Posts Tagged ‘Yogyakarta’
Bisnis, bLog, informasi, Internet, mAnajemen, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In iKlan on Wednesday , 2 September 2009 at 12:27 PM

DIJUAL (SEGERA) :
SEBIDANG TANAH.
LOKASI :
JL. RAYA KEPOH KIDUL KEDUNGADEM, BOJONEGORO JAWA TIMUR.
Cocok untuk rumah tinggal, SPBU, ataupun perkantoran.
DATA TEKNIS :
Status : Sertifikat Hak Milik.
Luas Tanah : 2.900 meter persegi.
Lebar Depan : 40 meter
HARGA (NEGO) :
Rp.125.000,-/ meter persegi.
HUBUNGI :
08156800057 (Bapak Enggit)
[NoAdv : A.0909-03]
budaya, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, Manusia, nUrani, Warganegara, Yogyakarta
In iSlam on Friday , 21 August 2009 at 11:48 AM

Nobody’s perfect
I’m too
I’ve made a lot of mistakes to my family and my friends

Before entering the Ramadhan 2009
Please forgive me for everything what I’ve done

May Allah SWT blesses us in this holy month
Amien
Amerika Serikat, budaya, diary, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, Manusia, nUrani, pEndidikan, Profesi, teknologi, Yogyakarta
In kEwarganegaraan on Thursday , 20 August 2009 at 12:19 PM
Pernah lihat orang yang sangat percaya diri dan bangga dengan dirinya sendiri? Atau mungkin Anda sendirilah yang seperti itu. Hati-hati, bisa jadi itu pertanda Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau penyakit narsis, bukan percaya diri. Dalam sebuah buku yang berjudul ‘Malignant Self Love-Narcissism Revisited‘ , kata Narsis berasal dari sebuah mitologi Yunani, tentang seorang pemuda tampan bernama Narsisus. Ia lebih tampan dari pria manapun di dunia ini sehingga banyak gadis memujanya, bahkan dia sendiri mencintai bayangan wajahnya. Tak urung dewi-dewi pun menyukainya termasuk salah seorang peri yang jatuh cinta padanya bernama Echos.
Ia mengabaikan cinta Echos, karena ia lebih mengagumi ketampanannya dengan berkaca pada sebuah sungai. Narsisus jatuh cinta pada bayangannya sendiri hingga akhirnya tenggelam. Berdasarkan mitos tersebut, kata narsis digunakan untuk menggambarkan orang yang mencintai dirinya sendiri. Akan tetapi menurut Sam Vaknin, penulis buku itu, konsep narsisisme kerap disalahartikan. Narsisus sebenarnya bukan mencintai dirinya sendiri, tetapi bayangannya.
Ada perbedaan besar antara diri yang sebenarnya dengan diri yang terlihat dari sebuah pantulan. Mencintai diri sendiri adalah hal yang normal dan sehat. Tapi yang terjadi pada seorang yang narsis adalah ia mencintai citra diri yang ditangkap oleh orang lain. Orang yang jatuh cinta pada bayangan tidak mampu mencintai sesamanya, juga dirinya sendiri. Untuk terus eksis, seorang narsis tergantung pada yang disebut sebagai Narcissistic Supply, yaitu pandangan orang-orang di sekitarnya yang menampilkan ilusi bahwa ia seorang yang penting, unik, dan istimewa.
Setiap orang pasti memiliki rasa kebanggaan terhadap diri sendiri, tidak ada yang salah dengan itu. Tapi jika sudah berlebihan, terutama kebanggaan terhadap fisik (body narsis), maka sudah menjadi penyakit. Narsis atau yang dalam istilah ilmiahnya Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah penyakit mental dimana seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.
Perasaan seperti itu harus dibedakan dengan rasa percaya diri. Orang yang memiliki percaya diri, mengetahui kualitas diri sendiri, tapi tidak tergantung pada pujian orang lain untuk merasa nyaman, serta lebih terbuka terhadap kritik dan saran. Narsis sebaliknya, mereka butuh dukungan dan perhatian serta pengakuan dari orang lain untuk menjaga kepercayaan dirinya. Namun jauh dalam hati mereka tersimpan jiwa yang sangat rapuh dan mereka menutupinya dengan menekankan betapa hebatnya mereka yang terbukti dari banyaknya pujian dari orang lain.
Dikutip dari US News, 20 Agustus 2009, dalam bukunya ‘The Narcissism Epidemic’, psikolog Jean Twenge and W. Keith Campbell dan rekannya di San Diego State University sangat banyak terjadi di kalangan mahasiswa dan anak muda, terutama para wanita. Mereka sangat yakin bahwa dirinya lebih unggul dan lebih baik dibanding yang lainnya dan biasanya memiliki rasa penghargaan yang rendah terhadap orang lain. Namun di balik semua itu tersimpan pribadi yang lemah dan mudah hancur ketika dikritik.
Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang terkena penyakit narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu. Penderita yang benar-benar dikategorikan narsis sebenarnya hanya sedikit, yaitu sekitar 1 persen saja. Sisanya munngkin sudah menunjukkan gejala yang sama tapi belum bisa dikategorikan sebagai penyakit narsis. Untuk menyembuhkannya, seseorang harus datang ke psikiater. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders serta American Psychiatric Association pun menyebutkan beberapa gejala dan kriteria penyakit narsis , diantaranya :
Mementingkan diri sendiri, melebih-lebihkan prestasi dan bakat yang dimiliki, berharap dikenal sebagai orang unggul tanpa ada hasil atau pencapaian tertentu.
Terlalu bangga dengan fantasinya dan memiliki tujuan yang tidak realistik tentang keberhasilan yang tiada batas, kekuatan, kepintaran, kecantikan atau kisah cinta yang ideal.
Percaya bahwa dirinya sangat spesial dan hanya bisa bergabung atau bergaul dengan orang-orang yang juga memiliki status tinggi.
Memerlukan pujian yang berlebih ketika melakukan sesuatu
Memiliki keinginan untuk diberi julukan tertentu
Bersikap egois dan selalu mengambil keuntungan dari setiap kesempatan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya
Tidak memiliki perasaan empati terhadap sesama
Selalu merasa iri hati dengan keberhasilan orang lain dan percaya bahwa orang lain juga iri padanya
Menunjukkan sifat arogan dan merendahkan orang lain
Mudah terluka, emosional dan memiliki pribadi yang lemah
Jadi, termasuk narsis atau percaya dirikah Anda?
bLog, diary, Hak Asasi Manusia, indonesia, Internet, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, pOlitik, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In country on Thursday , 20 August 2009 at 12:09 PM
AMANAT BERSAMA #INDONESIAUNITE
- Kami adalah generasi baru, pewaris sah Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
- Kami adalah generasi baru, yang menolak untuk hidup dan tumbuh dengan rasa takut. Kami memilih menjadi pemberani.
- Kami adalah generasi baru, yang percaya setiap kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan baru. Karena itu, kami akan berusaha untuk memutus rantai kekerasan melalui karya kemanusiaan di mana pun kami berada.
- Kami adalah generasi baru, yang percaya penuh dengan prinsip demokrasi, kemanusiaan, kesetaraan, dan saling menghormati. Karena itu, kami menolak segala bentuk diskriminasi.
- Kami adalah generasi baru, yang akan membangun sebuah bangsa dan negara yang bermartabat dan terhormat, mampu mempersatukan Indonesia, melindungi hak-hak individu, berdiri di atas semua golongan, serta memuliakan manusia-manusia yang menjadi rakyatnya.
16 Agustus 2009
#IndonesiaUnite
————————–—————–
Amerika Serikat, bLog, budaya, dEmokrasi, eKsekutif, Hak Asasi Manusia, indonesia, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, Psikologi, teknologi, Yogyakarta
In country on Tuesday , 11 August 2009 at 2:19 PM
Anda tidak percaya? Coba ikuti berita berikut ini.
Seorang mantan pegawai yang didakwa menggigit seorang petugas keamanan menolak minta maaf, Senin, 10 Agustus 2009. Ia malah mengatakan ingin kasus itu dibawa ke pengadilan sehingga ia bisa membeberkan masalah kolusi korupsi dan nepotisme (KKN) di PBB. Nicola Baroncini (35) dituduh melakukan penyerangan tingkat tiga dalam kejadian pada 22 Juni. Pengacaranya mengatakan kepada seorang hakim New York ia takkan menyatakan bersalah atas dakwaan melakukan gangguan. “Saya ingin kasus ini dibawa ke pengadilan sehingga saya dapat mengatakan dan memperlihatkan betapa banyak orang disewa di PBB,” kata Baroncini dilansir Reuters. Ditambahkannya, itu adalah “perkoncoan mencolok“.
Baroncini dituduh menggigit petugas keamanan PBB yang berusaha mengawal dia ke luar kantor. Saat itu Boroncini baru saja menyampaikan keluhan karena dilangkahi dalam penentuan jabatan dalam tindakan yang menguntungkan putri seorang pejabat tinggi PBB. Warga negara Italia tersebut mengatakan ia sedang membela diri dari tiga penjaga PBB yang menggunakan semprotan merica dan memukul dia. Baroncini mengatakan ia telah menyampaikan keluhan mengenai tindakan perkoncoan yang melibatkan Alan Doss, Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan utusan khusus untuk RepubliK Demokraik Kongo. Ia menyatakan bermaksud memperlihatkan kepada seorang pejabat lain PBB satu surat elektronik dari Doss yang digunakannya untuk memanfaatkan pengaruhnya guna melincinkan jalan bagi pengangkatan putrinya.
Juru bicara Program Pembangunan PBB, Stephane Dujarric, mengatakan dipekerjakannya putri Doss sedang diselidiki. Doss adalah pegawai lama UNDP tapi telah dipinjamkan ke departemen pemeliharaan perdamaian, bagian terpisah PBB, sejak 2001. Ia dipindahkan dari UNDP ke departemen pemeliharaan perdamaian pada 1 Juli, hari putrinya, Rebecca, memangku jabatan barunya sebagai pembantu khusus di UNDP. Baroncini, yang bekerja di UNDP dan memiliki akses ke surat elektronik bosnya, melihat satu surat elektronik dari Doss yang merujuk kepada lamaran di Rebecca untuk bekerja di badan itu, yang tidak secara resmi mempekerjakan anggota dari keluarga yang sama. “Saya telah meminta keluwesan, yang akan memungkinkan seorang anggota staf yang telah lama bertugas dan dipercaya di UNDP memperoleh peluang sebelum ia menunaikan tugas,” tulis Doss di dalam surat elektronik –yang salinannya dilihat oleh Reuters. Doss mengatakan ia tak bersedia berkomentar selama menunggu penyelidikan UNDP. Ref.
PESANNYA: KKN dimana-mana ……………… ampun deh. Sudah banyak manusia yang KKN, masa kita mau nambahi lagi? Jangan deh.
budaya, eKsekutif, indonesia, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, Manusia, pEndidikan, Profesi, teknologi, Yogyakarta
In kOrupsi on Tuesday , 11 August 2009 at 2:02 PM
Seusai membuka Seminar Bisnis bertajuk ‘Prospek Pemulihan Krisis Ekonomi dan Implikasinya bagi Perkembangan Industri Jasa Persewaan Kendaraan‘ di Hotel Four Season Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2009, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sandiaga S Uno menyatakan:
a. Masih banyak peraturan daerah yang tumpang tindih sehingga memberatkan para pengusaha UMKM, termasuk pada usaha jasa rental kendaraan.
b. Perda tumpang tindih ini dinilai berperan besar dalam menurunkan daya saing produk jasa rental kendaraan. Ada beberapa daerah yang memberi masukan bahwa ada peraturan yang tidak seragam dan badan-badan yang membawahinya banyak.
c. Dicontohkan peraturan daerah mengenai rental kendaraan untuk pariwisata masing-masing berbeda di bawah Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian. Tentu saja, interaksi dengan badan-badan ini akan membengkakkan biaya.
d. Pengusaha rental kendaraan biasanya harus mengeluarkan biaya sekitar 5-10 persen lebih banyak akibat ekonomi biaya tinggi yang dilegalisasi, seperti pungli dan retribusi.
e. Diharapkan pemerintah melakukan sinkronisasi perda agar tidak memberatkan para pengusaha jasa rental kendaraan sehingga meningkatkan daya saing dan menekan harga sewa.
PESANNYA: Ini kenyataan yang sulit dipungkiri oleh siapapun, kecuali oleh pakar pungli dan birokrator kotor. Ekonomi biaya tinggi berbasis birokrasi, pungli, dan restribusi menjadi PR kita semua. Harus dihapuskan adagium populer sesama koruptor, “kalau bisa dipersulit mengapa dipermudah“, kalau bangsa/negara ini mau maju dan mampu bersaing dengan bangsa/negara lain.
Amerika Serikat, bLog, informasi, Kehidupan, Manusia, Psikologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In teknologi on Tuesday , 11 August 2009 at 1:47 PM
Seperti tahun-tahun sebelumnya, hujan meteor Perseid kembali terjadi pertengan bulan Agustus ini. Pada puncaknya Rabu, 12 Agustus 2009 malam, kalau beruntung Anda dapat melihat puluhan meteor setiap jamnya. Peristiwa ini dapat diamati dengan baik Rabu, 12 Agustus 2009 menjelang tengah malam sampai Kamis, 13 Agustus 2009 subuh, sebelum matahari terbit. Untuk melihatnya, amati dengan seksama rasi bintang Perseus di arah Timur Laut menjelang tengah malam. Cahaya-cahaya komet akan muncul dari titik radian dekat rasi bintang tersebut. Itulah mengapa namanya Perseid karena memang diambil dari nama rasi tersebut.
“Pertunjukan langit Perseid selalu menjadi hujan meteor tahunan terbaik,” kata Bill Cooke, kepala Meteoroid Environments Office NASA di Alabama. Tidak perlu peralatan khusus untuk melihat hujan meteor tersebut. Bahkan lebih menyenangkan mengamati dengan mata telanjang daripada menggunakan teropong karena bisa melihat munculnya meteor-meteor dari sudut langit yang lebar. Apalagi pengamatan malam hari akan ditemani penampakan Bulan yang memasuki kuartal keempat. Namun, cahaya bulan akan sedikit mengganggu pengamatan karena cahayanya akan melemahkan cahaya komet terutama yang kecil dan terlampau redup.
Hujan meteor Perseid terjadi karena Bumi melintasi serpihan-serpihan debu ekor komet Swift-Tuttle. Saat masuk atmosfer Bumi, bongkahan-bongkahan batu angkasa tersebut akan terbakar dan menghasilkan kilatan-kilatan cahaya di langit. Debu-debu dan serpihan ditinggalkan komet Swift-Tuttle saat memasuki orbit terdekat dengan Matahari beberapa tahun lalu. Komet yang memiliki periode orbit 130 tahun itu terakhir memasuki orbit terdekat dengan Matahari pada tahun 1992. Ref.
PESANNYA: Ini menurut Ahli dari NASA Amerika Serikat, jadi konteks langitnya ya di AS. Kalau untuk Indonesia bagaimana ya? Anda tahu hal ini?
anggaran, eKsekutif, indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, Profesi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In indonesia on Tuesday , 11 August 2009 at 1:38 PM
Menteri Keuangan/Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi 2009 di Gran Melia, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2009 bicara tentang kualitas laporan keuangan kementerian dan lembaga Republik Indonesia:
Tahun 2004, jumlah temuan BPK pada laporan keuangan pemerintah pusat ada 57 temuan.
Tahun 2008, jumlah temuan BPK pada laporan keuangan pemerintah pusat ada 26 temuan.
PESANNYA:
Jumlah temuannya tampak menurun, namun nilai temuannya menurun nggak ya?
anggaran, eKsekutif, informasi, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In indonesia on Tuesday , 11 August 2009 at 1:27 PM
Menteri Keuangan/Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi 2009 di Gran Melia, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2009 menyatakan tentang Kekayaan Bersih Pemerintah RI:
Tahun 2004 : (minus) Rp 497,15 triliun (jumlah kewajiban lebih besar dibandingkan dengan total aset yang ada)
Tahun 2008 : (positif) Rp 378,01 triliun
PESANNYA:
Coba direnungkan, negara kaya raya seperti Indonesia ini Tahun 2004 kok bisa minus kekayaannya khan aneh bin ajaib. Lalu distribusi kekayaan yang buaaaaaaaaaaaaaaanyak itu kemana saja? Apa banyak yang masuk ke dalam aset pribadi pejabat ya? Legal atau Ilegal? Korupsi? Ogah ah!
Hak Asasi Manusia, indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, Manusia, nUrani, pEndidikan, Psikologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In hIdup on Monday , 10 August 2009 at 2:10 PM
Siapa yang tak ingin berumur panjang? Umur panjang berarti kesempatan menikmati hidup lebih lama. Mungkin Anda takkan menyangka, kebiasaan-kebiasaan kecil yang Anda lakukan sebenarnya menuntun Anda mencapai umur yang lebih panjang. Rata-rata manusia umumnya berumur hingga 60-80 tahun. Sangat jarang manusia yang bisa hidup hingga 90 atau 100 tahun lebih, namun bukan tidak mungkin Anda dapat mencapainya. Kemajuan teknologi, kesehatan, pendidikan, pencegahan penyakit serta penanganan-penanganan tertentu mungkin saja bisa memanipulasi dan membuat seseorang memiliki hidup yang lebih panjang. Namun Anda akan terkejut jika tahu bahwa semua itu bisa diraih hanya dengan kebiasaan-kebiasaan sederhana dan tidak begitu penting yang mungkin Anda lakukan setiap harinya.
Berdasarkan studi terbaru mengenai hidup lebih panjang yang dikutip dari Prevention, 10Agustus 2009, terdapat tanda-tanda seseorang yang kemungkinan akan mencapai umur panjang.
1. Anda dilahirkan ketika ibu Anda masih muda. Berdasarkan penelitian dari University of Chicago, ibu muda masih memiliki sel telur yang sangat baik untuk fertilisasi, yang memungkinkan untuk menghasilkan anak yang lebih sehat, kuat dan berumur lebih panjang.
2. Anda pecinta teh. Lebih dari 40.500 orang wanita maupun pria di Jepang yang terlibat studi tentang efek mengonsumsi teh terhadap kesehatan menunjukkan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsi teh.
3. Anda lebih suka jalan kaki ketimbang naik kendaraan. Orang-orang yang fit selalu mengutamakan jalan kaki, apakah itu hanya untuk makan siang atau pergi ke mall. Berjalan kaki 30 menit setiap harinya akan memperpanjang umur, berdasarkan studi terhadap 2.603 wanita dan pria.
4. Anda menghindari minuman-minuman bersoda. Para peneliti di Boston menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman soda setiap harinya meningkatkan risiko penyakit diabetes, jantung dan gangguan metabolik lainnya. Meminum jus akan lebih sehat untuk tubuh Anda.
5. Anda memiliki kaki yang kuat. Menurut Robert Butler, MD, dari International Longevity Center—USA in New York City, mereka yang memiliki otot-otot kaki yang lemah diperkirakan tidak akan berumur panjang karena mudah mengalami komplikasi pada tulangnya.
6. Anda mengonsumsi makanan berwarna ungu. Buah-buahan seperti anggur, blueberry dan makanan lainnya yang berwarna ungu kaya akan polifenol yang sangat baik untuk mengurangi penyakit jantung, Alzheimer dan meningkatkan kemampuan sel-sel otak..
7. Anda termasuk remaja dengan berat badan ideal dan sehat. Sebuah studi dalam Journal of Pediatrics yang melibatkan 137 orang Afrika dan Amerika menyebutkan bahwa mereka yang memiliki kelebihan berat badan pada usia 14 tahun ke atas memiliki risiko diabetes dua kali lipat pada saat dewasanya.
8. Anda menyukai teman-teman Anda dan sering berinteraksi dengan mereka. “Hubungan interpersonal yang baik bertindak sebagai pelawan stres dan penyeimbang hidup Anda,” ujar Micah Sadigh, PhD, seorang psikolog dari Cedar Crest College. Memiliki orang-orang yang mendukung Anda akan membuat Anda lebih sehat secara fisik dan mental. Mereka yang stres akan memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan bisa memperpendek umur hingga 4-8 tahun.
9. Anda menyukai tantangan. “Ketika Anda merasa tertantang mengerjakan sesuatu, perhatian Anda akan terfokus dan otak akan memiliki kekuatan yang lebih besar, dan hal itu bisa memperpanjang hidup Anda,” ujar Robert S. Wilson, PhD, profesor neurological sciences and psychology at Rush University Medical Center in Chicago.
10. Anda tidak memiliki pembantu di rumah. Berdasarkan studi terhadap 302 orang dewasa dengan umur 70 dan 80 tahun, hanya dengan mengepel, mencuci atau membersihkan jendela beberapa jam, seseorang dapat membakar 285 kalori dan menurunkan risiko kematian hingga 30 persen.
11. Anda tidak suka Burger.
12. Anda pecinta bunga.
13. Anda memelihara kesehatan.
14. Anda orang pembelajar.
Agar panjang umur cek saja sendiri ya, secara detil di sumbernya: Prevention
budaya, Hak Asasi Manusia, indonesia, iSlam, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, Psikologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In iSlam on Monday , 10 August 2009 at 1:50 PM
Berpuasa merupakan kewajiban setiap muslim. Nyatanya, manfat puasa memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan tubuh. Dunia medis sendiri mengakui, puasa merupakan momen yang tepat bagi tubuh mereparasi diri usai menjalani kegiatan berat selama setahun. Namun, bagaimana dengan pasien penderita penyakit akut seperti jantung, diabetes, hipertensi dan kanker? Bisakah mereka berpuasa layaknya orang sehat?
Seperti diketahui, banyak pasien yang ingin berpuasa namun terbentur dengan pengobatan yang dijalaninya. Akan tetapi, benturan itu bisa teratasi dengan kordinasi dokter dan pasien dalam menganalisis kemungkinan untuk berpuasa. Dengan begitu, dokter bisa menyalurkan aspirasi keinginan berpuasa pasien, dan pasien bisa menerima segala keputusan dokter tentang kemungkinan berpuasa.
Ahli Cerna Rumah sakit Asri, Jakarta , Dr. Agus Sudiro Waspodo menyatakan kegiatan berpuasa bagi pasien penyakit berat sangat mungkin dilakukan dengan catatan harus melalui kontrol ketat minimal dua minggu sebelum puasa. Dengan kontrol ketat itu, pasien dapat mengetahui bisa atau tidak menjalani kegiatan berpuasa. “Penderita penyakit yang terkontrol akan dimungkinkan menghindari efek perubahan pola saat berpuasa. Sementara bagi penderita yang belum menjalani kontrol diyakini akan mengalami kesulitan beradaptasi bahkan bisa tergolong membahayakan dirinya sendiri,” tutur dia kepada Republika Online, akhir pekan lalu.
Kontrol yang dimaksud menyangkut beberapa aspek seperti kandungan gula darah, tekanan darah dan kandungan kolesterol. Bila ketiga aspek tergolong aman maka dokter pun akan mengizinkan pasien berpuasa. Meski terbilang aman,pasien tetap disarankan waspada dan mengkontrol dirinya sendiri walau dokter turut pula memantau.
Terstruktur
Pendapat yang sama juga diutarakan Ahli Penyakit dalam Kardiovaskular, Rumah Sakit Asri, Jakarta, Dr. Kasim Rasjidi. Menurut Kasim, semua dokter sebenarnya menganjurkan pasien untuk berpuasa. Pasien yang berpuasa akan merasakan bagiamana membentuk sebuah pola gaya hidup yang baik dan terstruktur. Pola yang harusnya bisa dilakukan tidak hanya saat berpuasa tapi dalam keseharian. Kasim lantas mencontohkan penderita diabetes tipe 2. Puasa bagi penderita diabetes bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Tetap Dengan catatan, pasien harus melalui kontrol gula darah sebelum menjelang puasa guna menghindari resiko komplikasi macam hipoglokemia (kandungan kadar gula dalam darah rendah) dan hiperglokimia (kandungan kadar gula dalam darah rendah). Selain itu,kadar gula pada penderita diabetes disarankan dalam level tinggi.
Kasim menjelaskan, bila kondisi kadar gula dalam darah berada pada level rendah bisa berpotensi besar mengalami hipoglokemia dan berakibat fatal bila diteruskan berpuasa.”Otak kita memerlukan pasokan nutrisi berupa glukosa dalam darah. Bila pasokan berkurang maka berdampak pada kerusakan otak,” ungkapnya. Dia menekankan, penderita diabetes harus memperhatikan dua hal yaitu obat dan pola makan. Pola konsumsi obat disesuaikan dengan kondisi dimana obat berfungsi menjaga kadar gula tetap stabil. Sedangkan pola konsumsi pasien tidak berubah, tetap memperhatikan kandungan kalori dan gula dalam makanan. Pasien juga dianjurkan tidak mengkonsumsi makanan olahan yang mengandung gula langsung. “kebutuhan makanan disesuaikan dengan tubuh, Dengarkan tubuh kita. Setelah itu ikuti dengan pengobatan dan kebiasaan makan,” ujarnya. Kasim mencontohkan,pasien boleh mengkonsumsi nasi putih asalkan tetap memperhatikan kadar kalori dan gulanya.
Dikendalikan
Sama halnya dengan penderita diabetes, bagi penderita penyakit jantung dan kanker juga dimungkinkan berpuasa. Yang paling penting diperhatikan pada penyakit jantung korone yagn tercatat sebagai penyebab kematian nomor satu di dunia yaitu pengendalian faktor pencetus pada saat berpuasa. Faktor risiko yang bisa dikontrol atau diubah adalah pola makan, kebiasaan bergerak, merokok, kondisi hipertensi, status diabetes, dan kelebihan berat badan dimana faktor pencetusnya adalah stres dan alkohol. ”Dengan berpuasa, segala faktor pencetus dapat dihindari. Makan menjadi lebih teratur, kebiasaan merokok terkurangi, pikiran lebih tenang sehingga jauh dari stres,” tutur Kasim.
Dengan berpuasa, maka kelebihan berat badan sebagai salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner dapat dikurangi. Hasil dari berpuasa sehat bisa menyebabkan tekanan darah dan keseimbangan kadar kolesterol ataupun gula darah menjadi terkontrol. Demikian pula dengan penyakit kanker, khusus diluar penyakit yang menyerang pencernaan semisal kanker serviks dan payudara memang dimungkinkan berpuasa. Akan tetapi penggunaan obat dalam beberapa jenis kanker yang mengakibatkan efek muntah tentu menjadi pertimbangan untuk tidak berpuasa. Pada akhirnya, baik dari kedua dokter berpendapat apa yang diinginkan pasien untuk berpuasa tergantung dengan kondisi, niat dan kepatuhan pasien terhadap anjuran dokter. Dengan begitu ragam resiko bisa dihindari saat berpuasa.
Amerika Serikat, bLog, diary, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, Manusia, pEndidikan, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In indonesia on Monday , 10 August 2009 at 1:44 PM
Pola interaksi umat Muslim di Indonesia menjadi contoh bagi para muslim di Amerika. Umat Muslim di Indonesia dinilai lebih maju karena terlatih dalam menghadapi pluralisme yang ada. Demikian diungkapkan oleh Koordinator Senior Program untuk Hubungan Publik di Interfaith Youth Core (IFYC), Zeenat Rahman Mustafa, dalam diskusi terbatas di Center for Dialogue and Cooperation among Civilization (CDCC), Senin (10/8). “Islam di Indonesia sangat menakjubkan,” ujar Zeenat.
Di Indonesia, umat Muslim sudah terbiasa dengan kehidupan plural yang ada di Indonesia. Sementara itu, umat Muslim di Amerika baru menyadari keberadaannya dan multukultural di Amerika itu setelah peristiwa 9/11. Meski banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal negara, Indonesia sebagai negara dengan jumlah Muslim terbanyak juga banyak memengaruhi umat Muslim di belahan negara lain untuk menghormati keberagaman dan hidup dalam kedamaian. “Muslim di Indonesia bisa jadi contoh pluralisme,” tandas Zeenat. Ref
bLog, budaya, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, Konstitusi, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In kEwarganegaraan on Monday , 10 August 2009 at 1:40 PM
biar saja ku tak seindah matahari
tapi selalu ku coba tuk menghangatkanmu
biar saja ku tak setegar batu karang
tapi selalu ku coba tuk melindungimu
biar saja ku tak seharum bunga mawar
tapi selalu ku coba tuk mengharumkanmu
biar saja ku tak seelok langit sore
tapi selalu ku coba tuk mengindahkanmu
ku pertahankan kau demi kehormatan bangsaku
ku pertahankan kau demi tumpah darah
semua pahlawan-pahlawanku
merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
di ujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
merah putih teruslah kau berkibar
ku akan selalu menjagamu
Amerika Serikat, Google, indonesia, informasi, mAnajemen, Microsoft, pEndidikan, teknologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In tEknologi iNformasi on Friday , 7 August 2009 at 10:50 AM
Akhirnya ketahuan juga, Microsoft takut pada Linux! Bacalah PCWorld, 5 Agustus 2009.
Hingga saat ini Microsoft masih berjaya dengan sistem operasi andalannya, Windows. Namun, kehadiran sistem operasi open source Linux tak urung membuat Microsoft ketar-ketir juga. Ketakutan Microsoft akan Linux terungkap dalam laporan tahunannya kepada Security and Exchange Commission. Untuk pertama kalinya Microsoft memasukkan Canonical pembesut Ubuntu dan Red Hat yang merupakan distributor Linux sebagai kompetitor untuk divisi Client, pembuat Windows. Sebelumnya memang Microsoft juga pernah menunjuk Red Hat sebagai kompetitor tapi untuk divisi Business and Server & Tools.
Selain menyebut Linux sebagai ancaman bagi Windows, Microsoft juga menunjuk Apple sebagai salah satu ancaman baginya. Berikut pernyataan Microsoft tentang pesaing-pesaing yang dianggap sebagai ancaman: Client menghadapi persaingan sengit dari perusahaan yang memiliki pendekatan yang berbeda di pasar PC. Software pesaing tersebut misalnya varian Unix yang diusung kompetitor seperti Apple, Canonical, dan Red Hat. Apple melakukan gebrakan di dunia PC dan meraih pasar, khususnya di AS dan segmen consumer. Sementara Linux yang merupakan turunan dari Unix juga berhasil menyedot perhatian, sehingga memaksa OEM untuk menurunkan harga. Rekanan seperti HP dan Intel juga mengembangkan kerjasama dengan OS berbasis Linux. Selain itu Microsoft juga menunjuk rival beratnya dalam persaingan browser. Nama-nama yang ditunjuk Microsoft sebagai pesaing, yakni Google, Apple, Opera, dan tentu saja Mozilla.
Ayo terus, kita lanjutkan pakai Open Source. Indonesia Bisa.
budaya, dEmokrasi, Hak Asasi Manusia, indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, pEndidikan, pOlitik, teknologi, Yogyakarta
In indonesia on Thursday , 6 August 2009 at 1:03 PM
Hari Minggu lalu di kompleks perumahan kami mulai dilakukan pemasangan umbul-umbul dan bendera Merah Putih (MP) untuk menyambut dan menyemarakkan HUT Ke-64 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Lalu diantara warga kompleks kami ada yang menyatakan bahwa bendera MP yang terbuat dari plastik dilarang lho …. ada yang menyatakan dasarnya ada nggak? Yang bersangkutan nggak bisa menjawab, hanya dia mengatakan bahwa setahunya hal ini dari informasi penjual bendera dimana dia beli, di sebuah toko jaringan besar …….
Ada dasarnya nggak sih, pelarangan bendera MP dari bahan plastik? Supaya nggak bingung, mungkin kita perlu melihat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia. Pasal 2 jelas menyatakan “Bendera Kebangsaan yang dikibarkan : ….. dibuat dari kain yang kuat dan tidak luntur dan berukuran dua meter lebar dan tiga meter panjang.” Maksud dalam pasal ini lebih ditujukan untuk bendera yang dipasang di rumah-rumah dan gedung-gedung pejabat/perkantoran. Makanya kita perlu melihat Pasal 3 yang berbunyi “Bendera Kebangsaan yang dipasang di lain tempat daripada yang dimaksud dalam pasal 2, dapat dibuat dengan bahan dan ukuran yang lain, asal saja ukuran itu memenuhi syarat-syarat seperti yang ditentukan dalam pasal 1 dan diselaraskan dengan keadaan.“
Jadi kalau melihat aturan ini jelas sudah bahwa, yang harus betul-betul memperhatikan soal bahan dan ukuran bendera MP yaitu jika dipasang di rumah-rumah pejabat dan gedung-gedung kantor-kantor pemerintahan. Kalau yang dipasang di rumah-rumah penduduk yang harus diperhatikan terutama ukurannya. Soal bahan bendera dapat digunakan selain kain, artinya bahan bendera dari plastik pun nggak dilarang!
Lha, bagaimana dengan aturan perbaharuannya? Cobalah kita lihat: UU 24/2009 Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan
BAB II
BENDERA NEGARA
Bagian Kesatu
Umum
Pasal 4
(1) Bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.
(2) Bendera Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dari kain yang warnanya tidak luntur.
(3) Bendera Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibuat dengan ketentuan ukuran:
a. 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan;
b. 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum;
c. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan;
d. 36 cm x 54 cm untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden;
e. 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di mobil pejabat negara;
f. 20 cm x 30 cm untuk penggunaan di kendaraan umum;
g. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kapal;
h. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kereta api;
i. 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di pesawat udara; dan
j. 10 cm x 15 cm untuk penggunaan di meja.
(4) Untuk keperluan selain sebagaimana dimaksud pada ayat (3), bendera yang merepresentasikan Bendera Negara dapat dibuat dari bahan yang berbeda dengan bahan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), ukuran yang berbeda
dengan ukuran sebagaimana dimaksud pada ayat (3), dan bentuk yang berbeda dengan bentuk sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
Oke, jelas ya sekarang, yang aturan baru pun (UU 24/2009 Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan yang ditandatangani Presiden RI tanggal 9Juli 2009) juga relatif sama. Artinya bendera dari bahan plastik pun nggak masalah ….
Kalau saya, sesungguhnya bukan melihat pada aturan boleh tidaknya bahan dari plastik untuk bendera MP. Soal bahan plastik-nya itulah yang saya fokuskan (dan tentu anda juga yang pro lingkungan hidup lebih baik) yang mestinya menghindari pemakaiannya (sedapat mungkin). Kalau tentang memasang bendera MP, oke-oke sajalah, yang penting terkait erat dengan sifat dan perilaku nasionalisme sesungguh-sungguhnya, alias ada terlihat keinginan menjadi WNI NOMOR 1.
diary, indonesia, informasi, Kehidupan, mAnajemen, pEndidikan, pOlitik, Yogyakarta
In hIdup on Thursday , 6 August 2009 at 12:19 PM
Penyakit jantung koroner atau serangan jantung merupakan sakit yang paling banyak mengakibatkan kematian mendadak. Serangan jantung bikin bergidik karena prosesnya ada yang dalam hitungan detik saja. Ayo, pahami tanda-tanda serangan jantung? Penyakit jantung sendiri terdiri dari berbagai macam, seperti penyakit jantung koroner (serangan jantung), penyakit jantung hipertensi, penyakit jantung anemia, penyakit jantung tiroid serta penyakit jantung bawaan.
Serangan jantung itu sendiri disebabkan oleh adanya atherosclerosis yaitu pengerasan pembuluh darah karena adanya kerak yang menempel. Kerak tersebut makin lama makin menumpuk yang bisa menyumbat saluran pembuluh darah koroner sehingga mengakibatkan orang menjadi cepat capek atau sesak nafas. “Kerak yang menumpuk tersebut suatu saat nanti bisa pecah dan menutupi saluran pembuluh darah itulah yang disebut dengan serangan jantung. Serangan jantung yang mengakibatkan kematian mendadak biasanya karena kerak tersebut menutupi seluruh pembuluh darah,” ujar Dr. Sally Aman Nasution, SpPD dalam jumpa pers di RSCM, Jakarta, 5 Agustus 2009. Dr. Sally mengatakan ada beberapa hal yang menunjukkan tanda-tanda serangan jantung, yaitu:
Nyeri di dada, nyeri yang dirasakan seperti diperas atau tertimpa benda berat. Nyeri ini terjadi pada tulang dada bagian tengah yang rasa sakitnya bisa menjalar ke lengan kiri, tulang punggung, rahang bawah atau juga ke ulu hati. Biasanya menyebabkan sesak nafas dan terjadi selama 10-15 menit.
Mengeluarkan keringat yang berlebihan.
Mual dan muntah.
Pemicu lainnyanya seperti olahraga yang berlebihan, marah yang mengeluarkan banyak emosi atau kegiatan lain yang tidak biasa dilakukan secara berlebihan.
Jika mengalami tanda-tanda tersebut segera beri pertolongan dengan membawa pasien ke rumah sakit agar cepat ditangani, karena jika serangan jantung yang terjadi masih ringan pasien masih bisa disembuhkan. Untuk itu sebaiknya setiap orang mengenali faktor risiko yang ada pada diri masing-masing atau keluarganya. Faktor risiko sendiri dibagi menjadi dua, yaitu:
Faktor yang tidak bisa dimodifikasi, seperti usia, jenis kelamin laki-laki biasanya lebih sering, ada riwayat keluarga berpenyakit jantung dan menopause karena hormon estrogen sudah tidak bisa melindungi lagi.
Faktor yang bisa dimodifikasi, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol (kolesterol tinggi kerak makin tebal), merokok, gaya hidup buruk, obesitas dan kepribadian (sering stres, cemas atau emosional).
“Beberapa hal yang menyebabkan serangan jantung tersebut berat atau ringan tergantung dari berapa pembuluh yang tersumbat, kondisi dasar jantungnya apakah memang sudah ada kelainan atau belum dan luasnya serangan,” ujar Dr. Sally dari Divisi Kardiologi Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM.
Kematian akibat serangan jantung bisa mencapai 10 persen yang rata-rata disebabkan oleh keterlambatan pertolongan, beratnya serangan yang terjadi dan masalah keuangan. Untuk itu kenalilah apakah Anda atau orang terdekat sekitar Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung dan tanda-tandanya. Periksalah kesehatan seperti pemeriksaan kolesterol, gula darah dan pemeriksaan lainnya secara rutin setidaknya setahun sekali. Ref
anggaran, Bisnis, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, teknologi, Warganegara, Yogyakarta
In country on Thursday , 6 August 2009 at 12:13 PM
Indonesia berambisi menjadi negara industri baru di dunia pada tahun 2020. Beberapa upaya tengah dipersiapkan termasuk mengembangkan teknologi yang bisa mendukung sektor industri. Berdasarkan Perpres No.28 tahun 2008 mengenai Kebijakan Industri Nasional (KIN) hingga 2025 Indonesia bertekad menjadi negara industri tangguh yang diawali sebagai negara industri baru pada 2020. Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Kusmayanto Kadiman mengatakan untuk menjadi negara industri baru maka Indonesia harus bekerja keras dan siap menganggarkan dana yang besar dalam mendukung sektor belanja industri. Ia mengatakan keinginan Indonesia sebagai industri baru merupakan pernyataan kualitatif. Pada tahun 1997 lalu Indonesia sudah berhasil dinyatakan oleh dunia menjadi negara yang berpotensi sebagai negara industri baru. “Kita belum bisa melepas kata potensial sampai sekarang, mesti buat beberapa upaya untuk melepas itu,” katanya dalam acara workshop perencanaan pengembangan teknologi dalam mencapai visi Indonesia sebagai negara Industri baru tahun 2020 di kantor Depperin, Jakarta, 6 Agustus 2009.
Terkait dengan komitmen pembiayaan bagi sektor industri dalam mendukung upaya Indonesia menjadi industri baru. Maka perlu komitmen dana yang harus dibelanjakan terhadap sektor industri dan komitmen pembiayaan jangka panjang. Ia menambahkan belanja investasi industri dari APBN terhadap PDB tahun 1993-1997 merupakan rasio yang tertinggi sampai sekarang yaitu mencapai 1,8% (belanja untuk industi terhadap PDB). Kemudian setelah itu mengalami penurunan terus menurus, rasio terkecil tercatat antara periode 2001-2004 hanya 0,8% kemudian sedikit naik dalam periode 2004-2009 sebesar 0,9%. “Jadi kalau mau jadi negara industri baru, berapa uang yang harus dibelanjakan untuk bidang industri. Kalau angkanya itu masih seperti sekarang, itu hanya menjadi mimpi saja,” ucapnya.
PESANNYA: Uang yang untuk dibelanjakan untuk bidang industri, memang darimana ya? Bukankah ini kait mengkait, industri dulu, baru datang uang, atau uang dulu baru datang industri? Yang jelas, yang manapun yang akan terjadi, faktor manusia disini menjadi penting! Bahkan sangat penting. Pertanyaaannya, betulkah manusia Indonesia sudah siap masuk dalam kancah negara industri? Dimana profesionalisme, kreativitas, persaingan dalam konteks efisiensi, produktivitas berlanjut dan memanfaatkan teknologi informasi secara efektif agak merupakan faktor yang perlu digarap terlebih dahulu …..
aNak, bLog, diary, indonesia, informasi, Kehidupan, mAnajemen, pEndidikan, Psikologi, teknologi, Warganegara, Yogyakarta
In hIdup on Thursday , 6 August 2009 at 12:01 PM
Berbagai jenis warna dalam makanan ternyata memiliki banyak khasiat yang dapat melindungi manusia dari berbagai jenis penyakit. Warna pada makanan tidak sekedar membuat tampilannya jadi lebih hidup. Pernahkah terbesit dalam pikiran, mengapa apel berwarna merah, jeruk berwarna oranye, bayam berwarna hijau, anggur berwarna ungu, susu berwarna putih, atau cumi berwarna hitam? Warna-warna tersebut rupanya memberikan manfaat bagi tubuh.
Berbagai macam warna pada makanan itu berasal dari senyawa alamiah (pigmen) yang merupakan senyawa fitokimia. Suatu bahan pangan sebenarnya terdiri dari berbagai jenis pigmen, namun warna yang akhirnya muncul adalah warna pigmen yang paling dominan diantara yang lainnya.
Sebuah warna dihasilkan karena adanya kemampuan ikatan kimia suatu pigmen untuk menyeleksi gelombang cahaya yang diserap dan dipantulkan. Sebagai contoh, warna merah yang pada buah apel adalah warna yang dipantulkan oleh pigmen tersebut, sedangkan warna-warna lainnya hanya diserap saja, tidak dipantulkan.
Bambang Nurhadi, STP Msc, dosen dan ahli Teknologi Pangan di Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran mengatakan selain sebagai pemanis tampilan, warna dalam makanan juga memiliki efek fungsional bagi tubuh. “Warna yang berasal dari pigmen pada makanan umumnya memang membawa efek kesehatan bagi tubuh dan bersifat sebagai antioksidan. Bahkan pigmen antosianin yang tergolong pigmen tidak bernutrisi pun masih memiliki sifat antioksidan yang berguna dalam menangkal radikal bebas dalam tubuh,” ujarnya. Bambang pun menjelaskan bahwa pigmen terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang bernutrisi dan tidak bernutrisi. Pigmen yang bernutrisi artinya ia menyumbangkan zat yang dapat menyehatkan tubuh, seperti beta-karoten yang merupakan provitamin A dan akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.
Sedangkan vitamin yang tidak bernutrisi artinya ia tidak menyumbang zat (vitamin), tetapi ia memiliki gugus polifenol yang bersifat sebagai antioksidan, contohnya pigmen antosianin. Namun kedua jenis pigmen tersebut sama-sama bermanfaat. Bagaimana sebuah warna dapat memberikan khasiat bahkan menyembuhkan penyakit pada tubuh kita? Orang-orang Mediterania misalnya percaya bahwa buah tomat dapat mengobati penyakit jantung. Kepercayaan mereka ternyata memang beralasan, pasalnya buah tomat mengandung pigmen berwarna merah (likopen) yang merupakan senyawa yang dapat memberikan efek antioksidan yang dapat mencegah oksidasi kolesterol buruk ‘LDL’.
Sebuah penelitian yang dilansir dari health24 pun menyebutkan bahwa seseorang yang melakukan diet mediterania dengan mengonsumsi tomat sebanyak 1 kg (mengandung 60 mg likopen) setiap harinya selama 3 bulan, mengalami penurunan kolesterol LDL dalam darah sebanyak 14%. Selain itu, likopen juga berfungsi sebagai zat antikanker, mengendalikan kadar gula darah dan juga diketahui dapat meningkatkan aktivitas sperma. Likopen dapat ditemukan juga pada apel, pepaya, strawberry, semangka, bayam merah, paprika, daging kerang, ikan salmon, lobster, dan lainnya. Pigmen-pigmen pembentuk warna lainnya pun tak mau kalah menyumbangkan khasiatnya, diantaranya:
Warna Jingga. Pigmen pembentuknya adalah karoten. Beta-karoten merupakan pigmen yang paling umum dan penting bagi tubuh karena merupakan provitamin A yang dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A. Beta-karoten sangat baik untuk kesehatan mata, sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas (anti kanker), antinyeri/peradangan. Karoten banyak terdapat pada wortel, mangga, jeruk, labu kuning, ubi merah, kangkung, bayam, dll.
Warna Kuning. Pigmen pembentuknya adalah xanthophyll. Berfungsi mengurangi risiko kanker, tumor, mencegah kerusakan DNA, mencegah osteoporosis dan juga menjaga kesehatan mata. Xanthopyll banyak terdapat pada jeruk, nanas, melon, pir, timun suri, jagung, telur, kunyit, dll.
Warna Hijau. Pigmen pembentuknya adalah klorofil. Klorofil dan hemoglobin memiliki struktur yang sama, sehingga sering disebut ‘darah hijau’ yang berfungi mentransportasikan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Berfungsi pula sebagai zat antibakteri, antikanker. Klorofil banyak terdapat pada alpukat, kiwi, anggur hijau, asparagus, bayam, brokoli, daun singkong, kacang polong, paprika hijau, sawi, dll.
Warna Ungu. Pigmen pembentuknya adalah antosianin. Berfungsi mengobati kanker (payudara, prostat, kulit, pankreas, usus besar), diabetes mellitus, anti peradangan, antibakteri, dan kesehatan mata. Antosianin banyak terdapat pada anggur ungu, plum, manggis, terong ungu, kol ungu, dll.
Warna Putih. Tidak memiliki pigmen yang memantulkan warna tertentu sehingga semua warna yang masuk ke dalam bahan tersebut dipantulkan semua sehingga terlihatlah warna putih. Berfungsi meningkatkan imunitas tubuh dan menyehatkan saluran pencernaan. Buah-buahan yang berwarna putih seperti leci, rambutan dan kengkeng kaya akan vitamin C, bahkan lebih tinggi daripada jeruk. Pangan lainnya yang berwarna putih yaitu susu, sawi putih, tauge, bawang putih, bawang bombay, dll
Warna Hitam. Makanan yang berwarna hitam memang tidak terlalu banyak dijumpai. Cumi-cumi dan cincau hitam merupakan salah satunya. Cumi-cumi mengandung protein yang tinggi, mineral dan asam-asam amino esensial. Tinta cumi pun diiketahui dapat mengaktifkan sel-sel darah putih untuk memerangi kanker. Sedangkan cincau hitam merupakan sumber serat pangan, karbohidrat dan dipercaya dapat mengobati demam, sakit perut, mual, diare dan hipertensi. Selain karena pigmen yang terkandung dalam makan itu sendiri, warna juga sebenarnya dipengaruhi oleh karakteristik permukaan dan lingkungan. “Coba saja bandingkan warna pada apel yang kusam dengan apel yang sudah digosok, pasti warnanya berbeda,” ujar dosen yang menyelesaikan studi S2-nya di Universitas of New South Wales, Australia tersebut. “Warna juga berfungsi dalam proses-proses fisiologis pada hewan dan tumbuhan, seperti untuk menarik binatang (lawan jenis), mempertahankan diri (pada bunglon), proses penyerbukan, dan yang paling penting yaitu merupakan sumber awal dari sebuah makanan itu sendiri (klorofil untuk proses fotosintesis),” ujar Bambang.
Setiap warna alami yang terdapat pada makanan memiliki fungsinya masing-masing. Oleh karena itu mengonsumsi makanan yang berwarna-warni sangat dianjurkan karena dapat mencegah bahkan mengobati kita dari berbagai penyakit. Bambang pun menyarankan agar kita memvariasikan konsumsi sayuran atau makanan yang berwarna dan menyesuaikannya dengan selera serta kemampuan ekonomi yang dimiliki. Satu pesan dari Bambang yang disampaikan yaitu, “Pilihlah buah-buahan atau sayuran sesuai dengan warna pada umumnya, maksudnya jika warna wortel itu adalah oranye, maka jangan mengonsumsi yang warnanya menyimpang“. Begitu banyak khasiat yang ditawarkan alam lewat bahan pangan, namun semuanya tergantung lagi pada pilihan hidup. Mau hidup sehat atau tidak? Ref
bLog, budaya, diary, indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, Profesi, Psikologi, Yogyakarta
In sumber daya on Thursday , 6 August 2009 at 11:49 AM
Banyak orang yang merasa pekerjaannya terlalu banyak sementara waktu yang diberikan sedikit. Tak heran kerap terdengar keluhan tentang kurang waktu. Bukan waktunya yang kurang, tapi jangan-jangan memang Anda yang tidak bisa mengelola dengan baik. Keseharian kita menuntut lebih banyak waktu bekerja yang kadang membuat kita merasa tidak cukup waktu atau kecolongan waktu.
Hilangkan kebiasaan mengeluh itu, bisa jadi karena memang Anda yang salah mengatur waktu. Waktu bagaikan pedang, pepatah yang sudah sering Anda dengar itu memang benar tapi mungkin sering dilupakan. Akibatnya, kita sering beralasan kurangnya waktu untuk mengerjakan tugas. Andaikan satu hari lebih dari 24 jam, apa yang akan Anda lakukan? Pertanyaan di atas sebenarnya tidak akan terjawab jika Anda selalu melakukan kebiasaan yang salah dalam mengatur waktu.
Kegiatan yang Anda lakukan pun akan sama saja bahkan bisa jadi lebih banyak waktu yang akan Anda sia-siakan. Komputer dan internet yang seharusnya membuat hidup lebih mudah justru membuat orang semakin sibuk. Pikiran ‘kurangnya waktu’ tidak akan pernah menyelesaikan masalah, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengatur waktu agar lebih efektif dan lebih banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan.
Dikutip dari eHow, 6 Agustus 2009, ini dia tips untuk mengatur waktu lebih baik lagi.
1. Buatlah perencanaan sehari-hari. Tuliskan dalam notebook Anda dan buatlah target penyelesaiannya. Awalnya mungkin sulit bagi Anda yang terbiasa menjalani aktivitas sehari-hari dengan prinsip ‘mengalir begitu saja’, tapi paksakan diri Anda untuk mencobanya dan perhatikan perubahan apa yang terjadi selanjutnya.
2. Kerjakan tugas ketika level semangat tinggi. Cobalah kerjakan tugas terutama pekerjaan yang sulit pada saat semangat Anda dalam level yang setinggi-tingginya. Jangan menundanya hingga esok hari ketika rasa malas mulai menghampiri Anda.
3. Jadwalkan waktu pribadi dan orang lain. Membuat jadwal untuk orang lain termasuk Anda sendiri akan membuat waktu terasa sangat efektif. Jadwalkan bangun di pagi hari lebih awal setengah atau satu jam dari biasanya, tidur lebih cepat, rencanakan piknik bersama pasangan di akhir minggu atau aturlah makan siang bersama teman-teman.
4. Buat prioritas. Prioritaskan apa yang seharusnya Anda selesaikan terlebih dahulu. Dalam prinsip ‘pareto’ dinyatakan bahwa 80 persen pencapaian datang dari 20 persen usaha, jadi berpikirlah strategis. Fokuslah pada usaha yang sekiranya mendapat pencapaian terbesar.
5. Delegasikan pekerjaan. Jika Anda merasa kesulitan dalam memyelesaikan pekerjaan, ada baiknya mendelegasikannya pada orang lain yang sekiranya dapat membantu. Minta tolong pada istri, anak-anak, teman atau pasangan bisa meringankan beban dan membuat waktu lebih efisien.
6. Belajar mengatakan ‘Tidak’. Gangguan bisa datang dari mana saja, belajarlah berkata ‘tidak’ untuk kegiatan-kegiatan tidak penting yang menyita waktu Anda. Jangan berbaik hati menjadi sukarelawan atau datang ke suatu acara jika Anda tidak memiliki waktu.
7. Hindari Menjadi Seorang ‘Perfeksionis’ Jangan menyia-nyiakan waktu hanya karena terobsesi mengerjakan sesuatu sesempurna mungkin. Anda dapat melakukan sesuatu yang lebih baik dan lebih banyak lagi ketimbang memikirkan suatu pekerjaan yang menurut Anda tidak sempurna-sempurna.
bLog, budaya, Cinta, indonesia, Manusia, nUrani, Yogyakarta
In kEnangan on Wednesday , 5 August 2009 at 12:19 PM
Deras hujan yang turun
Mengingatkanku pada dirimu
Aku masih disini untuk setia
Selang waktu berganti
Aku tak tahu engkau dimana
Tapi aku mencoba untuk setia
Sesaat malam datang
Menjemput kesendirianku
Dan bila pagi datang
Kutahu kau tak disampingku
Aku masih disini untuk setia
Amerika Serikat, bLog, indonesia, informasi, Intelijen, Internet, kEwarganegaraan, pErtahanan, pOlitik, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In tEknologi iNformasi on Tuesday , 4 August 2009 at 11:42 AM
Usaha banding Gary McKinnon untuk diadili di Inggris akhirnya berakhir dengan kegagalan. Hacker pembobol sistem komputer NASA ini pun kini hanya bisa pasrah untuk diseret ke AS dengan konsekuensi akan dijebloskan ke penjara dengan keamanan maksimum. Putusan ini tentu saja mengecewakan tim pembela McKinnon. Bahkan diyakini, ada usaha dari pihak AS untuk menjadikan kliennya sebagai ‘contoh’ bagi para hacker lainnya yang coba-coba menyusup sistem komputer Negeri Paman Sam itu. Jika benar demikian, lanjut pengacara McKinnon, kliennya terancam hukuman maksimum dengan kurungan yang sangat lama, yakni mencapai 60 tahun.
Lelaki asal London ini sebelumnya berharap kasus yang didakwakan kepadanya dapat diselesaikan di pengadilan Inggris. Hanya saja harapan tinggal harapan, dan ia pun kini hanya bisa pasrah dan menunggu kasusnya digulirkan di pengadilan AS. McKinnon terseret ke meja hijau setelah pada 2001 dan 2002 dituduh telah membobol sistem komputer Pentagon dan NASA. ‘Uniknya’, McKinnon mengaku bahwa ia melakukan hal itu bukan untuk merusak atau mengobrak-abrik sistem komputer pemerintah AS. Menurut Vnunet, 3 Agustus 2009, alasan yang dikemukan pria 47 tahun ini adalah untuk mencari informasi-informasi rahasia tentang keberadaan extraterrestrial (ET) alias UFO.
PESANNYA: Meski TKP-nya AS – Inggris, dan pelakunya WN Inggris, kasus ini juga bisa sebagai Warning untuk kita semua, termasuk rekan-rekan Hacker Indonesia. Berhati-hatilah, terutama kalau untuk kepentingan pribadi. Kalau demi negara-bangsa, ya tetap demi negara dan bangsa Indonesia Nomer 1, apapun harus ditempuh/dilakukan, dengan segala resiko apapun yang mungkin akan terjadi. Mari kita tingkatkan kemampuan, skill dan pendalaman teknologi informasi, demi membela bangsa dan negara Indonesia agar terhormat di mata internasional. WNI Nomor 1 harus tetap survive dengan keberanian, kreativitas dan semangat nasionalisme, lewat perang informasi sekalipun!
Amerika Serikat, bLog, Hak Asasi Manusia, indonesia, Intelijen, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, Psikologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In country on Monday , 3 August 2009 at 10:15 AM
Lewat sudah 2 minggu setelah pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton Jakarta.
Aparat keamanan sedang berusaha keras membongkar kasus bom itu. Ada baiknya kita juga turut sedikit membantu menerawang “kode” pengeboman 2 hotel tersebut, dengan melihat nomor kamar yang dipilih.
1. Nomor kamar yang diduga dijadikan “markas” sang bomber sebelum melakukan pengeboman adalah 1808. Punya makna apa nomer kamar ini? Tahukah anda, kejadian pengeboman adalah tanggal 17 Juli 2009 atau tanggal-bulannya adalah 17-07. Kalau nomor kamar itu diterawang punya makna kode “yang dekat” dengan tanggal kejadian: (18-01) dan (08-01) artinya 17-7 khan? Jadi, mereka sepertinya “sudah merancang” bahwa deadtime pengeboman adalah tanggal 17 juli 2009.
2. Masih terkait nomor kamar yang diduga dijadikan “markas” sang bomber. Coba perhatikan, kalau kita berfikir logika pasti kelompok pengebom itu benci sekali dengan Densus 88 yang tugasnya memang memerangi teroris. Nah, pemilihan nomor kamar itu, jangan-jangan juga sebagai kode perwujudan perlawanan terhadap Densus 88, karena nomor kamar itu yang diminta, nggak mau nomor kamar lain yang ditawarkan bagian resepsionis hotel. Tahukah anda, 1808 bisa dimaknai 1-TRUE dan 0-FALSE atau 1-TEMAN dan 0-MUSUH, sementara 88 merujuk pada organisasi anti teror punya Polri, Densus 88.
3. Nomor kamar 1808 punya arti lain juga, apa? Sepertinya pendeklarasian 1(I am)808(Bomber). Nah khan, klop juga?
4. Nomor kamar 1808 punya arti apa lagi? Sepertinya ingin menunjukkan bahwa memang ada 2 target hotel “berdekatan” yang diincar, terlihat dari angka 18 dan 08. Pernah ikut tes psikologi atau belajar matematika aljabar? Urutan angka lumrahkan: 08, terus 18, lalu 28, kemudian 38, dan seterusnya ….. 08 dan 18 benar-benar berdekatan!
5. Coba dibaca balikannya nomor kamar (1808) itu, jadi apa? 8081 bisa juga memeberi kesan mendalam tentang nama seseorang yang ingin “membuat sejarah”, yang mungkin panggilannya BOBI (BOBY atau BABY). Agak klop sedikitlah, toh polisi menduga pelaku juga masih tergolong anak-anak (16-17 tahun). Untuk anda yang bernama BOBY nggak boleh nervous-lah, ini logika saja dari semua kemungkinan yang bisa saja terjadi.
Ada lagi?
Tunggu saja “inspirasi” lanjutannya. Yang jelas anda boleh menganggap ini tulisan “main-main”, namun dapat juga anda menganggap tulisan ini “sense of logical“. Yang pasti, semua WNI NOMOR 1 mesti bersatu melawan TERORISME. Indonesia Unite.
indonesia, Intelijen, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, Manusia, militer, pEndidikan, pErtahanan, Profesi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In militer on Monday , 3 August 2009 at 9:18 AM
Tidak mudah untuk meraih gelar sebagai Air Top Gunner (gelar keahlian menembak dengan menggunakan pesawat tempur supersonik). Seperti yang dilakukan Mayor Pnb Firman Dwi Cahyono, ia harus rajin berlatih dengan konsentrasi penuh, disiplin, dan melaksanakan evaluasi setiap usai latihan. Namun demikian, segala sesuatu yang dilakukan dengan serius didasari kedisiplinan tinggi tentu akan memperoleh hasil yang memuaskan pula. Sebagaimana latihan penembakan peluru Air to Air Taxan yang dilaksanakan oleh Wing 3 Lanud Iswahjudi pada tanggal 13 s.d. 22 Juli 2009, Mayor Firman berhasil menunjukkan hasil kerjanya selama ini.
Selama latihan berlangsung, melalui data yang diperoleh, maka dapat dikatakan bahwa Mayor Pnb Firman menjadi penembak paling jitu, dari 200 peluru yang ditembakkan, 198 buah mengenai sasaran, akurasinya hampir 100%. Tak pelak, Firman pun dapat dikatakan sebagai Air Top Gunner dalam latihan tersebut. Kelihaian Firman menembak sasaran di udara, tentunya tidak lepas dari usaha kerasnya selama berlatih dan bermanuver dengan pesawat F-16 / Fighting Falcon. Kerja kerasnya tidak sia-sia, Firmanpun menyandang gelar Air Top Gunner kali ini.
Mayor Pnb Firman DC adalah Alumnus AAU tahun 1996 yang saat ini menjabat sebagai Dan Flight Ops “C” Skadron Udara 3. Statusnya di pesawat F-16 dapat dikatakan lengkap yaitu Instruktur, Flight Leader dan juga sebagai Test Pilot pesawat F-16/Fighting Falcon. Bergabung di Skadron Udara 3, sejak tahun 1998 dan sampai saat ini sudah mengantongi 1300 jam terbang dengan pesawat F-16, sehingga Firman memiliki total 2150 jam terbang di berbagai jenis pesawat.
Letkol Pnb Fajar selaku Komandan Skadron Udara 3, merasa puas dan bangga atas prestasi yang telah diraih anak buahnya tersebut. “Firman menjadi Air Top Gunner kali ini, membuktikan bahwa jerih payahnya selama latihan tidak sia-sia. Saya memang membina dan menempa para penerbang F-16, dengan keras, penuh disiplin dan profesional. Jika mereka belum memenuhi standar, maka akan saya perintahkan untuk mengulangi bahkan tak segan-segan saya menghukum mereka. Itu semua demi profesionalisme penerbang yang muaranya adalah keselamatan terbang atau Safety“, Ujar Fajar. Letkol Pnb Fajar menegaskan bahwa latihan ini menyuguhkan penembakan peluru (air gunnery) 20 mm yang dimuntahkan dari dua jenis pesawat F-16 dan F-5 dengan sasaran Taxan yang berbentuk tetra plan seperti layang-layang berwarna merah yang ditarik oleh pesawat F-5. Di dalam badan Taxan ini terdapat Radio sensor dan transmiter yang berfungsi mendeteksi peluru yang masuk dalam radius 10 meter lalu memberikan datanya kepada petugas di bawah, sehingga berapa peluru yang mengenai sasaran bisa langsung diketahui saat itu juga.
Alat ini sangat membantu latihan para penerbang tempur di Lanud Iswahjudi, untuk meningkatkan kemampuannya bermanouver dan menembak sasaran di udara. Penerbang secara langsung dapat mengetahui berapa peluru yang ditembakkan tersebut, mengenai sasaran, semakin banyak peluru yang masuk, maka semakin jitu si Penerbang dalam menembak.
Selamat ya Fir, semoga sukses terus. Air Top Gunner itu “harganya” mahal lho, ati-ati dan jaga diri ….. Semoga dapat mempertahankan terus skill yang dimiliki, performance leadership-nya dan kepribadian yang terbaik, sehingga mampu mencapai puncak karir secara cemerlang pada masa mendatang ….. Kembangkan terus sayapmu, sayap SWA BHUWANA PAKSA.
indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, militer, pEndidikan, pErtahanan, tEknologi iNformasi, Warganegara, Yogyakarta
In indonesia on Saturday , 1 August 2009 at 6:00 AM
Negara kita punya banyak pulau, mencapai sekitar 17.000 pulau. Ada yang sudah bernama (terdata) ada yang belum punya nama. Seringkali kita menyebut pulau paling depan (dekat perbatasan antar negara) sebagai pulau terluar. Ini memang aneh, wong pulau-pulau itu masuk halaman laut kita, kok disebut pulau terluar (memang pulau-pulau itu berada di luar Indonesia?). Mestinya, karena masih di dalam lautan kita, yang bener, panggilan terbaik ya PULAU-PULAU TERDEPAN, karena ini juga mengisyaratkan bahwa pulau-pulau itu merupakan etalase, sekaligus posisi pertahanan kita paling depan.
Lepas dari itu, semua pulau-pulau terdepan mestinya kita perhatikan perkembangan pembangunannya, agar masyarakat (kalau ada yang tinggal disitu) merasa betul-betul diperhatikan keberadaannya sebagai WNI, jangan sampai malah dibina orang asing. Pembangunannya yang lengkap, bukan hanya yang terkait langsung dengan pertahanan dan keamanan saja, namun dari sisi ekonomi, sosial, politik dan hukum. Media komunikasi/informasi asli Indonesia harus bisa masuk dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat di pulau-pulau terdepan.
Jadi, jangan lupa ya menyebut pulau-pulau kita yang deket perbatasan dengan sebutan PULAU-PULAU TERDEPAN.
bLog, budaya, diary, indonesia, Israel, Kehidupan, kEwarganegaraan, nUrani, pOlitik, Psikologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In bLog on Saturday , 1 August 2009 at 4:00 AM
“The Real Blogger” Chappy Hakim (mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara), meluncurkan buku hasil ngeblog di Kompasiana pada Hari Sabtu, 1 Agustus 2009. Acara peluncuran buku yang akan dilanjutkan dengan book signing ini digelar di Airman Planet Lounge, Hotel Sultan, Jakarta, mulai pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Acaranya sendiri di-set untuk tidak kaku (rigid), dibuat secair mungkin. Bedah buku, misalnya, dilakukan tidak sambil duduk kaku, tetapi cukup berdiri saja dimana pembahas, khususnya Pak Chappy dan kemungkinan Effendy Ghazali akan membahasnya sambil “lalu-lalang” (kalau bisa), dan hadirin bisa langsung memotong pembicara dengan pertanyaan spontan.

Wah, selamat Pak CH atas kreatifitasnya yang tiada akhir. Semoga sukses. Semoga semangat kreatif seumur hidup itu terus melaju dan menular deras ke generasi yang muda-muda. Sehingga pikiran-pikiran cemerlang semakin terekspose dan dapat mewarnai khasanah berfikir rakyat Indonesia, pejabat indonesia, terutama militer, khususnya TNI Angkatan Udara Indonesia. Dengan demikian, diharapkan ada kontribusi positif yang signifikan (sekecil apapun) untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia.
Saya maunya hadir pada acara tersebut, namun sayang ada kendala waktu dan adanya acara lain. Salam dari Yogyakarta.
Amerika Serikat, budaya, dEmokrasi, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, nUrani, Obama, pEndidikan, Psikologi, Yogyakarta
In kEwarganegaraan on Friday , 31 July 2009 at 10:58 AM
Anda sudah baca tulisan yang saya posting soal masalah “berbau rasis” yang menimpa seorang profesor Amerika Serikat yang ditangkap secara ngawur oleh polisi:
“Seorang Profesor kulit hitam ditangkap, Obama sebut polisi bodoh!” ?
Rupanya masalah itu diselesaikan oleh Presiden Barack Obama dengan gayanya yang khas dan disebut sebagai “teachable moment” (momen pembelajaran). Mereka yang terkait berkumpul di suatu taman, ada sang profesor yang ditangkap, ada sersan polisi yang menangkapnya, dan sang presiden. Seraya minum-minum, dan berkomunikasi penuh persahabatan. Lihatlah fotonya:

Momen Pembelajaran
Pelajaran apa yang bisa dipetik? Masalah berat yang “berbau ras” pun kalau mau diselesaikan, dipertemukan, diisi dengan niat baik, bisa dituntaskan secara terhormat. Hal ini akan berbuah manis, sepanjang semua manusia mau memahami bahwa di dunia adanya pluralisme dan multikulturisme tidak bisa dinafikan, harus diterima apa adanya. Semoga WNI Nomor 1 mau mempelopori bahwa kita hidup di Indonesia, yang sesungguhnya memang penuh warna, penuh suara dan penuh harapan.
Mau membaca selengkapnya kisah penyelesaian masalah ini? Klik saja disini Obama, Gates, policeman pledge to try and move on. Salam Indonesia.
bLog, indonesia, informasi, Internet, kEwarganegaraan, mAhasiswa, pEndidikan, Profesi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In ict on Friday , 31 July 2009 at 9:07 AM
Webometrics menempatkan Universitas Gadjah Mada sebagai satu-satunya perguruan tinggi (PT) di Indonesia yang masuk daftar Top 100 Asia, yakni pada peringkat ke-72. Sementara tiga besar perguruan tinggi di Indonesia yang masuk pada daftar Top 100 Asia Tenggara adalah UGM, ITB, dan UI. Peringkat UGM pada Webometrics kali ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan dengan posisi bulan Januari 2009, yang menempatkan UGM pada posisi 64. Penurunan ini dipandang cukup wajar mengingat peringkat di Webometrics memang fluktuatif.
Posisi UGM untuk Webometrics Top 100 Asia memang cukup dinamis. Pada tahun 2006 UGM berada pada posisi 100, tahun 2007 (95), Januari 2008 (57), Juli 2008 (74), dan Januari 2009 pada posisi 64. Untuk Top 100 Asia kali ini, UGM merupakan satu-satunya PT di Indonesia yang masuk dalam daftar, sementara untuk Top 100 Asia Tenggara, UGM menempati posisi 8, ITB 13, dan UI 21, disusul beberapa PT Indonesia lainnya seperti Universitas Kristen Petra, Universitas Gunadarma, dan UNS.
Pemeringkatan oleh Webometrics didasarkan pada keunggulan dalam publikasi elektronik (e-publication) yang terdapat dalam domain web masing-masing perguruan tinggi. Pengukurannya menggunakan 4 indikator: Size (S), yakni jumlah halaman publikasi elektronik yang terdapat dalam domain web PT; Visibility (V), atau jumlah halaman lain yang mencantumkan URL domain PT yang dinilai; Rich Files (RF), yakni relevansi sumber elektronik dengan kegiatan akademik dan publikasi PT tersebut; dan Scholar (Sc), yakni jumlah publikasi dan sitasi bermutu pada domain PT. Data yang dikumpulkan dengan empat indikator tersebut diolah dan digunakan untuk memeringkat lebih kurang 4.000 PT dari seluruh dunia. Daftar peringkat PT dikeluarkan dua kali setiap tahun, yakni bulan Januari dan Juli.
Bagi UGM, peringkat Webometrics sesungguhnya bukan menjadi tujuan yang hendak dicapai karena UGM saat ini lebih fokus pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendiseminasikan karya-karya sivitas akademikanya dalam rangka turut memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi bangsa. UGM akan senantiasa meningkatkan upload karya-karya dosen di website sehingga tidak hanya dibaca oleh banyak orang, tetapi juga dirujuk oleh para pakar dari Indonesia dan internasional. Sekali lagi ini menunjukkan bahwa publikasi elektronik di situs http://www.ugm.ac.id dinilai yang paling komprehensif dan paling kaya di negeri ini.
Selamat deh, buat sivitas akademika UGM keseluruhannya, semoga tetap terus berjaya sebagai Research University.
bLog, diary, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, nUrani, Psikologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In sumber daya on Friday , 31 July 2009 at 8:55 AM
Gaya hidup modern membuat orang harus terus mengaktifkan otaknya yang kadang membuat stres karena cepatnya perubahan yang terjadi. Otak yang terus mengalami tekanan bisa menjadi sumber kegilaan. “Kita terus dibombardir oleh informasi baik dari email, berita-berita tragis maupun tuntutan personal. Otak akan bereaksi terhadap stres dan jika ada pemicunya seperti infeksi berpotensi menyebabkan kerusakan otak di daerah-daerah kepala, dahi atau terjadi benjolan keras,” kata Stephen Ilardi, psikolog dari University of Kansas dan penulis buku “The Depression Cure: The 6-Step Program to Beat Depression without Drugs“, seperti dilansir Health, 31 Juli 2009.
Para peneliti menemukan penyakit gangguan jiwa atau schizophrenia telah menjadi faktor utama yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Gaya hidup ala Amerika juga diduga menjadi penyebab gangguan kejiwaan. Dalam banyak hal gangguan mental adalah peradangan yang terjadi dalam tubuh yang jika parah kasusnya menjadi besar. Peradangan yang dialami tubuh sebenarnya adalah cara tubuh untuk melindungi diri. Namun jika kasusnya membesar menjadi sangat bahaya. Penyakit jantung, diabetes, schizophrenia, depresi, autis, gelisah diduga penyebabnya adalah karena terjadi peradangan di dalam tubuh. “Penyakit-penyakit ini terus meningkat dalam gaya hidup moderen saat ini,” kata Illardi.
Apakah gaya hidup nenek moyang kita lebih baik?
Memang para leluhur dulu tidak selamanya bebas dari stres tetapi nenek moyang kita memiliki banyak faktor yang bisa menghentikan tekanan stres. Menenun untuk membuat pakaian adalah salah satu pereda stres. Sementara saat ini bisnis fashion membuat semuanya gampang didapat. Contoh lain para leluhur dulu jika menghadapi binatang buas di jalan juga bisa frustasi dan berkata menemukan batu besar yang menghambat jalan sehingga butuh fisik kuat untuk menghindarinya. Tetapi saat ini para kaum urban yang terjebak kemacetan tidak dapat melakukan apa-apa kecuali marah.
Banyak penyakit mental yang berhubungan dengan otak saat ini dirawat dengan obat-obat kimia. Tetapi cara seperti itu juga mengubah otak menjadi lebih sakit. Sementara beberapa kebiasaan primitif yang ditemukan para peniliti justru dapat mencegah otak sakit. Melihat pemandangan yang sejuk dapat mengubah perilaku menjadi lebih tenang dan terbukti lebih efektif menyembuhkan gangguan kejiwaan ketimbang memberikan obat-obatan kimia.
Berikut beberapa cara untuk melindungi Anda dari kegilaan perilaku modern saat ini:
Seimbangkan Kebutuhan Omega untuk Kesahatan otak. Konsumsi Omega yang ideal antara omega 6 dan omega 3 adalah satu banding satu. Sementara dalam pola diet Amerika perbandingannya sangat berlebihan 16 banding satu. Terlalu banyak Omega 6 justru akan mendorong terjadinya peradangan dalam tubuh, kerja darah dan otak yang semakin keras akan menyebabkan depresi. Sedangkan lemak Omega 3 yang banyak ditemukan di ikan salmon, dan kenari dapat membantu mengurangi peradangan yang bersiklus.
Cukupkan Waktu Tidur. Satu abad yang lalu orang tidur malam selama 9 jam. Sementara hari ini menurut survei National Sleep Foundation banyak orang yang tidurnya kurang dari 7 jam, kecenderungan ini terkait dengan penurunan kesehatan mental. Usahakanlah tidur 8-10 jam tiap malam untuk membantu otak melakukan pemulihan secara sempurna.
Perbanyaklah hubungan sosial. Para leluhur dahulu sangat senang jika menikmati buah atau makan bersama dengan 50-100 orang. Tapi kini dengan jumlah penduduk dunia yang sebanyak 6,5 miliar orang justru makin sedikit memiliki teman. Padahal sikap ego yang tinggi menjadi salah satu terganggunya kesehatan mental.
Hentikan sejenak beban pikiran. Fokus pada masalah terbukti membantu memecahkan masalah lebih cepat. Carilah solusi yang tepat agar masalah segera tuntas sehingga otak tidak terus menerus berputar.
Berolahragalah. Leluhur kita tidak cuma menghabiskan banyak waktu untuk gerakan aerobik yang mudah tapi juga melakukan angkat berat seperti menggali atau membangun pondok. Hanya 90 menit latihan per minggu bisa menjadi efektif sehingga tubuh dan otak tetap segar.
Luangkan waktu untuk berjemur. Sinar matahari dapat mencegah penyakit. Sinarnya dalam jumlah cukup dan tidak berlebihan bisa memproduksi zat pembentuk Vitamin D. Seperti Omega 3, vitamin D adalah salah satu obat anti peradangan.
Sedangkan penelitian mengenai hubungan antara agama dan kesehatan mental bisa menjadi salah satu cara untuk memahami dunia dan makna hidup baik secara filosofis atau ilmiah.
Amerika Serikat, bLog, eKsekutif, Hak Asasi Manusia, indonesia, informasi, Intelijen, Internet, Kehidupan, kEwarganegaraan, Psikologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In kEwarganegaraan on Friday , 31 July 2009 at 5:53 AM
Anda sudah baca Lawmaker urges regulations for file-sharing? Intinya Amerika Serikat mau menelurkan regulasi yang membatasi bahkan memblokir software file sharing semacam Lime Wire agar tidak disalahgunakan untuk mendistribusikan maupun membocorkan file-file yang berklasifikasi khusus. Bisakah itu? Kita tunggu saja. Ini pergulatan antara regulasi dan kemampuan pakar teknologi informasi, dibalut bagaimana internet security diterapkan secara adil tanpa mengeliminasi HAM.
Tetapi, apa sesungguhnya yang melatarbelakangi para pejabat AS itu mengusulkan legislati ini? Begini ceritanya.
Pemerintah Amerika Serikat jadi kalang kabut soal ini dikarenakan dokumen-dokumen sensitif miliknya bocor di internet, tepatnya di situs file sharing. Yang namanya dokumen sensitif pasti berisi hal-hal yang tidak seharusnya diketahui oleh publik. Dan memang benar, salah satu dokumen yang muncul ini berisi rencana evakuasi Presiden Obama jika ia berada dalam keadaan darurat, lengkap beserta rute yang harus ditempuh iring-iringan mobilnya.
Bagaimana sejumlah dokumen sensitif tersebut berhasil dibuka di tempat yang tidak seharusnya? Chairman House Oversight and Government Reform Committee Amerika, Edolphus Towns mengatakan bahwa dokumen-dokumen ini ditemukan melalui program file-sharing berbasis P2P, bernama LimeWire. Tak hanya itu, file-file dokumen lainnya yang tak kalah sensitif turut ditemukan. File-file yang ikut bocor ini terdiri dari file milik FBI, catatan kesehatan dan nomor-nomor keamanan sosial.
Mengetahui bahayanya program berbagi file yang sudah terbukti itu, pihak pemerintah AS pun berencana akan memberlakukan undang-undang baru. Melalui undang-undang ini, aksi pemblokiran terhadap software P2P (peer-to-peer) akan diberlakukan dari semua jaringan dan komputer milik pemerintah dan kontraktor. Program LimeWire ini sendiri memang tidak ’suci’. Pada Maret lalu, perusahaan intelegensi Tiversa pernah menemukan informasi terklasifikasi tentang Marine One, helikopter yang digunakan untuk mengangkut Obama.
Sesungguhnya bukan software file sharing yang harus dijadikan kambing hitam atas adanya kebocoran ini. Mestinya ya bagaimanakah tingkat pengamanan file-file berklasifikasi itulah yang diperdalam dan dipelajari. Jangan-jangan ada yang sengaja membocorkan … makanya harus ada internal security yang kuat, termasuk dalam hal lalu lintas informasi (file-file rahasia), bukan hanya pengamanan secara fisik saja yang diperkuat.
bLog, diary, indonesia, iSlam, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, Yogyakarta
In iSlam on Thursday , 30 July 2009 at 2:24 PM
Apakah anda lagi terserang penyakit qolbu? Saya telah membaca tulisan di Republika ini, agaknya pantas kita simak dan kita telaah dalam-dalam …… semoga penyakit qolbunya jadi membaik, dan dapat beraktivitas lagi dengan lancar, sehingga kesuksesan menghinggapi kita semua.
Kastrotul masaas yufqidul ihsaas, Ini adalah pepatah Arab yang artinya adalah sesuatu kalau sering disentuh akan berkurang rasanya. Pada sentuhan pertama kita akan merasakan rasanya sangat kuat tetapi pada sentuhan kedua, ketiga, dan seterusnya, rasa itu akan terus berkurang. Pertama kali manusia menembus angkasa dan mendarat di bulan, beritanya begitu menggemparkan. Tetapi, ketika ekspedisi kedua, ketiga, dan seterusnya gaung beritanya mulai berkurang.
Begitu juga dengan diri kita terhadap dosa. Pertama kali berbuat dosa, diri yang fitri akan bergetar takut. Rasa takut ini akan berkurang apabila dosa yang sama diulang kedua kalinya. Dan, akan terus berkurang pada pengulangan ketiga, keempat, sampai akhirnya pekerjaan dosa itu menjadi biasa, menjadi adat dan kebiasaan.
Imam Hasan Al Bashri berkata, ”Yang aku takutkan adalah apabila hati kita telah terbiasa dengan dosa-dosa. Hati adalah bagian yang sangat peka dalam diri manusia, tetapi kepekaan ini akan hilang dengan dosa yang berulang-ulang.”
Dengan jelas Rasulullah saw juga telah menggambarkan hilangnya kepekaan hati. Hati itu, kata Rasulullah saw, pada awalnya ibarat kain putih tanpa noda. Bila seseorang melakukan dosa maka akan ada titik hitam pada hati itu. Jika dia bertobat, maka titik hitam itu akan dihapus dan hatinya kembali putih. Tapi, bila tidak dan dia kembali mengulang berbuat dosa maka titik hitam itu ditambah lagi sampai akhirnya hatinya menjadi hitam legam. Hati seperti ini tidak lagi peduli dengan kemungkaran dan tidak lagi mengenal kebajikan. Inilah hati yang disebut Alquran sebagai al Qulub al Qosiyah, yang lebih keras dari batu sekalipun.
Secara lebih jelas dapat dirinci fase-fase hati menjadi qosiyah (keras membatu) sebagaimana dijelaskan Alquran. Pertama, dimulai dengan lupa dzikir kepada Allah karena dikuasai setan: ”Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah,” (QS 58:19). Kedua, karena lupa kepada Allah maka Allah lupakan mereka kepada diri mereka sendiri: ”Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri,” (QS.59:19). Ketiga, kemudian setan akan menjadi teman paling dekatnya: ”Barang siapa yang berpaling dari dzikrullah maka akan Aku jadikan setan sebagai teman yang selalu menyertainya,” (QS.43:36).
Keempat, setan ini akan menghiasi semua perbuatan mungkar yang dilakukan sehingga nampak baik dan benar baginya: ”… Dan setan pun menghiasi bagi mereka perbuatan-perbuatan mereka,” (QS.29:38). Kelima, karena itu semua maka hati mereka mengeras bagai batu bahkan lebih keras daripada batu.
Tetapi yang lebih berbahaya dari hilangnya kepekaan hati terhadap dosa adalah hilangnya kepekaan atas azab Allah. Sering orang tak tahu bahwa ia sedang diazab Allah karena dosanya. Azab ini bisa berbentuk musibah, bencana, krisis, dan sebagainya, tetapi juga bisa berbentuk kenikmatan duniawi.
Ibnu Qoyim berkata, ”Ketahuilah sebesar-besar cobaan adalah kegembiraan karena berhasil berbuat dosa dan sebesar-besar azab adalah ketika manusia tidak merasa sedang diazab.’‘
Amerika Serikat, dEmokrasi, Hak Asasi Manusia, indonesia, Intelijen, Israel, Kehidupan, kEwarganegaraan, nUrani, pEndidikan, pOlitik, Psikologi, Warganegara, Yogyakarta
In kEwarganegaraan on Thursday , 30 July 2009 at 2:16 PM
Pernyataan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Saudi, Osama Nugali, 29 Juli 2009:
1. Negara berpengaruh di Timur Tengah, Arab Saudi, takkan mengakui Israel sampai negara Yahudi itu keluar dari tanah Arab yang didudukinya dan membuat komitmen ke arah penyelesaian dua negara dengan Palestina.
2. Kebijakan Israel sebagai menderita schirofrenia, dan mengatakan itu membahayakan semua upaya guna menghidupkan kembali pembicaraan perdamaian Timur Tengah dengan tujuan menciptakan negara Palestina merdeka. “Posisi kami sudah diketahui. Israel lah yang harus melakukan tindakan sungguh-sungguh ke arah proses perdamaian. Israel terus melakukan tindakan sepihak dengan mengubah fakta demokrafis dan geografis di lapangan, dengan membuat permukiman dan memperluas permukiman yang ada.“
3. “Gagasan perdamaian Arab sangat jelas. Bahwa Israel mesti mundur dari tanah Arab dan mengakhiri pendudukannya dan menyelesaikan masalah utama konflik.”
4. Masalah pembagian air, pengungsi Palestina, dan status masa depan Jerusalem sebagai ibukota kedua negara harus diselesaikan “guna mencapai perdamaian yang menyeluruh, adil dan langgeng yang dilandasi atas pembentukan negara Palestina yang merdeka dan mampu bertahan. Dalam normalisasi proses perdamaian muncul setelah tercapainya semua tujuan ini, bukan sebelumnya. Jadi, kita tak boleh merusak keteraturan.”
5. Perluasan permukiman Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat Sungai Jordan terus menghalangi kemajuan, dan pihak Palestina telah menolak untuk memulai lagi perundingan sampai Israel membekukan pembangunan. Tetapi Israel telah menolak seruan oleh pemerintah AS agar menghentikan kegiatan permukiman, yang mengarah kepada pertikaian terbuka paling buruk antara kedua sekutu dekat Amerika dalam beberapa tahun. “Kita telah menyaksikan kebijakan Israel yang menderita schirofrenia. Di satu sisi, Anda berbicara mengenai perdamaian dan kepentingan mereka untuk mencapai perdamaian, di sisi lain, mereka melakukan tindakan yang bertentangan dengan proses perdamaian yang membuatnya jadi rumit dan membahayakannya.“
PESANNYA: Yaa memang begitulah perilaku negara yang satu ini …. masak kita harus membiarkannya …
budaya, diary, Hak Asasi Manusia, indonesia, iSlam, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, Psikologi, Warganegara, Yogyakarta
In country on Thursday , 30 July 2009 at 2:04 PM
Seorang wanita Sudan akan diadili di pengadilan Khartoum dengan ancaman 40 cambukan karena MENGENAKAN CELANA PANJANG. Wanita bernama Lubna Hussein, mantan wartawan yang kini bekerja untuk PBB, mengundang wartawan dan peninjau ke persidangan. Dia ditahan di sebuah restoran di ibukota Sudan, Khartoum, bersama beberapa wanita lain awal bulan ini, karena mengenakan busana “tidak senonoh“. Dia mengatakan, 10 wanita yang ditahan, termasuk yang non-muslim, kemudian dicambuk 10 kali dan dikenai denda $100.

Empati berbasis HAM
Hussein dan dua wanita lain meminta didampingi pengacara dan menangguhkan sidang kasus mereka. Kini, Hussein, mencetak 500 kartu undangan dan menyebarkan e-mail. Dia mengatakan dia ingin sebanyak mungkin orang menghadiri sidang pada hari Rabu. Dia mengatakan, dia tidak melanggar apa-apa berdasarkan hukum syariah, tapi bisa dinyatakan melanggar ketentuan dalam undang-undang pidana Sudan yang melarang orang mengenakan busana tidak senonoh. “Saya ingin mengubah undang-undang ini, sebab undang-undang ini tidak sesuai dengan konstitusi. Orang perlu tahu yang terjadi,” kata Hussein dalam undangan yang dia sebarkan. “Mereka akan mencambuk kami 40 kali, dan juga mendenda saya 250 pound sudan (sekitar Rp1 juta),” tambahnya. Wartawan BBC James Copnall di Khartoum mengatakan, Hussein bertekad untuk menggalang publisitas seluas mungkin atas kasusnya.
Dalam perkembangan terkait, seorang wartawai yang menulis artikel yang kritis terhadap perlakuan atas Lubna Hussein didakwa mencemarkan nama baik polisi. Amal Habbani, wartawati tersebut, menghadapi hukuman denda besar jika dinyatakan bersalah, lapor kantor berita AFP.
PESANNYA:
1. Jaman begini, kok masih ada ya negara yang mengadili warganegaranya hanya karena memakai celana panjang (dianggap sebagai busana tidak senonoh), kebangeten, pasti negara ini nggak mau menghargai Hak Asasi Manusia (Wanita).
2. Kalau wanita itu diadili karena jadi WTS, membunuh bayinya, menelantarkan anaknya, jualan narkoba, dan segala jenis kriminalitas yang merusak tatanan hidup, bolehlah dia diadili. Masak hanya karena bercelana panjang saja diadili, piciklah itu!
3. Untuk WNI Nomor 1, khususnya kaum hawa, bersyukurlah kita hidup di Indonesia, negara dan bangsa yang telah menghargai Hak Asasi Manusia dan kesamaan gender. Maka cintailah negara dan bangsa Indonesia sepenuhnya, bangunlah jiwa kita, bangunlah badan kita, untuk Indonesia Raya, berikan sumbangsih terbaik untuk negara dan bangsa ini …… seraya menyongsong Peringatan ke-64 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2009 : MERDEKA!
bLog, Google, indonesia, Internet, kEwarganegaraan, pEndidikan, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In bLog on Tuesday , 28 July 2009 at 1:10 PM
Terima kasih perlu saya ucapkan kepada para pengunjung blog saya, yang dengan setia “menyempatkan diri” untuk membaca tulisan-tulisan dan informasi ringan yang dipajang di blog ini. Sehingga hari ini, berdasarkan counter WordPress tercatat sudah 100.000 pengunjung (kalau counter dari pihak ketiga belum mencapai 100 ribu pengunjung, karena daftarnya belakangan) yang telah mengakses blog ini. Alhamdulillah, blog yang mulai diluncurkan 11 Maret 2008 dapat berjalan dengan lancar, meski terkadang tertatih-tatih juga saat harus mengisi materinya yang diharapkan sesuai dengan misi KEWARGANEGARAAN blog ini.
Semoga blog ini dapat terus eksis, sebagai wahana penyampaian pendapat dan penyebaran ide pribadi mengenai hal-hal kewarganegaraan, sehingga diharapkan dapat turut menyemaikan kemunculan puluhan bahkan ribuan WNI NOMOR 1 di kalangan bangsa dan negara Republik Indonesia yang tercinta. Jangka panjang diharapkan negeri ini akan semakin baik secara sosial, politik dan ekonomi, mendekati tujuan nasional yang telah telah ditetapkan konstitusi. Artinya, harapan terjauh adalah para penghuni rumah besar negeri Indonesia adalah pribadi-pribadi yang memiliki kecintaan tertinggi terhadap negara dan bangsanya. Semoga.
Thanks ya semuanya ….. jangan lupa kunjung-kunjung terus ……………
bLog, budaya, indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, Manusia, pEndidikan, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In kEwarganegaraan on Monday , 27 July 2009 at 2:09 PM
Taman Nasional Komodo berhasil menjadi finalis “New 7 Wonders of Nature”. “New 7 Wonders Foundation” mengumumkan pekan lalu, bersama 27 finalis lainnya, TNK berhasil menyisihkan sekitar 440 nomine dari 220 negara. “Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Republik Indonesia menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia yang telah mendukung Taman Nasional Komodo dalam kampanye New 7 Wonders of Nature Tahap I dan II, hingga tanggal 7 Juli 2009,” demikian pernyataan pers Debudpar, 27 JUli 2009.
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata yang bertindak sebagai “Komodo National Park Official Supporting Committee” akan mengajak seluruh masyarakat Indonesia dan dunia untuk berpartisipasi aktif memilih (vote) kembali TNK dalam kampanye “New 7 Wonders of Nature”. Besar harapan, Taman Nasional Komodo terpilih sebagai salah satu dari “Tujuh Keajaiban Dunia bernuansa Alam” yang akan ditentukan pada tahun 2011. Pada tahap final kampanye “New 7 Wonders of Nature”, ke-28 finalis akan bersaing kembali tanpa memperhitungkan peringkat dan jumlah suara pada tahap sebelumnya. Dengan demikian, seluruh masyarakat Indonesia dan dunia yang telah memilih pada tahap I dan II (sebelum 7 Juli 2009), diharapkan untuk kembali menentukan pilihannya.
Ada dua cara menentukan pilihan pada tahap akhir ini:
Pertama, masyarakat dapat mengunjungi www.new7wonders.com dan memberikan suaranya langsung di situs itu. Pilih gambar ini di nomer satu pilihan anda:

Memang agak memakan waktu anda sedikit, tapi luangkanlah sobat, demi ikon negara dan bangsa kita. Oh ya, jangan lupa, siapkan email anda, karena ada isian dan konfirmasi yang perlu dilakukan. Nggak apalah friends, luangkan waktu sedikit, apa sih yang bisa kita lakukan untuk bangsa dan negara ini, kalau yang begini saja memberatkan ….. ok, segera klik www.new7wonders.com sekarang juga!
Kedua, pemilihan dapat dilakukan melalui saluran telepon internasional. Caranya, hubungi nomor +41 77 312 4041, setelah pesan selesai dan terdengar bunyi beep tekan kode 7717 untuk memilih Taman Nasional Komodo.
Ayo bergerak, kalau anda semua mengaku sebagai WNI NOMOR 1, kita dukung Taman Nasional Komodo agar terpilih sebagai salah satu dari “Tujuh Keajaiban Dunia bernuansa Alam” yang akan ditentukan pada tahun 2011. Informasikan hal ini ke teman-teman anda dan saudara-saudara anda. Rakyat Indonesia banyak, masak hanya untuk memberikan suara demi pemilihan ini tidak mampu. Ayo bagaimana caranya harus menang. Kalau kita bersatu pasti bisa. Dunia pariwisata kita makin menanjak dan pemasukan dari sisi ini akan meningkatkan pemasukan devisa/APBN. Pokoknya efek positifnya banyak, termasuk bidang ekonomi.
bLog, budaya, eKsekutif, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, nUrani, pEndidikan, Presiden, Warganegara, Yogyakarta
In kEwarganegaraan on Monday , 27 July 2009 at 1:31 PM
Aku memang terlanjur mencintaimu
Dan tak pernah ku sesali itu
Seluruh jiwa rela ku serahkan
Mengenang janji setiaku
Kumohon jangan jadikan semua ini
Alasan kau menyakitiku
Meskipun cintamu tak hanya untukku
Tapi cobalah sejenak mengerti
Bila rasaku ini rasamu
Sanggupkah engkau menahan sakitnya
Terkhianati cinta yang kau jaga
Coba bayangkan kembali
Betapa hancurnya hati ini kasih
Semua telah terjadi
Aku memang terlanjur mencintaimu
PESANNYA: Terlanjur mencintai Indonesia juga oke kok, nggak perlu ke lain negara/bangsa! Mau jadi WNI Nomor 1 saja. Semoga yang ngurus negara/bangsa ini juga mencintai rakyatnya/warganya sepenuh hati, tidak mendua hati!
eKsekutif, indonesia, informasi, kEwarganegaraan, mAnajemen, militer, pEndidikan, pErtahanan, Profesi, Psikologi, Yogyakarta
In militer on Monday , 27 July 2009 at 1:12 PM
Dari UU 22/2009 Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang telah disahkan tanggal 22 Juni 2009, kita bisa menelisik bagaimana pemberlakuan ketentuan lalu lintas dan angkutan jalan bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) :
Pasal 47
(2) Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dikelompokkan berdasarkan jenis:
e. kendaraan khusus.
Penjelasan Huruf e: Yang dimaksud dengan “kendaraan khusus” adalah Kendaraan Bermotor yang dirancang khusus yang memiliki fungsi dan rancang bangun tertentu, antara lain:
a. Kendaraan Bermotor Tentara Nasional Indonesia;
Pasal 59
(5) Penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai berikut:
b. lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah; dan
Pasal 72
(1) Registrasi Kendaraan Bermotor Tentara Nasional Indonesia diatur dengan peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia dan dilaporkan untuk pendataan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pasal 137
(4) Mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang, kecuali:
b. untuk pengerahan atau pelatihan Tentara Nasional Indonesia dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia; atau
Sedikit referensi ini semoga bermanfaat bagi kita semua, bagaimana berlaku di jalan dan berlalu lintas yang baik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Bagaimana dengan Konvoi di jalanan yang kerapkali kita temui itu?
Pasal 134
Pengguna Jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut:
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
b. ambulans yang mengangkut orang sakit;
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
f. iring-iringan pengantar jenazah; dan
g. konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara
Republik Indonesia.
Dari Pasal 134 Ayat g ini kita bisa melihat bahwa untuk Konvoi TNI memang punya dasar kuat, karena termasuk dalam kepentingan tertentu (kepentingan alat pertahanan negara), petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia pasti memahami hal ini. Yang penting dalam pelaksanaan Konvoi diatur dengan tertib, mengikuti ketentuan/aturan lalu lintas umum yang berlaku, termasuk petugas pengatur yang di jalan/lapangan juga harus antisipasi dan merespon adanya Konvoi secara cekatan dan proaktif.
Selain itu, kalau soal Konvoi, harus selektiflah, ya jangan semua diberi ijin untuk konvoi dan dikawal dengan label kepentingan tertentu. Dilihat pantes-pantesnyalah!
aNak, budaya, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, Konstitusi, mAnajemen, Manusia, nUrani, pEndidikan, Psikologi, Warganegara, Yogyakarta
In country on Monday , 27 July 2009 at 9:36 AM
Saat cinta memang harus diakhiri
Saat cinta takkan bisa dimengerti
Engkau tak lagi beri aku
Kesempatan lagi
Aku bukanlah malaikat
Juga bukan makhluk dari surga
Maafkanlah aku
Yang tak sempurna
Di hadapanmu
Hapus rasa hapus cinta hapus kisah
Kini engkau bukanlah milikku
Meski takkan mudah tuk dilupakan
Semua kenangan indah
Aku bukanlah malaikat
Juga bukan makhluk dari surga
Maafkanlah aku
Yang tak sempurna
Di hadapanmu
Saat cinta memang harus diakhiri
PESANNYA : Dengan cinta kita dipertemukan, dengan cinta kita dipisahkan. Oleh sebab itu, mengapa cinta mesti dipandang dari satu arah? Harus dua arah. Cinta bisa mengantarkan rasa bahagia, cinta juga bisa mengantarkan kesedihan mendalam. Apa maknanya? Biarkan cinta berlalu apa adanya. Dan, ingatlah bahwa cinta tidak mesti berarti hubungan satu individu dengan individu lainnya, karena cinta begitu luas. Cinta terhadap negara dan bangsa ini juga sesuatu yang indah kalau kita bisa memeliharanya, menjaganya dan mengaplikasikannya secara baik dan benar. Dengan cinta terhadap negara dan bangsa ini kita dilahirkan, dengan cinta terhadap negara dan bangsa ini kita mengarungi kehidupan, dengan cinta terhadap negara dan bangsa ini kita berbakti sampai menutup mata.
bLog, budaya, diary, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, Psikologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In damai on Monday , 27 July 2009 at 9:23 AM
Menjelang usia 30, 40, dan 50-an tahun Anda harus sudah mulai memilih makanan yang tidak memberikan dampak buruk pada kesehatan. Pada usia tersebut stamina tidak lagi sekuat usia remaja atau 20-an, tapi kegiatan tetap tidak berkurang sehingga perlu makanan tepat untuk menjalaninya. Makan makanan yang terbaik adalah salah satu rahasia menjaga kebugaran tubuh dan menyiapkan segala perubahan yang terjadi pada tubuh seiring bertambahnya usia. Berikut jenis makanan yang harus diprioritaskan di usia 30, 40 dan 50-an tahun, adaptasi dari sebuah tulisan yang dipajang di Health, 27 Juli 2009.
Usia 30-an
Pada usia ini biasanya orang sudah mulai fokus pada pekerjaan setelah di usia 20-an biasanya masih terus mencari pekerjaan apa yang cocok buat Anda. Di usia ini biasanya seorang wanita karir juga harus menyeimbangkan kerja dan mengurus anak yang masih balita, masih aktif menjaga kebugaran dan bergaul dengan banyak teman. Mungkin di usia ini perempuan kerap dijuluki serba bisa alias multi tasking karena menyelesaikan banyak tugas baik di kantor maupun keluarga. Makanan yang harus tersedia adalah adalah yang banyak mengandung besi, folic acid dan kalsium. Anda perlu 18 mg besi setiap hari untuk menghindari anemia dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika Anda sedang berusaha untuk hamil cobalah perbanyak makanan yang mengandung folic acid. Mengkonsumsi 400 microgram folic acid per hari akan mencegah terjadinya cacat pada bayi.
Kalsium juga sangat penting untuk menjaga tulang yang kuat karena setelah usia 35 tahun Anda akan banyak kehilangan massa tulang. Perempuan usia 19-50 tahun butuh 1.000 mg kalsium per hari, sayangnya lebih dari separuh populasi perempuan usia itu tidak bisa mencukupi kebutuhan kalsium itu. Makanan yang disarankan:
1. Sereal komplit yang mengandung 100% besi dan folic acid dalam satu mangkung yang dimakan.
2. Daging sapi dengan sedikit lemak dan kacang-kacangan juga kaya akan zat besi. Sedangkan folic acid bisa didapat dari jeruk, asparagus, sayuran hijau.
3. Susu rendah lemak, keju, yogurt akan memberikan kalsium yang cukup.
Usia 40-an
Pekerjaan, anak, orang tua meminta perhatian yang lebih dari Anda. Pada usia ini aktivitas jalan juga mulai berkurang namun Anda tetap harus menjaga berat badan yang seimbang. Makanan yang harus tersedia adalah yang mengandung fiber (serat), kalium, kalsium, kaya nutrisi dan makanan rendah kalori.
Di usia ini untuk wanita kerja metabolisme juga sudah mulai melambat, tingkat kolesterol dan tekanan darah bisa tiba-tiba tinggi karena menjelang menopause (berhentinya haid) dan munculnya risiko sakit jantung dan diabetes tipe 2. Anda butuh serat sedikitnya 25 mg per hari dan makanan yang kaya potasium sekitar 4.700 mg per hari, buah-buahan dan sayur-sayuran. Pasokan kalsium juga masih penting dengan tetap mengkonsumsi 1.000 mg per hari. Makanan yang disarankan:
1. Perbanyak makanan dari gandum, beras merah, roti gandum, jagung atau havermut.
2. Konsumsi sedikitnya 2,5 cangkir jus seperi pisang, strawberi.
3. Mulai kurangi sodium dengan konsumsi paling banyak hanya 2.300 mg per hari untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Jagalah tulang tetap kuat dengan konsumsi brokoli, atau minuman dari kedelai.
Usia 50-an
Di usia ini seseorang sudah mulai benar-benar mengontrol apa yang dimakannya jika tidak tubuh akan lebih cepat bereaksi dan perlu waktu lama untuk pemulihan jika Anda sakit. Makanan yang harus dikonsumsi adalah makanan yang kaya vitamin B, antioksidan, kalsium dan vitamin D. Di usia ini juga tubuh akan mengalami perubahan-perubahan besar karena sudah menjalani masa menopause. Berkurangnya estrogen akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan osteoporosis. Maka itu penting untuk melindungi jantung dengan konsumsi vitamin B6 sebanyak 1,5 mg per hari dan B12 sebanyak 2,4 mg per hari. Nutrisi ini penting untuk mencegah penyakit-penyakit lain seperti katarak.
Phytoestrogens juga dapat membantu menurunkan gejala menopause dan menurunkan dari risiko kanker payudara. Jangan lupa untuk terus mengonsumsi kalsium sebanyak 1.500 mg agar tulang tak mudah patah. Makanan yang disarankan:
1. Pisang, kentang dan buah delima banyak mengandung B6. Sedangkan B12 terdapat di telur, ikan dan ayam. Beberapa sereal juga melengkapinya dengan vitamin ini.
2. Makan sayur atau buah yang berwarna hijau gelap, kuning tua seperti jeruk, brokoli, dan kubis untuk mendapatkan antioksidan yang bisa melawan kanker.
3. Jagung, apel, dan kedelai adalah makanan yang banyak mengandung Phytoestrogens untuk mengatasi gejala menopause.
4. Lindungi mata dengan konsumsi lutein dan zeaxanthin yang terdapat dalam bayam.
5. Dapatkan kalsium dari keju rendah lemak, almond dan brokoli. Makan pula makanan yang mengandung folic acid seperti jeruk, asparagus, susu rendah lemak, yogurt.
Nah, apakah anda masih tergolong sebagai makhluk hidup pemakan segala? Sungguh kebangeten kalau ini terjadi. Kalau manusia masih makan segalanya, bagaimana dengan hak hidup makhluk hidup lainnya? Mau makan apa? Bayangkan saja, kalau manusia sudah mampu membuat dan mengolah produk makanan seperti Ikan duri lunak ataupun Ayam tulang lunak, terus duri dan tulang disantap manusia juga, jadinya anjing dan kucing lantas makan apa? Keserakahan manusia soal makan-makanan dapat menghadirkan aneka jenis penyakit dan gangguan kesehatan.
Jadi, soal makanan, disamping sesuaikan dengan usia, jangan lupa bahwa masih ada makhluk hidup lainnya yang juga masih butuh makanan ….. makanya makanlah yang proporsional, sehat, baik untuk fisik, juga baik untuk hati. Artinya, makanlah makanan yang halalan toyyiban. Jangan serakah, ukuran daya tampung perut satu manusia dengan manusia lain nggak jauh berbeda. Selain itu, ingatlah jangan sekali-sekali membuang makanan atau membiarkan ada sisa makanan secara sia-sia, di lain tempat masih banyak manusia lain yang untuk memperoleh sekerat makanan saja sulitnya minta ampun …… berbagilah makanan dengan orang lain yang masih kekurangan ….
budaya, diary, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAhasiswa, nUrani, pEndidikan, Psikologi, Yogyakarta
In hIdup on Monday , 27 July 2009 at 8:44 AM
Disini aku masih sendiri
Merenungi hari-hari sepi
Aku tanpamu
Masih tanpamu
Bila esok hari datang lagi
Ku coba untuk hadapi semua ini
Meski tanpamu meski tanpamu
Bila aku dapat bintang yang berpijar
Mentari yang tenang bersamaku disini
Ku dapat tertawa menangis merenung
Di tempat ini aku bertahan
Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
Apakah aku slalu dihatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Kalau ku masih tetap disini
Ku lewati semua yang terjadi
Aku menunggumu Aku menunggu
Suara dengarkanlah aku
Apa kabarnya pujaan hatiku
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
Apakah aku ada dihatinya
Aku di sini menunggunya
Masih berharap di dalam hatinya
Suara dengarkanlah aku
PESANNYA: Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Kepastian adalah sesuatu yang melegakan. Menunggu kepastian adalah sesuatu yang penuh teka-teki sekaligus mendebarkan. Kesabaran adalah kunci menunggu kepastian, Kebesaran hati adalah cara menerima semua kemungkinan, suara menyenangkan atau menyakitkan.
Amerika Serikat, budaya, dEmokrasi, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, Obama, pEndidikan, pOlitik, Psikologi, Yogyakarta
In kEwarganegaraan on Friday , 24 July 2009 at 2:56 PM
Presiden AS Barack Obama menyebut polisi di Cambridge, Massachusetts bertindak bodoh dalam penangkapan seorang profesor kulit hitam di Harvard University pekan lalu. Profesor Henry Louis Gates Jr ditangkap di rumahnya di Massachusetts dengan tuduhan tidak mematuhi perintah polisi. “Saya tidak tahu, tidak berada di sana dan tidak melihat semua fakta apa yang terjadi. Tetapi saya kira adil mengatakan, pertama kita semua akan sangat marah, kedua polisi Cambridge bertindak bodoh menangkap seseorang yang telah membuktikan bahwa ia berada di rumahnya sendiri, dan ketiga ada sejarah panjang di negara ini tentang orang Afrika-Amerika dan Latin yang diperlakukan di depan hukum secara tidak proporsional,” kata Obama, Kamis (23/7).
Menurut Obama –presiden AS kulit hitam pertama– insiden itu menunjukkan perlakukan tidak proporsional tersebut masih terjadi di Amerika. Obama membenarkan sang profesor adalah temannya. Gedung Putih buru-buru membantah bahwa Obama menyebut polisi berkulit putih yang menangkap Gates bertindak bodoh. “Biar saya jelaskan, dia tidak menyebut polisi bodoh,” kata juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs.
Masalah itu bermula ketika seorang warga melaporkan kemungkinan terjadinya pencurian saat Gates dan seorang temannya terlihat memaksa masuk pintu rumahnya yang macet. Saat polisi datang, Gates di dalam rumah dan menunjukkan bukti bahwa dia pemilik rumah. Namun, dia tidak menuruti perintah ketika diminta keluar. Dan setelah saling berdebat, Gates akhirnya ditangkap. Tuduhan terhadap Gates akhirnya dibatalkan, Selasa (21/7). Namun, Gates menegaskan akan tetap melanjutkan kasus ini. “Ini bukan tentang saya, ini tentang mudahnya orang kulit hitam diserang di Amerika,” kata Gates kepada CNN.
Pesannya: JANGAN ASAL TANGKAP, BIAR NGGAK DISEBUT BODOH!
bLog, budaya, diary, indonesia, Kehidupan, nUrani, Yogyakarta
In damai on Thursday , 23 July 2009 at 1:04 PM
Tik,.,tik,.,.tik
Waktu berdetik
Tak mungkin bisa ku hentikan
Maumu jadi mauku
Pahitpun itu ku tersenyum
Kamu tak tahu rasanya hatiku
Saat berhadapan kamu
Tik,.,tik,.,.tik,.,.
Air mataku
Biar terjatuh dalam hati
Mau ku tak penting lagi
Biar ku buat bahagiamu
Kamu tak tahu rasanya hatiku
Saat berhadapan kamu
Kamu tak bisa bayangkan rasanya
Jadi diriku, yang masih cinta
Kamu tak tahu hancurnya hatiku
Saat berhadapan kamu
Kamu tak bisa bayangkan rasanya
Jadi diriku, yang masih cinta
Notes: Jangan kaget, bukan merubah ini blog jadi blog lagu atau kontak jodoh, postingan lagu ini sekadar hiburan, refreshing dan dengan harapan membuat hati sumpek jadi cerah, segar, sehingga bisa beraktivitas lagi dengan nyaman. Semoga.
Alexa, bLog, Google, indonesia, Internet, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, teknologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In tEknologi iNformasi on Thursday , 23 July 2009 at 10:52 AM
Ditjen Pos dan Telekomunikasi melakukan langkah tegas kepada belasan penyelenggara jasa internet (internet service provider/ISP) yang dianggap tak serius menjalankan bisnisnya. Tak tanggung-tanggung, regulator langsung mencabut ‘nyawa’ mereka. ‘Nyawa’ yang dimaksud adalah izin untuk menjalankan layanan yang selama ini mereka pegang. Ada 11 ISP yang menjadi korban pencabutan izin dengan berbagai latar belakang yang merundungnya. Dikutip detikINET dari keterangan resmi Ditjen Postel, Kamis (23/7/2009):
1. Dua penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena tidak memenuhi kewajiban penyesuaian izin : PT Arus Nawala dan PT Quantum Aksesindo Nusantara.
2. Tiga penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena kelalaian memenuhi kewajiban menyampaikan laporan kinerja operasi tahun 2007 : PT Enciety Binakarya Cemerlang, PT Sae Plus, dan PT Gapura Global Komunikasi.
3. Lima penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena permohonan sendiri : PT Telesindo Media Utama, PT Subur Sakti Putra, PT Metrodata Global Akses, PT Dayamitra Telekomunikasi, serta PT Uninet Bhaktinusa.
4. Satu penyelenggara ISP yang dicabut izinnya karena tidak beroperasi : PT. Corbec Communication.
Kabag Humas dan Pusat Informasi Depkominfo mengatakan, data perizinan jasa multimedia yang terdapat di Ditjen Postel menunjukkan bahwa sampai dengan saat ini jumlah izin penyelenggaraan yang masih berlaku untuk ISP dimiliki oleh 172 perusahaan. “Sedangkan untuk jasa interkoneksi internet (NAP/Network Access Point) izinnya dimiliki oleh 40 perusahaan, untuk jasa internet teleponi untuk keperluan publik (ITKP) oleh 25 perusahaan, dan untuk sistem komunikasi data (Siskomdat) oleh 7 perusahaan,” pungkasnya.
budaya, diary, Hak Asasi Manusia, indonesia, iSlam, Kehidupan, kEwarganegaraan, pEndidikan, Warganegara, Yogyakarta
In hIdup on Wednesday , 22 July 2009 at 1:13 PM
Jika Anda mempunyai kebiasaan memuji seseorang terlalu berlebihan sebaiknya mulai dikurangi. Memuji yang terlalu berlebihan justru akan berakibat negatif pada kepercayaan diri seseorang.
“Anda yang tidak punya kepercayaan diri tinggi mungkin merasa aneh dan sangsi ketika dibilang sepintar Einstein atau setampan Brad Pitt,” ucap Joanne Wood dari University of Waterloo, seperti yang dikutip dalam penelitian Journal Psychological Science, 21 Juli 2009. Jurnal tersebut menyebutkan bahwa upaya membuat seseorang berpikiran positif justru memberi dampak yang berlawanan pada otak. Bahkan menunjukkan betapa tidak bahagianya orang tersebut.
“Ketika seseorang mendengar sesuatu yang tidak mereka percaya, mereka bukan hanya menjadi ragu, tapi juga melekat dengan kuat pada pikiran orang tersebut,” ucap Wood. Penelitian psikologis telah membuktikannya. Kebanyakan dari kita sering meragukan dan bertanya kembali pada diri sendiri jika sesuatu yang hebat terjadi pada kita. Dalam Journal of Personality and Social Psychology disebutkan bahwa jika seseorang mendapat timbal balik (feedback) yang dirasa terlalu habat dan berlebihan, mereka justru merasa payah, buruk dan tidak baik.
Wood dan John Lee dari University of Waterloo mencoba meneliti tentang estimasi dan penghargaan pribadi seseorang terhadap 68 siswa. Para siswa disuruh menulis pemikiran dan perasaan mereka selama 4 menit. Setiap 15 detik, setiap orang dalam satu grup akan mendengar sebuah bel, kemudian mereka diminta untuk mengatakan pada diri sendiri, “Saya adalah orang yang sangat penyayang”.
Dari survei tersebut, ternyata mereka yang punya penghargaan yang rendah pada dirinya pribadi,– yaitu mereka yang tidak merespons dengan baik feedback positif yang datang,– tidak merasa lebih baik setelah 16 kali. “Sangat paradoks”, ucap Wood. Melihat kenyataan tersebut, Wood dan Lee menyimpulkan bahwa pemikiran yang berlebihan atau tidak diharapkan oleh seseorang akan mengganggu pemikirannya.
“Terutama jika mereka tergolong orang yang memiliki estimasi pribadi yang rendah, sehingga setiap pikiran positif yang masuk ke mereka hanya akan menjadi pertanda betapa menyedihkannya mereka,” ujar Lee. Jadi memujilah sesuai kadarnya.
bLog, budaya, diary, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, Psikologi, Yogyakarta
In bLog on Wednesday , 22 July 2009 at 12:43 PM
Blog ini memang diarahkan menjadi sebuah blog khas untuk WNI NOMOR 1. Oleh sebab itu materi yang ditampilkan banyak terkait dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan berbasis konstitusi, Hak Asasi Manusia, hukum dan kultur Indonesia.
Diluar itu, aksesorisnya ya bisa juga ada semacam hiburan dan selingannya, termasuk iklan-iklan persahabatan, artinya ada teman yang punya barang/produk nitip untuk ditawarkan/dipromosikan, ya nggak apalah, sekadar meramaikan tampilan blog.
Nah, sekarang ada sedikit kesulitan bagi saya untuk memutuskan permintaan seorang pengunjung blog ini yang juga mau nitip “promosi” di blog saya. Apa itu? Yang bersangkutan menginginkan data dan fotonya ditampilkan di blog saya, dalam rangka cari jodoh. Jadi ingat CARI JODOH-nya WALI BAND. Saya yang jadi pusing nhi, ditampilkan apa nggak ya? Saya khawatir nanti blog saya “berubah” jadi rubrik Cari Jodoh ….. makin asyik nggak ya …. atau makin gimana gitu … kalau nggak ditampilkan dikira saya “nggak manusiawi” artinya nggak mau saling bantu dengan sesama warganegara ……
Ada komentar dari anda, pecinta blog ini?
bLog, budaya, diary, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, nUrani, Psikologi, Yogyakarta
In kEnangan on Wednesday , 22 July 2009 at 11:19 AM
Sekian lama aku menunggu
Untuk kedatanganmu
Bukankah engkau telah berjanji
Kita jumpa di sini
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu
Derita hidup yang kualami
Duhai pahit sekali
Pada siapa aku berbagi
Kalau bukan padamu
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu
Selain dirimu kasih
Tiada yang lain lagi
Tempat cintaku bersemi
Mencurahkan isi hati
Lama sekali aku menanti
Kedatanganmu kekasih
Betapa hati tidak ‘kan sedih
Kau biarkan ku sendiri
Sekian lama aku menunggu
Untuk kedatanganmu
Bukankah engkau telah berjanji
Kita jumpa di sini
Datanglah, kedatanganmu kutunggu
Telah lama, telah lama ‘ku menunggu
Notes : Dalam kejenuhan situasi dan kondisi kehidupan yang semakin padat, complicated, dan penuh ketegangan perlu sekadar hiburan dan jalan cerah menuju penyegaran. Tidak perlu salah persepsi, manusia perlu hiburan yang positif.
Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In iKlim on Wednesday , 22 July 2009 at 10:55 AM
Perubahan iklim ternyata berdampak pada sejumlah spesies di berbagai penjuru dunia, mulai dari beruang kutub di Arktik hingga terumbu karang di laut tropis. Dua perubahan ekologis yang tercatat adalah beberapa spesies—hewan ataupun tumbuhan—berpindah ketinggian juga berpindah derajat lintang mencari suhu yang sesuai. Perubahan lain yaitu siklus hidup sejumlah spesies berubah serta musim bunga dan migrasi burung-burung telah bergeser waktunya.
Sekarang ada perubahan ketiga, yaitu meningkatnya suhu bumi diiringi dengan mengecilnya ukuran organisme—baik ukuran komunitas maupun ukuran individu. Hal itu diungkapkan pemimpin tim peneliti Martin Daufresne dari Cemagref Aix-en-Provence, lembaga penelitian milik Pemerintah Perancis. Hasil studi ini akan dimuat di jurnal ilmiah Proceedings of the National Academy of Sciences.
Penelitian dilakukan jangka panjang pada komunitas di perairan, meliputi bakteri, fitoplankton serta ikan yang hidup di sungai, danau, dan lautan. Menurut Daufresne, kelompok ikan di sungai-sungai di Perancis berkurang jumlahnya lebih dari 60 persen dalam penelitian selama dua dekade. Referensi
Bisnis, budaya, indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, teknologi, Yogyakarta
In hIdup on Monday , 20 July 2009 at 11:41 AM
Sebagai upaya untuk menyelamatkan lingkungan dan terpeliharanya kelestarian lingkungan dari timbunan sampah dan limbah, dapat dilakukan dengan melaksanakan konsep 3R terhadap sisa-sisa yang tidak berguna secara konsisten dan berkesinambungan. Konsep 3R tersebut yakni:
Reduce (mengurangi)
Reuse (memanfaatkan kembali)
Recycling (daur ulang)

Untuk itu masyarakat perlu didorong untuk mengurangi pemanfaatan sumber daya dalam melaksanakan berbagai aktivitas pada kehidupan sehari-hari. Selain itu memanfaatkan kembali sisa-sisa yang tidak berguna menjadi benda yang bermanfaat. Masyarakat perlu dilibatkan secara langsung dalam melakukan upaya mengurangi, memanfaatkan kembali serta melakukan daur ulang terhadap barang-barang yang telah dimanfaatkan. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, menarik dan konsisten. Untuk itu program sosialisasi perlu mendapat perhatian serius secara khusus sebagai upaya merangkul masyarakat. Dalam memerdayakan masyarakat, sangat diperlukan keterlibatan tokoh masyarakat dan intelektual, agar mendukung terlaksananya konsep tersebut dengan baik.
budaya, indonesia, iSlam, Kehidupan, kEwarganegaraan, nUrani, pEndidikan, Psikologi, Yogyakarta
In iSlam on Sunday , 19 July 2009 at 11:34 PM
Peringatan Isra Miraj merupakan momentum bagi umat Islam untuk membenahi shalat agar lebih bermanfaat, sehingga dapat mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Dengan adanya peringatan Isra Miraj kita diingatkan untuk tidak hanya sekadar menjalankan shalat. Peringatan Isra Miraj merupakan momentum untuk mengingatkan umat Islam tentang shalat. Umat Islam diingatkan untuk membenahi shalat agar lebih baik. Isra Miraj merupakan perintah shalat yang menjadi kewajiban umat Islam dan harus ditaati. Seperti yang tercantum dalam Al Quran Surat Al-Ankabut ayat 45 disebutkan bahwa shalat dapat mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar.
Shalat yang baik adalah shalat yang fungsional. Shalat fungsional adalah shalat yang ketika dilakukan mampu mengubah seseorang menjadi lebih bermakna dalam kehidupan pribadi dan sosial. Bagaimanakah seseorang dapat menjalankan shalat secara fungsional? Hal ini dapat diawali dengan sering bangun pada sepertiga malam untuk menunaikan shalat malam. Di saat sepertiga malam itulah, shalat yang dijalankan dapat menguatkan hati kita. Selain bangun di sepertiga malam shalat berjamaah juga perlu digiatkan, shalat berjamaah merupakan cerminan kebersamaan.

Jika seseorang mempunyai spiritualitas bagus, shalat yang dijalankan akan berdampak terhadap perbuatannya. Spiritualitas yang bagus itu sendiri dibangun dengan nilai-nilai shalat yang benar sesuai syariat Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Jika seseorang bisa meyakini dengan kehadiran Allah SWT, apa pun yang menimpa dirinya akan diterimanya, takdir baik atau takdir buruk semua disyukuri.
Adanya kejahatan maupun perbuatan buruk lainnya itu terjadi karena mereka tidak sejahtera dan tenteram, sehingga muncul pikiran untuk merampas hak orang lain. Shalat mempengaruhi kita untuk berbuat baik dengan saudara, tetangga, teman, dan kerabat sehingga pada akhirnya nanti akan berdampak mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar.
bLog, budaya, dEmokrasi, Hak Asasi Manusia, indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, Manusia, nUrani, pEndidikan, pOlitik, Psikologi, Yogyakarta
In bLog on Friday , 17 July 2009 at 11:28 AM
Ketika hari-hari ini berjalan dengan setengah keredupan, aku terpuruk dalam galau, bukan untuk pribadiku, namun mengingat Indonesiaku, apa yang terjadi, apa yang mesti kita lakukan, sebuah requiem hitam menyapaku, menyapa kita lagi : 17 juli 2009 ini ….. sebuah catatan ledakan menghampiri kita lagi …

Dalam suasana kekagetan ledakan di Hotel JW Mrriot dan Ritz Carlton, serta di Muara Angke Jakarta, dengan kegetiran yang menyayat aku ikut berduka, lalu kudengarkan dendang bangsaku …..
Ibu Pertiwi
kulihat ibu pertiwi
sedang bersusah hati
air matamu berlinang
mas intanmu terkenang
hutan gunung sawah lautan
simpanan kekayaan
kini ibu sedang susah
merintih dan berdoa
kulihat ibu pertiwi
kami datang berbakti
lihatlah putra-putrimu
menggembirakan ibu
ibu kami tetap cinta
putramu yang setia
menjaga harta pusaka
untuk nusa dan bangsa
Download: Ibu Pertiwi by Peterpan from Youtube
Aku ingin melihat Indonesia lebih baik, lebih indah, lebih nyaman, lebih aman, lebih bergairah, lebih sehat, lebih bersahabat, lebih bersatu, lebih bersahaja, lebih menjanjikan dan memberikan harapan masa depan. Kapan? Kita bisa menyumbang apapun dengan cara kita masing-masing untuk Indonesia yang lebih dan lebih!
budaya, dEmokrasi, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, Pemilu, pEndidikan, Presiden, Profesi, tEknologi iNformasi, Website, Yogyakarta
In indonesia on Thursday , 16 July 2009 at 12:21 PM
Bulan-bulan ini, hari-hari ini, menjelang penyusunan kabinet Pemerintahan Republik Indonesia 2009-2014, tersebarlah aneka isu dan gosip politik kelas tinggi. Terutama tentang penjabatan dan pejabat yang akan didudukmaniskan di jabatan bergengsi dalam kabinet. Ada isu mengenai darimanakah sumber muasal pejabatnya, dari partai politik atau profesional. Ada isu mengenai apakah harus dari parpol pendukung koalisi atau bisa dari parpol pesaing, sewaktu pilpres. Ada isu broker kabinet, meski sudah ditepis pemimpin bersangkutan. Wistalah, wuakeh isu ting sliweran …..
Soal kabinet, kenapa jadi bahan isu-isuan segala? Karena terbaca ada yang bernafsu, ada yang merasa perlunya teori dan praktek balas budi, ada yang merasa mampu dan hebat sehingga pantas dimasukkan dalam kabinet …. macam-macamlah …. meskipun bagi saya dan mungkin juga bagi sebagian rakyat kebanyakan hal itu nggak penting banget. Wong sejatinya untuk kabinet itu, pengisian pejabatnya merupakan HAK PREROGATIF presiden terpilih ….. mau ngomong apa saja, mau usul apa saja boleh saja, tapi penentu akhirnya tetap Presiden dan Wapres terpilih ….
Sedangkan bagi rakyat, tuntutan terhadap personal kabinet itu simple se-simple-simple-nya …. yang penting mereka sanggup bekerja untuk rakyat, untuk negara dan bangsa, dengan ukuran kemampuan dan ketrampilan sebagai pejabat tingkat kabinet yang dengan nyata dapat meningkatkan kualitas kehidupan rakyat (dunia dan akhirat nantinya), dalam bentuk peningkatan pendapatan, kemudahan cari kerja dan sekolah, ada rasa aman, ada harapan, ada masa depan yang lebih baik …. itu sajalah ….. nggak peduli mau dari parpol itu orang, atau dari profesional itu pejabat, atau dari langit sekalian, peduli amat deh …. yang penting mampu, mau dan mental/moralnya baik, demi bangsa dan negara.

Untuk itulah, bagi anda yang punya kualifikasi seperti yang saya tuliskan di atas, saya ingatkan untuk jangan pernah matikan HP anda. HP mode on, harus hidup 24 jam. Siapa tahu Presiden terpilih menelpon anda dan menawarkan posisi yang bergengsi …………………
Alexa, Amerika Serikat, Google, indonesia, Internet, Kehidupan, Microsoft, teknologi, tEknologi iNformasi, Website, Yogyakarta
In tEknologi iNformasi on Thursday , 16 July 2009 at 10:55 AM
In less than a week, Google announced an operating system to compete with Windows, while Microsoft announced that Office 10 will include free, online versions of its four most popular software programs — a shot at Google’s suite of web-based office applications.

And not more than a month and a half ago, Microsoft unveiled its new search engine Bing, which it hopes will steal market share from Google and finally make it real money online.
From the news of it, it’s a full-blown tech battle, complete with behind-the-scenes machinations to sic government regulators on each other.
It is, however, not a death match — it’s more of an fight to see who will be the King of Technology, since both companies pull in their billions through completely different siphons and are unlikely to severely wound one another any time soon.
Google pulled in $22 billion in revenue in 2008, 97 percent of which came tiny text ads bought by the keyword and placed next to search results or on pages around the web. Google makes a negligible amount of money bundling its online apps for businesses, charging $50 a head annually — but mostly it just gives its online text editor, email and spreadsheet programs away.
By contrast, Microsoft sold $14.3 billion worth of Microsoft Word and PowerPoint and other business applications over the last nine months, making a profit of $9.3 billion. It made a further $16 billion in revenue in 2008 through sales of its operating systems, which range from XP installations on netbooks, to Vista, to Windows Mobile to its server software.
Google now plans its own range of operating systems, starting with Android, an open-source OS for small devices like smartphones, and Chrome OS, a browser-focused, open-source OS that will run on notebooks and desktops.
Clearly top executives at each company look over at the others’ pots of gold and dream of ways to steal them, or at least make it harder for the other guy to make money.
In fact, they even dislike each other enough to spend money to make the other one lose revenue — take for example, Microsoft’s behind-the-scenes campaign to scuttle last year’s proposed Google-Yahoo advertising deal or its ongoing attempts to derail the Google Book Search settlement.
But in reality, the competition is really about creating universes or ecosystems that it hopes consumers will want to live their technology lives inside. And it’s about ego — a fight to be recognized as the world’s most important technology company.
Microsoft would love for everyone in the world to be using its Internet Explorer browser to search through Bing to find a story from its MSN portal to email via Hotmail or Outlook to a friend. Add in a smartphone running Windows Mobile and an Xbox in the living room for the kids, and you have a Microsoft family. And though it is much joked about, Microsoft is the dominant platform for software developers of all types, whether they are making small business software, massive online role-playing games or photo-editing utilities.
Google’s ecosystem looks different. It starts with a Google Chrome browser (oddly running only on Windows) with a default homepage set to Google News or a customized Google homepage. From there you might go to Gmail and then click on a Word document sent to you as an attachment which Google will quickly — and safely — open for you in its online word processor.
But most importantly, Google wants you to search and travel around the web, hitting web pages that run Google-served ads and Google tracking cookies. You might think that Google is a really cool company to give away all this free technology, while never thinking about the persistent and silent data collection Google is undertaking to profile you in order to deliver you to advertisers for a premium.
So how do the two stack up in four key areas of competition?
Browsers: Internet Explorer in all its variations still retains close to 70 percent of the market (depending on who is counting and how). That dominance remains, even though Microsoft’s latest offering IE8 lags behind all the other major browsers in features and advanced web capabilities.
Firefox, Opera, and Apple’s Safari have all driven browser innovation over the last five years, but most people have not been convinced to leave IE behind, despite other alternatives being safer and more advanced. Why does it matter? Well, IE installations come with a default home page, don’t they?
Google’s Chrome browser, on the other hand, is a handsome, whiz-kid of a browser. It’s sleek and nimble, and it revolutionizes how tabs are handled. The address bar is the search box (Google as default, naturally). Each website opened runs as its own browser instance and has very low permissions to read and write to files. The sandboxing of tabs means that if a single website hangs or crashes, the rest are unaffected. Meanwhile, lower permissions make it harder for a hacker to bust into your computer through your browser.
Chrome also has less than 2 percent of the browser market share.
Online Search: Google’s name now means search to most users. Google’s search engine means money to Google. In June, it delivered 78.5 percent of search results pages delivered to U.S. web users. In the first three months of 2009, Google pulled in $5.2 billion in revenue, a majority of which came from AdWords, an auction-based service that triggers ads based on the keywords in a search query.
Microsoft recently debuted Bing, a new search engine it hoped would fare well in comparison to Google. It’s got some fine innovations, and shows the company is thinking very hard about better ways to present information to users by finding ways to synthesize data, rather than just retrieving links. Still, despite these improvements, a $100 million ad campaign, and generous press coverage that treats Bing like an underdog, Bing gained only a point in June to get Microsoft 8.2 percent of all searches.
Operating Systems: Microsoft has been making operating systems since 1979 and has spent 28 years perfecting MS-DOS and Windows NT, the frameworks that Windows have been built around. Microsoft is estimated to run on about 90 percent of all laptops and desktops in the world. By copying its competitors’ best features, leveraging questionable licensing arrangements and using its base of accustomed users to buy it time against innovators, Microsoft has held on to its lead in the OS market for almost 30 years. That’s despite challenges from Digital Research, Apple and IBM.
Microsoft’s newest version, Windows 7, will be available in the fall. Early reviews say the OS boots quickly and sleeps fast, and avoids much of the confusing interface decisions that have made many dislike Vista, the successor to Windows XP. Microsoft also dominates in the business world, where nearly every medium to large company standardizes around Microsoft Office. Microsoft is also at work on version 6 of its operating system for handheld devices, which it first launched in 2000.
Its OS advantages are immense. It has millions of users who know nothing else and who like Windows. There are millions who are attached to games or the thousands of desktop apps that are only available on Windows. Thousands of devices just plug in and work on its hardware. And familiarity with Microsoft software is a requirement for a huge number of office jobs.
By contrast, Google first stepped into the OS game in 2007 when it announced its Android operating system for small devices. Google estimates that some 18 phone models will be running its system by the end of the year. Last week, Google announced, but did not show off, a new OS to compete with Windows, dubbing it Chrome OS.
That name signifies that Google’s OS will be for the web and browser-based. It hopes to convince developers to write software that runs inside a browser, instead of on top of the OS as developers for Windows and Apples’ OS X do. It will also let web developers extend the power of their websites by expanding the capabilities of the browser, allowing websites to lean on the browser for storage and processing help.
Advertising: Google is largely powered by its innovative auction-based text ads on its own site, but then expanded into serving ads on other people’s sites with the Adsense program. It bought the ad-serving and behavioral-profiling giant Doubleclick in 2007 for more than $3 billion, and has ventured into mobile, print, radio and television ads.
Microsoft has struggled to replicate Google’s online advertising success. Despite owning MSN.com — a portal that is second only to Yahoo as a destination — Microsoft has not made money on the internet. To turbocharge its ad-delivery technology, it paid more than $6 billion in cash in 2007 for aQuantive, a full-service online advertising concern.
Instead, Microsoft’s online ad business lost $1.2 billion in 2008, double what it lost in 2007. The company expects 2009 revenues to be higher than the $3.2 billion it took in last year, but has not said it would make a profit.
Contrary to what some might have you believe, the benefits of the Google-Microsoft competition are immense.
Microsoft had largely grown complacent until Google came along to shake up categories. Gmail’s massive online storage capability and fancy programming made Microsoft hustle to upgrade its popular, though not user-friendly, web e-mail service. Google Maps led to Microsoft’s Live Maps, which now bests Google’s efforts in some ways.
Google has been winning the fight for the last few years, showing that it is still nimbler than the software giant from the Northwest. But the pendulum may be slowing, or even poised to swing the other way. With the innovations in Bing and the promise that Microsoft’s online Office offerings will be free and more fully featured than the Google equivalent, Microsoft is taking on Google where it matters for users: on the field of innovation.
And that will make for an interesting race, no matter which horse you prefer to ride. Referensi
anggaran, dEmokrasi, eKsekutif, indonesia, kEwarganegaraan, Pemilu, pEndidikan, Presiden, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In kEpemimpinan on Wednesday , 15 July 2009 at 6:00 AM
Survei Nielsen Media Indonesia menunjukkan pasangan yang dinyatakan menang oleh quick count, yakni pasangan SBY-Boediono, merupakan pasangan capres dan cawapres dengan jumlah belanja iklan terbanyak. Terbukti, pasangan tersebut mengungguli dua pasangan lainnya dengan jumlah spot iklan di media massa sebanyak 5.705 spot.
Pasangan JK-Wiranto berada di urutan kedua dalam hal belanja iklan dengan jumlah 5.066 spot iklan. Pasangan Megawati-Prabowo di urutan ketiga dengan 1.879 spot iklan.
“Sebagian besar spot iklan tersebut adalah spot iklan di televisi,” kata Senior Manager Business Development Nielsen Media Indonesia, Maika Radini, saat berbicara di seminar Media Industry Review 2009: Belajar dari Kebangkrutan Koran-Koran di AS dan Trend Iklan Media Cetak Semester II 2009 yang diadakan Serikat Penerbit Suratkabar (SPS), di Jakarta, Selasa (13/7).
Spot iklan pasangan SBY-Boediono berada di televisi dengan 5.329 spot, surat kabar 369 spot, dan majalah dan tabloid dengan 7 spot. Sementara spot iklan JK-Wiranto berada di televisi (4.436 spot), surat kabar (621 spot), dan majalah dan tabloid (9 spot). Sementara, spot iklan pasangan Megawati Wiranto berada di televisi (1.757 spot) dan surat kabar (122 spot).
Meskipun televisi mendapatkan share iklan terbesar dari para pasangan capres dan cawapres, akan tetapi dari partai politik, justru surat kabar yang mendapatkan share iklan terbesar karena kategori pemerintahan dan politik tahun 2009 meningkat 147 persen dibandingkan tahun 2008.
Golkar, Partai Demokrat, PDIP dan PAN berturut-turut menduduki peringkat 1, 3, 7, dan 10 institusi-institusi dengan belanja iklan terbanyak di surat kabar. Sementara di televisi, tidak ada parpol-parpol yang masuk 10 besar institusi-institusi dengan belanja iklan terbanyak.
Cakupan penelitian yang dilakukan Nielsen ini adalah 122 judul surat kabar, 163 judul majalah dan tabloid, dan 23 stasiun televisi. Penelitian ini berdasarkan published rate card, tidak termasuk iklan baris, dan tidak menghitung diskon, promo, dan lain-lain. Referensi
Amerika Serikat, dEmokrasi, Hak Asasi Manusia, Intelijen, Kehidupan, kEwarganegaraan, pEndidikan, Psikologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In country on Wednesday , 15 July 2009 at 5:00 AM
Badan intelijen AS, CIA, pernah menjalankan sebuah program rahasia selama 8 tahun untuk membunuh para pemimpin al Qaeda dengan mengerahkan para pembunuh yang terlatih secara khusus. Namun, CIA menolak membeberkan program ini ke Kongres karena inisiatif tersebut tidak berhasil menyeret Osama bin Laden maupun deputinya sesuai target yang ditetapkan oleh pemerintah AS.
Program pengerahan beberapa tim untuk membunuh teroris senior telah secara resmi disetujui oleh pemerintah George W. Bush tetapi program ini tidak pernah beroperasi secara maksimal. Menurut beberapa sumber intelijen dan kongres AS, wakil presiden yang menjabat saat itu, Richard B. Cheney telah mendesak CIA untuk menunda pemberitahuan program itu ke Kongres.
Program yang dihentikan bulan lalu itu mengundang ketegangan politik pekan lalu saat beberapa anggota Kongres dari Demokrat menilai CIA telah menahan informasi ke Kongres dengan tidak menyingkap eksistensi operasi itu. Direktur CIA Leon E.Panetta menjelaskan ke parlemen tinjauan mereka terhadap program itu pada 24 Juni beberapa jam setelah mengetahuinya.
Beberapa pejabat intelijen yang mengetahui program itu menjelaskan beberapa elemen tertentu dari program ini sempat beroperasi dan seharusnya dilaporkan karena mencakup prasarana signifikan dan berisiko tinggi. Namun, beberapa pejabat intelijen lain menjelaskan inisiatif ini tidak pernah mencapai kemajuan sesuai dengan konsep dan studi kelayakan.
Pengakuan Panetta bahwa ia telah menghentikan program ini menuai kritik dari beberapa anggota kongres Republik kemarin. “Kenapa kamu membatalkannya?” tanya Senator Christopher S., anggota kongres Republik dari komite intelijen Senat. “Memangnya kenapa kalau dilanjutkan?”
Tidak ada pejabat maupun institusinya, CIA, yang bersedia menguraikan perbedaan program itu dengan program lainnya untuk menumpas pemimpin senior Al Qaeda. Namun, salah satu pejabat intelijen AS yang tidak menyebut identitasnya menjelaskan program ini berskala kecil dan tidak beroperasi secara permanen.
CIA diizinkan pada 2001 untuk menggunakan kekerasan berisiko tinggi terhadap sekelompok pemimpin al Qaeda. Kekerasan ini mencakup serangan yang dilancarkan oleh pesawat tanpa awak ke beberapa kamp teroris dari ketinggian 2 kaki dan bukan ketinggian 10.000 kaki seperti dilaporkan sebelumnya.
Beberapa pejabat CIA yang masih bertugas maupun telah lepas tugas menerangkan program ini tidak mencapai perkembangan yang dinilai perlu untuk dilaporkan ke Kongres.
Beberapa pejabat Gedung Putih menerangkan Presiden Barack Obama telah mendapatkan pengarahan mengenai keputusan Panetta setelah kembali ke Washington, Minggu, seusai mengadakan kunjungan kerja ke luar negeri. Panetta dilaporkan tidak memberitahukan Gedung Putih mengenai rencananya membatalkan program itu.
Sejumlah anggota parlemen Demokrat telah menyerukan diadakan investigasi untuk mengetahui apakah CIA melanggar undang-undang dengan tidak membeberkan programnya ke Kongres. Klaim pencegahan penyampaian keterangan mengenai program itu juga telah memicu timbulnya seruan agar pemerintah Obama memulai investigasi terhadap kebijakan penangkalan terorisme selama pemerintah Bush. Referensi
dEmokrasi, eKsekutif, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, Pemilu, pEndidikan, pOlitik, Presiden, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In indonesia on Wednesday , 15 July 2009 at 2:14 AM
Selama Pemilu Presiden (Pilpres) 2009, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dikomandani oleh Denny JA melancarkan kampanye gerakan satu putaran. Sukses atas kampanye itu, Denny JA dianugrahi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Award sebagai ‘Newsmaker of the Election 2009′.
Penghargaan kepada Denny yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif LSI itu langsung diserahkan oleh Ketua PWI Jaya Kamsul Hasan di Hotel Nikko, Jl Thamrin, Jakarta, Selasa (14/7/2009).
Dalam acara itu, hadir sejumlah tokoh pers senior PWI dan sejumlah artis ibukota, seperti Indro (Warkop) dan Dani Ahmad.
“Terima kasih kepada rekan-rekan wartawan di PWI Jaya yang memberikan penghargaan Newsmaker of the Election 2009. Ini bukan penghargaan bagi saya pribadi. Saya menganggap ini penghargaan bagi inisiatif seorang individu untuk berperan dalam Pilpres,” kata Denny.
Menurut Denny, perang terlalu penting bila hanya diserahkan kepada seorang jenderal. Begitu juga Pilpres terlalu penting bila diserahkan kepada para politisi dan tim sukses.
“Masyarakat dan individu bebas harus juga terlibat di dalamnya, karena bulat dan lonjong kehidupan masyarakat akan ditentukan oleh Presiden terpilih,” jelasnya.
Diakui Denny, saat dirinya mengkampanyekan Gestapu (Gerakan Satu Putaran) sangat terkejut dengan munculnya kontroversi dan perdebatan publik yang ada. Setidaknya ada lima alasan kenapa gerakan ini menjadi top isu.
Pertama, isu gerakan satu putaran adalah puncak pertarungan politik capres. Kedua, isu satu putaran dibuat berdasarkan riset. Ketiga, isu tidak hanya diwacanakan melalui forum intelektual, tapi menjadi gerakan masyarakat. Keempat, isu memang dibuat untuk kontroversi dan terakhir, isu satu putaran adalah tradisi baru.
Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kamsul Hasan, setiap tahun pihaknya telah memberikan penghargaan kepada perorangan, kelompok masyarakat ata lembaga sejak tahun 2004. Di mana ada 4 wartawan yang menerima penghargaan sebagai Newsmaker karena liputan Bencana Tsunami di Aceh.
Juga penghargaan kepada 10 lembaga bantuan kemanusiaan yang dikelola sejumlah televisi dan radio, serta TNI. Tahun 2008 saat dilakukan Pilkada DKI Jakarta dan Jawa Barat juga memberikan penghargaan Tokoh Demokrasi Siap Menang Siap Kalah.
Yang menerima di antaranya pasanga Cagub-Cawagub Adang Daradjatun-Dani Anwar, Danny Setiawan-Iwan Sulanjana. “Kali ini kepada Denny JA sebagai pemimpin Lembaga Studi Demokrasi, sebagai newsmaker, orang yang membuat atau diberitakan media massa selama Pilpres 2009,” ujarnya. Referensi
Catatan:
a. Omong-omong, sebenarnya saya juga menulis Gerakan Pilpres satu putaran, ini murni gagasan saya, nggak ada hubungannya dengan Capres-Cawapres manapun. Bukan pesan sponsor pula. Intinya saya melihat dari sisi “BIAYA POLITIK” dan kondisi ekenomi negara/bangsa kita. Meski demikan ada juga pengunjung blog saya yang “protes”, dikira ikut kampanye. Saya nggak tahu, duluan mana muncul di media antara tulisan saya ini yang saya posting tanggal 14 April 2009 dengan kampanye media (berupa iklan-iklan) Satu Putaran dari Denny JA, yang sepengetahuan saya ramainya pas menjelang/selama musim kampanye Pilpres 2009.
b. Bahkan soal Koalisi Permanen, saya pun telah menulis jauh hari seblum pelaksanaan Pilpres 2009. Bisa disimak disini: Menjelang Pemilu Presiden 2009: Koalisi permanen dong …. tulisan ini diposting 10 April 2009. Lihat saja klop atau tidak dengan realitas politik sekarang …..
dEmokrasi, eKsekutif, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, Pemilu, pEndidikan, pOlitik, Presiden, Psikologi, Yogyakarta
In dEmokrasi on Wednesday , 15 July 2009 at 12:14 AM
Ada hitam, ada putih
Ada jauh, ada dekat
Ada hidup, ada mati
Ada sehat, ada sakit
Ada kecil, ada besar
Ada sukses, ada gagal
Ada cinta, ada benci
Ada naik, ada turun
Ada pemerintah, ada oposisi
Itu yang saya fahami tentang kehidupan di dunia selama ini
Namun, saya nggak faham, apakah ini juga berlaku di dunia politik
Karena saya lihat ada yang inginnya jadi pemerintah (setidaknya merangsek ke pemerintahan terus) nggak mau dan nggak siap jadi oposisi ………
Menyalahi kodrat, nggak baik jangka panjangnya ……
budaya, dEmokrasi, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, Manusia, nUrani, pEndidikan, Psikologi, Yogyakarta
In bLog on Tuesday , 14 July 2009 at 11:43 PM
Kau kan slalu tersimpan di hatiku
Meski ragamu tak dapat ku miliki
Jiwaku kan slalu bersamamu
Meski kau tercipta bukan untukku
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
P.S. (yang mesti anda baca, biar nggak salah faham) :
a. Capai nonton hingar bingar politik, ngeri ada serbuan flu babi, miris dengan aroma panas Papua, empati untuk kaum Uighur China, benci dengan akal bulus koruptor, muak dengan para pemimpi yang nggak tahu diri, ya menghibur dirilah …….. dengerin dan menyimak, rileks bersama The Virgin : Cinta Terlarang.
b. Kalau ada diantara anda, pengunjung setia blog ini yang kaget dengan postingan ini (kok nggak biasanya) dimaklumi saja, saya juga manusia, perlu hiburan juga ……
bLog, budaya, dEmokrasi, indonesia, kEwarganegaraan, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, Psikologi, Warganegara, Yogyakarta
In e-goverment on Monday , 13 July 2009 at 2:24 PM
Budaya Pemerintahan, memang perlu dibuat, disosialisasikan, dan diterapkan, terus dikontrol ya …. agar kinerja para pegawai menjadi mantap …. seperti Budaya Pemerintahan Provinsi DIY, yang baru, memang perlu sosialisasi ya…..
Apakah Budaya Pemerintahan Provinsi DIY? SATRIYA :
Selaras,
Akal Budi Luhur Jatidiri,
Teladan-keteladanan,
Rela Melayani,
Inovatif,
Yakin dan percaya diri,
Ahli-Profesional.
Semuanya merupakan nilai-nilai yang baik dan unggul.
Problem kepemerintahan kita sesungguhnya apa kok sampai perlu budaya pemerintahan? Tidak ada satunya kata dan perbuatan, alias implementasinya, kalau istilah populer dulu ya pengamalannya (meminjam instilah P4) yang nggak terwujud nyata ….
bLog, dEmokrasi, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, Pemilu, pOlitik, Presiden, Warganegara, Yogyakarta
In eKsekutif on Friday , 10 July 2009 at 10:43 AM
Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Bara Hasibuan, mengatakan Susilo Bambang Yudhoyono memecahkan rekor Presiden AS Barack Obama sebagai presiden yang dipilih paling banyak oleh rakyatnya secara langsung, jika sistem hitung cepat benar. “Tadi saya coba-coba hitung, jika hasil hitung cepat konsisten dengan hasil KPU, ada fakta yang menarik perhatian yakni (SBY) memecahkan rekor presiden yang dipilih secara langsung. Obama hanya dipilih oleh sekitar 69 juta rakyat AS,” kata Bara Hasibuan di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan, jika hitung cepat itu benar, jumlah golput sekitar 20 persen dan jika suara tak sah 10 persen maka jumlah suara sah mencapai 70 persen. Sementara itu jumlah pemilih yang tercatat di daftar pemilih tetap sekitar 170 juta. Sehingga jumlah suara sah sekitar 119 juta suara. Jika SBY menang dengan persentase 60 persen maka total suara yang memilih SBY sebesar 71 juta, atau di atas Obama yang hanya 69 juta atau sekitar 52 persen dari jumlah pemilih AS. Kemenangan SBY, katanya, semakin berarti karena jumlah capres di AS hanya dua sementara di Indonesia tiga pasangan. Tidak hanya itu, jumlah pemilih di AS juga lebih besar dibanding dengan di Indonesia, katanya.
Bara mengatakan selain itu posisi SBY sebagai presiden bertahan (incumbent), memang memperoleh keuntungan, namun juga bukan merupakan hal yang mudah untuk menyakinkan rakyat bahwa pemerintah telah berbuat banyak hal untuk rakyat. “Sehingga juga menjadi ujian, apakah selama menjabat sudah melaksanakan janji,” katanya. Sehingga, katanya, SBY jauh lebih sulit dibanding dengan Obama untuk memperoleh suara rakyat karena harus membuktikan pemerintah telah melakukan yang terbaik. Sejumlah lembaga survei yang melakukan hitung cepat Pemilu Presiden 2009 menyebutkan perolehan pasangan Megawati-Prabowo sekitar 26-27 persen, Yudhoyono-Boediono sekitar 60-61 persen dan Jusuf Kalla-Wiranto sekitar 12 persen.
SBY memecahkan rekor Obama, seberapa pentingkah itu? Ada yang lebih penting, mewujudkan amanah rakyat sebaik-baiknya …. selamat bekerja ….
bLog, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, Manusia, pEndidikan, Psikologi, teknologi, Yogyakarta
In climate, country on Friday , 10 July 2009 at 9:13 AM
Sebuah kota kecil di Australia memutuskan secara bulat untuk melarang penjualan air minum botol karena khawatir akan dampaknya terhadap lingkungan. Para pegiat lingkungan mengatakan Kota Bundanoon di negara bagian New South Wales mungkin adalah kota pertama di dunia yang mengeluarkan larangan itu. Mereka mengatakan sumber daya dalam jumlah besar digunakan untuk mengambil, mengepak dan mengangkut air minum botol. Dan botol-botol plastik yang sudah digunakan kemudian menumpuk menjadi sampah atau diangkut ke tempat-tempat pembuangan sampah, demikian menurut pihak yang melakukan kampanye “Bundy on Tap“, yang bertujuan mendorong masyarakat agar minum air keran.

Mahal mana, airnya atau botolnya?
Lebih dari 350 warga datang untuk memberi suara mereka dalam sebuah pertemuan terbuka di balai kota. Hanya satu orang yang menentang larangan itu, bersama seorang wakil dari industri air minum botol, demikian dikabarkan ABC News.
Wartawan BBC Nick Bryant di Sydney mengatakan, penduduk setempat telah berjanji tidak akan memarahi pengunjung bila mereka tidak mematuhi larangan itu, tetapi para pengunjung akan dibujuk untuk mengisi kembali botol kosong mereka dengan air minum dari keran gratis yang disediakan di jalan utama. Seorang pegiat lingkungan John Dee mengatakan, pandangan penduduk setempat terdorong untuk melarang penjualan setelah sebuah perusahaan minuman besar mengumumkan rencana untuk mengambil air dari tempat penampungan air di bawah tanah kota itu.
Dampak lingkungan
“Perusahaan itu selama ini berupaya untuk memompa air bersih di tempat ini, membotolkannya di Sydney dan mengembalikan air minum botol ke sini untuk dijual,” katanya. “Hal ini membuat warga setempat mengkaji lagi dampak lingkungan air minum botol dan masyrakat di sini sangat vokal mengenai masalah ini,” tambah John Dee.
Larangan itu juga didukung oleh para pemilik toko di kota itu yang berpenduduk sekitar 2.500 orang itu. “Kami percaya Bundanoon adalah kota pertama dunia yang berhasil mengajak pedagang air minum botol eceran melarang penjualan,” kata Dee. “Kami belum pernah mendengar larangan serupa di tempat lain.”
Perdana Menteri Negara Bagian New South Wales Nathan Rees mendukung upaya ini, dan memerintahkan berbagai departemen pemerintah agar berhenti membeli air minum botol dan lebih sering mengkonsumsi air minum dari keran. Rees mengatakan hal itu akan menghemat uang pajak rakyat dan membantu menyelamatkan lingkungan.
Pesannya: Apakah anda dan pemerintah daerah anda terilhami gagasan dan kabar ini? Kalau iya itu baik dan benar ………….. karena saya secara pribadi setiap kali melihat air dalam botolan/gelasan seringkali menakar “sesungguhnya mahal mana ya antara harga airnya dengan wadah botol/gelasnya” ……. apalagi kalau melihat secara jangka panjang, buanyaknya sampah plastik botol/gelas bekas itu dan dampaknya terhadap lingkungan hidup kita ……………….
budaya, eKsekutif, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, lEgislatif, Manusia, pEndidikan, Perempuan, Yogyakarta
In sumber daya on Friday , 10 July 2009 at 8:54 AM
Perlindungan terhadap perempuan dan anak telah diatur dalam sejumlah undang-undang, seperti UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi Korban, serta UU No 21 Tahun 2007 tentang Penghapusan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Namun banyak daerah di Indonesia belum memiliki Perda sebagai turunan dari UU tersebut, padahal Perda tersebut perlu antara lain karena perempuan dan anak merupakan kaum yang rentan dianiaya dan terampas haknya. Sampai saat ini hanya beberapa daerah (provinsi) di Indonesia yang telah mengesahkan Perda sejenis, antara lain Riau, Banten, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur. Implementasi perda tersebut yang paling penting adalah penegakan hukumnya.
Makanya, kalau sekarang Pemprov DKI Jakarta akan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan perempuan dan anak ke DPRD DKI pada tahun 2010 itu perlu diapresiasi. Sebab berdasarkan data Komite Nasional Anti Kekerasan Pada Perempuan (Komnas Perempuan) tahun 2008, DKI Jakarta menduduki peringkat keempat dari 33 provinsi di seluruh Indonesia dalam hal jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, yaitu 1.448 kasus. Tahun 2007, DKI Jakarta menempati peringkat pertama, yaitu 1.583 kasus.
Sekarang coba anda cek, apakah daerah anda (Propinsi/Kota/Kabupaten) telah mempunyai Perda semacam ini?. Kalau belum ada (bahkan Raperdanya sekalipun) segeralah Pemda dan DPRD-nya dibangkitkan, terutama DPRD periode 2009-2014 segera mempersiapakannya …. fahamilah, kualitas dan perlindungan yang optimum bagi kaum perempuan dan anak akan sangat menentukan NASIB BANGSA kita masa depan ………….
budaya, indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, nUrani, pEndidikan, Profesi, Psikologi, teknologi, Yogyakarta
In survai on Thursday , 9 July 2009 at 2:00 PM
Umumnya, kita menguap saat merasa bosan, lelah, atau mengantuk. Semua hal itu tak berkaitan secara langsung. Oleh karenanya, hingga kini para ahli masih belum bisa memaparkan penjelasan mengenai mekanisme alamiah pada tubuh manusia ini selalu terjadi. Teori paling populer adalah kita menguap karena kadar oksigen di paru-paru berkurang. Saat membuka mulut dan menghirup udara, oksigen masuk dan kembali memenuhi paru-paru.
Belakangan, muncul pendapat yang seolah menegaskan anggapan bahwa menguap bisa menular. Artinya, saat melihat orang lain menguap, tanpa disadari kita akan ikut menguap. Steven Platek, PhD, psikolog dari State University of New York di Albania, melakukan pengamatan untuk menemukan kejelasan dari fenomena ini. Hasilnya menunjukkan, 40-60 persen relawan cepat “tertular” orang lain yang sedang menguap, baik yang berada di dekatnya ataupun yang mereka lihat di layar kaca. Meski Platek dan timnya belum mampu menjelaskan mekanisme “penularan” ini, mereka yakin kedua hal itu berkaitan.
Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam edisi terbaru jurnal Cognitive Brain Research ini menyebutkan bahwa bila kita ikut menguap saat orang lain menguap, hal itu bisa dianggap sebagai respons empatetik, sama halnya seperti tertawa. Artinya, menguap menjadi cara dalam menunjukkan empati kita terhadap perasaan orang lain. “Menguap tidak hanya bisa dipicu setelah melihat orang lain menguap, tetapi juga mendengarkan, membaca, atau bahkan berpikir tentang menguap,” kata Platek, yang memimpin penelitian tersebut. Referensi
dEmokrasi, eKsekutif, indonesia, kEwarganegaraan, mAnajemen, Pemilu, pEndidikan, Presiden, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In eKsekutif on Thursday , 9 July 2009 at 10:35 AM
Apakah anda sudah memperhatikan hasil survai/polling dan quick count Pilpres RI 2009? Kalau belum coba perhatikan. Apakah ada korelasinya atau ada sesuatu yang bisa bikin anda surprise?
A. HASIL REAL COUNT KPU PILPRES 2009
| Peringkat |
Capres-Cawapres |
Jumlah Suara |
Persentase |
| 1 |
 |
11.658.098 |
61,66% |
| 2 |
 |
5.402.076 |
28,57% |
| 3 |
 |
1.847.958 |
9,77% |
| Total |
18.908.132 |
100% |
Keterangan: Sumber KPU, 9 Juli 2009, jam 23.00 WIB
B. HASIL QUICK COUNT PILPRES 2009
| Lembaga |
 |
 |
 |
| LSI (1) |
26,56% |
60,85% |
12,59% |
| LSI (2) |
27,36% |
60,15% |
12,49% |
| LP3ES |
27,40% |
60,28% |
12,32% |
| Puskaptis |
28,16% |
57,95% |
13,89% |
| CIRUS |
27,49% |
60,20% |
12,31% |
| LRI |
27,02% |
61,11% |
11,87% |
Referensi / Keterangan:
LSI (1): Lembaga Survei Indonesia
LSI (2): Lingkaran Survei Indonesia
LP3ES: Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial
Puskaptis: Puskaptis
CIRUS: CIRUS
LRI: Lembaga Riset Informasi
C. HASIL SURVAI/POLLING PILPRES 2009
1. Sumber : Polling detik diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.50 WIB

2. Sumber : Polling Republika diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.51 WIB

3. Sumber : Polling Mardoto diakses Rabu, 8 Juli 2009, jam 17.52 WIB

4. Sumber : Survai Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategi (Puskaptis) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.30 WIB
Survai 2-4 Juli 2009, Mega-Prabowo 22,25 persen, SBY-Boediono 51,95 persen, JK-Wiranto 18,27 persen.
5. Sumber : Survai Lembaga Survei Indonesia (LSI) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.45 WIB

6. Sumber : Survai Swamedia Research dan Communication (SRC) di Jawa Tengah diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 19.00 WIB
Mega-Prabowo 28,3%, SBY-Boediono 50,4%, JK-Wiranto 4,7%.
7. Sumber : Survai Survey Strategic Indonesia (SSI) diakses Senin, 6 Juli 2009, jam 23.45 WIB
Survai 1 Juli sampai 3 Juli 2009: Mega-Prabowo 20,34 persen; SBY-Boediono 46,86 persen; JK-Wiranto 32,46 persen.
Bagaimanakah saudara, sudah anda perhatikan? Asyik lho kalau bisa melihat dengan pendekatan statistik, korelasinya signifikan nggak?
Catatannya:
1. Kalau anda sudah melihat dengan baik dan benar, pasti anda percaya, bahwa sekarang ini pola dan strategi bersaing dalam politik/pemilu sudah memasuki ranah pemakaian teknologi/teknologi informasi secara nyata dan maksimum. Pendekatan strategi tradisional, komunal, dan menggunakan simbol-simbol primordial memang harus dipertimbangkan untuk dikurangi, bahkan mungkin harus ditinggalkan kalau nggak mau kalah dalam persaingan.
2. Nggak jamannya lagi serang-serangan tanpa dasar dalam iklan-iklan kampanye, temu langsung atau debat-debat, atau dalam jalur black campaign. Harus mulai biasakan adu kata-kata yang cerdas, tidak menyakitkan siapapun (pesaing/konstituen), punya visi-misi dan program yang jelas dan realistis/logis gitu, nggak utopis. Juga harus siap bermain di semua lini dan media, termasuk teknologi informasi. Juga memperhitungkan waktu. Nggak mungkinlah dalam 3 bulan mau bikin bim salabim dari dapat 1 suara terus dapat 1.000.000.000 suara, ini sesuatu yang aneh. Last but not least, performance personal & track record juga penting diperhatikan: kepantasan disini!
3. Akhirnya, jangan pernah mengabaikan apalagi meremehkan hasil survai/polling, apalagi menyatakan tidak ada kaitannya dengan hasil quick count maupun real count. Sungguh merendahkan para akademisi.
Australia, bLog, Hak Asasi Manusia, indonesia, Internet, Kehidupan, kEwarganegaraan, teknologi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In tEknologi iNformasi on Thursday , 9 July 2009 at 10:01 AM
Heboh SMS juga menyerang Australia …..
Pesan SMS ancaman pembunuhan meresahkan warga Australia. Pengirim SMS diduga jaringan penjahat internasional yang ingin memeras para korban. Masalah ini cukup serius sehingga pemerintah setempat merasa perlu mengeluarkan peringatan resmi. Para penjahat diperkirakan membobol jaringan operator untuk mendapat nomor ponsel dan mengirim SMS ancaman maut secara massal. Kasus itu menyeruak setelah lembaga Australian Communications and Media Authority (ACMA) menerima berbagai komplain dari penerima SMS tersebut yang dikirim dari luar negeri.
The Sidney Morning Herald mengabarkan, 1 Juli 2009, motif pengirim SMS maut itu adalah untuk menakut-nakuti korban. Misalnya jika mereka tidak mau memberi sejumlah uang, mereka diancam bakal dihabisi. “Aku akan membunuhmu. Jika kamu ingin tetap hidup, hubungi XXX untuk mendapat informasi mengenai apa yang harus kau lakukan. Jika kamu mengabaikan pesan ini, kamu akan mati,” demikian salah satu bunyi SMS yang meresahkan itu. Chris Chapman selaku Chairman ACMA pun memperingatkan agar para penerima SMS tidak membalas pesan karena ancaman pembunuhan itu hanyalah tipuan. Begitu menerimanya, mereka disarankan melaporkannya pada aparat.
Berita aslinya, coba anda perhatikan dan baca:
Pesannya:
1. Hati-hati dengan menerima/mengirim SMS. Selalu terapkan azas check & recheck.
2. Jangan langsung percaya SMS apapun terutama yang identitas pengrimnya tidak anda kenal secara baik.
3. Jaga kondisi diri dan hindari emosi atau emosional jika menerima SMS agar tetap dapat berfikir logis tanpa ada kepanikan.
Amerika Serikat, budaya, Hak Asasi Manusia, indonesia, iSlam, Kehidupan, kEwarganegaraan, Manusia, pEndidikan, Yogyakarta
In bLog on Wednesday , 8 July 2009 at 12:53 PM
Dalam acara penghormatan terakhir untuk Michael Jackson, Rabu dini hari WIB, yang menampilkan penyanyi superstar Mariah Carey dan Stevie Wonder, momen yang mungkin paling diingat adalah manakala si bocah perempuan berumur 11 tahun, Paris, menyampaikan kata-kata menyayat hati.
Paris tampak tegar di atas panggung, dengan diapit oleh kedua saudara lelakinya, dalam event yang berlangsung hampir dua jam. Dia tampil di tengah kawalan keluarganya dan di depan paduan suara yang menyanyikan “We Are The World” untuk menyampaikan pernyataan di depan hadirin yang memadati Staples Center.
Dengan dipeluk bibinya, Janet Jackson, yang membelai rambut coklatnya yang panjang dan menyuruhnya berbicara, Paris melangkah mendekati mikrofon, airmata membasahi wajahnya.
“Aku hanya ingin bilang, sejak aku dilahirkan, daddy telah menjadi ayah terbaik yang bisa engkau bayangkan, dan aku hanya ingin bilang, aku sangat mencintainya,” kata Paris sambil terisak.
Di hadapan sekitar 18.000 orang, Paris kemudian berpaling ke keluarganya dan membenamkan kepalanya dalam pelukan Janet Jackson, lalu dipeluk bergantian oleh anggota keluarga lainnya.
Memasuki akhir acara yang khusus dipersembahkan untuk menghormati Michael Jackson yang di antaranya termasuk pidato dari pemimpin hak-hak sipil Al Sharpton, para pengamat segera memprediksi bahwa untaian pepujian tanpa dipersiapkan dari Paris kepada ayahnya itu akan menjadi kata-kata yang akan selalu dikenang.
“Tak seorang pun bersiap untuk ini. Ini akan menjadi salah satu momen paling dikenang dari upacara penghormatan terakhir kepada Michael tersebut,” kata sejarawan media, Ron Simon, yang menyebut ucapan Paris itu hanya bisa dibandingkan dengan hormat salut ala militer kepada mendiang Presiden John F Kennedy dari anaknya John pada pemakaman sang presiden tahun 1963.
Paris dan kedua saudara lelakinya, Prince Michael Jr dan Prince Michael II, jarang tampil di publik. Wajah mereka biasanya ditutupi topeng untuk menghindari para fotografer manakala mereka menemani ayahnya yang terkenal itu. Michael yang merasa diburu oleh paparazzi, menjaga ketat kehidupan pribadi anak-anaknya.
“Anak itu (Paris) bagaikan terbebaskan. Sungguh, topeng itu telah dilepas dari wajahnya, dan orang merasa bahwa pembebasan ini akan menjadi hal baik untuknya. Namun, dia membuka mulutnya dan mengingatkan kita bahwa dia ternyata sangat kehilangan ayahnya,” kata pengamat media dari Universitas Syracuse, Robert Thompson.
bLog, dEmokrasi, eKsekutif, Hak Asasi Manusia, Internet, kEwarganegaraan, Konstitusi, mAhasiswa, mAnajemen, Pemilu, pEndidikan, pOlitik, Presiden, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In bLog on Sunday , 5 July 2009 at 6:38 PM
Setelah hiruk pikuk masa kampanye, menjelang pemilu Presiden, 8 Juli 2009, kini saat-saat yang tepat untuk memonitor hasil survai dan polling dari berbagai sumber. Anda boleh meyakini, boleh juga tidak meyakini. Anda boleh menyukai, boleh juga tidak menyukai. Kemerdekaan menerima informasi dan menolak informasi silakan dipegang secara pribadi. Kebenaran data polling/survai silakan dilacak ke sumber referensi yang saya sebutkan juga disini. Mau anda jadikan referensi untuk mencontreng pada 8 Juli 2009 nanti, atau anda mengabaikan apapun hasil survai/polling terserah saja. Saya hanya menyajikan indikasi dan informasi ini, anda pribadi yang berhak menentukan. Dan, nantinya (setelah hari contrengan 8 Juli 2009) anda tinggal membuktikan dan mencocokkan hasil polling/survai dari lembaga/media/pribadi/website manakah yang paling mendekati kenyataan. Ingat, hasil polling/survai jangan pernah anda katakan ada yang salah, paling-paling yang bisa dikatakan adalah mendekati atau jauh dari kenyataan.
1. Sumber : Polling detik diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.50 WIB

2. Sumber : Polling Republika diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.51 WIB

3. Sumber : Polling Mardoto diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 17.52 WIB

4. Sumber : Survai Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategi (Puskaptis) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.30 WIB
Survai 2-4 Juli 2009, Mega-Prabowo 22,25 persen, SBY-Boediono 51,95 persen, JK-Wiranto 18,27 persen.
Survai 26-30 Juni 2009, Mega-Prabowo 21,02 persen, SBY-Boediono 53,95 persen, JK-Wiranto 18,15 persen.
Survai 17-24 Juni 2009, Mega-Prabowo 17,51 persen, SBY-Boediono 54,30 persen, JK-Wiranto 18,13 persen
Survai 4-11 Juni 2009, Mega-Prabowo 22,17 persen, SBY-Boediono 52,15 persen, JK-Wiranto 17,20 persen
Survai 11-17 Mei 2009, Mega-Prabowo 24,26 persen, SBY-Boediono 57,39 persen, JK-Wiranto 12,37 persen
5. Sumber : Survai Lembaga Survei Indonesia (LSI) diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 18.45 WIB

6. Sumber : Survai Swamedia Research dan Communication (SRC) di Jawa Tengah diakses Minggu, 5 Juli 2009, jam 19.00 WIB
Mega-Prabowo 28,3%, SBY-Boediono 50,4%, JK-Wiranto 4,7%.
7. Sumber : Survai Survey Strategic Indonesia (SSI) diakses Senin, 6 Juli 2009, jam 23.45 WIB
Survai 1 Juli sampai 3 Juli 2009: Mega-Prabowo 20,34 persen; SBY-Boediono 46,86 persen; JK-Wiranto 32,46 persen.
Survai Juni 2009: Mega-Prabowo 20,11 persen, SBY-Boediono 52,14 persen,JK-Wiranto 27,57 persen.
N.B. Sekali lagi, saya hanya mengindikasikan dan menginformasikannya, andalah yang memutuskan!
Bisnis, bLog, indonesia, informasi, Internet, mAnajemen, teknologi, Website, Yogyakarta
In iKlan on Thursday , 2 July 2009 at 2:59 PM

DIJUAL (SEGERA) :
FURNITURE (MEJA, KURSI, GAZEBO) KAYU JATI, LANGKA …….
————————————————————————————————-

A. Meja Kayu Jati
Spesifikasi
Bentuk : Bulat (Kaki 4)
Diameter : 130 Cm (Utuh)
Tebal : 14 Cm
————————————————————————————————-


B. Satu Set Meja dan Kursi Panjang Kayu Jati
Spesifikasi
Bentuk Meja : Persegi Panjang
Panjang Meja : 200 Cm
Lebar Meja : 80 Cm
Tebal Meja : 10 Cm (Utuh)
Panjang Kursi : 200 Cm
Model : Kuku Macan
Jumlah Kursi : 2 buah
————————————————————————————————-

C. Gazebo Kayu Jati
Spesifikasi
Panjang/Lebar : 260 Cm
Tiang Medelan : 20 Cm Persegi
Tinggi Tiang : 280 Cm
Lantai Papan : 4 Cm
————————————————————————————————-
LOKASI BARANG/FURNITURE KAYU JATI : YOGYAKARTA
HARGA DAN KETERANGAN LEBIH LANJUT, SILAKAN KONTAK LANGSUNG :
08156705639 atau 087839183231 (Bpk. Wahyu)
Cocok untuk investasi maupun digunakan pribadi, berkelas. Barang langka …..
[NoAdv : A.0907-02]
aNak, anggaran, Asuransi, bLog, indonesia, informasi, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, Profesi, Yogyakarta
In bLog on Monday , 29 June 2009 at 6:03 PM
SEKADAR PENDAHULUAN
Perkenalan saya dengan asuransi dapat dikatakan suatu kebetulan. Namun, bisa juga dianggap jalan takdir kehidupan yang digariskan terhadap saya beserta keluarga. Sewaktu kuliah S1-Matematika saya sudah mengenal asuransi dari mata kuliah Matematika Asuransi. Sehingga saya punya landasan cukup dalam memahami soal hitung-hitungan probabilitas dan teori-teori kemungkinan yang tidak saja “bermain-main” dengan kondisi ketidakpastian tapi juga keterhubungannya langsung dengan realitas kehidupan. Bukankah di wilayah inilah asuransi menawarkan solusi!
Ada hal yang lebih menguatkan saya dalam mengenal dan menjemput program asuransi, yaitu saat saya telah memasuki dunia kerja, yang menurut kebanyakan orang penuh resiko, sebagai Perwira TNI AU. Saat itulah saya memahami keterkaitan resiko dan jaminan masa depan, terutama untuk keluarga saya. Apalagi dalam pandangan saya perjalanan kehidupan ke depan pasti semakin penuh persaingan, semakin saya sadari bahwa manusia tidak mungkin menghindar dari takdir sebagai manusia, soal hidup dan mati, kapanpun bisa menghampiri, dengan tanda-tanda terlebih dahulu ataupun secara tiba-tiba.
Saya menulis hal ini bukanlah dalam kerangka testimoni, namun saya ingin mengajak kita semua terbuka dalam berfikir dan menjalani kehidupan ini, yang penuh dengan ketidakpastian dan ketidakberdayaan sebagai manusia untuk menghindar dari takdir. Kondisi demikian, tidak berarti membuat kita berdiam diri tanpa mencari jalan terbaik untuk masa depan, terutama bagi keluarga (yang sewaktu-waktu mungkin saja harus ditinggalkan). Saya tidak ingin keluarga (terutama anak-anak) yang mungkin saja saya tinggalkan – secara mendadak – akan mengalami “kesulitan-kesulitan” dalam mengarungi kehidupan nantinya. 
SEBUAH PENGALAMAN
Saya ikut asuransi prosesnya simple saja. Meski pada kenyataannya saya sudah mengerti seluk beluk asuransi, tetapi pada awal-awal bekerjasaya sengaja menunda dulu ikut asuransi, menunggu beberapa saat mau saving dulu. Nah, kebetulan suatu saat ada Pameran Pembangunan di Yogyakarta, saya sempat mengunjunginya dan mampir ke stand AJB Bumiputera 1912. Gara-gara mampir inilah, kira-kira sebulan berikutnya ada agen asuransi berkunjung ke rumah dinas saya. Intinya ya menawarkan agar saya mau ikut asuransi. Hanya beberapa kali pertemuan, saya akhirnya ikut mengambil polis Asuransi Pendidikan mulai 1 Oktober 1993, selama 15 tahun. Nomor polisnya 93163499. Tahun 2008 asuransi anak pertama saya itu telah tuntas, tanpa masalah yang berarti. Alhamdulillah. Dan, sekarang masih ada 2 asuransi di AJB Bumiputera 1912 yang masih berjalan atas nama dua anak kembar saya, dan Insya Allah, ini akan menjadi jaminan pendidikan sampai mereka selesai kuliah nantinya. Mereka berdua sekarang baru naik ke kelas 3 SD, lho.
Pada awal ikut asuransi saya memang harus bergelut dengan pemikiran dan kekhawatiran, antara manfaat dan “kehilangan” uang, serta seberapa pastikah jaminan yang diberikan AJB Bumiputera 1912, terutama dengan cerita-cerita “bablasnya“ uang premi yang digondol oleh agen asuransi. Makanya saya pernah sempatkan diri untuk mencoba membayar langsung ke Kantor AJB Bumiputera 1912 yang diYogyakarta, meski secara rutin biasanya pembayaran premi melalui sang agen. Eh, ternyata tidak ada masalah, lancar-lancar saja. Saya juga pernah mengurus sendiri untuk mendapatkan pembayaran pertama (masuk SD) karena memang ada rasa kekhawatiran soal nyampai nggak uang yang dibayarkan nantinya, lancar juga. Sekarang saya dapat menyatakan sesungguhnya lebih enak dan praktis diuruskan oleh agen asuransi. Toh, itu sudah pekerjaan mereka sehari-hari. Jadi, sekarang ini saya tahunya beres dari agen asuransi yang menguruskan segala hal administrasinya, dari pembayaran premi, sampai pengurusan uang pertanggungan. Bahkan hubungan kami dengan agen asuransi ya seperti teman/rekan kerja saja, kami bahkan sering komunikasi tentang hal-hal di luar masalah asuransi. Padahal dulu asalnya juga nggak kenal sama sekali.
Suatu waktu agen asuransi saya pernah bercerita tentang tanggapan salah satu teman saya yang sedang dia lobi untuk ikut asuransi, eh malah memberikan tanggapan “setengah marah” karena khawatir dirinya ditipu oleh agen saya itu. Bahkan dengan bahasa yang agak kasar. Hal ini muncul karena teman saya tersebut pernah dapat cerita dari seseorang yang pernah ikut asuransi, nggak tahu perusahaannya apa, terus ternyata memang nggak beres dan hilang uangnya. Trauma temannya itulah yang mengantarkan pada suatu kesimpulan bahwa semua asuransi bobrok. Dari cerita agen saya itu, saya memberi saran ya sabar saja, memang kepala dan pikiran orang per orang itu berbeda-beda, saya menawarkan kalau mau menggunakan saya sebagi referensi boleh juga, nggak masalah. Bagi saya ini masalah pemahaman antara probabilitas, ketidakpastian, proteksi dan jaminan kehidupan masa depan keluarga, agar tidak terlantar tanpa ada yang bisa memastikannya.
Saya juga punya pengalaman soal menukar nilai polis asuransi. Saya punya teman yang pada periode reformasi 1998 sudah ikut asuransi juga, tetapi tergoda untuk menukarnya/menjualnya. Mengapa? Dikarenakan yang bersangkutan ikut asuransi dalam uang dollar, sementara saya ikut dalam rupiah (saya bangga dengan uang Indonesia). Nah, sekitar waktu itu kurs dollar memang edan-edanan karena mencapai Rp.15.000,- per satu dollar. Makanya teman saya itu antusias untuk menukar/menjual asuransinya, karena kurs yang tinggi itu. Saya pun diajak untuk menukarkannya, dengan alasan, siapa tahu kurs uang dollar makin naik saja, sehingga menurutnya uang rupiah makin kurang berarti. Wouw, tawaran menarik? Ach, nggaklah, saya nggak mau menukarkannya, saya mempertahankannya karena memang tujuan saya ikut asuransi itu untuk proteksi masa depan kehidupan keluarga saya.
MENGENAL AJB BUMIPUTERA 1912 LEBIH JAUH
Supaya nggak ragu tetntang AJB Bumiputera 1912, akhirnya saya mencoba mengenal lebih jauh tentang AJB Bumiputera 1912, dengan berbagai cara. Dulu sih belum ada internet, dengan cari brosur-brosurnya kalau ada pameran. Sekarang mah, tinggal browsing saja. Bagaimana sih sekilas tentang AJB Bumiputera 1912?
AJB Bumiputera 1912, adalah perusahaan asuransi jiwa milik Bangsa Indonesia yang pertama dan tertua. Didirikan di Magelang, Jawa Tengah, pada 12 Februari 1912, perusahaan ini pada mulanya merupakan wadah Persatuan Guru-Guru Hindia Belanda (PGHB) untuk mengayomi nasib guru-guru bumiputera (pribumi). Perintis Bumiputera adalah Mas Ngabehi Dwidjosewojo, seorang guru sederhana yang juga Sekretaris Pengurus Besar Budi Utomo – organisasi modern pelopor gerakan kebangkitan nasional. Ia dibantu Mas K.H. Soebroto sebagai direktur, dan Mas Adimidjojo sebagai bendahara. Ketiga guru inilah yang dikenal sebagai “tiga serangkai” pendiri Bumiputera, sekaligus peletak batu pertama industri asuransi nasional Indonesia. Bumiputera semula bernama Onderlinge Levensverzekering Maatschappij PGHB.
Salah satu kekuatannya adalah kepemilikan dan bentuk perusahaan yang unik. Berbeda dengan perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) – yang kepemilikannya hanya oleh pemodal tertentu. Sejak didirikan Bumiputera menganut sistem kepemilikan dan kepenguasaan yang unik, yakni bentuk badan usaha “mutual” atau “usaha bersama”. Semua pemegang polis adalah pemilik perusahaan – yang mempercayakan wakil-wakil mereka di Badan Perwakilan Anggota (BPA) untuk mengawasi jalannya perusahaan. Asas mutualisme, yang dipadukan dengan idealisme dan profesionalisme pengelolanya, merupakan kekuatan utama Bumiputera hingga hari ini.
Selama lebih dari sembilan dasawarsa, Bumiputera tumbuh berkembang mengarungi pasang surut zaman serta gelombang perjalanan negara dan bangsa, hingga kini sebagai pemimpin pasar industri asuransi jiwa Indonesia. Karyawannya sekitar 2500 orang, punya 23.000 agen, jaringan digerakkan oleh lebih dari 450 kantor operasional di penjuru nusantara. AJB Bumiputera 1912 dipercaya melindungi lebih dari 7 juta jiwa rakyat Indonesia.
SAYA YAKIN PASAR ASURANSI SEMAKIN MENINGKAT
Di tengah iklim kompetisi yang semakin ketat karena serbuan perusahaan asing menggarap pasar asuransi jiwa nasional, saya yakin AJB Bumiputera 1912 makin berkomitmen untuk bekerja keras, dan profesional menghadapi tantangan masa depan. Berbekal pengalaman panjang melayani rakyat Indonesia berasuransi hampir seabad, AJB Bumiputera 1912 tentu bertekad untuk tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri, menjadi perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia. Saya yakin AJB Bumiputera 1912 ingin senantiasa berada di benak dan di hati rakyat Indonesia.
Secara umum industri asuransi jiwa sepertinya tetap optimis tumbuh positif, setidaknya terlihat dari data pada kuartal pertama 2009, yang ditandai dengan mulai meningkatnya kesadaran masyarakat membeli produk jasa keuangan itu di tengah terpaan krisis keuangan global. Menurut Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, untuk kuartal pertama tahun ini untuk asuransi jiwa, optimistis bisa kembali tumbuh setelah pada akhir 2008 pertumbuhannya begitu rendah. Menurut dia, faktor utama tumbuhnya industri jasa keuangan itu tidak terlepas dari semakin tingginya kesadaran masyarakat di tengah kondisi perekonomian dunia yang tidak menentu akhir-akhir ini. Kondisi yang sama juga pernah terjadi ketika krisis moneter menimpa negara-negara di Asia termasuk Indonesia dan justru membawa dampak positif bagi industri asuransi di Tanah Air.
Prediksi bahwa pertumbuhan rendah yang terjadi selama 2008 hanya bersifat sementara dan ternyata betul walau data pertumbuhan itu sedang dikumpulkan. Optimisme tumbuh positif industri jasa keuangan itu juga didukung oleh faktor semakin membaiknya perekonomian pasar modal dalam negeri seperti yang ditunjukkan dengan naiknya harga saham lokal. Tapi yang jelas pada saat kondisi krisis seperti ini kesadaran masyarakat meningkat dalam membeli produk asuransi untuk memproteksi diri.
IKUT ASURANSI, NGGAK PERLU TAKUT LAGI!
Informasi tentang asuransi yang sudah cukup banyak, juga tentang kualitas perusahaan asuransi yang sangat mudah diakses sekarang ini mestinya mengantarkan kita untuk tidak takut lagi untuk mendaftar asuransi, alias punya polis asuransi. Apalagi sekarang ini banyak masyarakat yang sudah faham bahwa proteksi diri untuk jaminan masa depan (dalam situasi ketidakpastian apa yang akan terjadi nantinya) perlu dipersiapkan sejak dini, agar tidak terjadi kesulitan bagi generasi berikutnya untuk menjalani kehidupan nantinya.
Memang, kalau belum menjalani masih penuh keraguan, namun kalau sudah melaksanakan dan merasakan manfaatnya, tentu berasuransi ini memberikan ketenangan jiwa untuk diri sendiri maupun keluarga. Justru dengan ikut asuransi saya merasakan nggak was-was lagi dengan biaya pendidikan anak-anak dan jaminan masa depannya dari sisi pembiayaaan.
SEKADAR PENUTUP
Sebelum mengakhiri tulisan tentang Asuransi dan Saya ini tentu ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan ke pihak AJB Bumiputera 1912, yaitu:
a. Masalah pengecekan kebenaran agen dan keaslian kondisi/status asuransi yang diikuti, saya harap perusahaan ini memanfaatkan kemajuan teknologi informasi secara maksimum, sehingga memungkinkan (calon) pemegang polis melakukan pengecekan secara online. Layanan semacam ini sudah jamak, seperti kita mau mengecek kepemilikan nomor kendaraan juga bisa online saat ini. Dan setiap ada perkembangan layanan baru dapat diinfokan ke pemegang polis secara langsung, melalui email ataupun per surat.
b. Masalah pemilihan Badan Perwakilan Anggota yang sebelumnya dengan pengiriman surat, sekarang mestinya dapat dilakukan dengan semacam polling lewat internet/TI. Sehingga semua pemegang polis memungkinkan memberi andil suara dalam pemilihan/polling itu. Tidak seperti sekarang ini, kami saja yang masih aktif sebagai pemegang polis AJB Bumiputera 1912 tidak pernah lagi dapat kesempatan mengusulkan siapa yang mau jadi Badan perwakilan Anggota. Barangkali juga perlu dipertimbangkan tokoh-tokoh daerah yang diusulkan itu tidaklah harus ditentukan berdasarkan jabatan/level pejabat tertentu, karena gaungnya untuk mendukung gebyar asuransi ataupun AJB Bumiputera 1912 nyatanya tidakterlihat nyata, percuma saja. Apalagi kalau dipertanyakan sejauhmana mereka itu benar-benar dapat mewakili kepentingan anggota (pemegang Polis), wong ketemu saja dengan para pemegang polis dalam forum resmi nggak pernah dilakukan.
Demikian sekadar sharing tentang perasuransian bagi pengunjung blog saya, dengan harapan tulisan ini dapat dijadikan referensi awal anda semua untuk mengenal asuransi dan mungkin saja tak menutup kemungkinan anda juga mengikuti saya, mendaftar asuransi demi proteksi masa depan. Toh, resiko kehidupan (kemungkinan kematian) kita juga tidak tahu kapan akan menjemput. Selamat berasuransi. [Drs. H. Mardoto, M.T]
Bali, bLog, indonesia, kEwarganegaraan, Yogyakarta
In bLog on Monday , 29 June 2009 at 2:34 PM
Di Yogyakarta, kita sudah terbiasa mendengar kalimat Bali wae ning Yogyakarta, bahkan sudah banyak dipajang di T-Shirt ataupun kaos oblong Made in Yogyakarta ……………….
Namun, sesaat mengamati layanan Live Traffic Feed dari FEEDJIT, saya jadi dapat tambahan lagi pelajaran Geografi, lihat saja, yang saya tandai hijau itu, Bali, Jawa Tengah ….. jadi sekarang ini Bali wae (saja) ning (di) Jawa Tengah …..

FEEDJIT memang unik terkadang menunjukkan suatu tempat yang kita sendiri bingung dimana itu ya, bahkan nyari di Peta Indonesia saja nggak ketemu dengan mudah …
Uniklah ….
anggaran, eKsekutif, Hak Asasi Manusia, indonesia, Intelijen, Kehidupan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, pErtahanan, Yogyakarta
In sUbsidi on Thursday , 25 June 2009 at 12:46 PM
Tuduhan DUMPING terhadap produk-produk Indonesia terus saja ada. Padahal selama ini Indonesia menjadi salah satu negara yang paling sering dikenakan tuduhan dumping sedangkan pengenaan tuduhan dumping Indonesia ke negara-negara lain terbilang rendah. Mengapa ya?
Data tuduhan DUMPING terhadap Indonesia adalah,
a. Tahun 2007: 16 kasus.
b. Tahun 2008: 7 kasus (tuduhan dumping produk tabung TV oleh India, tekstil oleh Argentina dan Brasil, tisu toilet oleh Australia, produk kertas oleh AS, produk ban dari Turki).
c. Tahun 2009 (Januari-Mei): 6 negara yang menuduh Indonesia melakukan dumping dan safeguard. Keenam negara-gara itu antara lain AS, Pakistan, India, China, Mesir dan Afrika Selatan. Totalnya ada 18 perusahaan yang terkena tuduhan dumping, dan satu perusahaan untuk tuduhan safeguard. Produk yang dituduh dumping adalah Viscose Staple Fiber Excluding Bamboo Fiber atau bahan baku serat tekstil yang mulai diinisiasi 19 Maret 2009 , Nucleotide-type Food Additives atau bahan tambahan pangan yang diinisiasi 24 Maret 2009, Polyethelene Retail Carriers Bags atau bahan baku kantung plastic yang mulai diinisiasi 20 April 2009, dan Phthalic Anhydride atau bahan kimia yang diinisiasi 29 Mei 2009. Produk yang kena tuduhan safeguard adalah Cotton Yarn and Blend and Woven Fabrics of Cotton and Blend atau serat benang untuk tekstil mulai diinisiasi 15 Januari 2009, Coated Paper and Paper Board mulai diinisiasi 20 April 2009 dan Uncoated Paper and Copy Paper yang diinisiasi 20 April 2009.
Hingga tahun 2008, Indonesia mendapatkan 116 kasus anti dumping yang dituduhkan 23 negara. Jumlah kasus di Indonesia itu paling banyak dibandingkan beberapa negara di Asia, Eropa dan Amerika. Sebagai perbandingan, kasus dumping di Amerika sebanyak 20 kasus, India 19 kasus, Afrika Selatan 11 kasus, Selandia Baru 11 kasus, Malaysia 8 kasus, Turki 6 kasus, Argentina 5 kasus dan Mexico 3 kasus.
Sebaliknya, Indonesia sendiri telah mengenakan 5 tuduhan dumping sepanjang tahun 2008 yaitu beberapa negara diantaranya India, Thailand, Rusia. Selain itu, sejak 4 Januari 2006 lalu Indonesia telah mengenakan safeguard untuk produk keramik terhadap 15 negara untuk kurun waktu tiga tahun. Sementara penggunaan hak anti dumping, Indonesia baru mengenakan tindakan anti dumping terhadap impor untuk 34 kasus. Jumlah ini merupakan yang paling rendah dibandingkan India (372 kasus), Amerika (245 kasus), Uni Eropa (252 kasus).
Anehnya, tuduhan tersebut tidak hanya terkait masalah nilai jual yang lebih rendah di pasar ekspor ketimbang di pasar domestik, tapi juga sudah mengarah pada isu lingkungan dan soal subsidi. Ini jelas merupakan cara-cara tidak fair dalam perdagangan termasuk dumping, karena kondisi krisis global saat ini yang berpotensi memicu meningkatnya negara lain untuk menerapkan isyu ini untuk melindungi pasar dalam negerinya. Sebab kita ketahui dampak tuduhan dumping bisa merugikan produsen di negara yang kena isyu dumping. Oleh sebab itu, sudah semestinya Pemerintah, dunia usaha itu sendiri dan rakyat Indonesia, harus ikut berusaha melindungi industri dalam negeri terhadap tindakan curang atau tuduhan dumping yang dilakukan oleh pihak luar negeri sehingga dibentuk komite anti dumping dan anti subsidi. Selaku anggota WTO, kita bisa mengenakan tindakan anti dumping terhadap impor yang disinyalir melakukan dumping guna menanggulangi dampak persaingan curang. Tindakan anti dumping hanya dapat dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan bahwa impor dumping telah mengakibatkan kerugian material kepada industri domestik. Adapun tindakan pemulihan yang diijinkan untuk melawan persaingan yang curang akibat dumping dengan cara pengenaan bea masuk anti dumping sebesar marjin dumping yang ditemukan. Namun hal itu harus didahului dengan penyelidikan yang membuktikan adanya dumping. Pengenaan bea masuk guna melindungi kepentingan nasional tetap saja ada pihak yang diuntungkan dan ada yang merasa dirugikan. Namun harus ada pilihan yang realistis soal ini.
Menurut saya, Indonesia harus melawan terhadap tuduhan semacam ini. Seringkali tuduhan ini hanya kedok dari negara yang “kalah bersaing” sehingga mencari-cari alasan untuk menjatuhkan pesaing, dan salah satunya dengan isyu dumping. Karena logika saya, produk Indonesia itu khan umumnya termasuk high cost ekonomy/product kok pemasarannya di-dumping-kan, apa mungkin ada pengusaha mau merugi besar-besaran, demi mengejar ekspor, aneh saja ….. lagian inilah real perang ekonomi dunia masa kini, makanya Indonesia harus fight, jangan lemah, ….., konsumsi produk-produk dalam negeri di dalam negeri sendiri juga harus terus ditingkatkan, agar membantu proses produksi ke arah efisien yang lebih baik … Inisiatif hal ini harus datang dari semua pihak, pihak industri itu sendiri, pemerintah, dan rakyat Indonesia agar lebih proaktif memahami dan menggunakan produksi dalam negeri juga.
Karena perang di bidang pilar ekonomi diantara negara-negara dunia sekarang ini, bisa menentukan “nasib” pilar-pilar negara lainnya, yaitu: sosial, politik maupun hankam, yang ujung-ujungnya berpengaruh pula terhadap ketahanan nasional suatu bangsa …….
budaya, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, Manusia, nUrani, Perempuan, Psikologi, Yogyakarta
In kEwarganegaraan on Thursday , 25 June 2009 at 12:11 PM
Iya ya, film “King” khan untuk anak-anak kok pakai iklan rokok segala sih. Apa nggak ada iklan yang lebih sehat dan menyehatkan? Jadinya, saya nggak pingin nonton itu film …. padahal saya sangat suka kalau ada film bagus untuk anak-anak, bahkan nonton 2 kali pun saya senang sekali, seraya mengajak keluarga dan anak-anak ………
Anda sudah tahu adanya “protes” Komnas Anak terhadap film “King”? Coba perhatikan berita ini:
———- Komnas Anak Sayangkan Sponsor Rokok dalam Film King ———-
Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) menyambut baik film “King” yang ditayangkan di bioskop mulai 25 Juni ini. Film yang mengangkat tema anak-anak dan nasionalisme ini merupakan angin segar dalam perfilman nasional yang saat ini didominasi oleh film–film horor dan komedi porno. Meski demikian, Komnas Anak menyayangkan keterlibatan salah satu produk rokok dalam film King. Film yang mengangkat tema anak-anak yang diproduksi oleh Alenia Pictures ini secara tidak langsung membenarkan penghancuran generasi bangsa yang dilakukan oleh industri rokok. “Sebab, rokok adalah satu-satunya produk legal yang membunuh separuh dari konsumennya,” kata Ketua Komnas Anak, Seto Mulyadi, Kamis (25/6).
Seto mengungkapkan, dari hasil penelitian, promosi dan sponsor rokok terbukti merangsang aspek kognitif anak untuk merokok. Selain itu, iklan atau sponsor rokok juga mendorong anak untuk tetap terus merokok. “Serta mendorong perokok anak yang sudah berhenti merokok untuk kembali merokok,” ungkap Seto. Agresifitas pemasaran iklan rokok, tutur Seto, telah menyebabkan jumlah prokok anak mengalami lonjakan yang signifikan. Prevalensi perokok remaja usia 15-19 meningkat sebanyak 144 persen selama tahun 1995 hingga 2004. Dari 13,7 persen di tahun 1995 menjadi 32,8 persen di tahun 2004. Seto menyatakan, survey ini juga menunjukkan perokok yang mulai merokok pada usia 5-9 tahun meningkat lebih dari empat kali lipat dari 0,4 pada tahun 2001 persen menjadi 1,8 persen pada tahun 2004. “Ini membuktikan adanya hubungan yang kuat antara agresifitas iklan , promosi dan sponsor rokok dengan meningkatnya prevalensi merokok anak,” kata Seto.
Ironisnya, ungkap Seto, aturan saat ini yang berlaku di Indonesia yaitu Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2003 tentang pengamanan rokok bagi kesehatan, justru memberi kebebasan hampir mutlak bagi industri rokok untuk mengiklankan dan mempromosikan prduknya ke masyarakat luas. “Lemahnya peraturan ini digunakan industri rokok untuk membentuk ketergantungan industri seni dan olah raga melalui pemberian sponsorship,” terang Seto. Celakanya, ungkap Seto, anak-anak dan remajalah yang menjadi sasaran dari iklan, promosi dan kegiatan-kegiatan yang disponsori oleh rokok. “Konsekuensinya, anak-anak menganggap prilaku merokok adalah wajar dan tidak berbahaya bagi kesehatan, sehingga mereka terjerat menjadi perokok tetap,” kata Seto.
Demi kepentingan terbaik untuk anak, jelas Seto, Komnas Anak menyatakan protes atas sponsor rokok dalam film King dan mendesak Alenia Pictures agar memberi tanggapan atas siaran ini kepada Komnas Anak. Selain itu, Alenia Pictures juga mengeluarkan pernyataan maaf kepada publik atas keterlibatan sponsor perusahaan rokok dalam film King. “Juga tidak bekerjasama dengan industri rokok dalam bentuk apa pun di masa mendatang,” tutur Seto menandaskan.
————————————————————-
Film anak kok “diselipi” rokok. Jadinya, masalah rokok lagi, rokok lagi ………………. kok nggak sadar-sadar sih. Matikan rokokmu sebelum rokok mematikanmu!
aNak, bLog, budaya, Hak Asasi Manusia, indonesia, Kehidupan, kEwarganegaraan, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, Yogyakarta
In bLog, country on Monday , 22 June 2009 at 7:00 PM
Cerita atau bacaan yang dibaca oleh anak kita saat ini akan memengaruhi karakternya 25 tahun kemudian, apakah si anak itu cerdik, jujur, licik, serta berbagai karakter lain yang baik atau buruk dalam dirinya. Untuk itulah, orang tua perlu pandai-pandai dan bijaksana memilihkan bacaan untuk anaknya. Demikian teori David McClelland tersebut dilontarkan oleh Renny Yaniar, Pemimpin Redaksi Majalah Anak Mombi, dalam diskusi ‘Cerita Rakyat Memperkaya Dunia Dongeng Anak’, Sabtu (21/6), di Jakarta.
Renny menambahkan, untuk teorinya itu McClelland mengambil sampel Inggris dan Spanyol, dua negara raksasa di awal abad ke-16. Dalam perkembangan selanjutnya, ujar Renny, Inggris terus menjadi negara maju, sebaliknya Spanyol malah mengalami kemunduran. “Mengapa bisa begitu ternyata McClelland, psikolog asal Universitas Harvard, itu mendasari penyebabnya bahwa persoalan karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsanya adalah berlatar dari apa yang mereka baca,” ujar Renny. Menurut McClelland, lanjut Renny, cerita dan dongeng-dongeng yang berkembang di Inggris pada masa-masa itu mengandung nilai-nilai optimisme yang tinggi (need for achievement), keberanian untuk mengubah nasib, serta sikap tidak gampang menyerah.
“Dongeng-dongeng itu ternyata telah menjadi virus yang mampu membuat anak-anak sebagai penikmatnya dipengaruhi sindroma ingin terus maju dan terus berprestasi tanpa kenal menyerah,” ujar Renny. “Sebaliknya, umumnya dongeng di Spanyol kebanyakan mengandung nilai-nilai komedi berunsur kecerdikan yang licik dan penuh tipu daya, seperti kisah si Kancil,” tambahnya. Untuk itulah, Renny mengisyarakatkan perlunya orang tua zaman sekarang memilih bacaan yang baik untuk putra-putrinya, khususnya yang masih berusia dini. Cerita Rakyat, lanjut Renny, merupakan satu dari sekian banyak bacaan yang perlu menjadi pilihan bagi orang tua. “Cerita rakyat itu imajinatif sehingga sangat baik untuk mengembangkan daya berpikir si anak, apalagi di dalamnya penuh mengandung pesan yang baik soal kejujuran, pantang menyerah, hormat kepada orang dan lain-lain yang selalu bersifat positif,” ujar Renny. Referensi
Bagaimana menurut anda? Tentang anda sendiri?
Kalau anda bacaannya (berkunjungnya ke) blog-blog dan website-website yang begituan ya …. berarti 25 tahun lagi karakter anda jadi begituan juga ya …. eh, malah mungkin nggak sampai 25 tahun, karakter itu sudah terbentuk kali …... atau malah sudah rusak?
Maksudnya bacaan, blog-blog, dan website-website begituan apa hayo? Tahu sendirilah, kita semua pasti sudah tahu …. tapi seringkali pura-pura tidak tahu ….. bagaimana ya “nasib” bangsa-negara ini 25 tahun yang akan datang (Tahun 2034)? Survive?
anggaran, eKsekutif, indonesia, Internet, mAnajemen, pEndidikan, Profesi, tEknologi iNformasi, Yogyakarta
In country on Saturday , 20 June 2009 at 1:00 AM
Mewujudkan masyarakat berbasis pengetahuan, mandiri, dan berdaya saing merupakan agenda pemerintah yang harus dapat dicapai paling lambat pada tahun 2025. Namun, untuk merealisasikan hal tersebut bukanlah suatu perkara yang mudah. Mewujudkan masyarakat berbasis pengetahuan berarti semua individu dalam masyarakat memiliki akses aktif ke informasi, akses untuk memperoleh pengetahuan dan mengolah informasi.
Dikatakan oleh Djoko Agung Harijadi, staf Departemen Komunikasi dan Informatika RI, untuk mencapai misi tersebut, Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional berupaya menyusun kebijakan umum dan arahan strategis pembangunan nasional melalui pemberdayaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). “Pengembangan TIK dengan penerapan e-government ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih baik,” ujarnya, Kamis (18/6) dalam seminar bertajuk “Transformasi Birokrasi” yang digelar oleh Magister Teknologi Informasi (MTI) UGM.
Penerapan TIK diharapkan mampu mengubah tatanan masyarakat menuju masyarakat yang berbasis pengetahuan. Dengan tersedianya layanan TIK yang terjangkau, mudah diakses, dan transparan, menjadikan kontrol sosial terhadap pemerintah lebih optimal.
Sementara itu, Prof. Dr. Jogiyanto H. M., M.B.A., Akt., staf pengajar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, mengatakan transformasi bisnis melalui informasi teknologi informasi (TI) mulai banyak dilakukan oleh organisasi untuk mengantisipasi ekspektasi-ekspektasi konsumen yang berubah. TI dapat mentransformasi bisnis karena memiliki kemampuan yang memungkinkan bisnis untuk masuk ke pasar baru atau yang lebih besar. “Dengan teknologi informasi mampu meningkatkan pelayanan dan kustomisasi, mengurangi biaya operasi, serta menjangkau konsumen lebih jauh dan lebih global,” jelasnya.
Ditambahkan Jogiyanto, transformasi bisnis dengan teknologi informasi membutuhkan perubahan-perubahan yang signifikan di organisasi. Perubahan tersebut, seperti peran manajer, paradigma bisnis, orientasi penanganan, peran, dan pengelolaan sistem teknologi informasi. Di samping itu, juga terjadi perubahan yang signifikan dalam orientasi penanganan. Sistem teknologi informasi dapat meningkatkan efisisensi karena menggantikan peran manusia dengan teknologi di proses produksi. Sistem teknologi informasi juga mampu meningkatkan efektivitas dalam proses pengambilan keputusan di tingkat manajerial karena dengan sistem tersebut dapat disediakan berbagai informasi yang mendukung.
Direktur Inixindo Jogja, Surahyo, B.Eng., M.Eng.Sc., mengutarakan bahwa manajemen infrastruktur, integrasi data, dan tata kelola TIK merupakan hal yang mendukung terciptanya layanan publik yang efektif dan efisien. Penerapan pengelolaan TIK ini, ujar Surahyo, menjadi jembatan antara pihak manajemen dan divisi TI agar keduanya dapat berkomunikasi lebih efektif dan efisien. Selama ini yang sering terjadi adalah antara fokus binis dan TI berjalan sendiri-sendiri sehingga perusahaan tidak dapat memanfaatkan infrastruktur TI dengan optimal. Referensi
advetorial, bLog, eKsekutif, informasi, Internet, mAnajemen, Yogyakarta
In iKlan on Friday , 19 June 2009 at 2:51 PM

DIJUAL (SEGERA) :
TANAH DAN BANGUNAN RUMAH MAKAN, BESERTA ISINYA (FURNITURE & SOUND SYSTEM).


LOKASI :
JL. RAYA MAGELANG – YOGYAKARTA (PEREMPATAN PALBAPANG), ARAH MAU KE CANDI BOROBUDUR.

DATA TEKNIS :
Status : 3 Sertifikat Hak Milik.
Luas Tanah : 3.071 meter persegi.
Luas Bangunan : 1.348 meter persegi.
Spesifikasi Bangunan: Pondasi – Batu kali ; Sloof – Beton bertulang ; Kolom – beton dan solid wood ; Lantai – keramik 30×30 dan Lantai – kayu ; Finishing – cat tembok, cat kayu, melamik ; Rangka atap – kayu kalimantan ; Atap – genting, asbes ; Kusen – kayu kalimantan.
HARGA (NEGO) :
Rp.5.000.000.000,- (Lima Milyar Rupiah).

HUBUNGI :
08174115749 (Bapak Ngakan MD) atau 081802746969 (AdminBlog)
Berada di jalur wisata yang padat. Cocok untuk investasi kuliner.
[NoAdv : A.0906-01]
indonesia, mAnajemen, Yogyakarta
In anggaran, bLog, daya, e-goverment, eKsekutif, indonesia, informasi, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, money, pEndidikan, pOlitik, readiness, sumber daya, tEknologi iNformasi on Sunday , 12 April 2009 at 3:30 PM
Wuah, ada hotel dan plaza baru di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Asyik? Saya pikir nggak begitu asyik …. mengapa ya? Baca dulu berita pembangunan plaza baru itu.
Satu lagi hotel bintang lima dan plaza akan dibangun di wilayah Kabupaten Sleman. Hotel dan plaza ini dibangun dengan dana dari PT Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam. Menurut Wakil Direktur perusahaan itu, hotel dan plasa ini akan dinamai Surya Hotel & Plaza, dan rencananya dibangun di atas tanah seluas sekitar 26 ha di Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman DIY. ”Surya Hotel & Plaza ini nantinya diharapkan dapat menyerap tenaga kerja, mendorong peningkatan kegiatan MICE, sebagai alternatif akomodasi bintang lima serta meningkatkan PDRB Kabupaten Sleman”. Surya Hotel & Plaza ini direncanakan sebagai hotel bintang lima dengan ketinggian (tidak tanggung-tanggung) 21 lantai yang meliputi 288 kamar dengan berbagai tipe, lobby lounge, coffee shop, bar dan restaurant, bussiness centre, meeting rooms, ballroom, banquet service, fitness centre, swimming pool, sauna dan Spa serta children playground. Investasi Surya Hotel & Plaza sebesar Rp 547 miliar. Nantinya, operasional hotel dan plaza ini diperkirakan akan menyerap sebanyak 1.210 tenaga kerja sehingga diharapkan akan dapat menumbuhkan lapangan kerja baru, dan sekaligus menekan angka pengangguran.

Menanggapi rencana pembangunan ini, Bupati Sleman meminta investor agar memenuhi kewajibannya, yaitu 70 persen karyawan harus berasal dari Sleman. Bupati berpesan dalam membangun bangunan yang tingginya mencapai 21 lantai ini perlu dipikirkan masalah perancangan antigempa. Bangunan itu juga perlu dilengkapi sistem pemadam kebakaran secara mandiri, karena sampai saat ini pemerintah Kabupaten Sleman belum dapat menyediakan mobil pemadam kebakaran dengan tangga yang menjangkau setinggi bangunan tersebut. ‘Selain itu perlu juga dipikirkan ketersediaan parkir untuk sepeda motor karena masyarakat Sleman masih banyak yang memakai alat transportasi ini. Bupati menambahkan bila bangunan akan dikembangkan sebagai bagian dari pariwisata, selayaknyalah bangunan iatu dirancang dengan didasari filosofi dan arsitektur yang memiliki visi seni, dengan harapan nantinya bangunan ini menjadi salah satu bagian yang indah di Kabupaten Sleman. Bupati menyarankan agar investor mengadopsi bangunan Candi Prambanan untuk memperindah arsitektur bangunan Surya Hotel & Plaza.
Oh, begitu ya? Mengapa saya pikir nggak begitu asyik …. beginilah saudara:
a. Tentang jenis investasi yang masuk ke suatu daerah dan diterima/diijinkan pemda, seperti juga hotel dan plaza yang masuk ke Sleman ini. Ada yang patut dipertanyakan, betulkah hotel & plaza yang ada di DIY (khususnya yang ada di Kota Yogyakarta dan Sleman sebagai pusatnya, yang memang sentranya aktivitas DIY) sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan jasanya di daerah ini? Bagaimana tingkat occupansi-nya selama ini? Agaknya hotel berbintang dan plaza yang ada selama ini terlihat pencapaiannya belum sampai titik optimum. Nah, kalau sekarang muncul yang baru, apa betul bisa eksis dengan baik … kalaupun dapat eksis, kecenderungannya hanya menyerap tamu potensial hotel & plaza lain, artinya hanya “memindahkan” bukan menambah tamu/pengunjung …. kalau sudah begini hitung-hitungan penyerapan tenaga kerja patut dicermati, alih-alih menyerap tenaga kerja, jangan-jangan hanya “menambah” permasalahan tenaga kerja dari bisnis sejenis sebelumnya yang terpengaruh …… memang dengan masuknya investor perlu diapresiasi, cuma mengapa yang dipilih investasinya kok bidang jasa hotel/plaza semacam ini …. bukankah industri kreatif untuk DIY masih sangat terbuka ….
b. Mengapa investasi semacam ini ditanam disini? Investasi semacam ini kenapa banyak diarahkan di Kota Yogyakarta dan Sleman saja. Saya mengerti ini hitungan bisnis dan tingkat kelayakannya untuk mengejar profit. Padahal pebisnis, dan tentu saja pejabat pemda mestinya tidak melihat hal ini dari satu sisi saja, sisi lingkungan hidup dan penyebaran wilayah investasi harus diperhatikan. Lihatlah Sleman, berkali-kali pemda kaok-kaok bahwa sebagai daerah penyangga bagi wilayah selatannya (kota Yogya dan Bantul) lingkungan Sleman perlu “dijaga ketat” agar tidak mudah untuk merubah lahan subur yang ada menjadi bangunan atau investasi komersial lainnya. Tetapi nyatanya? 26 ha tanah akan disulap jadi hotel & plaza ….. Jadi mengapa nggak investasi di Bantul saja? Bukankah harga lahan lebih murah, potensi bisnis juga nggak kalah hebatnya, yang lebih penting “pengrusakan/pengurangan” terhadap lahan subur (lingkungan hidup) relatif lebih kecil daripada di Sleman …. juga perlu disebar dong pusat keramaian di DIY ini, jangan ada di Kota Yogyakarta dan Sleman saja …. rencana Tata Ruang dan Wilayah, klop nggak? ….. sehingga penyebaran kawasan pemukiman (yang biasanya mengikuti pusat keramaian) dan pusat perekonomian rakyat makin merata supaya kehidupan sosial/pembangunan makin di berkembang di berbagai wilayah di DIY ….
c. Kemudian yang saya lihat nggak begitu asyik ialah investasi hotel & plaza semacam ini, secara efek sosiologis dan psikologis tidak bisa melahirkan jiwa-jiwa dan perilaku produktif dari masyarakat, bahkan saya perkirakan hanya meningkatkan sifat konsumerisme belaka ……. saya bayangkan kalau investasi yang masuk industri kreatif atau padat karya, tentu akan mampu mengubah (lebih baik) perilaku dan sifat masyarakat ke arah yang cenderung produktif, kerja keras, semangat berusaha …. kalau hanya hotel & plaza, anda tentu tahu jenis tenaga kerja apa sih yang akan diserap? Memang kita nggak boleh menampik kenyataan saat ini bagi rakyat begitu sulit dalam berjuang untuk memperoleh pekerjaan, sehingga kalau tersedia “lapangan pekerjaan” itu bagus-bagus saja, mengurangi pengangguran … tetapi pemda mestinya harus punya kemampuan “menjual daerahnya” dan menarik investasi yang punya nilai positif sebanyak mungkin dalam semua bidang artinya harus punya daya tawar memilih investasi yang akan masuk. Hal ini untuk meminimalisir dampak ikutan investasi semacam ini …. Mestinya nggak serampangan menerima jenis investasi yang mau masuk …. perlu difahami, sekali salah menerima hal ini, efek sosiologis dan psikologinya panjang … sulit dinormalkan lagi!
Jadi, apa yang ditunggu, apa yang datang, klop nggak ya? Komentar anda …
indonesia, Kehidupan, Yogyakarta
In bLog, country, dEmokrasi, damai, e-goverment, global, hIdup, indonesia, informasi, kEluarga, kEnangan, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAhasiswa, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, pOlitik, peace, ranking, risiko, saing, sumber daya, survai, teknologi on Tuesday , 24 March 2009 at 2:00 PM
Ketika bertemu teman lama, muncul sebuah pertanyaan kepada saya, dimana kota tempat saya berlabuh sekarang dan nantinya? Nggak perlu pertimbangan lama-lama saya menjawab: Yogyakarta. Banyak alasan mengapa saya mengambil keputusan ini. Yang jelas dari semua sisi kehidupan kalau di-compare-kan untuk semua kota di Indonesia, menurut saya secara total Yogyakarta muncul sebagai alternatif pilihan nomor 1. Apakah karena saya orang Yogyakarta? Oh, bukan. Saya lahir dan sekolah sampai SMA dengan menghirup oksigen Surabaya. Baru menginjak bangku kuliah mulai menyerap hawa ngayogyakarta hadiningrat, dan sekarang sudah jatuh cinta, makanya menetaplah di Yogyakarta ….
Saya tahu ada hasil Survai Biaya Hidup 2008 yang dilakukan Mercer Indonesia, dan dipublikasikan, 29 Agustus 2008. Survainya dilakukan secara serentak di 26 kota utama di seluruh Indonesia selama Juli 2008, atau dua bulan setelah kebijakan kenaikan harga BBM. Dan ternyata apakah hasil survai ini menempatkan Yogyakarta sebagai kota termurah? Tidak juga. Wong urutan biaya hidup di kota-kota yang disurvai itu (dari yang termahal ke termurah) bisa dilihat (termasuk indeksnya) sebagai berikut:
1. Balikpapan 107 ; 2. Jakarta 100 ; 3. Bekasi 94 ; 4. Samarinda 94 ; 5. Bogor 92 ; 6. Jayapura 91 ; 7. Pekanbaru 90 ;
8. Bandung 89 ; 9. Batam 89 ; 10. Medan 89 ; 11. Padang 88 ; 12. Manado 88 ; 13. Semarang 86 ; 14. Palembang 85 ;
15. Banjarmasin 85 ; 16. Pontianak 84 ; 17. Tangerang 84 ; 18. Cilegon 84 ; 19. Makassar 84 ; 20. Jogjakarta 84 ;
21. Surabaya 83 ; 22. Jambi 81 ; 23. Cirebon 81 ; 24. Denpasar 80 ; 25. Bandar Lampung 75 ; 26. Mataram 75
Nah, terlihat khan, biaya hidup di Yogyakarta tidak termurah, bahkan lebih mahal dari kota Surabaya. Dari 26 kota yang disurvai itu, alhamdulillah saya sudah mengunjungi dan pernah tinggal di 18 kota, ada yang cuma 2 hari, ada yang seminggu, ada yang 1 bulan, ada yang tahunan juga. Setidaknya saya bisa merasakan keadaan kota-kota itu, dari yang termahal, sedang, maupun yang termurah. Saya tetap memilih tinggal di Yogyakarta.
Apakah karena Yogyakarta kota pendidikan, sedangkan saya hidup dan menggeluti dunia pendidikan (militer) terus saya klop tinggal di Yogyakarta? Nggak juga.
Ada suatu misteri yang indah, mengapa saya memilih Yogyakarta sebagai tempat menambatkan kehidupan …… kapan-kapan bisa ditulis di blog ini secara lebih detil.
diary, Makanan, Yogyakarta
In bLog, global, hAm, hIdup, iNtermezo, indonesia, informasi, kEluarga, kEnangan, kelaparan, mAhasiswa, money, nUrani, pEndidikan, polusi on Wednesday , 28 January 2009 at 1:00 PM
Ada yang tanya saya, apa makanan kesukaan saya? Gampang, nggak sukar menyebutkannya, murah dan mudah dicari. Apa? Biasanya, makanan kesukaan saya awalannya “Bak”, ada: Bakso, Bakmi, Bakpao, Ba(k)tagor, he he he …
Itu makanan kesukaan saya dari dulu, sampai sekarang, wah sudah berapa tahun ya … entah sampai kapan bisa makan makanan tersebut … ya, sekadar tahu saja, saya saking sukanya dengan makanan tersebut, khususnya bakso, saya pernah menyantap 50 butir bakso dalam waktu singkat … ehm, bukan unjuk kerakusan lhooo, cuma waktu itu sengaja mencoba “tingkat kemampuan makan” makanan kesukaan saya ….
Tapi saya tetap waspada, menghindari makan makanan tersebut dari penjual (orang-orang) jahil, yang mungkin menyisipkan boraks, pengawet, MSG, dan sejenisnya, …. ya biar tetap sehat.

Selamat menikmati ....
Anda juga suka khan?
Pameran, Wawasan, Yogyakarta
In bLog, eValuasi, global, hIdup, ict, indonesia, informasi, kEwarganegaraan, kOmputer, mAnajemen, pEndidikan, tEknologi iNformasi on Thursday , 22 January 2009 at 11:29 AM
Pameran, apa pentingnya? Saya (dan keluarga) menganggap sangat penting. Dari pameran terkadang bisa mendapatkan suatu harga barang yang lebih miring dari harga normal, disamping itu sering dapat bonus/gift juga kalau kita membeli atau sekadar mengapresiasi barang yang ditawarkan. Ada yang lebih penting sesungguhnya, apa? Wasasan mata dan pikiran kita makin terbuka, bahwasanya barang/teknologi yang dipamerkan makin berkembang, makin beragam, makin segalanya …. ada barang yang unik …. ada sesuatu yang baru, fresh dan mungkin bisa memunculkan inspirasi kehidupan yang lebih berkualitas lebih jauh ke depan lagi …. apalagi di Yogyakarta frekuensi pameran (terutama buku dan komputer) sangat tinggi ….

Sebuah sudut salah satu pameran di JEC Yogyakarta
Bahkan, di pameran bisa ketemu teman lama, yang lama nggak ketemu. Dari pameran sering juga dapat teman baru, kolega baru, bahkan rekan bisnis baru. Maknanya? Peluang kerjasama dengan banyak pihak makin terbuka.
Masihkah anda malas mengunjungi pameran? Wah, wah, wah ….. takut bayar tiket masuk ? Banyak pameran yang gratis kok, tanpa tiket masuk. Saya punya pengalaman nonton pameran berbayar tetapi juga akhirnya gratis, kenapa? Ternyata portir pengontrol tiket masuk itu seorang mahasiswa yang pernah ikut kuliah saya, dan sedang cari kegiatan ekstra jaga tiket di pameran. Jadinya, saya diminta langsung masuk ruang pameran …. makasih deh! Ah, kalau harus bayar sekian ribu, biasanya 2 atau 3 ribu rupiah, ikhlaskanlah, toh itu belum sebanding dengan tingkat kemanfaatan pameran, pengalaman, wawasan dan peluang yang kita peroleh. Selamat berpameran ria ….
indonesia, Pariwisata, Yogyakarta
In bLog, hIdup, indonesia, informasi, kEnangan, kEwarganegaraan, mAnajemen, pEndidikan, peace on Wednesday , 21 January 2009 at 12:02 PM
Indonesia. Yogyakarta. Aneka keindahan, beragam suasana. Saya suka. Saya menikmati. Suasana keindahan alamiah.

Dalam gelap ada keindahan

Dalam hujan ada keindahan

Saat cerah ada keindahan

Panorama gunung juga keindahan
Saya suka keindahan yang natural, apa danya, tidak dibuat-buat. Anda juga? Spontanitas saja. Mengapa harus mencari keindahan semu, apalagi yang menjerumuskan. Raihlah keindahan nyata dalam segala suasana. Hidup akan lebih hidup.
Allah, Pelangi, Yogyakarta
In bLog, damai, hAm, hIdup, iSlam, kEluarga, kEnangan, nUrani, peace on Tuesday , 20 January 2009 at 2:51 PM
Nggak semua orang dapat kesempatan menikmati pelangi dalam hidupnya.
Alhamdulillah, saya sempat menikmati suguhan kemolekan alam Yogyakarta yang dihiasi lintasan pelangi nan manis. Kemarin, diantara terik matahari menyengat, tiba-tiba hujan menyapa, dan berikutnya muncullah pelangi, merah, kuning, hijau, …. , di langit yang biru.

Bukti kebesaran Allah

Keindahan yang kurindukan
Kapanpun tetap kunanti kehadiran pelangi, indah nian dikau.
Sungguh Maha Agung Sang Pencipta.
aNak, Lalu Lintas, Yogyakarta
In aNak, bLog, kEluarga, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, nUrani on Wednesday , 7 January 2009 at 1:54 PM
Ketika pagi hari saya berjalan-jalan menelusuri perkampungan di Yogyakarta, lihatlah yang saya lihat ini:

Pampangan papan peringatan untuk pemakai jalan ini mengekspresikan kondisi lalu lintas di yogyakarta yang kian parah dan membahayakan?
Anda juga merasakan? Mari kita tetap berhati-hati di jalanan Yogyakarta, kapanpun!
budaya, Yogyakarta
In aNak, bLog, country, damai, e-goverment, eKsekutif, global, hIdup, indonesia, informasi, kEluarga, kEnangan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, money, nUrani, pEndidikan, peace, sumber daya on Monday , 15 December 2008 at 1:48 PM

WNI No 1
Beberapa waktu lalu saya dan keluarga menyempatkan berkunjung ke Kraton Yogyakarta yang ada di pusat Kota Yogyakarta (Kilometer 0). Berikut adalah beberapa hasil jepretan suasana Kraton Yogyakarta yang kini hadir sebagai simbol penjaga budaya Jawa yang adiluhung dan tampil dalam kepemimpinan budaya di Indonesia. Saya pikir sedikit kata lebih tepat, karena hasil jepretan sudah mewakili ribuan kata-kata.

Keasrian budaya

Ragam budaya batik .....

Lukisan Raden Saleh : mata yang mengikuti kemanapun anda bergerak?

Prajurit!

Konon berusia 200 tahun
Belajar kehidupan dari kehidupan kraton dan perkembangannya ke depan, sebuah keniscayaan yang indah. Mengenali peradaban, mencari bekal ke peradaban selanjutnya, dan memahami perubahan peradaban adalah kunci terjaganya pusat kebudayaan Jawa ini. Banyak pertanyaan dan pelajaran dari sebuah kraton, adakah kepemimpinan budaya terwujud dalam perkembangan dan perubahan jaman. Oh ya, sudahkah anda berkunjung kesana?
Kembali ke seri pertama : Mengunjungi Kraton Yogyakarta
budaya, Yogyakarta
In aNak, bLog, country, dEmokrasi, damai, daya, e-goverment, eKsekutif, global, hAm, hIdup, indonesia, informasi, kEluarga, kEnangan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, money, nUrani, pEndidikan, sumber daya, uang on Monday , 15 December 2008 at 1:23 PM

WNI No 1
Beberapa waktu lalu saya dan keluarga menyempatkan berkunjung ke Kraton Yogyakarta yang ada di pusat Kota Yogyakarta (Kilometer 0). Berikut adalah beberapa hasil jepretan suasana Kraton Yogyakarta yang kini hadir sebagai simbol penjaga budaya Jawa yang adiluhung dan tampil dalam kepemimpinan budaya di Indonesia. Saya pikir sedikit kata lebih tepat, karena hasil jepretan sudah mewakili ribuan kata-kata.

Masjid Gede di sekitar kraton : berapa hayo umurnya?

Pintu penjaga budaya .....

Sekarang HB X : selisih tiga generasi lho ....

Souvenir masa lalu ...

Tempat manten putri sultan ....
Belajar kehidupan dari kehidupan kraton dan perkembangannya ke depan, sebuah keniscayaan yang indah. Mengenali peradaban, mencari bekal ke peradaban selanjutnya, dan memahami perubahan peradaban adalah kunci terjaganya pusat kebudayaan Jawa ini. Banyak pertanyaan dan pelajaran dari sebuah kraton, adakah kepemimpinan budaya terwujud dalam perkembangan dan perubahan jaman. Oh ya, sudahkah anda berkunjung kesana?
Sampai jumpa pada seri kedua : Mengunjungi Kraton Yogyakarta
Yogyakarta
In bLog, dEmokrasi, hAm, kEpemimpinan, kEwarganegaraan, lEgislatif, mAnajemen, nUrani, pEndidikan, tEknologi iNformasi on Tuesday , 18 November 2008 at 11:34 AM

WNI No 1
ya, Yogyakarta memang makin ruwet : lalu lintasnya
kendaraan berseliweran kesana kemari tak terkira
motor berjibun cenderung semaunya, becak dan mobil nggak mau ketinggalan
sepeda mulai kasihan, nggak dapat tempat
bis kota adu cepat dengan sesamanya
ada trans jogja, yang manis dan simpatik, tapi hanya sedikit menolong
senggolan motor terlalu sering, gesekan kendaraan mudah ditemukan
anak jalanan menambah meriah jalanan
pengemis dan pengamen beradu tangan di jendela mata
pejalan kaki harus selalu waspada, kenikmatan lintas trotoar sudah memudar
parkiran kendaraan telah menelan tepi jalan
ongkos parkir nggak kira-kira, sembarang tempat
ada gedung modern, plaza, mall, depannya tempat istirahat aneka motor, urakan sepertinya modern tapi udik
oh, Yogyakarta makin rumit : lalu lintasnya
panjang jalan, lebar jalan tidak bertambah-tambah
penggunanya makin buanyak saja, apalagi malam minggu, tanggal muda
lihatlah di pusat keramaian, malioboro dan jalan solo, oh ….
wisatawan semoga tetap bisa menikmati ….
dan calon wisatawan semoga tetap mau datang