitas nasional merupakan manifestasi nilai budaya bangsa dengan ciri khas.
b. Identitas nasional Indonesia merupakan manifestasi nilai budaya ratusan suku – dihimpun dalam “kesatuan Indonesia” menjadi ciri khas yang tercermin dalam pandangan hidup bangsa, Pancasila, sebagai kesepakatan bangsa.
c. Identitas nasional bersifat terbuka, sesuai dengan budaya yang menjadi “akar” yang selalu terbuka, untuk diberi tafsir baru.
Identitas Nasional sebagai karakter ideal bangsa adalah:
Ciri khas/karakter bangsa Indonesia yang dinamis dan mencerminkan perilaku berbudaya yang berdasar atas nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan, dan keadilan (Pancasila).
Apa sajakah Cultural Universals?
a. Menurut Koentjaraningrat: Sistem religi dan upacara keagamaan, Sistem dan organisasi kemasyarakatan, Sistem pengetahuan, Bahasa, Seni, Sistem pencaharian/ekonomi, Sistem teknologi dan peralatan.
b. Menurut JWM Baker: Pengetahuan bahasa dan khasanah kata dasar, cara pergaulan sosial, adat-istiadat, pernilaian-pernilaian umum, reaksi-reaksi yang predictable, kemampuan mencari nafkah, dsb.
Catatan : Orang/masyarakat yang memiliki cultural universals bisa dianggap sebagai “basic personality”, dan jika memiliki secara sempurna disebut ”ideal personality”.
Kebudayaan dan Identitas Nasional
Kebudayaan bangsa adalah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budi daya rakyat Indonesia seluruhnya. Kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagai puncak kebudayaan di daerah-daerah di seluruh Indonesia, terhitung sebagai kebudayaan bangsa. Usaha kebudayaan harus menuju ke arah kemajuan adab, budaya dan persatuan, dengan tidak menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan atau memperkaya kebudayaan bangsa sendiri, serta mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia. “Sebagai komitmen nasional, dan secara kon stitusional — menjadi dasar dan arah pengembangan kebudayaan dan sekaligus juga bagi pengembangan identitas nasional”.

Ingat-ingat Konstitusi ya ….
a. Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. [Pasal 31 (5) UUD 1945]
b. Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya. [Pasal 32 (1) UUD 1945]
c. Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. [Pasal 32 (2) UUD 1945]
Kebudayaan yang berkembang di Indonesia mestinya selaras dengan nilai-nilai Identitas Nasional antara lain:
a. Berdasar atas nilai-nilai keTuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan, dan keadilan (Pancasila)
b. Menuju ke arah kemajuan adab, budaya dan persatuan.
c. Tidak menolak bahan-bahan baru dari kebudayaan asing yang dapat memperkembangkan atau memperkaya kebudayaan bangsa.
d. Mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa Indonesia.
Empat elemen Identitas Nasional adalah: a. Pancasila, b. UUD 1945, c. Negara Kesatuan, dan d. Bhinneka Tunggal Ika.
Ok, sudah sedikit mengerti Identitas Nasional? Sekarang cocokkan, masihkah anda beridentitas Indonesia?
Ngecek uang (palsu) ya 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang ; Ngecek Calon Presiden: begitu juga ya ….
In bLog, damai, eKsekutif, global, hAm, indonesia, kOrupsi, mAnajemen, operasi, pEndidikan, readiness, sUbsidi on Sunday , 12 April 2009 at 10:00 PM3D pasti sudah anda kenal dengan baik. Ini jargon untuk ngecek uang, palsu atau tidak. Tentu nggak ada hubungannya dengan 3D yang mungkin anda kenal juga, Tiga Diva. Atau tiga dimensi …. pastinya: Dilihat, Diraba, Diterawang. Nah, sekarang kalau mau ngecek Calon Presiden yang mau bertanding di Pemilu Presiden 2009, caranya bagaimana? Samalah, seperti kalau anda mau mengecek uang, asli atau palsu. Konsep 3D juga bisa digunakan untuk mengecek seorang calon presiden itu palsu atau nggak! Lho?
1. Dilihat. Lihat saja kiprahnya sekarang, entah yang sedang menjabat, yang mau menjabat atau yang dulu pernah menjabat, cermati cara fikirnya, cara cari solusi untuk problem bangsa, secara pribadi bagaimana? Perilaku diri dan keluarganya, ucapan dan kemampuan komunikasinya, serta diplomasinya, bagaimana? Punya rasa humor tinggi atau tidak. Lihatlah semua itu dalam konteks sekarang.

2. Diraba. Cobalah raba apa yang difikirkan para capres itu untuk masa depan bangsa, terobosan apa untuk membawa bangsa ini biar maju dan jaya di kemudian hari, punya kemampuan nalar futuristik dengan tim yang kuat nggak? Rabalah gagasan-gasan yang ditelurkan dalam berbagai bidang dan sendi kehidupan, apa yang ingin dan akan dikerjakan oleh capres itu …. atau cuma begitu-begitu saja … adakah ide brilian dan berbasis konstitusi/hukum? Apa ke depan maunya ribut saja … apakah programnya nggak realistis, terlalu sombong, sementara pondasi diri dan timnya nggak ngangkat … utopis begitu?
3. Diterawang. Ah, ini gampang lihat “sejarah” capres itu, track recordnya, cenderung terjebak masa lalu nggak … terlalu membanggakan masa lalu nggak … punya catatan kenegaraan/kebangsaan baik atau buruk …. pernah menjabat, berhasil atau gagal …. membanggakan nenek moyangnya nggak? Silakan diterawang, banyak alat, cara dan sumber yang bisa digunakan untuk menerawang …. nggak mungkinlah catatan masa lalu hilang total ataupun berubah drastis …. bahwasanya ada perubahan, it’s okay, itu untuk hal-hal yang dinamis, tetapi kalau perilaku busuk, catatan buram itu inherent di dalam diri, sulit berubah, kecuali pakai topeng! Oh ya, satu lagi, mata duitan nggak …
Jadi silakan saudara-saudara ngecek uang dan (calon) presiden dengan konsep yang sama: 3D. Semoga kita nantinya mendapatkan Presiden yang asli, bukan presiden-presidenan. Yang palsu pasti nggak bakalan laku di bursa nasional, apalagi internasional. Terus, kalau dapat yang palsu, dibawa kemana negara dan bangsa ini, ya friend? Ngeri, masak nasib kita diserahkan kepada orang yang nggak becus …. tetapi merasa hebat! Jangan sampai deh. Maka cermati semua calon presiden, sebelum anda memilih nantinya.
Suatu saat di Kantor Pajak Bantul D.I. Yogyakarta, bisa salah persepsi lho …..
In bLog, country, daya, eKsekutif, hIdup, indonesia, informasi, kEpemimpinan, lEgislatif, mAhasiswa, money, pEndidikan, risiko, sumber daya, survai on Wednesday , 8 April 2009 at 9:56 PMSalah persepsi bisa berbahaya …. begitulah perkiraan saya.
Biasa awal April saya bersentuhan dengan persoalan pajak. Kali ini saya sempat mengunjungi Kantor Pajak Bantul D.I. Yogyakarta. Saya sempat memotret momen yang unik, bagaimana seorang perempuan (jelas dia seorang wajib pajak) memperhatikan dengan sungguh-sungguh dua patung mungil yang ada di bagian front/pelayanan kantor pajak itu. Pada awalnya saya nggak begitu ngeh, apa yang dilihat oleh wanita itu secara serius? Coba perhatikan!
Eh, rupanya dua patung itu. Memang kenapa? Coba perhatikan …PERUTNYA …. nah, gendut-gendut …. saya yakin bukan simbol orang sakit cacingan yang umumnya perutnya menonjol begitu …. sepertinya antara melambangkan kondisi “kemakmuran” ataupun “keserakahan” …. apalagi kalau dihubungkan dengan posisi instansi itu yang tugas pokoknya memunguti pajak masyarakat, alias mengumpulkan duit warganegara …. eh, ini persepsi lho … jangan-jangan, jangan-jangan lho, orang-orang di instansi itu tercermin atau mungkin tergambarkan dengan postur itu secara tepat … menurut saya, apakah tidak ada “hiasan” tradisional lainnya yang lebih segar dan menarik … selain patung gendut itu … sebaiknya diganti saja daripada salah persepsi ya ….

Lho kok gendut?
Ya, khan jangan-jangan anda punya persepsi sama dengan saya dan dengan yang lain juga : bahwa di kantor itu ada sumber-sumber penggendutan perut? he he he ….
Anda punya tanggapan?
Mau selingkuh? Jangan ah, apalagi ntar bisa ketangkap Street View-nya Google lho …
In bLog, country, damai, global, hAm, hIdup, indonesia, informasi, kOmputer, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, risiko, sumber daya, teknologi on Tuesday , 31 March 2009 at 11:30 AMIni baru namanya teknologi yang bermata baik, karena dapat digunakan untuk menangkap orang yang (mau) berbuat nggak baik. Apakah teknologi yang saya maksud? Ya, teknologi informasi yang diterapkan Google.
Mau selingkuh? Eh, mau tahu? Berpikirlah beribu-ribu kali kalau mau selingkuh, karena seperti kita ketahui sekarang ini (meski di Indonesia belum diterapkan layanan ini) Google telah menyajikan layanan Street View mulai 20 Maret 2009 (di Inggris) yang memungkinkan pengguna memantau “pergerakan” apa-apa yang terjadi di jalanan. Siapa tahu diri anda saat berjalan bergandengan dengan “siapa” begitu atau mobil anda saat parkir di “tempat” apa begitu ketangkap kamera-nya Google …. bisa berbahaya nasib kehidupan anda nantinya. Di Inggris layanan Google ini sudah mampu menelusuri jalanan di 25 kota dan bisa mencover sudut putar pengambilan gambar 360 derajat.
Ada contoh?
a. Baca saja kasus terbaru tentang seorang istri di Inggris yang melayangkan gugatan cerai setelah menyaksikan mobil suaminya parkir di luar rumah wanita idaman lain (WIL) melalui layanan Street View di Google, yang diekspose theSUN . Si istri melihat mobil Range Rover milik suaminya ketika browsing Street View dan mengamati rumah teman wanitanya. Padahal, sang suami sebelumnya pamit untuk urusan bisnis.
b. Layanan ini sebelumnya juga menampakkan gambar seorang pria tengah keluar dari toko seks.
c. Seorang pekerja pemerintah juga termuat sedang merokok di area larangan merokok.
Asyik khan ada detektif JohnPantau gaya Google …. apakah anda tahu ada perselingkuhan? hubungi nomor telp: 0207 782 4104, dan email exclusive@the-sun. co.uk He he he … ini betulan, cuma kalau memang kejadiannya di Ingris lho …. di Indonesia? Telp saja pembuat acara sejenis reality show untuk hal-hal begini, yang sekarang di teve-teve kita lagi membanjir, pihak ketiga, pihak keempat, atau lainnya …… cuma yang di teve itu nuansanya dijadikan tontonan, artinya cari duit dari kasus orang, bukan untuk dijadikan tuntunan!
Layanan Street View Google memang telah memicu protes banyak pihak karena dianggap memasuki privasi orang, tetapi kalau layanan ini mengusung nilai-nilai kebaikan, moralitas dan preventif terhadap kejahatan, mengapa ya kok diprotes? Juga kalau anda (atau kita-lah) baik-baik saja dalam berkehidupan ini mengapa takut Street View punya Google ya? Nyantai saja ….
Cuma pertanyaannya, kapan ya layanan ini nyampai di Indonesia, di Yogyakarta pula …. Asyik khan bisa “meneropong” jalanan sekitar tempat pariwisata, macam Parangtritis dan Kaliurang, atau di spot-spot tertentu di dalam kota Yogyakarta ….. kira-kira: eh, eh, lha itu, itu mobil siapa ya, motor siapa ya, lho lho si itu kok jalan-jalan sama siapa itu, eh eh kok mampir kesitu ….. wuah asyik pol deh.
Anda termasuk yang takut layanan Street View-nya Google masuk di Indonesia? Jelaslah bagaimana pribadi anda sebenarnya!
Science
In bLog, country, hIdup, indonesia, informasi, kEwarganegaraan, mAhasiswa, pEndidikan, peace, readiness, sumber daya on Tuesday , 31 March 2009 at 9:08 AM
Band d’Masiv plagiator? Coba cek sendiri saja ….
In bLog, country, daya, e-goverment, eKsekutif, global, hIdup, iSlam, indeks, indonesia, informasi, kEwarganegaraan, kOmputer, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, peace, ranking, sumber daya, teknologi on Sunday , 29 March 2009 at 2:22 PMHari minggu siang ini, 29 Maret 2009, saya nggak kemana-mana dan saya sempatkan nonton teve (SCTV) sembari jalan-jalan online. Aduh, ada berita nggak sedap ditayangkan SCTV, itu tuh soal lagu-lagu d’Masiv yang dikupas habis sisi plagiatnya. Diperbandingkannya lagu-lagu band anak muda itu dengan lagu-lagu yang diduga sebagai “sumber inspirasinya”. Berapa lagu diulas? Satu? Aduh, lebih dari lima friend. Kaget juga saya mengikuti berita itu …
Saya sesungguhnya senang dengan proses kreatif generasi muda kita di bidang musik sekarang ini , terbukti banyak band baru yang mulai mengangkasa di jagad musik Indonesia, dan itu bisa jadi kebanggaan kita …. tetapi sesungguhnya, saya juga curiga begitu mudahnya proses kreatif itu memunculkan ribuan lagu dalam waktu yang nggak lama … akselerasinya darimana? Kalau tayangan SCTV itu terbukti benar content-nya, wah saya jadi mengelus dada, apakah berjibunnya lagu-lagu dari band-band baru itu apa memang asli dari daya cipta anak band, atau sekadar copy & paste, cut & glue …. oalah, itukah idola anda sekarang ini?
Beberapa lagu d’Masiv yang dianggap jiplakan adalah sebagai berikut:
a. Cinta Ini Membunuhku = I Don’t Love You – My Chemical Romance
b. Diam Tanpa Kata = Awakening – Switchfoot
c. Dan Kamu = Head Over Heels (in This Life) – Switchfoot
d. Cinta Sampai Disini = Into The Sun – Lifehouse
e. Sebelah Mata = The Take Over, The Break’s Over – Fall Out Boy
f. Dilemma = Soldier’s Poem – Muse
g. Tak Pernah Rela = Is It Any Wonder – Keane
h. Lukaku = Drive – Incubus
Kebetulan saya sedikit mengenal musik, memang harus diakui not itu cuma ada 7, dari do sampai si, hirarki oktaf-nya lumayan banyak bisa saja seseorang main musik naik-turun sampai 5 oktaf, bisa juga yang agak gila 7 oktaf, tetapi nggak banyak yang bisa itu …. Nah, dari jumlah not dan oktaf yang terbatas itu, kalau dihitung kombinasinya dalam proses kreatif penciptaan lagu memang sangat mungkin ada interseksi antar satu lagu dengan lagu lain, antar pencipta dengan pencipta lain dalam hal proses pemerolehan ilham. Namun …. kalau sebuah lagu, intro-nya mirip, interlude-nya mirip, dan coda-nya nggak jauh beda dengan lagu lain, apalagi jumlah lagu dari satu grup band itu yang diduga “mirip” tidak cuma satu, lalu apa namanya kalau bukan proses plagiat? Coba anda bandingkan sendiri ….
Mari bangga dengan hasil karya cipta sendiri. Dalam hal musik ataupun produk barang-barang lainnya. Seperti tekstil dan produk tekstil. Seperti juga barang cetakan, majalah misalnya ….. jujur saja, saya muak banyak majalah yang beradar disini, di Indonesia lho, hanya merupakan “terjemahan” dari majalah asing: nama majalahnya masih asli dari sononya, artikel dan foto-fotonya juga terlihat masih banyak asli dari sononya, hanya bahasanya saja yang telah di-dub alias di-translate ke Bahasa Indonesia, bahkan sebagian bahasa aslinya masih ditinggalkan di beberapa bagian naskah majalah itu … apa sih untungnya bagi perkembangan media di Indonesia? Bukankah lebih baik majalah-majalah itu apa adanya, seperti aslinya secara total (sepanjang nggak melanggar hukum, kultur dan kehidupan sosial rakyat Indonesia) biarkan majalah-majalah itu beredar di Indonesia … taste-nya lebih original … nggak seperti akal-akalan secara ekonomi saja …
Itulah yang saya pikirkan, jangan-jangan musik d’Masiv juga mengusung “pola pikir yang sama” dengan pola pikir penerbitan majalah-majalah asing di Indonesia itu…. andalah yang bisa menyimpulkan!
Pemimpin Indonesia yang bagaimana ya? Jangan-jangan cuma pemimpi ….
In bLog, country, e-goverment, eKsekutif, global, hAm, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, nUrani, operasi, pEndidikan, pEringkat iNdonesia, sumber daya, survai, tEknologi iNformasi on Sunday , 29 March 2009 at 11:30 AMAnda kebingungan (mau) memilih pemimpin Indonesia yang anda (dan saya harapkan) dapat membawa negara dan bangsa ini ke arah masa depan yang lebih baik? Itu logis dan wajib. Saya berpendapat “jangan mudah menyerahkan nasib kita” ke sebarang orang yang sekarang ini banyak sekali mengaku-ngaku sebagai (calon) pemimpin yang jempolan … yang mengaku mampu merubah kondisi dan situasi Indonesia ke arah positif …. ach, jangan-jangan mereka itu sesungguhnya bukan (berkualifikasi) pemimpin bangsa, tetapi cuma pemimpi, yang kebetulan punya banyak massa dan uang. Sejatinya hanya siluman pemimpin, atau pemimpin siluman.
Lalu, kalau mau pusing sedikit mestinya kita mau melihat KRITERIA yang pantas dan normal/waras untuk menentukan Pemimpin Indonesia masa depan yang bagaimana itu? Artinya, jangan asal memilih pemimpin. Untuk hal-hal ini sih saya sudah tuliskan agak detil. Coba anda cek juga disini.
Nah, yang asyik, kalau dihubungkan dengan hasil polling PEMIMPIN INDONESIA yang ditayangkan di blog ini selama hampir sebulan sepertinya ada korelasi positif cara menemukan Pemimpin Indonesia masa depan dengan variabel yang digunakan untuk memilihnya. Artinya? Kebanyakan dari kita mulai melihat dan mengkritisi “cara berfikir” diri kita dari variabel yang digunakan untuk memilih pemimpin. Coba perhatikan hasil berikut ini …
Ketika disodorkan unsur Jawa-Non Jawa, Islam-Non Islam, Pria-Wanita, Tua-Muda untuk dijadikan variabel penentu dalam memilih Pemimpin Indonesia, terungkap hasil yang menunjukkan kepada kita, sepertinya para responden sudah realistis dalam memilih pemimpinnya, mulai menjauhi perilaku paternaslistik, tidak memasalahkan gender dan usia, serta tidak merekonstruksi pikiran dalam memilih pemimpin dengan chauvimisme sempit, berdasarkan agama dan suku. Hal ini terlihat dari 43 responden (peng-klik polling) distribusi pilihan mereka memiliki kecenderungan yang imbang, antara yang masih melihat adanya relevansi variabel-variabel itu dengan kepemimpinan Indonesia (21 responden atau setara 49%) dengan yang sudah melihat tiadanya relevansi variabel-variabel itu dengan kepemimpinan Indonesia (21 responden atau setara 49%), sementara responden yang “bingung” cuma 1 orang (2%)! Padahal kita fahami, data menunjukkan Indonesia dihuni oleh mayoritas orang Jawa, statistik menunjukkan orang Indonesia terbanyak beragama Islam, BPS menyajikan data kaum wanita lebih banyak dari pria, prosentase yang muda juga lebih banyak dari yang tua. Wouw, perkembangan positif?

Realistis?
Mungkin anda punya pandangan lain? Sah-sah saja, itu hak yang indah dan patut dihargai di negara demokrasi seperti di Indonesia sekarang ini … apalagi kalau anda bersedia berbagi pandangan disini, di blog ini dalam bentuk tanggapan, asyik juga …. atau sudah anda tulis di weblog/website anda sendiri? Kabari ya biar bisa diinformasikan lebih luas, lebih dalam, dan lebih mengena …
Enak, seorang warganegara yang punya kemampuan pasti banyak yang memperebutkan …
In bLog, dEmokrasi, e-goverment, hIdup, indonesia, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, pOlitik, sumber daya, tEknologi iNformasi, teknologi on Friday , 27 March 2009 at 10:55 AMJadi orang punya banyak kemampuan pasti banyak yang memperebutkan. Enak sekali. Jangankan diperebutkan tingkat antar manusia, kelompok, bisa jadi malah tingkat negara. Dan tentu tidak perlu susah-susah cari kerjaan, lamar sana-sini, atau usaha tak tentu arah ……. Ada contoh?
Negara Italia dan Brazil adalah sebuah fakta yang memperebutkan seorang pemain bola. Adalah Amauri, pemain bola yang sekarang lagi merumput di Juventus yang jadi incaran “kewarganegaraannya”. Seperti diketahui Amauri ini orang Brazil. Permintaan Amauri menjadi warga Negeri Pizza agaknya bakal segera terwujud setelah istrinya disahkan sebagai warga negara tersebut. Amauri sampai saat ini masih menjadi rebutan antara Brasil dan Italia. Striker Juventus tersebut sebetulnya pernah dipanggil pelatih Brasil, Carlos Dunga, jelang duel persahabatan lawan “Gli Azzuri” beberapa waktu lalu, tetapi, Juve menolak melepasnya. Jika Amauri bisa memiliki paspor Italia, ia masih bisa bergabung dengan tim nasional negara tersebut. Saat ini, ia masih menunggu proses migrasi kewarganegaraan itu selesai.
Istri Amauri, Cynthia, pernah mengumumkan akan memegang paspor Italia dalam waktu dekat. Paspor sang istri tersebut akan mempermudah Amauri menjadi warga negara Italia karena dia akan mendapatkan hak yang sama dengan istrinya. Untuk menjadi warga negara Italia itu, Amauri harus menunggu waktu enam bulan. Jeda waktu ini masih bisa dimanfaatkan Brasil untuk memanggil kembali mantan pemain Palermo itu. Jika Brasil tak memanggilnya musim panas nanti, bisa jadi pelatih Italia Marcello Lippi akan merebut dan membawanya ke turnamen Piala Konfederasi, dan mewakili Italia.
Wah, begitulah kalau ada seorang warganegara yang punya kemampuan (apapun, olahraga sepakbola, tinju, bulutangkis, ilumuwan, teknologi ….) pasti banyak yang memperebutkan …. bahkan tingkat antar negara. Anda ingin juga? Ya, semestinya begitu, karena sekarang jaman “adu kualitas SDM”, kalau nggak punya kemampuaan apa-apa ya hilang …. emang siapa yang mau ngajak, siapa yang mau narik, siapa yang mau memasukkan “kewarganegaraan” ke negaranya, karena apa? Wong tidak ada yang bisa diharapkan ….. bahkan sebagai kebanggaan negara juga tidak ada!
Lagipula diingat, dalam konteks Indonesia, SDM kita terukur oleh HDI masih rendah banget ……… ayo “meningkatkan kualitas diri masing-masing”!
Eh, kembali ke pemain Juventus itu, Amauri, apapun kewarganegaraan yang dia punyai nantinya (sekarang sih masih Brazil), sepertinya “tergantung diri pribadinya sendiri”, mau memutuskan masuk Italia atau Brazil … di hatinya pasti ada gejolak, antara profesionalisme, nasionalisme, kebanggaan, potensi dan harga diri! Ini juga pelajaran bagi negara-negara di dunia, seperti Indonesia kita juga, bagaimana negara menghargai juga warganegaranya yang berprestasi/profesional secara proporsional, sebelum direkrut oleh negara lain, karena jaman sekarang pola aksi-interaksi hubungan antara warganegara dan negara dinamis sekali, seringkali ditingkahi juga dengan pendekatan materialistik, tidak sekadar kebanggaan an sich! Ingat khan, alumni-alumni kaum profesional PT. DI (Dulu IPTN, dulunya lagi Nurtanio), kemana saja mereka, hayo?
Harapan saya, tetaplah jadi WNI, sahabat, meskipun anda punya kemampuan hebat, profesional dan ahli suatu hal, melanglang buanan kemanapun, hidup dimanapun, cintailah tanah dimana kita dilahirkan, cintailah air dimana kita meminumnya setiap hari sejak lahir ….. INDONESIA NEVER DIE.
Seri 025, Mahasiswa : Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Saya
In bLog, dEmokrasi, indonesia, kEwarganegaraan, mAhasiswa, pEndidikan, sumber daya on Thursday , 26 March 2009 at 2:50 PMPendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah bahkan menjadi mata kuliah wajib di beberapa Universitas, salah satunya adalah mata kuliah wajib di Universitas Gadjah Mada. Hal ini menjadi menarik ketika kita mengetahui banyak siswa atau mahasiswa yang menganggap remeh mata kuliah ini.
Pada satu sisi pemerintah dan instansi pendidikan menginginkan anak didiknya memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi beserta pemahaman yang baik tentang aturan-aturan hingga hak dan kewajiban menjadi warga negara Indonesia. Akan tetapi di sisi lain para mahasiswa menganggap suatu hal yang tak perlu mempelajari kewarganegaraan di bangku kuliah. Mereka banyak berargumen bahwa mata kuliah ini telah cukup mereka dapatkan mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), terutama bagi mereka yang kuliah di Fakultas nonsosial atau nonpolitik. Seperti mahasiswa-mahasiswi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), mereka beranggapan mata kuliah kewarganegaraan tidak ada hubungannya dengan bidang keahlian yang mereka ambil dan menganggap pendidikan kewarganegaraan tidak perlu untuk dipelajari di FMIPA.
Menurut saya, hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka umumnya hanya sekedar mengetahui dan menghafal pasal-pasal UUD 1945 dan bab-bab lainnya, tanpa adanya pemahaman mendalam yang kemudian dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kasus peremehan mata kuliah pendidikan kewarganegaraan ini terjadi akibat dari adanya kebobrokkan para pejabat pemerintah Negara Indonesia yang gemar dan terkenal akan korupsi kolusi dan nepotismenya (KKN).
Dengan fakta ini menjadikan para mahasiswa tidak merasa bangga berwarganegara Indonesia dan pesimis akan masa depan bangsa ini. Mereka tidak terpikir akan bagaimana aturan menjadi seorang saintis yang baik di Indonesia misalnya, atau mengetahui dan faham akan hak-hak dan kewajiban warga negara Indonesia di bidang pendidikan dan kebebasan berpendapat. Dengan demikian banyak dari para mahasiswa yang melakukan demonstrasi dengan cara yang tidak tahu aturan, seperti melakukan kerusuhan dan merusak fasilitas-fasilitas yang ada. Hal ini jelas terjadi akibat tidak adanya pemahaman yang baik tentang tata cara berdemonstrasi atau menyampaikan pendapat. Selain dari pada itu sikap tak tahu aturan yang dilakukan para demonstran mahasiswa dipicu oleh ketidakbecusan dan keengganan para petinggi bangsa bahkan wakil rakyatnya untuk mentaati aturan yang berlaku. Hal itulah sebenarnya yang perlu diperbaiki dalam menata negara Indonesia supaya menjadi negara yang kokoh dalam penegakkan hukum hingga setiap rakyat maupun pejabatnya taat terhadap aturan.
Dari pernyataan di atas kita dapat mengetahui seberapa pentingnya pendidikan kewarganegaraan bagi siswa maupun mahasiswa di Indonesia. Karena bagaimanapun juga kita hidup di Negara Indonesia dan mau tidak mau harus mentaati aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Karena apabila kita ingin bangsa ini maju, maka harus ada komitmen untuk mentaati segala aturan yang berlaku di Indonesia, dan untuk dapat mentaatinya, maka kita harus mengetahui segala aturan tersebut. Dengan adanya mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan inilah kita dapat mengetahui dan memahami segala aturan, hak dan kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia. Dari fakta yang kita ketahui, bangsa yang maju adalah bangsa-bangsa yang ketat dalam penegakan hukum dan patuh dalam mentaati aturan negaranya. Contohnya adalah Singapura dan Amerika Serikat.
Urgensi pendidikan kewarganegaraan bagi mahasiswa menurut saya dibutuhkan saat ini. Dengan keadaan bangsa yang dalam gejolak krisis ini, mahasiswa patut untuk ditumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah airnya. Bagaimanapun para mahasiswa adalah generasi pengganti bangsa ini di masa mendatang. Dengan pemahaman yang baik dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai aturan, maka diharapkan akan terbentuk suatu jajaran generasi pengganti yang diharapkan dapat mengganti kebiasaan buruk para pejabat bangsa ini. Selain itu dengan generasi yang mengerti dan faham akan berwarga negara Indonesia, harapan untuk kemajuan bangsa ini akan terlaksana.
Tentu saja dalam membangun warga negara yang memiliki sadar hukum yang tinggi tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan waktu yang tidak sedikit dalam membangun rakyat dan pejabat bangsa ini memiliki kesadaran hukum yang baik dan merasa berkewajiban untuk membangun negaranya. Hal inilah yang perlu terus-menerus dibenahi dalam membangun masyarakat Indonesia yang maju dan makmur. Penegakkan hukum yang tidak tebang pilih juga menjadi PR bagi bangsa ini dalam mencapai cita-citanya. Salah satu cara dalam mebangun kesadaran cinta tanah air dan berkesadaran hukum yang tinggi adalah dengan memberikan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Maka dengan demikian para mahasiswa dapat memahami segala bentuk hak-hak dan kewajibannya sebagai warga negara Indonesia. Pendidikan Kewarganegaraan dapat membentuk mahasiswanya untuk menjadi warga negara Indonesia yang aktif. Karena untuk menjadi aktif kita harus tahu ilmu dan segala bentuk pengabdian bagi bangsa Indonesia yang sesuai aturan, dan semua itu bisa kita dapatkan dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.
Dengan argumen diatas, maka sebenarnya tidak ada alasan bagi mahasiswa Indonesia untuk menolak atau meremehkan mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Karena kita hidup dan tumbuh di tanah air Indonesia, maka mau tidak mau kita harus mengikuti segala bentuk aturan yang berlaku di Indonesia dan mengetahui hak-hak dan kewajiban kita sebagai warga negara Indonesia. Perlu diingat, negara yang maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesadaran hukum yang tinggi. Karena hukum adalah suatu aturan untuk menata dan mengkoorsinasi dalam mencapai cita-cita suatu bangsa.
REFERENSI:
Mardoto, Slide Mata kuliah Kewarganegaraan ”Hak dan Kewajiban”.
[Ditulis oleh : Tino Diharja/08/269665/PA/12023/Prodi : Geofisika --> 85]
Seri 024, Mahasiswa : Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Saya
In bLog, dEmokrasi, indonesia, kEwarganegaraan, mAhasiswa, pEndidikan, sumber daya on Thursday , 26 March 2009 at 2:39 PMPendidikan kewarganegaraan secara substantif menurut saya bertujuan untuk mengembangkan warga negara yang cerdas dan baik untuk seluruh jalur dan jenjang pendidikan. Pendidikan kewarganegaraan sudah menjadi bagian dari pendidikan nasional Indonesia. Pendidikan kewarganegaraan sudah diterapkan diberbagai sekolah di Indonesia dari SD sampai Perguruan Tinggi, hal ini menunjukkan betapa pentingnya pendidikan tersebut bagi bangsa Indonesia, dan diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen kuat dan konsisten untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya mengajarkan kita dan memberi masukan yang positif dari segi ilmu pengetahuan. Di mana kita dapat mempelajari berbagai hal mulai dari suatu individu hingga negara itu sendiri dan status-status lainnya. Pendidikan kewarganegaraan dapat memberikan kita gambaran tentang cita-cita, harapan, dan lainnya yang kesemuanya tidak hanya kita lihat dari satu sudut, tetapi dari segi yang berbeda dan pandangan serta pendapat yang berbeda pula. Pendidikan kewarganegaraan mungkin bisa menjadi bahan untuk tindak ulang, misalnya dengan adanya pendidikan tersebut kita dapat lebih memperhatikan pola pikir generasi muda kita yang sekarang ini mungkin sudah berbeda dan menyimpang jauh.
Setiap anggota masyarakat sangat mendambakan generasi mudanya dipersiapkan untuk menjadi warganegara yang baik dan dapat berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat dan negaranya. Keinginan tersebut lebih tepat disebut sebagai perhatian yang terus tumbuh, terutama dalam masyarakat demokratis. Banyak sekali bukti yang menunjukkan bahwa tak satu pun negara, termasuk Indonesia, telah mencapai tingkat pemahaman dan penerimaan terhadap hak-hak dan tanggung jawab di antara keseluruhan warganegara untuk menyokong kehidupan demokrasi konstitusional. Seluruh rakyat hendaknya menyadari bahwa Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting untuk mempertahankan kelangsungan demokrasi konstitusional. Sebagaimana yang selama ini dipahami bahwa ethos demokrasi sesungguhnya tidaklah diwariskan, tetapi dipelajari dan dialami.
Setiap generasi adalah masyarakat baru yang harus memperoleh pengetahuan, mempelajari keahlian, dan mengembangkan karakter atau watak publik maupun pribadi yang sejalan dengan demokrasi konstitusional. Sikap mental ini harus dipelihara dan dipupuk melalui perkataan dan pengajaran serta kekuatan keteladanan. Demokrasi bukanlah mesin yang akan berfungsi dengan sendirinya, tetapi harus selalu secara sadar direproduksi dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Oleh karena itu, Pendidikan kewarganegaraan seharusnya menjadi perhatian utama. Tidak ada tugas yang lebih penting dari pengembangan warganegara yang bertanggung jawab, efektif dan terdidik. Demokrasi dipelihara oleh warganegara yang mempunyai pengetahuan, kemampuan dan karakter yang dibutuhkan. Tanpa adanya komitmen yang benar dari warganegara terhadap nilai dan prinsip fundamental demokrasi, maka masyarakat yang terbuka dan bebas, tak mungkin terwujud. Oleh karena itu, tugas bagi para pendidik, pembuat kebijakan, dan anggota masyarakat lainnya, adalah mengkampanyekan pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan kepada seluruh lapisan masyarakat dan semua instansi dan jajaran pemerintahan.
Kompetensi pendidikan kewarganegaraan yang diharapkan adalah agar kita semua menjadi warganegara yang memiliki wawasan berbangsa dan bernegara serta menjadi warganegara yang komit terhadap nilai-nilai HAM dan demokrasi serta berpikir kritis terhadap permasalahannya. Kita juga harus aktif dalam hal mengupayakan menghentikan budaya kekerasan dengan damai dan menaati segala hukum yang berlaku dan juga menyelesaikan konflik antar masyarakat yang dilandasi dengan nilai-nilai pancasila, memiliki kontribusi terhadap berbagai persoalan dalam kebijakan publik dan memiliki pengertian internasional tentang civil society.
Maka maksud dan tujuan mata kuliah pendidikan kewarganegaraan adalah memberikan Pembelajaran tentang bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia sudah final dan tujuan nasional didirikannya Negara Kesatuan Republik Indonesia, wawasan nasional sehingga mahasiswa mempunyai rasa nasionalisme yang diperlukan bangsa dan negara Indonesia, memberikan pembelajaran tentang ketahanan nasional dan sadar akan pentingnya menyiapkan diri agar dapat menjalankan bela negara, bangsa dan agama. Menghindari sistem pemerintahan otoriter yang memasung hak-hak warga negara untuk menjalankan prinsip-prinsip demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kehidupan yang demokratis didalam kehidupan sehari-hari dilingkungan keluarga, kelompok belajar, masyarakat, pemerintahan, dan organisasi-organisasi non pemerintahan perlu dikenal, dipahami, diinternalisasi, dan diterapkan demi terwujudnya pelaksanaan prinsip-prinsip demokrasi. Selain itu, perlu pula ditanamkan kesadaran bela negara, penghargaaan terhadap hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, serta sikap dan perilaku anti korupsi, kolusi dan nepotisme. [Ditulis oleh: Meky V K Unhang/Matematika/10903 --> 80]
Seri 021, Mahasiswa : Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Saya
In bLog, dEmokrasi, indonesia, kEwarganegaraan, mAhasiswa, pEndidikan, sumber daya on Thursday , 26 March 2009 at 2:26 PMPentingnya pendidikan kewarganegaraan menurut saya adalah bahwa pendidikan kewarganegaraan dapat membentuk pribadi seseorang menjadi pribadi yang berpengetahuan luas dan cinta tanah air. Selain itu pendidikan kewaganegaraan juga dapat mempersiapkan seorang generasi muda penerus bangsa menjadi seorang warga negara yang baik dan berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Harus dipahami bahwa pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk mempertahankan kelangsungan negara dan bangsa.
Sebagaimana yang telah diketahui selama ini, bahwa kesadaran berbangsa dan bernegara bukanlah hal yang diwariskan namun hal yang yang harus dialami dan dipelajari, oleh karena itu pendidikan kewaranegaraan sangatlah penting. Pendidikan kewarganegaraan seharusnya menjadi perhatian utama sebagai salah satu cara untuk mengembangkan warga negara yang bertanggung jawab, terdidik, dan efektif. Sebuah negara akan menjadi baik apabila warga negaranya memiliki pengetahuan luas, kemampuan yang memadai dan karakter yang dibutuhkan. Tanpa adanya warga negara yang berpendidikan, maka tidak akan terwujud masyarakat yang bebas dan terbuka.
Pendidikan kewarganegaraan sendiri termasuk dalam salah satu cabang pendidikan disiplin ilmu pengetahuan. Pendidikan kewarganegaraan telah diputuskan menjadi bahan kajian wajib kurikulum semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan yang ada di Indonesia. Pendidikan kewarganegaraan dalam arti luas berguna untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menumbuhkan kesadaran hak dan kewajiban warga negara. Dengan begitu pendidikan kewarganegaraan dapat membentuk moral dan jati diri bangsa.
Pentingnya pendidikan kewarganegaran dalam kehidupan sehari-hari telah dibuktikan dengan beberapa pernyataan diatas, sekarang yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana kita sebagai mahasiswa, calon penerus bangsa akan menyikapi pendidikan formal yang telah diberikan kepada kita tersebut agar menjadi berguna untuk kelangsungan bangsa dan negara di masa depan. Pendidikan yang kita dapatkan di bangku kuliah jangan hanya dijadikan sebagai hiasan saja tetapi juga harus diaplikasikan dalam setiap perbuatan dan sikap yang kita lakukan sehari-hari, sehingga apapun yang kita lakukan akan berdasarkan pada aturan-aturan dan norma yang berlaku di kehidupan bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara.
Bagaimana sebaiknya sikap kita sebagai mahasiswa untuk mengaplikasikan pendidikan kewarganegaraan yang telah kita dapatkan di bangku kuliah, sehingga pendidikan tersebut tidak menjadi sebuah hal yang sia-sia. Kita perlu memulai dengan hal-hal yang kecil dahulu yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari kita. Misalkan saja, dengan menaati dan mengikuti semua peraturan yang telah ditetapkan oleh negara. Tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat. Dengan hal-hal kecil yang kita lakukan tersebut maka kita secara tidak langsung sudah ikut berperan serta dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Pendidikan kewarganegaraan juga penting dalam membentuk seorang mahasiswa yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, yang dibutuhkan oleh bangsa dan negara ini. Salah satu maksud atau tujuan dari pendidikan kewarganegaraan sendiri adalah memberikan pembelajaran atau pengetahuan awal tentang berbagai posisi pejabat negara, dan juga memberikan pembelajaran agar mahasiswa dapat menyelesaikan berbagai permasalahan, baik permasalahan lokal maupun permasalahan nasional.
Dalam kenyataannya, melihat realitas sosial-politik yang terjadi sekarang ini, agenda negara dalam memberikan pendidikan kewarganegaraan itu dapat dikatakan mengalami kegagalan. Tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku juga masih banyak terjadi di berbagai kesempatan. Misalnya saja masih ada beberapa orang/golongan yang menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan. Dalam kalangan pelajar dan mahasiswa pun hal seperti itu masih sering terjadi, seperti tawuran antar pelajar ataupun bentrok antara aparat dan mahasiswa.
Mempertimbangkan peran mahasiswa sebagai penggerak utama demokrasi dan reformasi di Indonesia di masa kini dan mendatang, maka mata kuliah pendidikan kewarganegaraan sangat mendesak dan penting untuk diberikan pada mahasiswa. Yang sekarang harus lebih dipikirkan adalah mencari bentuk pendidikan kewarganegaraan yang lebih cocok untuk pendidikan non formal, yang diharapkan benar-benar dapat meningkatkan kedewasaan seluruh warga negara yang mampu berpikir, bersikap, dan bertindak sesuai dengan cita-cita, prinsip dan nilai demokrasi yang ada di Indonesia. Usaha untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa untuk lebih mempelajari pendidikan kewarganegaraan salah satunya dapat dilakukan dengan cara pendekatan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa.
Menurut Jhon Dewey, salah satu tokoh pendekatan belajar ini, pendekatan pembelajaran yang terpusat pada mahasiswa dapat memusatkan perhatian pada kemampuan analisis mahasiswa terhadap pengetahuan dan pemahaman yang mereka miliki. Pandangan bahwa dosen sebagai satu-satunya sumber pengetahuan harus segera ditinggalkan. Pemahaman ini harus segera diubah melalui pembelajaran yang demokratis dimana dosen hanya bertindak sebagai fasilitator dan motivator dalam kelas. Berdasarkan pada pendekatan pembelajaran di atas, pengembangan pendidikan kewarganegaraan di tingkat mendatang diharapkan mampu menjadikan kampus sebagai rahim bagi lahirnya civic cultur dan persemaian masyarakat beradab. Semangat ini harus dimiliki oleh semua pihak, khususnya mahasiswa sebagai tonggak utama penerus bangsa yang akan menentukan nasib dan masa depan bangsa ini.
Salah satu cita-cita nasional bangsa Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Cita-cita tersebut berarti sangat luas, tidak hanya kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan sosial, emosional, dan spiritual. Mencerdaskan kehidupan bangsa meliputi kehidupan dalam bidang pemerintahan, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan dapat dibentuk melalui adanya pendidikan kewarganegaraan sejak dini. Hal-hal seperti ini sangat diperlukan mengingat dinamika kehidupan sekarang ini yang semakin terpengaruh oleh era globalisasi, sehingga persaingan antar negara dan bangsa menjadi semakin terbuka. Di tengah-tengah persaingan antar negara yang semakin terbuka ini, diperlukan warga negara yang memiliki kemampuan yang memadai untuk menghadapi tantangan-tantangan yang ada, termasuk ancaman-ancaman transnasional baik langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan kewarganegaraan dalam arti sempit bukanlah sebagai suatu mata kuliah saja, tetapi adalah upaya sadar terhadap warga negara agar kedudukan dan sikapnya berlandaskan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak yang dijiwai oleh jati diri dan moral bangsa, sehingga menjadi kekuatan untuk mewujudkan tujuan nasional dan mampu menghadapi segala macam ancaman dan tantangan yang terjadi di negara ini. Sistem pendidikan kewarganegaraan yang dirasa sangat penting diajarkan sejak dini ini, diwujudkan pemerintah dengan cara mewajibkan pendidikan kewarganegaraan di setiap jenjang pendidikan. Dari semua argumen dan beberapa pernyataan diatas, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kewarganegaraan sangat pentig untuk kelangsungan bangsa dan negara di masa kini dan masa yang akan datang. [Ditulis oleh:Tissia Ayu Algary / 08/269938/PA/12137 Prodi Geofisika --> 90]



